Beranda blog Halaman 4504

Bantuan Langsung KKP Perkokoh Struktur Ekonomi Pembudidaya Ikan di Indonesia Timur

Bantuan Langsung KKP Perkokoh Struktur Ekonomi Pembudidaya Ikan di Indonesia Timur

SuaraPemerintah.idKementerian Kelautan dan Perikanan terus melakukan langkah taktis guna mengintervensi daya ungkit struktur ekonomi masyarakat selama masa pandemi, termasuk di Indonesia bagian Timur.

Langkah taktis tersebut, salah satunya dengan terus mendorong program prioritas yang secara langsung punya daya ungkit terhadap penciptaan nilai tambah ekonomi para pembudidaya ikan.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, baru baru ini di Jakarta mengatakan, Indonesia bagian Timur akan jadi prioritas untuk memperbaiki Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) yang ada saat ini.

Slamet menuturkan dilihat dari sebaran wilayah, rata rata NTPi di Indonesia Timur masih tertinggal jika dibanding wilayah lain di Indonesia bagian Barat.

Padahal menurutnya banyak Provinsi di Indonesia Timur sebagai basis sumber daya.

Dalam pengamatan Slamet disparitas nilai tukar tersebut akibat tingkat inflasi yang berbeda beda di setiap daerah.

“Saya kira ini PR kita bagaimana usaha budidaya yang digeluti betul-betul efisien, sehingga ada nilai tambah ekonomi yang optimal dan pada ujungnya akan memberikan daya ungkit tinggi terhadap NTPi. Kami telah tugaskan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Tatelu untuk memfasilitasi akses agar pembudidaya mampu meningkatkan efisiensi produksi, salah satunya dengan intervensi bantuan langsung,” jelas Slamet.

Slamet juga menegaskan intervensi ini dimaksudkan untuk memperkokoh struktur ekonomi pembudidaya yang masih riskan terhadap goncangan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Jadi selama pandemi ini kami akan konsisten terus mendorong berbagai stimulus langsung. Ini yang harus dilakukan secara cepat, tepat dan terukur. Disamping kita tetap akan pantau dan perbaiki dari hal rantai pasoknya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPBAT Tatelu, Fernando Jongguran dalam keterangannya di Manado membeberkan, dalam kurun waktu tahun 2020, BPBAT Tatelu telah menyalurkan bantuan budidaya ikan sistem bioflok sebanyak 60 paket yang tersebar di 6 Provinsi yakni masing-masing sebanyak 28 paket di Sulawesi Utara; Provinsi Sulawesi Barat sebanyak 11 paket; sebanyak 10 paket di Provinsi Sulawesi Selatan; Provinsi Sulawesi Tengah sebanyak 4 paket; Provinsi Sulawesi Tenggara sebanyak 4 paket; dan di Provinsi Gorontalo sebanyak 3 paket.

Untuk budidaya ikan hias, BPBAT Tatelu menyalurkan bantuan sebanyak 5 paket di Provinsi Sulawesi Utara. Sedangkan, bantuan budidaya ikan sistem minapadi, BPBAT Tatelu menyalurkan sebanyak 15 paket di Provinsi Sulawesi Utara.

“Penyaluran bantuan berupa sarana dan prasarana ini bertujuan untuk mendukung program pemulihan perekonomian masyarakat selama pandemi Covid-19. Selain tentunya guna membantu ketercukupan masyarakat akan kebutuhan ikan untuk konsumsi. Intinya kami siap berada di tengah-tengah pembudidaya untuk menjamin berbagai kemudahan akses yang berkaitan dengan proses produksi, termasuk pendampingan teknologi”, tutur Fernando.

Maret 2022, Konstruksi Trem Listrik Berbasis Baterai Akan Dibangun di Bali

Maret 2022, Konstruksi Trem Listrik Berbasis Baterai Akan Dibangun di Bali

SuaraPemerintah.id – Konstruksi trem listrik berbasis baterai di Bali diproyeksi akan mulai dilakukan pada Maret 2022 dengan target rampung masih menyesuaikan dengan studi kelayakan yang saat ini sedang dikerjakan.

