Beranda blog Halaman 328

Jaga Stabilitas Pasokan Energi Domestik, Menteri Bahlil Kawal Diplomasi Energi dengan Rusia

Gejolak pasar energi global yang masih mengalami tekanan turut memberi dampak pada stabilitas pasokan energi di banyak negara, termasuk Indonesia. Untuk menjaga ketahanan pasokan energi nasional, pemerintah terus mencari langkah-langkah strategis, salah satunya melalui penjajakan kerja sama dengan Rusia sebagai salah satu negara produsen energi dunia.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmennya dalam mengawal diplomasi energi guna menjaga stabilitas pasokan energi domestik. Hal ini disampaikan ketika mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moscow, Rusia, Senin (13/4) waktu setempat.
Bahlil mengatakan bahwa pertemuan kedua kepala negara untuk membahas kerja sama energi secara konkret dan berorientasi pada kepentingan nasional. Dengan fokus utama kerja sama mencakup upaya menjamin pasokan energi serta mendorong investasi di sektor energi.
“Kunjungan ini jadi momentum penting untuk memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga dan memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Bahlil di Moskow, Rusia, Senin (13/4).
Bahlil menegaskan, pemerintah akan terus mengawal implementasi berbagai peluang kerja sama yang telah dibahas agar segera terealisasi. Langkah ini mencakup pengembangan kilang minyak, penguatan perdagangan minyak, serta peningkatan pemanfaatan teknologi energi.
“Dalam jangka panjang, Indonesia turut membuka peluang kolaborasi di sektor energi bersih. Sebagai upaya yang diarahkan untuk mendukung diversifikasi energi,” tambah Bahlil.
Presiden Prabowo Subianto sendiri menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan strategis dengan Rusia di sektor energi sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional, terlebih dalam menghadapi gejolak geopolitik di dunia.
“Karena itu kami merasa sangat perlu untuk konsultasi bagaimana kita hadapi situasi ke depan, dan terutama kalau bisa kita terus mempererat kerjasama terutama di bidang ekonomi dan energi. Sekali lagi saya terima kasih, diterima dalam waktu yang begitu singkat,” ujar Presiden Prabowo ketika bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moscow.
Sementara itu, Presiden Putin menegaskan bahwa peluang kerja sama antara Rusia dan Indonesia selalu mengutamakan sektor-sektor strategis, terutama di sektor energi.
“Kedua negara bekerja sama secara sangat erat, berinteraksi dengan sangat baik di berbagai forum internasional. Indonesia sudah menjadi anggota BRICS, hal ini membuka peluang baru untuk mengembangkan kerja sama kita,” tandasnya.

Adanya Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penguatan ketahanan energi nasional serta mendukung stabilitas ekonomi kedua negara di tengah dinamika global.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prabowo Tiba di Paris Usai Bertemu Putin 5 Jam, Lanjutkan Diplomasi Strategis dengan Macron

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melanjutkan langkah diplomasi strategisnya di Eropa dengan tiba di Paris, Prancis, pada Senin malam, 13 April 2026, pukul 23.50 waktu setempat, usai menjalani pertemuan intensif bersama Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin di Kremlin.
“Setelah melakukan pertemuan yang berlangsung selama lima jam dengan Presiden Putin di Istana Kremlin, Bapak Presiden langsung bertolak menuju Prancis dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam dan tiba tengah malam di Paris,” ujar Seskab Teddy.
Menurut Seskab, durasi pertemuan yang cukup panjang tersebut mencerminkan kedalaman pembahasan serta keseriusan Indonesia dan Rusia dalam memperkuat kemitraan strategis, khususnya di sektor energi, sumber daya mineral, dan pengembangan industri nasional.
Setibanya di Paris, Presiden Prabowo dijadwalkan langsung melanjutkan agenda diplomasi strategis melalui pertemuan empat mata dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang akan berlangsung di Istana Élysée.
“Besok Bapak Presiden akan melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Macron di Istana Élysée untuk membahas peningkatan kerja sama strategis kedua negara,” ungkap Seskab.
Lebih lanjut, Seskab menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan kerja sama bilateral, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menyampaikan pandangan strategis terkait dinamika global.

