Beranda blog Halaman 4491

Pemprov DKI Jakarta Bangun Jalur Sepeda 11,2 Km bertema Sabuk Nusantara

Pemprov DKI Jakarta Bangun Jalur Sepeda 11,2 Km bertema Sabuk Nusantara

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera membangun jalur sepeda permanen sepanjang 11,2 km. Jalur sepeda bertema ‘sabuk nusantara’ tersebut direncanakan rampung Maret 2021.

“Jalur Sepeda permanen Sudirman-Thamrin bertemakan sabuk nusantara dengan representasi pada pot tanaman sebagai proteksi jalur sepeda berbentuk seperti rantai yang saling berkait,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/2).

Dia menjelaskan proteksi berbentuk seperti rantai pada jalur sepeda permanen mencerminkan sila ke-2 dari ideologi Pancasila. Simbol sila ke-2 digambarkan dengan rantai emas.

Syafrin menjelaskan, simbol tersebut menandakan hubungan antar manusia yang saling membantu. “Dan juga bentuk kolaborasi di mana Jakarta sebagai city of collaboraty,” ucap Syafrin.

Syafrin juga menyebutkan anggaran untuk yang disiapkan untuk pembangunan tersebut berkisar Rp 30 miliar.

“Saat ini sudah dalam proses konstruksi dan kita harapkan selesai bulan Maret, anggarannya sekitar Rp 30 miliar,” ucapnya.

Dia menyebutkan, anggaran yang digunakan untuk pembangunan jalur sepanjang 11,2 km itu tidak menggunakan APBD DKI. “Dari kompensasi pihak ketiga,” kata Syafrin.

Syafrin menegaskan, kendaraan bermotor roda dua dilarang keras melintas di jalur sepeda. Sebab, menurutnya pembangunan jalur tersebut tetap menyediakan jalur bagi kendaraan bermotor.

Ia pun mengimbau agar para pengendara motor tidak melintas di jalur khusus tersebut.

“Pada prinsipnya Jakarta menyediakan ruang lalu lintas untuk berbagi,” tandasnya.

Syafrin menjelaskan jalur yang dibangun ini nantinya akan melintas di sepanjang Bundaran Senayan hingga Bundaran Hotel Indonesia.

Ia menekankan, jalur ini khusus untuk pesepeda. Namun, ia mengakui dalam beberapa kesempatan, masih ada pengendara, terutama pengemudi sepeda motor, yang masih nakal melintasi jalur tersebut.

“Tentu kami akan edukasi kepada seluruh pengendara, baik itu kendaraan bermotor atau sepeda, untuk menggunakan lajur yang sudah diperuntukkan bagi masing-masing jenis kendaraan. Pada prinsipnya, Jakarta menyediakan ruang lalu lintas untuk jalan berbagi,” ujar Syafrin.

Selain itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta juga membangun prasasti sepeda di depan gedung Indofood Tower, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Tujuan pembangunan prasasti sebagai momentum sepeda merupakan alat transportasi masif.

“Tujuan pembuatan prasasti, sebagai pengingat, momentum penggunaan sepeda sebagai alat transportasi yang masif digunakan oleh masyarakat pada masa pandemi Covid-19,” kata Syarif.

Menteri LHK: Perlu Perubahan Paradigma Pengelolaan Sampah di Indonesia

SuaraPemerintah.id – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya menyatakan perlunya perubahan paradigma pengelolaan sampah dari membuang menjadi pengurangan di sumber penghasil dan daur ulang sumber daya.

Dalam sambutan pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2021, Menteri LHK Siti menyebutkan persoalan sampah Indonesia belum selesai dan menjadi semakin kompleks dimana masih muncul timbulan sampah yang besar, yaitu 67,8 juta ton pada 2020.

“Masih akan terus bertambah seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan perubahan gaya hidup dengan kesejahteraan masyarakat yang semakin meningkat,” kata Siti dalam acara yang dipantau virtual dari Jakarta, Senin (22/02).

Siti menjelaskan secara umum pola pengelolaan sampah di Indonesia selama ini hanya melalui tahapan paling sederhana, yaitu kumpul, angkut dan buang. Pola tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun dan menjadi kebijakan umum. Pola pengelolaan tersebut terjadi karena dilandasi pola pikir bahwa sampah adalah sesuatu yang tidak berguna dan harus dibuang.

