Beranda blog Halaman 4332

Menparekraf Resmikan The Bucketlist, Wahana Bola Basket Terlengkap di Asia Tenggara

SuaraPemerintah.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno, meresmikan The Bucketlist yaitu wahana olahraga bola basket yang memiliki lapangan basket berstandar internasional dan museum basket, Ahad (23/5).

The Bucketlist sendiri berada Kota Bogor. Tepatnya di Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Sandiaga menilai konsep entertainment, education, and experience, The Bucketlist bisa menjadi potensi wisata baru yang ada di Indonesia, khususnya di Kota Bogor. Terlebih kepada para pecinta bola basket seperti dia, The Bucketlist dianggap menjadi destinasi yang pas.

“Tadi saya sudah cek, bahwa mungkin ini koleksi paling lengkap se-Asia Tenggara. Wisatanya dapat, olahraga basket dapat, dan yang penting edukasinya dapat,” kata Sandiaga di Kota Bogor, Ahad (23/5).

Selain di The Bucketlist di Kota Bogor, Sandiaga berharap ke depannya akan ada destinasi wisata berbasis olahraga lainnya di Indonesia. Tentunya dari cabang olahraga lain, seperti sepak bola dan bulutangkis, yang tentunya dijalankan oleh orang yang antusias di bidang tersebut.

Di samping itu, sambung dia, Kemenparekraf sedang berjuang dalam menerapkan Cleanliness, Health, Safety, Environment, Sustainability (CHSE).

“Sekarang saya titip di sini mudah-mudahan kita bisa bangkitkan ekonomi, bangkitkan semangat masyarakat. Pulihkan ekonomi kreatif, majukan pariwisata Kota Bogor dan yang terpenting buat saya adalah together we can do it,” katanya.

Salah satu pendiri The Bucketlist, Helmy Yusman Santoso menjelaskan, The Bucketlist memiliki konsep one stop entertainment. Terutama untuk orang-orang yang memiliki hobi terhadap basket.

Lapangan utama yang dimiliki, dikatakan Helmy, sesuai dengan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA). Mulai dari ukurannya, lantainya sudah dilengkapi dengan lapisan karet serta lapisan kayu dengan beberapa lapisan yang aman untuk lutut, serta ring basket import.

“Kita juga ada The Bucketlist Gallery, yang menampilkan galeri-galeri pemain nasional dan internasional, The Bucketlist Kitchen, itu restoran bernuansa basket. Juga ada toko sport yang menjual peralatan basket,” tuturnya.

Sempat menjajal lapangan The Bucketlist bersama Sandiaga, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menilai wahana ini memiliki keistimewaan dari aspek edukasi. Sehingga, selain membuat olahraga terasa menyenangkan, dengan mengunjungi museum bisa membuat orang terinspirasi.

“Yang istimewa di sini adalah aspek edukasinya. Lapangan di mana-mana banyak. Tapi yang luar biasa edukasinya. Anak-anak bisa belajar tentang jatuh-bangunnya Michael Jordan, dan cerita inspiratif lainnya,” ucap Bima Arya.

Karena berstandar internasional, Bima Arya menilai, nantinya diperkirakan tamu yang akan datang ke The Bucketlist tidak hanya dari Kota Bogor saja. Melainkan dari luar Kota Bogor.

“Tapi kalau nomor satu di Asia Tenggara jangan-jangan nanti ada tamu dari Malaysia dan Singapura kesini juga. Jadi kita berharap ini jadi destinasi wisata prioritas yang dipromosikan oleh Pak Menteri,” ujarnya.

Surplus 2,19 Miliar, KSP sebut Pemerintah Optimistis Pemulihan Ekonomi Semakin Signifikan

Surplus 2,19 Miliar, KSP sebut Pemerintah Optimistis Pemulihan Ekonomi Semakin Signifikan

SuaraPemerintah.id – Kantor Staf Presiden (KSP) menyebut sinyal pemulihan ekonomi Indonesia semakin jelas terlihat, terutama dari catatan surplus perdagangan yang mencapai 2,19 miliar dolar AS per April 2021. Pemerintah optimistis kondisi perekonomian akan terus mengalami perbaikan yang signifikan

Hal ini dipaparkan oleh Deputi III KSP Panutan Sulendrakusuma melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 24 Mei 2021. Pihaknya mengatakan jika dilihat dari mitra dagang, Indonesia menikmati surplus perdagangan dengan Amerika Serikat hingga 1,2 miliar dolar AS.

“Pemerintah optimistis kondisi perekonomian Indonesia akan terus mengalami perbaikan yang signifikan,” ujarnya.

