Beranda blog Halaman 1285

Pemerintah Evaluasi Proyek Strategis Nasional, PIK 2 Jadi Sorotan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa pemerintah akan mengevaluasi sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk proyek pengembangan Green Area dan Eco-City di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Banten.

“PIK dievaluasi semua, yang PSN itu ecotourism-nya,” ucap Airlangga di kantornya Jumat (17/1).

Proyek PIK 2, yang dikelola oleh Agung Sedayu Grup milik konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan, menjadi perhatian khusus karena dinilai bermasalah dan diduga melanggar aturan. Aguan sebelumnya dikenal dekat dengan Presiden Joko Widodo melalui proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengungkapkan bahwa proyek tropical coastland di PIK 2 melanggar Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Nusron menegaskan bahwa kategori pariwisata yang digunakan dalam PSN tersebut tidak tercantum dalam RTRW. Padahal PSN itu masuk kategori pariwisata.

Ia menegaskan revisi RTRW diperlukan agar proyek tersebut bisa diteruskan.

Perubahan tersebut mesti diajukan ulang oleh pemda provinsi maupun pemda kabupaten/kota. Akan tetapi, menteri ATR itu mengklaim belum ada pengajuan ulang dari pemerintah daerah (pemda) terkait maupun pemilik proyek.

Selain masalah tata ruang, proyek PIK 2 juga diduga berdiri di atas lahan hutan lindung seluas 1.755 hektare. Dari total tersebut, sekitar 1.500 hektare diklaim masih berstatus hutan lindung.

“Bagaimana nasib statusnya PSN (tropical coastland PIK 2)? Bola di tangan Kemenko Perekonomian, bukan di tangan kami. Kami hanya pada tata ruang. Kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang (KKPR) itu menjadi pintu masuk perizinan yang lain. Sebelum ada itu, tidak bisa (lanjut),” katanya dalam Media Gathering Catatan Akhir 2024 di Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, Selasa (31/12).

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menteri LH Telusuri Pagar Laut Misterius di Tangerang, Banten

Menteri Lingkungan Hidup (Menteri LH), Hanif Faisol Nurofiq, melakukan penelusuran mendalam terkait keberadaan pagar laut misterius sepanjang 30,16 km yang muncul di Kabupaten Tangerang. Penyelidikan ini melibatkan berbagai aspek, termasuk identifikasi pihak yang memasang atau memiliki pagar tersebut serta dampaknya terhadap lingkungan.

“Kita telusuri semua, semua bahan yang ada di media online, di media cetak, di keterangan Pak Menteri (Kelautan dan Perikanan) semuanya yang ada saat ini di-collect oleh tim penyidik lingkungan hidup dan sudah mendalami ini,” kata Menteri Hanif saat ditemui usai Rapat Koordinasi Penanganan Sampah Laut di Pulau Bali, di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (19/1).

Meski begitu, pihaknya belum menemukan siapa yang bertanggung jawab atas pemasangan pagar laut tersebut. Untuk itu, kajian lebih lanjut dan peninjauan langsung akan segera dilakukan.

Kementerian Lingkungan Hidup akan mengambil langkah konkret dengan mengumpulkan data-data tambahan. “Memang di lapangan sedang terjadi dinamika. Kita ikuti langkah-langkah pengambilan sampel, kita lakukan pemanggilan para ahli juga untuk mendefinisikan apa yang sebenarnya terjadi dengan kondisi pemagaran tadi,” ujarnya.

Penanganan kasus ini menjadi perhatian serius, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Hanif menegaskan bahwa hasil penelusuran akan segera diumumkan setelah data terkait pencemaran lingkungan dalam pemasangan pagar laut misterius terkumpul.

Kemudian, terkait pembongkaran pagar laut tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup tidak mempermasalahkannya karena menurutnya masih bisa ditelusuri terkait penyebab dari dampak lingkungan tersebut.

“Tidak masalah, kebakaran satu tahun lalu masih bisa kita forensik, tidak masalah. Jadi kita sudah lakukan antisipasi semua data kita sudah collect jadi tidak masalah. Tidak usah khawatir, kita akan selesaikan,” jelas Hanif.

Selain itu, Hanif menyebutkan bahwa pemasangan pagar tersebut tidak memiliki izin dari sistem Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). “Jadi sampai hari ini dari sistem Amdalnet kami belum ada persetujuan lingkungan yang dilakukan pada dua langkah tersebut. Jadi sudah jelas kalau tidak ada persetujuan lingkungan bisa dibayangkan sendiri,” ucapnya.

