Beranda blog Halaman 1286

Indonesia Siap Dukung Rekonstruksi Gaza Pasca Gencatan Senjata Israel-Hamas

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, menyatakan kesiapan Indonesia untuk mendukung rekonstruksi Jalur Gaza yang hancur akibat agresi Israel. Pernyataan ini disampaikan menyusul tercapainya gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang diharapkan segera terealisasi.

“Pemerintah Republik Indonesia siap melakukan upaya-upaya dalam rangka mendukung perbaikan atau rekonstruksi di Gaza,” ujar Menlu, Jumat (17/1/25).

Indonesia berkomitmen untuk terus berperan aktif membantu Palestina memulihkan kondisi dan mencapai kemerdekaannya melalui berbagai cara dan pendekatan. Menlu juga menegaskan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi dalam pasukan penjaga perdamaian jika diminta oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menurut Menlu, kesepakatan gencatan senjata yang tercapai antara Israel dengan Hamas pada 15 Januari 2025 merupakan hal yang patut disyukuri karena membuka harapan baru bagi terwujudnya perdamaian di Palestina.

Terlebih, bangsa Palestina telah menderita begitu berat dan korban jiwa jatuh begitu banyak akibat agresi Israel yang berlangsung selama hampir 500 hari sejak 7 Oktober 2023.

Untuk itu, Indonesia menegaskan pentingnya komitmen kedua belah pihak memegang kesepakatannya masing-masing sehingga tidak ada lagi hal-hal yang dapat menghambat terlaksananya gencatan senjata kali ini, kata dia.

“Semoga ini merupakan awal dari masa depan baru bagi terciptanya perdamaian di Timur Tengah,” tegas Menlu.

Ia juga berharap supaya gencatan senjata kali ini memberi awal yang baik untuk mencapai solusi dua negara demi mengakhiri konflik Israel-Palestina sesuai dengan kesepakatan internasional.

“Karena kami berpendirian bahwa perdamaian yang permanen itu, pada akhirnya, akan tercipta jika solusi dua negara tercapai,” lanjut Menlu.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wapres Gibran Bagikan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

Melaksanakan komitmen pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk hadir dekat dengan masyarakat, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengunjungi warga terdampak kebakaran di Jl. Kemayoran Gempol RT 05 RW 06, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (17/01/2025).

Kebakaran di permukiman padat penduduk yang terjadi pada Rabu pagi, (15/01/2025) tersebut menghanguskan puluhan objek bangunan dan mengakibatkan sebanyak 119 jiwa dari 45 keluarga harus kehilangan tempat tinggal.

Tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB, Wapres Gibran menyapa warga di lokasi pengungsian sembari membagikan bantuan berupa paket sembako, air mineral, susu, alat kebersihan, dan popok bayi.

Di sela kunjungannya, Wapres Gibran sempat menunaikan ibadah Salat Jumat bersama warga setempat di Masjid At Taqwa, Kemayoran, tidak jauh dari lokasi kebakaran. Setelahnya, ia pun kembali ke lokasi pengungsian untuk membagikan buku kepada anak-anak.

Pada kesempatan ini, Wapres kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir dan memberikan penanganan cepat terhadap terjadinya bencana. Ia menyampaikan seluruh pihak terkait segera melakukan rehabilitasi, rekonstruksi, dan pemulihan aktivitas masyarakat. Ia pun menekankan pentingnya koordinasi dan transparansi, khususnya untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Sementara dari sisi masyarakat, Wapres mengimbau perlunya kewaspadaan yang tinggi dari warga untuk menjaga keamanan permukiman dari hal-hal yang berpotensi menyebabkan terjadinya kebakaran, seperti korsleting listrik dan meledaknya tabung gas.

Ditemui di lokasi terjadinya bencana, Lurah Kebon Kosong, Alfalast Susetyo Dewanto, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan Wapres ke Kemayoran. Ia melihat hal ini sebagai bentuk hadirnya pemerintah untuk masyarakat, khususnya di saat sulit seperti sekarang.

“Tadi Pak Wapres saya dengar sendiri langsung dialog dengan masyarakat. Mendapatkan banyak informasi oleh Pak Wapres yang kiranya akan segera ditindaklanjuti. Ya utamanya masih terkait dengan kebutuhan-kebutuhan warga,” ungkap Alfalast.

