Beranda blog Halaman 4347

Pemerintah Tetapkan Lebaran Jatuh pada Kamis 13 Mei 2021

SuaraPemerintah.id – Pemerintah resmi menetapkan 1 Syawal 1442 Hijriah atau Idul Fitri atau Lebaran 2021 jatuh pada Kamis 13 Mei 2021.

Keputusan penetapan tersebut diambil berdasarkan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kementerian Agama, Jakarta Pusat,

Kesepakatan sidang Isbat berdasarkan perhitungan hisab dan metode rukyat atas laporan petugas yang melakukan pengamatan.

“Sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1442 H jatuh pada hari Kamis, 13 Mei 2021,” ujar Menag dalam konferensi pers yang digelar seusai Sidang Isbat 1 Syawal 1442 H di Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin Nomor 6, Jakarta, Selasa (11/5/2021).

Sidang isbat yang juga dihadiri pimpinan ormas islam, pakar astronomi, Ketua Lapan, perwakilan BMKG, beserta pihak-pihak terkait lainnya itu, diawali dengan pemaparan oleh Tim Badan Hisab dan Rukyat Kemenag tentang posisi hilal secara astronomis. Pantauan terhadap hilal dilaksanakan di 88 titik di seluruh Indonesia.

Di DKI Jakarta, rukyatul hilal dilaksanakan di Gedung Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta lantai 7, Masjid Al-Musyariin Basmol Jakarta Barat, Pulau Karya Kepulauan Seribu, dan Masjid KH Hasyim Asy’ari Jakarta Barat.

Menurut Menag, sidang menyepakati keputusan tersebut karena dua hal. “Pertama, kami telah mendengar paparan Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kemenag yang menyatakan tinggi hilal di seluruh Indonesia di bawah ufuk, yaitu berkisar dari minus 5,6 sampai dengan minus 4,4 derajat,” kata Menag.

Dengan posisi demikian, ujar Gus Yaqut, secara astronomis atau hisab, hilal tidak dimungkinkan untuk dilihat. Hal ini selanjutnya terkonfirmasi oleh pernyataan para perukyah yang diturunkan Kemenag.

Pada tahun ini, rukyat dilaksanakan Kemenag pada 88 titik di Indonesia. “Kita mendengar laporan dari sejumlah perukyah hilal bekerja di bawah sumpah, mulai dari provinsi Aceh hingga Papua. Di 88 titik tersebut, tidak ada satu pun perukyah dapat melihat hilal,” ujar Menag yang didampingi Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, Wakil Ketua Komisi VIII DPR TB Ace Hasan Syadzili, Ketua MUI KH Abdullah Jaidi, dan Dirjen Kemenag Bimas Islam Kamaruddin Amin.

Karena dua alasan tersebut, Sidang Isbat menyepakati untuk mengistikmalkan (menyempurnakan) bulan Ramadan menjadi 30 hari sehingga tanggal 1 Syawal 1442 H jatuh pada hari Kamis, 13 Mei 2021.

“Jadi, Rabu besok umat Islam di Indonesia belum Lebaran dan masih akan menjalani ibadah puasa Ramadan, selanjutnya malam Kamis akan takbiran menyambut Idulfitri,” jelas Menag.

Ukur Kinerja PNS, Mensos Risma Buat Aplikasi e-Performance

SuaraPemerintah.id – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, meluncurkan aplikasi e-performance untuk menilai kinerja PNS di lingkungan Kementerian Sosial.

Risma menyebut, e-performance penting dalam rangka perbaikan kinerja PNS sesuai tugas dan fungsinya di bidang masing-masing.

“Seluruh ASN memiliki kontribusi kinerja yang bisa terukur dan akuntabel sesuai tugas dan fungsi jabatannya tanpa terkecuali,” katanya dikutip dalam keterangan pers, Jakarta, Selasa (11/5).

Dia mengatakan e-performance tersebut akan membantu produktivitas kinerja PNS dan institusi di Kementerian Sosial (Kemensos) ke depan. Sehingga PNS menerima gaji sesuai dengan kinerja yang dilakukan selama ini.