Menurutnya, pola itu kini mengalami evolusi atau perubahan mendasar, bertahap dan sistem yang berkembang di seluruh dunia.

Indonesia sudah memiliki Undang-Undang Nomor 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah yang mengamanatkan perubahan paradigma pengelolaan sampah.
“Dari kumpul, angkut, buang menjadi pengurangan di sumber dan daur ulang sumber daya,” tuturnya.

Dengan perubahan paradigma itu diharapkan pendekatan pengelolaan sampah tidak lagi fokus pada penyelesaian di tempat pemrosesan akhir, tapi menggunakan prinsip reduce, reuse dan recycle atau 3R, perluasan tanggung jawab masyarakat selaku  produsen, pengolahan dan pemanfaatan sampah sebagai sumber daya, baik untuk bahan baku maupun energi terbarukan, serta pemrosesan akhir yang berwawasan lingkungan.

Besarnya potensi pemanfaatan sampah itu bisa dilihat bagaimana sektor pengadaan air, pengelolaan sampah dan limbah merupakan salah satu dari tujuh sektor yang tumbuh dari 17 sektor lapangan usaha saat pandemi, yaitu sebesar 6,04 persen, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tentang perekonomian Indonesia kuartal III 2020.

Senada dengan itu, Walikota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, S.T., M.T dalam berbagai kesempatan mengingatkan masyarakat dan seluruh aparatur  yang terkait langsung dengan urusan pengelolaan sampah ini, bahwa seyogyanya tingkat partisipasi masyarakat selaku produsen sampah lebih ditingkatkan agar timbulan sampah tidak menjadi momok setiap waktu.

“Seperti yang disebut Buk Mentri LHK, bahwa kita semua (masyarakat) adalah produsen sampah, maka seyogyanya semua kita memberikan tanggungjawab  bagi diri kita masing-masing untuk menjadikan sampah ini menjadi sesuatu yang bernilai dengan menerapkan prinsip  3 R yaitu reduce, reuse dan recycle” ungkap Walikota.

Walikota menyebutkan, bahwa persoalan sampah selain soal manajemen pengelolaan juga sangat besar pengaruhnya soal mindset masyarakat terhadap sampah.  Kepedulian dan rasa tanggungjawab setiap orang akan kebersihan lingkungan sangat menentukan bersih atau tidaknya negeri ini dari timbulan sampah.

Permudah Akses Pelayanan, Diskominfo Balikpapan Akan Kembangkan Aplikasi Portal Pelayanan di 2021

SuaraPemerintah.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Balikpapan pada 2021 ini berencana mengembangkan sejumlah aplikasi yang diharapkan bisa mempermudah akses pelayanan.

Secara umum Diskominfo akan membangun dua jenis portal, pertama terkait dengan layanan publik, kedua terkait layanan internal pemerintahan.

Menurut Plt Sekretaris Diskominfo, Adamin Siregar, dalam pembangunan aplikasi tersebut pihaknya menemui sedikit kendala yakni keterbatasan personel. Sehingga ada kemungkinan Diskominfo akan bekerja dengan komunitas atau pun perguruan tinggi.

“Saat ini yang sudah ada, mencapai 100 aplikasi. Aplikasi ini secara umum sudah ada namun masih bersifat parsial,” terang Adamin (15/2/21).

Pada 2021 ini, aplikasi yang dibangun akan lebih mengarah pada integrasi dan portal pelayanan. “Portal ini yang akan mewakili beberapa aplikasi. Jadi terhubung melalui portal ini,” terang Adamin.

Misalnya, seperti portal terkait pendaftaran daring untuk seluruh layanan di Pemerintah Kota Balikpapan. “Ini harusnya cukup satu. Misal masuk aplikasi daftar, lalu mau ke pelayanan apa,” katanya.

Apakah nantinya pelayanan itu tertuju ke perizinan, pelayanan kesehatan, pajak, atau juga pelayanan lainnya. “Jadi cukup lewat satu portal. Mau daftar kemana. Ini kami juga sedang buat yang semacam ini,” ungkapnya.

Untuk uji coba aplikasi, bisa masuk melalui portal. Portal ini sebagai pintu masuk untuk pelayanan yang lain. “Seperti aplikasi ojek online. itu kan tidak hanya pelayanan ojek online saja tapi juga ada pelayanan lain seperti pengiriman barang. Kita modelnya begitu,” katanya.