Rencana pembangunan sarana transportasi perkotaan berupa trem listrik berbasis baterai merupakan tindak lanjut penandatanganan nota kesepahaman antara PT Industri Kereta Api (Persero) engan PT Perusahaan Daerah (Perusda) Bali pada 22 Oktober 2020.

Hingga saat ini, proyek yang digadang-gadang akan mendukung pengembangan energi ramah lingkungan di Bali masih dalam tahap studi kelayakan.

Senior Manager Departemen Pengembangan Bisnis PT INKA (Persero) Apoleus Karo Karo mengatakan, jika terealisasi, proyek ini akan mendukung peraturan Gubernur Bali 48/2019 tentang penggunaaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Studi kelayakan tersebut mengkaji mulai dari jarak trem hingga target rampung.

Pengembangan sistem transportasi berbasis kendaraan listrik ini rencananya akan meliputi kawasan Kuta, Sanur, Ubud dan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali Gunaksa.

“Trem Baterai ini menggunakan komponen baterai yang juga mendukung rencana pembuatan pabrik baterai dalam negeri yang digagas pemerintah. Namun, saat ini masih dari luar, karena belum ada,” katanya kepada Bisnis, Senin (15/2/2021).

Sebelumnya, Direktur Business Development Perusda Bali Bagus Gde Ananta Wijaya Karna mengatakan, studi kelayakan ditargetkan rampung pada September 2021.

Sepanjang tahun ini, kedua perusahaan tidak hanya akan melakukan studi kelayakan, tetapi juga pembicaraan skema bisnis, dan proses perizinan.

Titik pasti pembangunan trem listrik berbasis baterai tersebut masih menyesuikan dengan hasil kajian.

“Rencana ini telah sesuai dengan skema kerja sama, dan sebagai salah satu persiapan secara inline dengan seluruh proses di awal,” sebutnya.

Survei Harga Properti Residensial Q4 2020 Tumbuh Terbatas

Survei Harga Properti Residensial Q4 2020 Tumbuh Terbatas

SuaraPemerintah.id – Survei harga properti residensial Bank Indonesia (BI) mengindikasikan indeks harga properti residensial pada 4Q 2020 naik sebesar 1,43% (yoy).

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya yang sebesar 1,51% (yoy).

Penjualan properti residensial pada 4Q20 masih terkontraksi.

Hasil survei Bank Indonesia menunjukkan penjualan properti residensial mengalami kontraksi sebesar -20,59% (yoy). Angka tersebut sedikit membaik dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar -30,93% (yoy).

Lemahnya penjualan properti juga tercermin dari pertumbuhan penyaluran KPR dan KPA yang masih terbatas pada 4Q 2020.

Pada 4Q 2020, total KPR dan KPA tercatat tumbuh 3,42% (yoy), sedikit menguat dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 2,05% (yoy).

Tren perlambatan harga properti residensial masih akan terus berlanjut pada 1Q 2020.

Indeks harga properti residensial pada 1Q 2020 diperkirakan tumbuh lebih rendah daripada triwulan sebelumnya, yaitu sekitar 1,17% (yoy).

Berdasarkan tipe rumah, perlambatan pertumbuhan harga diperkirakan akan terjadi pada semua tipe rumah.

Pemerintah telah mengambil kebijakan yang kondusif untuk mendorong pertumbuhan sektor properti di tanah air, di antaranya dengan penerapan suku bunga yang rendah. 

PGN Gelar Promo Sambungan Jargas Rumah Tangga di Jabotabek dan Cilegon

SuaraPemerintah.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) siap merealisasikan pengembangan 50 ribu Sambungan Rumah tangga (SR) jaringan gas untuk rumah tangga dan pelanggan kecil (GasKita) di wilayah Jabotabeka dan Cilegon pada tahun 2021.

Direktur Komersial PGN, Faris Aziz Program jargas ini merupakan proyek investasi mandiri PGN menggunakan skema COCO (Company Owned, Company Operate) dengan segmentasi perumahan.

Program jargas ini merupakan proyek investasi mandiri PGN menggunakan skema COCO (Company Owned, Company Operate) dengan segmentasi perumahan. Khusus Februari hingga Maret ini, PGN menghadirkan promo spesial.

