Beranda blog Halaman 240

Pemkot Bogor Sediakan Sunat Gratis bagi 544 Anak dalam Rangka Hari Jadi Bogor 2026

Sebanyak 544 anak menjadi target peserta program Sirkumsisi (Sunat) Gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di 25 puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Bogor, mulai tanggal 2 hingga 5 Juni 2026 sebagai bagian dari pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan bahwa program khitan gratis tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HJB ke-544 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor untuk membantu masyarakat sekaligus menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau.

Ia mengajak masyarakat Kota Bogor untuk memanfaatkan program tersebut, khususnya bagi warga yang ingin mendaftarkan anaknya mengikuti khitan gratis.

“Saya menyampaikan kepada masyarakat yang ingin anaknya khitan gratis, insyaallah di 25 puskesmas di semua kecamatan tinggal datang sampai tanggal 5 Juni. Pemkot Bogor menyediakan khitan gratis dalam rangka memeriahkan HJB,” ujar Jenal Mutaqin di Puskesmas Sempur, Jalan Kaler Sempur, Kota Bogor, Selasa (2/6/2026).

Dalam peninjauan di Puskesmas Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, sebanyak 14 anak tercatat mengikuti kegiatan khitan gratis. Sebagian besar peserta masih berusia balita hingga usia sekolah dasar.

Jenal Mutaqin menyampaikan bahwa peserta termuda yang mengikuti khitan gratis di lokasi tersebut berusia tiga tahun. Sementara itu, beberapa peserta usia sekolah dasar dijadwalkan mengikuti khitan setelah menyelesaikan ujian sekolah.

“Kami juga memberikan sedikit hadiah kepada anak-anak yang telah melaksanakan khitan berupa sarung, alat salat, dan buku gambar agar mereka lebih semangat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa program khitan gratis tersebut terbuka bagi seluruh warga Kota Bogor tanpa batasan tertentu selama kondisi anak dalam keadaan sehat dan siap menjalani tindakan medis.

“Kriterianya tanpa batas. Siapapun boleh, selama warga Kota Bogor dan anaknya ingin disunat serta sehat, kita terima,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena menyampaikan bahwa sebanyak 71 tenaga medis dikerahkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan khitan gratis di seluruh wilayah Kota Bogor.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan khitan massal tersebut baru pertama kali dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian HJB. Sebelumnya, kegiatan serupa dilaksanakan dalam momentum Hari Kesehatan Nasional.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Hari Lahir Pancasila 2026, BPIP Tegaskan Pembangunan Harus Adil dan Inklusif

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 menjadi pengingat bahwa pembangunan harus menghadirkan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Kemajuan yang dicapai pemerintah tidak boleh meninggalkan kelompok rentan maupun masyarakat yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI dalam amanat peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026. Pidato dibacakan Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti, saat memimpin upacara di Lapangan Kepatihan, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (01/06).

Bertema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan bahwa nilai keadilan sosial harus menjadi landasan dalam setiap kebijakan publik. Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, memiliki tanggung jawab memastikan pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

Perhatian terhadap kelompok masyarakat yang paling membutuhkan juga menjadi bagian penting dari implementasi nilai-nilai Pancasila. Karena itu, kebijakan publik diharapkan tidak hanya berorientasi pada capaian program, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

“Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” demikian kutipan pidato yang dibacakan Ni Made.

Pancasila tidak boleh dipahami sebatas simbol atau slogan kebangsaan. Ni Made menyebut, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus hadir dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, hingga pelaksanaan pembangunan di berbagai daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan arah moral yang kuat. Pembangunan yang berlandaskan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial diyakini menjadi kunci untuk menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” ujarnya.

Upacara Hari Lahir Pancasila ini berlangsung khidmat dan diikuti oleh ASN di lingkungan Kompleks Kepatihan. jajaran aparatur sipil negara, unsur TNI dan Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. Melalui peringatan tersebut, semangat untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh rakyat kembali diteguhkan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bupati Sumedang Hadiri Lepas Sambut Kajati Jabar, Dorong Penguatan Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri acara Lepas Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat di Bale Gede Gedung Pakuan, Bandung, Selasa (2/6/2026).  Sutikno menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menggantikan Hermon Dekristo yang mendapat promosi sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer (Sesjampidmil).

