Beranda blog Halaman 4383

Indonesia Komitmen Lindungi 6 Situs UNESCO Global Geopark

SuaraPemerintah.id – Indonesia terus berkomitmen untuk melindungi dan melestarikan situs global geopark yang telah ditetapkan oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO).

Keenam situs itu termasuk Belitong Geopark yang baru ditetapkan dalam UNESCO Global Geopark, Kamis (15/4/2021).

“Indonesia berkomitmen untuk terus melanjutkan upaya perlindungan dan pelestarian situs geopark dan di saat yang bersamaan, memanfaatkan kekayaan situs tersebut untuk mempromosikan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan,” sebut siaran pers Kedutaan Besar Republik (KBRI) Paris, Jumat (16/4/2021).

Belitong merupakan geopark nasional Indonesia keenam yang secara resmi masuk ke dalam daftar UNESCO Global Geopark. Sebelumnya, diketahui Indonesia telah berhasil mendaftarkan 5 lokasi yakni Kaldera Toba, Batur, Ciletuh, Gunung Sewu, dan Rinjani.

Berbagai upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pengembangan geo-pariwisata dan geo-edukasi yang dapat membuka peluang untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat lokal melalui promosi budaya dan produk lokal.

“Indonesia juga berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran dan melibatkan masyarakat untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan di situs geopark,” tambah siaran pers KBRI Paris.

Melalui UNESCO Global Geopark Program ini, Indonesia dapat memanfaatkan jaringan Global Geoparks Network dan Asia Pacific Geoparks Network untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam upaya mengelola situs geopark dengan mengedepankan aspek pendidikan, sains, pemberdayaan masyarakat lokal, dan pembangunan berkelanjutan.

Penetapan Belitong sebagai UNESCO Global Geopark dilakukan dalam Sidang ke-211 Dewan Eksekutif yang diselenggarakan secara virtual dari Paris, Prancis, kemarin.

Dalam sidang itu, Geopark Belitong bersamatujuh nominasi lain direkomendasikan oleh UNESCO Global Geopark Council (UGGC) untuk dienkripsi sebagai UNESCO Global Geopark baru.

“Geopark Belitong, yang terletak di Provinsi Bangka Belitung menjadi salah satu prioritas dalam pembahasan dan berhasil mendapatkan rekomendasi positif untuk dimasukan ke dalam daftar UNESCO Global Geopark,” sebut siaran pers KBRI Paris.

Indonesia juga memiliki banyak kekayaan alam dan budaya yang masuk dalam daftar antara lain sembilan situs warisan budaya dan alam dan 18 cagar biosfer.

Indonesia Dukung Pembahasan Pola Kerja Baru dari Anggota G20

SuaraPemerintah.id – Perkembangan digitalisasi dan dampak pandemi Covid-19 telah menciptakan double-disruption terhadap ekosistem ketenagakerjaan. Indonesia bersama Negara-negara G20 terus berupaya mencari formulasi pedoman yang tepat agar sektor ketenagakerjaan mampu mengimbangi disrupsi tersebut.

Dalam pertemuan G20 Second Employment Working Group (EWG) melalui sambungan video pada hari Kamis malam (15/4), Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia melalui Kemnaker memiliki beberapa strategi dalam mengatasi tantangan era digitalisasi. Di antaranya mengurangi kesenjangan sosial antara Usaha Besar dan Usaha Kecil Menengah.

“UMKM perlu beralih ke dalam bentuk kewirausahaan berbasis inovasi Digital Fabrication/Talent Hub serta memprioritaskan masyarakat yang rentan seperti pengangguran, kelompok NEET (Not in Employment Education Training), penyandang disabilitas, pemuda dan wanita yang membutuhkan perlindungan sosial dan insentif lebih banyak,” kata Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi, dalam paparannya pada pembukaan pertemuan G20 Second Employment Working Group (EWG) secara virtual di Jakarta, Kamis malam (15/4/2021).

