Beranda blog Halaman 335

Pemprov DKI Percepat Revitalisasi Kota Tua, MRT Jadi Kunci

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk mempercepat revitalisasi kawasan Kota Tua sebagai pusat sejarah, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Pengembangan transportasi publik terintegrasi, khususnya MRT Jakarta, diproyeksikan menjadi faktor kunci dalam mentransformasi kawasan tersebut.

Komitmen itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam kegiatan Intimate Dialogue Kota Tua Update yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, pada Kamis (9/3).

“Game changer Kota Tua adalah MRT. Ketika MRT tersambung hingga Kota Tua pada 2029, kawasan ini akan berubah secara signifikan. Karena itu, konsep transit-oriented development (TOD) sudah kami siapkan sejak sekarang, termasuk kemudahan akses transportasi,” ujarnya.

Selain MRT, Pemprov DKI juga mendorong elektrifikasi jalur kereta eksisting yang menghubungkan kawasan utara Jakarta, termasuk rute menuju Tanjung Priok dan Jakarta International Stadium (JIS). Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas sekaligus menekan emisi.

Menurut Gubernur Pramono, pemanfaatan jalur lama menjadi kereta listrik akan memberikan dampak signifikan terhadap sistem transportasi di wilayah utara Jakarta.

“Rutenya kurang lebih 16 kilometer pada tahap awal, kemudian sekitar 28 kilometer pada tahap berikutnya. Ini bukan pembangunan baru, melainkan pemanfaatan jalur kereta nonlistrik menjadi listrik,” jelasnya.

Gubernur Pramono juga menekankan pentingnya menjaga kawasan cagar budaya di Jakarta, termasuk Kota Tua, Pasar Baru, dan Glodok (Pecinan), serta rencana pembangunan Museum Peranakan sebagai bagian dari penguatan identitas sejarah Jakarta.

“Warisan budaya di Kota Tua dan sejumlah kawasan cagar budaya harus tetap terawat dengan baik. Masa depan Jakarta ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu, karena keduanya akan menjadi daya tarik utama kota ini,” tuturnya.

Ia menambahkan, revitalisasi Kota Tua dilakukan secara bertahap dan terencana, dengan pendekatan yang inklusif agar dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“Saya menginginkan pembangunan dilakukan secara bertahap dan konsisten, sehingga Kota Tua dapat menjadi destinasi wisata yang inklusif bagi semua kalangan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan revitalisasi Kota Tua merupakan langkah strategis untuk mengembalikan identitas Jakarta sebagai kota global yang berakar pada sejarah dan budaya.

“Kota Tua adalah titik awal peradaban Jakarta, dari era Sunda Kelapa hingga menjadi Jayakarta. Revitalisasi ini bukan pilihan, melainkan keharusan untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global,” ungkapnya.

Wagub Rano menegaskan, pengembangan Kota Tua mengacu pada empat pilar utama, yakni sebagai pusat edukasi (education hub), ekonomi kreatif, budaya dan pariwisata, serta kawasan berbasis transportasi terintegrasi (transit-oriented development).

“Keempat pilar ini harus berjalan sebagai satu kesatuan. Kita tidak membangun secara parsial, tetapi membangun ekosistem yang utuh dan berkelanjutan,” urainya.

Ia juga menilai kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan sangat penting, mengingat kepemilikan aset Pemprov DKI di kawasan tersebut masih terbatas.

“Keberhasilan revitalisasi sangat bergantung pada kolaborasi dengan pemilik aset, pelaku usaha, dan mitra strategis. Kami ingin menghadirkan ekosistem yang visible, viable, dan profitable, sehingga memberikan kepastian, kemudahan, dan daya tarik bagi investasi yang berkelanjutan,” terangnya.

Wagub Rano juga mengungkapkan rencana untuk berkantor di kawasan Kota Tua sebagai bentuk keseriusan Pemprov dalam mengawal langsung proses revitalisasi. Selain itu, telah dibentuk kelompok kerja lintas sektor untuk mempercepat koordinasi dan implementasi program.

Revitalisasi tahap awal akan difokuskan pada zona inti, termasuk kawasan Museum Bahari dan Alun-alun Fatahillah. Penataan area parkir dan pedagang kaki lima (PKL) juga menjadi prioritas guna menciptakan kawasan yang tertib tanpa menghilangkan aktivitas ekonomi masyarakat. Ke depan, Pemprov DKI Jakarta membuka opsi pengembangan transportasi rendah emisi, seperti trem di kawasan Kota Tua, yang akan diintegrasikan dengan jaringan MRT.