“Dengan e-performance masing-masing mengerjakan apa, output seperti apa, sehingga jangan sampai terima gaji utuh, tetapi tidak menampilkan kinerja yang baik dalam bekerja,” katanya.

Konsep penilaian ini, lanjut Mensos Risma, akan dievaluasi setelah satu bulan diterapkan.

“Pada tahap awal akan dilakukan evaluasi usai sebulan diterapkan dan e-performance tidak dari nol karena sebelumnya diterapkan di Kota Surabaya sejak 2011,” bebernya.

Adapun indikator penilaian selain kinerja adalah ketepatan hadir dan pulang kantor. Sehingga jika performance kurang baik seperti selalu datang terlambat, pulang lebih cepat itu akan dihitung dan ditotal serta selanjutnya diproses ke bagian kepegawaian.

“Ada reward dan punishment dan setiap pekerjaan ada bobot yang akan diterima oleh ASN dan secara otomatis berpengaruh kepada jenjang dan karier.

Fitur yang terdapat dalam aplikasi ini ada jam berapa masuk kantor, jam berapa pulang kantor.

Adapula penerapan reward serta punishment yang akan diterima oleh masing-masing PNS.

“Jika performance kurang baik seperti selalu datang terlambat, pulang lebih cepat itu akan dihitung dan ditotal serta selanjutnya diproses ke bagian kepegawaian,”tutur Menteri Sosial.

” Ada reward dan punishment dan setiap pekerjaan ada bobot yang akan diterima oleh PNS dan secara otomatis berpengaruh kepada jenjang dan karier,” tambahnya.

Kementerian yang terlibat dalam aplikasi tersebut adalah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Menparekraf Ajak Masyarakat Beli Produk Lokal untuk Lebaran

SuaraPemerintah.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak masyarakat membeli bingkisan Idulfitri yang berisikan produk-produk ekonomi kreatif lokal. Tujuannya, untuk membangkitkan sektor ekonomi kreatif di Tanah Air.

Saat mengunjungi acara #GakMudikDibikinAsik yang dilaksanakan Kemparekraf bekerja sama dengan Trans Group dan PT Pos Indonesia ini, Sandiaga uno mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Lewat acara ini diharapkan program kita bisa tepat sasaran dirasakan masyarakat dan perekonomian kita bisa bangkit kembali,” kata Sandiaga Uno, Senin (10/5/2021).

Sandiaga Uno mengungkapkan, dalam acara ini masyarakat bisa membeli berbagai macam produk lokal untuk dijadikan bingkisan bagi sanak saudara di kampung halaman. Tentunya tanpa dipungut ongkos kirim.

“Program ini dihadirkan secara offline didukung oleh PT Pos Indonesia. Untuk online-nya, kita bekerja sama dengan platform e-commerce yang merupakan bagian dari program Bangga Buatan Indonesia yang ongkos kirimnya disubsidi oleh penyelenggara e-commerce,” ujar Sandiaga Uno.

Menurut Menparekraf Sandiaga Uno, acara ini juga menjadi salah satu upaya dari Kemparekraf untuk mendukung program pemerintah agar masyarakat tidak mudik demi menekan penyebaran Covid-19.

“Mengirimkan bingkisan lebaran berisikan produk lokal ini bisa menjadi salah satu cara dalam menyambung silaturahmi, menggantikan kehadiran kita di kampung halaman,” tandasnya.

Sementara itu, Deputi bidang Pemasaran Kemparekraf, Nia Niscaya, menambahkan acara ini diharapkan dapat memperkuat pelaku ekonomi kreatif Indonesia sebagai salah satu tiang penopang perekonomian Tanah Air.

“Kami berharap pelaku ekonomi kreatif betul-betul bisa menjadi penopang agar perekonomian bangsa bisa maju,” ucap Nia.