Sekjen Anwar Sanusi menjelaskan, pada era digital saat ini terdapat peluang bagi pemerintah dalam mengembangkan daya saing pekerja agar mampu berkarya dan menguasai dunia digital. Hal ini diperlukan karena perkembangan digitalisasi dan dampak pandemi Covid-19 telah menciptakan double-disruption terhadap ekosistem ketenagakerjaan.

“Berbagai langkah-langkah diambil pemerintah dalam memanfaatkan peluang ini yang pertama, mengoptimalkan partisipasi pekerja dalam era digital; kedua, mengikutsertakan pekerja dalam program jaminan sosial publik untuk meningkatkan perlindungan mereka; ketiga, peningkatan kompetensi secara berkelanjutan,” lanjutnya.

Sekjen Anwar Sanusi menyatakan, era digitalisasi juga berpengaruh terhadap situasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Karena saat ini bidang ketenagakerjaan mengalami perubahan dalam kondisi kerja, jam kerja, serta lingkungan kerja yang dapat menimbulkan potensi bahaya (hazard) baru bidang K3.

“Dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang kondusif serta memberikan perlindungan ketenagakerjaan, pemerintah masih menyusun kebijakan publik yang sejalan dengan munculnya Future of Work melalui dialog sosial dengan melibatkan tripartit dalam membangun pasar kerja yang fleksibel dan menciptakan lapangan kerja berkualitas,” ucapnya.

Pada pertemuan ini, Sekjen Anwar Sanusi juga menyampaikan dukungan Indonesia terhadap isu yang dikemukakan oleh Presidensi G20 Italia, Mr. Carmelo Barbarello, mengenai pola kerja.

Sekjen Anwar mengharapkan dari pertemuan kedua G20 Employment Working Group (EWG) dapat memberikan kontribusi yang konkrit terhadap pemulihan perekonomian melalui sektor ketenagakerjaan.

“Saya mendukung Presidensi Italia atas inisiasinya dalam forum EWG II ini untuk membahas kontribusi terhadap implementasi G20 Youth Roadmap 2025 sebagaimana yang kita komitmenkan pada tahun 2020,” kata Sekjen Anwar.

PGN Siapkan Pasokan dan Infrastruktur Gas Bumi di Jawa Tengah

SuaraPemerintah.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan PT Jateng Petro Energi (Perseroda) (JPEN) telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penyediaan Pasokan dan Infrastruktur Gas Bumi di Provinsi Jawa Tengah. Penandatanganan MoU dilaksanakan secara virtual dalam acara Jateng Gas Business Gathering 2021, pada Kamis (15/4/2021) kemarin.

Disaksikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, penandatanganan dilakukan oleh Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Syahrial Mukhtar dan Direktur Utama JPEN Muhammad Iqbal.

Syahrial menjelaskan bahwa MoU ini bertujuan untuk mengkaji potensi kerja sama terkait rencana penyediaan pasokan gas bumi dalam bentuk Compressed Natural Gas (CNG) beserta infrastruktur pendukungnya, untuk memenuhi kebutuhan energi di Jawa Tengah.

Untuk keseluruhan wilayah Jawa Tengah, potensi pasar masih dapat berkembang dimana saat ini demand terpusat di kawasan industri eksisting. Strategi penyaluran yang digunakan menggunakan beberapa moda yaitu gas pipa, CNG, maupun LNG menyesuaikan dengan kebutuhan. Dengan adanya MoU dengan JPEN, diharapkan dapat memberikan support untuk penyediaan infrastruktur CNG.

JPEN merupakan suatu perusahaan perseroan daerah milik Provinsi Jawa Tengah yang bergerak di bidang Hulu dan Hilir Migas, Energi Baru Terbarukan (EBT), dan Jasa Penunjang.

“Untuk sumber pasokannya, PGN saat ini memiliki beberapa opsi sumber pasokan gas untuk Jawa Tengah seperti Jimbaran Tiung Biru (JTB), Saka Muriah, dan LNG teluk Lamong,” kata Syahrial dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/4).