“Dalam pertemuan tersebut, Bapak Presiden selain memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Prancis, juga akan menyampaikan posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong perdamaian dunia,” pungkas Seskab Teddy.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Arah Baru Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin (13/4). Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan kerja sama strategis Indonesia–Rusia di tengah dinamika geopolitik global yang berkembang pesat.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya hubungan bilateral yang makin intensif dalam beberapa bulan terakhir. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa komunikasi antara kedua negara menunjukkan perkembangan yang produktif dan saling menguntungkan.
“Saya sudah jumpa dengan banyak delegasi dari Rusia di Jakarta, dan juga di Moskow baru saja saya ketemu beberapa pejabat dari Rusia, dan beberapa perusahaan dari Rusia. Saya sangat berterima kasih karena perbicaraannya sangat produktif,” ucap Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Rusia terhadap berbagai kepentingan strategis Indonesia, termasuk dalam proses aksesi Indonesia ke kelompok ekonomi global BRICS. Menurut Presiden Prabowo, dukungan tersebut menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional.
“Dalam beberapa hal yang sangat penting bagi Indonesia, Presiden Putin mendukung dan memberi dukungan kepada keperluan-keperluan Indonesia,” lanjut Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa sejumlah kesepakatan kerja sama yang telah dibahas sebelumnya kini menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai sektor.
“Hampir semua bidang yang kita sepakati beberapa bulan yang lalu mengalami kemajuan yang pesat. Ada satu-dua yang perlu kita percepat, saya akan segera menangani sendiri,” tegasnya.
Selain membahas kerja sama bilateral, Presiden Prabowo menekankan pentingnya konsultasi strategis dengan Rusia dalam menghadapi perubahan geopolitik global yang berlangsung cepat. Indonesia memandang Rusia sebagai mitra penting yang memiliki peran konstruktif dalam menjaga stabilitas di tengah ketidakpastian dunia.
“Saya juga datang untuk konsultasi, karena situasi geopolitik dunia mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat cepat. Kami memandang bahwa Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian ini,” ucap Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo turut menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mempererat kerja sama dengan Rusia, terutama di sektor ekonomi dan energi sebagai pilar utama hubungan kedua negara ke depan. Presiden Prabowo menyatakan bahwa sinergi yang makin kuat di bidang tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.
“Kalau bisa kita terus mempererat kerja sama, terutama di bidang ekonomi dan energi,” tuturnya.

Pertemuan di Kremlin ini menegaskan arah baru kemitraan Indonesia–Rusia yang lebih strategis, konkret, dan relevan dalam menjawab tantangan global masa kini.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Dari Yogyakarta, Menteri PPPA Perkuat Peran Paralegal Muslimat NU untuk Akses Keadilan Inklusif

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan peran paralegal Muslimat NU sebagai ujung tombak akses keadilan bagi perempuan dan anak.

Hal tersebut disampaikan dalam perayaan Harlah ke-80 Muslimat NU yang digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (12/4), sehari setelah peringatan serupa di Semarang. Menteri PPPA menilai, keterbatasan jangkauan layanan bantuan hukum di tingkat komunitas menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui penguatan peran paralegal.

“Yogyakarta memiliki kekuatan besar sebagai pusat pendidikan, budaya, dan gerakan sosial kemasyarakatan. Ini menjadi modal strategis untuk memperkuat peran paralegal Muslimat NU agar semakin responsif, adaptif, dan mampu menjangkau perempuan dan anak hingga ke akar rumput,” ujar Menteri PPPA.

Ia menekankan bahwa peningkatan kapasitas paralegal harus berjalan seiring dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga layanan, serta organisasi masyarakat sipil. Dengan pendekatan tersebut, layanan pendampingan hukum diharapkan tidak hanya cepat, tetapi juga terintegrasi dan berkelanjutan.

“Paralegal bukan hanya pendamping hukum, tetapi juga agen perubahan yang membangun kesadaran, mencegah kekerasan, dan memperkuat ketahanan keluarga. Karena itu, peningkatan kompetensi dan perspektif korban menjadi hal yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPPA juga mengajak kader Muslimat NU untuk terus mengambil peran strategis dalam membangun keluarga berkualitas, meningkatkan literasi digital, serta memperkuat solidaritas sosial di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda DIY, Faishol Muslim, yang mewakili Gubernur DIY, menyampaikan bahwa delapan dekade perjalanan Muslimat NU merupakan bukti konsistensi organisasi perempuan yang tangguh dan berdaya guna bagi umat, bangsa, dan negara. Ia menekankan bahwa kiprah Muslimat NU di bidang sosial, seperti layanan kesehatan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), hingga pemberdayaan ekonomi keluarga, telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam yang moderat dan menyejukkan.