“Mengenai ya tadi masih ada baju-baju yang masih belum semuanya terpenuhi. Insya Allah nanti dia akan dikoordinasikan dan akan dipenuhi untuk masyarakat kita,” tutupnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Halo, Jakarta! Siap-siap menghadapi cuaca yang bervariasi hari ini, mulai dari cerah berawan hingga hujan ringan. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Sabtu (18/1), kita akan menikmati kombinasi cuaca yang cukup dinamis sepanjang hari.

Pagi-pagi buta, langit Jakarta akan dipenuhi awan di berbagai wilayah seperti Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Bagi teman-teman di Jakarta Selatan, mungkin akan merasakan sedikit hujan ringan. Jadi, kalau kamu berencana untuk keluar pagi ini, payung kecil mungkin bisa jadi teman setia.

Saat jam makan siang, cuaca berawan akan tetap setia menemani kita di seluruh wilayah Jakarta. Meskipun begitu, masih bisa kok jalan-jalan keluar tanpa khawatir basah kuyup.

Nah, menjelang sore, cuaca cerah berawan akan mendominasi langit Jakarta. Waktunya menikmati suasana sore yang segar dan tidak terlalu panas. Kegiatan outdoor seperti jogging atau sekadar nongkrong di taman bisa jadi pilihan yang pas.

Malam harinya, awan-awan kembali menyelimuti langit Jakarta. Ini adalah waktu yang tepat untuk bersantai di rumah dengan segelas teh hangat atau kopi favoritmu.

Suhu udara hari ini nyaman banget, berkisar antara 24 hingga 29 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 71 sampai 96 persen. Jadi, meskipun ada sedikit hujan, udara tetap sejuk dan menyenangkan.

Nikmati harimu di Jakarta dan jangan lupa untuk selalu cek cuaca sebelum beraktivitas, ya! Stay safe and stay happy!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

DPR – Singapura Bahas Potensi Kerja Sama EBT

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad secara resmi menerima kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) Singapura Kwok Fook Seng didampingi Wakil Dubes Terrence Teo dan Sekretaris Dubes Jonathan Seng membahas potensi kerjasama di berbagai bidang khususnya sektor Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Tentu saja pembicaraan kerja sama itu nanti akan dilakukan. Jadi tadi kita baru membicarakan berbagai hal, tentang bagaimana koordinasi-koordinasi, serta bagaimana tentang masa depan EBT,” ujar Sufmi Dasco Ahmad saat wawancara dengan Parlementaria dan awak media usai pertemuan di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (17/1/2025).

Tak hanya itu, ungkap Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut, dalam pertemuan juga sempat membahas wacana untuk hilirisasi. “Tadi sempat bicara  bahwa Kementerian di Singapura itu sudah ketemu juga dengan Menko Perekonomian, lalu kemudian dengan Dewan Ekonomi nasional, dengan Menteri ESDM, Menteri Investasi yang membicarakan banyak hal yang termasuk itu hilirisasi. Karena bidang EBT juga ada hilirisasi,” terangnya.

Sementara itu, Dubes Singapura Kwok Fook Seng optimis DPR RI semakin mendukung peningkatan kerjasama ekonomi antar kedua negara. “Banyak hal yang kita bicarakan, kita punya kerjasama ekonomi yang sangat dekat dan ada banyak hal-hal yang kita lakukan, saya ingin agar kolega-kolega di Parlemen dapat mendukung aktivitas yang diaturkan oleh kedua Pemerintah untuk meningkatkan kerjasama ekonomi kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, sambung Dubes Singapura, pihaknya juga membicarakan potensi Singapura membangun panel solar di Indonesia. “JaDPRdi ini dibincangkan oleh Pemerintah kami. Pemerintah kami ketika melawat Pak Bahlil Pak Airlangga, Pak Rosan, untuk menarik investasi dan akan melakukan banyak aktivitas ekonomi di Indonesia dan semuanya dalam bidang sustainable economy dan green economy,” katanya.