Seperti yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bahwa kebutuhan gas bumi di Jawa Tengah saat ini cukup mendesak. Jawa Tengah memiliki potensi geografis yang menguntungkan, diapit oleh dua provinsi besar yang kaya akan pasokan dan pasar gas. Selain itu, Jawa Tengah juga merupakan tujuan dari dua pipa transmisi.

Dari sisi konsumen, di Jawa Tengah banyak industri yang potensial menyerap gas bumi sebagai energi untuk produksi. Namun kendala infrastruktur atau pipanisasi menyebabkan supply gas bumi di Jawa Tengah menjadi tidak optimal.

“PGN telah memiliki infrastruktur Pipa Transmisi Gresik-Semarang (Gresem), serta alokasi pasokan gas yang dapat disalurkan untuk industri di Jawa Tengah. Penyaluran gas bumi bagi industri yang yang belum terjangkau jaringan pipa gas bumi dapat menggunakan moda CNG maupun LNG,” jelas Syahrial.

Saat ini PGN telah menyalurkan gas bumi ke 13 pelanggan industri komesial di Kawasan Industri Tambah Aji dan meluas ke Wijaya Kusuma melalui gas pipa dan CNG, menyalurkan gas bumi ke Pembangkit Tambak Lorok, serta melayani 7.093 rumah tangga. Secara keseluruhan, volume penyerapan gasnya mencapai 23,85 BBTUD.

Di sisi lain, PGN melihat pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang terus tumbuh seiring dan makin banyak kawasan industri baru yang berkembang di Jawa Tengah. Ada beberapa kawasan industri seperti Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Kawasan Industri Kendal (KIK) sebagai pasar potensial gas bumi.

PGN optimis dengan infrastruktur yang terintegrasi dapat mempercepat akses gas bumi yang handal di Jawa Tengah. Sinergi dengan JPEN juga akan semakin memacu upaya realisasi akses gas bumi yang merata dan stabil dengan harga yang lebih efisien di Jawa Tengah.

Gubernur Jabar dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda Jabar

SuaraPemerintah.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meluncurkan aplikasi e-Perda di Jawa Barat di Gedung Pakuan Bandung, Jumat (16/4). Aplikasi e-Perda dikembangkan Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri sebagai wadah konsultasi Pemda dengan pusat terkait perancangan Perda.

Ridwan Kamil menyambut baik aplikasi tersebut. Ia mengatakan, segalanya saat ini sudah harus bergeser ke dalam dunia digital, termasuk dalam proses perumusan Perda.

“Kami merasa inilah yang kami tunggu tunggu karena dari daerah banyak sekali permasalahan yang harus disinkronkan dengan nomenklatur dari pusat. Dunia sudah berubah bergeser ke dunia digital, termasuk akurasi  dan sinkronisasi data membuat waktu kita bisa lebih produktif,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil.

Emil menjelaskan, tujuan peluncuran e-Perda di Jabar untuk memastikan kecepatan dan ketepatan rancangan produk hukum Pemda Provinsi Jabar bersama DPRD yang disesuaikan dengan aturan yang sudah ada di pemerintah pusat.

“Memastikan kecepatan dan ketepatan karena waktu sangat berharga. Kalau kita bisa mengurangi hal-hal yang sifatnya kurang produktif itu, bisa kita selesaikan,” katanya.

Tujuan lainnya, kata dia, menciptakam iklim keterbukaan informasi yang transparan dan terintegrasi. “Dengan mudah kita bisa mencari (perda), hingga keterbukaan informasi menjadi mudah. Bahkan tolong pertahankan bahwa Pemda Provinsi Jawa Barat sudah dua tahun meraih provinsi informatif kategori tertinggi di Indonesia,” katanya.

Kemudian, kata dia, aplikasi e-Perda dibikin pemerintah pusat  untuk memperkuat kepemerintahan yang baik dan bersih di lingkungan Pemda Provinsi Jawa Barat.

