Beranda blog Halaman 4438

PLN Siapkan Cadangan Energi Dukung Transportasi Listrik di Jakarta

SuaraPemerintah.id – Manajer Umum PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya), Doddy Pangaribuan menyatakan, pihaknya siap mendukung percepatan penggunaan transportasi listrik di Jakarta.

PLN, kata Doddy memiliki cadangan energi yang cukup untuk mendukung transportasi berbasis listrik di Jakarta, termasuk jika semua armada Transjakarta berbasis listrik untuk mewujudkan program Jakarta Langit Biru.

“Prinsipnya, kami sangat siap untuk mendukung transportasi listrik. Dalam rangka Jakarta Langit Biru ini, kita ingin mendukung trasportasi berbasis listrik, ”kata Doddy dalam acara Balkoters Talk bertajuk “Menilik Laju Transportasi Listrik Ibu Kota” Rabu (17/3/2021).

PLN UID Disjaya selama ini memasok aliran listrik dengan kapasitas 10.301 megawatt di Jakarta. Doddy mencatat, kebutuhan listrik ibu kota saat kondisi normal hanya 4.300 yang disalurkan melalui 59 gardu induk. Menurutnya, PLN masih punya cadangan pemasokan listrik sebesar 150 persen dari total kebutuhan Jakarta.

“Artinya, kita masih punya cadangan listrik yang cukup melayani tambahan kebutuhan listrik termasuk kebutuhan listrik untuk kendaraan listrik,” ujar dia.

Untuk menunjang kebutuhan listrik kendaraan pribadi, PLN menyediakan 1.847 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk kendaraan roda dua.

Sementara, SPKLU untuk kendaraan roda empat berada di lima lokasi, yani di kawasan Gambir, Bulungan, Senayan City, Aeon BSD, dan Supermall Karawaci.

Dalam acara yang sama, Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Haris Muhammadun menilai elektrifikasi transportasi umum terutama Transjakarta sangat berperan dalam mewujudkan Jakarta Langit Biru.

Pasalnya, elektrifikasi tersebut bisa menjadi pendorong untuk penggunaan mobil listrik secara masif bagi masyarakat.

“Namun bagi kami tidak cukup dengan elektrifikasi transportasi publik saja, harus didukung oleh langkah-langkah lain demi percepatan perwujudan Jakarta Langit Biru,” kata Haris.

Haris mencontohkan, langkah lain tersebut adalah penerapan segera mungkin sistem jalan berbayar (Electronic Road Pricing/ERP) untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan jaminan ketersediaan infrastruktur untuk mendorong keberlangsungan keberadaan kendaraan listrik.

Selain itu, menurut Haris, perlu mempercepat regulasi yang mengatur subsidi dan insentif, yang akan merangsang masyarakat untuk memiliki kendaraan listrik dan meninggalkan kendaraan BBM, serta dorongan untuk memberlakukan batasan umur kendaraan BBM yang akan menjamin kontrol emisi.

“Tentunya ini harus memerlukan kajian lebih lanjut. Tapi yang harus diingat betul ketika pemberlakuan pembayaran tunai kepada tapcash, ternyata itu bisa dilakukan. Harapannya untuk peralihan energi ini tidak ada yang sulit ketika kita semua berkoordinasi dan bersinergi,” ungkap Haris.

Lebih lanjut, Haris mengakui bahwa masih ada pandangan skeptis terkait ketersediaan infrastruktur, suku cadang, hingga harga jual dalam proses elektrifikasi tranportasi publik.

Dalam hal ini, kata dia, perlu memperkuat edukasi dan sosialisasi secara masif agar masyarakat benar-benar sadar akan upaya-upaya mewujudkan Jakarta Langi Biru.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama, di tengah tingginya ketertarikan masyarakat yang juga sadar bahwa dengan alih energi yang bisa mengurangi polusi ini, harus ada jawaban bagaimana memecahkan permasalahan mulai dari infrastruktur, suku cadang, hingga harga jual bisa seiring dengan mobilitas masyarakat yang tinggi,” pungkas Haris.

Bantuan Dana CSR 1,4 Miliar, Pemkab Gresik dan PT Petrokimia Gresik Luncurkan Kampung Sehat 2021

Bantuan Dana CSR 1,4 Miliar, Pemkab Gresik dan PT Petrokimia Gresik Luncurkan Kampung Sehat 2021

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Jawa Timur bekerja sama dengan PT Petrokimia Gresik meluncurkan program Kampung Sehat 2021. Program ini dibiayai melalui dana prgram tanggung jawab sosial perusahaan (corporate sosial responbility/CSR) dengan anggaran sebesar Rp1,4 miliar.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gresik, Rabu, 17 Maret 2021. Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada pihak Petrokimia Gresik (Petrogres) atas program peningkatan kesehatan kepada masyarakat Gresik. Berharap ke depannya lebih meningkat cakupan luasnya.