Kendati begitu, diakuinya yang saat ini diskominfo masih terkendala SDM. Sehingga diskominfo berencana melakukan kerjasama. “Nah, ada yang sifatnya administrasi ke dalam atau internal pemerintah, ada yang ke publik,” imbuhnya.

Jika nantinya aplikasi portal pelayanan ini sudah aktif digunakan, keamanannya pun harus dipastikan telah siap dan mumpuni. Pasalnya ini berkaitan dengan data masyarakat. “Jangan sampai data tersebut tersebar lantaran diserang hacker,” tandasnya.

 

Sambut Piala Menpora 2021, Raffi Ahmad Bakal Galang Donasi untuk Para Atlet dan Kampanyekan Nonton Dirumah Saja

Temui Menpora Amali, Raffi Ahmad dan Artis Bakal Galang Donasi untuk Para Atlet

SuaraPemerintah.id – Presenter dan artis nasional Raffi Ahmad menggandeng Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam menggelar kegiatan ‘Friendly Match’ atau pertandingan persahabatan jelang bergulirnya Piala Menpora 2021.

Hal itu disampaikan Raffi saat bertemu Menteri  Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali di gedung Kemenpora, Rabu (24/2) siang.

Raffi Ahmad mengatakan pertandingan persahabatan ini sebagai bentuk apresiasi dirinya dan para pecinta bola atas terbitnya izin turnamen dari Menpora, PSSI dan Kepolisian.

Event pra Piala Menpora ini akan diikuti oleh klub Selebritis FC yang merupakan komunitas sepak bola dari kalangan selebritis, penyanyi, pemain sinetron dan atlet profesional.

Selain klub Selebritis FC, pertandingan persahabatan ini juga akan diikuti beberapa tim misalnya dari PSSI all star, Persija atau Timnas U-23.

Dan hanya ada 5 pertandingan saja hingga Piala Menpora bergulir. Menurut Raffi inti dari kegiatan ini mengkampanyekan protokol kesehatan kepada para pecinta bola seluruh nusantara.

“Nanti saat pramusim sudah dimulai Piala Menpora biar nontonya di rumah aja. Kalau misalnya kenapa-kenapa ada keramaian kan ijinnya bisa dicabut. Pak Menpora dan PSSI sudah bersusah payah mendapatkan izin ini,” ungkapnya.

Kegiatan ini akan hanya digelar dua kali dalam seminggu yakni hari Sabtu dan Minggu dan akan disiarkan televisi swasta nasional ANTV dan juga akan di support Rans Entertainment milik Raffi Ahmad.

Dikatakan Raffi, dalam acara ini akan dilakukan penggalangan donasi yang nantinya akan diberikan kepada para atlet yang selama ini terimbas pandemi Covid-19.

“Nanti kita akan berdonasi juga di pertandingan-pertandingan kita ini, kita sudah bersepakat bersama teman-teman hasil donasinya monggo nanti kita akan serahkan kepada PSSI atau Menpora silahkan didistribusikan kepada teman-teman atlet yang memang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Menpora Amali mengapresiasi dukungan Raffi Ahmad dan kalangan artis yang bertujuan untuk mengkampanyekan protokol kesehatan saat Piala Menpora bergulir sekaligus mengumpulkan donasi untuk para atlet.

“Saya sangat senang dan saya menyambut gembira dan mengapresiasi upaya dari masyarakat dari kelompok masyarakat yang mau memberikan perhatian terhadap olahraga khususnya sepak bola,” jelas Menpora Amali.

Kemensos Salurkan Bantuan Rp1,8 Miliar Bagi Korban Terdampak Banjir di Kabupaten Bekasi

SuaraPemerintah.idKementerian Sosial telah menyalurkan bantuan logistik dalam penanganan bencana banjir di Kabupaten Bekasi. Total Kemensos telah menyalurkan bantuan senilai Rp1.820.854.480.

Kemensos melalui tujuh orang personel Tagana juga memberikan dukungan terhadap pencarian korban perahu evakuasi korban banjir yang terbalik akibat sapuan arus kali Cilemahabang, Sabtu (20/2/2021).

Insiden ini mengakibatkan dua orang yakni SM (35) dan anaknya berinisial EMK (4) warga Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, dinyatakan hilang.