“Clean and good governance ya. Hingga kalau ada hal-hal yang masih kurang, masyarakat bisa protes. Aplikasi ini juga meminimalkan tetap muka yang sebenarnya bisa digantikan secara virtual,” katanya.

Tujuan terakhir, kata Emil, peraturan daerah dan pusat menjadi satu data yang memudahkan proses perancangan perda. “Saya yakin jumlah perda di Indonesia ini ribuan sehingga sangat berat kalau kita tidak lakukan secara maksimal,” katanya.

Sementara itu, Dirjen Otda Kemendagri, Akmal Malik, memilih Pemda Provinsi Jabar untuk meluncurkan aplikasi ini karena Jabar disebut dari tahun 2018-2019 secara berturut meraih peringkat satu dan dua sebagai pemerintahan inovasi di Indonesia.

Jabar, kata dia, masuk kepada yang memiliki prestasi yang tinggi dalam pemerintah, tertinggi di Indonesia tentunya.

“Momentum ini kami berharap bisa memberikan semangat kepada Kemendagri dan juga kepada Jawa Barat untuk lebih inovatif, dan tentunya juga akan lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada seluruh pemerintah provinsi dan pemerintah kota di Indonesia,” katanya.

Menurut Akmal, e-Perda Perda bertujuan mempercepat proses fasilitasi dari pemerintah pusat atas raperda yang sedang dirancang daerah. Melalui aplikasi e-Perda ini, kata dia, diharapkan dapat lebih meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja birokrasi karena segala prosesnya berbasis digital.

Kunjungi Balai Besar Vokasional Cibinong, Mensos Ingin Penerima Kuasai Teknologi Terbaru

SuaraPemerintah.idMenteri Sosial Tri Rismaharini bergerak menuju Balai Besar Vokasional “Inten Suweno” di Bogor, Cibinong.  Mensos berkeliling mengecek fasilitas yang tersedia di balai.
 
Di antara yang menjadi titik pemeriksaan adalah ruangan logam. Mensos menanyakan kesiapan peralatan yang ada. Mensos mendapat laporan bahwa peralatan yang ada masih bisa beroperasi. 
 
“Masalahnya bukan apakah perlatan ini masih bisa beroperasi atau tidak. Tapi apakah alat yang ada teknologinya terbaru atau bukan. Sebab anak-anak yang dilatih di sini bisa mengikuti teknologi terbaru di lapangan kerja,” kata Mensos dalam kunjungannya di Balai Besar Vokasional “Inten Suweno” di Bogor, Cibinong (16/04).
 
Mensos juga bergerak ke bengkel otomotif di bagian belakang Balai. Mensos menyaksikan peralatan praktik yang merupakan kendaraan keluaran lama. Terkait hal tersebut, Mensos kembali menekankan perlunya penerima manfaat (PM) mengadopsi teknologi terbaru. 
 
“Seperti kendaraan praktik ini, kita perlu membeli kendaraan produksi terbaru. Tujuannya bukan apa. Supaya anak-anak menguasai teknologi terbaru. Jadi nanti kalau di lapangan kerja mereka terpakai karena di lapangan kerja sudah mengadopsi teknologi terbaru, ” katanya. 
 
Mensos menekankan, bahwa saat menjadi Wali Kota Surabaya ia membeli mobil Toyota Alphard baru. Tujuannya untuk dibongkar dan dipelajari teknologinya. 
 
Oleh karena itu, Mensos memberikan instruksi kepada jajarannya untuk senantiasa berpikir jauh ke depan. Menurut dia, penguasan teknologi terbaru adalah jalan terbaik agar bangsa ini tidak menjadi penonton di tengah persaingan global. 
 
Dalam kesempatan sama, Mensos juga menginstruksikan agar peralatan bekas yang tidak dipakai untuk didisposal. Sementara untuk peralatan elektronik di bengkel elektronik untuk disusun dan dikelompokkan di museum. 
 