Wagub Rano optimistis kawasan Kota Tua akan berkembang menjadi destinasi wisata berkelas dunia yang hidup, produktif, dan inklusif, sekaligus menjadi simbol kebanggaan Jakarta dalam menyambut 500 tahun usia kota pada 2027.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kepala BGN Tegaskan Penggunaan Keuangan Negara Dilakukan Berlapis dan Transparan

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa penggunaan anggaran dilakukan melalui mekanisme berlapis yang melibatkan berbagai lembaga, guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan.

Menurutnya, prinsip utama dalam pengelolaan anggaran negara adalah tidak adanya proses yang berjalan sendiri tanpa pengawasan. “Dalam pengelolaan uang negara, you are never alone. Semua melalui mekanisme yang jelas dan melibatkan berbagai pihak,” ujarnya di Jakarta, Rabu (8/4).

Lebih lanjut kata Dadan, tahap perencanaan program dibahas melalui forum tripartit yang melibatkan BGN, Kementerian PPN/Bappenas, serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Selanjutnya, dalam proses pembahasan anggaran hingga tahap pembukaan blokir anggaran karena program masuk dalam prioritas nasional juga dilakukan melalui mekanisme yang sama.

“Dalam pembahasan anggaran dan proses buka blokir karena program prioritas, juga dilakukan secara tripartit,” ucap Dadan.

Pada tahap pengadaan, Dadan menyebut adanya proses review oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk memastikan seluruh prosedur sesuai ketentuan yang berlaku, sebelum memperoleh persetujuan dari Kemenkeu.

Begitu pula dengan proses pembayaran pun tidak lepas dari pengawasan dan harus melalui persetujuan Kementerian Keuangan. “Dalam proses pembayaran semuanya di-approve oleh Kementerian Keuangan,” tegasnya.

Sementara itu secara teknis, peran Bappenas lebih berfokus pada penilaian hasil atau output (Result/RO) program, bukan pada rincian spesifikasi teknis pengadaan.

Dengan mekanisme tersebut, BGN memastikan bahwa seluruh pengelolaan keuangan negara berjalan secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menkeu Purbaya Dorong Daya Saing Industri Otomotif dan Transisi Kendaraan Ramah Lingkungan

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pertemuan dengan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Kamis (9/4). Pertemuan ini difokuskan untuk membahas penguatan pasar otomotif domestik serta percepatan transisi menuju kendaraan listrik (EV) dan hybrid di Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, Menkeu Purbaya menyoroti tren positif kinerja pasar otomotif nasional. Berdasarkan data GAIKINDO, penjualan mobil pada kuartal pertama tahun 2026 mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong kuat oleh lonjakan adopsi kendaraan listrik yang kian signifikan di tengah masyarakat.

Menkeu Purbaya menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan kebijakan bagi industri otomotif dalam negeri. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi peningkatan daya saing dan transisi di bidang otomotif.

“Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan agar industri otomotif dalam negeri semakin kompetitif secara global, sekaligus mendorong transisi menuju kendaraan yang lebih bersih,” ujar Menkeu Purbaya melalui pernyataan resminya.

Melalui sinergi antara regulasi pemerintah dan kesiapan pelaku industri di bawah naungan GAIKINDO, Indonesia diharapkan mampu menjadi pemain utama dalam rantai pasok kendaraan listrik dunia sekaligus menekan emisi karbon di sektor transportasi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

HUT TNI AU, Pesawat Kepresidenan Presiden Prabowo Dikawal Empat F-16 dan Dua T50 Golden Eagle

Ada yang berbeda dalam kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Magelang pada Kamis (9/4), kemarin. Pesawat Kepresidenan yang membawa Presiden Prabowo Subianto dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Pangkalan Udara Adisutjipto, Kabupaten Sleman mendapat pengawalan udara dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).

Dalam penerbangan tersebut, pesawat kepresidenan mendapat pengawalan empat pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dan dua pesawat KAI T-50 Golden Eagle. Pengawalan udara ini merupakan pengamanan VVIP yang dilaksanakan secara profesional oleh TNI AU, sekaligus mencerminkan kesiapsiagaan dan kemampuan pertahanan udara nasional dalam melindungi pemimpin negara.

Momentum pengawalan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara, yang menjadi tonggak penting perjalanan panjang pengabdian TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI AU dari dalam pesawat kepresidenan.

