Beranda blog Halaman 1250

Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Halo, warga Jakarta! Sudah siap menghadapi cuaca hari ini? Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di ibu kota diprediksi akan bervariasi, mulai dari cerah berawan hingga hujan ringan di beberapa wilayah. Jadi, jangan lupa siapkan payung kecil buat jaga-jaga, ya!

Pagi Hari: Ada Hujan Ringan di Beberapa Wilayah

Pagi ini, langit Jakarta tampaknya masih cukup bersahabat. Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan diprediksi akan diselimuti awan, sementara Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu berpotensi diguyur hujan ringan. Jadi, buat kamu yang beraktivitas di daerah tersebut, sebaiknya tetap waspada!

Siang Hari: Dominan Berawan

Saat matahari mulai tinggi, cuaca di sebagian besar wilayah Jakarta masih didominasi oleh awan. Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu diprediksi berawan, sementara Jakarta Selatan sedikit lebih cerah dengan cuaca cerah berawan.

Sore Hari: Awan Makin Tebal

Menjelang sore, cuaca berawan masih terus bertahan di hampir seluruh wilayah Jakarta. Jadi, meskipun tidak ada peringatan hujan deras, tetap siapkan jas hujan atau payung kalau kamu berencana beraktivitas di luar rumah.

Malam Hari: Suasana Mendung Menyelimuti Jakarta

Buat yang ingin menikmati malam di Jakarta, sepertinya langit akan tetap berawan. BMKG memprediksi seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, akan diselimuti awan hingga malam hari.

Suhu dan Kelembapan Udara

Hari ini, suhu di Jakarta diperkirakan berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 65-97 persen. Dengan kondisi ini, udara akan terasa cukup lembap, jadi pastikan kamu tetap terhidrasi dan mengenakan pakaian yang nyaman.

Jadi, sudah siap menghadapi cuaca hari ini? Jangan lupa tetap update informasi cuaca terbaru, ya. Selamat beraktivitas, Jakarta!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Polri Bongkar Tambang Timah Ilegal di Bekasi, Kerugian Negara Capai Rp10 Miliar

Subdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pertambangan mineral dan batubara ilegal yang beroperasi di Kota Bekasi, Jawa Barat. Dari pengungkapan ini, polisi menyita ratusan batang balok timah dan menetapkan dua tersangka, salah satunya warga negara asing (WNA).

Kasus ini terbongkar setelah tim penyidik Ditpolair Korpolairud menerima informasi adanya aktivitas pengiriman pasir timah dari Bangka Belitung menuju Tanjung Priok, Jakarta. Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa barang tersebut tidak berhenti di Jakarta, melainkan dikirim ke sebuah gudang tertutup di Jalan Lurah Namat, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

“Gudang ini telah beroperasi sejak tahun 2023. Kami mendapati aktivitas ilegal berupa pengolahan dan pemurnian pasir timah menjadi balok timah, yang kemudian dijual tanpa izin,” ungkap Kasubdit Gakkum Korpolairud Baharkam Polri, Kombes Pol. Donny Charles Go, dalam konferensi pers, Selasa (6/2).

Pada Kamis (16/1/2025) sekitar pukul 16.00 WIB, tim gabungan dari Subdit Gakkum dan Subdit Intelair bergerak menuju lokasi dan berhasil masuk setelah berkomunikasi dengan penjaga gudang. Polisi menemukan alat-alat produksi, balok timah siap jual, serta para pekerja yang sedang melakukan proses peleburan timah.

Dalam operasi ini, polisi mengamankan 207 batang balok timah dengan berat total sekitar 5,81 ton, dua toples berisi pasir timah, alat XRF untuk mengukur kadar logam, cetakan timah, perangkat CCTV, surat jalan, serta tiga unit telepon genggam milik para tersangka.

Sebanyak delapan orang yang berada di lokasi langsung diamankan ke Mako Ditpolair Korpolairud untuk diperiksa lebih lanjut. Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni:

1. MJ – Warga Negara Asing, kepala operasional gudang sekaligus pemodal utama usaha produksi balok timah.

2. AF – Warga Negara Indonesia, direktur CV. Galena Alam Raya Utama, perusahaan yang menaungi kegiatan ilegal tersebut.

Sementara itu, tujuh pekerja lainnya berstatus sebagai saksi karena mereka hanya bekerja berdasarkan gaji bulanan sebesar Rp5 juta dari tersangka MJ.

