Beranda blog Halaman 4540

Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan, Pemprov Sumut Luncurkan Aplikasi e-Samsat

Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan, Pemprov Sumut Luncurkan Aplikasi e-mobile

SuaraPemerintah.id – Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumut bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melakukan gebrakan baru dalam hal pembayaran pajak kendaraan. Di mana, pembayaran pajak kendaraan tidak lagi harus datang ke gerai Samsat, melainkan cukup dengan menggunakan ponsel pintar milik Anda.

“Alhamdulillah pemerintah Sumut sudah meluncurkan aplikasi e-mobile Samsat Sumut bermartabat berbasis ponsel pintar,” ungkap Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sumut, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, Minggu (31/1/2021).

Valentino mengatakan, aplikasi ini berfungsi agar proses pembayaran pajak bisa lebih sederhana dan cepat. Menurutnya hal ini sejalan dengan perintah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat berbasis 4.0.

“Maksudnya bagaimana bangun tidur masyarakat bisa bayar pajak, dan itu juga menjadi harapan Gubernur Sumut,” ujarnya.

Namun untuk sementara, kata Valentino, e-samsat Sumut Bermartabat sementara dapat dilakukan lewat aplikasi Bank Sumut dan akan dikembangkan terus seperti Tokopedia. “Untuk pengesahan, di mana pun dan kapan pun bisa dilakukan,” katanya.

Mengenai teknisnya, sambung dia, saat masyarakat hendak melakukan pembayaran, harus memasukkan nomor polisi (nopol), nomor rangka, nomor mesin. “Dan setelah dibayar, akan keluar QR Code sebagai bukti pembayaran di mana petugas bisa memeriksa,” terangnya.

Setelah itu, lanjutnya, QR Code yang sudah diterima harus disahkan ke gerai samsat yang tersedia di Sumut. Program ini, kata dia terus berkesinambungan dengan adanya ERI dan ETLE.

Sementara itu, mengenai bagaimana bila masyarakat hendak melakukan balik nama, Kasi STNK Ditlantas Polda Sumut, Kompol Anggun Andhika Putra, menjelaskan, masyarakat yang belum melakukan balik nama akan dikirim surat melalui email dan diharuskan untuk melakukan balik nama.

“Program e-samsat ini hanya diperuntukkan bagi pembayaran pajak tahunan dan belum bisa digunakan untuk BBN, dan untuk pembayarannya masih menggunakan Bank Sumut. Seiring berjalannya waktu, nanti bisa digunakan di setiap bank dan aplikasi online lainnya,” katanya.

Untuk penerapan aplikasi e-Samsat ini, tuturnya, akan diberlakukan dan dilaunching ke masyarakat pada Februari 2021. “Kita juga tengah melakukan edukasi terkait aplikasi ini. Selain dari media, kita juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang tengah melakukan pembayaran pajak tahunan di Samsat baik Medan Utara maupun Samsat Medan Selatan,” pungkasnya.

Mobil Esemka Unjuk Gigi, Pikap Bima Jadi Mobil Operasional BUMDes

SuaraPemerintah.id – Sempat menjadi pertanyaan masyarakat, kini mobil Esemka mulai unjuk gigi. Dilaporkan, sekarang mobil Esemka tipe pikap yang bernama Bima 1.3 resmi menjadi mobil operasional bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Boyolali, Jawa Tengah.

Peluncuran Bima sebagai penunjang usaha itu sudah dilakukan pada pekan lalu. Peluncuran dilakukan saat Pemerintah Desa Kebonan, Karanggede, Boyolali melaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Kepala Desa Kebonan Yassir Jatmika dalam acara mengajak masyarakat memiliki rasa bangga terhadap hasil karya sendiri dan menjadikan Esemka sebagai contohnya.

“Mari Kita semua memiliki rasa bangga rasa cinta terhadap hasil karya Bangsa kita sendiri contohnya adalah mobil Esemka. Tidak hanya sekedar bangga dan cinta produksi dalam negeri,” kata Yassir seperti ditulis dalam unggahan akun resmi Esemka di Instagram.

Selain digunakan BUMDes, Bima 1.3 diketahui juga sudah menjadi peliharaan kementerian, TNI, pemerintah kota, dan berbagai instansi negara lainnya.

