Beranda blog Halaman 4543

Undip Luncurkan Robot Pelayanan Kesehatan dan Publik

SuaraPemerintah.id – Universitas Diponegoro (Undip) Semarang meluncurkan robot baru yakni robot untuk pelayanan kesehatan dan pelayanan publik.

Robot tersebut buatan Center for Bio Mechanics Bio Material Bio Mechatronic adan Bio Signal Procesing (CBIOM3S) yang merupakan Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUI PT) Undip.

Direktur CBIOM3S, Dr. Rifky Ismail, S.T., M.T, menyatakan, robot mempunyai fitur-fitur canggih antara lain cara berjalan robot yang dapat dikendalikan dengan jarak yang lebih jauh. “Fungsi pemeriksaan pasien yang lebih lengkap dan sistem kendali video yang dikembangkan secara mandiri” katanya daal rilis, Minggu (31/1).

Tenaga Ahli di CBIOM3S, Rofiq C Prayoga menambahkan robot layanan kesehatan dilengkapi dengan fitur kamera dan beberapa peralatan kesehatan yang dapat termonitor dari nurse station.

Dengan penggunaan inovasi robot dengan fitur terbaru yang canggih diharapkan dapat memajukan penggunaan teknologi di Kota Semarang. “Penggunaan robot ini berkontribusi mereduksi rantai Covid-19 dengan meminimalisasi interaksi manusia secara langsung,” ujarnya.

Peluncuran dan demonstrasi robot pelayanan kesehatan dan robot pelayanan publik dilakukan dihadapan pimpinan Undip dan pejabat Pemkot Semarang di UPT Laboratorium Terpadu Undip, Jumat (28/1).

Wakil Rektor IV Undip Bidang Riset dan Inovasi, Prof. Dr. Ir. Ambariyanto, M.Sc menyatakan, pembuatan robot tersebut bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

“Terima kasih atas kerjasama tentang robot untuk pelayanan masyarakat. Ke depannya mari bekerjasama mengembangkan program baru Pemkot Semarang dan Undip menciptakan inovasi baru dan branding bersama-sama,” ujarnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Pemkot Semarang, Bambang Pramusinto yang menghadiri demo robot menyatakan, nantinya robot layanan publik ini akan diujicoba kembali di Balai Kota Semarang.

“Terima kasih atas support Undip mengenai teknologi robotika di Semarang. Nantinya, robot tidak hanya digunakan dalam pelayanan kantor balai kota saja, tetapi hingga pemerintahan level di bawahnya termasuk pemerintah kecamatan,” jalas Bambang.

Cegah Pencucian Uang, PPATK Luncurkan Aplikasi goAML

SuaraPemerintah.id – Tindakan pencucian uang menjadi salah satu tindakan kriminal yang jamakn dilakukan. Untuk mengantisipasinya Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) meluncurkan aplikasi pelaporan go Anti Money Laundering (goAML) pada Senin (1/2/2021).

Aplikasi ini akan menggantikan aplikasi pelaporan yang digunakan selama ini, yaitu Gathering Reports and Information Processing System (GRIPS).

Kepala PPATK Dian Ediana Rae berharap dengan peluncuran aplikasi yang baru ini bisa menjadi salah satu pencegahan terjadinya tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan tindak pidana pendanaan terorisme (TPPT).

“Implementasi sistem pelaporan goAML merupakan salah satu program kerja strategis PPATK sebagai upaya optimalisasi upaya pencegahan dan pemberantasan TPPU dan TPPT,” ujar Dian dalam keterangannya, Senin (1/2/2021).

Dia mengatakan, kelebihan aplikasi goAML ini akan meningkatkan kualitas laporan yang disampaikan oleh pihak pelapor, integrasi berbagai jenis laporan, serta data dan informasi yang menghasilkan profil terduga pencucian uang dan pendanaan terorisme yang lebih komprehensif.

“Dengan adanya aplikasi ini dapat ditindaklanjuti dengan analisis atau pemeriksaan oleh PPATK secara lebih cepat. Dengan sistem pelaporan goAML ini juga diharapkan akan terjadi peningkatan kualitas laporan,” kata dia.