Berdasarkan hasil penyelidikan, aktivitas ilegal ini telah berjalan lima kali produksi sejak 2023 hingga Januari 2025, dengan empat kali pengiriman balok timah ke luar negeri, diduga ke Korea Selatan.

“Jika dihitung dari lima kali produksi, potensi kerugian negara akibat aktivitas ilegal ini mencapai sekitar Rp10,038 miliar,” jelas Kombes Pol. Donny Charles Go.

Subdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri masih melakukan pendalaman terkait pihak-pihak lain yang terlibat dalam jaringan ini, termasuk sumber pasir timah yang berasal dari Bangka Belitung.

“Identitas pengirim dari Bangka Belitung sudah kami kantongi, dan saat ini kami sedang memburu pelaku lainnya. Kami yakin ini bukan kasus tunggal, masih ada jaringan lain yang beroperasi,” tambah Donny.

Polisi juga tengah mendalami kemungkinan keterkaitan kasus ini dengan pengungkapan 2 ton timah ilegal di Bangka Belitung baru-baru ini.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 161 jo Pasal 35 ayat (3) huruf c dan g, Pasal 104, atau Pasal 105 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Mereka terancam pidana penjara paling lama lima tahun dan denda hingga Rp100 miliar,” pungkas Kombes Pol. Donny Charles Go.

Saat ini, polisi terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam perdagangan timah ilegal ini.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kejagung Dorong Investigasi Dugaan Penyimpangan SHGB di Pagar Laut Tangerang

Kejaksaan Agung (Kejagung) mendorong kementerian dan lembaga terkait untuk menginvestigasi dugaan penyimpangan dalam penerbitan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) di kawasan pagar laut Tangerang, Banten.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, menegaskan bahwa pihaknya mengutamakan investigasi administratif dari kementerian dan lembaga terkait sebelum mengambil langkah hukum lebih lanjut, agar tidak terjadi tumpang tindih proses penyelidikan.

“Kita mendorong, mendahulukan Kementerian/Lembaga terkait melakukan pendalaman terhadap masalah ini. Kenapa, karena ada penelusuran dari sisi administrasi yang harus dilakukan,” ujarnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (6/2).

Harli menambahkan bahwa jika dalam investigasi ditemukan indikasi tindak pidana, maka kasus ini bisa langsung dilimpahkan kepada aparat penegak hukum sesuai kewenangannya.

“Jika memang dalam perkembangannya ditemukan ada indikasi tindak pidana, maka bisa diserahkan ke aparat penegakan hukum sesuai kewenangannya. Jadi, supaya tidak asal caplok,” tuturnya.

“Terkait suap atau gratifikasi butuh informasi, sementara peristiwanya sudah yang dulu-dulu. Makannya administrasi yang harus ditelusuri dan yang kompeten itu Kementerian atau Lembaga yang terkait karena itu kewenangannya,” imbuh Harli.

Kejagung sendiri telah mulai menyelidiki dugaan korupsi dalam penerbitan SHGB di kawasan laut Tangerang. Penyelidikan ini dipimpin oleh Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus), yang saat ini masih mengumpulkan bahan, data, dan keterangan terkait kasus tersebut.

“Iya, kami secara proaktif sesuai kewenangan kami melakukan pengumpulan bahan-bahan, data dan keterangan,” kata Harli kepada wartawan, Jakarta, Kamis (30/1).

Harli menerangkan saat ini proses pengumpulan barang bukti masih terus dilakukan. Selain itu, kata dia, tim penyelidik juga bakal berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperjelas kasus ini.

Pembangunan pagar laut sepanjang 30,16 km yang mencakup pesisir 16 desa di 6 kecamatan di Kabupaten Tangerang menimbulkan kontroversi dalam beberapa bulan terakhir. Keberadaan pagar ini diduga menghambat aktivitas nelayan dan pembudidaya setempat, yang berjumlah sekitar 3.888 orang nelayan dan 502 pembudidaya.

Sempat dianggap misterius, karena tak ada yang mengaku pembuat atau pemilik pagar laut itu kemudian terungkap bahwa kawasan perairan tersebut ternyata memiliki Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid kemudian menyatakan membatalkan SHGB-SHGB di kawasan laut itu karena menyalahi undang-undang.