Selain surplus perdagangan dengan Amerika, Indonesia juga menikmati surplus perdagangan dari Filipina (554 juta dolar AS) dan India (439,9 juta dolar AS). Namun dengan beberapa negara lain mengalami defisit, seperti dengan China (652,1 juta dolar AS), Australia (418,3 juta dolar AS), dan Thailand (248,1 juta dolar AS).

Panutan merinci surplus perdagangan Indonesia tidak lepas dari kinerja ekspor yang terus membaik. Pada April 2021 total ekspor Indonesia mencapai 18,48 miliar dolar AS atau naik sebesar 0,69 persen dari posisi Maret 2021. Sementara jika dibandingkan dengan April 2020, total ekspor pada April 2021 meningkat 51,94 persen dengan rincian ekspor nonmigas meningkat 51,08 persen, sedangkan ekspor migas meningkat 69,60 persen.

Berdasarkan kelompok komoditas, ekspor nonmigas April 2021 mencapai 17,52 miliar dolar AS, sedangkan ekspor migas mencapai 960 juta dolar AS.

“Ini membuktikan konsistensi langkah pemerintah untuk memulihkan ekonomi di tengah ketidakpastian dan dinamika pemulihan ekonomi global,” kata Panutan.

Peningkatan terbesar ekspor nonmigas April 2021 terhadap Maret 2021 terjadi pada komoditas besi dan baja (HS72) sebesar 246,2 juta dolar AS atau naik 17,50 persen. Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada komoditas lemak dan minyak hewan/nabati (HS15) sebesar 398,3 juta dolar AS atau turun 13,81 persen.

Sepanjang periode Januari-April 2021 ekspor terbesar adalah ke China dengan nilai 3,93 miliar, dolar AS, ke Amerika Serikat (2,03 miliar dolar AS) dan Jepang (1,32 miliar dolar AS). Kontribusi ekspor ke tiga negara tersebut mencapai 41,56 persen terhadap total nilai ekspor. Sementara itu ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa berturut-turut sebesar 3,59 miliar dolar AS dan 1,39 miliar dolar AS.

Panutan mengatakan sinyal pemulihan ekonomi terus menguat dari kenaikan impor bahan baku/penolong dan barang modal. Pada April 2021 impor barang bahan baku/penolong naik 33,24 persen dan impor barang modal meningkat 11,55 persen dibandingkan dengan bulan April 2020.

“Peningkatan impor yang tinggi pada kelompok bahan baku/penolong dan barang modal menunjukkan pemulihan ekonomi yang cukup buat pada triwulan II/2021 ini,” ujarnya.

Sebagai catatan pada April 2021 total impor mencapai 16,29 miliar dolar AS. Jika dibandingkan dengan April 2020, total impor meningkat 29,93 persen dengan rincian impor nonmigas meningkat 22,10 persen sedangkan impor migas meningkat 136,86 persen. (red/pen)

Reformasi Pajak, Pemerintah Tambah Lapisan PPh Orang Pribadi pada 2022

SuaraPemerintah.id – Pemerintah berencana menambah lapisan (layer) penghasilan kena pajak (PKP) sebagai basis pungutan pajak penghasilan (PPh) orang pribadi. Adapun rencana ini merupakan bagian dari upaya pemerintah melakukan reformasi perpajakan.

Hal tersebut tertuang dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2022. Adapun tujuan penambahan layer untuk menciptakan sistem perpajakan yang lebih sehat dan adil.

“Pemerintah juga berencana menambah layer pendapatan dan memperbaiki tarif PPh OP untuk menciptakan sistem perpajakan yang lebih sehat dan adil,” tulis dokumen tersebut seperti dikutip Senin (24/5).

Pemerintah berharap melalui peningkatan kualitas basis data maka penggalian potensi dan peningkatan administrasi pengelolaan PPh orang pribadi menjadi bagian yang akan terus ditingkatkan.

Hal tersebut pun berpotensi akan menambah sumber penerimaan pajak pada tahun depan. Adapun target penerimaan perpajakan berkisar Rp 1.499,3 triliun hingga Rp 1.528,7 triliun pada 2022.

Pada angka estimasi tertinggi, target penerimaan perpajakan tersebut naik 5,8 persen dari tahun ini senilai Rp 1.444,5 triliun.

“Reformasi perpajakan telah diluncurkan pada 2017 dengan fokus pada penyelarasan sistem perpajakan agar sesuai dengan best-practices dan mampu mengantisipasi dinamika faktor sosial-ekonomi dalam jangka menengah-panjang. Reformasi perpajakan dilakukan untuk menciptakan sistem perpajakan yang sehat dan adil,” tulis dokumen itu.

Saat ini, tarif PPh orang pribadi tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan. Berdasarkan pasal 17 beleid tersebut, ada empat lapisan tarif PPh orang pribadi berdasarkan penghasilan per tahun.