Bupati Dony menyampaikan, ucapan selamat kepada Kajati Sutikno atas amanah yang diembannya. Ia berharap sinergi yang telah terjalin baik antara pemerintah daerah dan Kejaksaan dapat semakin diperkuat dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. “Selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Sutikno sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Kami berharap kolaborasi dan sinergi yang selama ini terjalin dengan pemerintah daerah dapat terus diperkuat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujar Dony.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Hermon Dekristo atas dedikasi serta pengabdiannya selama memimpin Kejati Jawa Barat. Menurutnya, Kejaksaan telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan pendampingan hukum serta pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan. “Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kontribusi Bapak Hermon Dekristo selama bertugas di Jawa Barat. Pendampingan yang diberikan selama ini telah membantu pemerintah daerah menjalankan pembangunan dengan lebih tertib, transparan, dan sesuai ketentuan,” katanya.

Menurut Bupati Dony, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pemerintah dalam merancang program, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan unsur Forkopimda dan aparat penegak hukum. “Sinergi antara pemerintah daerah, kejaksaan, kepolisian, TNI dan seluruh pemangku kepentingan merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas daerah serta memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, semangat harmonisasi yang disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam acara tersebut menjadi pesan penting bagi seluruh kepala daerah untuk terus membangun kerja sama lintas sektor demi mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Tujuan kita sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, kolaborasi yang baik harus terus dijaga agar pembangunan berjalan lancar, tepat sasaran dan membawa kemajuan bagi daerah,” katanya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkot Malang Intervensi Pasar, Harga Cabai Mulai Turun Setelah Warung Tekan Inflasi Diaktifkan

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bergerak cepat merespons lonjakan harga cabai dengan mengaktifkan Warung Tekan Inflasi di Pasar Blimbing. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi jajaran perangkat daerah terkait pun memantau langsung langkah intervensi pasar tersebut, Selasa (2/6/2026).

Wali Kota Malang menyebutkan bahwa aktivasi Warung Tekan Inflasi dilakukan untuk mengendalikan harga cabai yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami kenaikan signifikan. Sebelumnya, saat peninjauan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Pasar Klojen pada 29 Mei 2026 lalu, harga cabai rawit tercatat mencapai Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram.

Kondisi tersebut mendorong perlunya langkah cepat melalui intervensi pemerintah. “Alhamdulillah sejak Warung Tekan Inflasi dibuka hari Jumat lalu, harga cabai sudah mulai turun. Cabai keriting dan cabai rawit dijual Rp40 ribu per kilogram, sedangkan cabai besar Rp45 ribu per kilogram. Dampaknya sudah terasa, harga cabai di pasaran yang sebelumnya mencapai Rp120 ribu kini turun menjadi sekitar Rp70 ribu per kilogram,” terangnya.

Menurut Wahyu, komoditas cabai yang dijual di Warung Tekan Inflasi berasal dari kerja sama antardaerah dengan Lumajang. Diharapkann dengan teraktivasinya kembali Warung Tekan Inflasi ini, masyarakat memperoleh harga yang lebih terjangkau sekaligus menekan gejolak harga di pasaran.

Orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itupun optimis intervensi tersebut dapat terus menurunkan harga cabai hingga mendekati kondisi normal. “Mudah-mudahan dalam satu minggu ke depan bisa turun lagi mendekati harga normal, sekitar Rp40 ribu per kilogram,” harapnya.

Keberadaan Warung Tekan Inflasi di dalam pasar ini dinilai lebih efektif memengaruhi harga komoditas karena langsung menjadi acuan bagi pedagang di pasar. Hingga saat ini, sebanyak 2,5 ton cabai telah terjual dengan pembatasan pembelian maksimal dua kilogram per orang dengan menunjukkan kartu identitas kependudukan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemprov Papua Perkuat Sektor Produktif, Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kian Meningkat

Pemerintah Provinsi Papua terus mendorong penguatan sektor-sektor produktif sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Hasilnya, perekonomian Papua saat ini menunjukkan tren positif yang ditandai dengan meningkatnya aktivitas domestik, khususnya pada sektor pertanian dan konsumsi rumah tangga.

Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua, Andry, mengatakan penguatan ekonomi Papua terlihat dari kontribusi sejumlah sektor strategis yang mulai berkembang dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, dari sisi produksi, sektor pertanian menjadi salah satu penyumbang utama pertumbuhan ekonomi setelah sektor konstruksi. Sementara dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.

“Perkembangan sektor pertanian menunjukkan tren yang sangat baik. Produksi padi pada periode Januari hingga Maret 2026 diperkirakan mencapai 545,9 ton atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar Andry.

Ia menjelaskan, peningkatan produksi tersebut menjadi indikator keberhasilan berbagai upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ekonomi daerah.

“Ini menunjukkan bahwa sektor pertanian Papua terus berkembang menjadi sektor ekonomi yang produktif dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Selain sektor pertanian, daya beli masyarakat Papua juga tetap terjaga. Hal ini tercermin dari Indeks Konsumsi Rumah Tangga yang mencapai 120,66. Angka tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat masih berjalan baik serta didukung oleh meningkatnya permintaan domestik.

“Indeks konsumsi rumah tangga yang tinggi mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi yang terus membaik. Aktivitas ekonomi masyarakat juga terus bergerak positif,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Papua meyakini penguatan sektor pertanian, jasa, konstruksi, dan pariwisata akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan struktur ekonomi Papua yang lebih kuat, inklusif, dan berdaya saing.

Melalui berbagai program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Pemprov Papua berkomitmen mendorong terciptanya sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru sehingga pembangunan tidak hanya bertumpu pada sektor ekstraktif, tetapi juga pada sektor-sektor produktif yang memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan tren positif yang terus terjaga, Pemerintah Provinsi Papua optimistis perekonomian daerah akan tumbuh semakin kuat dan mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Papua.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Hendrik Lewerissa Resmi Lantik Pengurus KORMI Maluku 2026–2031, Fokus Tingkatkan Kebugaran Masyarakat

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menghadiri acara Pelantikan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Maluku Masa Bakti 2026–2031. Agenda penting yang menjadi tonggak baru pergerakan olahraga masyarakat di bumi raja-raja ini berlangsung di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Selasa (2/6/2026).

Prosesi pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua KORMI Nasional, Adil Hakim, Ketua KORMI Maluku terpilih, Maya Baby Lewerissa, jajaran pengurus yang baru dilantik, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Maluku.

Dalam sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa menekankan bahwa pengembangan olahraga yang terorganisasi, khususnya olahraga masyarakat, harus menjadi fokus dan kepedulian bersama. Hal ini selaras dengan peta jalan pembangunan daerah yang tengah diusung oleh Pemerintah Provinsi Maluku.

“Salah satu visi dan misi Pemerintah Provinsi Maluku dalam kepemimpinan saya bersama Wakil Gubernur adalah meningkatkan kebugaran olahraga dan kualitas sumber daya manusia (SDM). Ini dua hal yang sangat penting untuk kita wujudkan,” tegas Gubernur Hendrik Lewerissa dalam arahannya.

Beliau juga mengingatkan kembali filosofi mendasar bahwa di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Menurut Gubernur, olahraga masyarakat bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan juga ruang interaksi sosial yang telah hidup dan mengakar di tengah masyarakat sejak usia muda melalui berbagai permainan tradisional maupun aktivitas komunitas.

Mengingat potensi besar Maluku sebagai daerah yang kaya talenta dan memiliki semangat olahraga masyarakat yang kuat, Gubernur menaruh harapan besar kepada kepengurusan KORMI Maluku yang baru. Ia meminta para pengurus, terutama yang berasal dari unsur OPD, untuk memberikan perhatian serius terhadap pengembangan olahraga masyarakat serta mematangkan program kerja yang akan dijalankan ke depan.