Lebih lanjut, Faishol menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama bangsa, di mana perempuan, khususnya para ibu, memegang peran sentral dalam membentuk karakter generasi penerus melalui nilai kebangsaan, toleransi, dan akhlak mulia.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Constantinus, menyampaikan pentingnya penerapan pendekatan people-centered justice sebagai strategi untuk memperluas akses keadilan yang lebih inklusif hingga tingkat desa, mengingat masih adanya kendala akses seperti jarak, biaya, dan waktu akibat layanan bantuan hukum yang cenderung terpusat di ibu kota kabupaten atau provinsi.

“Pendekatan people-centered justice menjadi langkah strategis untuk memastikan akses keadilan yang lebih merata. Melalui penguatan kapasitas paralegal dan penyuluhan hukum berbasis masyarakat, kita dorong penyelesaian permasalahan hukum secara damai, bijak, dan mandiri, khususnya bagi masyarakat di wilayah desa,” ujar Kepala BPHN.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendapat sambutan hangat dari Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin saat melakukan pertemuan di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin (13/4). Dalam pengantarnya, Presiden Putin menegaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan strategis kedua negara di tengah dinamika global saat ini.

“Kami lihat bahwa kunjungan Yang Mulia memiliki makna yang sangat besar dan sangat penting, terutama di situasi dan perkembangan sekarang di dunia, juga dari segi peningkatan kerja sama bilateral terutama di bidang ekonomi,” ucap Presiden Putin.

Presiden Putin menyampaikan bahwa hubungan antara Indonesia dan Rusia terus berkembang secara konsisten dan memiliki substansi yang makin kuat. Apalagi setelah disepakatinya deklarasi kemitraan strategis antara Indonesia dan Rusia pada tahun 2025 lalu.

“Saya sangat senang bahwa kita melaksanakan langkah-langkah yang memberikan makna dan isi yang cukup besar antara hubungan kedua negara kita,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden Putin menyoroti perkembangan kerja sama ekonomi dan perdagangan yang menjadi salah satu pilar utama hubungan bilateral kedua negara. Menurutnya, nilai perdagangan antara Indonesia dan Rusia mengalami peningkatan signifikan mencapai angka 12 persen.

“Pada awal tahun ini, kita menyaksikan sedikit perlambatan dalam perdagangan bilateral, tetapi kami punya berbagai cara untuk meningkatkannya. Kami memberikan makna besar kepada komisi bersama antarpemerintah, dan kami berharap bahwa dalam pertemuan hari ini, Yang Mulia, kita akan sempat mencari berbagai solusi untuk tetap meningkatkan kemitraan antara kedua negara kita,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Putin menegaskan bahwa kedua negara terus memprioritaskan penguatan kerja sama di sejumlah sektor strategis yang dinilai memiliki peran kunci dalam hubungan bilateral. Ia menyebut bahwa berbagai peluang pengembangan kerja sama telah secara intensif dibahas oleh kedua pihak.

“Antara lain, kita bicara mengenai kerja sama di bidang energi, di bidang antariksa, juga di bidang pertanian, di bidang penghasil industri, serta di bidang farmasi. Kami memberikan makna besar untuk mengembangkan kerja sama di bidang humaniter, antara lain di bidang pendidikan,” kata Presiden Putin.

Selain itu, Presiden Putin turut menyoroti eratnya koordinasi antara Kementerian Luar Negeri kedua negara dalam berbagai forum internasional. Menutup pengantarnya, Presiden Putin menilai keanggotaan Indonesia dalam kelompok BRICS membuka peluang baru yang semakin luas bagi kolaborasi strategis, termasuk dengan kawasan Uni Ekonomi Eurasia.

“Indonesia sudah menjadi anggota BRICS, hal ini membuka peluang baru untuk mengembangkan kerja sama kita. Hal sama kita bisa bicara mengenai kerja sama dengan Uni Ekonomi Eurasia,” tandasnya.

Pertemuan ini menegaskan komitmen kuat Indonesia dan Rusia untuk melangkah lebih jauh yang tidak hanya sebagai mitra bilateral, tetapi sebagai kekuatan kolaboratif dalam mendorong stabilitas dan kemajuan global.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prabowo Bertemu Vladimir Putin di Kremlin, Bahas Kerja Sama Strategis Indonesia-Rusia

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, menggelar pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin, di Istana Kremlin pada Senin (13/4). Pertemuan kedua pemimpin berlangsung di ruang kerja di Istana dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Dalam pengantarnya saat pertemuan, Presiden Putin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Prabowo ke Moskow.

“Pertama-tama izinkanlah menyampaikan terima kasih banyak paling tulus atas Yang Mulia sempat menerima undangan kami dan berkunjung ke Moskow,” ucap Presiden Putin.

Senada, Presiden Prabowo turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan di tengah padatnya agenda dari Presiden Putin.