“Kolaborasi dan sinergitas memang diperlukan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap, ke depan harus lebih ditingkatkan dengan cakupan yang lebih luas,” kata Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani mengatakan bahwa pandemi masih belum reda, oleh karena dia mengajak BUMN untuk bersama-sama membantu pemerintah dalam penurunan angka paparan COVID-19 di Gresik. Adanya bantuan dari Petrokimia ini bersama-sama bisa membagi sasaran program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“APBD di Pemkab Gresik saat ini sangat terbatas, tentu dengan bantuan Petrokimia ini bersama-sama bisa membagi sasaran program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami terbuka kepada Petrokimia Gresik untuk bersama-sama untuk memutus penyebaran COVID-19, dan juga meningkatkan gizi masyarakat untuk menurunkan stunting,” katanya.

Sementara Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan program Kampung Sehat telah diinisasi perusahaannya sudah berlangsung 10 tahun. Total dana yang telah dialokasikan pada kegiatan kampung sehat selama 10 tahun sebesar Rp13,4 miliar.

“Selama sepuluh tahun tersebut, kami sudah melaksanakan kegiatan pengobatan umum untuk masyarakat, fogging, penanganan gizi buruk, pap smer, khitanan massal, pembangunan IPAL komunal, pencegahan stunting, dan lain-lain,” katanya.

Untuk program Kampung Sehat tahun 2021 dialokasikan dana sebesar Rp1,4 miliar, dan dipersiapkan dengan tema Kampung Dambaan Bebas COVID-19. Kampung dambaan yang dimaksud berasal dari kepanjangan, Dampak baik berkelanjutan.

Dwi mencatat selama satu dekade ini tercatat 179.394 orang penerima manfaat dari program Kampung Sehat Petrokimia Gresik sepanjang tahun 2011 hingga 2020, dengan total anggaran Rp13,4 miliar. Penerima manfaat ini jumlahnya sekitar 13,8 persen dari total penduduk Kabupaten Gresik yang mencapai lebih dari 1,3 juta.

“Alhamdulillah program ini bermanfaat bagi kesehatan masyarakat sekitar perusahaan. Kegiatan CSR ini akan terus kami selaraskan dengan program Pemerintah Kabupaten Gresik sehingga penerima manfaatnya bisa semakin banyak lagi,” kata Dwi.

Program Kampung Sehat ini bekerja sama dengan PT Petro Graha Medika dan menunjuk RS Grha Husada sebagai operator untuk delapan desa/kelurahan sekitar perusahaan, yaitu Desa Roomo, Kelurahan Tlogopojok, Lumpur, Kroman, Karangturi, Karangpoh, Sukorame, dan Kelurahan Ngipik.

Perumusan program Kampung Sehat dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Puskesmas Nelayan, Puskesmas Industri, Puskesmas Alun-alun, Puskesmas Sukomulyo, Lurah/Kepala Desa sekitar perusahaan, serta masukan dari masyarakat sekitar perusahaan sebagai penerima program. (red/pen)

.

‘Tak Ada Kata Lelah’ Jokowi Ajak Kader PMII Berjihad Pulihkan Kondisi Bangsa Di Masa Pandemi

'Tak Ada Kata Lelah' Jokowi Ajak Kader PMII Berjihad Pulihkan Kondisi Bangsa Di Masa Pandemi

SuaraPemerintah.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak ada kata lelah di kamus hidupnya dalam memulihkan kesehatan masyarakat dan memulihkan ekonomi nasional dari dampak pandemi COVID-19. Pemerintah terus bekerja keras memulihkan kesehatan masyarakat dan membangkitkan ekonomi nasional. Ia meminta partisipasi para kader PMII untuk menjadi bagian dari ‘jihad’ untuk memulihkan kondisi bangsa

Hal tersebut dikatakan Jokowi saat membuka Kongres XX Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tahun 2021 secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, Rabu, 17 Maret 2021.

“Alhamdulillah ekonomi kita menunjukkan tren yang positif meskipun juga harus kita akui belum maksimal tapi tidak ada kata lelah dalam kamus saya apalagi di masa krisis pandemi yang melanda dunia seperti sekarang ini,” ujar Jokowi.