“Ini ada langkah-langkah yang harus kita perbaiki. Jadi tidak dalam konteks A dan B-nya tetapi ini memang prosedural yang harus kami jalankan. Jadi, kami sudah menurunkan tim ke lapangan,” kata Hanif.

“Dan suatu saat nanti kami akan tinjau langsung proses ini. Tetapi secara detail Pak Menteri KKP sudah menceritakan kami banyak langkah-langkah yang diambil oleh Menteri KKP, kami akan tindaklanjuti dari sisi lingkungannya. Baik dari (poisoning) lingkungannya maupun perusakan lingkungannya,” paparnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prabowo Resmikan Proyek Ketenagalistrikan di 18 Provinsi, Termasuk IKN

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Senin (20/1). Kunjungan ini bertujuan untuk meresmikan proyek strategis ketenagalistrikan yang siap beroperasi di 18 provinsi di Indonesia, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, mengonfirmasi hal tersebut di Jakarta. Menurut Yusuf, peresmian proyek kelistrikan dipusatkan di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Sumedang, yang memiliki kapasitas 2×55 megawatt (MW) dan memanfaatkan air dari Waduk Jatigede.

PLTA Jatigede merupakan proyek yang telah diinisiasi sejak era Presiden Soekarno pada tahun 1963 dan peletakan batu pertamanya dilakukan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo di tahun 2015.

Proyek ini mencakup 26 pembangkit listrik serta 11 transmisi dan gardu induk yang tersebar di provinsi seperti Aceh, Sumatera Utara, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan IKN.

Adapun proyek yang akan diresmikan terdiri dari 26 pembangkit, serta 11 transmisi dan gardu induk. Sebanyak 26 pembangkit itu, yakni:

1. PLTA Asahan 3
2. PLTA Asahan 3
3. PLTP Sorik Marapi
4. PLTA Jatigede
5. PLTGU Jawa 1
6. PLTGU Muara Tawar Add On Blok 2,3,4
7. PLTGU Jawa Bali 1 Tambak Lorok
8. PLTS IKN 10 MW
9. PLTU Kalselteng – 2
10. PLTU Kalselteng – 2
11. MPP Sulselbar (BMPP Nusantara #1)
12. PLTU Palu – 3
13. PLTU Palu – 3
14. PLTU Sulut -1
15. PLTM Minihidro Aceh Tersebar
16. PLTBm Sadai Bangka Selatan
17. PLTM Ordi Hulu
18. PLTBm Deli Serdang
19. PLTS Lisdes Pajangan
20. PLTS Lisdes Sadulang Kecil
21. PLTS Lisdes Sapapan
22. PLTS Lisdes Sapangkur Kecil
23. PLTS Lisdes Saur
24. PLTM Koro Yaentu
25. PLTM Dominanga
26. PLTS Lisdes Tanamalala

Sementara itu, 11 prpyek transmisi dan gardu induk, yakni:

  1. SUTET 275 kV Muara Enim-Gumawang dan GI 150 kV Lampung 1
  2. SUTT 150 kV Kendawangan-Marau-Sukamara dan GI 150 kV Sukamara Ext 2LB
  3. GI 150 kV Kariangau arah GIS 4 KIPP dan SUTT 150 kV Kariangau-Landing Point GIS 4 KIPP GIS 4 KIPP 150 kV
  4. SUTT 150 kV GI Kolaka-PT Antam Pomala dan GI 150 kV Kolaka Ext
  5. SUTT 150 kV PLTMG Luwuk -Al Luwuk danGI 150 kV Luwuk
  6. SUTT 70 kV GI PL TMG Flores-GI Labuan Bajo dan GI 66 kV Labuan Bajo (2 LB) dan GI 66 KV PLTMG Flores
  7. SUTET 500 kV Muara Karang Baru-Durikosambi
  8. GITET 500 kV Ampel Boyolali (2×500 MVA), SUTET 500 kV Ampel New/Boyolali Incomer Arah Ungaran dan Pedan Sirkit 1
  9. SUTT 150 kV Ampel New/Boyolali Incomer arah Bringin dan Mojosongo Sirkit 1 dan 2
  10. SUTT 150 kV Duren Tiga II / Ragunan (GIS)-Depok II Sirkit 1
  11. Extension IBT 4 GITET 500 kV Cilegon.

Setelah meresmikan proyek kelistrikan di Sumedang, Presiden Prabowo dijadwalkan kembali ke Jakarta pada Senin siang.