Selain tugas perbantuan, Kemensos melalui Tagana juga melaksanakan tugas pokok dalam penyaluran bantuan logistik dan aktivitasi dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar para  penyintas.

Ada empat dapur umum yang didirikan Kemensos., yakni DU Desa Sumbersari (Kecamatan Pebayuran), DU Kantor Kecamatan Cabangbungin, DU Kantor Kecamatan Babelan, dan DU Kantor Desa Sukadadi,  Kecamatan Sukakarya.

Untuk DU Saung Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran,  dapat menyiapkan sebanyak 3000 nasi bungkus untuk pengungsi, setiap hari.

Hari ini Menteri Sosial Tri Rismaharini hadir di lokasi tanggul Sungai Citarum yang jebol di  Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi mendampingi Presiden Joko Widodo.

Jebolnya tanggul merupakan salah satu penyebab terendamnya kawasan  di sekitarnya.

Dalam kesempatan meninjau di lokasi tanggul, Presiden menemukan ada tiga titik yang jebol. Dari laporan yang didapat,  Presiden mengetahui,  perbaikan sudah  berjalan dua hari yang lalu.

Untuk proses perbaikan,  Presiden menargetkan maksimal selesai dalam dua hari.

“Perbaikan sudah berjalan sejak dua hari yang lalu. Dan saya targetkan selesai dalam dua hari lagi. Sehingga diharapkan bisa berfungsi normal kembali,” kata Presiden.

Kepala Negara juga menyinggung soalnya adanya kerusakan pada rumah warga yang terdampak banjir. Terdapat,  30 rumah warga yang rusak,  Presiden memastikan akan diperbaiki secepatnya.

2  Tahap Bantuan

Dari total Rp1,3  miliar bantuan logistik, Kemensos menyalurkan dalam dua tahap. Pada Tahap Pertama,  Kemensos melakukan dropping sebanyak 3 truk bantuan logistik.

Truk 1 bantuan berisi Makanan Siap Saji sebanyak 300 paket, Makanan Anak terdiri dari 210 paket, selimut sebanyak 90 lembar,  Kasur sebanyak 50 buah, Kids wear sebanyak 50 paket, Tenda gulung 10 lembar.  Total senilai Rp98.138.770.

Truk kedua berisi Makanan Siap Saji sebanyak 300 paket, Makanan Anak sebanyak 210 paket, Selimut sebanyak 100 lembar, Kasur sebanyak 60 buah, Kids ware sebanyak 80 paket, Tenda gulung sebanyak 10 lembar.  Total senilai Rp. 117.873.770.

Lalu pada truk ketiga,  disalurkan bantuan berupa Makanan Siap Saji sebanyak 200 paket, Makanan Anak 150 paket,  Velbed  sebanyak 50 unit,  Tenda Serbaguna Keluarga Merah  5 Unit,  Tenda Gulung 50 lembar.

Total bantuan di truk ketiga sebesar Rp.198.594.500. Sehingga total bantuan untuk tiga truk (Tahap l) sebesar Rp. 414.607.040.

Kemudian pada Tahap ll,  Kemensos menyalurkan bantuan berupa Makanan Siap Saji sebanyak 2.500 paket, Makanan Anak sebanyak 1.050 paket,

Selimut sebanyak 500 lembar,  Kasur sebanyak 800 unit, Matras 400 lembar,

Kids wear 400 paket, Tenda gulung 250 lembar. Total senilai Rp. 977.185.050.

Perlengkapan Dapur Umum (Natura) sebesar Rp. 197.000.000;  Peralatan Kebersihan 1.000 paket senilai Rp. 161.000.000; dan Air mineral 3.000 botol @1.5 liter senilai Rp. 17.000.000.

Total bantuan tahap ll sebesar Rp. 1.352.185.050. Dengan demikian total bantuan pada tahap kedua sebesar Rp. 1.766.792.090.

Kemudian ada juga bantuan kaos dan selimut dari Direktorat Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS) sebesar Rp54.062.390, sehingga secara keseluruhan bantuan Kemensos untuk korban terdampak banjir di kabupaten bekasi sebesar Rp1.820.854.480.