Pemerintah, ujar Jokowi, terus bekerja keras memulihkan kesehatan masyarakat dan membangkitkan ekonomi nasional. Berbagai kebijakan telah dikeluarkan pemerintah. Salah satu kebijakan itu adalah program prioritas yang diluncurkan untuk mendorong ekonomi rakyat agar bisa tetap bertahan di tengah pandemi.

Jokowi juga meminta partisipasi para kader PMII untuk menjadi bagian dari ‘jihad’ untuk memulihkan kondisi bangsa. Kader PMII dapat berkontribusi ide, gagasan ataupun bekerja nyata dalam membantu pemerintah menyelesaikan persoalan pandemi.

“Persoalan besar bangsa kita, mulai dari lingkungan kita masing-masing,” katanya.

Menurutnya, dunia telah berubah dengan cepat menimbulkan disrupsi pada semua sektor kehidupan, perubahan selalu tidak ramah bagi yang tidak siap berubah, dan berhenti belajar.

“Banyak organisasi dan banyak organisasi harus rela digilas perubahan karena tidak sigap beradaptasi dengan perubahan,” katanya.

Karena itu kader-kader PMII harus bisa menjadi navigasi perubahan. PMII juga harus terus tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kepemudaan yang inovatif dan adaptif, membuka diri dan adaptif terhadap hal-hal yang baru.

Kepala Negara mengingatkan agar PMII dapat terus berkembang menjadi organisasi kepemudaan yang inovatif dan adaptif terhadap hal-hal baru.

“Buat kader-kader PMII, menguasai ilmu dan teknologi itu sifatnya fardu ain. Kewajiban setiap individu kader,” ujarnya.

Orang nomor satu di Indonesia itu juga mengatakan, sebagai anak kandung Nahdlatul Ulama, PMII harus selalu terdepan dalam mengawal perjalanan bangsa. Teguh dan konsisten menyebarkan toleransi dan kesejukan dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk, dan beragam.

“Teguh membela NKRI, Teguh membela Pancasila, Teguh membela UUD 1945, dan teguh dalam membela Bhinneka Tunggal Ika, dan juga konsisten menyebarkan toleransi dan kesejukan dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk, dan beragam,” ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/3). (red/pen)

Menteri PUPR Basuki Usulkan Tambahan Anggaran 2,5T, Dukung PEN Padat Karya Tunai

Menteri PUPR Basuki Usulkan Tambahan Anggaran 2,5T, Dukung PEN Padat Karya Tunai

SuaraPemerintah.id – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengusulkan tambahan anggaran untuk mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) lewat perluasan padat karya tunai. Usulan penambahan anggaran itu dibahas dengan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan dengan rencana tambahan anggaran sebesar Rp2,5 triliun.

Hal ini dikatakan oleh Basuki dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu, 17 Maret 2021.

“Dalam rangka mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional, saat ini dilakukan pembahasan dengan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan perihal rencana tambahan anggaran sebesar Rp2,5 triliun,” ujarnya.

Basuki dalam paparannya menyampaikan bahwa usulan penambahan anggaran itu rencananya akan digunakan untuk normalisasi sungai dan revitalisasi drainase. Di anataranya untuk perbaikan tanggul, normalisasi dan pemeliharaan sungai sebesar Rp600 miliar. Kemudian untuk revitalisasi drainase, perbaikan lereng dan jembatan, bronjong, dan perkerasan bahu sebesar Rp800 miliar.

Lalu bagi kegiatan Pamsimas atau SPAM Perdesaan dan Sanitasi Perdesaan sebesar Rp500 miliar. Pembangunan rumah khusus dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebesar Rp600 miliar.

Sementara Kementerian PUPR pada tahun ini melakukan penghematan atau refocusing terhadap anggaran di mana terjadi perubahan pagu dari Rp149,81 triliun menjadi Rp134,89 triliun. Meski begitu untuk anggaran program Padat Karya tunai, alokasi anggaran program itu mengalami kenaikan dari Rp12,18 triliun menjadi Rp23,24 triliun.

Dalam hal refocusing anggaran Kementerian PUPR tidak akan mengurangi alokasi anggaran untuk program Padat Karya Tunai dalam langkah-langkah penghematan yang dilakukan oleh kementerian tersebut pada tahun ini.

Sebelumnya Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan minta agar Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) padat karya proyek infrastruktur bisa dilanjutkan hingga Mei 2021 untuk mendukung daya beli masyarakat pada Ramadhan dan Idul Fitri nanti.