Mendes PDTT: BUMDes Menggeliat, Jumlah KPM BLT Dana Desa Menurun

SuaraPemerintah.id – Meningkatnya aktivitas sejumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di beberapa daerah berdampak pada penurunan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

BLT Dana Desa hingga 8 Mei 2021 telah disalurkan ke 49.095 desa dari 74.961 desa dengan total dana sebesar Rp 2.266.497.600.000.

Hal tersebut diungkap Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat rapat koordinasi tingkat menteri yang dilakukan secara daring, terkait evaluasi dan percepatan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di Jakarta, Senin (10/5).

“Banyak sekali BUMDes yang sudah mulai menggeliat. Sehingga desa ini menggunakan dana desa untuk ekonomi produktif. Kemudian mereka melibatkan warga yang semula KPM (BLT Dana Desa) dilibatkan dalam aktivitas ekonomi produktif. Yang diperkirakan pendapatannya sudah cukup, sehingga dianggap tidak layak lagi menerima BLT,” terang Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Gus Menteri ini menerangkan bahwa penurunan KPM BLT Dana Desa juga disebabkan banyaknya KPM BLT yang telah masuk ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Pasalnya, BLT Dana Desa yang diberikan sejak tahun lalu ini, bertujuan untuk menangani masyarakat desa terdampak covid-19 yang belum terdata di dalam DTKS.

Arahan dari Menko PMK (Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), BLT Dana Desa diberikan untuk mengisi ruang kosong DTKS.

Sekarang DTKS sudah tertata bagus. KPM BLT Dana Desa sudah banyak masuk DTKS yang tadinya belum masuk,” ujar mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Di sisi lain Ia mengatakan, bahwa dana desa saat ini banyak digunakan untuk pencegahan dan penanganan Covid-19. Salah satu kegiatan tersebut yakni untuk penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan (PPKM) di desa.

Ia juga mengatakan tengah melakukan pemantauan terhadap aktivitas ruang isolasi desa. Ruang isolasi desa sendiri telah digeliatkan sejak tahun 2020, untuk mencegah terjadinya penyebaran penularan covid-19 di desa.

“Memang pemanfaatannya (ruang isolasi desa) sudah tidak sebanyak dulu. Karena kesadarannya sekarang sudah mulai tinggi,” ujarnya.

Untuk Kebutuhan Lebaran, Pertamina Akan Tambah Pasokan Elpiji

SuaraPemerintah.id – PT Pertamina (Persero) menambah pasokan elpiji sebesar 3 persen dari penyaluran harian rata-rata sebanyak 26.911 metrik ton atau naik menjadi 27.696 metrik ton untuk kebutuhan Lebaran.

Pjs Wakil Kepala Komunikasi Korporat dan Hubungan Investor Pertamina, Fajriyah Usman mengatakan, agen dan pangkalan elpiji Pertamina di seluruh Indonesia telah siap menghadapi kenaikan permintaan menjelang perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah.

“Satgas Ramadan dan Idul Fitri Pertamina telah siaga 24 jam untuk melayani kebutuhan elpiji, baik PSO maupun non PSO. Stok elpiji secara nasional juga dalam kondisi aman,” kata Fajriyah dikutip dari Antara, Senin (10/9).

Pertamina menyiagakan 3.531 agen PSO Siaga, 723 agen non PSO Siaga, dan 45.500 pangkalan PSO Siaga di seluruh Indonesia mulai dari Aceh hingga Papua.

“Selain menyiagakan agen dan pangkalan, kami juga menyediakan Layanan Delivery Service untuk memudahkan konsumen memesan Bright Gas melalui Call Center Pertamina,” ujar Fajriyah.

Selain itu, Pertamina juga memberikan berbagai promo untuk pelanggannya dalam bentuk program tukar elpiji tiga kilogram ke tabung Bright Gas dengan hanya membayar biaya isi ulangnya saja.

Melalui promo yang berlaku hingga 31 Mei 2021, pelanggan dapat menghemat Rp135.000 dari biaya tabung.

Pelanggan dapat menghubungi PDS 135, Whatsapp melalui nomor 0811-1350-135, dan laman pds135.com terkait promo tersebut.