Faris Aziz menjelaskan, pada pengembangan jargas untuk 50 ribu SR ini, PGN memberikan berbagai bonus promo menarik. Seperti, bebas biaya instalasi gas dan sudah termasuk gas alarm system untuk memberi peringatan bila terjadi kebocoran gas.

Tak hanya itu, ada layanan tambahan yang akan PGN berikan untuk memaksimalkan pengalaman mengkonsumsi energi. Yakni layanan jaminan keamanan di era pandemi untuk jaminan keselamatan yang lebih terjaga dan fitur penunjang lainnya.

Berbeda dengan pengembangan jaringan gas untuk rumah tangga pada tahun-tahun sebelumnya, dalam program jargas umumnya, di mana pipa gas dari meter gas hingga ke dapur atau peralatan gas (disebut sebagai pipa instalasi) sepenuhnya wajib dibangun dan dibiayai oleh pelanggan.

Namun kali ini, PGN dalam program jargas COCO memberikan bonus pipa instalasi hingga sepanjang 20 meter.

“Bonus pembangunan pipa instalasi ini dapat menghemat biaya lebih dari Rp 3 juta,” kata Faris.

Dalam penawaran promo kali ini, biaya berlangganan bulanan yang ditawarkan bervariasi. Mulai dari paket GasBrow, pelanggan bisa menikmati aliran gas tanpa putus hingga 50 m3 per bulan.

Paket berlangganan GaZki untuk pemakaian gas sampai dengan 150 m3 per bulan. Serta paket GaZki Xtra untuk pemakaian gas sampai dengan 250 m3 per bulan.

Promo lengkap dari layanan GasKita ini hanya berlaku terbatas sampai dengan 31 Maret 2021. Bagi masyarakat yang tertarik ingin berlangganan dan mendapatkan promo layanan lengkap GasKita, dapat mengunjungi link https://bit.ly/RegistrasiGasKita untuk dilakukan pendataan.

Menhub Tinjau Pelayanan GeNose di Stasiun Bandung

SuaraPemerintah.idMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pelayanan alat deteksi covid-19 karya anak bangsa “GeNose” di Stasiun Kereta Api (KA) Bandung pada Jumat (19/2).

Penerapan GeNose di Stasiun KA Bandung sebagai salah satu syarat bepergian menggunakan kereta api jarak jauh sudah diterapkan sejak 15 Februari 2021 lalu.

“Ini adalah tahap kedua GeNose kita lakukan. Tahap pertama yaitu di Jakarta dan Yogyakarta dan sekarang ada penambahan di 5 kota lagi yaitu Bandung, Cirebon, Semarang, Surabaya, dan Solo,” ucap Menhub.

Hingga saat ini, sudah ada 8 stasiun KA yang menyediakan pelayanan penyaringan Covid-19 melalui GeNose.

Menhub menjelaskan, ke depannya akan semakin bertambah lagi stasiun KA yang akan menggunakan alat GeNose ini.

“Saya harap dalam kurun waktu seminggu ini, pelayanan GeNose sudah ada di 20 kota lainnya. Dan bertambah lagi ke 44 kota lainnya dalam waktu kurang dari satu bulan,” kata Menhub.

Lebih lanjut Menhub mengapresiasi PT Kereta Api Indonesia yang sudah melakukan sejumlah perbaikan pelayanan dengan menyediakan bilik penyekatan bagi para calon penumpang yang melakukan tes GeNose agar tidak berdekatan satu dengan yang lain, seperti yang disarankan oleh para ahli epidemiologi.

Menhub juga mengapresiasi antusiasme masyarakat untuk menggunakan GeNose. Sejak 15 Februari 2021 s.d hari ini (hari ke-5), penumpang kereta api yang melakukan tes screening GeNose di Stasiun Bandung sudah mencapai 1.514 orang.

Gelar IYBLA, PLN Dorong Pemimpin Bisnis Muda Berprestasi

SuaraPemerintah.id – Mendukung generasi muda Indonesia agar berprestasi dalam bidang bisnis, PT PLN (Persero) menggelar Indonesia Young Business Leaders Award (IYBLA) 2021.