Banten Keluar Zona Merah, Wagub Andika Apresiasi TNI/Polri, Pemda dan Warga

Banten Keluar Zona Merah, Wagub Andika Apresiasi TNI/Polri, Pemda dan Warga

SuaraPemerintah.id – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menghadiri Rapat Koordinasi PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro Provinsi Banten di Markas Korem 064 Maulana Yusuf, Kota Serang, Kamis (25/2). Andika mengatakan, data Dinas Kesehatan Provinsi Banten per

24 Februari 2021, menyebutkan seluruh wilayah kabupaten/kota se-Provinsi Banten keluar dari zona risiko tinggi penularan Covid-19.

“Sebelumnya Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan masuk kategori zona risiko tinggi. Tentu saja Pemprov Banten mengapresiasi semua pihak pemda, TNI/Polri, masyarakat atas upaya kita semua ini,” kata Andika.

Pada rakor yang dipimpin Panglima Kodam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto tersebut, hadir Komandan Korem 064 Maulana Yusuf Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko dan Wakil Kapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Banten, kata Andika, menunjukkan bahwa kasus konfirmasi sampai dengan 24 Februari 2021 di Provinsi Banten sebanyak 35.106 dengan tingkat kesembuhan mencapai 88,1%, dan tingkat kematian sebesar 2,8%.

Adapun ketersediaan tempat tidur ruang ICU dan isolasi Covid-19 di Provinsi Banten, lanjutnya, data per 21 Februari 2021 menyebutkan ketersediaan ruang ICU sebanyak 249 dengan rincian 216 terisi (atau 87%), dan 33 ruang ICU (13%) tersedia. Sedangkan ruang isolasi Covid-19 sebanyak 3.191 terpakai sebanyak 2.333 (70%) dan sebanyak 968 (30%) tersedia.

Terkait dengan penerapan PPKM Mikro di wilayah Provinsi Banten, Andika mengatakan, data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten sampai dengan Desember 2020 telah terbentuk  1.238 Tim Relawan Desa Lawan Covid-19 di empat (4) Kabupaten di Provinsi Banten, dengan jumlah relawan sebanyak 37.626 orang.

Adapun kegiatan yang dilakukan relawan desa ini, kata Andika, di antaranya pendirian pos di 1.024 desa, pendirian tempat isolasi di 318 desa, sosialisasi Hidup Sehat/ Lawan Covid-19 di 1.238 desa, dan penyediaan tempat cuci tangan di tempat publik di 1.238 desa.

Berikutnya, lanjut Andika, penyemprotan desinfektan di 1.173 desa, pendataan pemudik/pendatang di 1.110 desa, pendataan masyarakat rentan sakit di 1.124 desa dan pengadaan masker bagi warga di 1.136 desa. “Adapun untuk dukungan alokasi anggarannya itu berasal dari APBDesa yang bersumber dari Dana Desa (APBN) Tahun 2021,” kata Andika.

Sementara itu, dalam sambutannya, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengatakan, TNI/Polri berupaya keras menekan tingginya penularan Covid-19 dilakukan hingga tingkat RT/RW dengan mengoptimalkan peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kata dia, perlu berkolaborasi dengan unsur tenaga kesehatan maupun unsur terkait lainnya dalam percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Kodam III Siliwangi.

Menurutnya, para Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan perlu langsung terjun ke lapangan untuk membantu mempercepat pelaksanaan program vaksinasi dan menegakkan disiplin masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan. “Intinya TNI dan Polri siap all out mengamankan kebijakan pemerintah, dan Alhamdulillah pemda di wilayah Kodam III termasuk Banten juga saya kira sangat kooperatif,” katanya.

Pemerintah Berikan Bantuan 35 Juta Masker untuk Masyarakat Dalam Rangka Pelaksanaan PPKM Mikro

SuaraPemerintah.id – Sebagai upaya edukasi pemakaian masker serta mendorong kepatuhan masyarakat dalam menggunakan masker secara masif, Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) hari ini (24/02) memberikan bantuan 35 Juta masker untuk masyarakat melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Menteri KoordinatorBidang Perekonomian selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan EkonomiNasional (PC-PEN) Airlangga Hartarto turut menyaksikan penyerahan  bantuan 35 juta masker secara langsung. Menurut Menko Airlangga, kegiatan seperti ini diharapkan membantu pengkondisian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, demi cepat pulihnya kesehatan masyarakat, sekaligus mendukung produktivitas industri tekstil nasional.