Selain itu Bareskrim hingga Kejagung pun sudah turun tangan untuk menyelidiki dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut. Di Bareskrim, kasus itu baru naik penyidikan pada Selasa (4/2) lalu setelah proses gelar perkara. Sementara itu di Kejagung masih pengumpulan keterangan oleh penyidik Jampidsus.

Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah memanggil dan memeriksa enam kepala desa dari 5 wilayah yang diduga terlibat pengurusan sertifikat hak guna bangunan (HGB) dan pemasangan pagar laut misterius sepanjang 30 km di Tangerang pada Rabu (5/2) kemarin.

Enam kepala desa itu adalah Kepala Desa Karang Serang, Kepala Desa Kronjo, Kepala Desa Tanjung Pasir, Kepala Desa Ketapang, Kepala Desa Lontar, dan Sekretaris Desa Kohod. Pemanggilan dilakukan setelah KKP memeriksa Kades Kohod di kasus yang sama pada 30 Januari lalu.

Stafsus Menteri Kelautan dan Perikanan Doni Ismanto Darwin mengatakan pemeriksaan ini merupakan bagian dari penKejagung egakan sanksi administratif dugaan pelanggaran Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang Laut, PP Nomor 85 Tahun 2021 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku pada KKP, serta Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 31 Tahun 2021.

Selain memanggil para kepala desa dan sekretaris desa itu, KKP sejatinya memanggil pihak lain. Salah satunya mandor M yang diduga jadi koordinator pemasangan pagar laut. Tapi sang mandor tidak memenuhi panggilan.

“Meskipun alamatnya telah ditemukan, keberadaannya masih belum diketahui, dan hingga kini masih dalam proses pencarian,” katanya dalam keterangan resmi Kamis (6/2).

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Persiapan HUT Ke-25 Apkasi: Rakor Intensif dengan Pemkab Minahasa Utara

Di tengah pesona alam Raewaya Hills, destinasi wisata unggulan Minahasa Utara, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara menggelar rapat koordinasi (rakor) intensif. Agenda tersebut merupakan langkah persiapan menuju perayaan HUT ke-25 Apkasi yang rencananya akan dipusatkan di Kabupaten Minahasa Utara. Rakor ini digelar pada Kamis pagi (06/02/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, selaku Ketua Penyelenggara, menekankan pentingnya sinergi antara Apkasi dan Pemkab Minut untuk menyukseskan perayaan ulang tahun perak organisasi tersebut. “HUT ke-25 Apkasi ini sangat spesial karena menandai seperempat abad perjalanan organisasi yang menghimpun pemerintah kabupaten se-Indonesia,” ujar Delis. Ia berharap Direktur Eksekutif Apkasi, selaku Ketua Pelaksana, dapat mengoordinasikan seluruh rangkaian acara dengan baik bersama Pemkab Minut.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Apkasi, Sarman Simanjorang, memaparkan sekilas tentang profil organisasi tersebut, mengingat tidak semua peserta rapat memahami secara mendalam tentang Apkasi. Ia juga menjelaskan serangkaian kegiatan yang telah disiapkan untuk menyambut HUT ke-25, di antaranya Welcome Dinner, Musyawarah Nasional (Munas) VI Apkasi, Women Program, hingga Malam Grand Final Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2025. “Perayaan ulang tahun perak ini tidak hanya berlangsung satu hari, tetapi akan digaungkan selama setahun penuh dengan berbagai macam kegiatan,” tegas Sarman.

Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Novly Wowiling, menyatakan bahwa target utama dari perayaan ini adalah kesuksesan seluruh rangkaian acara. “Kabupaten Minut akan menjadi saksi terpilihnya Ketua Umum Apkasi periode 2025-2030. Ini adalah momen bersejarah,” ujarnya. Novly juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemkab Minut dan Apkasi, terutama dalam mempromosikan Likupang sebagai salah satu dari lima Kawasan Destinasi Pariwisata Superprioritas Indonesia, bersama Labuan Bajo, Danau Toba, Borobudur, dan Mandalika.

Usai rakor, Tim Sekretariat Apkasi didampingi Tim Pemkab Minut melakukan survei langsung ke sejumlah venue yang akan menjadi lokasi pelaksanaan Munas VI Apkasi dan Malam Grand Final Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2025. Survei ini diikuti dengan rapat pemantapan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Novly Wowiling, didampingi seluruh Kepala Dinas, Kepala Bagian, dan Camat yang terlibat dalam kepanitiaan HUT ke-25 Apkasi.

