Beranda blog Halaman 4429

Program Padat Karya di Sulbar Libatkan 3.500 Warga

SuaraPemerintah.id – Program padat karya di Provinsi Sulawesi Barat melibatkan 3.500 warga setempat sebagai tenaga kerja dengan harapan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan program padat karya itu untuk mendukung program peningkatan ekonomi masyarakat sehingga meningkatkan kesejahteraan mereka.

Ia mengharapkan hasil pelaksanaan program bantuan padat karya dapat dipelihara agar dapat dimanfaatkan dalam waktu yang lama. “Program padat karya di daerah itu, di antaranya berupa pengerjaan drainase, jalan tani, jembatan dan talud, tersebar di enam kabupaten di Sulbar,” katanya di Mamuju, Ahad (21/3).

Kepala Dinas Ketenagakerjaan SulbarBahtiar mengatakan padat karya di daerah itu menggunakan anggaran dari dana BTT (Bantuan Tidak Terduga) refocusing penanganan COVID-19 yang melekat di Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sulbar.

Kegiatan padat karya di antaranya di Kabupaten Polewali Mandar 86 lokasi yang menyerap 1.700 tenaga kerja, Kabupaten Majenedengan 22 lokasi yang menyerap 540 tenaga kerja. Selain itu, di Kabupaten Mamasadi 22 lokasi yang menyerap 390 tenaga kerja.

Lalu di Kabupaten Mamujudi 33 lokasi yang menyerap 630 tenaga kerja, Kabupaten Mamuju Tengah di delapan lokasi yang menyerap120 tenaga kerja, Kabupaten Pasangkayudi tujuh lokasi yang menyerap 90 tenaga kerja.

Sebelumnya, diberitakann jika Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan, program ini turut terkena refocusing anggaran Kementerian PUPR 2021, sehingga bertambah dari semula Rp 12,18 triliun menjadi Rp 23,24 triliun.

Refocusing anggaran itu disebutnya sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dampak pandemi Covid-19. Salah satunya dalam hal penarikan tenaga kerja.

“Terdapat 20 kegiatan yang diharapkan dapat menyerap 1,23 juta tenaga kerja untuk mempercepat pemulihan ekonomi, sehingga akan memberikan kontribusi pada program pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19,” kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulis, Kamis (18/3/2021).

Pelaksanaan kegiatan padat karya tahun anggaran 2021 meliputi bidang sumber daya air sebesar Rp 7,15 triliun dengan target menyerap 386.159 tenaga kerja. Lalu di bidang jalan dan jembatan senilai Rp 6,69 triliun dengan perkiraan serapan tenaga kerja sebanyak 273.603 orang,

Kemudian di bidang permukiman disalurkan melalui 6 kegiatan senilai Rp 5,29 triliun akan menyerap 194.471 tenaga kerja, dan bidang perumahan senilai Rp 4,11 triliun dengan target menyerap 378.460 tenaga kerja.

Ketua DPD RI : Kerja Sama Jaminan Produk Halal Untuk Tembus Pasar Internasional

SuaraPemerintah.id – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI La Nyalla Mahmud Mattalitti mendorong pemerintah untuk memperhatikan kerja sama Jaminan Produk Halal (JPH) guna bersaing di pasar internasional.

Menurut La Nyalla, Jaminan Produk Halal tidak hanya membantu dari segi ekspor, tetapi juga dalam rangka memenuhi kebutuhan produk dalam negeri.

“Langkah-langkah kerja sama JPH sangat penting karena produk halal Indonesia harus mampu menembus pasar internasional,” kata La Nyalla sebagaimana dikutip dari keterangan resminya, Minggu (21/3/2021).

Tak hanya di luar negeri, lanjutnya, di dalam negeri pun jaminan kehalalan sebuah produk amat diperlukan. Tentu saja hal ini merupakan pasar yang besar jika dapat dimaksimalkan.

Dalam konteks pasar ekspor, La Nyalla menilai perlu adanya kerja sama dalam bentuk perjanjian seperti tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang tentang Penyelenggaraan Bidang JPH.

Dalam Peraturan Pemerintah tersebut dinyatakan, kerja sama internasional dapat berbentuk pengembangan JPH, penilaian kesesuaian dan/atau pengakuan sertifikat halal.