“Di tengah kesibukan Yang Mulia, Yang Mulia bisa terima saya. Saya sangat terima kasih,” ucap Presiden Prabowo.

Pada pertemuan tersebut, kedua Kepala Negara membahas berbagai isu strategis serta peluang peningkatan kerja sama bilateral di berbagai bidang. Usai pertemuan, agenda dilanjutkan dengan pertemuan terbatas dengan format tête-à-tête yang dikemas dalam jamuan santap siang di Blue Hall, Istana Kremlin.

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Rusia telah terjalin selama 76 tahun sejak dibuka secara resmi pada tahun 1950. Selama lebih dari tujuh dekade, kedua negara terus memelihara hubungan yang dilandasi prinsip saling menghormati dan kepentingan bersama.

Bagi Indonesia, Rusia merupakan mitra penting dan strategis yang memiliki arti signifikan baik secara geopolitik maupun geoekonomi. Sementara itu, Indonesia merupakan salah satu mitra utama Rusia di kawasan Asia Pasifik, khususnya di lingkup ASEAN.

Pertemuan di Kremlin ini tidak hanya mempererat hubungan bilateral, tetapi juga menegaskan peran aktif Indonesia dan Rusia dalam menjaga stabilitas serta mendorong kemakmuran kawasan dan dunia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini: Cek Jadwal dan Syarat Perpanjangan SIM

Ditlantas Polda Metro Jaya kembali membuka layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling di lima titik Jakarta pada Selasa (14/4). Layanan ini disediakan untuk memudahkan masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM tanpa harus mendatangi kantor Satpas.

Dalam informasi yang dibagikan melalui akun resmi TMC Polda Metro Jaya di platform X, layanan SIM Keliling beroperasi mulai pukul 08.00–14.00 WIB. Berikut lokasi yang dapat dikunjungi warga:

  • Jakarta Timur: Lobi depan Mal Grand Cakung
  • Jakarta Selatan: Area parkir samping Universitas Trilogi Kalibata
  • Jakarta Barat: Lobby Selatan Mall Ciputra
  • Jakarta Pusat: Area parkir Kantor Pos Lapangan Banteng

Untuk dapat mengakses layanan ini, pemohon diwajibkan membawa sejumlah dokumen persyaratan, antara lain fotokopi KTP yang masih berlaku, fotokopi SIM lama beserta SIM asli, bukti cek kesehatan, dan bukti tes psikologi.

Sesuai ketentuan, layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih aktif. Bila masa berlaku sudah habis, pemilik wajib mengajukan pembuatan SIM baru di kantor Satpas.

Adapun biaya perpanjangan mengacu pada PP No. 60 Tahun 2016 tentang PNBP, yaitu:

  • SIM A: Rp80.000
  • SIM C: Rp75.000

Sementara itu, SIM B tidak dapat diperpanjang melalui layanan SIM Keliling karena perbedaan peruntukan dokumen. SIM B ditujukan untuk pengemudi kendaraan dengan berat lebih dari 3,5 ton dan proses perpanjangan harus dilakukan langsung di Satpas.

Dengan adanya layanan ini, masyarakat diharapkan semakin mudah mengurus legalitas berkendara dan menghindari keterlambatan masa berlaku SIM.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Samsat Keliling Hadir di 14 Titik Jadetabek, Ini Lokasi dan Jadwal Lengkapnya

Ditlantas Polda Metro Jaya kembali membuka layanan Samsat Keliling di 14 titik wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Selasa (14/4) untuk memudahkan masyarakat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan. Informasi jadwal dan lokasi layanan tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi TMC Polda Metro Jaya.

Layanan Samsat Keliling tersebar di beberapa titik strategis, antara lain Jakarta Pusat di Halaman Parkir Samsat dan Lapangan Banteng, Jakarta Utara di Halaman Parkir Samsat dan Masjid Al Musyawarah Kelapa Gading, serta Jakarta Barat di Mal Citraland, yang masing-masing beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Di wilayah Jakarta Selatan, masyarakat dapat mengakses layanan di Halaman Parkir Samsat pukul 09.00–15.00 WIB serta di depan TMP Kalibata pukul 09.00–14.00 WIB. Sementara itu, Jakarta Timur membuka layanan di Halaman Parkir Samsat dan Pasar Induk Kramat Jati pada pukul 08.00–14.00 WIB.

Untuk kawasan Tangerang Raya, titik pelayanan tersedia di Kota Tangerang (Alun-Alun Cibodas dan area parkir busway Foodmasphere), Ciledug (Giant Poris Gaga dan Metland Cyber City), Serpong (Samsat Serpong dan ITC BSD), Ciputat (Samsat Ciputat dan Kantor Kelurahan Pondok Betung), serta Kelapa Dua (Gtown Square Gading Serpong).