Cuaca Jakarta Hari Ini: Berawan Hingga Hujan Ringan!

Hari ini, cuaca di Jakarta diprediksi akan cukup beragam, mulai dari berawan hingga hujan ringan yang akan menemani aktivitas kita seharian. Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Senin (20/1), warga ibu kota sebaiknya siap sedia dengan payung!

Pagi Hari: Awal yang Tenang dengan Langit Berawan

Pagi ini, Jakarta Selatan akan diselimuti awan yang tebal, menciptakan suasana yang nyaman untuk memulai hari. Sementara itu, hujan ringan akan turun di wilayah lain seperti Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Jadi, buat kamu yang berencana keluar pagi-pagi, jangan lupa untuk membawa jaket atau payung ya!

Siang Hari: Hujan Ringan Meliputi Jakarta

Memasuki siang hari, hujan ringan diprediksi akan meluas ke seluruh wilayah Jakarta. Mulai dari Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Timur, semuanya akan merasakan sentuhan rintik hujan. Suasana dingin ini mungkin cocok untuk menyeruput secangkir kopi atau teh di siang hari.

Sore Hari: Intensitas Hujan Meningkat di Jakarta Selatan

Sore hari, hujan ringan akan terus mengguyur hampir seluruh Jakarta, kecuali di Jakarta Selatan yang diperkirakan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang. Jadi, untuk kamu yang tinggal atau beraktivitas di daerah ini, pastikan kamu sudah mempersiapkan diri dengan baik.

Malam Hari: Kembali Hujan Ringan Menyapa Jakarta

Ketika malam tiba, hujan ringan akan kembali menyelimuti seluruh wilayah Jakarta. Jadi, pastikan kamu sudah nyaman di rumah atau membawa perlengkapan yang sesuai jika masih beraktivitas di luar.

Suhu dan Kelembapan: Nyaman Tapi Basah

Hari ini, suhu udara Jakarta akan berkisar antara 24 hingga 29 derajat Celsius, dengan kelembapan yang cukup tinggi, yaitu sekitar 71 hingga 98 persen. Jadi, meskipun cuaca agak dingin, udara akan terasa lembap. Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan, terutama di musim hujan seperti ini!

Selamat beraktivitas, Jakarta! Tetap jaga kesehatan dan bawa payung kemana pun kamu pergi!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan SIM Keliling Jakarta Dibuka, Ini Lokasinya

Bagi kamu yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa ribet, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya punya kabar baik nih! Mereka membuka lima lokasi layanan SIM Keliling di wilayah Jakarta yang bisa kamu manfaatkan mulai Senin ini.

Tujuan dari layanan SIM Keliling ini simpel banget: mempermudah masyarakat yang ingin memperpanjang SIM mereka tanpa harus datang langsung ke kantor Satpas. Nah, buat kamu yang sibuk atau malas ngantri lama, layanan ini bisa jadi solusi praktis.

Melalui akun X resmi mereka, @tmcpoldametro, diinformasikan bahwa layanan ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Berikut ini adalah lima lokasi yang bisa kamu kunjungi:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung
  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata
  • Jakarta Utara: LTC Glodok
  • Jakarta Barat: Mall Citraland
  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Apa Saja yang Perlu Dibawa?

Supaya proses perpanjangan SIM kamu lancar, pastikan membawa dokumen-dokumen berikut:

  • KTP asli dan fotokopinya
  • SIM asli dan fotokopinya
  • Formulir permohonan (bisa diisi di lokasi)
  • Tes kesehatan yang dilakukan di gerai layanan

Oh ya, layanan ini khusus untuk perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku. Jadi, kalau masa berlaku SIM kamu sudah lewat, kamu harus mengajukan permohonan SIM baru di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.

Berapa Biayanya?

Buat kamu yang penasaran soal biaya, ini dia rinciannya sesuai PP Nomor 76 Tahun 2020:

  • Perpanjangan SIM A: Rp80.000
  • Perpanjangan SIM C: Rp75.000

Selain itu, ada biaya tambahan untuk tes psikologi sebesar Rp37.500 dan asuransi sebesar Rp50.000. Jadi, pastikan kamu sudah menyiapkan dana yang cukup ya!

Jangan Lupa, Tetap Patuhi Aturan!

Ingat, pengendara yang tidak bisa menunjukkan SIM yang masih berlaku bisa dikenai sanksi sesuai Pasal 288 ayat 2 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Sanksinya bisa berupa pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda hingga Rp250.000.