Alumni Universitas Brawijaya Malang tersebut juga mengatakan, perjanjian kerja sama seperti ini sangat positif agar Indonesia tidak tertinggal dari negara tetangga dalam menjamin kehalalan suatu produk. Selain itu, kerja sama JPH berperan penting untuk kepentingan dagang dan melakukan kerja sama antarnegara.

“Perjanjian kerja sama seperti ini sangat positif. Jangan sampai kita tertinggal. Negara-negara tetangga dalam menjamin kehalalan suatu produk untuk kepentingan dagang, juga melakukan kera sama antar negara. Langkah-langkah ini harus dilakukan Indonesia agar produk halal kita menembus pasar internasional,” harap La Nyalla.

Kerja sama internasional JPH, lanjutnya, menjadi salah satu isu penting. Terlebih di era perdagangan bebas seperti sekarang ini, di mana angka kebutuhan produk halal semakin meningkat dari waktu ke waktu.

La Nyalla menambahkan, dalam kerangka itu, JPH menjadi kebutuhan mendesak dan untuk merealisasikannya, dimungkinkan menjalin kerja sama internasional antar negara.

Resmikan Gelaran JaFest 2021, Menteri Teten Ajak UMKM Go Digital

SuaraPemerintah.id – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKMTeten Masduki meresmikan gelaran Jawa Barat Culture and Tourism Festival (JaFest) 2021, Minggu (21/3/2021).

Melalui JaFest ini, Teten berharap bisa semakin memajukan dan mendorong UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) khususnya di daerah untuk memakai platform digital sehingga bisa semakin memperluas pasarnya.

“Kami sangat mendukung sekali acara Jabar Culture and Tourism Festival karena ini sangat penting dalam dua hal, yaitu pemulihan ekonomi nasional yang harus digerakkan pariwisatanya,” kata Teten.

Teten mengatakan, Jabar memiliki kekayaan budaya yang sangat dalam sehingga menjadi potensi luar biasa untuk pengembangan industri pariwisata baik daerah maupun nasional.

Selain itu, acara JaFest 2021 juga diharapkan bisa ikut mendorong pemulihan ekonomi nasional di tengah hantaman pandemi Covid-19.

“Ini termasuk mendorong transformasi UMKM go digital. Saat ini sudah ada 12 juta UMKM yang terhubung dengan platform digital dan kita ingin semakin banyak sasaran UMKM di daerah yang memiliki platform digital,” ujar Teten.

JaFest 2021 digelar selama 1 bulan mulai 21 Maret-21 April 2021. Acara tersebut mendapat dukungan secara nasional dari Kementerian Koperasi dan UKM dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil, mengatakan pelaksanaan JaFest merupakan kolaborasi dari ikatan alumni perguruan tinggi di Jabar, yaitu Univeristas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

“Ini kolaborasi yang mudah-mudahan bisa berlangsung lancar melibatkan dukungan pusat dan pemda, baik provinsi maupun kota/kabupaten, terutama kerja sama Dekranasda seluruh provinsi Jabar,” kata Atalia.

Atalia mengatakan, kegiatan JaFest berfokus mengangkat UMKM di lima daerah Jabar yaitu Bandung, Depok, Garut, Cirebon, dan Bogor. “Upaya yang dilakukan Jabar mudah-mudahan bisa menginspirasi kota atau kabupaten dan provinsi lainnya di Indonesia,” ujarnya.

Di pihak lain, Ketua Umum IKA Unpad, Irawati Hermawan, mengatakan Jabar memiliki potensi besar dengan penduduk tidak kurang dari 50 juta. Itu sebabnya, JaFest diharapkan bisa mengangkat perekonomian baik saat masa pandemi maupun pemulihan.

Kampanye Diversifikasi Pangan, Kementan Buka Gerai Pangan Lokal di Bogor

SuaraPemerintah.id – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) meresmikan Gerai Pangan Lokal dan Pasar Mitra Tani Bogor di Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian Bogor, Sabtu (20/3/2021).

Kehadiran Gerai Pangan Lokal dan Pasar Mitra Tani Bogor tersebut diharapkan dapat memicu keberhasilan diversifikasi pangan dan memperkokoh ketahanan pangan nasional.

