Beranda blog Halaman 1358

Perdana, Menag Wisuda Kader Ulama Masjid Istiqlal

Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar, menyatakan bahwa wisuda kader ulama yang digelar hari ini merupakan momen bersejarah bagi Indonesia. Hal tersebut ia sampaikan dalam pidatonya membuka Wisuda dan Pengukuhan Kader Ulama Masjid istiqlal ke-1 2024 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

“Banyak orang diwisuda sebagai sarjana, tapi putra-putri Bapak-Ibu di sini diwisuda sebagai ulama. Inilah pertama dalam sejarah Republik Indonesia, mewisuda ulama,” kata Menag Nasaruddin, Kamis (12/12/24).

Para wisudawan-wisudawati ini telah menyelesaikan program pendidikan formal setingkat magister di universitasnya masing-masing, dan menempuh short course selama 3-6 bulan di Amerika Serikat, Maroko, atau Mesir dalam Pendidikan Kader Ulama-Masjid Istiqlal.

“Kami berharap seandainya itu dimungkinkan, semua lanjut untuk peninjau pendidikan ke tingkat S3,” ujar sosok yang juga merupakan Imam Besar Masjid Istiqlal ini.

Menurut Menag, program ini menjadi simbol peningkatan kualitas ulama di Indonesia. “Kehadiran pendidikan kandidat ulama benar-benar dibutuhkan dunia, khususnya untuk Indonesia. Kami berharap, pendidikan ini mampu menjawab semua tantangan problem yang hidup dalam masyarakat kita,” tambahnya.

Dikatakan Menag, para lulusan program ini tidak hanya diakui di Indonesia, tetapi juga diminati di berbagai negara. “Jepang bahkan minta 30 orang alumni untuk bertugas pada bulan suci Ramadhan sebagai imam. Beberapa negara lain, seperti Kanada dan Korea Selatan, juga telah menyampaikan permintaan serupa,” kata Menag Nasaruddin.

“Kami berterima kasih kepada LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) yang memberikan beasiswa sepenuhnya. Mumpung LPDP masih memberikan kesempatan, saya mengimbau masyarakat untuk mendaftarkan anak-anaknya ke program ini,” ungkapnya.

Menag berharap agar para lulusan menjaga nama baik almamater dan bangsa. “Satu saja di antara kalian mencetak prestasi yang fantastis, maka semua angkatan kalian pun akan terangkat. Inilah harapan kami,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Fatwa Darul Iftah Mesir Sheikh Amru Wardani, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Abu Rokhmad, dan Direktur program pasca sarjana Universitas Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur’an Jakarta Darwis Hude.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menag Ajak Masyarakat Daftar Pendidikan Kader Ulama

Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar mengajak masyarakat memanfaatkan program beasiswa Pendidikan Kader Ulama-Pendidikan Kader Ulama Perempuan (PKU-PKUP) dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Ajakan ini Menag sampaikan saat membuka Wisuda dan Pengukuhan Kader Ulama Masjid istiqlal ke-1 2024 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

“Kepada segenap warga masyarakat bangsa Indonesia, mari memasukkan, daftarkan anak kita ke Program PKU-PKUP ini, mumpung LPDP masih memberikan beasiswa untuk kita semuanya,” kata Menag Nasaruddin, Kamis (12/12/2024).

Menag menerangkan bahwa program ini hasil kerja sama Indonesia dengan Al-Azhar University, juga dengan beberapa universitas di Amerika dan Marokko.

“Para penerima beasiswa ini short course 6 bulan di Amerika, 6 bulan di Al-Azhar, 6 bulan juga di Marokko, ada yang 3 bulan di Mesir,” kata Menag.

Menurut Menag para alumni PKU banyak dibutuhkan berbagai negara. “Belum selesai pendidikannya, sudah ditawar oleh beberapa instansi. Bukan saja instansi dalam negeri, tetapi juga ditawar untuk menjadi imam-imam besar di beberapa negara Seperti Korea Selatan,” ujarnya.