Turut hadir mendampingi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam pertemuan Dubes Singapura Kwok Fook Seng, Wakil Dubes Terrence Teo dan Sekretaris Dubes Jonathan Seng tersebut yaitu Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal dan Wakil Ketua Komisi Komisi XII Bambang Haryadi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta Sabtu 18 Januari 2025

Halo, warga Jakarta! Punya SIM yang hampir habis masa berlakunya? Jangan khawatir, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya punya solusinya! Yuk, manfaatkan layanan SIM Keliling yang hadir di lima lokasi strategis di Jakarta. Layanan ini beroperasi setiap Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Berikut lokasi-lokasi SIM Keliling yang bisa kamu kunjungi:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung
  • Jakarta Utara: LTC Glodok
  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata
  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng
  • Jakarta Barat: Mall Citraland

Persiapan Sebelum Datang

Agar proses perpanjangan SIM berjalan lancar, pastikan kamu membawa semua persyaratan yang dibutuhkan, ya! Berikut dokumen yang harus kamu siapkan:

  • Fotokopi KTP yang masih berlaku
  • Fotokopi SIM lama beserta SIM aslinya
  • Bukti cek kesehatan
  • Bukti tes psikologi

Jangan lupa, layanan ini hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku. Kalau SIM-mu sudah kadaluwarsa, sayangnya kamu harus mengurus permohonan SIM baru di Satpas.

Berapa Biayanya?

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016, berikut rincian biaya perpanjangan SIM:

  • SIM A: Rp80.000
  • SIM C: Rp75.000

Kalau kamu punya SIM B, proses perpanjangannya harus dilakukan di kantor Satpas, karena SIM jenis ini diperuntukkan untuk kendaraan berat di atas 3,5 ton. Jadi, pastikan kamu datang ke tempat yang sesuai ya!

Kapan Lagi Bisa Sepraktis Ini?

Dengan layanan SIM Keliling, kamu bisa memperpanjang masa berlaku SIM-mu dengan cepat dan mudah, tanpa harus repot-repot ke kantor Satpas. Jadi, tunggu apa lagi? Segera cek masa berlaku SIM-mu dan manfaatkan layanan ini! Happy driving, Jakarta!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj. Wali Kota Malang Ikuti Peresmian Layanan PBG Cepat

Penjabat (Pj.) Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan mengikuti secara daring Peresmian Layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) 10 Jam Selesai dan Penyerahan Sertifikat Kepada Penerima Layanan PBG yang diadakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dari ruang Ngalam Command Center (NCC) Kota Malang, Selasa (14/1/2025).

Peresmian ini berlangsung di Tangerang Live Room, Kota Tangerang, Banten dan dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. Dalam arahannya Mendagri meminta para kepala daerah agar memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat saat mengurus perizinan, khususnya layanan PBG.

“Awalnya kita programkan 45 hari, tapi kemudian menjadi 10 hari dan ke depan hendaknya dalam hitungan jam. Seperti halnya yang ada di Pemkot Tangerang Selatan ini, ada yang 4 jam, 2 jam dan bahkan kurang dari 1 jam ketika berkas-berkas perizinan sudah lengkap dan diunggah ke sistem pelayanan daring,” jelas Mendagri Tito.

Terkait hal tersebut, Kemendagri memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemkot Tangerang Selatan karena sudah memberi pelayanan prima. Mendagri pun mengungkapkan pihaknya nantinya akan memantau pelaksanaan layanan serupa di tiap kabuparen/ kota maupun provinsi.

Menanggapi hal tersebut, Pj. Wali Kota Malang Iwan Kurniawan menyebutkan pihaknya akan mereplikasi dan menerapkan layanan yang diminta Mendagri. “Sehari sebelum acara hari ini, kami telah mengirim perwakilan ASN untuk melakukan studi tiru ke Pemkot Tangerang Selatan dan mengikuti acara yang diadakan oleh Kemendagri tersebut,” ungkapnya.

“Ini merupakan pelayanan yang sangat baik, dan akan sangat membantu warga. Tidak ada salahnya apabila kita mereplikasi program-program positif yang dilakukan oleh pemda lain. Nantinya perwakilan ASN yang kita kirim akan menyampaikan hasil-hasilnya, dan kemudian segera diterapkan,” tutur Iwan.

Lebih lanjut dia menyampaikan, sesuai arahan Mendagri, bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk layanan PBG akan digratiskan.