Pertama, penghasilan kena pajak sampai dengan Rp 50 juta dalam satu tahun dikenakan PPh sebesar lima persen. Kedua, penghasilan di atas Rp 50 juta sampai dengan Rp 250 juta setahun dikenakan tarif PPh sebesar 15 persen.

Ketiga, penghasilan di atas Rp 250 juta hingga Rp 500 juta dikenakan tarif PPh sebesar 25 persen. Keempat, penghasilan di atas Rp 500 juta dikenakan tarif PPh orang pribadi sebesar 30 persen.

Dalam dokumen tersebut, pemerintah menyatakan penduduk Indonesia didominasi oleh usia muda dengan kelas menengah atas yang tumbuh pesat dan diikuti oleh tingkat konsumsi yang tumbuh tinggi.

Bank Dunia dalam laporannya Aspiring Indonesia: Expanding the Middle Class pada 2020 mencatat, komposisi penduduk Indonesia didominasi kelas aspiring middle class dan middle class masing-masing 47,0 persen dan 22,5 persen dari total populasi.

Angka itu jauh meningkat dibandingkan 2002 yang masing-masing sebesar 41,2 persen dan 7,0 persen.

Dari sisi konsumsi, porsi penduduk kelas menengah terus mengalami peningkatan secara konsisten dimulai dari 21 persen pada 2002 menjadi 47 persen pada 2018 atau tumbuh tinggi sepanjang 2002-2018 sebesar 19 persen, berdasarkan Compound Annual Growth Rate (CAGR) atau tingkat pertumbuhan rata-rata per tahun.

Selain itu, kini berbagai negara justru berencana melakukan peningkatan tarif perpajakan akibat pandemi covid-19. Pada 2021, beberapa negara mulai mengambil kebijakan perpajakan dengan menaikkan tarif PPh Badan, misalnya AS dan Inggris.

AS berencana mengajukan proposal kenaikan tarif tarif tertinggi PPh dari 37 persen menjadi 39,6 persen. Pemerintah Inggris pada Maret juga merencanakan akan menaikkan PPh Badan dari 19 persen menjadi 25 persen pada 2023 mendatang.

BGR Logistics Kini Punya Aplikasi Jual Produk Pangan Harga Grosir

SuaraPemerintah.id – Warung Pangan besutan BGR Logistics telah memiliki lebih dari 22.000 warung menjadi Mitra Warung Pangan yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Sidoarjo, Surabaya dan Pangkal Pinang.

VP Corporate Secretary BGR Logistics Rifanny Sari menyampaikan bahwa BGR Logistics kini memiliki aplikasi WP Grosir yang bertujuan untuk UMKM dan masyarakat luas yang akan memulai usaha warung kelontong dapat penuhi stok produk pangannya secara grosir melalui WP Grosir.

“Saat ini aplikasi WP Grosir sudah dapat didownload melalui playstore oleh UMKM atau masyarakat di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Sidoarjo, Surabaya dan Pangkal Pinang,” ucapnya, Jumat (21/5/2021).

Produk-produk pangan yang tersedia di aplikasi WP Grosir merupakan produk-produk unggulan dari BUMN Klaster Pangan seperti RNI, Berdikari, Perindo, Perinus, PPI, Sang Hyang Seri, dan Garam dan menyerap langsung dari produk-produk Petani, Nelayan, dan Peternak.

Bagi UMKM maupun masyarakat yang berbelanja di WP Grosir bebas ongkos kirim dan produk pangan yang sudah dibeli akan diantar sampai rumah maupun lokasi usaha warung UMKM & Masyarakat oleh BGR Logistics.

“WP Grosir ini merupakan aplikasi pendukung Warung Pangan yang sama-sama memiliki tujuan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional dan mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia,” pungkasnya.

Tak Hanya Gratis, BNI Menyediakan Hadiah Bagi Pengguna Mobile Banking

SuaraPemerintah.id – Pandemi merubah kebiasaan orang menjadi semakin digital. Kebutuhan terhadap transaksi digital juga semakin besar, termasuk transaksi perbankan. Kondisi itu tercatat di BNI, dimana transaksi perbankan secara digital meningkat 50%.

“Jika dilihat transaksi Desember 2020, transaksi digital dari nasabah BNI khususnya di aplikasi BNI Mobile Banking mengalami peningkatan hampir 50% dari transaksi Desember 2019,” kata Wakil Direktur Utama BNI, Adi Sulistyowati.

Data tersebut, katanya, menunjukkan bahwa masyarakat sudah mulai beralih dalam bertransaksi, yakni dari transaksi secara fisik di outlet menjadi ke channel elektronik atau digital. Dalam hal ini nasabah menggunakan aplikasi BNI Mobile Banking.