“Saya ketemu dengan Dubes Korea Selatan, meminta supaya alumni PKU-PKUP ini bisa ditempatkan sebagai imam atau sebagai pimpinan umat Islam di Korea Selatan,” tambahnya.

Menag juga mengungkapkan bahwa ia menerima surat-surat resmi yang meminta alumni PKU menjadi imam di Kanada. “Langsung bisa diberikan kewarganegaraan. Green Card saja susah dapatnya, ini dijanjikan akan diberikan citizen, jadi warga negara asli di Kanada,” jelas sosok yang juga merupakan Imam Besar Istiqlal.

“Jepang bahkan minta 30 orang alumni untuk bertugas pada bulan suci Ramadhan di Jepang untuk menjadi imam, dan beberapa negara lain,” ungkapnya.

“Anak-anakku (peserta wisuda-red) tahu bagaimana waktu mengunjungi Amerika, kalian betul-betul diapresiasi oleh masyarakat, terutama masyarakat Indonesia. Di Amerika, hampir tiada hari tanpa undangan untuk memberikan pencerahan. Karena itu kehadiran pendidikan kader ulama benar-benar dibutuhkan dunia,” tambahnya.

Menag juga mengungkapkan bahwa program ini akan dilakukan secara berkelanjutan. “Kami juga sudah menyampaikan kepada pihak yang bersangkutan bahwa kami masih membutuhkan tambahan untuk memperbanyak kandidat ulama di tanah air, sekaligus untuk menyiapkan ulama-ulama untuk negara-negara minoritas muslim, seperti Amerika Serikat,” pungkas Menag.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menag Sebut Banyak Orang Ngaku Ulama tapi Minim Kapasitas

Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa dalam masyarakat Indonesia, banyak orang mengaku ulama dengan hanya bermodalkan kartu nama, padahal minim pengetahuan. Hal tersebut Menag sampaikan saat membuka Wisuda dan Pengukuhan Kader Ulama Masjid istiqlal ke-1 2024 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

“Tidak punya kapasitas. Hanya modalnya cetak kartu nama, sudah modal haji, kyai haji, dan lantas menggunakan pakaian sorban, sangat-sangat berwibawa. Padahal background-nya sangat-sangat minim. Jadilah ulama besar dalam masyarakat kita,” kata Menag Nasaruddin, Kamis (12/12/2024).

“Apa jadinya masyarakat Indonesia kalau guru agama Islamnya tidak capable. Maka otomatis umatnya pun juga tidak akan menjadi umat yang maksimum. Karena itu, Pendidikan Kader Ulama Akan kita jadikan semacam standar,” tambahnya.

Pendidikan Kader Ulama-Masjid Istiqlal (PKU-MI) memberikan beasiswa jenjang magister dan doktoral bekerja sama dengan Kementerian Agama, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dengan pembiayaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa ini diperuntukan bagi calon ulama.

Menag mengungkapkan harapannya kepada para wisudawan-wisudawati. “Kalian adalah sarjana pertama (alumni PKU-MI pertama – red) yang dicetak oleh Indonesia. Jangan sampai mengecewakan Indonesia. Tapi kalian kebanggaan bahwa semenjak ada Pendidikan Kader Ulama, maka semenjak itu ada perkembangan baru dalam dunia intelektual muslim di Indonesia,” pungkasnya.

Para wisudawan-wisudawati ini telah menyelesaikan program pendidikan formal setingkat magister di universitasnya masing-masing, dan menempuh short course selama 3-6 bulan di Amerika Serikat, Maroko, atau Mesir dalam program PKU-MI.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

PJ Gubernur Jatim- Dubes Argentina Jajaki Kerja Sama di berbagai Sektor

SuaraPemerintah.ID – Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, bersama Duta Besar Argentina untuk Indonesia, Gustavo Ricardo Coppa, mengadakan pertemuan di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Kamis, membahas berbagai peluang kerja sama di sejumlah sektor.

Adhy Karyono mengungkapkan bahwa kerja sama yang dibahas meliputi sektor industri perdagangan, investasi, pendidikan, budaya, dan pariwisata antara Argentina dan Provinsi Jawa Timur. Ia juga memberikan apresiasi karena Argentina memilih Jawa Timur sebagai tujuan investasi, dan yakin bahwa Argentina dapat menjadi model terbaik (best practice) bagi Jatim.