“Saya mengucapkan terima kasih atas komitmen Kementerian Perindustrian yang mendorong terwujudnya bantuan ini. Saya berharap ke depan APBN kita khususnya melalui anggaran PCPEN tidak hanya dapat mendorong penguatan ekonomi nasional, namun juga dapatmenciptakan Indonesia yang sehat, maju dan produktif,” ujarnya.

Selain itu, Menko Perekonomian juga mengapresiasi dukungan Tentara Nasional Indonesia(TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dalam upaya menangani pandemi danmemulihkan ekonomi.

“Kami berterima kasih atas keterlibatan TNI dan Polri yang sangat sentral dalam menyukseskanprogram PPKM Mikro. Hal ini memperkuat upaya pemerintah dalam pelaksanaan Testing,Tracing, dan Treatment (3T),” tutur Menko Airlangga.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, sebagai upayauntuk terus berkontribusi positif pada perekonomian, Kemenperin mengeluarkan berbagai kebijakan strategis untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19, antara lain pemberianIzin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI), penurunan harga gas untuk industri,serta pembebasan pembayaran minimum listrik untuk pelaku industri.

“Alhamdulillah karena ketiga kebijakan ini dan tentunya dibarengi stimulus lainnya, industrinasional dapat bertahan. Kebijakan-kebijakan tersebut, serta program-program lainnya dari KPC-PEN akan kami lanjutkan pada tahun 2021, dengan harapan dapat mengakselerasipemulihan ekonomi,” ucap Menperin.

Kali ini Kemenperin menunjukkan komitmen untuk memaksimalkan anggaran yang dimiliki untuk penanganan Covid-19 dan mendorong pertumbuhan industri nasional. Pemberian bantuansebanyak 35 Juta Masker kepada masyarakat akan disalurkan melalui TNI dan Polri.

“Masker ini merupakan hasil produksi yang telah mengikuti standar. Kami bekerjasama denganindustri tekstil dalam negeri baik industri besar maupun industri kecil untuk prosespengadaannya,” imbuhnya,

Mentan Lepas Ekspor Perdana 3,29 Ton Produk Olahan Unggas Charoen Pokphand ke Qatar

Mentan) Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor perdana 3,29 ton dari total kontrak 21,6 ton produk olahan unggas dari PT Charoen Pokphand Indonesia ke Qatar

SuaraPemerintah.id – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor perdana 3,29 ton dari total kontrak 21,6 ton produk olahan unggas dari PT Charoen Pokphand Indonesia ke Qatar. Ekspor perdana senilai Rp220 juta ini untuk tahun 2021 yang telah disepakati PT. Charoen Pokphand Indonesia dengan pihak buyer di Qatar.

“Saya bahagia dan berbangga hati bahwa kita akan melepas ekspor perdana produk olahan unggas Indonesia pertama yang berhasil menembus negara Qatar dari PT Charoen Pokphand Indonesia,” ujar Mentan saat pelepasan ekspor secara virtual, Rabu (24/2/2021).

Mentan berharap ekspor perdana ke Qatar bisa menjadi pintu masuk produk olahan unggas asal Indonesia ke kawasan Timur Tengah. Selain Qatar, pengiriman produk olahan unggas juga dilakukan ke Jepang sebanyak 6 ton dengan nilai Rp250 juta. Ini merupakan repeat order kesekian kalinya sejak tahun 2018 ke PT. Charoen Pokphand. Sementara ekspor lanjutan 6 kontainer pakan unggas dikirim ke RDTL, sekitar 120.000 kg dengan nilai Rp740 juta.

“Repeat order ini menunjukkan produk Indonesia semakin digemari di Jepang. Saya juga ingin mengucapkan selamat dan apresiasi kepada PT. Charoen Pokphand Indonesia atas realisasi ekspor unggas dan produknya pada tahun 2020 sebesar 2 juta USD ke negara Jepang, Papua Nugini dan Timor Leste,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, PT Charoen Pokphand Indonesia bersepakat untuk melakukan ekspor produk olahan unggas minimal sebanyak 21.600 kilogram (kg) sepanjang 2021.
Realisasi ekspor produk agro PT Charoen Pokphand Indonesia sudah dipasarkan terhitung sejak 2017. Ketika itu, mereka pertama kali melakukan pengiriman ke Papua Nugini.
Lalu, pada 2018, mereka melebarkan pangsa pasar ekspor ke Jepang dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

Pada 2020, langkah ekspor perusahaan tersebut semakin jauh. Sampai pada 2021, saat pandemi Covid-19 masih melanda beberapa negara, PT Charoen Pokphand Indonesia berusaha untuk tetap berpartisipasi dalam menggerakan roda perekonomian Tanah Air dengan terus melakukan ekspor secara berkelanjutan ke negara-negara yang sudah menjalin kerja sama.

Dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Rabu (24/2/2021), pihak PT Charoen Pokphand Indonesia memaparkan, ekspor produk ke Qatar telah diawali dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama antara PT Charoen Pokphand Indonesia dan KWIQ Supermarket dalam acara tahunan Trade Expo ke-35 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan RI secara virtual.

Pihak PT Charoen Pokphand Indonesia memaparkan bahwa ekspor yang dilakukan perdana pada Rabu berjumlah satu kontainer atau kurang lebih 3.618,92 kg. Jika diuangkan, ekspor tersebut bernilai Rp 220 juta.

Pada saat bersamaan, PT Charoen Pokphand Indoensia juga mengirim satu kontainer berisi produk olahan unggas kurang lebih 6.000 kg atau senilai Rp 250 juta ke Jepang. Ini adalah kontainer ke-13 sejak produk olahan unggasnya dapat menembus pasar Jepang.
Selain produk olahan unggas dari Feedmill Krian, Surabaya, PT Charoen Pokphand Indonesia juga mengirim enam kontainer pakan unggas ke RDTL sebanyak 120.000 kg dengan nilai Rp 740 juta.

Komisaris Independen Charoen Pokphand Indonesia Suparman dalam sambutannya mengatakan, pengiriman atau pelepasan ekspor produk olahan unggas asal Indonesia hari ini ke Qatar merupakan pintu gerbang pertama.

Selanjutnya, pihaknya berharap dapat terus memperluas pasar sehingga dapat menembus negara-negara Timur Tengah lainnya.

“Kami berharap dapat menjadi mercusuar bagi olahan – olahan unggas asal Indonesia di pasar mancanegara. Kami berkomitmen untuk memperluas lagi pasar ekspor ke beberapa negara seperti, Singapura, Korea, dan Arab Saudi,”ujarnya.

“Kami berharap dapat menjadi mercusuar bagi olahan – olahan unggas asal Indonesia di pasar mancanegara. Kami berkomitmen untuk memperluas lagi pasar ekspor ke beberapa negara seperti, Singapura, Korea, dan Arab Saudi,”ujarnya.(red/ami)

Retno Marsudi Bertemu Menlu Myanmar Bantu Krisis Politik

Retno Marsudi Bertemu Menlu Myanmar Bantu Krisis Politik

SuaraPemerintah.id – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi bertemu dengan menteri luar negeri yang ditunjuk militer Myanmar Wunna Maung Lwin di Thailand, Rabu, 24 Februari 2021.  Menlu Retno terbang ke Thailand pada Rabu, berupaya membantu menyelesaikan krisis yang dimulai saat pihak militer merebut kekuasaan dari pemerintah sipil dalam kudeta awal Februari lalu. Untuk membahas upaya penyelesaian krisis politik di negara itu.

Dalam pertemuan singkat yang dilakukan di Bandara Dong Mueang, Bangkok, Menlu Indonesia menyampaikan perhatian terhadap perkembangan situasi di Myanmar menyusul perebutan kekuasaan oleh militer terhadap pemerintah sipil dalam kudeta pada 1 Februari lalu.

“Keselamatan dan kesejahteraan rakyat (Myanmar) menjadi prioritas nomor satu, oleh karena itu kita meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak menggunakan kekerasan, untuk menghindari terjadinya korban dan pertumpahan darah,” kata Retno.

Retno juga menekankan pada Myanmar pentingnya proses transisi demokrasi yang inklusif sehingga diperlukan sebuah kondisi yang kondusif, antara lain berupa dialog, rekonsiliasi, dan saling membangun kepercayaan diantara semua pihak.

Sebagai sesama anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), Indonesia menegaskan pentingnya setiap negara, termasuk Myanmar, untuk menghormati prinsip-prinsip yang termuat dalam Piagam ASEAN. Prinsip yang dimaksud antara lain komitmen pada hukum, pemerintahan yang baik, prinsip-prinsip demokrasi, dan pemerintahan yang konstitusional.