Perayaan HUT ke-25 Apkasi tidak hanya menjadi ajang refleksi seperempat abad perjalanan organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan asosiasi dalam memajukan pembangunan di tingkat kabupaten. Dengan persiapan yang matang, Apkasi dan Pemkab Minut bertekad menjadikan perayaan ini sebagai tonggak sejarah yang tak terlupakan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Survei Kepuasan Publik: Yandri Susanto Raih Pujian atas Kinerjanya sebagai Menteri Desa

Lembaga The Republic Institute merilis hasil survei kepuasan publik terkait kinerja menteri di kabinet Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto menjadi salah satu menteri terbaik dengan tingkat kepuasan publik 75,5%.

Survei dilakukan pada 18-25 Januari 2025 terhadap 1.400 responden. Metode survei dilakukan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.

Responden ditanya seberapa puas bapak/ibu dengan kinerja menteri. Hasilnya, tiga menteri dengan tingkat kepuasan tertinggi yakni Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Menkes Budi Gunadi dan Mendes Yandri Susanto.

Berikut survei Menteri Kabinet Merah Putih citra dan tingkat kepuasan tertinggi:

1. Menteri Pendidikan dan Menengah Abdul Mu’ti 76,4%
2. Menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin 75,7%
3. Menteri Desa, dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto 75,5%
4. Menteri Agama Nasaruddin Umar 74,5%
5. Menteri Luar Negeri Sugiono 70,1%
6. Menteri BUMN Erick Thohir 69,9%
7. Menteri Keuangan Sri Mulyani 67,3%
8. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid 66,7%
9. Menteri ketenagakerjaan Yassierli 65,4%
10. Menteri Sosial Syaifullah Yusuf 63,2%

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Panduan Lengkap SNBP 2025: Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran

Buat kamu yang pengen masuk perguruan tinggi negeri (PTN) tanpa harus repot ikut ujian tertulis, Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 2025 bisa jadi jalan terbaik! Jalur ini khusus buat siswa yang punya prestasi akademik maupun non-akademik. Nah, biar nggak bingung, yuk simak informasi lengkap tentang SNBP 2025, mulai dari persyaratan, jadwal, sampai cara daftarnya!

Apa Itu SNBP 2025?

SNBP adalah jalur seleksi masuk PTN yang mempertimbangkan nilai rapor dan prestasi siswa tanpa tes tertulis. Jadi, kalau kamu termasuk siswa berprestasi, ini kesempatan emas buat melanjutkan pendidikan ke kampus impian!

Pendaftaran SNBP 2025 dilakukan secara online melalui portal resmi yang sudah disediakan oleh panitia pusat. Dengan sistem ini, prosesnya jadi lebih praktis dan efisien.

Link Pendaftaran SNBP 2025

Sebelum mendaftar, peserta wajib punya akun SNPMB yang sudah berstatus permanen. Akun ini dipakai buat seluruh proses seleksi. Berikut link resmi pendaftaran SNBP 2025:

🔗 Portal SNPMB: https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/
🔗 Link Pendaftaran SNBP: https://snbp.snpmb.id/

Persyaratan SNBP 2025:

✔️ Sudah memiliki akun SNPMB yang permanen
✔️ Terdaftar sebagai siswa eligible (nilai sudah diinput dan difinalisasi oleh sekolah di PDSS)
✔️ Merupakan siswa kelas 12 (lulusan 2025)

Jadwal Penting SNBP 2025

Pastikan kamu mencatat tanggal-tanggal penting ini biar nggak ketinggalan:

📌 Pengumuman kuota sekolah: 28 Desember 2024
📌 Masa sanggah kuota: 28 Desember 2024 – 17 Januari 2025
📌 Registrasi akun SNPMB sekolah: 6 – 31 Januari 2025
📌 Pengisian PDSS oleh sekolah: 6 – 31 Januari 2025
📌 Registrasi akun SNPMB siswa: 13 Januari – 18 Februari 2025
📌 Pendaftaran SNBP: 4 – 18 Februari 2025
📌 Pengumuman hasil SNBP: 18 Maret 2025
📌 Masa unduh kartu peserta: 4 Februari – 30 April 2025

Cara Daftar SNBP 2025

Berikut 6 tahapan penting dalam proses pendaftaran SNBP 2025:

1️⃣ Login ke Portal SNBP

  1. Masuk ke https://snbp.snpmb.id/
  2. Masukkan email dan kata sandi yang sudah didaftarkan
  3. Klik “Masuk”

💡 Catatan: Kalau mengalami kendala login padahal sudah memenuhi syarat, bisa hubungi call center melalui ikon di sudut kanan bawah laman SNPMB.