“Saya berharap dengan kontribusi dari pembinaan ini, masyarakat Maluku senantiasa sehat, bugar, dan gembira. Mari kita pastikan keluarga Maluku inklusif dan bisa terus berkarya,” tambah Gubernur Hendrik Lewerissa yang juga merupakan Ketua Porgasi Maluku.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KORMI Nasional Adil Hakim mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Provinsi Maluku. Ia menegaskan bahwa KORMI hadir dari, oleh, dan untuk masyarakat guna mendukung produktivitas serta membantu menurunkan beban jaminan kesehatan negara melalui Gerakan Indonesia Aktif.

Sementara itu, Ketua KORMI Maluku Masa Bakti 2026–2031, Maya Baby Lewerissa, menyatakan optimismenya untuk membawa olahraga rekreasi semakin dicintai masyarakat dan mewujudkan masyarakat Maluku yang lebih bugar.

Dengan pelantikan ini, KORMI Maluku siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menggerakkan masyarakat hidup aktif, sehat, dan positif secara berkelanjutan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

SPMB Online 2026 Maluku Utara Diluncurkan, Wagub Tegaskan Tidak Ada Titip-Menitip

Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) secara resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Acara yang dirangkaikan dengan User Assessment Test (UAT) dan penandatanganan Pakta Integritas ini berlangsung di Aula Mini Lantai II SMK Negeri 2 Kota Ternate, Selasa (2/6/2026).

Langkah ini diambil sebagai komitmen nyata pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, dalam menciptakan proses penerimaan siswa yang objektif, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik intervensi dan manipulasi.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) serta tim teknis atas inovasi aplikasi SPMB ini. Namun, ia mengingatkan bahwa kecanggihan aplikasi teknologi tidak akan berjalan optimal tanpa adanya integritas yang kuat dari para pelaksana di lapangan.

“Mari kita percaya penuh pada sistem ini dan kita bangun opini publik yang kuat. Sistem yang baik harus dikawal dengan kualitas diri, kualitas hati, serta kejujuran kita masing-masing. Jangan sampai integritas kita terganggu oleh nepotisme atau titip-menitip hanya karena faktor pertemanan,” tegas Wagub.

Ia juga menyoroti pentingnya keadilan dalam pemenuhan amanat Undang-Undang wajib belajar 12 tahun. Penerapan seleksi yang membagi kuota ke dalam beberapa jalur—seperti Prestasi, Afirmasi, Domisili (Zonasi), dan Mutasi—merupakan solusi teknis akibat keterbatasan ruang kelas dan fasilitas sekolah saat ini.

Wagub meminta para operator aplikasi memiliki komitmen yang setara dengan pejabat publik agar tidak membuka celah kecurangan sedikit pun. Jika sistem ini berjalan dengan jujur dan kuota sekolah telah terkunci secara otomatis oleh aplikasi, masyarakat diharapkan dapat menerima hasilnya dengan lapang dada tanpa perlu mencari jalur pintas melalui orang dalam atau orang dekat.

Senada dengan Wakil Gubernur, Ketua Komisi IV DPRD Maluku Utara, Muhajirin Bailusy, yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan.

Ia menegaskan bahwa SPMB ini menjadi titik awal bagi keterbukaan publik yang wajib dihormati oleh semua pihak, termasuk para pemangku kebijakan.

“Ini adalah proses yang cukup terbuka. Kami menegaskan bahwa sistem ini tidak bisa lagi diintervensi oleh siapa pun, sekalipun oleh Wakil Gubernur, Sekda, maupun Komisi IV DPRD. Kami mengajak seluruh masyarakat Provinsi Maluku Utara untuk mengikuti prosedur resmi yang telah disiapkan,” pintanya.

Berdasarkan laporan dari Panitia Pelaksana, implementasi SPMB daring tahun ini berlandaskan pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 serta Keputusan Menteri Nomor 14 Tahun 2026.

Untuk memastikan kesiapan teknis, panitia melibatkan siswa kelas 9 dalam agenda User Assessment Test (UAT) guna menguji keandalan, keamanan, dan kemudahan akses (user-friendly) dari aplikasi tersebut.

Pendaftaran untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB akan dibagi menjadi dua tahapan jalur:

– Tahap 1: Jalur Prestasi dan Jalur Afirmasi.

– Tahap 2: Jalur Domisili (Zonasi) dan Jalur Mutasi.