Tingginya animo pengguna BNI Mobile Banking didorong oleh fitur – fitur terbaru yang diluncurkan untuk melengkapi layanan di dalamnya. Antara lain seperti Biometric Login, pembukaan rekening secara digital dengan fitur pengenalan wajah atau face recognition, peminjaman dana, pengelolaan tagihan kartu kredit, pengembangan e-wallet, hingga pembayaran dengan  QRIS payment.  BNI Mobile Banking juga memiliki fitur yang favorit di masa pandemi seperti  Mobile Tunai  (pengambilan tunai tanpa kartu) dan Dikado (digital kado) untuk mengirimkan uang ke keluarga di kampung halaman pada hari Raya Idul Fitri kemarin.
Berbagai inovasi fitur ini mendapatkan apresiasi dari penggunanya tercermin dari meningkatnya rating aplikasi BNI Mobile Banking pada Android GooglePlay Store dari 3,6 di Agustus 2020 menjadi 4,9 di April 2021 dan juga IOS Apple Store menjadi 4.4 pada April 2021.

Untuk transaksi di sarana digital, Adi Sulistyowati mengungkapkan, Indonesia memiliki potensi besar. Lihat saja dengan pemakaian internet tanah air yang mencapai 274 juta dan yang sudah terhubung dengan mobile adalah 345,2 juta.  “Itu merupakan potensi digital luar biasa untuk masyarkat Indonesia. Kami melihat masih sangat banyak yang bisa dikembangkan untuk bisa melayani masyarakat di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Pada tahun ini, Adi Sulistyowati menjelaskan bahwa inovasi akan terus dilakukan dalam peningkatan kenyamanan bertransaksi dan fitur-fitur baru  di platform mobile banking BNI, seperti  fitur untuk mendukung UMKM, konsolidasi statement, interaktif virtual assistance (Chat me)  dan masih banyak lagi fitur baru lainnya.

BNI Mobile Banking mengutamakan memudahkan nasabah untuk bertransaksi langsung melalui smartphone, secara aman, mudah, hemat, dan cepat. BNI Mobile Banking memberikan layanan transaksi informasi saldo, transfer, pembayaran tagihan telepon, pembayaran kartu kredit, pembayaran tiket pesawat, pembelian pulsa, pembukaan rekening Taplus, pembukaan rekening Deposito, dan lain-lain.

Tak hanya itu. Di aplikasi BNI Mobile Banking, nasabah dapat menggunakan layanan transaksi tanpa dikenakan biaya alias gratis untuk Cek saldo, transfer antar BNI,  Bayar kartu kredit BNI,  membayar Infaq, Qurban, Wakaf, Zakat; Bayar iuran BPJS; Pencairan deposito; Top up reksadana; Bayar pajak; Bayar biaya pendidikan; hingga Top up saldo LinkAja.

BNI juga menyediakan hadiah-hadiah menarik bagi pengguna setiap mobile banking dengan total jutaan rupiah tiap bulannya.

Dukung Pulihkan Ekonomi Pandemi, Badan Otorita Borobudur Percepat Bangun Borobudur Highland

Dukung Pulihkan Ekonomi Pandemi, Badan Otorita Borobudur Percepat Bangun Borobudur Highland

SuaraPemerintah.id – Badan Pelaksana Otorita Borobudur mempercepat pembangunan Borobudur Highland yakni kawasan pariwisata terpadu di kawasan Perbukitan Menoreh di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Purworejo dan Magelang, Jawa Tengah. Percepatan itu perlu dilakukan dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pada masa pandemi COVID-19.

Hal ini dijelaskan oleh Direktur Badan Pelaksana Otorita Borobudur Indah Juanita di Kulon Progo, Minggu, 23 Mei 2021. Pihaknya mengatakan Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada melakukan kajian analisis dampak ekonomi dan sosial serta merumuskan langkah-langkah strategis dan praktis agar masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari pengembangan Borobudur Highland.

“Langkah-langkah praktis telah ditempuh oleh BPOB, misalnya dengan beberapa kali mengadakan event dan kegiatan di lokasi. Dalam kegiatan-kegiatan event ini, kami melibatkan masyarakat misalnya dalam penyediaan makanan dan pengamanan saat pelaksanaan event. Masyarakat juga bisa belajar bagaimana menghadapi wisatawan dan menyediakan kuliner yang sesuai,” kata Indah.

Ia mengatakan pembangunan Borobudur Highland, selain mendorong investasi di sektor pariwisata, juga memperluas kesempatan kerja dan kesempatan berusaha bagi masyarakat sekitarnya.