Luhut ingin agar program ini bisa direalisasikan hingga April dan Mei 2021 sehingga ketika memasuki Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, para pekerja dari program padat karya dapat memiliki uang untuk membeli kebutuhan pokok dan kebutuhan tambahan di hari Lebaran.

Dengan begitu, daya beli masyarakat akan mulai menggeliat karena mereka memperoleh penghasilan bulanan dan tidak berharap dari bantuan sosial (bansos) seperti sebelumnya. (red/pen)

Bertemu Dubes India Sandiaga Uno Bahas Pembukaan Pariwisata Bali dan Penerbangan Langsung dari India

Bertemu Dubes India Sandiaga Uno Bahas Pembukaan Pariwisata Bali dan Penerbangan Langsung dari India

SuaraPemerintah.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengadakan pertemuan dengan Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Manoj Kumar Bharti untuk membahas rencana pembukaan pariwisata Bali. Membahas berbagai kemungkinan yang dapat dilakukan untuk dapat memulihkan perekonomian Bali yang bergantung pada sektor pariwisata. Di antaranya rencana pembukaan kembali Bali dengan penerbangan langsung dari India.
Hal ini diungkapkan oleh Sandiaga Uno di Kabupaten Badung, Rabu, 17 Maret 2021.

“Kami berdiskusi tentang rencana pembukaan kembali Bali dengan penerbangan langsung dari India. Tentunya ini sedang kita siapkan dalam tahap finalisasi dan kerja sama-kerja sama lainnya. Termasuk kerja sama investasi, perdagangan, dan juga pariwisata dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Sandi mengatakan, investasi perdagangan tersebut tentunya ada dalam lingkup pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan harapan peningkatan hubungan bilateral agar bisa membangkitkan semangat menebar harapan.

Menurutnya, hubungan antara India dan Indonesia harus diperkuat demi kemajuan kedua bangsa yang sudah menjadi sahabat semenjak kemerdekaan. Sehingga membuka peluang Indonesia dengan bukanya Bali.

“Ini dapat membuka peluang lagi bagi Bali untuk bangkit dan Indonesia untuk pulih ekonominya,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut Sandiaga Uno menjelaskan, piaknya juga membahas terkait travel bubble yang disiapkan dengan berbagai tahapan. Seperti dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, vaksinasi secara massal terutama di tiga zona hijau yang disiapkan yaitu Nusa Dua, Sanur dan Ubud serta peningkatan dan penguatan testing, tracing dan treatment.

“Tadi Bapak Dubes juga menyatakan India bisa lebih memiliki kepercayaan diri untuk memulai penerbangan langsung dengan konsep travel corridor arrangement,” ungkapnya.

Sementara itu, Shri Manoj Kumar Bharti menjelaskan, ia berdiskusi dengan Sandiaga Uno untuk membahas berbagai kemungkinan yang dapat dilakukan untuk dapat memulihkan perekonomian Bali yang bergantung pada sektor pariwisata. India bisa lebih memiliki kepercayaan diri untuk memulai penerbangan langsung dengan konsep travel corridor arrangement.

Pihaknya juga menyambut baik program vaksinasi COVID-19 oleh Indonesia khususnya di Bali yang juga telah ditinjau Presiden Joko Widodo dengan sasaran vaksinasi terhadap dua juta orang masyarakat Bali hingga pertengahan tahun 2021.

“Saya berharap masyarakat India dapat merasa percaya diri untuk mulai datang ke Bali setelah Pulau Dewata dibuka kembali menerima kunjungan wisatawan mancanegara,” ujarnya.

Shri Manoj Kumar Bharti menambahkan, pihaknya juga akan membantu melakukan promosi secara maksimal untuk membawa wisatawan asal India agar kembali mengunjungi Pulau Dewata. (red/pen)

Jokowi Jabarkan 5 Sektor Pelatihan Program Kartu Prakerja Paling Diminati Peserta

Jokowi Jabarkan 5 Sektor Pelatihan Program Kartu Parkerja Paling Diminati Peserta

SuaraPemerintah.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan terdapat lima besar sektor pelatihan yang paling diminati peserta dalam Program Kartu Prakerja. Optimistis dengan meningkatnya keterampilan maka peluang-peluang baru tanpa disadari akan terbuka.

Hal diungkapkan oleh Jokowi dalam arahannya kepada Penerima Kartu Prakerja Tahun 2020-2021 di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 17 Maret 2021.