2️⃣ Verifikasi Data Profil

  1.  Pastikan semua data yang muncul sudah benar
  2. Data yang ditampilkan tidak bisa diubah, jadi teliti sebelum lanjut!

3️⃣ Pilih Program Studi (Prodi)

  1.  Klik menu “Pilihan”
  2. Pilih maksimal 2 prodi di PTN atau politeknik negeri
  3. Syarat memilih prodi:
  • Jika memilih 2 prodi, salah satunya harus berada di provinsi yang sama dengan sekolah asal
  • Jika hanya memilih 1 prodi, bisa dari provinsi mana saja
    ✅ Klik “Simpan Semua Pilihan” jika sudah yakin

4️⃣ Unggah Portofolio (Khusus Prodi Seni & Olahraga)

  1.  Hanya untuk pendaftar prodi seni dan olahraga
  2. Unduh panduan portofolio dari aplikasi SNPMB
  3. Unggah file portofolio sesuai ketentuan (maksimal 100 MB)
  4. Disarankan menggunakan komputer agar proses lebih lancar
  5. Jangan unggah mendekati batas waktu pendaftaran!

5️⃣ Mengisi Prestasi (Opsional)

  1. Klik menu “Prestasi” jika ingin menambahkan penghargaan atau prestasi
  2. Bisa mengunggah maksimal 3 prestasi
  3. Deskripsi harus jelas dan representatif
  4. Format file: PDF, PNG, JPG, JPEG (maksimal 100 MB)

6️⃣ Finalisasi Pendaftaran

  1. Baca informasi disclaimer dengan teliti
  2. Setelah finalisasi, data tidak bisa diubah
  3.  Pastikan semua data, prodi, dan portofolio sudah lengkap
  4. Kartu peserta hanya bisa diunduh setelah finalisasi

Kesimpulan

SNBP 2025 adalah jalur masuk PTN yang ideal buat kamu yang punya prestasi akademik maupun non-akademik. Dengan memahami jadwal, syarat, dan cara daftar dengan baik, peluang untuk lolos ke kampus impian jadi semakin besar.

Jadi, persiapkan diri dari sekarang dan jangan sampai ketinggalan jadwalnya!

Kalau ada pertanyaan, jangan ragu buat cek informasi resmi di portal SNPMB atau tanya ke guru BK di sekolah, ya! Semoga sukses!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mau Kuliah Gratis? Yuk Daftar KIP Kuliah 2025, Begini Caranya

Kuliah impian bukan lagi sekadar angan-angan, terutama bagi kamu yang berasal dari keluarga kurang mampu. Pemerintah kembali membuka pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun 2025! Program ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan tinggi tanpa hambatan biaya bagi siswa berprestasi.

KIP Kuliah bukan hanya sekadar beasiswa, tetapi juga mencakup bantuan uang kuliah serta biaya hidup selama menempuh pendidikan. Nah, buat kamu yang ingin mendaftar, simak informasi lengkapnya di bawah ini!

Syarat Mendaftar KIP Kuliah 2025

Sebelum mendaftar, pastikan kamu memenuhi syarat berikut:

✅ Lulusan SMA/SMK/sederajat maksimal dua tahun sebelum tahun berjalan.
✅ Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru di PTN atau PTS.
✅ Berasal dari keluarga kurang mampu, dibuktikan dengan:

  • Terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) atau memiliki KIP SMA.
  • Penerima bantuan sosial lain seperti PKH/KKS.
  • Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari pemerintah setempat jika tidak terdaftar dalam DTKS.

Jika orang tua memiliki penghasilan, maksimal pendapatan kotor Rp4 juta per bulan, atau Rp750.000 per anggota keluarga.

Cara Daftar KIP Kuliah 2025

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi: kip-kuliah.kemdikbud.go.id. Berikut langkah-langkahnya:

1. Buat Akun

🔹 Buka situs KIP Kuliah.
🔹 Klik “Login Siswa”, lalu pilih “Daftar Sekarang”.
🔹 Masukkan NISN, NPSN, dan email aktif.
🔹 Konfirmasi email dan buat akun.