“Di dalam roadmap pengembangan kawasan ini, ada strategi peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), baik itu perseorangan maupun bidang usaha tertentu sehingga keterlibatan sebagai tenaga kerja langsung dan supply chain dapat diwujudkan,” kata Indah.

Di sisi lain, tantangan berat akan dihadapi oleh BPOB. Pembangunan kawasan pariwisata terpadu bukan sesuatu yang mudah. Dari mulai aksesibilitas dan mobilisasi alat berat, serta meyakinkan masyarakat tetap aman dalam beraktivitas.

Indah menjelaskan bahwa berdasarkan pengalamannya, kegiatan pembangunan kawasan ini bersifat jangka panjang, dan dalam setiap tahapan akan dilaksanakan musyawarah dengan masyarakat.

BPOB sebagai pihak pemerintah pusat berkoordinasi dengan desa yang memilik tugas untuk mengayomi ribuan masyarakatnya. Di dalam kawasan, selain ada off road, ada juga yang mengambil nira, pakan ternak, getah pinus dan kayu bakar. Kegiatan ini adalah kearifan lokal, sangat baik untuk edukasi juga.

“Kami memastikan kegiatan ini akan dikelola menjadi sebuah atraksi wisata edukatif, sekaligus melestarikannya. Upaya ini akan dilakukan terus-menerus selama kawasan beroperasi puluhan tahun ke depan,” kata Indah.

Belum lama ini dalam rapat tingkat menteri di Manohara, Borobudur, dijelaskan bahwa aksesibilitas ke Borobudur Highland akan ditingkatkan oleh Kementerian PUPR melalui Kepres. Bahkan BPOB akan mendapatkan status Badan Layanan Umum agar mendorong investasi dan serapan tenaga kerja, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas lagi.

“Proyek ini adalah upaya pemerintah pusat untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi sekitar Magelang, Kulon Progo, dan Purworejo atau Gelang Projo. Pengembangan ini memperhatikan unsur ekologi, sosial dan ekonomi berdasarkan pilar-pilar pembangunan berkelanjutan,” kata Indah.

Terkait informasi yang berkembang di masyarakat tentang penghentian kegiatan masyarakat seperti off road dan berkebun di zona otorita, Indah memastikan hal itu tidak benar dan keliru. BPOB mengupayakan  pembangunan Borobudur Highland ini tidak merugikan pihak manapun, justru memberikan kesempatan baru bagi masyarakat di sekitarnya, dengan menyediakan lapangan kerja dan kesempatan berusaha. Apalagi dalam kondisi COVID-19 ini, dampak ekonomi cukup berat, dan kami dari pemerintah pusat mendorong agar ada energi baru lewat kehadiran badan itu di tengah masyarakat.

“Kami kira ini masalah miss-komunikasi saja, dan kami telah meluruskan dengan bertemu langsung dengan beberapa pihak masyarakat secara informal,” kata Indah.

Selain itu, pemerintah pusat terus berupaya agar pariwisata sebagai lokomotif perekonomian bisa segera bangkit, karena multiplier effect-nya langsung dinikmati oleh sektor riil dan masyarakat. Misalnya membangkitkan usaha-usaha informal maupun wirausaha perorangan, selain usaha formal seperti hotel dan travel operator.

“Pengembangan Borobudur sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas tentunya akan memberikan sumber pertumbuhan ekonomi skala regional dan nasional, sesuai amanat yang diemban pemerintah yaitu memajukan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BPOB Bisma Jatmika mengatakan sejak awal 2021, BPOB melaksanakan pelatihan CHSE sebagai pembukaan pelatihan dan pendampingan lainnya, sehingga pelaksanaannya ke depan tidak menimbulkan penyebaran COVID-19.

“Ke depan ada pelatihan dan pendampingan yang lebih aplikatif, di bidang kuliner dan ekonomi kreatif. Nanti jika ada event lagi, akan lebih banyak produk lokal yang bisa dibeli oleh pengunjung,” katanya. (red/pen)