“Pesan ini terus disampaikan secara lantang dan jelas,” tegas Retno.

Dalam kesempatan itu, Retno juga menyampaikan pentingnya akses dan kunjungan kemanusiaan kepada para tokoh politik yang ditahan setelah kudeta yang dilakukan militer Myanmar.

Militer Myanmar melakukan kudeta atau merebut kekuasaan pada 1 Februari setelah komisi pemilihan umum menolak tuduhan kecurangan dalam pemungutan suara yang dimenangi oleh partai pimpinan Aung San Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), November tahun lalu.

Tak lama setelah kudeta, Suu Kyi dan sejumlah tokoh partai NLD ditahan. Pihak militer telah menjanjikan pemilu baru, tetapi tanpa menetapkan jadwal yang pasti. Kudeta tersebut telah memicu protes massal setiap hari selama hampir tiga minggu dan pemogokan oleh banyak pegawai pemerintah di Myanmar. Unjuk rasa damai menentang kudeta militer itu direspons dengan kekerasan oleh aparat keamanan hingga menyebabkan korban jiwa.(red/pen)

 

Menaker Ida Fauziah Dorong Kolaborasi ASEAN-OSHNET Atasi Sektor Ketenagakerjaan

Menaker Ida Fauziah Dorong Kolaborasi ASEAN-OSHNET Atasi Sektor Ketenagakerjaan

SuaraPemerintah.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mendorong kolaborasi anggota ASEAN Occupational Safety and Health Network (ASEAN-OSHNET) pada sektor migran atau ketenagakerjaan. Jejaring Keselamatan dan Kesehatan Kerja ASEAN ini perlu kerjasama untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19 terutama di sektor ketenagakerjaan.

“Keberadaan ASEAN OSHNET memiliki banyak potensi dalam menciptakan dan melakukan berbagai aktivitas untuk berkontribusi dalam upaya pemulihan dari kondisi pandemi ini,” ujar Ida dalam keterangan resmi Kementerian Ketenagakerjaan yang diterima di Jakarta, Rabu, 24 Februari 2021.

Ida mengatakan pemerintah Indonesia lewat Kemnaker berkomitmen membangun lingkungan tempat kerja aman dan nyaman untuk pekerja sebagai bentuk penanggulangan dampak COVID-19 di sektor ketenagakerjaan. Paparan menaker saat berbicara di Workshop On The Prevention And Control Of COVID-19 At The Workplace For Sustainable Business.

Selain itu untuk memastikan keamanan bekerja bagi pekerja di Indonesia, sebagaimana telah diatur dalam pernyataan bersama ALMM ke-26 Komunike dan juga ALMM Plus Tiga ke-11.

Menurut Ida, kolaborasi di antara negara-negara anggota ASEAN dapat menjadi kesempatan besar memperkuat kerja sama untuk mencapai pemulihan. Kemitraan ASEAN dilakukan untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran COVID-19 di tempat kerja demi keberlanjutan ekonomi kawasan tersebut.

“Saya juga mendorong kerjasama ASEAN OSHNET dalam membangun daya saing, ketahanan, dan peningkatan kompetensi pekerja ASEAN untuk Pekerjaan di masa depan, dan juga bersama-sama menghadapi dampak buruk dari potensi pandemi, krisis ekonomi atau alam bencana di masa depan,” pungkas Ida.

Workshop ini yang juga merupakan salah satu dukungan terhadap program kerja Menteri Ketenagakerjaan sebagai Ketua Forum ASEAN bidang Ketenagakerjaan tahun 2020-2022.

Adapun workshop ini menghadirkan pembicara dari seluruh ASEAN OSHNET, ASEAN + 3 Country (Jepang, Cina dan Korea), Statistical, Economic and Social Research and Training Center for Islamic Countries (Sesric), dan ILO, dan diikuti oleh pemangku kepentingan dari negara ASEAN, Pejabat Tinggi Kementerian Ketenagakerjaan Dinas Ketenagakerjaan tingkat Provinsi, dan perusahaan serta pemangku kepentingan terkait.

Hadir sebagai pembicara utama ASEAN OSHNET Chair; Deputy Director General of Labour Management; Ministry of Labour and Social Welfare of Lao PDR, Khamphat Onlasy; dan Deputy Secretary General of ASEAN Socio-Cultural Community, Kung Phoak. (red/pen)