Peluncuran ini ditandai pula dengan penandatanganan pakta integritas bersama yang melibatkan berbagai instansi strategis demi mengawal objektivitas pelaksanaan di lapangan.

Turut hadir dan menandatangani komitmen dalam agenda ini antara lain perwakilan dari Pemerintah Provinsi Malut (Wagub dan Sekda Drs. Syamsuddin A. Kadir, M.Si.), Ombudsman RI Perwakilan Malut, Kepolisian Daerah Malut, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Malut, Dinas Sosial, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Maluku Utara.

Melalui sinergi lintas sektoral ini, Pemprov Malut berharap SPMB tahun 2026 dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan dididik dari ekosistem pendidikan yang bersih sejak hari pertama mendaftar sekolah.

Presiden RI Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 111 Jakarta, Siswa Mengaku Termotivasi

Sorak-sorai siswa menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto saat meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 111 Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026. Namun di balik suasana meriah tersebut, tersimpan momen hangat yang membekas bagi sejumlah siswa yang berkesempatan berdialog langsung dengan Kepala Negara.

Di depan ruang Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Presiden Prabowo menyempatkan diri berbincang dengan para pengurus OSIS. Percakapan sederhana tentang usia, jenjang kelas, hingga cita-cita masa depan berubah menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi para siswa.

“Tadi ditanyain (Presiden Prabowo) cita-cita, umur berapa, kelas berapa,” ujar Diana Putri, Ketua OSIS SMPN 111, Jakarta, mengenang perbincangannya dengan Kepala Negara.

Satu per satu siswa menyampaikan impian mereka. Beragam cita-cita pun mengemuka, mencerminkan semangat generasi muda Indonesia yang ingin berkontribusi bagi bangsa dengan caranya masing-masing.

Percakapan tersebut tidak berhenti pada pertanyaan tentang cita-cita. Para siswa juga menerima pesan motivasi langsung dari Presiden Prabowo. “Pak Presiden pesan supaya tetap semangat belajar, terus berusaha semaksimal mungkin untuk menggapai cita-cita,” kata Rafa, salah satu siswa pengurus OSIS.

“Dikasih motivasi juga dari Bapak Presiden,” tambah Diana.

Bagi para siswa lainnya, kesempatan melihat Presiden Prabowo dari dekat menjadi pengalaman yang memunculkan rasa haru sekaligus bangga. Nabila Andita dan Nindira Safira, siswi kelas 8, mengaku masih sulit menyembunyikan kegembiraan mereka setelah bertemu langsung dengan Presiden Prabowo.

“Aku senang banget, sumpah kayak gemeteran gitu. Soalnya ini pertama kali aku lihat secara langsung,” ungkap Nabila dengan antusias.

Selain berbagi kesan mengenai kunjungan Presiden Prabowo, para siswa juga menyampaikan apresiasi terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang mereka rasakan manfaatnya setiap hari di sekolah.

“Udah bagus, enak-enak juga rasanya. Kita pada suka. Udah keren. Aku salut banget sama Pak Prabowo,” ujar Nabila.

Bagi mereka, kehadiran Program MBG bukan sekadar menyediakan makanan bergizi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian negara terhadap tumbuh kembang generasi muda Indonesia. Jika diberi kesempatan berbicara kembali kepada Presiden, Nabila mengaku hanya ingin menyampaikan rasa terima kasih.

“Terima kasih buat program MBG-nya karena itu berharga banget buat kita. Terima kasih juga sudah mau datang ke sini. Kami sebagai siswa SMP 111 senang banget bisa ketemu sama Bapak,” katanya.

Dari ruang kelas sederhana di SMPN 111 Jakarta, berbagai mimpi besar tentang masa depan Indonesia mengalir dengan penuh keyakinan. Di hadapan Kepala Negara, para siswa tidak hanya menyampaikan cita-cita mereka, tetapi juga menunjukkan bahwa masa depan bangsa tengah tumbuh dengan optimisme, semangat belajar, dan harapan yang kuat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Pemenuhan Gizi Nasional Berjalan Optimal

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palmerah, Jakarta, pada Selasa, 2 Juni 2026. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan sarana, sistem operasional, serta rantai pendukung dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional sesuai dengan standar.

Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 09.30 WIB, disambut oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan Kepala SPPG Palmerah.

Kepala Negara meninjau area green house yang menjadi bagian dari sistem pendukung penyediaan bahan pangan bergizi. Di lokasi tersebut, Presiden Prabowo memperoleh penjelasan mengenai pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas yang dirancang untuk mendukung keberlanjutan pasokan bahan pangan bagi program pemenuhan gizi.

Dari area green house, Kepala Negara melanjutkan peninjauan ke fasilitas hidroponik dan bioflok. Kedua fasilitas tersebut menjadi contoh penerapan pendekatan terintegrasi dalam mendukung kebutuhan pangan yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.

Selanjutnya, Presiden Prabowo meninjau dapur utama SPPG yang menjadi pusat produksi makanan bergizi. Sebelum memasuki area dapur, Kepala Negara mengenakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan. Di dalam dapur, Presiden Prabowo melihat secara langsung proses pengolahan makanan, mulai dari persiapan bahan baku, proses memasak, hingga pengemasan makanan yang akan didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Peninjauan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh rantai pelaksanaan program pemenuhan gizi berjalan secara terintegrasi, mulai dari penyediaan bahan pangan hingga penyajian makanan bergizi. Melalui dukungan berbagai fasilitas pendukung dan tata kelola yang baik, pemerintah berharap program pemenuhan gizi dapat memberikan manfaat optimal bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo: Pancasila Harus Menjadi Fondasi Ruang Digital Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan pentingnya menghadirkan nilai-nilai Pancasila dalam ruang digital sebagai fondasi untuk menjaga persatuan bangsa di tengah meningkatnya tantangan disinformasi, ujaran kebencian, intoleransi, hingga penyalahgunaan teknologi.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).

Menurut Angga, perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat telah memberikan berbagai peluang bagi kemajuan bangsa, mulai dari peningkatan akses informasi, pendidikan, hingga penguatan ekonomi digital. Namun di sisi lain, transformasi digital juga menghadirkan tantangan baru yang berpotensi mengancam kohesi sosial dan persatuan nasional.

“Kita masih menghadapi berbagai persoalan seperti penyebaran disinformasi, ujaran kebencian, intoleransi, radikalisme, penyalahgunaan teknologi serta menurunnya rasa kebersamaan dalam kehidupan kita sebagai bangsa,” ujarnya.

Wamen Angga menilai tantangan tersebut tidak cukup dijawab hanya dengan kemajuan teknologi.

Menurutnya, bangsa Indonesia membutuhkan pijakan nilai yang kuat agar perkembangan digital dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga persatuan nasional.

“Dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, Pancasila harus terus menjadi pedoman utama. Nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam tindakan nyata, bukan hanya dihafalkan, bukan hanya mantra yang kita sebutkan, tetapi diwujudkan dalam kehidupan kita sehari-hari,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa sejak awal berdirinya bangsa, Pancasila telah terbukti menjadi perekat yang mampu menjaga persatuan Indonesia di tengah keberagaman suku, budaya, bahasa, dan keyakinan.

Ketika bangsa menghadapi konflik sosial, krisis ekonomi, hingga ancaman disintegrasi, nilai-nilai Pancasila selalu menjadi kekuatan yang menjaga keutuhan Indonesia.

Karena itu, Wamen Angga mengingatkan agar ruang digital tidak menjadi arena yang memperuncing perbedaan dan memecah belah masyarakat.

Sebaliknya, teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan, memperluas akses pendidikan, serta membuka ruang kreativitas dan inovasi bagi seluruh masyarakat.

“Jangan sampai kemajuan teknologi menjauhkan kita dari nilai-nilai luhur bangsa. Sebaliknya, jadikan teknologi sebagai sarana untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pendidikan, mengembangkan kreativitas dan membangun Indonesia yang lebih maju,” tuturnya.

Menurut Wamen Angga, Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, termasuk dalam aktivitas sehari-hari di ruang digital.

Ia mengajak masyarakat untuk menghormati perbedaan pendapat, menjaga kerukunan, menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, dan berkontribusi menciptakan ekosistem digital yang sehat.

“Peringatan Hari Pancasila tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan. Momentum ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan,” tegasnya.