“Kerja sama yang terjalin antara Argentina dan Jawa Timur, terutama di sektor perdagangan, investasi, pendidikan, budaya, dan pariwisata, menunjukkan tren positif,” ujar Adhy.

Ia menyebutkan bahwa pada tahun 2024, nilai neraca perdagangan Provinsi Jatim mengalami surplus sebesar Rp93,94 triliun. Selain itu, sektor industri manufaktur Jatim memiliki dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), 12 kawasan industri, dan satu kawasan industri halal. Bahkan, ada delapan rencana kawasan industri baru yang tengah dikembangkan.

Dari segi infrastruktur, Jawa Timur memiliki sembilan pelabuhan dan delapan bandara yang memadai untuk menghubungkan wilayah Indonesia bagian Timur. Di sektor perkebunan dan pertanian, Jatim adalah produsen kakao terbesar di Indonesia, dengan hasil mencapai 32.097 ton pada triwulan III 2024, serta menghasilkan 60 persen produksi tembakau nasional.

“Jawa Timur memiliki banyak komoditas berkualitas yang siap diekspor, terutama di bidang pertanian dan perkebunan,” kata Adhy.

Di bidang pendidikan, Jatim telah menjalin kerja sama dengan King’s College London dan Western Sydney University. Sementara itu, sektor pariwisata juga memiliki potensi dengan hadirnya proyek investasi Marina Boom Banyuwangi, yang siap ditawarkan kepada investor Argentina.

Adhy juga menyampaikan bahwa perizinan di Jawa Timur sangat mendukung bagi investor yang menanamkan modalnya, dengan jaminan pelayanan yang mudah, cepat, dan aman. Ia berharap adanya peluang kerja sama yang lebih luas antara Argentina dan Indonesia untuk menyeimbangkan perdagangan impor dan ekspor kedua negara.

Rencana tindak lanjut dari pertemuan ini adalah memperdalam peluang kerja sama dalam pertemuan internasional yang akan digelar di Buenos Aires pada Juni-Juli 2025. Salah satu misi utama adalah mengembangkan bisnis ekspor dan impor, serta mendatangkan investor untuk mencocokkan bisnis yang dapat mempererat kerja sama lebih lanjut.

Namun, Adhy juga mengungkapkan bahwa salah satu kendala yang dibahas adalah masalah jarak penerbangan yang cukup jauh. “Tadi juga dibahas terkait rute perjalanan yang cukup jauh, dan ada rencana untuk mempercepat jalur penerbangan,” ungkapnya.

Ke depannya, Adhy berharap berbagai poin yang dibahas dapat mempererat hubungan antara Jawa Timur dan Argentina, serta membuka potensi kerja sama yang lebih luas dan mendalam.

Sementara itu, Duta Besar Argentina, Gustavo Ricardo Coppa, mengucapkan terima kasih kepada Pj Gubernur atas sambutan yang sangat positif terkait potensi kerja sama ini.

“Saya melihat peluang kerja sama antara Indonesia dan Argentina sangat terbuka. Kami akan memulai langkah-langkah konkret setelah ini,” ujarnya. Ia menambahkan, kerja sama dengan Jawa Timur, khususnya Surabaya, sangat penting untuk memperluas perdagangan dan meningkatkan nilai ekspor-impor antara kedua negara.(red)

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

PJ Gubernur Sumsel Serahkan DIPA dan TKD 2025, Dorong Peningkatan PAD dan Pemanfaatan Dana Desa

SuaraPemerintah.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Elen Setiadi, S.H., M.S.E, menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025 di Griya Agung Palembang, Kamis (12/12/2024). Dalam acara tersebut, Elen mengungkapkan bahwa alokasi DIPA tahun ini meningkat sekitar Rp 1,7 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