Jika tidak menerima email dalam 2×24 jam, ajukan ulang konfirmasi melalui tautan resmi di situs KIP Kuliah.

2. Login ke Akun

🔹 Masukkan nomor pendaftaran dan kode akses dari email.
🔹 Klik “Masuk”.

3. Lengkapi Data

🔹 Isi formulir data diri, keluarga, ekonomi, rumah, aset, prestasi, dan rencana studi.
🔹 Pastikan semua data sudah lengkap!

4. Pilih Jalur Seleksi

🔹 Setelah data lengkap, pilih jalur seleksi penerimaan mahasiswa yang diikuti.
🔹 Cetak kartu peserta dan formulir pendaftaran sebagai bukti registrasi.

Jika tidak lolos seleksi pertama, bisa mencoba jalur seleksi lain menggunakan akun yang sama!

Tahapan Penyaluran Dana KIP Kuliah

Setelah dinyatakan lolos, dana KIP Kuliah tidak langsung cair, tetapi melalui beberapa tahap:

  1. Perguruan tinggi mengirimkan daftar calon penerima ke Kemdikbud.
  2. Puslapdik (Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan) memverifikasi data.
  3. Dana masuk ke rekening perguruan tinggi dan menunggu izin pencairan.
  4. Dana ditransfer ke rekening penerima melalui bank penyalur.

Proses ini membutuhkan waktu, jadi pastikan rekening yang digunakan aktif!


Apakah Mahasiswa On-Going Bisa Mendaftar?

Banyak yang bertanya, apakah mahasiswa yang sudah kuliah bisa mendaftar KIP Kuliah? Jawabannya bisa, tapi dengan syarat berikut:

✔ Maksimal semester 5 untuk S1/D4.
✔ Maksimal semester 3 untuk D3.
✔ Hanya bisa mendaftar jika diusulkan oleh perguruan tinggi sebagai penerima pengganti.


Kesimpulan

KIP Kuliah adalah peluang emas bagi kamu yang ingin kuliah tapi terkendala biaya. Program ini bukan hanya membiayai uang kuliah, tapi juga mendukung biaya hidup selama menempuh pendidikan.

Jangan sampai ketinggalan! Segera cek kelayakanmu dan daftarkan diri sebelum batas waktu habis. Semoga sukses!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Tenang! Menteri ESDM Jamin UMKM Tetap Dapat LPG 3 Kg

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan golongan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tetap dapat membeli tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kg dengan harga terjangkau.

Bahlil menegaskan bahwa subsidi LPG yang diberikan pemerintah bertujuan agar harga di masyarakat tidak melebihi harga yang sudah ditetapkan pemerintah. Kendati begitu, perlakuan UMKM untuk mendapatkan LPG 3 Kg akan berbeda dengan rumah tangga biasa, mengingat punya peran dan skala yang berbeda dari sisi perekonomian.

“Untuk saudara-saudara saya UMKM, tetap kita harus kasih. Jadi nanti kita akan buat juga aturan mainnya. Memang mereka diberikan berbeda dengan konsumsi rumah tangga biasa. Karena pasti mereka mau jual bakso, mau jual mie goreng, mau jual pisang goreng, atau goreng-gorengan. Ini kita harus melakukan berbeda. Dan saya mendukung UMKM harus diberikan berbeda dengan masyarakat biasa,” tegas Bahlil di salah satu pangkalan LPG di Pekanbaru, Riau, Rabu (5/2).

Sebagai langkah pengawasan, Kementerian ESDM berencana membentuk badan khusus untuk mengawasi distribusi dan penyaluran LPG 3 kg, seperti yang telah dilakukan terhadap subsidi bahan bakar minyak (BBM).

“Kami jujur dari Kementerian ESDM yang diberikan tugas kepada Pertamina Patra Niaga, ini sekarang lagi berkoordinasi. Saya akan membentuk badan khusus untuk melakukan penataan, supaya rakyat benar-benar dapat harganya yang pas, terjangkau, sesuai dengan pemerintah,” jelas Bahlil.

Sebagai tindak lanjut Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait kembalinya penjualan tabung LPG 3 Kg di pengecer, Bahlil menemukan harga di salah satu pangkalan LPG 3 Kg di Pekanbaru sesuai ketentuan pemerintah.