Kepala BKP Agung Hendriadi menuturkan, melalui fasilitas tersebut, baik UMKM maupun masyarakat dapat lebih mudah untuk mengakses kebutuhan pangan sehari-hari dan langkah ini merupakan bagian dari kebijakan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam rangka mengkampanyekan dan memperkuat akses pangan lokal bagi masyarakat.

Kata dia, upaya tersebut diharapkan dapat memicu keberhasilan diversifikasi pangan dan memperkokoh ketahanan pangan nasional.

“Peranan UMKM dalam mengembangkan pangan lokal ini sangat penting. Karena itu, pelaku UMKM kami fasilitasi untuk memasarkan produknya,” ujar Agung.

Langkah diversifikasi itu dilakukan untuk membuat masyarakat lebih sehat dan produktif dengan konsumsi pangan yang beragam.

“Bukan karena ketersediaan beras tidak cukup,” jelasnya.

Agung mengungkapkan, beberapa negara maju, seperti Jepang dan Thailand, merupakan contoh dari negara-negara yang berhasil melakukan diversifikasi pangan.

Diversifikasi itu, lanjut Agung, dipelopori kalangan menengah atas dan milenial. Kalangan ini menjadikan diversifikasi pangan sebagai gaya hidup sekaligus substitusi beras.

“Kalau negara-negara lain bisa mengurangi konsumsi beras dengan mendiversifikasi pangan, kita juga harus bisa melakukannya” tegas Agung.

Gerai Pangan Lokal dan Pasar Mitra Tani Bogor yang bertempat di Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian Bogor.

Guna mewujudkan diversifikasi pangan secara menyeluruh pada 2021, BKP menargetkan 500 UMKM pangan lokal dapat berjualan secara daring melalui Pasar Mitra Tani, marketplace, dan penjualan langsung di gerai pangan lokal di seluruh provinsi.

“Sekarang, baru sekitar 100 UMKM pangan lokal yang kami bantu dalam memasarkan produknya di marketplace online. Strategi pemasaran ini sangat penting karena memudahkan masyarakat dalam berbelanja” katanya.

Melalui dukungan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) dan pemerintah daerah (pemda), Agung optimistis diversifikasi pangan akan berhasil dilakukan hingga 2024 mendatang.

“Diversifikasi ditargetkan dengan penurunan konsumsi beras dari 94,9 kilogram per kapita per tahun menjadi 85 kilogram per kapita per tahun pada 2024,” tambah Agung.

Berikan Kontribusi Pembangunan Ketenagalistrikan, WIKA dan WINNER Raih Penghargaan di Bidang EPC Pembangkit Listrik

Penerimaan Penghargaan Bidang EPC Pembangkit Listrik oleh Direktur Operasi II WIKA Harum Akhmad Zuhdi dan Direktur Utama WINNER Andi Nugraha, pada Kamis (18/3)

SuaraPemerintah.id –  WIKA Group mendulang dua prestasi dalam bidang EPC pada ajang ‘Apresiasi untuk Prestasi’ dari Majalah Listrik Indonesia. Dalam kategori Korporasi, WIKA dinobatkan sebagai perusahaan dengan “Keunggulan di Bidang EPC Pembangkit Listrik”, sementara Asosiasi WIKA, yaitu WIKA Industri Energi (WINNER) dinobatkan sebagai perusahaan dengan “Kepeloporan dalam Pemanfaatan Panel Surya”.

Secara langsung kedua apresiasi tersebut diserahkan oleh Dewan Juri Pakar Kelistrikan Nasional, Nasri Sebayang kepada Direktur Operasi II WIKA, Harum Akhmad Zuhdi dan Direktur Utama WINNER, Andi Nugraha, pada Kamis (18/3) yang baru lalu.

Herman Darnel Ibrahim, salah satu Dewan Juri menuturkan penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi perusahaan yang telah berkontribusi pada pembangunan ketenagalistrikan.

“Apresiasi untuk Prestasi, diberikan untuk mendorong seluruh stakeholder ketenagalistrikan untuk terus berinovasi dan berkarya terhadap kemajuan ketenagalistrikan,” ujarnya.