Elen berharap agar pelaksanaan anggaran yang bersumber dari APBN melalui transfer ke daerah (TKD) dapat segera dilaksanakan pada awal Januari 2025. Ia juga mendorong agar dana desa dapat segera digunakan, dengan tujuan mendukung perekonomian desa. “Kami mengimbau Bupati/Walikota untuk segera menjalankan dana desa mulai 1 Januari, untuk mendukung perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Elen juga mengingatkan tantangan global yang bisa memengaruhi APBN dan APBD, dan mengajak para Bupati/Walikota untuk meningkatkan kemandirian fiskal dengan mengurangi ketergantungan pada TKD dan memperbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, ketergantungan yang lebih rendah terhadap TKD akan membantu daerah bertahan dari dampak kondisi global yang tidak menentu.

Ia menekankan pentingnya keberlanjutan pembangunan yang didorong oleh setiap rupiah yang dikeluarkan dari APBN dan APBD untuk kesejahteraan masyarakat. Elen juga meminta Kepala BPKP Sumsel untuk memberikan pendampingan bagi satuan kerja di Sumsel, memastikan bahwa program yang dijalankan berdampak positif pada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sumsel, Rahmadi Murwanto, menyatakan bahwa DIPA menjadi pijakan penting untuk mempercepat pencapaian target pembangunan pada tahun 2025 dan seterusnya. Ia berharap agar DIPA dan TKD dapat dilaksanakan dengan efisien dan efektif, serta mendukung kebijakan pembangunan pemerintah daerah. Rahmadi juga menambahkan bahwa pengesahan DIPA 2025 kini lebih efisien berkat digitalisasi, yang mengurangi proses dari 12 tahap menjadi 4 tahap.

Total alokasi APBN untuk Sumsel tahun 2025 mencapai Rp 49,51 triliun, dengan peningkatan alokasi transfer ke daerah (TKD) sebesar 5,42 persen, yang mencakup berbagai dana seperti Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Insentif Daerah (DID), Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan non-fisik, serta Dana Desa.

Hadir dalam acara ini para Kepala Instansi Vertikal, Bupati/Walikota se-Sumsel, dan tamu undangan penting lainnya.(red)

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Persiapan APBD 2025: Bupati Tuban Tekankan Penguatan Data dan Program Prioritas untuk Kesejahteraan Masyarakat

SuaraPemerintah.ID – Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., memberikan pengarahan terkait persiapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 pada Kamis (12/12/2024).

Kegiatan ini berlangsung di Pendapa Kridha Manunggal Tuban dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, sekretaris dinas, sekretaris camat, kepala bidang, dan pejabat fungsional serta struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tuban.

Selama pengarahan, para peserta tampak serius mendengarkan penjelasan dari Bupati Tuban hingga acara selesai. Dalam kesempatan tersebut, Mas Lindra, sapaan akrab Bupati Tuban, mengungkapkan sejumlah program pembangunan prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2025.

Mas Lindra menekankan pentingnya penguatan data terpadu sebagai dasar dalam merancang program pembangunan. Menurutnya, ketersediaan data yang akurat dan spesifik sangat berpengaruh terhadap efektivitas program pembangunan di Kabupaten Tuban. Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari semua program pembangunan adalah untuk mendorong kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tuban.

Bupati Tuban juga menyampaikan bahwa Pemkab Tuban telah melakukan evaluasi atas capaian kinerja dan prestasi yang diperoleh selama setahun terakhir hingga tiga tahun terakhir. Program-program yang telah memberikan dampak positif bagi masyarakat akan ditingkatkan, sementara program-program baru akan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya kepekaan aparatur pemerintah terhadap kondisi masyarakat. Ia meminta agar setiap masalah dan kebutuhan masyarakat dapat dipahami dengan baik dan dijawab melalui program-program yang konkret. Pengelolaan APBD juga diharapkan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat, dengan prinsip efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.