Seperti diunggah di Instagram resmi Esemka Indonesia, Kepala Desa Kebonan, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Yassir Jatmika meluncurkan kendaraan operasional Bumdes Kebonan Mandiri.

Dikonfirmasi, Humas PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) Sabar Budi membenarkan bahwa mobil Esemka Bima 1.3 dijadikan sebagai mobil operasional Bumdes di Boyolali.

“Kalau untuk sampel sih mereka untuk percontohan baru satu unit. Nah untuk berikutnya kan nanti ada beberapa bumdes yang akan diserahkan. Mungkin kurang lebih hampir 200-an. Cuma, masih menunggu komitmen masing-masing Bumdes,” kata Sabar kepada detikOto, Selasa (2/2/2021).

Sabar mengatakan, diharapkan nantinya Bumdes seluruh Indonesia bisa menggunakan mobil-mobil buatannya. Terlebih, kata Sabar, Bumdes itu nantinya juga bisa berniaga menjual mobil karya anak bangsa itu. Karena, menurutnya, penjual mobil Esemka bisa dari mana saja.

Selain mesin 1.3000 cc, Esemka juga memiliki izin produksi Bima dengan mesin 1.000 cc dan 1.200 cc. Selain Bima, juga sudah mendaftarkan diri untuk memproduksi mobil penumpang Digdaya, Garuda, dan Borneo yang menggunakan mesin lebih besar.

Bicara spesifikasi Esemka Bima 1.3 hadir dengan dimensi panjang 4.930 mm, lebar 1.720 mm dan tinggi 1.995 mm dengan kargo boks berukuran 2.970 mm x 1.740 mm x 470 mm.

Mobil Esemka Bima 1.3 dibekali mesin 1.300 cc DOHC 16V dengan kapasitas bulat 1.298 cc. Mesin tersebut mampu menyemburkan tenaga hingga 63 kW dengan torsi maksimal 105 Nm.

Peminat mobil pikap Esemka bisa memesan langsung ke PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK). PT Solo Manufaktur Kreasi terletak di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Boyolali, Jawa Tengah.

Jika berminat, Anda bisa langsung ke showroom Esemka. Menurut Sabar, dealer Esemka juga sudah ada di Lampung yang beralamat di Jl Urip Sumoharjo, Bandar Lampung.

Guru Jadi Penentu Pembangunan Manusia Indonesia

SuaraPemerintah.id – Pembangunan manusia merupakan proses yang terus berlangsung dan tak akan pernah berhenti sepanjang kehidupan itu ada. Salah satu aspek penting pendongkrak pembangunan manusia adalah pendidikan. Pendidikan diharapkan dapat membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agus Sartono menjelaskan, pendidikan menjadi penentu pembangunan SDM di Indonesia.

Menurut Agus, ada beberapa variabel yang menentukan kualitas pendidikan. Pertama yaitu pendidik atau guru dan tenaga kependidikan, kedua infrastruktur sarana dan prasarana, ketiga kurikulum, keempat pendanaan. Kesemua variabel itu, terangnya, telah dilakukan penguatan dan afirmasi terus meneru oleh pemerintah.

Namun, menurut Deputi Agus, variabel paling penting yang menentukan jalannya pendidikan adalah guru dan pendidik.

“Dalam pendidikan variabel yang paling penting yaitu guru atau pendidik. Faktor utama adalah guru, kualitas guru. Uang bisa kita dapatkan, sarana prasarana bisa kita bangun, kurikulum bisa kita desain, tapi kualitas pendidik ini menjadi penting sekali,” ujar dia dalam Focus Group Discussion Peta Jalan Pendidikan, yang diselenggarakan oleh PB-PGRI secara virtual, pada Selasa (2/2).

Masa pandemi Covid-19 melahirkan tantangan besar bagi pendidikan di Indonesia. Dengan mau tidak mau kita dipaksa masuk ke era digitalisasi dan pembelajaran dengan menggunakan teknologi informasi. Karena itu, menurut Agus, tantangan bagi guru dan pendidik adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensinya.

“Ke depan saya yakin bahwa faktor yang paling penting itu kualitas guru harus ditingkatkan dan bagaimana guru mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk mengembangkan konten pembelajaran yang menarik dan interaktif,” jelasnya.