Sebelumnya, beberapa hari silam,Unit Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan memastikan adanya tambahan pasokan gas melon didistribusikan ke wilayah Bandung dan sekitarnya

Wilayah tersebut yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang dan Priangan Timur Timur (Garut, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran).

Total tambahan pasokan LPG untuk wilayah Bandung Raya dan Priangan Timur selama bulan Ramadhan adalah sekitar 11,5 persen atau lebih dari 1,3 juta tabung, dari rata-rata penyaluran normal yaitu lebih dari 11 juta tabung.

Penyaluran dilaksanakan secara bertahap sejak awal bulan April 2021, pasokan fakultatif atau penambahan alokasi LPG 3 Kg bersifat situasional, atau dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Eko menambahkan, masyarakat yang berhak dapat membeli LPG subsidi 3 Kg dengan mudah di pangkalan LPG resmi Pertamina yang tersebar hingga seluruh desa di wilayah Bandung Raya dan Priangan Timur.

Pemkab Sleman Luncurkan Aplikasi Pembayaran Nontunai Parkir

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Perhubungan Sleman bekerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Cabang Sleman meluncurkan aplikasi pembayaran nontunai retribusi parkir (Parikesit) di Balkondes Tebing Breksi, Prambanan, Sleman, Senin (10/5).

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo pada peresmian Parikesit tersebut mengatakan peluncuran aplikasi ini menunjukkan bahwa Pemkab Sleman sangat berkomitmen untuk mewujudkan “Sleman Smart Regency” yang menjadi program prioritas kepala daerah.

“Perkembangan zaman dan perilaku masyarakat saat ini menuntut semua pelayanan dan informasi yang cepat dan mudah,” katanya.

Ia mengatakan dengan inovasi pembayaran nontunai retribusi parkir ini diharapkan dapat memudahkan pengelola parkir atau juru parkir dalam melakukan penyetoran hasil retribusi parkir ke Pemerintah Kabupaten Sleman melalui BPD DIY Cabang Sleman.

“Dengan aplikasi ini, pengelolaan retribusi juga akan lebih transparan,” katanya.

Kustini mengatakan program ini merupakan kerja sama yang baik antara Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman dan Bank BPD DIY Cabang Sleman dalam melakukan inovasi pembayaran retribusi parkir dengan sistem pembayaran nontunai.

“Hal ini juga upaya untuk mengedukasi masyarakat agar semakin terbiasa dengan kebiasaan baru dalam transaksi e-banking. Ke depan bayar parkir juga diharapkan bisa nontunai, cukup dengan Qris saja. Terlebih yang datang ke tempat wisata ini rata-rata juga anak muda ya,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman Arip Pramana mengatakan bahwa dengan aplikasi ini para pengelola parkir tidak perlu lagi datang langsung ke kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman guna menyetor retribusi.

Namun, para pengelola parkir dapat membayar retribusi secara daring melalui aplikasi tersebut. “Pengelola parkir yang biasanya ke Kantor Dinas Perhubungan Sleman untuk menyetor retribusi dan mengambil tiket parkir, ini nanti untuk tiket parkir kami yang akan antar ke masing-masing pengelola,” katanya.

Sementara itu Pimpinan Bank BPD DIY Cabang Sleman Efendi Sutopo Yuwono mengatakan bahwa program ini sesuai dengan instruksi pemerintah pusat yang menyebutkan bahwa pembayaran retribusi dan pajak daerah dilakukan secara elektronifikasi.

Menurut dia, MoU terkait elektronifikasi antara lintas kemeterian dengan Bank Indonesia telah ditandatangan pada Januari 2020. “Kabupaten Sleman pada Maret 2020 mendapatkan penghargaan Digital Award dari Bank Indonesia, karena menjadi kabupaten pertama yang menerapkan digitalisasi elektronifikasi di seluruh Indonesia. Ini prestasi yang luar biasa,” katanya.