Pada penghargaan yang diraih dalam kategori Korporasi, WIKA dan WINNER telah memenuhi seluruh kualifikasi penilaian yang dikaji melalui riset data kinerja perusahaan sepanjang tahun 2019-2020, ketepatan target proyek, kecepatan penyelesaian proyek, kesesuaian target COD, serta jumlah dan nilai proyek.

WIKA sendiri telah membuktikan diri sebagai perusahaan EPC Pembangkit Listrik terkemuka dengan memiliki sederet portofolio pada pembangunan PLTD dan PLTG di seluruh Indonesia, seperti PLTG Kaltim 2×50-60 MW Peaker, PLTMG Arun 184 MW, PLTMG Sumbagut 2-Peaker 250 MW, PLTMG Paket 4 dan masih banyak lagi, dengan total 62 proyek dengan kapasitas mencapai 14,750.90 MW.

Sementara itu, WINNER telah terkenal sebagai pemain pambangkit dengan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang memproduksi panel surya WIKA Photovoltaic. Hingga saat ini, WINNER telah membangun lebih dari 100 PLTS di seluruh Indonesia dengan total kapasitas hampir mencapai 100 MWp.

WINNER juga dipercaya membangun PLTS 1 MWp Itera – Lampung dan PLTS Rooftop pada perusahaan otomotif di daerah Jawa Barat sebesar 3,2 MWp.

Atas diterimanya penghargaan ini, Direktur Operasi II WIKA Harum Akhmad Zuhdi mengungkapkan WIKA Group siap untuk terus berkomitmen dalam kontribusi di industri listrik dengan harapan dapat membantu menyediakan energi yang melimpah, efisien dan mengembangkan energi bersih (green energy).

Minim Penggunaan Aksara Jawa, Disbud DIY Akan Gelar Kongres Aksara Jawa I Setelah 1922

Minim Penggunaan Aksara Jawa, Disbud DIY Akan Gelar Kongres Aksara Jawa Setelah 1922

SuaraPemerintah.id – Sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia, Aksara Jawa sejatinya senantiasa dilestarikan.

Namun demikian, dewasa ini Aksara Jawa semakin jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan didasari keprihatinan tersebut, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY menggelar Kongres Aksara Jawa (KAJ) I pada 22-26 Maret di Hotel Grand Mercure, Sleman, Yogyakarta.

Pelaksanaan KAJ I seolah menjadi angin segar sebab sejak 1922, belum ada lagi kongres yang membahas penggunaan Aksara Jawa hingga level teknis.

KAJ I akan dibuka oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, bersama dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa secara daring pada Senin (22/03) pukul 08.30 WIB. Agenda pembukaan akan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube: Humas Jogja dan Instagram: @humasjogja pada waktu yang sama.

Kongres ini juga diharapkan menjadi penghargaan atas upaya digitalisasi Aksara Jawa yang memungkinkan untuk digunakan melalui platform digital manapun. Poin-poin tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran baru pentingnya penggunaan aksara Jawa dalam konteks komunikasi sosial di era digital.

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Sumadi, menuturkan bahwa KAJ I akan diawali dengan Talkshow dengan menghadirkan narasumber KPH Notonegoro (Penggagas Kongres Aksara Jawa I), Prof. Dr. Yudho Giri Sucahyo (Ketua PANDI), dan Badan Standardisasi Nasional, dengan tema “Digitalisasi Aksara Jawa”.

Selanjutnya, tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk menghasilkan keputusan strategis terkait semua pembahasan yang dibicarakan dalam kongres. “Di sisi lain, pengakuan negara atas keberadaan aksara Jawa dan aksara-aksara nusantara lainnya.

Dengan demikian aksara Jawa benar-benar dapat diaplikasikan pada ranah digital serta kegiatan masyarakat sehari-hari. Terakhir, diharapkan adanya implementasi secara riil, artinya tidak berhenti pada rekomendasi–rekomendasi yang sulit untuk direalisasikan,” jelas Sumadi.

Sumadi menambahkan, KAJ I akan membahas 4 isu penting yakni transliterasi aksara Jawa-Latin, tata tulis aksara Jawa, digitalisasi Aksara Jawa, dan kebijakan tentang Aksara Jawa.