API 2021, Tradisi Seba Baduy Raih Prestasi Kedua sebagai Pariwisata Terfavorit

API 2021, Tradisi Seba Baduy Raih Prestasi Kedua sebagai Pariwisata Terfavorit

SuaraPemerintah.id – Tradisi Seba Baduy meraih prestasi kedua pariwisata terfavorit pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2021 di Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT). Tradisi Seba Badui menjadikan khasanah budaya Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Wawan Sukmana di Lebak, Senin, 24 Mei 2021.
“Kami memberikan apresiasi tradisi Seba Baduy yang meraih prestasi terfavorit pariwisata di Indonesia itu,” katanya.
Tradisi Seba Baduy merupakan budaya masyarakat Suku Baduy yang ada di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dan hingga kini masih tetap lestari.
Selama ini, pelaksanaan tradisi Seba Baduy atas keinginan warga Badui berdasarkan perhitungan adat, namun biasanya setelah melaksanakan ritual Kawalu.
Dimana Kawalu pemukiman masyarakat Badui tertutup bagi wisawatan.
Lebih lanjut dikatakannya budaya Seba Baduy sebagai bentuk silaturahmi masyarakat Badui dengan pemerintah yakni Bupati Lebak dan Gubernur Banten serta pejabat lainnya.
Selain itu juga bentuk syukur atas diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa selama setahun hasil pertanian melimpah, tambahnya.
Dalam tradisi Seba Baduy itu, warga Badui menyerahkan hasil pertanian ladang, seperti pisang, talas, beras huma, petai, gula merah dan aneka kuliner.
Disamping itu juga tradisi Seba Baduy dapat menyampaikan aspirasi masyarakat adat untuk mendapatkan perlindungan dari aparat pemerintah setempat.
“Warga Badui kerapkali mengalami gangguan keamanan dan lingkungan dari orang luar yang melakukan perusakan di kawasan pemukiman adat, ” katanya.
Pada tradisi Seba Baduy tahun 2021,kata dia, masyarakat Badui meminta perlindungan permohonan kepada bupati dan aparat penegak hukum atas adanya eksploitasi pertambangan emas tanpa izin di kawasan Gunung Liman.
Sedangkan, kata dia, Gunung Liman itu merupakan gunung larangan yang harus dijaga juga titipan dari leluhur.
“Dengan laporan yang disampaikan itu mereka para pelaku perusak Gunung Liman ditangkap aparat Kepolisian, “katanya.
Menurut dia, pelaksanaan tradisi Seba Baduy wajib dilakukan setiap tahun oleh masyarakat Badui Dalam maupun Badui Luar, karena titipan leluhur itu. Apabila, tidak dilaksanakan Seba Badui akan kualat dan dapat menimbulkan malapetaka bencana alam.
Oleh karena itu, tradisi Seba Baduy itu hingga kini masih konsisten dan lestari dilaksanakan komunitas masyarakat Suku Badui, meskipun Indonesia dilanda pandemi COVID-19, katanya.
Tradisi Seba Baduy yang berlangsung ratusan tahun dari sejak pemerintah Kerajaan Kesultanan Banten sampai kini masih dilakukan masyarakat Badui.
“Saya kira keberhasilan prestasi Seba Baduy terfavorit pariwisata di even API itu dari konsisten budaya itu hingga kini masih lestari,” katanya.
Tokoh Badui yang juga Kepala Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Djaro Saija mengatakan masyarakat adat Suku Badui kini tercatat 11.800 jiwa tersebar di 68 perkampungan sangat konsisten untuk melaksanakan upacara tradisi Seba Baduy di tengah pandemi COVID-19.
Namun, ujarnya jumlah peserta yang hadir merayakan tradisi itu diwakilkan sebanyak 20 orang terdiri dari tujuh orang dari Badui Dalam dan 14 orang Badui Luar. Dari tujuh orang warga Badui Dalam antara lain dari Kampung Cibeo tiga orang, Kampung Cikawartana dua orang dan Kampung Cikeusik dua orang.
Masyarakat Badui Dalam melaksanakan Seba berjalan kaki dari pemukiman Badui ke Rangkasbitung dan Kota Serang dengan menempuh kutang lebih sepanjang 80 kilometer dan jika pulang pergi 160 kilometer.
“Kami tahun ini perayaan Seba Baduy terbatas hingga 20 orang, padahal 2021 perhitungan adat seba Gede yang dihadiri sekitar 2.000 orang, “katanya. (red/pen)

Indonesia dan Uzbekistan Berpeluang Kerja Sama di Sektor Industri Pupuk

SuaraPemerintah.id – Indonesia dan Uzbekistan berupaya untuk terus menguatkan kerja sama ekonomi yang komprehensif, khususnya di sektor industri. Kedua negara memiliki potensi untuk memperdalam struktur manufaktur melalui peningkatan investasi.

“Kami mendorong terjadinya kolaborasi antara pelaku industri Indonesia dan Uzbekistan, misalnya di sektor industri pupuk. Upaya ini diharapkan dapat mendongkrak daya saing,” kata Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian, Muhammad Khayam di Jakarta, Senin (24/5).

Dirjen IKFT mengemukakan, pihaknya beberapa waktu lalu mendampingi Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel dan sejumlah anggota dewan melakukan muhibah ke negara yang dikenal sebagai Negeri Para Imam. “Ada peluang kerja sama ekonomi yang lebih baik antara Indonesia dengan Uzbekistan, sehingga bisa memacu neraca perdagangan kedua negara,” tuturnya.