Langkah Mendagri ini pun mendapat apresiasi dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait. Menurutnya hal ini merupakan terobosan program yang luar biasa.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkot Yogya Bebaskan BPHTB Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Pemerintah Kota Yogyakarta membebaskan Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mulai tahun 2025. Kebijakan itu untuk memberikan kemudahan bagi MBR memiliki rumah pertama dan mendukung percepatan program tiga juta rumah dari pemerintah pusat sehingga perlu memberikan insentif berupa pembebasan BPHTB bagi MBR.

Pembebasan itu diatur dalam Peraturan Wali (perwal) Kota Yogyakarta nomor 84 tahun 2024 tentang pembebasan BPHTB bagi MBR. Mengacu Perwal tersebut pembebasan BPHTB diberikan berdasarkan permohonan dari masyarakat.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran dan Penetapan Pendapatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta, Muhammad Rohmad Romadhon mengatakan pembebasan BPHTB itu kebijakan pemerintah pusat untuk mendukung program tiga juta rumah. Bagi MBR dapat mengajukan pembebasan BPHTB setelah menerima Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) perdesaan perkotaan tahun 2025.

“Pembebasan BPHTB bagi MBR diberikan untuk kepemilikan rumah pertama melalui jual beli. Pengajuan pembebasan BPHTB dilakukan setelah ada pembagian SPPT PBB 2025 ke wajib pajak,” kata Rohmad saat dikonfirmasi, Kamis (16/1/2025).

Persyaratan untuk mendapatkan pembebasan BPHTB antara lain berkewarganegaraan Indonesia yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk, memenuhi kriteria MBR dibuktikan dengan slip gaji atau surat pernyataan penghasilan yang diketahui lurah sesuai KTP pemohon bagi pegawai sektor nonformal.

Luas tanah tidak lebih dari 200 meter persegi dan berstatus bukan tanah pertanian yang dibuktikan dengan fotokopi alas hak, surat ukur terbaru dikeluarkan oleh Kantor Pertanahan Daerah. Selain itu merupakan kepemilikian rumah pertama bagi MBR dibuktikan dengan surat pernyataan belum memiliki rumah yang diketahui lurah sesuai dengan KTP pemohon.

Adapun kriteria MBR mengacu perwal didasarkan pada besaran penghasilan. Besaran penghasilan MBR di daerah per bulan paling banyak untuk kategori tidak kawin sebesar Rp 7 juta, kawin sebesar Rp 8 juta, dan satu orang untuk peserta tabungan perumahan rakyat sebesar Rp 8 juta.

Sedangkan kriteria objek pembebasan BPHTB yaitu luas lantai paling luas 36 meter persegi untuk pemilikan rumah umum dan satuan rumah susun serta luas lantai paling luas 48 meter persegi untuk pembangunan rumah swadaya.

“Masyarakat mengajukan permohonan pembebasan BPHTB secara tertulis kepada Kepala Perangkat Daerah yaitu Kepala BPKAD Kota Yogyakarta melalui loket pelayanan pajak daerah di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Yogyakarta,” tambahnya.

Pelayanan pengajuan pembebasan BPHTB di loket pelayanan pajak daerah di MPP dilakukan pada hari dan jam kerja setelah proses cek kesesuaian PBB selesai. Dia menyatakan permohonan pembebasan BPTHB dilengkapi dengan alasan dan persyaratan.

Jika berkas permohonan dinyatakan lengkap, diterbitkan bukti penerimaan berkas oleh petugas loket pelayanan pajak daerah. Lalu petugas penelaah melakukan penelitian administrasi terhadap kelengkapan berkas.

“Kepala Perangkat Daerah dapat mengabulkan atau menolak permohonan pembebasan BPHTB bagi MBR berdasarkan penelitian administrasi terhadap kelengkapan berkas. Penolakan permohonan disertai dengan alasan penolakan,” terang Rohmad.