“Alhamdulillah, hari ini saya di Riau di pangkalan ini bagus sekali. Harganya Rp18.000. Rp18.000 itu rakyat beli langsung. Ini yang pemerintah mau seperti ini. Jadi harga masyarakat itu harus dapat dengan harga di bawah Rp20.000,” ungkapnya.

Bahlil menjelaskan bahwa kebijakan mengenai pengecer tidak dibatalkan, melainkan ditata ulang dengan menaikkan status pengecer menjadi subpangkalan. Langkah ini bertujuan agar transaksi dapat dikontrol melalui sistem digital yang telah disiapkan oleh PT Pertamina (persero). “Dengan pengencer naik menjadi subpangkalan, itu sudah akan dimasukkan aplikasinya. Supaya kita tahu dia jual ke siapa, harganya berapa, supaya tidak ada markup dan juga dijual ke oplosan. Itu maksudnya,” jelasnya.

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan distribusi LPG 3 kg tetap berjalan dengan baik dan harga jualnya tetap terkendali. “Harganya tetap sesuai dong,” pungkas Bahlil.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Hasto Wardoyo Komitmen Hadirkan Pendidikan Merata dan Inklusif di Yogyakarta

Pendidikan merupakan sektor yang sangat penting bagi kemajuan suatu kota, Walikota terpilih Yogyakarta, Hasto Wardoyo, memiliki komitmen besar untuk memastikan kualitas pendidikan yang merata dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat di Yogyakarta.

Hasto Wardoyo mengungkapkan rencananya untuk memastikan semua warga, terutama yang berusia di bawah 25 tahun, mendapatkan akses pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dirinya menjelaskan bahwa langkah pertama yang akan diambil adalah melakukan pendataan menyeluruh terhadap warga kota Yogyakarta yang berusia di bawah 25 tahun.

“Kami akan mendata semua warga kota yang usia di bawah 25 tahun, tentu di atas 7 tahun, apakah mereka sekolah, kuliah, bekerja, atau menganggur,” ujarnya kepada Redaksi SuaraPemerintah.ID, Rabu, (05/02/25).

Hal ini bertujuan untuk mengetahui secara jelas kondisi pendidikan dan pekerjaan generasi muda di Yogyakarta. Jika ditemukan ada warga yang tidak bersekolah, tidak kuliah, dan tidak bekerja, maka data tersebut akan menjadi dasar untuk merancang berbagai program pendidikan, pelatihan, dan penyaluran pekerjaan.

Hasto Wardoyo juga menekankan pentingnya memastikan setiap anak usia sekolah mendapatkan pendidikan yang layak.

“Bagi yang usia sekolah, sebaiknya kita sekolahkan. Jika tidak mau atau tidak mampu di sekolah formal, kami akan arahkan ke jalur non-formal,” kata Hasto Wardoyo.

Untuk mendukung hal ini, Pemerintah Kota Yogyakarta akan bekerja sama dengan berbagai lembaga Pendidikan Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yang menyediakan jalur pendidikan paket A, B, dan C, serta program homeschooling. Dengan demikian, mereka yang tidak bisa mengikuti sistem pendidikan formal tetap memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Selain itu, Hasto Wardoyo juga menyadari pentingnya memberikan perhatian khusus kepada kelompok masyarakat yang mungkin terlupakan, seperti para lansia dan penyandang disabilitas.

“Sebagai tambahan, kami juga akan mendorong adanya sekolah untuk lansia melalui PKBM. Di Yogyakarta, 16% penduduknya adalah lansia, yang merupakan persentase tertinggi secara nasional,” jelasnya.

Melalui program ini, Hasto Wardoyo berharap dapat memberikan kesempatan bagi lansia untuk terus belajar dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat.

Tak hanya itu, Hasto Wardoyo juga menekankan pentingnya pendidikan inklusif untuk penyandang disabilitas.

“Tentu tidak boleh ketinggalan bagi defabel (difabel), kami akan mendukung adanya sekolah inklusi dan sekolah khusus bagi mereka,” katanya.

Dengan pendekatan ini, Hasto Wardoyo berharap setiap individu, tanpa terkecuali, dapat mengakses pendidikan sesuai dengan kebutuhannya, menjadikan Yogyakarta sebagai kota yang benar-benar inklusif dan ramah bagi semua.