Arahan tersebut diharapkan dapat menjadi panduan bagi seluruh perangkat daerah dalam merancang dan melaksanakan program kerja, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Tuban.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Tuban Raih Inotek Award 2024: ALTABALA Tingkatkan Efisiensi Pertanian

SuaraPemerintah.ID – Kabupaten Tuban kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi dengan meraih penghargaan dalam Anugerah Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi (Inotek Award) 2024. Dalam ajang bergengsi yang digelar di Mercure Surabaya Grand Mirama pada Rabu (11/12), Tuban berhasil meraih penghargaan Terinovatif VI dalam kategori Agribisnis dan Energi Baru Terbarukan berkat inovasi ALTABALA (Alat Tanam Bajak Larikan).

Penghargaan ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., dari PJ Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono. Pada kesempatan ini, Sekda didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Tuban, Eko Julianto, JF Perekayasa Inotek Bidang Riset dan Inovasi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bepperida), Suwoto, serta JF Penyuluh Pertanian Ahli Madya DKP2P, Ir. Supriyono.

Usai acara, Sekda Tuban menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Tuban untuk terus mengembangkan inovasi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. “Penghargaan ini bukan sekadar pengakuan, tetapi bukti bahwa kami terus mendorong inovasi yang memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Kami berkomitmen mengembangkan teknologi yang tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga memperbaiki kualitas hidup masyarakat,” ujar Budi Wiyana.

Budi Wiyana juga menambahkan, melalui Bappeda, Pemkab Tuban menunjukkan komitmen dalam pengembangan inovasi melalui Tuban Berinovasi (Tubernova Award) yang diadakan setiap tahun. Kompetisi ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya inovatif dan kreatif di kalangan masyarakat serta instansi pemerintah Kabupaten Tuban. Tahun ini, Tubernova Award mengusung tema “Membangun dan Menumbuhkan Budaya Inovatif dan Kreatif.”

Selain itu, melalui Tuban Tekno – Inkubasi Inovasi, Pemkab Tuban mendorong terciptanya atmosfer inovasi di tengah masyarakat. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran dalam menghasilkan dan memanfaatkan teknologi inovatif untuk mendukung pembangunan daerah.

Kepala DKP2P Tuban, Eko Julianto, menjelaskan bahwa pihaknya terus berinovasi demi kesejahteraan petani. “ALTABALA merupakan bagian dari upaya kami untuk mempermudah pekerjaan petani sekaligus meningkatkan hasil pertanian. Saat ini, alat ini sedang dikembangkan di Kecamatan Palang sebagai pilot project dan akan diperluas ke kecamatan lainnya,” jelas Eko.

ALTABALA adalah inovasi teknologi tepat guna berupa alat bajak singkal yang dirancang untuk mengolah lahan sekaligus membuat larikan pada penanaman kacang tanah. Alat ini mampu mengurangi kebutuhan tenaga kerja, mempercepat proses tanam, serta meningkatkan populasi tanaman dengan jarak tanam yang lebih teratur. Selain itu, ALTABALA juga berperan dalam memperbaiki struktur tanah, memungkinkan benih tumbuh dengan lebih cepat dan sempurna.

Inovasi ini telah resmi terdaftar sebagai Paten Biasa di Direktorat Manajemen Kekayaan Intelektual pada 20 November 2023 dengan Nomor Pendaftaran P00202312477.

Dengan raihan penghargaan ini, Kabupaten Tuban kembali membuktikan diri sebagai daerah yang konsisten mengembangkan inovasi lokal untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Pemkab berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi munculnya inovasi-inovasi baru dari Bumi Ronggolawe.(red)

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prabowo Resmikan Terowongan Istiqlal-Katedral: Simbol Kerukunan!