“Kongres akan melibatkan melibatkan sekitar 1000 lebih peserta dengan rincian peserta luring sejumlah 110 orang, yang terdiri dari wakil akademisi, praktisi, budayawan, birokrat, dan masyarakat umum. Sementara 800 orang peserta lainnya akan dibagi menjadi empat kelompok guna membahas empat isu penting dengan masing-masing peserta 200 orang,” tutupnya.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk berpartisipasi, dapat mendaftarkan diri melalui pranala s.id/join-kaj. Salam budaya!

5 Ribu Wartawan Sudah Vaksinasi, Dewan Pers dan Organisasi Media Apresiasi Pemerintah

SuaraPemerintah.id – Dewan Pers dan sejumlah organisasi pekerja media mengapresiasi program vaksinasi Covid-19 tahap kedua pemerintah yang juga dilakukan kepada para wartawan di Indonesia.

. Pemberian vaksin diperlukan, mengingat wartawan harus tetap turun ke lapangan di masa pandemik COVID-19 ini.

“Industri pers juga termasuk jenis industri yang tidak bisa hibernasi meski situasi segenting apapun, dan malah harus bekerja lebih keras, karena publik memerlukan informasi yang akurat dan memadai dalam menghadapi kesulitan pada masa pandemi ini,” demikian keterangan tertulis dari gabungan organisasi pers di Indonesia, Sabtu (20/3/2021).

“Informasi yang akurat dan memadai itu juga diperlukan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerahm dalam menentukan dan menyusun kebijakan, termasuk kebijakan yang terkait dengan berbagai upaya menekan laju penyebaran virus COVID-19,” lanjut siaran pers tersebut.

Proses vaksinasi terhadap wartawan ini digelar dalam beberapa tahap. Vaksinasi tahap pertama berlangsung pada 25-27 Februari 2021 di Hall A Basket Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Pada vaksinasi tahap pertama ini, sekitar 5.500 wartawan yang didaftarkan.

Namun, dari 5.500 orang yang didaftarkan ini, yang datang dan menerima suntikan dosis pertama hanya sebanyak 5.200 orang saja. Lalu, dalam proses penyuntikan dosis kedua pada 16-17 Maret, total wartawan yang ikut serta sebanyak 5.025 orang, masih di Hall A Basket GBK.

Beberapa wartawan yang tidak ikut vaksinasi dosis kedua di GBK ini, ada yang mengikuti vaksinasi di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), atau ada yang mengikuti jadwal yang sudah diatur secara khusus.

Selain digelar di GBK, proses vaksinasi terhadap wartawan juga akan digelar di Balai Kota, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Pemda DKI Jakarta. Sekitar 4000-an wartawan dari berbagai media menerima suntikan pertama yang direncanakan akan dihelat pekan keempat Maret 2021.

Dari proses vaksinasi yang sudah dilakukan di GBK, dilaporkan tidak ada efek samping serius yang dialami oleh para penerima vaksin. Tidak cuma itu, proses vaksinasi pun berlangsung secara aman.

“Antrean tertib, proses pelayanan yang ramah memberi rasa nyaman, dan untuk itu semua kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, para tenaga kesehatan yang ikut bekerja keras serta para panitia atas terselenggaranya suntikan vaksin ini,” demikian keterangan dalam siaran pers tersebut.

Terlepas dari sudah banyaknya wartawan yang menjalani vaksinasi, masih ada wartawan yang juga belum menerima vaksin.

Insan pers pun berharap agar wartawan yang belum vaksinasi bisa mendapatkan vaksin.

“Memang masih banyak yang belum, karena tuntutan pekerjaan masih turun ke lapangan serta belum menerima vaksin, dan untuk mereka kami masih mencari jalan keluar agar bisa segera menerima suntikan vaksin,” tulis siaran pers tersebut.

“Kita semua tentu sangat berharap agar dengan vaksinasi ini tingkat penyebaran COVID-19 bisa ditekan hingga zero, semua kita bisa beraktivitas kembali dan ekonomi kembali pulih,” lanjut siaran pers itu.

Sedangkan bagi wartawan yang sudah menerima vaksin–berlaku juga bagi yang belum–, kepatuhan terhadap protokol kesehatan adalah hal yang utama. Mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan, tetap harus dilaksanakan.