Jadi, tunggu apa lagi? Manfaatkan layanan SIM Keliling ini dan pastikan SIM kamu selalu up-to-date!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Satgas Hilirisasi Fokus Pada Pembiayaan Domestik

Pemerintah menegaskan pentingnya hilirisasi sebagai pemicu pertumbuhan ekonomi, dengan mengedepankan pembiayaan domestik untuk mengurangi ketergantungan pada lembaga keuangan asing. Hal ini menjadi salah satu poin utama yang dibahas dalam rapat perdana Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia selaku ketua Satgas, di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/1).

Dalam rapat tersebut, Bahlil mengungkapkan bahwa pelibatan lembaga keuangan dalam negeri menjadi strategi penting untuk mendukung kebijakan hilirisasi. “Arahan Presiden sangat jelas. Kami akan merumuskan pola pembiayaan yang melibatkan institusi keuangan domestik. Dengan begitu, persepsi bahwa kebijakan ini hanya menguntungkan pihak asing perlahan akan terkikis,” tegas Bahlil.

Bahlil menambahkan bahwa keterlibatan institusi keuangan domestik dapat menjadi peluang besar untuk memperkuat sektor keuangan nasional sekaligus mendorong kemandirian ekonomi. Upaya ini sejalan dengan Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Satuan Tugas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional yang menekankan hilirisasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan investasi dan menciptakan nilai tambah di dalam negeri.

“Kami sudah merumuskan langkah-langkah strategis untuk menjalankan perintah Presiden Prabowo dalam rangka meningkatkan investasi dan hilirisasi. Kementerian ESDM akan menjadi posko untuk kami bekerja kurang lebih lima tahun sampai dengan menunggu arahan selanjutnya dari Presiden,” ujar Bahlil.

Selain mengurangi ketergantungan pada pihak asing, pemerintah melalui Satgas Hilirisasi dan Ketahanan Energi juga memetakan peluang strategis di sektor energi untuk melibatkan lebih banyak pelaku industri dalam negeri. Salah satu fokus utama adalah mempercepat penggunaan biodiesel berbasis crude palm oil (CPO). “Saat ini sudah mencapai B40, dan pada 2026 ditargetkan meningkat menjadi B50 sesuai arahan Presiden,” katanya.

Guna mendukung target tersebut, Bahlil menekankan bahwa proses pencampuran dan pengadaan bahan baku seperti CPO, metanol, dan etanol harus dilakukan di dalam negeri.

Satgas Hilirisasi juga berkomitmen memastikan implementasi kebijakan hilirisasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan. “Nilai tambahnya harus betul-betul dirasakan di Indonesia,” kata Bahlil.

Dalam lima tahun ke depan, Satgas akan mengawal pelaksanaan peta jalan hilirisasi yang mencakup sektor mineral dan batubara, minyak dan gas bumi, pertanian, kehutanan, serta kelautan dan perikanan. Semua langkah ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Sebagai bagian dari tanggung jawabnya, Satgas akan melaporkan perkembangan pelaksanaan tugas kepada Presiden setiap enam bulan atau sewaktu-waktu jika diperlukan. Langkah ini diharapkan pemerintah agar dapat mempercepat realisasi hilirisasi dan mewujudkan keadilan energi di seluruh Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kemlu Pulangkan Dua WNI Korban TPPO Online Scam dari Myanmar

Kementerian Luar Negeri dan KBRI Bangkok berhasil memulangkan dua WNI terindikasi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) online scam yang terjebak di wilayah konflik Myanmar selama hampir dua tahun. Kedua korban, AN dan JAP, tiba di Bandara Soekarno Hatta pada 17 Januari 2025 pukul 23.35 WIB. Turut serta menjemput kedua WNI tersebut di Bandara, Menteri Pelindungan PMI, Bapak Abdul Kadir Karding.

AN dan JAP awalnya dijanjikan pekerjaan melalui media sosial di Mae Sot, Thailand, namun kemudian dipindahkan ke Myanmar. Mereka mengaku dipaksa bekerja sebagai scammer online di bawah tekanan fisik dan mental. AN sendiri mengalami permasalahan kesehatan sehingga dilepaskan oleh perusahaannya, sedangkan JAP berhasil melarikan diri dari Myawaddy, Myanmar dan menyeberang ke Thailand, dimana mereka menjalani proses asesmen melalui mekanisme nasional Thailand bagi penanganan korban TPPO.