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Terowongan Silaturahim, sebuah proyek yang menghubungkan rumah ibadah dua agama di Jakarta yaitu Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Acara peresmian tersebut dilaksanakan di halaman Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (12/12/2024).
“Hari ini saya sangat bergembira menghadiri acara ini peresmian Terowongan Silaturahim antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral,” ucap Presiden.
Secara fungsional, terowongan dengan panjang 34 meter dan kedalaman 6 meter tersebut difungsikan untuk mendukung mobilisasi jemaah dari Masjid Istiqlal menuju Gereja Katedral maupun sebaliknya. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengatakan bahwa terowongan tersebut menjadi simbol kerukunan antarumat beragama dan menjadikan Indonesia memiliki ciri khas yang unik.
“Suatu bangsa yang berbeda agama, berbeda suku, berbeda kelompok etnis, berbeda ras, berbeda bahasa daerah, berbeda adat istiadat tapi bisa bersatu, bisa rukun karena memiliki cita-cita yang sama, yaitu meraih suatu masa depan yang bisa memberi kebahagiaan untuk seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.
Presiden meyakini bahwa Indonesia sebagai negara majemuk di dunia dengan beragam suku bangsa dan etnis yang berbeda masing-masing memiliki agama, budaya, dan adat istiadat yang khas. Meski demikian, perbedaan tersebut memberikan energi dan kekuatan untuk bersama membangun Indonesia.
“Bagi kita, perbedaan tidak boleh jadi sekat pemisah, perbedaan justru adalah kekayan kita, perbedaan memberi kepada kita energi kekuatan, perbedaan tidak boleh menjadi sumber perpecahan,” lanjutnya.
Proyek yang dibangun tahun 2020 hingga 2021 dengan nilai investasi sebesar Rp39 miliar ini dirancang dengan aksesibilitas yang memadai untuk semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Presiden pun mengapresiasi pembangunan terowongan ini dan mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama.
“Selamat, terima kasih. Mari kita teruskan, jaga kerukunan, jaga kemesraan di antara kita. Tidak ada yang lebih penting daripada kerukunan, perdamaian. Hanya dengan perdamaian, kita bisa meraih kesejahteraan. Hanya dengan perdamaian, kita akan menjadi negara adil dan makmur,” kata Presiden.
Sementara itu, dalam laporannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pembangunan Terowongan Silaturahim ini merupakan arahan Presiden pada tahun 2020 dalam rangka memudahkan akses jemaah antarbangunan rumah ibadah. Menurutnya, filosofi pembangunan terowongan ini sebagai pengingat pentingnya toleransi antarumat beragama.
“Di dalamnya terdapat galeri diorama yang menceritakan hubungan toleransi antarumat beragama di Indonesia yang terwakili oleh hubungan antarumat maupun pengurus Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral,” ucap Menag.
Turut hadir dalam acara tersebut yakni para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, sejumlah tokoh nasional, serta sejumlah tokoh lintas agama Kristen, Hindu, dan Konghucu.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prestasi Gemilang, Kota Bengkulu Pertahankan Peringkat Hijau Pelayanan Publik

SuaraPemerintah.IDKota Bengkulu kembali menunjukkan prestasi gemilang dengan berhasil mempertahankan peringkat tinggi (hijau) dalam standar pelayanan publik pada tahun 2024. Hal ini tercermin dalam pencapaian skor impresif sebesar 90.74 pada tingkat kota, yang diberikan oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Bengkulu.

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pjs Kepala Perwakilan Ombudsman Bengkulu, Jaka Andika, kepada Pj Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, dalam sebuah acara yang berlangsung di Hotel Two K Azanah pada Kamis (12/12/24).

Pj Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini. Ia merasa bangga dan bersyukur bahwa Kota Bengkulu dapat terus mempertahankan standar pelayanan publik yang berkualitas dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami sangat bersyukur karena Kota Bengkulu mampu mempertahankan standar pelayanan publik yang berkualitas. Terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah berkontribusi memberikan layanan publik yang luar biasa dan terus meningkatkan kualitasnya,” ungkap Arif Gunadi.

Dengan penghargaan ini, Arif Gunadi berharap agar seluruh OPD di Kota Bengkulu semakin termotivasi untuk terus bersemangat dan bekerja keras dalam memberikan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat. Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bengkulu untuk selalu berupaya menyediakan pelayanan yang nyaman, cepat, dan aman bagi seluruh masyarakat.

Arif Gunadi menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, OPD, dan masyarakat yang turut berperan dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Ia juga berharap, dengan adanya prestasi ini, Kota Bengkulu dapat terus menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal pelayanan publik yang prima.