Gubernur DKI: Tempat Wisata Hanya Menerima Warga Ber-KTP Jakarta

SuaraPemerintah.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan warga non-Jakarta tidak bisa mengunjung tempat-tempat wisata di Ibu Kota selama libur Lebaran. Pengunjung yang diizinkan ke tempat wisata di Jakarta hanya warga ber-KTP Jakarta.

Menurut Gubernur Anies, hal tersebut merupakan hasil kesepakatan antara kepada daeah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) serta Cianjur dalam rapat koordinasi di Balai Kota DKI, Senin (10/5/2021). Rapat juga dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Banten.

“Hanya menerima pengunjung ber-KTP setempat. Tempat wisata di Jakarta hanya menerima pengungjung ber-KTP Jakarta,” kata Anies seusai rapat.

Begitu juga sebaliknya, kata Anies, warga ber-KTP Jakarta tidak bisa mengunjungi tempat wisata di luar Jakarta. Ketentuan ini berlaku untuk semua tempat wisata dalam kawasan Jabodetabek dan Cianjur.

“Jadi tempat wisata di Bogor hanya menerima pengunjung dari Bogor (begitu juga dengan daerah lainnya),” ujar Anies.

Khusus di Jakarta, pengaturan pembukaan tempat wisata selama libur Lebaran, sudah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Nomor 81/SE/2021 tentang Operasional Tempat Wisata/Rekreasi Pada Libur Hari Raya Idulfitri 1442 H/2021 di Masa Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis (PPKM) Mikro.

SE tertanggal 7 Mei ini diteken oleh Plt Kepala Dinas (kadis) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (parekraf) DKI Gumilar Ekalaya, dan ditujukan kepada pengelola kawasan pariwisata/taman rekreasi, wisata tirta dan waterpark.

Dalam SE tersebut, ditetapkan kapasitas maksimal pengunjung ke tempat wisata di Jakarta sebesar 30%.

“Diberlakukan pembatasan pengunjung dengan ketentuan kawasan pariwisata/taman rekreasi dan wisata tirta sebanyak 30% dari kapasitas maksimal dan waterpark yang sudah memiliki izin penyelenggaraan, tetap mengikuti ketentuan pada Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 354 Tahun 2021,” tulis Gumilar dalam SE tersebut.

Jabodetabek dan Cianjur Sepakat Larang Kegiatan Silaturahmi dan Ziarah Kubur

SuaraPemerintah.id – Kepala daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi,(Jabodetabek) dan Cianjur sepakat untuk melarang masyarakatnya untuk bersilaturahmi dan beziarah saat Lebaran.

Hal itu dikatakan, Wali Kota Bima Arya usai menghadiri rapat koordinasi pimpinan daerah Jabodetabek dan Cianjur, di Jakarta, Senin (10/05/2021).

Kata dia, dalam pertemuan itu, telah disepakati beberapa kebijakan menjelang dan Hari Raya Idulfitri 2021.

“Saya rangkum ada tiga hal yang menjadi perharian bersama. Sehingga mulai saat ini kita lakukan komunikasi bersama untuk lakukan sosialisasi. Karena banyak masyarakat yang menanyakan ini,” kata Bima, Senin petang.

Bima menyebut, tiga hal penting yang menjadi perhatian dalam pertemuan lintas wilayah itu, pertama, wilayah Jabodetabek dan Cianjur sepakat untuk melarang adanya ritual silaturahmi dan ziarah ke makam lintas kota dan kabupaten. Selain itu, tempat wisata dibuka hanya untuk wisatawan lokal sempat.

“Jadi warga kabupaten Bogor atau Depok, Bekasi ke Kota Bogor untuk bersilaturahmi dan ziarah tidak boleh,” kata Bima.

Bima mengimbau agar warganya mempergunakan media untuk bersilaturahmi secara virtual. Demikian juga dengan ziarah, tempat pemakaman umum (TPU) akan ditutup sementara.

“TPU-TPU di Kota Bogor akan ditutup untuk menghindari ziarah. Pemakaman tetap bisa dikunjungi atau digunakan hanya untuk kegiatan pemulasaran,” tegas Bima.