Di wilayah Bekasi, hanya Kabupaten Bekasi yang membuka layanan Samsat Keliling di Pasar Bersih Cikarang Baru, sedangkan Kota Bekasi tidak menyelenggarakan layanan pada hari ini.

Sementara itu, masyarakat Depok dapat mengurus pembayaran PKB di Halaman Parkir Samsat Depok serta RS Bhayangkara Brimob. Adapun wilayah Cinere menyediakan layanan di Kantor Kelurahan Pondok Petir.

Polda Metro Jaya mengingatkan bahwa wajib pajak perlu membawa sejumlah dokumen sebelum mengakses layanan, yakni KTP asli, BPKB asli, dan STNK asli beserta fotokopinya. Layanan Samsat Keliling hanya melayani pembayaran PKB tahunan, sedangkan perpanjangan STNK lima tahunan atau penggantian pelat nomor tetap harus dilakukan di kantor Samsat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prakiraan Cuaca Jakarta 14 April: Pagi Cerah, Siang hingga Sore Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca bervariasi di wilayah DKI Jakarta pada Selasa (14/4), mulai dari cerah, berawan, hingga hujan ringan sepanjang hari.

Berdasarkan informasi dari laman resmi BMKG, cuaca cerah diprediksi muncul pada pagi hari di Kepulauan Seribu dan Jakarta Pusat. Sementara itu, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur berpotensi diguyur hujan ringan sejak pagi.

Memasuki siang hari, cuaca cerah berawan diperkirakan terjadi di Kepulauan Seribu dan cuaca berawan menyelimuti Jakarta Utara. Adapun wilayah lainnya Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur—masih berpotensi mengalami hujan ringan.

Pada sore hari, hujan ringan diprakirakan tetap berlangsung di Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Sementara Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat cenderung berawan.

Memasuki malam, BMKG memproyeksikan kondisi berawan akan meluas dan menaungi seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu.

Untuk suhu udara, BMKG mencatat rentang suhu di Jakarta hari ini berada di kisaran 23–31 derajat celsius, dengan tingkat kelembapan 68–97 persen.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jambi–Kepri Jajaki Kerja Sama Strategis, Pulau Berhala Jadi Fokus Pengembangan Pariwisata

Gubernur Jambi Al Haris bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menjajaki kerja sama strategis lintas provinsi yang berfokus pada pengembangan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan kebudayaan. Kolaborasi ini ditandai dengan rencana Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, terutama terkait pengelolaan bersama objek wisata Pulau Berhala.

Pertemuan yang berlangsung pada Senin malam, 13 April di Tanjung Pinang ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarwilayah di Pulau Sumatera. Kedua kepala daerah sepakat bahwa pengembangan kawasan strategis seperti Pulau Berhala memiliki potensi besar untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Dalam pembahasan tersebut, salah satu poin utama adalah rencana kolaborasi pengembangan Pulau Berhala sebagai destinasi unggulan. Pemerintah Provinsi Jambi melihat perlunya kerja sama dengan Kepulauan Riau untuk mengoptimalkan potensi wisata pulau tersebut, baik dari sisi infrastruktur, promosi, maupun aksesibilitas.

Selain itu, kerja sama lintas provinsi ini juga akan diperkuat melalui forum pertemuan kepala daerah se-Sumatera yang direncanakan digelar di Batam. Forum tersebut diharapkan mampu mendorong sinergi pembangunan, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta memperkuat ketahanan pangan di kawasan.

Lebih jauh, kemitraan strategis ini menitikberatkan pada pemanfaatan potensi geografis kedua daerah yang saling melengkapi, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas wilayah maritim. Dengan posisi Kepulauan Riau yang berdekatan dengan pasar internasional seperti Singapura, kerja sama ini juga membuka peluang besar bagi ekspor produk unggulan dari Jambi.

Pertemuan ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan ekonomi, tetapi juga bertujuan meredam potensi konflik terkait pengelolaan wilayah Pulau Berhala. Melalui pendekatan kolaboratif, kedua pemerintah daerah berkomitmen untuk mengedepankan kepentingan bersama demi kesejahteraan masyarakat di masing-masing wilayah.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan hubungan antara Provinsi Jambi dan Kepulauan Riau semakin erat, sekaligus mampu menjadi model kolaborasi antarprovinsi dalam mengelola potensi daerah secara berkelanjutan dan saling menguntungkan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News