Mensos juga mengarahkan agar ada maksimalisasi ruangan. Ruangan pejabat dan staf bisa diefisienkan dan ruangan praktik untuk dimaksimalkan.

 

Menko PMK Ajak Mahasiswa Edukasi Masyarakat Mengenai Pentingnya Peniadaan Mudik di Masa Pandemi

SuaraPemerintah.id – Kebijakan peniadaan mudik yang ditetapkan pemerintah untuk tahun ini masih menuai perdebatan di sejumlah kalangan terutama masyarakat awam. Mahasiswa diajak turut terlibat untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kebijakan peniadaan mudik.

Hal itu seperti disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat menjadi narasumber kegiatan Safari Ilmu di Bulan Ramadan (Samudra) 1442 H yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada melalui daring, Kamis (15/4).

“Saya meminta bantuan adik-adik (mahasiswa) untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya menaati peniadaan mudik karena risiko dan target untuk menekan penyebaran Covid-19,” ujar Menko PMK.

Ia menjelaskan bahwa dalam kaidah fikih, menghindari atau mencegah kerusakan itu lebih diutamakan dari sesuatu yang dikira berfaedah. Sama halnya, mencegah mudik lebih diutamakan ketimbang membiarkan Covid-19 semakin merajalela.

Tak dinafikkan, berdasarkan pengalaman beberapa kali libur panjang sebelumnya, angka kasus Covid-19 selalu meningkat drastis. Begitupun angka kematian akibat Covid-19 juga mengalami kenaikan signifikan bahkan angka kematian di Indonesia saat ini masih sebesar 2,72% atau di atas rata-rata dunia 2,18%.

“Coba bayangkan kalau mudik dibolehkan dengan risiko kematian yang sangat tinggi. Toh mudik itu kan intinya ziarah dan silaturahmi dan itu sunah, tapi kalau Covid-19 tidak bisa ditawar penyebarannya,” tutur Muhadjir.

Menurutnya, mudik itu penting dan mungkin tidak ada masyarakat yang tidak ingin mudik karena itu merupakan bagian dari tradisi. Akan tetapi, yang lebih utama adalah mementingkan keselamatan bersama dari bahaya Covid-19.

“Saya kalau ditanya ingin mudik tentu saja karena ini bagian dari tradisi. Tapi demi kepentingan yang lebih besar, demi keselamatan bangsa ini, marilah kita dukung bersama-sama peniadaan mudik,” ucap Menko PMK.

Gandeng ESDM Lahirkan Solusi Baru di Sektor E-mobility, New Energy Nexus Indonesia Gelar Hackathon Buru Inovator Kendaraan Listrik

SuaraPemerintah.idKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan iklim kompetisi dan melahirkan solusi dan inovasi baru di bidang energi untuk mendukung kemandirian energi nasional dan menjawab tantangan global.

Terkini, Kementerian ESDM turut berpartisipasi dan memberikan dukungan terhadap gelaran hackathon virtual kedua yang diselenggarakan oleh New Energy Nexus Indonesia, [RE]energize Indonesia 2021.

Mengusung tema electric mobility (e-mobility), hackathon kali ini dirancang khusus untuk mengidentifikasi ide-ide inovatif dalam membantu membangun ekosistem di sektor mobilitas listrik di Indonesia.

Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan KESDM, Chrisnawan Anditya, melalui keynote speech yang dibacakan oleh Koordinator Program Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan, Tony Susandy, mengatakan bahwa Kementerian ESDM memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif penyelenggaraan hackathon yang mengangkat isu terkait kendaraan berbasis listrik dari EBT.

“Kami berharap acara ini dapat menjadi pemantik munculnya ide dan inovasi dalam pengembangan kendaraan listrik berbasis energi terbarukan di Indonesia. Sehingga dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan perekonomian,” lanjut Tony mewakili Direktur Aneka EBT pada acara hackathon secara virtual, Kamis (15/4).