“Pertama-tama dirgahayu Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara, Swa Bhuwana Paksa. Selamat ulang tahun yang ke-80, semoga TNI AU terus jaya, selalu kuat mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia di udara. Rakyat Indonesia bangga dengan saudara-saudara. Jaga tanah air kita, terima kasih, hormat saya kepada kalian semua,” ujar Presiden sebagaimana dilihat dari video di akun resmi Sekretariat Kabinet.

Presiden juga menegaskan kebanggaannya atas dedikasi dan semangat prajurit udara Indonesia.

“Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, sekali lagi atas nama rakyat seluruh Indonesia kami bangga dengan angkatan udara kami, kami bangga dengan elang-elang muda. Semangat terus, terima kasih,” lanjutnya.

Dari kokpit pesawat pengawalan, penerbang TNI AU turut menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada Presiden atas dukungan terhadap penguatan dan modernisasi pertahanan udara nasional.

“Dengan penuh rasa hormat dan bangga, di hari ulang tahun yang ke-80 TNI Angkatan Udara, kami elang-elang muda mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Bapak. Sejak menjabat sebagai Menteri Pertahanan tahun 2019 hingga saat ini sebagai Presiden Indonesia, dalam memperkuat dan memodernisasi TNI Angkatan Udara,” ungkapnya.

“Kami memohon doa restu agar senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Dengan semangat pengabdian tanpa batas, kami bertekad meneguhkan TNI Angkatan Udara yang ampuh menuju Indonesia maju. Dirgahayu TNI Angkatan Udara, salam Swa Bhuwana Paksa,” lanjutnya.

Momentum HUT ke-80 TNI AU ini menjadi refleksi atas dedikasi dan kesiapsiagaan TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara nasional, termasuk dalam menjamin keamanan Presiden dalam perjalanan kenegaraan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Indonesia Bangkit sebagai “Rising Giant” Dunia

Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimisme kuat terhadap kebangkitan Indonesia sebagai kekuatan besar dunia atau “Rising Giant” saat meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4). Momentum ini disebut sebagai bagian dari fase kebangkitan nasional yang ditopang oleh kemandirian dan kekuatan sumber daya bangsa.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki fondasi yang sangat kuat untuk menghadapi tantangan global, terutama di sektor energi. Kepala Negara menilai kekayaan sumber daya alam menjadi modal besar untuk melangkah dengan optimisme di tengah ketidakpastian dunia.

“Kita harus waspada, tapi kita optimis, kita akan menghadapi tantangan beberapa bulan yang akan datang, tapi kita punya resources, kita punya sumber-sumber yang sangat kuat, sangat banyak, walaupun bagaimana kita harus hemat energi, walaupun bagaimana kita harus sekarang menuju energi yang bersih, energi terbarukan,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemandirian pangan dan energi merupakan syarat mutlak bagi Indonesia untuk bertahan dan terus tumbuh sebagai bangsa besar.

“Negara yang sebesar kita kalau masih mau merdeka, kalau masih mau survive, bertahan hidup, mau tidak mau kita harus mandiri di bidang-bidang yang paling menentukan, yaitu di antaranya yang paling utama tentu pangan, habis itu energi,” tegas Presiden.

Presiden Prabowo turut menyampaikan pesan optimisme kepada masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa masa depan Indonesia sangat cerah dan penuh harapan. Presiden menegaskan bahwa pandangan pesimistis tidak mencerminkan realitas kekuatan bangsa saat ini.

“Indonesia tidak gelap, Indonesia sangat cerah, kita sangat kuat, makin kuat, pertumbuhan kita baik. Untuk anak-anak muda, masa depan kita cerah,” ungkap Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tengah memasuki era kebangkitan besar dan tidak lagi menjadi “raksasa tidur”. Dengan keyakinan penuh, Kepala Negara menyampaikan pesan bahwa Indonesia kini bangkit dan siap menjadi kekuatan global yang diperhitungkan.

“Tahun depan kita akan bikin kejutan untuk seluruh dunia, Indonesia sedang bangkit. This giant is waking up, we will not be anymore the sleeping giant, we are rising,” pungkas Presiden.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Indonesia Menuju Swasembada Energi, Ini Langkah Besar Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mewujudkan kemandirian energi nasional melalui percepatan transisi menuju energi bersih dan terbarukan. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial listrik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4).

Presiden menekankan bahwa energi merupakan salah satu sektor paling strategis bagi keberlangsungan sebuah negara, selain pangan. Oleh karena itu, Indonesia harus mampu mandiri agar tetap kuat dan berdaulat di tengah dinamika global.

“Negara yang sebesar kita kalau masih mau merdeka, kalau masih mau survive, bertahan hidup, mau tidak mau kita harus mandiri dan energi adalah salah satu bidang yang sangat menentukan,” tegas Presiden.