Uzbekistan menjadi salah satu negara mitra penting bagi Indonesia. Lokasi Uzbekistan di Asia Tengah ini dinilai strategis dengan berada di jalur sutera perdagangan. Selain itu, Uzbekistan sedang mengalami perkembangan ekonomi yang cukup pesat.

Khayam menyampaikan, delegasi Indonesia melihat peluang Uzbekistan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku bagi industri pupuk di tanah air. Salah satu material utama yang selama ini dibutuhkan Indonesia untuk memproduksi pupuk, yakni kalium klorida (KCl).

Selain sebagai bahan baku pupuk, penggunaan KCl juga untuk bahan penolong di industri makanan, minuman, dan medis. Indonesia bukan merupakan negara produsen KCl. Selama ini kebutuhannya dipasok dari Rusia, Kanada, dan Laos.

“Ke depan kita bisa ambil bahan tersebut dari Uzbekistan atau kita berupaya untuk menarik investasi mereka ke Indonesia,” ungkapnya. Uzbekistan memiliki pabrik NPK Samarkand, dengan kapasitas 250.000 ton per tahun. Seluruh bahan baku NPK berasal dari lokal dengan harga gas di Uzbekistan sekitar USD2,2 per MMBTU.

“Di samping itu ada Uz-Potash (industri KCl), dengan kapasitas sebesar 600.000 ton,” ujar Khayam. Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, produk KCl Uzbekistan berwarna merah muda dengan ukuran lebih besar. KCl asal Uzbekistan telah diketahui oleh industri pupuk di Indonesia seperti PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT Sentana Adidaya Pratama.

Selain potensi kerja sama di industri pupuk, Rachmat Gobel yang menjadi Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) ini mengatakan bahwa ada peluang di sektor industri agro. Uzbekistan membutuhkan buah-buah tropis, seperti pisang, buah naga, alpukat, dan kopi untuk konsumsi warganya maupun untuk mendukung industrinya. “Karena itu, saya mau mendorong agar ada sister city antara kota di Uzbekistan dengan daerah-daerah di Indonesia penghasil buah-buah tropis ini,” tuturnya.

Dia mencontohkan Kabupaten Lumajang yang merupakan daerah penghasil pisang di Jawa Timur bisa dicarikan daerah di Uzbekistan untuk dijadikan sister city. “Daerah dan kota-kota lain penghasil buah naga dan kopi, bisa juga melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Tambah 8 Stasiun, KAI dan Indofarma Sediakan Layanan Pemeriksaan GeNose di 63 Stasiun

Tambah 8 Stasiun, KAI dan Indofarma Sediakan Layanan Pemeriksaan GeNose di 63 Stasiun

SuaraPemerintah.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di 63 stasiun per 23 Mei 2021. Atau dilakukan penambahan delapan stasiun untuk menyediakan layanan ini. Penambahan tersebut merupakan Sinergi BUMN antara KAI dan Indofarma melalui anak usahanya Farmalab.

Hal ini dikatakan oleh VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam pernyataan pers di Jakarta, Minggu, 23 Mei 2021.

“KAI berkomitmen untuk terus menambah stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose C19 dalam rangka memberikan pelayanan kepada pelanggan untuk memenuhi syarat bepergian dengan kereta api pada masa pandemi Covid-19,” katanya.

Joni mengatakan delapan stasiun tambahan tersebut yaitu Stasiun Brebes, Haurgeulis, Cikampek, Medan, Tebing Tinggi, Kisaran, Rantau Prapat, dan Tanjungbalai.

Sebelumnya, terdapat 55 stasiun yang telah melayani pemeriksaan GeNose C19 yaitu Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Kebumen, Gombong, Sidareja, Yogyakarta, Solo Balapan, Lempuyangan, Purwosari, Klaten, Wates, Madiun, Jombang, Blitar, Kediri, Tulungagung, Kertosono, Nganjuk, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Malang, Sidoarjo, Lamongan, Mojokerto, Bojonegoro, Jember, Ketapang, Probolinggo, Kalisetail, Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, Lubuk Linggau, Tanjungkarang, Kotabumi, Baturaja, dan Martapura.

Joni menjelaskan saat ini pelanggan KA jarak jauh tidak perlu lagi menyertakan surat izin perjalanan, namun pelanggan masih harus melampirkan surat keterangan bebas Covid-19, salah satunya pemeriksaan GeNose C19.

Masa berlaku hasil pemeriksaan GeNose C19 adalah maksimal 1×24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA sesuai dengan SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Ia menambahkan kereta api menjadi moda transportasi yang pertama kali menerapkan pemeriksaan GeNose C19 di mana secara resmi dilakukan pada 5 Februari 2021. Sampai dengan 22 Mei 2021, KAI telah melayani 1 juta peserta pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat akan produk anak bangsa ini. Proses pemeriksaan GeNose C19 yang cepat, nyaman, dan murah hanya Rp30.000 menjadikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat,” kata Joni.