Untuk lokasi tempat wisata, Bima menyebut masih tetap bisa beroperasi dengan ketentuan pembatasan jam operasional dan pengunjung.

“Berlaku juga untuk tempat wisata. Pun buka, hanya bisa diakses bagi warga lokal setempat. Jadi TheJungle, KBR hanya bisa menerima wisatawan Kota Bogor,” tambah Bima.

Hal yang sama juga dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang melarang warga untuk ziarah kubur selama 12–16 Mei. Larangan itu untuk mengantisipasi kerumunan yang mungkin terjadi di tempat pemakaman umum (TPU).

”Kegiatan ziarah kubur ditiadakan mulai 12 Mei sampai dengan Minggu (16/5),” kata Anies rapat koordinasi bersama Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya, serta sejumlah kepala daerah di wilayah Jabodetabek di Jakarta, Senin (10/5).

Tak hanya di Jakarta, seluruh pemakaman di wilayah penyangga ibu kota juga bakal ditutup selama periode waktu tersebut. ”Seluruh pemakaman di Jabodetabek akan ditutup dari pengunjung untuk ziarah,” ujar Anies di Balai Kota.

Meski demikian, Anies mengatakan, proses penutupan itu tak akan mengganggu aktivitas pemakaman di TPU karena penutupan dilakukan hanya sebatas untuk para peziarah. ”Untuk pemakaman sendiri berjalan di tempat-tempat pemakaman itu, nanti diatur dinas pemakaman,” ucap Anies.

Indonesia Kirim Bantuan 3.400 Tabung Oksigen ke India

SuaraPemerintah.id – Indonesia mengirimkan bantuan 3.400 tabung oksigen senilai kurang lebih Rp 2 miliar ke India, yang saat ini sangat membutuhkan bantuan berupa gas oksigen untuk perawatan pasien Covid-19.

India saat ini sedang mengalami gelombang kedua pandemi Covid-19 dengan lebih dari 400.000 orang terinfeksi setiap harinya dan dengan tingkat kematian per hari sebanyak 3.900 orang.

Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita menerangkan, India merupakan negara mitra strategis Indonesia baik dalam hal diplomatik maupun sektor perindustrian dan perdagangan.

“Sudah sewajarnya jika Indonesia turut membantu saudara yang sedang mengalami kesulitan.Pemerintah Indonesia akan mengirimkan bantuan tabung oksigen tahap pertama sebanyak 1.400 dari total 3.400 yang akan diberikan,” ucap Menperin pada acara Pelepasan Bantuan Oksigen ke India di Kawasan Industri Cikande, Serang, Banten, Senin (10/5/2021).

Pada tahap pertama, kata Menperin, bantuan berasal dari inisiatif industri gas oksigen serta industri petrokimia dan industri tekstil yang berasal dari India.

Agus merinci daftar partisipasi industri dalam pengiriman bantuan tersebut adalah Asosiasi Gas Industri Indonesia dan PT Samator yang telah melakukan koordinasi pengadaan tabung dan isi oksigen untuk 3.400 tabung.

Selanjutnya, PT Indorama Ventures Indonesia, PT Indo-Rama Synthetics, Tbk., PT Asia Pacific Fibers, Tbk., PT Indo Bharat Rayon (Aditya Birla Group), PT Mutu Gading Tekstil, dan Asosiasi Industri Karpet dan Sajadah, masing-masing berpartisipasi dalam pembiayaan 280 tabung dan pengiriman 1 kontainer.

“Sehingga total jumlah tabung yang sudah terkumpul dan siap untuk dikirimkan hari ini sebanyak 1.400 tabung yang akan dikirim dalam 5 kontainer,” kata Agus.

Agus mengatakan, pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih atas inisiatif dan partisipasi pihak-pihak yang telah membantu terselenggaranya bantuan ini, khususnya kepada industri yang telah disebutkan sebelumnya.

Dia juga berharap semoga bantuan dari Pemerintah Indonesia, dapat membantu meringankan dampak pandemi Covid-19 yang sedang melanda di India. Dan juga mendoakan agar keadaan disana cepat kembali terkendali.