Pihaknya mengingatkan pemohon pembebasan BPHTB untuk tetap mengajukan permohonan cek kesesuaian PBB. Termasuk mengisi formulir Surat Setoran Pajak Daerah SSPD BPHTB (Nihil) dan proses tera Bank BPD DIY untuk mendapatkan Nomor Transaksi Pajak Daerah (NTPD) yang digunakan untuk akses sistem Badan Pertanahan Nasional saat balik nama dalam sertifikat. Di samping itu permohonan pengesahan BPHTB.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bupati Sragen Pimpin Upacara Terakhir Sebelum Purna Tugas

Upacara Hari Kesadaran Nasional dilaksanakan pada bulan pertama tahun 2025, tepatnya pada Kamis pagi (17/1/2025). Sekretaris Daerah, Asisten, Staff Ahli, dan Kepala OPD yang menjadi petugas upacara menjadikan kegiatan yang digelar di halaman Kantor Terpadu Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen itu terasa istimewa.

Momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan terakhir bagi Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, untuk memimpin jalannya upacara yang diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) Sragen. Pasalnya pada Senin (10/2/2024) nanti, bupati wanita pertama sepanjang sejarah Kabupaten Sragen tersebut akan purna tugas.

Bupati Yuni mengapresiasi banyaknya capaian Kabupaten Sragen selama 2 periode masa jabatannya, berkat kerjasama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Non-ASN di lingkungan Pemkab Sragen. Di antaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 5.2%, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar Rp 30 juta/ tahun, dan indeks pembangunan manusia 75.10 yang ketiganya di atas rata-rata Provinsi Jawa Tengah (JATENG).

Tidak hanya itu, pengangguran di Kabupaten Sragen 3.53 lebih rendah dari Provinsi Jateng, Indeks infrastruktur 8.36 yang berarti sekitar 87% kondisi jalan di Kabupaten Sragen dalam keadaan mantap dan indeks reformasi birokrasi di Kabupaten Sragen mendapatkan predikat baik.

Masih banyak lagi prestasi yang telah diraih Kabupaten Sragen selama 8 tahun terakhir seperti WTP, MCP, Anugerah Layanan Investasi, Inovatif Government Award (IGA), Adipura, Adiwiyata, dan pengelolaan keuangan yang cashless sampai ke tingkat desa dan sekolah.

“Capaian ini tolong untuk dipertahankan, kita sambut pemimpin Sragen ke depan dengan memberikan pengabdian yang tulus agar prestasi Kabupaten Sragen tidak terhenti sampai sini saja.” pesannya.

Kendati telah meraih banyak prestasi, Bupati Yuni tetap memberikan catatan khusus terkait penanganan kemiskinan di Kabupaten Sragen. Meskipun di tahun 2024 penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Sragen terbesar se-Solo Raya yaitu 0.46%, namun Bupati Yuni tetap berpesan agar seluruh pegawai Pemkab Sragen selalu mendukung pimpinan yang baru agar semakin banyak prestasi yang terukir.

“Kalian harus bisa memberikan pengabdian yang terbaik bagi Kabupaten Sragen dengan setulus-tulusnya. Selamat menyambut era baru.” ucapnya.

Bupati juga berterima kasih atas kebersamaannya dengan seluruh pegawai Pemkab Sragen selama ini, ia menyebut kenangan selama menjadi pemimpin Kabupaten Sragen adalah satu bab tersendiri dalam buku kehidupannya.

“Merupakan sebuah kebahagiaan dan kebanggan bagi Ibu secara pribadi, bisa membersamai Rekan-rekan Semua membangun Kabupaten Sragen yang kita cintai.” tuturnya.

Dirinya juga memohon maaf dari lubuk hati yang paling dalam atas kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Bupati Majalengka Berhasil Gali PAD Dari Tenaga Kerja Asing Sebesar 2,9 Milyar

Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka dibawah kepemimpinan Pj Bupati Dedi Supandi melalui Dinas Ketenagakerjaan Koperasi Usaha Kecil Menengah (DK2UKM) berhasil mengali potensi pendapatan dari Tenaga Kerja Asing pada tahun 2024 sebesar Rp.2,992,868,800.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas K2UKM pada acara Pembinaan manajemen penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) pada perusahaan di wilayah Kabupaten Majalengka sekaligus Launching Sidiapertama 2025 berkolaborasi dengan Bank BJB Majalengka yang bertempat di Ballroom Hotel Fieris Kertajati, Kamis (16/01/2025).