Gelaran hackathon online ini juga bekerja sama dengan National Battery Research Institute, PT Surya Utama Nuansa dan knowledge partner lainnya terbuka bagi individu maupun tim yang memiliki solusi dan inovasi di sektor e-mobility ataupun ekosistem pendukungnya.

Tony menyebutkan bahwa Kementerian ESDM saat ini tengah menyusun grand strategi energi guna mempercepat transisi energi demi mewujudkan ketahahan dan kemandirian energi nasional. Menurutnya, tantangan energi di Indonesia menghadapi kondisi di mana demand energi yang terus meningkat sedangkan kapasitas pasokan energi yang terbatas.

Kedepannya pengembangan kendaraan listrik di Indonesia akan semakin meningkat seiring telah menjadi visi Indonesia kedepan dalam pengembangan energi. Percepatan penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle) sebagai mobilitas publik menjadi salah satu solusi mengurangi emisi dalam grand strategi energi nasional.

“Ini adalah arah kita kedepan yang tidak akan terhindarkan, untuk melakukan transformasi energi di sektor transportasi ke arah energi yang bebas fosil. Melaui hackathon ini, kami harap dapat lebih banyak lagi dijaring ide dan inovasi di sektor energi yang belum terpikir oleh banyak orang,” ungkap Tony.

Sebelumnya, New Energy Nexus juga pernah mengadakan hackathon di tahun 2020, yang mengadopsi tema Kesehatan dan Produktivitas, sejalan dengan tantangan yang dihadapi saat pandemi COVID19 baru saja menyerang. New Energy Nexus juga bukan nama yang asing di dunia hackathon, salah satu hackathon internasional yang pernah diadakan adalah hasil kolaborasi dengan LG, Hyundai dan Kia di Korea Selatan yang dinamakan LGChem Battery Challenge, serta Smart Energy Hackathon di Bangkok, Thailand.

“Kenapa hackathon kali ini bertema electric mobility (e-mobility), karena kami melihat sektor ini sedang berkembang dan akan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi dan inovasi di Indonesia kedepannya. Sehingga penting untuk menyediakan ruang dan tempat serta dukungan bagi startup berbasis EBT terutama mereka yang bergerak di electric mobility,” ujar Program Director New Energy Nexus Indonesia, Diyanto Imam.

Hackathon [RE]energize Indonesia juga menandai tahun ke-3 perjalanan New Energy Nexus Indonesia untuk ikut membangun ekosistem startup energi terbarukan yang inklusif melalui pendanaan, program inkubasi dan akselerasi, dan jaringan. Sampai saat ini, New Energy Nexus sudah menyelesaikan 7 angkatan program inkubasi dan akselerasi, serta membimbing lebih dari 40 startup energi terbarukan dalam mengasah strategi bisnis dan inovasi mereka.

Pemenang hackathon akan meraih total hadiah sebesar Rp. 100 juta rupiah, dan mendapatkan akses ke program Smart Energy Incubation and Acceleration yang dirancang untuk mendukung startup energi pintar dan terbarukan di Indonesia.

Melalui SUPER CHARGE E-Mobility Ecosystem in Indonesia, New Energy Nexus Indonesia juga berharap dapat mengidentifikasi dan mendukung solusi yang tidak hanya dapat mengatasi emisi gas rumah kaca, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan yang berkualitas serta peluang-peluang ekonomi bagi jutaan.

UMKM Produsen Bulu Mata Palsu di Semarang Tembus Pasar Bulgaria

SuaraPemerintah.id – Permata Bangun Mandiri (PBM), produsen bulu mata palsu dan rambut palsu asal Semarang, Jawa Tengah, telah memulai produksi untuk memenuhi pesanan dari Bulgaria awal pekan ini.

Ini menandai pertama kalinya UMKM tersebut menembus pasar Eropa Timur dan Tenggara, setelah sebelumnya telah mengekspor produknya ke Amerika Serikat, Inggris, Ceko, dan Nigeria.