Di tengah ketidakpastian global, Presiden menyampaikan optimisme bahwa Indonesia memiliki sumber daya energi yang melimpah. Namun demikian, pengelolaan energi harus dilakukan secara bijak dengan tetap mengedepankan efisiensi dan keberlanjutan.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Presiden Prabowo menegaskan arah kebijakan nasional untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan beralih ke energi berbasis listrik serta energi terbarukan.

“Salah satu langkah adalah akan menggunakan listrik, elektrifikasi. Memakai listrik untuk tidak lagi memakai terlalu banyak BBM dari fosil, dari karbon,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengumumkan rencana pembangunan kapasitas listrik nasional hingga 100 gigawatt dalam waktu relatif singkat. Program ini akan diiringi dengan penghentian bertahap pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang selama ini masih digunakan.

“Dari menutup itu, kita akan menghemat 200 ribu barel sehari. Kita masih perlu impor, sekarang ini 1 juta barrel sehari. Dengan kita tutup PLTD, kita menghemat langsung 20 persen,” jelas Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa melalui langkah-langkah tersebut, Indonesia berpotensi secara signifikan mengurangi bahkan menghentikan impor bahan bakar minyak dalam beberapa tahun ke depan.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong pengembangan energi alternatif berbasis sumber daya domestik, termasuk pemanfaatan kelapa sawit dan limbah minyak goreng untuk produksi bahan bakar ramah lingkungan seperti avtur.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Presiden Prabowo optimistis Indonesia mampu mencapai kemandirian energi sekaligus memperkuat ketahanan nasional di tengah tantangan global.

“Kita punya kekuatan besar, kita benar sungguh-sungguh, kita akan mandiri, kita akan kuat, kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prabowo Optimistis Industri Kendaraan Listrik RI Melesat, Produksi Sedan Dimulai 2028

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme dan kebanggaan atas kemajuan industri kendaraan listrik nasional, khususnya dalam kemampuan produksi bus dan truk listrik di dalam negeri. Kepala Negara menilai capaian tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat kemandirian industri otomotif nasional berbasis energi bersih.

“Hari ini saya sangat gembira, saya sangat bangga kita sekarang di Indonesia punya kemampuan untuk produksi bus dan truk dari listrik. Ini sangat-sangat penting dan memang rencana kita, saya berharap di tahun 2028 kita akan produksi secara besar-besaran mobil sedan dari listrik,” ujar Presiden dalam sambutannya pada peresmian fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (9/4).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut menyoroti peningkatan kapasitas produksi industri dalam negeri dengan kemampuan produksi PT VKTR Sakti Industries mencapai 10 ribu unit. Kepala Negara menambahkan bahwa tingkat komponen dalam negeri (TKDN) saat ini telah mencapai 40 persen.

“Dalam waktu sebentar lagi mungkin dua tahun lagi akan menuju 60 persen, dua tahun setelah itu akan menuju 80 persen,” tambahnya.

Presiden pun mengapresiasi dukungan berbagai pihak seperti pemerintah daerah Jawa Tengah dan DKI Jakarta dalam mendorong penggunaan produk dalam negeri. Kepala Negara berharap langkah tersebut turut diikuti oleh pemerintah daerah lainnya.

“Kita harapkan dari pemprov lain juga akan berpihak dan membeli produk bangsa kita sendiri di seluruh tanah air,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah tengah membentuk perusahaan untuk memproduksi sedan listrik sebagai bagian dari penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional. Presiden Prabowo berharap industri kendaraan listrik nasional mampu melahirkan perusahaan-perusahaan unggulan yang dapat bersaing di tingkat global.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pabrik Kendaraan Listrik VKTR Diresmikan Prabowo, Jadi Tonggak Industri Energi Bersih RI

Presiden Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4). Peresmian ini menjadi momentum penting dalam mendorong industrialisasi nasional berbasis teknologi dan energi bersih.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan konsistensi sektor swasta nasional dalam mengambil peran strategis dalam pembangunan industri. Kepala Negara secara khusus mengapresiasi langkah yang diambil oleh Komisaris Utama VKTR, Anindya Novyan Bakrie, beserta kelompok usahanya yang dinilai memiliki visi kuat dalam mendukung transformasi bangsa.

“Saya sangat menyambut baik dan menghargai kegiatan ini, inisiatif yang telah diambil sejak berapa tahun oleh Saudara Anindya Bakrie beserta keluarga semuanya, kelompok usahanya,” ujar Presiden.