KBRI Bangkok berkoordinasi dengan otoritas Thailand untuk penanganan keimigrasian AN dan JAP, memfasilitasi repatriasi kedua korban, termasuk bantuan kebutuhan pokok, dan tiket kepulangan Hingga kini, Kemlu dan KBRI Yangon masih mengupayakan pemulangan 201 WNI lainnya yang masih berada di wilayah konflik bersenjata tersebut.

Keduanya kemudian diserahkan Kemlu kepada KP2MI dan penanganan selanjutnya oleh Kemsos untuk proses rehabilitasi dan reintegrasi sesuai prosedur yang berlaku.

Kementerian Luar Negeri mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti jalur resmi saat bekerja di luar negeri guna menghindari risiko TPPO.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Indonesia Kalahkan Uni Eropa dalam Sengketa Sawit di WTO

Perjalanan panjang melawan diskriminasi Uni Eropa terhadap komoditas kelapa sawit Indonesia di telah menemui titik terang. Melalui Panel Report (Laporan Hasil Putusan Panel) pada 10 Januari 2025 lalu, World Trade Organization (WTO) memutuskan bahwa Uni Eropa telah melakukan diskriminasi dengan memberikan perlakuan yang tidak adil dan merugikan bagi minyak sawit dan biofuel Indonesia.

“Kemarin kita menang di WTO untuk kelapa sawit. Jadi itu satu hal yang membuktikan bahwa dalam kasus kelapa sawit dan biodiesel, diakui Eropa melakukan diskriminasi terhadap Indonesia. Kemenangan ini merupakan bukti bahwa negara Indonesia kita bisa fight dan kita bisa menang. Kemarin khusus untuk sawit, kita fight di REDD dan kita menang. Sehingga biodiesel yang sekarang kita ambil sebagai sebuah kebijakan, itu mau gak mau dunia harus menerima, bahwa tidak hanya biodiesel berbasis rapeseed, soybean, dan yang lain, tetapi juga yang berbasis daripada CPO,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (17/01).

Selanjutnya, WTO juga berpendapat bahwa Uni Eropa tidak melakukan evaluasi yang tepat terhadap data yang digunakan untuk menetapkan biofuel yang berasal dari alih fungsi lahan kelapa sawit berisiko tinggi (high ILUC-risk), serta terdapat kekurangan dalam penyusunan dan penerapan kriteria serta prosedur sertifikasi risiko rendah ILUC (low ILUC-risk) dalam Renewable Energy Directive (RED) II.

Dalam putusan WTO tersebut juga menyebutkan bahwa dalam konteks implementasi dari The French TIRIB (The Incentive Tax Relating to Incorporation Biofuels) atau insentif pajak penggunaan biofuel dalam sistem transportasi Prancis telah terbukti melakukan diskrimisasi terhadap biofuel berbasis kelapa sawit. Pihak Uni Eropa hanya menerapkan insentif pajak bagi biofuel berbasis minyak rapeseed dan soybean.

Adapun putusan tersebut akan diadopsi dalam waktu 60 hari dan akan mengikat bagi Indonesia dan Uni Eropa. Dengan demikian, Uni Eropa diminta untuk dapat menyesuaikan kebijakan dalam Delegated Regulation terkait hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan dari WTO.

Lebih lanjut, Menko Airlangga juga menyebutkan bahwa keputusan tersebut tentu akan berdampak pada kebijakan yang diambil Uni Eropa yakni European Union Deforestation Regulation (EUDR), dimana sebelumnya Uni Eropa secara resmi mengadopsi proposal penundaan implementasi EUDR selama 1 tahun hingga 30 Desember 2025 mendatang yang mengindikasi ketidaksiapan Uni Eropa.

Keputusan WTO tersebut tentu tambahan kekuatan bagi Indonesia yang tengah berupaya menentang kebijakan EUDR. Indonesia akan terus menentang kebijakan yang bersifat diskriminatif dan tidak pro rakyat, terlebih mempertimbangkan terdapat lebih dari 41% penggarap kebun kelapa sawit di Indonesia merupakan pekebun rakyat.

Selain itu, Menko Airlangga juga menyebutkan bahwa momen ini dapat memberikan kesempatan bagi Indonesia dan Malaysia untuk kian memperkuat strategi implementasi agar komoditas sawit tidak mengalami diskriminasi kembali.

“Dengan kemenangan ini, saya berharap bahwa cloud ataupun yang selama ini menghantui perundingan IEU-CEPA ini bisa hilang dan dan kita bisa segera selesaikan IEU-CEPA,” pungkas Menko Airlangga.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jakarta Siap Gelar Jakarta E-Prix 2025

Jakarta kembali tercatat sebagai salah satu tuan rumah yang akan menggelar balapan mobil listrik bertaraf dunia pada kalender resmi ABB FIA Formula E musim 2025.