“Awal Ramadhan dan pandemi global tidak menyurutkan derap langkah KBRI untuk terus bekerja sama dengan UMKM menembus pasar luar negeri,” kata Duta Besar RI untuk Bulgaria Iwan Bogananta pada pertemuan virtual dengan UMKM Indonesia, seperti disampaikan melalui keterangan tertulis KBRI Sofia, Jumat.

Sebagaimana diketahui, Indonesia telah menjadi penyuplai produk bulu mata palsu atau false eyelashes dunia sejak 20 tahun terakhir.

Dikenal sebagai “The World’s Best Producer of False Eyelashes”, produk bulu mata palsu dari Indonesia dinilai lebih superior daripada pesaingnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa produk bulu mata palsu asal Indonesia dibuat dengan perpaduan antara pekerjaan tangan dan mesin, sehingga terjaga mutunya.

Keseluruhan produk PBM sendiri dibuat menggunakan tangan (hand-made) guna mempertahankan kualitas.

UMKM PBM yang salah satu lokasi produksinya berada di Purbalingga berharap dengan menggarap pesanan awal ini, produknya dapat merambah tidak hanya Bulgaria tetapi juga negara Eropa lainnya.

Diharapkan dengan dimulainya pesanan dari Bulgaria sebagai tahapan awal, produk bulu mata palsu PBM dapat merambah negara Eropa sekitar, termasuk Uni Eropa dan kawasan Balkan.

Sebagai informasi, dalam sebulan UMKM tersebut mampu menghasilkan 1 juta produk bulu mata palsu, rambut palsu, dan hair extensions.

“Itu sedikit dari kami untuk bisa membantu negara dengan menarik devisa,” kata pemilik PBM Darwanto

Safari Ramadhan, Pemkot Medan Serahkan Bantuan Untuk Masjid Nurul Islamiyah di Medan Johor

SuaraPemerintah.idPemko Medan menyerahkan bantuan untuk Masjid Nurul Islamiyah di Jalan Karya Tani Gg Makmur, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Kamis (15/4). Bantuan yang diberikan dalam Safari Ramadhan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk kemakmuran masjid.

Penyerahan Bantuan senilai Rp 50 juta untuk Masjid Nurul Islamiyah ini diberikan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE.,MM diwakili Sekda Kota Medan Ir.Wiriya Alrahman,MM kepada Ketua BKM, Gahman Sitorus.

Selain bantuan uang Tunai, Pemko Medan juga memberi santunan kepada 50 anak yatim piatu dan Paket sembako untuk BKM Masjid Nurul Islamiyah. Dalam Safari Ramadhan ini juga diisi tausiah agama yang disampaikan Ustad Abidin Ahya.

Dikatakan Wali Kota Medan dalam sambutan yang dibacakan Sekda, Pemko Medan saat ini berkomitmen untuk memakmurkan masjid dengan mewujudkan masjid yang mandiri. Artinya ke depan masjid akan memiliki banyak fungsi dan tidak hanya sebagai pusat ibadah melainkan bisa menjadi pusat peradaban Islam dan menjadi sentral pengembangan ekonomi umat serta pusat pendidikan.

“Fokus safari Ramadhan tahun ini adalah untuk pemberdayaan masjid sebagai sentral segala aktivitas bagi masyarakat muslim di sekitarnya. Oleh karenanya kita harus bisa meningkatkan ekonomi para jamaah yang kurang mampu namun memiliki kegiatan ekonomi yang produktif dengan mengutamakan anak yatim piatu, jamaah difabel, penjaga masjid, ustad dan petugas masjid lainnya,” kata Sekda.

Dalam kesempatan ini juga Sekda yang hadir didampingi Pimpinan OPD diantaranya Kadis Lingkungan Hidup, Armansyah Lubis, Plt Kadispora Pulungan, Kadis P3APM Khairunisa Mozasa dan Camat Medan Johor Zul Fahri Ahmadi, mengajak jamaah masjid Nurul Islamiyah yang mampu untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah untuk membayar biaya sekolah anak yatim piatu, dan membangun ATM beras di Masjid.