“Dan untuk kita, mari kita ambil hikmah dan pelajaran dari musibah yang menimpa India agar kita tidak lengah dan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” ucap Menperin.

Inalum Terapkan Teknologi TMC untuk Tingkatkan Debit Air Danau Toba

SuaraPemerintah.id – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (INALUM) bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melaksanakan program modifikasi cuaca sebagai bentuk partisipasi atas program-program pelestarian Danau Toba, salah satunya peningkatan debit air Danau Toba.

“INALUM berkomitmen mendukung program-program pelestarian Danau Toba. Ekosistem lingkungan Danau Toba perlu dijaga untuk memastikan keberlanjutannya. Wilayah ini merupakan sumber kesejahteraan masyarakat di sekitar danau dan di sepanjang sungai Asahan,” kata Sophia Isabella Wattimena, Direktur Pelaksana INALUM, S.

Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) merupakan salah satu metode yang telah digunakan di berbagai negara untuk meningkatkan curah hujan. Berdasarkan penelitian empiris di berbagai negara, teknologi ini dapat meningkatkan curah hujan sebesar 20-30%.

Tim Inalum dan BPPT telah melakukan operasi penerbangan perdana pada 1 April 2021 hingga 29 April 2021 di sekitar daerah tangkapan air Danau Toba dengan jumlah penerbangan penyemaian awan sebanyak 27 kali dan menghabiskan bahan semai flare CoSAT sebanyak 169 batang.

Pelaksanaan program periode pertama ini telah berhasil meningkatkan tinggi muka air Danau Toba sebesar 8,5 CM dan meningkatkan curah hujan sebesar 36,3 persen.

“INALUM siap mendukung untuk pelaksanaan TMC periode kedua pada September 2021. Perusahaan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Sumatera Utara perihal penggunaan bahan semai low explosive flare untuk kegiatan inik,” kata Sophia.

Opening ceremony Pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dilakukan oleh Direktur Pelaksana INALUM dan Kepala BBTMC BPPT di Siborongborong, Sumatera Utara pada 29 Maret 2021.

INALUM memberikan perhatian penuh terhadap pelaksanaan program ini. Perusahaan mengalokasikan personil khusus, kebutuhan finansial dan kerjasama dengan BPPT.

Sebagai salah satu wilayah strategis penunjang kehidupan, wilayah Danau Toba telah menjadi aspek keberlanjutan yang diperhatikan oleh INALUM.

Selain TMC, di bidang konservasi lingkungan, Perusahaan telah menanam 440 ribu pohon di Daerah Tangkapan Air (DTA) seluas 750 hektar sejak 2015 hingga tahun 2020. Upaya ini untuk menjaga kelestarian dana toba sebagai ikon pariwisata terbesar di Sumatera Utara.

Sebelumnya, beberapa hari lalu, Teknologi modifikasi cuaca hujan buatan terpantau berhasil meningkatkan tinggi muka air Danau Toba, Sumatera Utara.

Teknologi ini dikerahkan setelah hingga akhir Maret lalu air Danau Toba semakin mendekati titik minimumnya untuk dua Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) milik PT Inalum bisa tetap beroperasi.

Keberhasilan operasi hujan buatan itu telah dilaporkan dalam rapat evaluasi yang dilaksanakan daring, dipimpin Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Selasa 4 Mei 2021.

“Tim TMC berhasil meningkatkan efektif inflow Danau Toba di atas target yang ditetapkan sebelumnya,” ujar Kepala BPPT, Hammam   mengungkapkannya kembali, Rabu 5 Mei 2021.

Efektif Inflow Danau Toba disebutnya meningkat di atas baseline inflow yang ditargetkan oleh PT Inalum sebesar 138,6 meter kubik per detik.

Sementara dari sisi akumulasi curah hujan selama operasi hujan buatan tercatat sebesar 361 mm. “Peningkatan 36,3 persen dari curah hujan historisnya, dan meningkatkan efektif inflow melebihi baseline inflow sebesar 3,8 persen,” ujar Hammam.