Joni mengatakan untuk dapat melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas, serta tidak boleh merokok, makan, minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum melaksanakan tes.

Ia juga mengimbau pelanggan merencanakan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun dengan baik. Disarankan pemeriksaan dilakukan di hari sebelumnya (dalam kurun waktu kurang dari 24 jam sebelum jadwal keberangkatan) atau tidak terlalu dekat dengan jadwal keberangkatan kereta api untuk menghindari potensi antrean dan kepadatan pada lokasi pemeriksaan di stasiun.

Info selengkapnya terkait aturan naik KA Jarak Jauh pada masa pandemi Covid-19, pelanggan dapat menghubungi Customer Service, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121. (red/pen)

Genjot Produksi, KKP Salurkan 350 Ribu Benih Ikan Air Tawar untuk Pembudidaya di Kalimantan

SuaraPemerintah.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin distribusikan bantuan benih ikan sejumlah 350 ribu ekor kepada pembudidaya yang tersebar di beberapa wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Benih ikan yang disalurkan meliputi ikan patin, lele hingga benih ikan komoditas lokal seperti papuyu.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Gemi Triastutik mengatakan bahwa bantuan benih ikan bermutu hasil produksi unit pelaksana teknis lingkup Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP secara rutin disalurkan kepada kelompok pembudidaya sebagai upaya untuk menjaga ketersediaan pasokan pangan berprotein tinggi di masyarakat.

“Bantuan ini sekaligus sebagai suntikan semangat dan motivasi kepada pembudidaya agar lahan yang dimiliki oleh anggota kelompok dapat terus produktif dan menghasilkan, sehingga kesejahteraan dapat terus terjaga,” lanjut Gemi.

Pentingnya menjaga ketersediaan benih berkualitas yang mudah untuk diakses oleh pembudidaya agar kebutuhan benih dapat terpenuhi serta meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi.

“Tim teknis kami secara rutin melakukan pengaplikasian teknologi budidaya terkini serta menghasilkan inovasi-inovasi baru untuk meningkatkan produktivitas pembenihan yang efisien dalam penggunaan pakan, air serta lahan dan juga ramah lingkungan. Sebagaimana yang telah disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono  mengajak jajarannya untuk solid dan aktif menelurkan ide-ide maupun berinovasi yang merupakan kunci dalam mencapai target,” jelas Gemi.

Selain itu Gemi juga menilai bahwa penggunaan benih berkualitas di masyarakat meningkatkan mutu produk perikanan yang dihasilkan sehingga memberikan daya saing di pasar domestik maupun luar negeri.

Melalui berbagai program terobosan, KKP akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi bagi kebutuhan pembudidaya agar taraf hidup pembudidaya dapat semakin meningkat.

Senada, Kepala BPBAT Mandiangin, Andy Artha Oktopura mengungkapkan bahwa pihaknya senantiasa menjaga kualitas benih yang diproduksi dengan menggunakan induk unggul yang bebas penyakit agar menjamin tingkat keberhasilan budidaya tetap tinggi.

“Dengan tingkat keberhasilan yang tinggi dapat memperbesar nilai tambah dan nilai ekonomi dari usaha budidaya yang dilakukan oleh masyarakat seperti yang menjadi arahan Bapak Menteri Trenggono,” ungkap Andy.

Andy berharap dengan bantuan yang diberikan dapat menumbuhkan sentra-sentra perikanan budidaya baru sehingga dapat menggerakkan perekonomian di daerah. “Perputaran ekonomi di daerah melalui perikanan budidaya memberikan kontribusi langsung terhadap produksi perikanan serta pendapatan daerah dan nasional,” imbuh Andy.

Sementara Ketua Pokdakan Bina Bersama Mantaren, Toleh sangat berterima kasih kepada KKP atas bantuan benih papuyu dari BPBAT Mandiangin. “Bantuan benih papuyu dari BPBAT Mandiangin sangat membantu keberlanjutan usaha budidaya ikan yang kami geluti di tengah pandemi seperti ini. Selain itu kami mengharapkan dukungan dari BPBAT Mandiangin dan juga penyuluh KKP agar terus melakukan pembinaan kepada kami tentang penerapan teknologi budidaya sehingga nantinya dapat terus meningkatkan produktivitas kami,” ujar Toleh.

Sebagai informasi, hingga awal bulan Mei 2021 BPBAT Mandiangin telah menyalurkan bantuan berbagai jenis benih sebanyak 2,1 juta ekor.