“Tadi saya tanya kepada Ibu Denni, Direktur Eksekutif (Kartu Prakerja). Apa sih yang paling diminati, ada lima besar,” katanya.

Jokowi menyampaikan pelatihan pertama yang paling diminati yaitu pemasaran daring karena banyak dibutuhkan dan banyak peminatnya. Mulai dari kantor sampai industri karena zamannya sudah digital.

“Banyak sekali peminatnya dan memang pasar menghendaki itu. Kantor-kantor, perbankan, industri, semua menghendaki itu. Yang ingin jadi wirausahawan menghendaki itu, karena zamannya zaman digital,” ujar dia.

Yang kedua, kata dia, sektor makanan dan minuman yang ke depan juga banyak menjanjikan, baik untuk wirausaha maupun bekerja. Urusan food and beverages (makanan dan minuman) banyak peminatnya.

“Ke depan ini yang paling menjanjikan urusan pangan, kedua urusan energi. Urusan food and beverages (makanan dan minuman), urusan makanan dan minuman itu juga banyak peminatnya,” jelasnya.

Ketiga yang berkaitan dengan ilmu dan teknologi atau yang lebih khusus yaitu program web. Keempat urusan perkantoran atau pelatihan yang berkaitan dengan urusan perkantoran.

Presiden menyampaikan bahwa pasar, baik itu industri maupun perkantoran, memerlukan pelatihan tersebut.

Dan Kelima, kata dia, berkaitan dengan kewirausahaan. Saat ini banyak anak muda ingin masuk dunia usaha.

Kepala Negara mengatakan pelatihan-pelatihan seperti yang ada dalam Kartu Prakerja dibutuhkan bagi mereka yang ingin menjadi wirausahawan. Sambil cerita pengalaman Jokowi dulu dalam merintis usaha dari nol dan ikut pelatihan terlebih dahulu.

“Saya mulai usaha dulu dari nol, juga ikut pelatihan. Dulu seminggu. Tapi kalau sekarang zamannya sudah digital bisa belajar ‘online’ (daring) akan lebih mempercepat,” katanya.

Orang nomor satu di Indonesia tersebut berpesan bahwa ada atau tidaknya Program Kartu Prakerja, masyarakat harus senantiasa meningkatkan keterampilannya. Jokowi optimistis dengan meningkatkan keterampilan maka peluang-peluang baru tanpa disadari akan terbuka.

Terakhir Jokowi juga berpesan agar masyarakat senantiasa mengikuti perkembangan zaman di era digital, di mana perubahan cepat terjadi. Tidak dipungkiri saat ini semua mengarah ke digital karena memang zamannya sudah digital. (red/pen)

Menteri Bappenas Suharso Sebut Pembangunan Ibu Kota Negara Baru Akan Dorong Ekonomi Indonesia 2045

Menteri Bappenas Suharso Nyatakan Pembangunan Ibu Kota Negara Baru Akan Dorong Ekonomi Indonesia 2045

SuaraPemerintah.id – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menyatakan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru akan mampu mendorong ekonomi Indonesia. Pembangunan IKN baru di Kalimantan Timur merupakan proyek besar untuk menarik pertumbuhan ekonomi nasional bahkan mampu lebih tinggi hingga rata-rata pada 2045.

Hal diungkapkan oleh Menteri Suharso Monoarfa dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu, 17 Maret 2021.

“Dalam pandangan kami kalau itu bisa dilakukan bisa mendorong ekonomi di wilayah Timur Indonesia dan nasional secara umum utamanya di sektor-sektor konstruksi, real estat dan konsumsi,” katanya.

Suharso mengatakan pembangunan IKN baru di Kalimantan Timur merupakan proyek besar untuk menarik pertumbuhan ekonomi nasional bahkan mampu lebih tinggi hingga rata-rata pada 2045.

“Jadi diperlukan proyek besar untuk menarik. Jadi ada mendorong dan menarik agar tingkat pertumbuhan kita bisa lebih tinggi sampai dengan rata-rata pada 2045,” ujarnya.

Suharso Monoarfa memproyeksi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) bisa dilakukan setelah vaksinasi karena master plan dan detailnya sudah rampung.

“Mudah-mudahan kalau sudah vaksinasi ada, kita bisa langsungkan karena dia bisa menjadi prime mover, dia bisa menciptakan lapangan kerja yang banyak,” katanya.

Menurut Suharso jika program vaksinasi dapat berjalan dan mencapai herd immunity maka pada 17 Agustus 2024 Presiden RI bisa melaksanakan upacara peringatan hari kemerdekaan di ibu kota baru.