Presiden menegaskan bahwa industrialisasi merupakan tahapan penting dalam kebangkitan teknologi suatu bangsa. Menurutnya, penguasaan teknologi harus mampu diolah menjadi industri yang memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat dan negara.

“Industrialisasi adalah bagian akhir daripada suatu kebangkitan teknologi suatu bangsa. Teknologi harus diolah menjadi industri sehingga bermanfaat bagi suatu bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa negara sebesar Indonesia harus mampu membangun kemandirian di sektor-sektor strategis, khususnya energi dan pangan. Dalam konteks tersebut, kehadiran industri kendaraan listrik dinilai sebagai langkah konkret menuju kemandirian energi sekaligus penguatan struktur industri nasional.

Presiden juga menyampaikan harapannya agar VKTR dapat berkembang menjadi salah satu national champion Indonesia di sektor otomotif, sejajar dengan perusahaan-perusahaan besar dunia.

“Kalau Jepang punya Isuzu, punya Hino, kalau Korea punya Hyundai, Daewoo, saya berharap berapa tahun lagi kita akan menganggap, melihat VKTR sebagai salah satu champion dari Indonesia,” ungkap Presiden.

Peresmian ini merupakan tekad Indonesia untuk naik kelas, dari pengguna teknologi menjadi produsen, dari pasar menjadi pemain utama. Langkah ini sekaligus mempertegas arah pembangunan nasional yang bertumpu pada hilirisasi, inovasi, dan kemandirian ekonomi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang, Dorong Industri Nasional

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik PT. VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan industri kendaraan listrik nasional sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo terlebih dahulu melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai produk kendaraan listrik yang diproduksi di fasilitas tersebut. Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat sejumlah unit kendaraan, antara lain bus listrik 12 meter yang digunakan oleh DAMRI untuk layanan TransJakarta, bus listrik 8 meter untuk BLU UPTD Trans Semarang, hingga model dan komponen bus Tri Sakti.

Selain itu, Presiden juga meninjau berbagai kendaraan listrik berbasis industri, seperti electric forklift, electric transporter yang digunakan oleh PT Perhutani Alam Wisata, serta electric heavy duty truck yang digunakan oleh PT Semen Indonesia Logistik.

Peninjauan tersebut dipandu oleh Komisaris Utama VKTR, Anindya Novyan Bakrie dan didampingi Presiden Direktur VKTR Sakti Industries, Anindra Ardiansyah Bakrie, yang turut menjelaskan perkembangan teknologi serta kapasitas produksi pabrik kepada Kepala Negara.

Usai peninjauan, Presiden menuju lokasi utama acara peresmian. Rangkaian kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa, sambutan Komisaris Utama PT VKTR Sakti Industries, penayangan video peluncuran, dan sambutan Presiden.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis, 9 April 2026, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik VKTR,” ucap Presiden.

Sebagai simbol peresmian, Presiden Prabowo melakukan penekanan sirine dan penandatanganan prasasti.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Butuh Perpanjang SIM? Ini 5 Titik SIM Keliling Jakarta yang Beroperasi Hari Ini

Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling di lima titik wilayah DKI Jakarta pada Jumat (hari ini) untuk memudahkan masyarakat memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM). Informasi tersebut disampaikan melalui akun X (Twitter) resmi TMC Polda Metro Jaya.

Lima lokasi SIM Keliling yang beroperasi meliputi Mal Grand Cakung (Jakarta Timur), LTC Glodok (Jakarta Utara), area parkir samping Universitas Trilogi Kalibata (Jakarta Selatan), Mall Ciputra – Lobby Selatan (Jakarta Barat), serta area parkir Kantor Pos Lapangan Banteng (Jakarta Pusat).

Layanan dibuka mulai pukul 08.00–14.00 WIB dan hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku. Pengendara yang masa berlaku SIM-nya telah habis diwajibkan membuat permohonan SIM baru di Satpas yang ditunjuk kepolisian.

Adapun dokumen yang harus dibawa untuk perpanjangan meliputi fotokopi KTP, fotokopi dan asli SIM lama, bukti cek kesehatan, serta bukti tes psikologi.

Terkait biaya, mengacu pada PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, tarif perpanjangan ditetapkan sebesar Rp80.000 untuk SIM A dan Rp75.000 untuk SIM C.

Sementara itu, untuk perpanjangan SIM B, masyarakat harus mendatangi kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) karena adanya perbedaan dokumen mengingat SIM tersebut diperuntukkan bagi kendaraan dengan berat lebih dari 3,5 ton.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News