Dengan semangat dan komitmen yang terus dibangun, Arif Gunadi yakin bahwa Kota Bengkulu akan terus bergerak maju dan berkembang, serta semakin memberikan manfaat yang besar bagi seluruh warga Kota Bengkulu.(red)

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jadwal dan Cuti Bersama Libur Natal dan Tahun Baru 2025

Momen liburan Natal dan Tahun Baru 2025 sudah semakin dekat! Ini saatnya merencanakan waktu bersantai bersama keluarga atau teman. Tapi, jangan lupa untuk memperhatikan jadwal libur nasional dan cuti bersama yang telah ditetapkan untuk tahun 2024 dan 2025 agar rencana liburanmu berjalan lancar.

Baru-baru ini, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli merilis Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor t4/6/HK.04/xrr/2024 terkait pelaksanaan libur nasional dan cuti bersama bagi perusahaan. Aturan ini menggantikan Surat Edaran sebelumnya dari tahun 2022 dan mulai berlaku sejak 6 Desember 2024.

Ketentuan Libur Nasional dan Cuti Bersama

Dalam surat edaran terbaru ini, ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:

A. Hari Libur Nasional

  1. Hari libur nasional merupakan hari libur resmi yang ditetapkan oleh Pemerintah.
  2. Pekerja/buruh tidak wajib bekerja pada hari libur nasional atau hari libur resmi.
  3. Pengusaha dapat mempekerjakan pekerja/buruh untuk bekerja pada hari libur nasional atau hari libur resmi untuk pekerjaan yang jenis dan sifatnya harus dilaksanakan atau dijalankan secara terus menerus sebagaimana dimaksud dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP.233/MEN/2003 tentang Jenis dan Sifat Pekerjaan yang Dijalankan Secara Terus Menerus.
  4. Dalam keadaan tertentu pengusaha dapat mempekerjakan pekerja/buruh pada hari libur nasional atau hari libur resmi berdasarkan kesepakatan antara pekerja/buruh dengan pengusaha.
  5. Pengusaha yang memperkerjakan pekerja/buruh yang melakukan pekerjaan pada hari libur nasional atau hari libur resmi wajib membayar upah kerja lembur.

B. Cuti Bersama

  1. Cuti bersama merupakan bagian dari cuti tahunan.
  2. Pelaksanaan cuti bersama bersifat fakultatif atau pilihan sesuai dengan kesepakatan antara pengusaha dengan pekerja/buruh dan/atau serikat pekerja/serikat buruh dengan pengusaha, perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama dan peraturan perundang-undangan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan operasional perusahaan.
  3. Pekerja/buruh yang melaksanakan cuti pada hari cuti bersama, hak cuti yang diambilnya mengurangi hak atas cuti tahunan pekerja/buruh yang bersangkutan.
  4. Pekerja/buruh yang bekerja pada hari cuti bersama, hak cuti tahunannya tidak berkurang dan kepadanya dibayarkan upah seperti hari kerja biasa.

“Dengan dikeluarkannya Surat Edaran ini maka Surat Edaran Nomor M/3/HK.04/IV/2022 tanggal 14 April 2022 tentang Pelaksanaan Cuti Bersama pada Perusahaan, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Berkaitan dengan hal tersebut, diminta kepada Saudara/Saudari untuk menyampaikan Surat Edaran ini kepada Bupati/Walikota dan pemangku kepentingan di wilayah Saudara/Saudari,” tulis Yassierli dalam salinan surat edaran tersebut dikutip Kamis (12/12/2024).

Adapun jadwal libur Nataru 2024/2025 sudah ditetapkan lewat surat keputusan bersama (SKB) 3 Menteri Nomor: 1017 Tahun 2024, Nomor: 2 Tahun 2024, dan Nomor: 2 Tahun 2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025.

Hari libur nasional dalam rangka memperingati Natal jatuh pada hari Rabu, 25 Desember 2024, sedangkan hari libur karena cuti bersama Natal jatuh pada Kamis, 26 Desember 2024. Kemudian, jadwal libur nasional Tahun Baru 2025 jatuh pada Rabu, 1 Januari 2025.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News