“Tanggal 17 Agustus 2024 itu presiden bisa melaksanakan 17 Agustus itu di ibu kota negara yang baru,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia mengatakan jika semua berjalan baik dan sesuai dengan rancangan pada master plan maka pihaknya optimis bahwa pembangunan istana presiden mulai bisa dilakukan tahun ini.

Oleh sebab itu, ia menyebutkan pembangunan dan pemindahan ibu kota negara akan mampu berdampak positif pada berbagai faktor dan sektor-sektor pendorong ekonomi dengan kontribusi antara 1,8 persen sampai 2,2 persen terhadap perekonomian.

“Ya itu antara 1,8 persen sampai 2,2 persen kontribusinya. Game changer,” tegasnya.

Meski demikian, seperti diketahui prioritas utama pemerintah adalah vaksinasi yang tentu alokasi anggaran yang kemungkinan besar akan mengalami realokasi anggaran untuk pengadaan vaksin.

Sementara itu Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata menambahkan meski terdampak pandemi, namun timeline rencana pembangunan IKN masih dalam jadwal. (red/pen)

Hasilkan Lulusan Kompeten, Mendikbud Siapkan 895 SMK Pusat Keunggulan

SuaraPemerintah.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyiapkan 895 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai bagian dari program SMK Pusat Keunggulan.

Program tersebut bertujuan menghasilkan lulusan SMK yang kompeten sesuai dengan kebutuhan di dunia kerja.

“SMK Pusat Keunggulan merupakan terobosan komprehensif yang ditujukan untuk menjawab tantangan dalam rangka pembenahan kondisi SMK saat ini, agar semakin sejalan dengan kebutuhan dunia kerja,” kata Nadiem saat peluncuran Merdeka Belajar Episode ke-8 “SMK Pusat Keunggulan”, Rabu (17/3/2021).

Mendikbud mengatakan SMK Pusat Keunggulan mempunyai tiga tujuan yaitu langsung terserap di dunia kerja atau industri, melanjutkan studi ke politeknik atau universitas, dan menciptakan lapangan pekerjaan atau menjadikan dirinya sendiri sebagai peluang usaha.

Sekolah yang terpilih dalam program SMK Pusat Keunggulan diharapkan menjadi rujukan dan mendorong peningkatan kualitas dan kinerja SMK di sekitarnya.

Mendikbud menjelaskan SMK Pusat Keunggulan memprioritaskan 7 prioritas keunggulan yaitu ekonomi kreatif, permesinan dan konstruksi, hospitality, care services, maritim, pertanian, dan kerja sama luar negeri.

Menurutnya, 7 sektor tersebut akan selalu dibutuhkan di Indonesia selama 30-40 tahun ke depan

“Ini sektor-sektor yang tidak bisa digantikan dengan artificial intelligence tentu dengan infinite demand (permintaan tidak terbatas) dan mendukung pengembangan strategi ekonomi. Istilahnya, ini sektor-sektor yang tidak akan habis pekerjaannya,” kata Mendikbud.

Menurut Mendikbud, upaya mewujudkan keselarasan antara SMK dan dunia kerja dapat ditempuh melalui pemenuhan delapan aspek link and match.

Pertama, kurikulum disusun bersama sejalan dengan penguatan aspek softskills, hardskills, dan karakter kebekerjaan sesuai kebutuhan dunia kerja.

Kedua, pembelajaran diupayakan berbasis project riil dari dunia kerja (project based learning) untuk memastikan hardskillssoftskills, dan karakter yang kuat.

Ketiga, peningkatan jumlah dan peran guru/instruktur dari industri maupun pakar dari dunia kerja, yaitu sampai minimal mencapai 50 jam/semester/program keahlian.

Keempat, praktik kerja lapangan/industri minimal satu semester.

Kelima, bagi lulusan dan bagi guru/instruktur sertifikasi kompetensi harus sesuai dengan standar dan kebutuhan dunia kerja.

Keenam, bagi guru/instruktur perlu ditekankan untuk memperbarui teknologi melalui pelatihan secara rutin. Ketujuh, dilakukannya riset terapan yang mendukung teaching factory berdasarkan kasus atau kebutuhan riil industri.

Kedelapan, komitmen serapan lulusan oleh dunia kerja.