Pemprov Jawa Tengah Lakukan Simulasi Belajar Tatap Muka Bulan Depan

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah akan segera melakukan simulasi dan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) untuk sekolah menengah.

Uji cobaPTM) akan dilakukan pada 5 April-16 April 2021 dan penerapan protokol kesehatan syarat mutlak yang wajib dipenuhi.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Hari Wuljanto telah menerbitkan surat Nomor 42L.1/ 03858 tertanggal 18 Maret 2021, tentang Uji Coba PTM.

Menurut Hari Wuljanto, sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, PTM pada satuan pendidikan harus dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian, sehingga tidak mengakibatkan meningkatnya penularan dan penyebaran Covid-19.

“PTM harus dilaksanakan melalui tahapan uji coba secara terbatas, ketat, terkoordinasi, dan wajib memenuhi persyaratan minimal protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” kata Hari melalui siaran pers, Sabtu (20/3/2021).

Pada tahap awal, imbuhnya, uji coba PTM akan diselenggarakan pada satuan pendidikan SMP, SMA, SMK, dan MA masing-masing satu satuan pendidikan di setiap kabupaten/ kota. Sedangkan untuk jenjang SD/MI/MTs dan PAUD masih tetap melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Uji coba PTM Tahap I direncanakan mulai 5-16 April 202 setelah terpenuhinya persyaratan, seperti memenuhi (100 persen) indikator penerapan protokol kesehatan sesuai pedoman pengawasan dan pembinaan penerapan protokol kesehatan bagi satuan pendidikan yang diterbitkan oleh Kemenkes RI.

Syarat lainnya, memperoleh penilaian siap daftar periksa kesiapan sekolah pada pembelajaran tatap muka dari Tim Verifikasi/Visitasi Kesiapan Sekolah kabupaten/kota.

Selain itu, mendapatkan izin dari orang tua/wali peserta didik, mendapatan izin dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Kabupaten/Kota, dan mendapat izin dari pemerintah daerah (bupati/ wali kota).

Menurut Hari, terkait dengan rencana uji coba PTM Tahap I, maka agar dipersiapkan calon satuan pendidikan yang telah memenuhi persyaratan yang akan ditetapkan, sebagai satuan pendidikan pelaksana uji coba PTM masing-masing satu satuan pendidikan di setiap kabupaten/ kota.

“Mengoordinasikan berbagai tahapan yang diperlukan dengan melakukan sinergi berbagai pihak terkait, untuk menjamin persiapan dan rencana pelaksanaan uji coba PTM yang aman. Mampu menjadi model untuk perluasan uji coba PTM tahap selanjutnya, dan melalui koordinasi pengawasan dengan Institusi Kepolisian setempat,” imbuhnya.

Uji coba PTM, beber Hari, hanya boleh dilaksanakan oleh daerah yang telah menyatakan kesiapannya. Pihak sekolah juga sanggup untuk menjamin terpenuhinya prioritas kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan, bekerja sama dengan puskesmas terdekat.

PLN Suplai 1 Juta VA Listrik ke Sentra Vaksinasi Bersama

SuaraPemerintah.id – PLN menyuplai listrik sementara sebesar 1 juta Volt Ampere (VA) menggunakan power bank untuk Sentra Vaksinasi Bersama di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Hal ini dilakukan guna mendukung program vaksinasi yang tengah gencar dilakukan Pemerintah. Seperti diketahui, perlengkapan pendukung dan tempat penyimpanan vaksin membutuhkan energi listrik yang cukup dan andal.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Doddy B Pangaribuan mengatakan khusus untuk lemari pendingin tempat menyimpan vaksin, PLN memberikan keandalan ekstra menggunakan Uninterruptible Power Supply (UPS) sebesar 30.000 VA.

“Suplai listrik sementara di sana menggunakan Power Bank PLN, tidak ada polusi suara maupun polusi udara,” kata Doddy B Pangaribuan dalam keterangan yang diterima Sonora.Id, Sabtu (20/3/2021)

Pasokan listrik untuk sentra vaksinasi ini memiliki 3 (tiga) lapis pasokan cadangan dari gardu induk 150 bertegangan kilo Volt (kV) dan gardu distribusi 20 kV yang berbeda.