IYBLA kali ini bertemakan ‘Next Generation Leaders for a Great Future Business’. Acara yang baru diadakan pertama kali ini bertujuan memacu munculnya pemimpin muda potensial dan mendorong kesiapan mereka dalam talent pool bisnis nasional.

Selain itu, mendorong program pengembangan kualitas generasi muda Indonesia demi menyongsong momentum bonus demografi.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menyampaikan, kemampuan perusahaan menyesuaikan diri dengan lingkungan bisnis yang berubah adalah faktor penting agar bisa bertahan.

Untuk itu dibutuhkan transformasi, pendefinisian budaya kerja perusahaan, dan leadership.

“Kemampuan pemimpin dalam tiga hal itu adalah hal pokok yang harus dimiliki. Seorang pemimpin yang baik akan mampu menggerakkan hati, pikiran, dan tangan semua orang yang ada di organisasinya. Karena pemimpin adalah tentang bagaimana kita bersama-sama bekerja dengan orang lain. Organisasi adalah tentang manusia,” ujar Zulkifli dalam keterangan resmi, Jumat (19/2).

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengemukakan bahwa generasi muda adalah penggerak, baik sebagai konsumen maupun sumber daya manusia di perusahaan, sehingga diperlukan pemimpin muda atau representasi generasi muda dalam merancang produk dan solusi, serta menentukan kebijakan perusahaan.

Erick berpesan, selain kemampuan teknis dan leadership, generasi pemimpin baru Indonesia juga harus memiliki karakter dan nilai luhur yang kuat dan mampu menggerakkan perubahan untuk kemajuan tidak hanya bagi usahanya tapi juga bagi Indonesia.

“Di masa yang sedemikian dinamis karena VUCA (volatile, uncertainty, complexity, ambiguity) menuntut setiap perusahaan untuk dapat adaptif dan memiliki keunggulan kompetitif. Kita memerlukan semangat ingin terus belajar, mudah beradaptasi dan selalu mencari terobosan yang dimiliki generasi muda,” kata Erick.

Group Chief Editor SWA Media Kemal E. Gani mengatakan, pihaknya selalu mendukung ikhtiar lahirnya pemimpin-pemimpin bisnis muda yang andal karena hal ini merupakan salah satu program prioritas di SWA Media.

“Kami konsisten mengadakan program terkait pemimpin bisnis muda tiap tahunnya. Kami yakin, dengan semakin banyak jumlah business leaders andal dan berkarakter baik di negeri kita, maka perusahaan, semua karyawan, masyarakat, stakeholders dan dunia bisnis akan peroleh manfaat,” ujar dia.

Tahapan kompetisi IYBLA 2021 terdiri dari perekrutan peserta, seleksi tertulis, penjurian online, dan diakhiri dengan penentuan pemenang oleh dewan juri yang beranggotakan praktisi dan akademisi.

Peserta terbagi ke dalam dua kategori, yakni Kategori Pemimpin Fungsi dan Kategori Pemimpin Unit Bisnis. Untuk kategori pemimpin fungsi, pesertanya adalah profesional muda di level manajer atau senior manajer dengan usia maksimum 35 tahun.

Sementara, untuk kategori pemimpin unit, berada di level BoD (Board of Director) dan CEO perusahaan dengan usia maksimum 40 tahun. Materi yang dinilai terdiri dari otentisitas, proses, visi dan inovasi, creating next leaders, performa dan pencapaian, serta kemampuan komunikasi.

Atasi Transaksional Tak Sah, PANRB dan KPK Kembangkan Program Pengendalian Gratifikasi

Atasi Transaksional Tak Sah, PANRB dan KPK Kembangkan Program Pengendalian Gratifikasi

 

SuaraPemerintah.id – Salah satu akar masalah dari buruknya layanan publik adalah hubungan transaksional yang tidak sah antara pemohon izin dengan oknum petugas pelayanan.

Menyadari hal itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan program pengendalian gratifikasi.

Salah satu caranya adalah melalui aplikasi Gratifikasi Online atau GOL KPK, sebuah aplikasi pelaporan gratifikasi.

Masyarakat yang ingin melaporkan gratifikasi terlebih dahulu mendaftarkan diri sebagai pengguna aplikasi GOL.

Selanjutnya, pelapor memasukkan data laporan dan dokumen pendukung, kemudian mengirimkannya kepada KPK melalui aplikasi ini.

Laporan gratifikasi yang disampaikan melalui aplikasi GOL akan diproses KPK dalam waktu 30 hari kerja sejak laporan dinyatakan lengkap dan diterima oleh KPK.

Selain itu, Kementerian PANRB juga memiliki Unit Pengendali Gratifikasi (UPG), yang diketuai oleh Inspektur Kementerian PANRB.

Dalam susunan keanggotaannya, Menteri PANRB berkedudukan sebagai pengarah, sementara Sekretaris Kementerian PANRB beserta seluruh deputi menjadi pembina. UPG beranggotakan 17 orang, yang tersebar di seluruh unit kerja.

Staf Khusus Menteri PANRB bidang Penanganan Anti Korupsi, Rakhmad Setyadi menerangkan, tugas anggota UPG salah satunya adalah menerima laporan gratifikasi, pemilihan kategori gratifikasi, serta memfasilitasi penerusan laporan ke KPK.

“UPG juga bertugas menyampaikan SK Pimpinan KPK tentang penetapan status gratifikasi. Serta menyimpan bukti penyetoran uang dan penyerahan barang gratifikasi ke KPK, apabila diputuskan menjadi milik negara,” jelas Rakhmad.

Anggota UPG juga melaksanakan sosialisasi kebijakan terkait pengendalian gratifikasi. Tugas lainnya adalah menyampaikan laporan pengendalian gratifikasi, evaluasi atas efektivitas kebijakan, serta koordinasi dengan KPK.

Keberadaan UPG didasarkan pada Peraturan Menteri PANRB No. 4/2015 tentang Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan Kementerian PANRB.

Perlu diingat, gratifikasi bagian dari tindak pidana korupsi yang termuat dalam pasal 12B, UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Gratifikasi didefinisikan sebagai suatu pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat, komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya, yang diterima di dalam negeri maupun luar negeri, dan yang dilakukan dengan menggunakan sarana elektronika maupun tanpa sarana elektronika.

“Tidak semua gratifikasi bertentangan dengan hukum, melainkan yang memenuhi kriteria dalam unsur pasal 12B saja,” ungkap Rakhmad.

Pengendalian gratifikasi di lingkungan pemerintahan adalah bagian dari reformasi birokrasi yang mendorong visi Presiden Joko Widodo, yakni Indonesia maju dan bergerak dinamis.

Dampak bola salju reformasi birokrasi dapat menggerakkan semua sektor kehidupan masyarakat.

Pelayanan publik yang profesional, transparan dan agile dapat segera terwujud, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Penguatan implementasi program pengendalian gratifikasi memerlukan komitmen pimpinan hingga level unit kerja.

Perlu juga sosialisasi mandiri serta implementasi nilai-nilai integritas, yakni membangun kesadaran melapor, serta lingkungan pengendalian yang transparan dan akuntabel.

Menekan praktik gratifikasi juga perlu dilakukan bimbingan teknis tentang pengelolaan UPG pada kementerian dan lembaga.

Adanya program KPK berupa e-learning bimbingan teknis pengendalian gratifikasi, diharapkan mampu meningkatkan implementasi pengendalian tersebut.

Peningkatan pengendalian gratifikasi tentunya perlu diperkuat dengan internalisasi regulasi terkait gratifikasi.

Rakhmad menjelaskan, reformasi birokrasi memerlukan dukungan menyeluruh dari semua pihak, baik aparatur sipil negara (ASN), maupun pihak yang terlibat dalam pelayanan publik secara langsung maupun tidak langsung.

Banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan dan kelincahan pelayanan, diantaranya adalah motivasi ASN, dan kebutuhan masyarakat yang memerlukan layanan.

“Adanya penyimpangan dalam pelayanan publik bermula dari hubungan mutualisme tersebut, tanpa mengindahkan norma-norma yang berlaku,” ungkap Rakhmad.

Hal ini menyebabkan diskriminasi, perbedaan pelayanan berdasarkan motif-motif tertentu, terutama adanya imbalan berupa materi.

Korupsi sering kali berawal dari kebiasaan yang tidak disadari oleh pegawai negeri dan pejabat negara.

Misalnya, menerima hadiah dalam satu acara pribadi, atau menerima fasilitas tertentu yang tidak wajar. Hal semacam itu semakin lama akan menjadi kebiasaan. Cepat atau lambat, kebiasaan itu akan mempengaruhi pengambilan keputusan oleh pejabat atau pegawai yang bersangkutan.

Banyak persepsi yang menyebut pemberian semacam itu adalah hal wajar sebagai ucapan terima kasih. Namun perlu disadari bahwa pemberian tersebut selalu terkait dengan jabatan yang dipangku oleh penerima.

“Serta kemungkinan adanya kepentingan-kepentingan dari pemberi, dan pada saatnya pejabat penerima akan berbuat sesuatu untuk kepentingan pemberi sebagai balas jasa,” ungkap Rakhmad.

Rakhmad dengan tegas mengajak ASN harus berani menolak setiap upaya yang mempengaruhi profesionalisme dengan iming-iming hadiah.

Menolak gratifikasi adalah salah satu upaya agar Indonesia bisa bergerak maju menjadi negara yang besar.  Indeks Persepsi Korupsi (IPK) yang terbaik bukan suatu keniscayaan.

“Cita-cita pendiri bangsa ini jangan sampai kita nodai dengan dengan perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai keluhuran bangsa. Pengendalian Gratifikasi terbaik dimulai dari diri kita sendiri,” pungkasnya.

 

Sediakan Ruang Eksplorasi Bisnis Generasi Muda, Indihome Sukses Gelar Business Case Bagi Mahasiswa

SuaraPemerintah.id – Sebagai generasi penerus bangsa, mengasah kemampuan diri perlu dilakukan agar dapat memiliki kapabilitas yang unggul dan berdaya saing.

IndiHome sebagai layanan fixed broadband milik PT Telkom Indonesia (persero) Tbk (Telkom), berupaya mendukung proses pengembangan diri para generasi muda, khususnya dunia bisnis di era digital.

Meskipun di situasi pandemi saat ini, IndiHome menyediakan ruang bagi mahasiswa jenjang Sarjana (S1) untuk mengeksplorasi bisnis dan ide-ide modern melalui kompetisi The 1st  IndiHome Business Case Competition (IBCC) bagi mahasiswa se-Jabodetabek dan Banten.

Direktur Consumer Service Telkom, FM Venusiana R telah mengumumkan Noobtastic (rank score 86.33) dari Universitas Indonesia sebagai pemenang The 1st IndiHome Business Case Competition, yang merupakan sebuah kompetisi berbasis studi kasus mahasiwa yang telah diselenggarakan sejak 5 Oktober 2020 lalu.

Program ini berhasil mengajak 476 tim dengan beranggotakan 3 orang dari berbagai universitas terkemuka di wilayah Jabodetabek dan Banten.

Melihat antusias yang tinggi dari mahasiswa, E. Kurniawan selaku Vice President Marketing Management Telkom menjelaskan, program IBCC akan diselenggarakan secara rutin setiap tahun dan skalanya akan diperluas secara nasional.

Harapannya, program IBCC dapat dirasakan tak hanya di wilayah perkotaan Jabodetabek saja, tapi generasi muda yang di daerah-daerah lain juga bisa merasakan manfaat ikut acara IBCC ini.

“Melalui kompetisi pendidikan IBCC, internet cepat IndiHome mengajak mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir dengan cara baru yang menyukseskan digitalisasi ekonomi Indonesia. Kami berharap, para generasi muda dapat semangat untuk maju terus dunia pendidikan bersama IndiHome dan mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih maju,” jelas E. Kurniawan.

Dari ratusan ide inovatif yang masuk dalam kompetisi, dewan juri penyisihan yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA; Dr. Muhammad Subhan Iswahyudi, M.Eng; dan Dr. Dina Dellyana., S.Farm., Apt., MBA., CBAP telah memilih dan memutuskan 15 tim peserta terbaik yang masuk dalam babak final.

Lima belas tim yang masuk dalam babak final IBCC adalah Depok Consulting Group (Universitas Indonesia), WAW TEAM (Universitas Bina Nusantara), Nicoleta (Universitas Tarumanagara), Sarasvati (Universitas Bina Nusantara), Baby Dogge (Universitas Prasetiya Mulya), Kriss (Universitas Bina Nusantara), EasyPeacy (Universitas Indonesia), Leviosa (Universitas Indonesia), Agile (Universitas Bina Nusantara), Hoste (Institut Pertanian Bogor), IDEAS (Universitas Bina Nusantara), Noobtastic (Universitas Indonesia), ELEAZER (Universitas Pelita Harapan), Wallstreet (Universitas Indonesia), dan Puntenization (Universitas Bina Nusantara).

Semua tim yang lolos ke babak final menjalani rangkaian penilaian yang terdiri dari sesi presentasi selama maksimal 5 menit dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh dewan juri final.

Adapun yang menjadi tim penilai di babak final antara lain Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo; Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA; Teuku Muda Nanta, M.Eng – Executive Vice President Telkom Regional II; dan Dr. Jemy Vestius Confido – Senior General Manager Telkom Corporate University.

Pada babak final yang diselenggarakan pada 16 Februari 2021, lima belas tim yang terpilih diseleksi kembali oleh dewan juri.

Kategori penilian ditinjau dari berbagai poin, yaitu dari cara sebuah tim dalam mengeksplorasi masalah, ketepatan penerapan metodologi, kedalaman analisis, serta tingkat urgensi dan seberapa aplikatif solusi yang diberikan.

Juara pertama diraih oleh Noobtastic (rank score 86.33) dari Universitas Indonesia yang beranggotakan Kenny Anderson, Dharma Saputra, dan Sauqi Malikal Mahira. Pemenang mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp10.000.000 dan sertifikat.

Juara kedua diraih oleh Baby Dogge (rank score 81.33) dari Universitas Prasetiya Mulya dengan anggota tim Maria Chrisanti, Alexandra Daniella, dan Clarissa Joewono. Mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp7.000.000 dan sertifikat.

Juara ketiga diraih oleh Wallstreet (rank score 79.33) dari Universitas Indonesia, dengan anggota tim Ruthana Bitia, Belinda Azzahra, dan Fransiskus Ryan Satya. Mendapat uang tunai sebesar Rp5.000.000 dan sertifikat.

Untuk juara favorit yang dipilih berdasarkan like terbanyak di Instagram, diraih oleh Nicoleta dari Universitas Tarumanegara dengan anggota tim Velecia Apriana, Romeyna Willim, dan Dania Arfilla. Mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp2.000.000.

Juara favorit kedua diraih oleh WAW TEAM dari Universitas Bina Nusantara dengan anggota tim Daniel Anthony, Shan Metta Nata, dan Venessia. Mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp1.000.000.

“Kami mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi ini. Harapannya, para peserta dapat terus mengasah ide-ide bisnisnya dengan memanfaatkan internet stabil dari IndiHome agar dapat memajukan bangsa Indonesia,” ujar Teuku Muda Nanta, Executive Vice President Telkom Regional II yang juga hadir di acara puncak final The 1st IndiHome Business Case Competition.

Informasi lebih lanjut terkait Kompetisi The 1st IndiHome Business Case Competition dapat mengunjungi www.indihome.co.id/ibcc.

 

Gubernur Banten Tetapkan PSBB ke VI, Minta Bupati dan Walikota Konsisten

SuaraPemerintah.id Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menetapkan Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap Keenam (VI) melalui Keputusan Gubernur Banten Nomor 443 / Kep.44-Huk / 2021 tentang Perpanjangan Tahap Keenam Pembatasan Sosial Berskala Besar Di Provinsi Banten Dalam Rangka Percepatan Penanganan Penyakit Virus Corona 2019 (Covid-19).

Langkah PSBB pencegahan untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19 di Provinsi Banten.

Kepgub Nomor 443 / Kep.44-Huk / 2021 dilandasi oleh sejumlah evaluasi di Kabupaten / Kota di Provinsi Banten.

Dalam Kepguby, penetapan PSBB ke VI diIakukan untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Selain itu, penetapan PSBB juga berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan peraturan penyelenggaraan dan pencegahan kedaruratan bencana lainnya.

Sesuai Kepgub, Perpanjangan PSBB dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten / Kota di Provinsi Banten mulai 18 Februari hingga 19 Maret 2021.

PSBB dapat diperpanjang jika masih ada bukti penyebaran Covid-19. Diharapkan, Pemerintah Kabupaten / Kota se-Provinsi Banten melaksanakan PSBB ke VI secara konsisten.

Selain melaksanakan PSBB, juga Kabupaten / Kota harus mendorong dan mensosialisasikan pola bersih dan sehat kepada masyarakat.

Waktu penetapan pelaksanaan ditetapkan oleh Bupati / Walikota. Langkah selanjutnya tetap dilakukan operasional check point di wilayah Kabupaten / Kota masing-masing oleh Bupati / Walikota.

Bank Mandiri Luncurkan MHAS Layanan Transaksi Online Bagi Faskes

SuaraPemerintah.id – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus memperkuat layanannya kepada nasabah, terbaru adalah layanan bernama Mandiri Hospital Application Solution (MHAS).

Layanan perbankan digital tersebut dihadirkan untuk mendukung adaptasi kebiasaan baru seiring penyebaran covid-19.

MHAS adalah layanan untuk mendukung fasilitas kesehatan (faskes) seperti rumah sakit dan klinik kesehatan dalam melakukan tata kelola keuangan agar dapat mengoptimalkan layanan kesehatan bagi masyarakat.

SVP Transaction Banking Wholesale Bank Mandiri Tri Nugroho mengatakan sepanjang 2020 limit fasilitas Hospital Claim Financing yang telah disalurkan Bank Mandiri mencapai Rp 4,9 triliun.

Saat ini layanan MHAS telah dimanfaatkan oleh lebih dari 250 faskes di Indonesia, termasuk 28 faskes pemerintah.

“Bank Mandiri terus mengembangkan produk keuangan yang fleksibel dan handal karena dapat membantu nasabah secara komprehensif. Dengan solusi ini, kami berharap Bank Mandiri dapat meningkatkan efisiensi fasilitas kesehatan agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (18/2).

MHAS adalah layanan berbasis web untuk membantu proses administrasi transaksional faskes, yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Solusi digital ini didukung teknologi big data untuk membantu manajemen faskes dalam pengambilan keputusan lebih lanjut.

Layanan MHAS akan membantu faskes dalam mengotomasi penerimaan sekaligus rekonsiliasi secara sistem.

Selain itu, faskes juga dapat menggunakan solusi account receivable settlement untuk mempermudah pembayaran tagihan dari mitra farmasi.

Dari sisi lain, faskes juga dapat dengan mudah mengakses fasilitas hospital claim financing untuk membantu likuiditas terhadap tagihan klaim ke BPJS Kesehatan.

Menurutnya pengembangan layanan MHAS juga didorong oleh kebutuhan faskes akan layanan digital, sehingga mengurangi operasional bisnis yang bersifat manual terutama pada periode pembatasan kegiatan sosial berskala besar seperti saat ini.

“Pada kondisi pandemi seperti ini, kami ingin memperkuat faskes dengan layanan keuangan yang mampu menjawab kebutuhan likuiditas secara cepat dan aman. Hal ini yang ditawarkan melalui fasilitas Hospital Claim Financing,” ucapnya.

Tri menyebut fasilitas pembiayaan ini sangat mudah diakses karena faskes cukup melampirkan dokumen tagihan klaim yang telah dikonfirmasi oleh BPJS Kesehatan. Adapun plafon dari fasilitas ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan faskes.

“Kami berharap dukungan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh faskes sehingga dapat mendukung upaya pemerintah untuk menjadikan Indonesia sehat dari pandemi covid-19,” ucapnya.