Lebih lanjut, menurut Agus, regenerasi juga penting untuk meningkatkan kualitas guru dan pendidik. Apalagi generasi muda saat ini memiliki kecanggihan dan pengetahuan yang lebih luas di berbagai bidang.

Karena itu, pemerintah juga mendorong generasi muda untuk menjadi guru dengan berbagai upaya, seperti menaikkan tunjangan agar generasi muda memiliki ketertarikan dan minat.

“Kita harus secara terus menerus untuk mendorong generasi muda untuk menjadi guru,” cetusnya.

Agus menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya pendidikan formal di sekolah, tetapi ada juga pendidikan non formal, dan pendidikan informal di keluarga dan di lingkungan masyarakat.

“Setiap kita adalah guru, dan saya ingin mengajak agar setiap kita menjadi pembelajar, menjadi teladan, menjadi contoh bagi lingkungan terkecil kita masing-masing,” pungkas Deputi Agus Sartono.

Kapolres Jakarta Pusat Deklarasikan Zona Integritas Bebas Korupsi

SuaraPemerintah.id – Perjuangan melawan korupsi terus berlanjut, terbaru ialah adanya pencanangan zona integritas briokrasi bebas korupsi oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi.memimpin deklarasi pencanangan pembangunan zona integritas birokrasi bebas Korupsi.

Dalam kesempatan itu, Hengki mengingatkan jajarannya untuk tidak berperilaku koruptif.

“Ini merupakan bentuk komitmen bahwa seluruh jajaran Polres Metro Jakarta Pusat harus terbebas dari aksi-aksi korupsi yang bisa mencoreng nama institusi Polri,” kata Hengki di halaman Polres Metro Jakarta Pusat pada Selasa (2/2/2021).

Hengki pun meminta jajarannya tidak diskriminatif kepada seluruh masyarakat di wilayah hukumnya. Dia menekankan, pelayanan haru dilakukan dengan baik, cepat, dan transparan kepada siapaun.

“Masyarakat dengan mudah memberikan respons pelayanan atas apa dikerjakan untuk masyarakat. Kami ucapkan terimakasih kepada masyarakat atas dukungan ini,” jelas dia.

Hengki menyatakan bahwa, Polres Metro Jakarta Pusat merupakan institusi yang mengemban fungsi pelayanan di bidang keamanan. Setiap hari polisi akan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Dikatakan Hengki, melalui program ini diharapkan  seluruh anggota Polres Metro Jakarta Pusat bisa meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan publik. Jajarannya juga harus berani dan terbiasa untuk tidak terlibat dalam korupsi, kolusi dan nepotisme.

Karena itu, dalam memberikan pelayanan polisi tidak boleh menerima suap dari siapa pun.

Lebih lanjut dia menuturkan, Polres Metro Jakarta Pusat sebagai institusi yang mengemban fungsi pelayanan bidang keamanan yang erat berhubungan dengan masyarakat, sepatutnya menjaga harga diri dengan tidak menerima suap dari siapapun.

“Polres Metro Jakarta Pusat menuju wilayah bebas korupsi dan kami juga meminta saran, kritik atau respons dari publik terkait dengan pelayanan,” katanya menandasi.

“Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat atas dukungan ini dan ia berharap jajarannya menjalani tugas dan fungsinya dengan baik,” tuturnya.

Inisiatif Strategis Pertamina Wujudkan Green Energy

SuaraPemerintah.id – PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapannya dalam menghadapi transisi energi global dengan menjalankan inisiatif strategis untuk pengembangan Green Energy sekaligus mendukung target pemerintah dalam pengembangan energi baru terbarukan.

Mengacu pada Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), Pertamina dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) menetapkan program green transition pada 2035. Saat ini, penurunan permintaan minyak dunia telah mencapai 35%, dan diperkirakan pada tahun 2035 akan menjadi 24%. Sebaliknya, kebutuhan energi bergeser ke renewable energy yang meningkat hingga 30%.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menjelaskan langkah dan inisiatif strategis yang dilakukan Pertamina saat ini sejalan dengan agenda perusahaan minyak dan gas dunia.