Apabila pasokan utama mengalami gangguan, maka listrik akan dialihkan ke pasokan cadangan dengan mutu dan kualitas yang sama dengan pasokan utama.

“Kami berikan keandalan khusus dengan pasokan berlapis yang tidak hanya berasal dari 1 sistem yang sama, tapi juga dari sistem lain. Supaya kalau ada kendala di sistem utama bisa ada back up dari sistem cadangan,” tegas Doddy.

Tak hanya di Sentra Vaksinasi Tennis Indoor Senayan, PLN juga memasok listrik lokasi vaksin lain seperti lokasi vaksin Kementerian Kesehatan di Jalan Hang Jebat, Jakarta Selatan.

Selain itu, PLN juga juga bersiaga menjaga keandalan serta menambah pasokan listrik di rumah sakit rujukan Covid-19 maupun tempat isolasi seperti hotel yang ditunjuk pemerintah dan Wisma Atlet.

Grand Opening ERA XPro Sintang, Broker Properti Pertama di Kabupaten Sintang

Acara pembukaan kantor ERA XPro Sintang dihadiri oleh Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno dan jajaran tim ERA XPro.

SuaraPemerintah.idERA Indonesia, Top Brand Broker Properti di Indonesia makin melebarkan sayapnya dengan membuka beberapa kantor baru. Akhir Maret ini ERA meresmikan kantor baru ERA XPro Sintang yang merupakan kantor broker properti pertama di Kabupaten Sintang.

Peresmiaan tersebut menandai kantor baru XPro Sintang telah mulai beroperasi sebagai bagian dari cabang pemasaran broker properti ERA Indonesia. ERA XPro Sintang adalah Branch Office dari ERA XPro yang berada di kota Pontianak. Sintang sendiri merupakan kabupaten yang terletak 7 jam perjalanan darat dari Pontianak yang merupakan rumah dari kantor induk ERA XPro.

Acara pembukaan kantor ERA XPro Sintang dihadiri oleh Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno dan Member Broker ERA XPro Yongky Karyadi. Juga para tamu undangan dari berbagai pihak dan pejabat daerah, yaitu pihak developer, pihak Bank, pejabat daerah terkait dan beberapa Marketing Associate ERA XPro dan ERA XPro Sintang bersama para kerabat.

Dalam pembukaan Grand Opeing ERA XPro Sintang, Bupati Sintang H. Jarot Winarno berharap kehadiran cabang baru ERA tersebut bisa memajukan industri properti dan membuka lapangan kerja di Kabupaten Sintang.

“Dibukanya kantor broker properti pertama di Sintang ini, besar harapan saya agar ERA Xpro Sintang ini dapat membantu memajukan pasar properti di Sintang dan tentunya juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Sintang yang ingin menjadi seorang Property Agent,” harapnya.

Pengguntingan pita dilakukan oleh Yongky mewakili seluruh tim ERA XPro, Nikodemus Branch Manager ERA XPro Sintang dan tamu kehormatan Jarot Winarno. Disaksikan para tamu undangan pengguntingan pita yang dilanjutkan dengan pemotongan kue menandai pembukaan kantor ERA XPro Sintang telah resmi beroperasi.

Sebagai Member Broker Yongky memiliki harapan dengan hadirnya ERA XPro di Sintang dapat membantu kebutuhan masyarakat dalam jual, beli, dan sewa properti di tengah majunya pengembangan pasar property di Kabupaten Sintang saat ini.

“ERA XPRO Sintang menjadi kantor broker properti yang pertama di Kabupaten Sintang. Harapan kita semua hadirnya ERA XPro Sintang bisa meningkatkan pertumbuhan properti di Sintang. Kami juga berharap kantor broker properti pertama di Sintang ini bisa melayani berbagai layanan jual, beli, maupun sewa bagi masyarakat yang membutuhkan properti,” ujar Yongki.

ERA Indonesia merupakan Master Franchise dari USA dan pemegang Top Brand untuk Broker Properti di Indonesia. ERA Indonesia pada awal tahun ini semakin melebarkan sayap dengan membuka 2 kantor baru yang berada di Sintang, dan Salatiga. Kedua kantor baru ini akan melengkapi jaringan ERA dari 114 kantor di seluruh Indonesia.