Kemudian, Kemendikbud juga mendorong agar kolaborasi dengan dunia kerja dapat semakin ditingkatkan, di antaranya melalui kemungkinan kerja sama beasiswa dan/atau ikatan dinas, donasi dalam bentuk peralatan laboratorium, dan lainnya.

“Untuk mencapai visi tersebut, keselarasan antara SMK Pusat Keunggulan dengan dunia kerja tidak hanya diwujudkan melalui MoU saja, tetapi harus berlangsung secara mendalam dan menyeluruh,” kata Mendikbud Nadiem.

Resmikan “Jelajah Jambi” Luhut Sebut Jambi Siap Jadi Tuan Rumah BBI 2022

Resmikan "Jelajah Jambi" Luhut Sebut Jambi Siap Jadi Tuan Rumah BBI 2022

SuaraPemerintah.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meresmikan peluncuran kampanye wisata “Jelajah Jambi-The Hidden Paradise in Jambi”. Kampanye untuk mengangkat destinasi wisata Jambi yang indah beserta produk unggulannya. Saat ini Jambi sedang bersiap menjadi tuan rumah Bangga Buatan Indonesia pada awal 2022.

Hal ini dikatakan oleh Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 17 Maret 2021.

“Kami yakin Jambi sudah siap menyambut wisatawan dengan standar protokol kesehatan,” kata Luhut.

Sementara peluncuran kampanye tersebut dilakukan secara virtual, Selasa (16/3). Kampanye “Jelajah Jambi-The Hidden Paradise in Jambi” merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan Bangga Berwisata #diIndonesiaAja (BBWI) yang fokus mengangkat potensi wisata dan produk unggulan daerah.

Menurut Luhut, gerakan nasional itu menjadi kekuatan bangsa bahwa pemerintah sedang menggalakkan semangat persatuan Indonesia dan akan membuktikan kebanggaan membeli dan menggunakan produk anak bangsa. Jambi bisa menjadi contoh bahwa Indonesia begitu kaya dengan kearifan lokal, budaya dan sejarah, tinggal bagaimana mengemasnya.

“Lebih dari itu, yang dilakukan oleh Jambi bisa menjadi contoh bagi provinsi lainnya. Semangat ini menjadi motivasi dan mengingatkan kita semua, bahwa Indonesia begitu kaya dengan kearifan lokal, budaya dan sejarah, tinggal bagaimana kita mengemasnya,” ungkapnya.

Dalam peluncuran kampanye tersebut, Luhut menyampaikan apresiasi kepada sejumlah menteri, termasuk Menko Polhukam, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) hingga Gubernur Bank Indonesia yang terus mendukung penuh Gernas BBI.

Luhut berharap semua pihak terus mengawal program, anggaran, serta mendorong percepatan artisan lokal masuk ke ekosistem digital dan meningkatkan kapasitasnya sesuai peran masing-masing.

Saat ini Jambi sedang bersiap menjadi tuan rumah Bangga Buatan Indonesia pada awal 2022. Dengan kampanye ini, maka kini semua orang bisa melihat potensi Jambi yang begitu kaya dan beragam, mulai batik hingga songket yang dikenal memiliki makna dan nilai-nilai luhur yang begitu dalam.

Di sisi lain keindahan alam dan kekuatan sejarah juga menjadi keunggulan Jambi. Misalnya Candi Muaro Jambi, peninggalan kerajaan Sriwijaya dan Melayu serta Gunung Kerinci dan Danau Gunung Tujuh.

Luhut juga meminta agar masyarakat Jambi terus mengembangkan dengan inovasi dan kreativitas. Dengan menjaga nilai luhur dan kearifan lokal untuk menyambut wisatawan luar negeri. Selain itu, dia juga meminta agar masyarakat mendukung Bangga Berwisata #diIndonesiaAja, dan menjelajahi Jambi dengan segala potensinya

“Jaga nilai-nilai luhur dan kearifan lokal, kemas dengan menarik, dukung dengan amenitas dan hospitality yang memadai, siapkan diri menyambut wisatawan dalam dan luar negeri,” tuturnya. (red/pen)

Jokowi Berharap Penerima Kartu Prakerja Jadi Motivator dan Bantalan Ekonomi Tingkatkan Keterampilan Sekaligus Jaga Daya Beli Masyarakat

Jokowi Berharap Penerima Kartu Prakerja Jadi Motivator dan Bantalan Ekonomi Tingkatkan Keterampilan Sekaligus Jaga Daya Beli Masyarakat

SuaraPemerintah.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan para penerima Kartu Prakerja dapat menjadi motivator bagi rekan-rekannya untuk bersama bangkit dalam pemulihan ekonomi, melalui penguasaan skill, etos kerja, maupun semangat wirausaha yang didapat selama mengikuti pelatihan dalam program ini. Program Kartu Prakerja mendampingi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan sekaligus menjadi ‘bantalan ekonomi’ dalam menjaga daya beli sebagai imbas pandemi Covid-19.