Seluruh perusahaan energi global bergerak untuk mengantisipasi tren penurunan permintaan minyak yang cukup tajam dan akan terjadi di masa depan. Permintaan dan konsumsi minyak dunia diperkirakan akan turun dari 110 juta barel per hari menjadi sekitar 65 – 73 juta barel per hari.

“Dengan dasar ini, Pertamina melakukan transisi dengan perubahan global. Kami melihat bagaimana international oil company lain juga merespons ini. Intinya agenda untuk menurunkan gas rumah kaca, carbon emission, ini menjadi agenda dari seluruh oil company di seluruh dunia,” kata Nicke.

Agenda strategi yang pertama mengembangkan energi listrik dengan monetisasi aset panas bumi melalui Independent Power Producer (IPP) untuk mengembangkan 1,3 GW proyek panas bumi serta IPP berbasis surya di area dengan iradiasi matahari tinggi dan menjalin kemitraan strategis untuk pembuatan sel surya.

Namun, dalam jangka pendek akan fokus dalam penerapan Solar PV di lingkungan Pertamina Group melalui sinergi antara subholding dan captive market di BUMN.

Kedua, lanjut Nicke adalah mengoptimalkan penggunaan energi ramah lingkungan untuk mobilitas di sektor transportasi dengan mendukung pemerintah melaksanakan mandatori Biodiesel 30 persen (B30), Green Refiniery, dan Co Processing CPO.

Pertamina juga menyiapkan produksi baterai melalui kemitraan dengan penyedia teknologi baterai dan BUMN serta menyediakan infrastruktur pengisian daya untuk mobil listrik (E2W dan E4W).

“Inisiatif kita melakukan transisi dari fossil fuel ke bio energy ini dapat menurunkan gas rumah kaca. Dari hasil studi, ini bisa menurunkan gas karbon monoksida maupun emisi dari gas hidrokarbon antara 20 hingga 50% emisi,” tambah Nicke.

Sedangkan agenda ketiga, mengupayakan bahan bakar dengan optimalisasi sumber energi lain yang tersedia di dalam negeri, salah satunya dengan melakukan gasifikasi batubara kadar rendah menjadi Dimethyl Ether (DME) untuk substitusi LPG dalam rangka mengurangi impor dan menghasilkan energi yang lebih bersih.

Dalam masa transisi, Pertamina mengembangkan sejumlah proyek gas sebagai energi transisi antara fuel dan new renewable energy. Untuk gas, menurut Nicke, Pertamina mengembangkan gas untuk transportasi, household dimana target yang ditetapkan pemerintah membangun 30 juta jaringan gas (city gas) di tahun 2050. Porsi terbesar yang diharapkan tumbuh adalah gas untuk industri.

Oleh karena itu, tambah Nicke, syarat penting untuk meningkatkan pemanfaatan gas yakni mengembangkan teknologi-teknologi hilirisasi gas. Diperkirakan kebutuhan gas akan mencapai 10,5 BSCFD di tahun 2050, yang porsinya adalah 92% dari konsumsi gas nasional.

“Pemanfaatan gas mempunyai posisi yang penting saat ini, karena gas merupakan sumber energi transisi yang menjadi jembatan antara conventional energy dan renewable energy,” tandasnya.

Terimbas Corona, Desa Welahan Semakin Kreatif Manfaatkan Sungai Boom Jadi Destinasi Wisata

SuaraPemerintah.id – Pandemi tidak menyurutkan kreativitas Pemerintah Desa Welahan, Kecamatan Welahan dan warganya untuk mengembangkan kegiatan ekonomi rakyat. Yakni dengan memanfaatkan aliran Sungai Boom sebagai destinasi wisata.

Apresiasi disampaikan Bupati Jepara Dian Kristiandi atas inovasi Pemdes Welahan bersama warga setempat. Di mana, mereka dapat memulihkan ekologi aliran Sungai Boom, sekaligus menjadikannya penyangga perekonomian.

“Di era pandemi ini, Welahan saya acungi jempol. Untuk mempertahankan ekonomi kerakyatannya,” tutur Andi, sapaan akrabnya usai menebar benih ikan di sungai tersebut, Senin (1/2/2021).