Dalam sambutannya, Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi mengatakan bahwa pada tahun 2023 retribusi Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kabupaten Majalengka adalah nol rupiah dan pada tahun 2024 realisasi Retribusi TKA adalah sebesar Rp2,992,868,800 dari target Rp2,016,000,000.

Dedi mengatakan, Pemkab Majalengka baru pertama kali menghimpun RTKA pada 2024, karena di tahun-tahun sebelumnya belum memperoleh pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor tersebut.

Pada saat saya ke Majalengka ada 4 point masalah warga Majalengka salah satu diantaranya adalah terkait susahnya mencari kerja.

“Saya sudah membuka Balai Pelatihan Kerja (BLK) Cakra Ningrat yang saat ini ada sekitar 118 orang ikut pelatihan dan siap disalurkan bekerja sebanyak 100 orang,” paparnya.

Sementara itu Kepala Dinas K2UKM Kabupaten Majalengka, Arif Daryana mengatakan bahwa pada kesempatan ini dilakukan launching aplikasi Sidia pertama yang merupakan inovasi sistem pembayaran digital untuk menghimpun secara kolektif dari perusahaan terkait retribusi Tenaga Kerja Asing (RTKA).

“Seiring dengan berkembangnya atau tumbuhnya industri di Kabupaten Majalengka maka semakin banyak tenaga kerja, dan salah satunya perusahaan tersebut memperkerjakan Tenaga Kerja Asing, dan sangat dibutuhkan dalam rangka memberikan pelatihan atau keterampilan bagi tenaga kerja lokal. Dan berdasarkan ketentuan Tenaga Kerja Asing di Majalengka, bahwa setiap TKA yang bekerja di perusahaan dikenakan retribusi sebesar 100 dolas AS setiap bulannya, dengan data TKA terbaru sebanyak 312 orang, ” kata Arif.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor tenaga asing pada tahun 2024 sebesar 2,016.000.000 dan capaian target 2.992.868.800 atau melebihi target. Data pekerja tenaga asing yang tersebar di beberapa perusahaan sebanyak 312 orang.

Kegiatan ini juga hasil kolaborasi dengan Bank BJB Majalengka dengan jumlah yang hadir dalam kegiatan pembinaan manajemen penggunaan Tenaga Kerja Asing pada perusahaan di Kabupaten Majalengka sebanyak 42 orang.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Bupati Sumedang Sambangi Korban Kebakaran di Cipacing Jatinangor

Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah milik Juhana di Dusun Cipacing Desa Mekarbakti Kecamatan Pamulihan yang terjadi pada Kamis 16 Januari 2025.

Dalam kunjungannya, Yudia Ramli menyampaikan rasa prihatin yang mendalam dan berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada korban. “Ini merupakan bentuk perhatian kami, bahwa pemerintah harus segera hadir ketika terjadi musibah seperti ini,” ucapnya di lokasi kejadian, Kamis (16/1/2025).

Dalam kesempatan tersebut Yudia langsung menyerahkan bantuan barupa uang berikut bantuan lainnya kepada korban kebakaran. “Semoga bantuan yang kami berikan bisa meringankan beban korban kebakaran di Dusun Cipacing ini,” ujarnya.

Yudia juga menjelaskan bahwa pemerintah Kecamatan Pamulihan telah mengambil langkah-langkah yang tepat, dengan menunjukan program Satali atau saling talingakeun yang menekankan empati dan solidaritas antar warga. “Saya berikan apresiasi kepada kepala desa, camat dan seluruh pihak terkait seperti UPTD Damkar, Dinas Sosial, BPBD, Baznas, BUMD, dan PMI, yang telah bergerak cepat dalam menangani kebakaran,” katanya.

Yudia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap segala bentuk bencana, termasuk kebakaran. “Masyarakat harus siap siaga dan cegah dini segala kemungkinan bencana seperti kebakaran. Jadi jika saat musim hujan seperti ini, periksa rumah masing-masing, kabel-kabelnya diperiksa karena khawatir ada sambungan-sambungan yang bisa menyebabkan konslet,” tuturnya.

Kebakaran yang terjadi pada pukul 02.30 WIB menghanguskan rumah milik Juhana. Api berhasil dipadamkan oleh Damkar dibantu masyarakat sekitar pukul 03.45 WIB, meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News