Jakarta E-Prix yang akan digelar pada 21 Juni 2025 membawa semangat baru dan ekspektasi tinggi setelah sukses pada edisi sebelumnya.

Lebih dari sekadar balapan, Jakarta E-Prix 2025 adalah cerminan komitmen kota ini untuk menjadi pelopor keberlanjutan di tengah persaingan global.

Dengan kehadiran mobil balap terbaru, Gen 3 Evo, yang akselerasinya kini mampu melampaui kecepatan mobil Formula 1, ajang ini menjanjikan pertunjukan teknologi canggih sekaligus inovasi ramah lingkungan.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo mengatakan, kesuksesan dalam menyelenggarakan Jakarta E-Prix pada tahun 2022 dan 2023 mengukuhkan reputasi Jakarta sebagai tuan rumah yang andal. Ia menilai, pengalaman tersebut sebagai modal utama untuk membawa Jakarta E-Prix 2025 ke tingkat yang lebih tinggi.

“Dengan pengalaman dan dukungan dari berbagai pihak, kami optimistis pelaksanaan tahun ini akan lebih baik, lebih menarik, dan memberikan kebanggaan bagi Jakarta sebagai kota global,” ujar pria yang akrab disapa Bamsoet, Sabtu (18/1).

Sementara itu, Direktur Proyek Jakarta E-Prix 2025, Deni Rifky Purwana menyampaikan, acara ini lebih dari sekadar balapan.

“Ini adalah komitmen bagi Jakpro untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai sebagai kota global sekaligus mendukung kampanye keberlanjutan,” katanya.

Deni menjelaskan, Jakarta E-Prix 2025 adalah bukti bahwa teknologi dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan. Menurutnya, mobil listrik yang digunakan bukan hanya inovasi teknologi, tetapi juga solusi nyata untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

“Dengan teknologi kendaraan listrik seperti yang digunakan dalam Jakarta E-Prix, Indonesia memiliki peluang besar untuk memimpin transformasi menuju energi terbarukan,” ucap Deni.

Ia menambahkan, Jakarta E-Prix 2025 bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga panggung bagi Jakarta untuk menegaskan posisinya di kancah dunia.

“Acara ini adalah bukti nyata bahwa Jakarta tidak hanya bergerak maju tetapi juga berkomitmen pada masa depan yang lebih bersih, cerdas, dan berkelanjutan,” tandasnya.

Sekadar diketahui, Jakarta E-Prix 2025 akan menjadi panggung peluncuran mobil balap Gen 3 Evo, yang dirancang untuk memberikan performa luar biasa. Dengan akselerasi dari 0–60 mil/jam dalam 1,82 detik, Gen 3 Evo tidak hanya cepat tetapi juga mencerminkan masa depan mobilitas berkelanjutan.

Inovasi lain, seperti teknologi all-wheel-drive (AWD), menjadikan mobil ini lebih stabil dan bertenaga, menjawab kebutuhan akan pengalaman balap yang lebih kompetitif.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cuaca Jakarta Minggu 19 Januari: Hujan Ringan hingga Sore Hari

Jakarta, siapkan payung kamu! Menurut perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian wilayah Jakarta bakal diguyur hujan ringan hari ini.

Dikutip dari laman resmi BMKG, hujan ringan diprediksi turun di wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara pada siang hari. Sementara itu, wilayah lainnya bakal mengalami cuaca berawan. Jadi, kalau kamu berada di daerah-daerah ini, siap-siap ya kalau langit mulai mendung.

Menjelang sore, hujan ringan juga diperkirakan akan datang di Jakarta Barat, Pusat, dan Jakarta Timur. Untuk wilayah Jakarta Selatan, hujan dengan intensitas sedang akan mengguyur. Jadi, pastikan kamu bawa jas hujan atau payung, supaya tidak kehujanan saat pulang kerja.

Tak berhenti sampai sore, hujan ringan diperkirakan akan terus berlangsung hingga malam hari, jadi suasana di Jakarta akan tetap basah sepanjang hari.

Untuk suhu udara hari ini, BMKG memperkirakan akan berada di kisaran 24 hingga 30 derajat Celcius, dengan kelembapan udara antara 71 hingga 94 persen. Jadi, meskipun hujan, cuaca tetap cukup hangat. Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan dan bersiap menghadapi cuaca yang berubah-ubah ini!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News