Disampaikan, kali yang dulunya kotor dan dipenuhi eceng gondok, kini punya nilai tambah serta nilai ekonomi bagi masyarakat. Terlebih, dengan ratusan ribu benih ikan yang telah ditebar di situ. Di samping jadi destinasi wisata, Sungai Boom juga mendukung upaya pembangunan berkelanjutan dan ketahanan pangan.

“Rencananya tiga bulan sekali akan dilakukan pemanenan ikan secara berjenjang. Sehingga, nanti pada saat panen itu setiap bulan terus akan bergulir,” kata dia.

Bupati berharap, inovasi yang dilakukan Desa Welahan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi desa-desa lain.

Yakni, kreativitas yang dapat memunculkan inovasi dengan memanfaatkan sumber daya alam di wilayah masing-masing. Sehingga, dapat memicu peluang usaha baru untuk pemulihan dan membangunan ketahanan ekonomi.

“Tentunya tetap ketat dalam menerapkan protokol kesehatan,” imbuh Andi.

Petinggi Welahan Achmad Jerjes mengatakan, gerakan peduli sungai telah dimulai sejak 2017. Oleh para pemuda, sungai itu dimanfaatkan menjadi sarana edukasi dan rekreasi. Warga pun dilibatkan untuk menjaga ekosistem di Sungai Boom.

“Masyarakat juga nyaman dengan kondisi sungai yang bersih. Pengunjung juga senang,” katanya.

Di lokasi itu, lanjutnya, pengunjung bisa menyusuri aliran sungai menggunakan perahu bebek. Spot foto juga disediakan di atas jembatan, dengan latar belakang lampu warna-warni bertuliskan “X-Boom Welahan”.

Dorong Pembayaran Nontunai, Penerapan e-Retribusi Diperluas

SuaraPemerintah.id – Sukses penerapan di Pasar Kebonpolo dan Pasar Cacaban, e-Retribusi kini resmi diterapkan di Pasar Sidomukti, Kota Magelang.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menilai, di era maju dan serba teknologi ini sudah seharusnya transaksi dilakukan berbasis pembayaran nontunai. Terlebih di era pandemi, disarankan transaksi dilakukan secara nontunai untuk meminimalisasi kontak fisik.

Ia menuturkan, penerapan e-Retribusi ini selain menyukseskan gerakan pembayaran nontunai, juga untuk memudahkan administrasi dan mengoptimalkan penerimaan retribusi.

“Untuk e-Retribusi tuntutan era digitalisasi sekaligus kita ingin mengurangi kebocoran dalam pemungutan retribusi, dan untuk peningkatan PAD secara signifikan,” ujar Sigit saat meresmikan penerapan e-Retribusi di Pasar Sidomukti, Selasa (2/2/2021).

Pada kesempatan tersebut, Sigit turut mencoba mengoperasikan alat bernama MPos yang digunakan untuk menarik retribusi ke pedagang. Didampingi petugas, Sigit menerima pembayaran retribusi dari pedagang dengan cara menempelkan kartu ke mesin MPos dan memberikan bukti pembayarannya.

Usai peresmian, Sigit berserta rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kelurahan Magersari untuk meninjau kegiatan e-Warung yang dikelola oleh warga. Sigit berpesan agar ke depannya pengelolaan e-Warung tetap berjalan dan menjual produk-produk yang baik dengan harga terjangkau.

Sigit juga menyempatkan untuk singgah di Pasar Rejowinangun dan memberikan faceshield kepada para pedagang, sembari menegaskan agar terus meningkatkan protokol kesehatan saat berjualan.

10 Halte Transjakarta Ditutup Sementara Hingga Maret, Ini Daftarnya

10 Halte Transjakarta Ditutup Sementara Hingga Maret, Ini Daftarnya

SuaraPemerintah.id – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) merenovasi 10 halte di lima koridor utama dalam rangka peningkatan kualitas layanan. Selama proses perbaikan, sebanyak 10 halte tersebut ditutup sementara waktu.