“Kita bangun koperasi syariah bahkan bank Syariah yang bisa mengakomodir kebutuhan para jamaah tanpa sistem tiba dan berbagai kemudahan lainnya. Dengan begitu maka jamaah akan bisa meningkatkan kesejahteraannya dan roda ekonomi bisa bergulir yang semuanya dimulai dari dalam Masjid,” jelasnya.

Sebelumnya, BKM Masjid Nurul Islamiyah, Gahman Sitorus mengucapkan terima kasih kepada Pemko Medan atas bantuan yang diberikan untuk kemakmuran masjid. Bantuan ini tentunya sangat berguna sebab saat ini masjid tengah dalam pembangunan. Selain itu, disini juga akan didirikan rumah Tahfiz Quran.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemko Medan khususnya Bapak Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution yang telah memperhatikan masjid dengan memberikan bantuan untuk kemakmuran masjid. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi pembangunan masjid Nurul Islamiyah dan rumah Tahfiz Quran,” jelasnya.

Di masa Pandemi Covid-19, Pemko Medan mengemas Safari Ramadhan berbeda dari tahun sebelumnya. Selain menerapkan Protokol Kesehatan warga yang hadir juga dibatasi jumlahnya yakni hanya 50 warga. Kemudian guna menghindari kerumunan, Safari Ramadhan ini dilakukan usai Shalat Ashar dan berakhir sebelum berbuka puasa. Namun demikian para jamaah dan warga mendapatkan makanan dan takzil untuk berbuka puasa.

 

Presiden Serahkan Zakat Sekaligus Luncurkan Gerakan Cinta Zakat

Presiden Serahkan Zakat Sekaligus Luncurkan Gerakan Cinta Zakat

SuaraPemerintah.idPresiden Joko Widodo pada Kamis, 15 April 2021, menyerahkan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta. Acara tersebut digelar dengan tetap mematuhi dan menjaga protokol kesehatan yang ketat.

“Alhamdulillah pada hari ini saya bersama dengan Bapak Wakil Presiden dan para Menteri Kabinet Indonesia Maju bisa tetap berzakat di tengah pandemi dan untuk tetap juga mematuhi dan menjaga protokol kesehatan,” kata Presiden dalam sambutannya.

Dewasa ini, Presiden menjelaskan, zakat juga bisa ditunaikan secara daring. Menurut Kepala Negara, berzakat merupakan kewajiban umat Islam untuk berbagi rezeki dan kebahagiaan dengan saudara-saudaranya, terutama para mustahik.

“Saya harapkan dana zakat yang dihimpun oleh Baznas ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan-kesulitan akibat pandemi Covid, dan juga untuk membantu mengentaskan kemiskinan secara menyeluruh di negara kita,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden sekaligus meluncurkan secara resmi Gerakan Cinta Zakat yang mendorong partisipasi masyarakat untuk meningkatkan zakat, infak, dan sedekah. Selain itu juga untuk memastikan penyaluran yang tepat sasaran, betul-betul sampai kepada mereka yang membutuhkan.

“Gerakan Cinta Zakat ini sejalan dengan program pemerintah yang memiliki kerja yang sangat besar untuk mengentaskan kemiskinan, menangani musibah dan bencana, serta menuntaskan program-program SDGs (pembangunan berkelanjutan),” ungkapnya.

Di penghujung sambutannya, Presiden mengimbau seluruh pejabat negara, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perusahaan swasta, hingga kepala daerah di seluruh Tanah Air untuk turut menunaikan zakat melalui amil zakat resmi untuk membantu mewujudkan kesejahteraan dan juga memberikan keberkahan kepada semua.

“Semoga zakat yang kita keluarkan akan menyempurnakan ibadah puasa kita, menyempurnakan ketakwaan kita, ketaatan kita kepada Allah Swt.,” tandasnya.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut yaitu Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md., Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Baznas Noor Achmad, serta sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya.