Beranda blog Halaman 4538

Baznas Salurkan Ratusan Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Banjir

SuaraPemerintah.idPelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo menyalurkan ratusan paket sembako bantuan dari Baznas RI dan Provinsi Jawa Tengah bagi warga terdampak banjir di Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Selasa (2/2/2021).

Bantuan untuk warga terdampak banjir di Desa Setrokalangan, berupa 250 paket sembako bernilai Rp200 ribu 50 kardus peralatan mandi dan selimut.

“Mudah-mudahan bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat untuk masyarakat yang terdampak banjir. Terima kasih kepada Baznas RI dan provinsi,” ujarnya.

Terkait penanggulangan banjir, Hartopo berencana membuat embung pada wilayah tersebut. Rencana tersebut sebenarnya sudah ada sejak 2020, namun harus tertunda akibat refocusing anggaran terkait penanggulangan Covid-19.

“2020 sudah kita rencanakan pembuatan embung, ternyata ada refocusing untuk penanggulangan Covid. Di sini, tempatnya rendah maka harus ada tempat penyerapan, makanya perlu embung dan sodetan untuk aliran air,” ungkapnya.

Disampaikan, pembuatan embung direncanakan di dua titik, Kaliwungu dan Mejobo. Di mana, tiap embung akan memerlukan luas lahan sekitar tiga hingga empat hektare. Selain sebagai tempat penyerapan air, embung nantinya akan berfungsi untuk irigasi.

“Dua fungsi embung ketika musim hujan untuk penyerapan, kalau kemarau sebagai irigasi, jadi sangat bermanfaat. Kalau kondisi sekarang, penyerapan alami menunggunya agak lama,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, bupati berpesan, agar Camat Kaliwungu terus memantau kondisi wilayah dan kebutuhan warga yang terdampak banjir.

Realisasi Naik 93,73%, Kemenperin Serap Anggaran Rp 1,98 Triliun Tahun 2020

Realisasi Naik 93,73%, Kemenperin Serap Anggaran Rp 1,98 Triliun Tahun 2020

SuaraPemerintah.idKementerian Perindustrian (Kemenperin) telah merealisasikan anggaran tahun 2020 sebesar Rp1,98 triliun atau 93,73 persen dari alokasi pagu anggaran Rp2,11 triliun. Penyerapan ini meningkat dibanding tahun 2019 yang mencapai 93,10 persen.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada para pimpinan dan staf di lingkungan Kemenperin yang telah menjadi motor penggerak dalam upaya melaksanakan program pengembangan industri nasional,” kata Sekretaris Jenderal Kemenperin, Dody Widodo pada acara Kick Off Pelaksanaan Anggaran Tahun 2021 di Jakarta, Rabu (3/2).

Sekjen Kemenperin menegaskan, guna mengakselerasi pertumbuhan industri di tanah air, pihaknya senantiasa membangun sinergi dengan para pelaku usaha dan instansi terkait lainnya. Hal ini sebagai bagian dari langkah memacu perekonomian nasional serta mendorong pemerataan pembangunan.

Dody menjelaskan, dalam situasi sulit seperti saat ini karena adanya pandemi Covid-19, belanja pemerintah menjadi instrumen utama untuk menjadi daya ungkit pertumbuhan ekonomi nasional agar sektor swasta dan UMKM bisa pulih kembali.

“Guna membangun akuntabilitas kinerja Kemenperin yang tertib sesuai peraturan dan ketentuan perundangan yang berlaku, masing-masing pengelola anggaran harus dapat bertindak profesional, melaksanakan tepat waktu dan memberikan output yang bermanfaat,” paparnya.

Dody menyampaikan, pagu anggaran Kemenperin tahun 2021 sebesar Rp3,18 triliun dengan penghematan anggaran sebesar Rp301 miliar sehingga pagu anggaran efektif setelah refocusing dan realokasi menjadi Rp2,87 triliun.

Anggaran tersebut akan direalisiakan ke beberapa program strategis, antara lain program dukungan manajemen Kemenperin, program nilai tambah dan daya saing, program riset dan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta program pendidikan dan pelatihan vokasi.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berpesan kepada para Kepala Satuan Kerja selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di tahun 2021 untuk memberikan perhatian terhadap pelaksanaan program dan kegiatan serta melakukan pemantauan secara intens terhadap progres pencapaian realisasi anggaran yang menjadi tanggung jawabnya.

“Para KPA dan PPK harus mengetahui dan memahami apa yang menjadi tanggung jawabnya, wajib menjaga good governance, dan berhati-hati dalam pelaksanaan pengelolaan anggaran. Tetapi jangan sampai dengan kehati-hatian itu menjadikan kita lamban dalam mengeksekusi pelaksanaan anggaran pada era pandemi Covid-19 saat ini,” ujar Menperin.

Menurut Menperin, mesin penggerak ekonomi harus diungkit dari APBN yang terarah dan tepat sasaran. Masing-masing kementerian dan lembaga telah diminta untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam melaksanakan percepatan belanja negara yang dimulai dari awal tahun anggaran.

“Dalam rangka menapaki tahun 2021 yang penuh tantangan ini, kita harus optimis dan realistis dengan mempertimbangkan kondisi dan proyeksi terkini dan tidak melupakan agenda-agenda besar dan strategis bangsa, seperti program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan vaksinasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, langkah-langkah untuk meningkatkan investasi di Indonesia sudah harus mulai dilakukan dan berfokus pada paket-paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Oleh karenanya, saya minta para pejabat Eselon I beserta jajarannya melihat kembali seluruh kegiatan dan melakukan penyesuaian untuk mengakomodasi beberapa fokus kegiatan dalam rangka percepatan program PEN sesuai dengan arahan dan kebijakan Bapak Presiden pada tahun 2021 ini,” tandasnya.

 

Umrah 2021 Kembali Ditunda, 20 Negara Dilarang Masuk Arab Saudi

Umrah 2021 Kembali Ditunda, 20 Negara Dilarang Masuk Arab Saudi

SuaraPemerintah.idPemerintah Arab Saudi mengeluarkan aturan teranyar soal larangan penerbangan internasional di tengah pandemi Covid-19. Indonesia masuk dalam daftar 20 negara yang tidak diperkenankan masuk Saudi. Peraturan tersebut diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, Selasa, 2 Februari 2021.

Peraturan berlaku mulai, Rabu 3 Februari 2021 pukul 21.00 hingga waktu yang tidak ditentukan. Pengecualian berlaku bagi warga Saudi yang akan kembali ke Saudi, diplomat, tenaga kesehatan dan keluarganya.

“Saya sangat prihatin dengan pengumuman ini, padahal penyelenggara umrah atau PPIU sedang semangat-semangatnya promosi program umrah dan mempersiapkan keberangkatan umrah setelah Kerajaan Arab Saudi memberikan syarat umur menjadi 18-60 pada tanggal 22 Januari 2021,” ujar Kabid Umrah Amphuri, Zaky Zakaria Anshary lewat keterangannya, Rabu, 3 Februari 2021.

Kendati demikian, lanjut Zaky, apapun keputusan Arab Saudi tetap didukung demi kebaikan bersama. “Semoga keputusan ini bisa dicabut segera dan masyarakat Islam yang sudah siap berangkat bisa segera ke tanah suci, semoga semua ada hikmahnya,” tuturnya.

Zaky berharap pemerintah memberikan perhatian ke bidang usaha umrah, haji dan wisata ini untuk membantu dengan berbagai cara. Sebab ditutupnya usaha ini berdampak kepada ribuan perusahaan penyelenggara Umrah, Haji dan Wisata (PPIU & PIHK), ratusan ribu hingga jutaan orang karyawan perusahaan.

Adapun 20 negara yang tidak diperkenankan masuk ke Arab Saudi yakni Argentina, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Republik Indonesia, Irlandia. Lalu Italia, Pakistan, Brazil, Portugis, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Swedia, Swiss, Prancis.

Kemudian Lebanon, Mesir, India, Jepang dan warga negara yang diperbolehkan, tapi dalam 14 hari terakhir masuk ke 20 negara yang dilarang.

Berkenaan dengan hal ini, KJRI Jeddah mengimbau warga Indonesia yang telah membeli tiket penerbangan (Arab Saudi) atau lainnya untuk kembali ke Indonesia dalam beberapa hari ke depan agar menghubungi pihak penerbangan/transportasi tersebut untuk memastikan kepastian keberangkatan ke tanah air.

Giling Perdana PGKM, PTPN II Targetkan Produktivitas Tebu Capai Rendemen 6,2%

Giling Perdana PGKM, PTPN II Targetkan Produktivitas Tebu Capai Rendemen 6,2%

SuaraPemerintah.id – Pada hari ini Rabu 3 Februari 2021 dilaksanakan peresmian Giling Perdana Tebu Pabrik Gula Kwala Madu (PGKM) Tahun 2020-2021 di areal pabrik di Desa Sidomulyo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Acara ini dihadiri langsung Direktur PT Perkebunan Nusantara II (PTPN II) Irwan Perangin-Angin, Komisaris Utama Amri Siregar, Komisaris Independen Bambang Setia Hidayat, SEVP Busssiness Support Sahriadi Siregar dan SEVP Operational RM Mulianta Sitepu.

Kemudian Kabag Kesekretariatan Perusahaan Kennedy Sibarani, Kasubag Humas Sutan Panjaitan, Ketua Serikat Pekerja PTPN II Tri Wahyudi dan jajaran pengurus, para manager kebun tebu serta manajemen PGKM.

Direktur PTPN II Irwan Perangin-Angin sebelum peresmian mengungkapkan, waktu yang telah ditunggu-tunggu telah sampai pada hari ini. Yakni kegiatan giling perdana setelah pada 1 Februari 2021 yang lalu sudah dilakukan penebangan tebu perdana.

Pada kesempatan ini Irwan meminta kepada seluruh manager kebun tebu dan manager pabrik gula untuk melakukan kolaborasi atau kerja sama yang baik. Hal itu agar sasaran PTPN II untuk mencapai produktifitas 65 ton per hektare dan rendemen 6,2% bisa dicapai.

Irwan juga katakan pada saat ini teknologi sudah begitu maju dan berkembang dengan pesat. Karena itu diminta kepada para manager kebun dan manager pabrik untuk menggunakan teknologi dalam memantau secara real time kondisi yang berlangsung, baik di kebun maupun di pabrik gula.

Salah satu contoh, bagaimana para manager bisa menggunakan gadget atau smartphone menjadi sumber informasi yang akurat mengenai kondisi lingkungan tempatnya bekerja.

Irwan juga meminta kepada para manager untuk memuji para pekerja pada saat kebun menghasilkan kualitas tebu yang baik. Tebu yang matang, bersih dan segar. Dan informasikan pula apabila ada kebun yang masih memberikan hasil tebu dengan kualitas kurang baik.

Pada hari ini, kata Irwan, tidak lagi saatnya PTPN II untuk saling menghujat dan menyalahkan. Namun bagaimana setiap bagian dapat bersinergi dan berkolaborasi.

Hal itu karena pada akhirnya yang menjadi tuntutan bukan hanya produktifitas, tetapi berapa banyak gula kristal yang akan dihasilkan dari giling yang dilakukan pada 2021. PTPN II, kata Irwan, banyak menggantungkan harapan pada tahun ini, salah satunya pada kinerja pertanaman tebu.

Selama ini PTPN II selalu menjadi “followers” atau pengikut dan mulai tahun ini Irwan ingin kepada jajarannya untuk mengubah perusahaan mampu menjadi yang terdepan di sektor perkebunan. PTPN II diharapkan dapat menjadi yang terbaik dalam menghasilkan raw sugar pada tahun ini dengan capain rendemen minimal 6,2%.

Sepanjang 10 tahun terakhir PTPN II belum pernah mampu mencapai rendemen sebesar itu. Sehingga bila pada tahun ini dapat mencapainya maka akan menjadi sejarah baru bagi perusahaan.

Irwan memastikan PTPN II belum terlambat untuk memulai mencapai target 2021. Bahkan dari hasil observasi, kualitas tebu yang dihasilkan pada musim tanam ini lebih baik dari sebelumnya.

Pada tahun ini juga, lanjutnya, PTPN II menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan perkebunan (LPP) yang menghadirkan 56 orang mahasiswa semester akhir. Kerja sama ini bertujuan memberikan dukungan dalam pengawasan mutu.

Bila pengawasan mutu dapat ditingkatkan Irwan yakin target 65 ton tebu per haktare dapat diraih. Bukan hanya LPP, untuk ikut mendukung memonitor mutu PTPN II juga membentuk tim khusus. Tim ini juga akan terlibat dalam mengawasi mutu dan restant tebu di kebun.

Pada tahun lalu, Irwan sempat melihat adanya tebu yang belum diangkut dan tergeletak di tanah hingga tiga hari, setelah dipanen. Padahal kondisi itu dapat mengakibatkan penurunan kualitas secara drastis dan akan menghasilkan angka rendemen yang jauh dari harapan.

Karena itu dia ingin agar para manajer berkomitmen tidak ada lagi tebu yang belum diangkut lebih dari 24 jam setelah dipotong. Dia optimistis dengan berbagai komitmen tersebut didukung lagi dengan cuaca yang baik saat ini, target produksi pada 2021 akan tercapai.

Manager PGKM PT Perkebunan Nusantara II Lukman Nul Hakim Harahap mengungkapkan, sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), pada tanggal 3 Februari 2021 PGKM memulai proses giling tebu dalam Tahun Giling 2020/2021.

Adapun kapasitas giling PGKM pada tahun ini sebesar 3.200 ton tebu per hari, dengan perolehan gula sebanyak 197 ton (rendemen 6,16%). Lukman berharap dengan persiapan yang telah dilaksanakan, termasuk efesiensi beberapa peralatan, target yang dicanangkan dalam RKAP dapat tercapai.

Lukman juga menyampaikan pada tanggal 1 Februari 2021 lalu PGKM melaksanakan apel bersama, mulai dari pimpinan, karyawan maupun pegawai kontrak. Apel itu digelar guna menegaskan komitmen mereka untuk membangkitkan PGKM dan membangun kejayaan PTPN II.

Komitmen itu dilaksanakan dengan berlandaskan kecintaan, kejujuran dan keikhlasan terhadap perusahaan. Dengan landasan itu mereka yakin Tuhan YME akan memberkati segala upaya untuk mewujudkan apa yang ditargetkan.

 

Dapat Laporan Di Medsos, BKSDA Kalteng Selamatkan Orangutan Di Sampit

Dapat Laporan Di Medsos, BKSDA Kalteng Selamatkan Orangutan Di Sampit

SuaraPemerintah.id – Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Balai KSDA Kalimantan Tengah, bersama Orangutan Foundation International (OFI) berhasil melakukan penyelamatan/rescue satu individu Orangutan (Pongo pygmaeus) di Sungai Bujur Malang Sembilang, Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (31/1).

Orangutan berjenis kelamin jantan, berumur 25 tahun dan mempunyai berat 59 kg tersebut, ditemukan dengan kondisi luka pada bagian kepala. Tim segera melakukan tindakan yakni pembiusan dan penjahitan pada luka Orangutan tersebut.

Selanjutnya Orangutan dibawa menuju Orangutan Care Center Quarantine (OCCQ) di Pangkalan Bun, untuk diberikan perawatan dan observasi terhadap lukanya.

“Terkait hal ini, kami tengah melakukan pengumpulan bahan keterangan dan berkoordinasi dengan Balai Gakkum LHK Kalimantan. Selanjutnya, apabila kondisi Orangutan sehat secara fisik dan laboratoris serta layak untuk dilepasliarkan, maka satwa ini akan segera dikembalikan ke habitat alamnya,” tutur Plt. Kepala Balai KSDA Kalimantan Tengah Handi Nasoka.

Kronologis penyelamatan Orangutan ini berawal dari laporan tentang kemunculan satu individu Orangutan melalui media sosial (instagram), Sabtu (30/1) sore. Dalam media sosial tersebut, terekam Orangutan sedang berada di atas kayu penyeberangan sungai sekitar hamparan sawah sambil memegang tongkat.

Menurut saksi yang melihat, Orangutan dalam kondisi terluka di bagian kepala. Kemudian setelah di lakukan penelusuran informasi, diketahui keberadaan Orangutan berlokasi di Malang Haji Adum, Desa Lempuyang Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur.

Orangutan merupakan salah satu jenis satwa endemik pulau Kalimantan yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri LHK No. 106 Tahun 2018. Orangutan (Pongo Pygmaeus) berstatus Kritis (Critically Endangered/CR) berdasarkan IUCN. Dalam kategori CITES, status Orangutan (Pongo Pygmaeus) termasuk Appendix I.

“Kami terus berupaya melakukan sosialisasi dan koordinasi kepada semua pihak untuk semakin peduli terhadap kelestarian Orangutan dan satwa liar lainnya serta menjaga habitatnya,” kata Handi.

Selain itu, Balai KSDA Kalimantan Tengah memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan informasi terkait keberadaan Orangutan ini, dan kepada rekan-rekan OFI yang selama ini telah mendukung upaya penyelamatan Orangutan.

“Kami berharap kepada masyarakat agar segera melapor kepada Balai KSDA Kalimantan Tengah melalui Call Center (08115218500) apabila terdapat satwa yang perlu diselamatkan,” pungkasnya.

PSBB dan PPKM Tak Efektif, Pemprov DKI Kaji Opsi Lockdown di Akhir Pekan

PSBB dan PPKM Tak Efektif, Pemprov DKI Kaji Opsi Lockdown di Akhir Pekan

SuaraPemerintah.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan mengkaji opsi lockdown di akhir pekan dalam penanganan Covid-19.

“Nanti tentu DKI Jakarta akan melakukan kajian analisa, nanti Pak Gubernur juga memimpin rapat-rapat internal apakah usulan dari DPR RI (untuk lockdown) dimungkinkan,” ujar Riza, Selasa (2/2/2021).

Riza mengamini pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) belum efektif menekan penyebaran Covid-19.

“Ya, yang disampaikan Pak Jokowi betul, memang ini belum efektif,” kata Riza.

Riza menjelaskan, usulan lockdown berasal dari DPR RI yang mengacu pada kebijakan yang diterapkan di Turki tentang lockdown di akhir pekan.

Pada prinsipnya, Pemprov DKI Jakarta meyakini program yang diusulkan oleh DPR RI dan pemerintah pusat bertujuan baik dalam penanganan Covid-19.

Dia juga membenarkan fakta di akhir pekan banyak warga Jakarta yang beraktivitas keluar rumah mengisi waktu senggang mereka.

“Tidak hanya ke pasar, ke mal, tetapi juga ke tempat-tempat rekreasi, termasuk berkunjung ke sanak saudara, termasuk juga ke luar kota,” ujar Riza.

Namun demikian, lanjut Riza, untuk saat ini masih diterapkan PPKM dan PSBB secara serentak di Jawa-Bali. Keputusan untuk melakukan lockdown, kata Riza, benar-benar masih dikaji sementara waktu.

“Tentu kami akan mendukung kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi dan kabupaten kota,” kata Riza.

GeNose C19 Lancarkan Perjalanan & Jaga Keamanan Calon Penumpang Kereta Api dari Covid-19

GeNose C19 Lancarkan Perjalanan & Jaga Keamanan Calon Penumpang KA dari Covid-19

SuaraPemerintah.id – Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi Stasiun Pasar Senen guna meninjau uji coba penerapan alat skrining Covid-19 karya anak bangsa GeNose C19 sebagai syarat perjalanan kereta api jarak jauh, Rabu, (03/02).

Menristek/Kepala BRIN mengungkapkan dengan adanya GeNose C19 ini diharapkan bisa memperlancar perjalanan calon penumpang dan pada saat yang sama juga mampu menjaga keamanan penumpang dari kemungkinan paparan Covid-19.

“Penggunaan GeNose yang nyaman, mudah, murah, cepat, kami harapkan GeNose bisa bermanfaat, di satu sisi menjaga protokol kesehatan 3M dan di sisi lain juga mulai mendorong adanya pemulihan ekonomi,” jelas Menristek/Kepala BRIN.

Menteri Bambang sangat mengapresiasi Kementerian Perhubungan yang sudah ikut serta memberikan dukungan dalam pemakaian hasil inovasi anak bangsa dalam upaya bersama menangani pandemi Covid-19.

“Apresiasi kepada Pak Menhub dan Kementerian Perhubungan yang sudah memberikan dukungan pemakaian GeNose ini, yang dilakukan pertama kali di Stasiun Pasar Senen ini dengan harapan nantinya bisa dipergunakan lebih luas, pemakaian bertahap sembari kita menyempurnakan sistem dan prosedurnya,” ujar Menteri Bambang.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan uji coba penerapan GeNose C19 selain di Stasiun Pasar Senen juga akan diterapkan di Stasiun Tugu Yogyakarta pada tanggal 5 Februari nanti.

“Kami membuat suatu plan yang rinci dan detail agar penggunaan GeNose ini dapat secara efektif bisa dilakukan. Nanti tanggal 5 Februari ada di Stasiun Tugu dan Stasiun Pasar Senen. Kita lihat respon dan kebutuhan masyarakat seperti apa dan akan dilakukan bertahap,” terang MenHub Budi Karya S.

GeNose C19 adalah alat uji skrining Covid-19 melalui embusan nafas karya Tim Peneliti Universitas Gadjah Mada didukung Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kemenristek/BRIN bersama stakeholder terkait lainnya.

Hasil tes dari GeNose C19 tergolong cepat, kurang dari 3 menit dan bisa digunakan sebanyak lebih dari 100 ribu kali. GeNose C19 memiliki tingkat akurasi dengan sensitivitas dan spesifitas di atas 90%.

Turut hadir mendampingi Plt. Staf Ahli Menteri Bidang Infrastruktur/Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kemenristek/BRIN Ali Ghufron Mukti, Staf Khusus Menteri Bidang Pendanaan dan Investasi Kemenristek/BRIN Ekoputro Adijayanto, Anggota Peneliti GeNose C19 UGM Dian Kesumapramudya Nurputra, dan Direktur PT Hikari Solusindo Sukses Eko Fajar Nur Prasetyo.

RSUD Dr Moewardi Teliti Sel Punca Guna Hambat Perburukan Pasien Covid-19

SuaraPemerintah.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi melakukan penelitian sel punca (stem cell), sebagai terapi pembantu  bagi penderita Covid-19. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menghambat perburukan kondisi fisik mereka yang terpapar Corona Virus Disease.

Direktur RSUD Dr Moewardi Cahyono Hadi menjelaskan, sel punca memiliki kemampuan berkembang biak dan berdiferensiasi menjadi sel yang spesifik pada tubuh manusia. Fungsi sel ini penting untuk membantu perkembangan, pertumbuhan dan perbaikan sel.

Ditambahkan, sel punca juga memiliki efek parakrin, yaitu mengeluarkan cairan yang berisi growth factor dan beberapa kemokin serta exosome yang berfungsi sebagai antiinflamasi, antifibrosis, imunomodulator, dan banyak fungsi yang lain.

“Dengan sifatnya ini, diharapkan mampu mencegah badai sitokin pada Covid-19, sehingga akan menghambat perburukan dan kematian dari pasien Covid-19 ini serta lama rawat inap menjadi lebih singkat,” paparnya, Rabu (3/1/2021).

Ditambahkan, sel punca dapat berasal dari sumsum tulang, lemak, tali pusat, plasenta atau jaringan lain. Namun, sel punca yang berasal dari tali pusat menjadi pilihan untuk pengobatan pasien yang terinfeksi Covid-19.

Penelitian ini untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan pemberian intravena alogenik sel punca mesenkimal normoksia berasal satu donor tali pusat (ASPMN-TP). Ini berfungsi sebagai terapi adjuvant pada pasien Covid-19 derajat berat, dengan jumlah sampel 42 pasien yang dibagi dalam tiga center.

Hadi menjelaskan, penelitian ini berjangka waktu satu tahun. Sumber dananya diperoleh dari Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) Kemenristek/BRIN.

“Penelitian ini merupakan suatu penelitian multicenter randomized- controlled, open-label trial yang dilakukan di tiga rumah sakit, yaitu RSUD Dr Moewardi, RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, dan RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung,” ujarnya.

Di RSUD Dr Moewardi, ada 40 dokter yang ikut serta dalam penelitian sel punca ini. Bertindak sebagai ketua penelitian adalah dokter Arief Nurudin.

“Riset ini sesuai dengan protokol dan peraturan yang berlaku yaitu sudah mendapatkan izin ethical clearance dari Komisi Etik Litbangkes, sebagai pemegang mandat untuk multicenter clinical trial dan izin PPUK dari BPOM. Sehingga penelitian ini resmi,” pungkas Hadi.

Suahasil Nazara Sebut Kemenkeu Harus Jadi Data Driven Organization

SuaraPemerintah.id – Data driven organization adalah organisasi yang mampu bekerja, mengambil kesimpulan, dan menetapkan suatu kebijakan dengan menggunakan analisis data secara tepat dan memadai.

Di era transformasi digital seperti saat ini, maka penerapan data-driven organization harus bisa dilakukan secara lebih cepat dan optimal.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara saat memberikan keynote speech pada acara Rapat Koordinasi Bidang Organisasi dan Ketatalaksanaan Kementerian Keuangan Tahun 2021, yang diselenggarakan secara virtual pada Rabu (03/02).

“Karena itulah kemudian ketika kita memasuki suatu era elektronik dan era digital, maka kita mulai berpikir bagaimana data-data yang kita kumpulkan itu bisa dipakai dengan lebih baik. Dan didalam platform digital itu, data bisa terkumpul jauh lebih cepat, tersimpan dengan rapi, dan harusnya bisa dimanfaatkan dengan lebih intensif,” jelas Wamenkeu.

Wamenkeu menambahkan bahwa penerapan data-driven organization itu pertama kali dimulai dari pencarian data. Lalu, setelah mendapatkan suatu data maka langkah selanjutnya adalah penyimpanan data.

Wamenkeu menyebut bahwa suatu organisasi modern harus mampu membangun sistem penyimpanan dan tata kelola data yang memadai.

Ini bertujuan agar suatu waktu data tersebut diperlukan, maka akan lebih cepat didapatkan kembali dengan cara yang efisien. Semakin banyak data yang dikelola oleh Kementerian Keuangan, kualitas pengelolaan data pun harus makin ditingkatkan.

“Kalau data itu udah kita dapatkan, lalu kita simpan dan kita taruh dengan tata kelola yang baik, maka data itu kemudian harus kita gunakan untuk proses analisis,” lanjut Wamenkeu.

Dilihat dari kacamata sebuah institusi, maka hasil analisis yang diperoleh dari penggunaan data harus menjadi basis dari rekomendasi perbaikan kebijakan, lanjut Wamenkeu.

Lalu, hasil analisis data tersebut harus dihubungkan dengan tujuan utama dari suatu organisasi untuk diselaraskan dengan upaya dalam memperbaiki suatu kebijakan dengan tetap mempertimbangkan situasi riil yang dihadapi saat itu.

“Jadi kita sebagai suatu institusi publik yang melakukan perbaikan terus atas peraturan, kita berusaha terus membuat analisis yang relevan. Kita membuat kebijakan yang relevan untuk perbaikan perekonomian, namun berbasiskan data yang kita miliki dan berbasiskan data yang kita analisis,” jelas Wamenkeu.

Pelabuhan Umum DABN Probolinggo Lakukan Ekspor Perdana ke Timor Leste

Pelabuhan Umum DABN Probolinggo Lakukan Ekspor Perdana ke Timor Leste

SuaraPemerintah.id – Pelabuhan Umum DABN Probolinggo untuk kali pertama melayani kegiatan ekspor pada Selasa (02/02) pagi. Pada pelabuhan yang dikelola PT. Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) ini dilepas secara simbolis ekspor semen dengan tujuan Dili, Timor Leste oleh Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Probolinggo, Andi Hermawan.

Ekspor semen merk Singa Merah asal Jember dilakukan eksportir PT Trikaya Sukses Bersama Sejahtera (TSBS) sebanyak 2.300 metrik ton (50.000 zak lebih) senilai Rp 1,4 miliar dari kontrak 30 ribu metrik ton dalam kurun waktu setahun.

Dalam acara simbolis ekspor perdana tersebut turut hadir Dirut PT. DABN Parsudi, Kepala Cabang PT. DABN Probolinggo Gatot Supriyono, Sekretaris Dishub Prov. Jatim Luhur Prihadi, Direktur PT. TSBS Wahyu Nuryuda, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Probolinggo, dan instansi terkait.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai, Andi Hermawan menyebut, dengan telah ditetapkannya kawasan wilayah Pelabuhan Umum DABN sebagai kawasab pabean, maka ekspor bisa dilakukan langsung tanpa melalui pelabuhan yang lebih besar seperti Tanjung Perak di Surabaya.

“Kami berharap di masa mendatang pelabuhan ini bisa dilengkapi dengan fasilitas yang lebih lengkap lagi, seperti TPS dan dermaga lain lagi. Sehingga kapasitas ekspor bisa lebih besar,” kata Andi Hermawan saat memberikan sambutan.

Direktur PT. TSBS Wahyu Nuryuda menyebut pihaknya akan melakukan ekspor semen setiap bulannya sekitar 2.300-2.500 metric ton ke Dili, sebab dalam kontraknya, PT. TSBS menyanggupi pemenuhan kebutuhan semen atas permintaan perusahaan di Timor Leste, Always Construction Unip Lda. sebanyak 30.000 metric ton.

“Kami memilih Pelabuhan DABN Probolinggo untuk memangkas biaya pengiriman daripada harus mengirim ke Surabaya. Selain itu, agar waktu kirimnya lebih cepat karena pabrik semen kami di Puger Jember,” jelasnya.

Sekretaris Dishub Prov Jatim Luhur Pihadi mengaku senang dengan kegiatan ekspor perdana di pelabuhan yang dikelola anak perusahaan BUMD PT. Petrogas Jatim Utama tersebut dan berharap bisa terus maju dan berkembang meski pandemi COVID-19 masih berlangsung sehingga banyak juga eksportir lain memanfaatkan Pelabuhan Umum DABN ini.

Langkah penting lagi ini bisa memantik berputarnya roda perekonomian masyarakat Jawa Timur secara umum dan khususnya kawasan Probolinggo,” tandasnya.