Adapun kesepuluh halte yang ditutup sementara waktu yakni, Halte Sumur Bor (Koridor 3), Halte Jembatan Baru (Koridor 3), Halte Istiqlal (Koridor 2), Halte Deplu (Koridor 2), Halte Gambir 1 (Koridor 2), Halte Gambir 2 (Koridor 2), Halte Ragunan (Koridor 6), Halte Pinang Ranti (Koridor 9), Halte Pulogadung (Koridor 4), dan Halte RSPAD (Koridor 2).

Direktur Operasional PT Transjakarta, Prasetia Budi mengatakan, perbaikan dilakukan selama dua bulan mulai Februari sampai Maret 2021.

“Perbaikan halte meliputi penggantian material lantai halte yang sebelumnya berbahan bordes menjadi semen fiber,” ujarnya, Selasa (2/2).

Prasetia menjelaskan, selama proses perbaikan pengguna jasa bus Transjakarta yang biasanya menggunakan halte-halte tersebut bisa menggunakan alternatif halte-halte terdekat untuk beraktivitas.

“Sebagai contoh, bagi pelanggan yang biasa menggunakan Halte Sumur Bor dan Halte Jembatan Baru, Jakarta Barat bisa menggunakan Halte Pesakih, Dispenda dan Halte Rawa Buaya sebagai halte terdekat,” terangnya.

Ia menambahkan, perbaikan juga dilakukan di Halte Kalideres (Koridor 3). Namun demikian, pelanggan bisa tetap mengakses halte ini karena untuk proses naik turun penumpang tetap bisa dilakukan di pintu kedatangan.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Ke depannya, kami akan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal yang aman dan nyaman kepada seluruh pelanggan,” ungkapnya.

Ia meminta masyarakat, termasuk pengguna transportasi umum untuk tetap menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Jika tidak ada keperluan mendesak sebaiknya tetap berada di rumah karena saat ini masih terjadi pandemi COVID-19,” tandasnya.

Wali Kota Semarang Siapkan Museum Sejarah Dengan Tekhnologi Imersif Pertama di Indonesia

Wali Kota Semarang Siapkan Museum Sejarah Dengan Tekhnologi Imersif Pertama di Indonesia

SuaraPemerintah.idWali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyiapkan sejumlah project penguatan sektor pariwisata di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah sepanjang tahun 2021. Jajarannya di Pemerintah Kota Semarang pun mulai membuka ke publik project apa saja yang akan dikerjakan.

Setelah Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang mengkonfirmasi akan merealisasikan project jembatan kaca yang sempat tertunda di area Hutan Wisata Tinjomoyo, kini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyusul dengan rilisan konsep museum imersif.

Adapun imersif merupakan sebuh konsep tekhnologi yang mulai diterapkan pada sejumlah museum di berbagai negara, untuk merangsang minat pengunjung. Konsep tersebut mengaburkan dunia digital dengan dunia nyata, sehingga pengunjung bisa mendapatkan pengalaman baru.

Secara khusus, gambaran terkait museum imersif yang akan dikembangkan di Kota Semarang sendiri, telah diunggah Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut, di media sosial pribadinya @HendrarPrihadi.

Hendi mengungkapkan, museum tersebut akan menggunakan bangunan yang telah didirikan oleh Kementerian PUPR di bundaran Bubakan, Kota Semarang. “Untuk fisik bangunannya oleh Kementeri PUPR, sedangakan dari Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) yang nanti akan mendesain dalam museumnya,” terang Wali Kota Semarang tersebut.

“Saat ini ada dalam tahap penyempurnaan konsep pengaplikasian tekhnologi, semoga prosesnya lancar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, mengatakan konsep utama museum di bundaran Bubakan yakni mengenai sejarah Kota Semarang.

Pihaknya akan memberikan sajian sebagai pembelajaran sejarah dengan metode yang menarik, sehingga saat masuk museum, pengunjung dapat merasakan ambience atau kondisi Semarang tempo dulu.

“Kita seolah-olah berada di masa lalu, masuk lorong waktu, menikmati kondisi saat itu. Misal, suasana di Kali Semarang. Pengunjung seolah berada di sana menikmati aktivitas perdagangan di sana. Kemudian, berkeliling Kota Lama. Jadi, bercerita narasi Kota Semarang tapi dikemas lebih menarik,” jelas Iin, Jumat (29/1/2021).