Melalui visi pendidikan yang merata dan inklusif, Hasto Wardoyo bertekad untuk memastikan setiap warga Yogyakarta, baik muda maupun tua, dapat terus berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan kota. Dengan program-program tersebut, diharapkan Yogyakarta dapat menjadi contoh kota yang memprioritaskan pendidikan untuk semua lapisan masyarakat.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Bansos Februari 2025: Cek Daftar Bantuan yang Akan Cair!

Program bantuan sosial (bansos) menjadi salah satu cara pemerintah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama mereka yang masuk dalam kelompok rentan dan berpenghasilan rendah. Nah, buat kamu yang ingin tahu apa saja bansos yang akan cair pada Februari 2025, yuk simak daftar lengkapnya! Dengan informasi yang jelas dan distribusi yang tepat, diharapkan bantuan ini bisa benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

PKH tetap jadi andalan pemerintah untuk mendukung keluarga miskin dan rentan. Bantuan tunai bersyarat ini akan cair mulai Januari hingga Maret 2025, dengan berbagai kategori penerima yang disesuaikan dengan kebutuhan. Dari total anggaran perlindungan sosial yang mencapai Rp504,7 triliun, PKH jadi prioritas utama. Penerima yang berhak akan mendapatkan bantuan sesuai kategori, misalnya:

  • Ibu hamil: Rp 750.000 per tahap (total Rp 3.000.000/tahun)
  • Balita: Rp 750.000 per tahap (total Rp 3.000.000/tahun)
  • Siswa SD: Rp 225.000 per tahap (total Rp 900.000/tahun)
  • Siswa SMP: Rp 375.000 per tahap (total Rp 1.500.000/tahun)
  • Siswa SMA: Rp 500.000 per tahap (total Rp 2.000.000/tahun)
  • Lansia (70 tahun ke atas): Rp 600.000 per tahap (total Rp 2.400.000/tahun)
  • Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000 per tahap (total Rp 2.400.000/tahun)

2. Bantuan Beras 10 Kilogram

Pemerintah juga menyiapkan bantuan beras sebanyak 10 kg untuk warga yang terdaftar dalam data Regsosek. Sebanyak 16 juta penerima akan mendapatkan bantuan ini pada Januari dan Februari 2025. Total beras yang disalurkan akan mencapai 320 ribu ton! Dan tentu saja, ini bagian dari upaya stabilisasi harga pangan dan insentif ekonomi terkait kenaikan PPN.

3. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

Kementerian Sosial (Kemensos) bakal menyalurkan bantuan pangan non-tunai atau Kartu Sembako kepada 18,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap bulan, KPM bakal menerima Rp200.000 yang bisa ditukarkan dengan bahan pangan di e-warung yang sudah bekerja sama. BPNT ini tentunya membantu mereka yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

4. Program Indonesia Pintar (PIP)

Buat kamu yang masih sekolah dan berasal dari keluarga kurang mampu, program PIP jadi penyelamat! Program ini memberikan bantuan pendidikan supaya siswa bisa tetap bersekolah tanpa kendala biaya. Di 2025, PIP akan cair bertahap, dimulai Februari hingga April. Berikut adalah rinciannya:

  • Siswa SD: Rp 450.000 per tahun (kelas I-V) dan Rp 225.000 (kelas VI)
  • Siswa SMP: Rp 750.000 per tahun (kelas VII-VIII) dan Rp 375.000 (kelas IX)
  • Siswa SMA: Rp 1,8 juta per tahun (kelas X-XI) dan Rp 900.000 (kelas XII)

5. Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Program Makan Bergizi Gratis ini bertujuan memberikan asupan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta peserta didik di semua jenjang pendidikan, mulai dari prasekolah hingga pendidikan menengah. Pada Januari hingga Maret 2025, targetnya ada tiga juta penerima manfaat yang akan mendapatkan bantuan. Dengan anggaran yang mencapai Rp71 triliun, program ini jadi bagian dari upaya Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kesehatan masyarakat Indonesia.

Dengan bansos yang akan cair pada Februari 2025, masyarakat diharapkan bisa lebih mudah menghadapi tantangan ekonomi. Bagi yang berhak, pastikan data kamu sudah terdaftar dengan benar agar bantuan ini bisa diterima tepat waktu. Semoga bantuan ini benar-benar bisa meringankan beban hidup dan membantu mereka yang membutuhkan!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News