Hal ini diungkapkan oleh Jokowi saat menerima alumni Program Kartu Prakerja dari berbagai daerah di Indonesia di Istana Negara, Rabu, 17 Maret 2021.

“Kita harus yakin bahwa jika kita berusaha meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, maka peluang dan ruang-ruang yang terbuka akan lebih banyak lagi. Jangan berhenti belajar, jangan berhenti meningkatkan skill. Kita ini sedang kejar-kejaran dengan perubahan,” ujarnya.

Hingga saat ini Program Kartu Prakerja telah memasuki 14 gelombang dan diberikan kepada 5,5 juta orang penerima dari 55,6 juta pendaftar di 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Ekosistem yang kolaboratif juga telah dibangun oleh Program Kartu Prakerja. Saat ini terdapat 7 Platform Digital, 5 Mitra Pembayaran, 165 Lembaga Pelatihan, dan lebih dari 1.700 jenis pelatihan yang telah diasesmen dan terus dievaluasi dengan melibatkan tim ahli independen.

Lima jenis pelatihan yang paling banyak diminati antara lain pemasaran online, food and beverage, IT, perkantoran, dan kewirausahaan. Kesemuanya memang banyak dibutuhkan pasar dan industri,” tutur Jokowi.

Selain bertemu 20 orang perwakilan alumni di Istana Negara, Presiden Jokowi juga berkesempatan terhubung secara virtual dengan 514 penerima Kartu Prakerja mewakili masing-masing kabupaten/kota di Indonesia.

Presiden mengaku senang dan bangga mendengar cerita sukses para penerima Kartu Prakerja dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas hingga Rote. Kisah-kisah mereka menjadi bukti keberhasilan tujuan program Kartu Prakerja dalam hal skilling, upskilling, dan reskilling.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku ketua Komite Cipta Kerja menambahkan, Program Kartu Prakerja ikut mengakselerasi inklusi keuangan dengan membuka akses kepada 25% Penerima Kartu Prakerja yang sebelumnya tidak memiliki rekening bank maupun e-wallet.

“Program ini juga memicu kebiasaan belajar baru yang sangat dibutuhkan pada era 4.0, yaitu secara daring dan mandiri. Dengan kata lain, Program Kartu Prakerja mendorong perluasan literasi digital masyarakat,” tutur Airlangga yang turut mendampingi Presiden Jokowi di Istana Negara.

Selain itu, lanjut Airlangga, program Kartu Prakerja mendorong kewirausahaan, mulai dari bagaimana memulai bisnis, mengatur keuangan, membuat produk, memasarkan dan menjual produk, sampai dengan bagaimana membentuk badan usaha.

“Para wirausaha alumni program Kartu Prakerja juga akan difasilitasi untuk mendapatkan modal usaha, dengan skema pembiayaan yang mudah dan murah melalui sinergi antara program Kartu Prakerja dengan program KUR Super Mikro,” tambah Menko Perekonomian.

Survei Angkatan Kerja Nasional BPS Agustus 2020 menunjukkan bahwa Program Kartu Prakerja berhasil menjalankan misi gandanya sebagai program semi-bantuan sosial. Data mencatat sebanyak 88,9% Penerima Kartu Prakerja menyatakan keterampilan kerja mereka meningkat, dan 81,2% menggunakan insentif yang diterima untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

Adapun Survei Evaluasi yang dilakukan Manajeman Pelaksana Program Kartu Prakerja dengan responden lebih dari 4 juta orang menemukan bahwa 62% penerima Kartu Prakerja belum pernah menerima pelatihan atau kursus dalam bentuk apapun.

Selain dana pelatihan sebesar Rp1 juta per orang, insentif senilai masing-masing Rp600 ribu yang diberikan empat kali dalam empat bulan juga dianggap sangat membantu kondisi penerima Kartu Prakerja dalam situasi ekonomi seperti ini.

Sebanyak 95 persen penerima Kartu Prakerja menggunakan dana insentif untuk pembelian bahan pangan, 75 persen untuk kebutuhan listrik dan air, serta 71 persen untuk tambahan modal usaha. Ini fakta yang sangat menggembirakan. (red/pen)