Senada dengan Hendi, Iin juga mengungkapkan masih dalam tahap penyiapan sejumlah tekhnologi yang akan diaplikasikan. Untuk set ruang museum juga dirinya mengaku masih digodok, sembari dinasnya tersebut menggali narasi yang kuat tentang sejarah Kota Semarang.

Iin juga menyebutkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang terus berkomunikasi dengan Balai Arkeologi Yogyakarta, guna menggali narasi yang kuat.

Tak hanya mempersiapkan desain di dalam museum, Disbudpar Kota Semarang bersama dinas terkait mempersiapkan manajemen lalu lintas sekitar museum. Hal ini mengingat Museum Bubakan berada tepat di bundaran. Jika tidak ada rekayasa lalu lintas tentu dapat menimbulkan kemacetan.

Tersedianya lahan parkir juga menjadi salah satu hal yang dipikirkan Iin sebelum museum tersebut dibuka untuk umum. “Tempat parkir sudah ada pembicaraan tapi perlu finalisasi. Akses ke museum juga kami pikirkan. Nanti ada satu ruas jalan yang dibuat taman dari tempat parkir menuju museum,” bebernya.

Dia menargetkan, museum tersebut bisa dinikmati masyarakat pada pertengahan tahun 2021. Diharapkan, kehadiran museum dapat menambah destinasi baru di kawasan Kota Lama Semarang. “Target kami Agustus sudah bisa dinikmati masyarakat,” tekannya.

Perkuat Layanan Kargo Domestik, Lion Parcel Gaet FedEx

SuaraPemerintah.id – Perusahaan jasa pengiriman, Lion Parcel bekerja sama dengan FedEx, perusahaan logistik terkait penyediaan layanan pengiriman logistik secara domestik (hub-to-hub) di Indonesia.

Dari kerja sama tersebut, kedepannya Lion parcel akan membuka rute pengiriman logistik dari (outbound) dan ke (inbound) Jakarta, ke beberapa wilayah strategis di Indonesia.

CEO Lion Parcel Farian Kirana mengatakan kerja sama ini memberikan pelayanan yang mengutamakan ketepatan waktu.

“Melalui kerjasama strategis ini, Lion Parcel siap melayani kebutuhan FedEx untuk layanan pengiriman domestik di Indonesia, dengan dukungan jaringan armada udara kami. Kerja sama ini juga menjadi jembatan perekonomian Indonesia, yang mendorong perkembangan bisnis dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus menjadi kemitraan jangka panjang,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/2).

Menurutnya kerja sama antara kedua perusahaan ternama bidang logistik ini didukung jaminan ketepatan waktu pengiriman, salah satunya melalui layanan Next Day Delivery atau Kirim Sekarang Besok Sampai (ONEPACK).

Tercatat, jumlah transaksi layanan ONEPACK tumbuh lebih dari 100 persen secara rata-rata, dengan success rate mencapai 95 persen sejak empat bulan diluncurkan.

Selain itu, dukungan jaringan armada pesawat milik sendiri dari Lion Group dan alokasi kargo yang terjamin juga memungkinkan Lion Parcel untuk meningkatkan layanan pengiriman kargo domestik FedEx di Indonesia.

“Kerja sama dengan FedEx memperkuat komitmen kami untuk melakukan inovasi-inovasi dari sisi operasional. Utamanya untuk meningkatkan SLA pengiriman hub-to-hub menjadi tiga jam, dari pesawat touch down/landing hingga sampai ke tujuan. Setiap proses pengiriman harus dilakukan berdasarkan SLA tersebut dan terus kami monitor guna meningkatkan persentase success rate secara keseluruhan,” jelasnya.

Menurutnya kemitraan strategis antara Lion Parcel dan FedEx akan menjadi langkah awal dari kontribusi kedua perusahaan terhadap pertumbuhan industri logistik nasional, dan perekonomian Indonesia. Pada fase awal kerja sama ini, Lion Parcel akan melayani 15 rute dari – dan – ke Jakarta.

“Rute-rute tersebut merupakan bagian dari upaya Lion Parcel untuk terus melakukan perluasan jangkauan pengirimannya sejak berdiri 2013, yang saat ini telah mencapai 201 kota/hub di seluruh Indonesia,” ucapnya.