Selain itu, menurut Dian, sistem pelaporan goAML ini akan mengembalikan laporan yang tidak sesuai ketentuan dalam waktu yang tidak terlalu lama sehingga pihak pelapor dapat segera melakukan koreksi laporan

Dian mengatakan, mulai hari ini, seluruh laporan yang disampaikan kepada PPATK oleh pihak pelapor wajib melalui aplikasi goAML.

“Dan bila terdapat penundaan transaksi atau permintaan penghentian transaksi maka Berita Acara Penundaan Transaksi dan Berita Acara Penghentian Transaksi disampaikan juga melalui aplikasi goAML,” ucap Dian.

Laporan yang disampaikan tersebut berupa Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM), Laporan Transaksi Keuangan Tunai (LTKT), Laporan Transaksi Keuangan Transfer Dana Dari dan Ke Luar Negeri (LTKL), Laporan Transaksi (LT), Laporan Pembawaan Uang Tunai dan Instrumen Pembayaran Lain ke Dalam atau ke Luar Daerah Pabean Indonesia (LPUTLB).

Dian mengatakan, aplikasi pelaporan goAML ini dikembangkan oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), dan telah dilakukan penyesuaian-penyesuaian sesuai kebutuhan Indonesia. Aplikasi goAML ini sudah diimplementasikan oleh 56 lembaga intelijen keuangan di dunia, dan 55 lembaga intelijen keuangan lainnya sedang dalam proses engagement dengan UNODC.

Diharapkan melalui mekanisme pelaporan goAML akan terjadi sinergi diantara pihak pelapor, Lembaga Pengawas dan Pengatur (LPP), Aparat Penegak Hukum (APH), dan PPATK sesuai fungsi dan kewenangannya masing-masing, guna lebih menjamin efektivitas upaya menjaga dan meningkatkan integritas dan stabilitas sistem keuangan Indonesia.

Dian menegaskan akses akan diberikan secara ketat hanya kepada pejabat atau petugas yang diberi wewenang oleh masing-masing pihak pelapor, LPP, APH, dan PPATK sehingga tidak akan terjadi pelanggaran atas kerahasiahan data atau informasi yang ada di goAML.

“Aplikasi ini juga sangat efektif, efisien dan mudah untuk dioperasikan oleh pihak pelapor,” kata Dian.

Pihak Pelapor yang dimaksud adalah sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2013, serta Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2015, yaitu Penyedia Jasa Keuangan (PJK), antara lain bank (Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat), perusahaan pembiayaan, modal ventura, dan 17 jenis PJK lainnya

Kemudian Penyedia Barang dan/atau Jasa Lainnya (PBJ), yaitu perusahaan properti/agen properti, pedagang kendaraan bermotor, pedagang permata dan perhiasan/logam mulia, pedagang barang seni dan antik, dan balai lelang; Profesi, yaitu advokat, notaris, PPAT, akuntan, akuntan publik, dan perencana keuangan.

“Untuk diketahui total laporan yang diterima PPATK pada periode Januari hingga Desember 2020 adalah sebanyak 61.841 LTKM, 2.738.614 LTKT, 31.968.029 LTKL, 31.994 LT PBJ, dan 967 LPUTLB,” kata Dian.

Pemkot Jaktim Bakal Bangun Dua Taman Maju Bersama Berkonsep Pocket Park

Pemkot Jaktim Bakal Bangun Dua Taman Maju Bersama Berkonsep Pocket Park

SuaraPemerintah.idSudin Pertamanan dan  Hutan Kota Jakarta Timur, pada tahun ini bakal membangun dua taman maju bersama (TMB) di wilayah Kelurahan Utan Kayu Utara dan Cililitan.

Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Christian Tamora Hutagalung mengatakan, di Kelurahan Utan Kayu Utara taman yang akan dibangun berlokasi di Jl Utan Kayu Raya, Komplek Pengayoman, seluas 800 meter persegi.

Sedangkan di Kelurahan Cililitan, taman dibangun di samping Terminal Bus Kampung Rambutan, Jl Supriyadi, seluas 1.100 meter persegi.

“Anggaran yang dialokasikan Rp 3 miliar dari APBD 2021. Saat ini kita sedang persiapkan proses lelangnya. Mudah-mudahan tidak ada kendala dalam proses pelelangan dan pembangunannya nanti,” kata Christian, Senin (1/2).

Dia membeberkan, dua taman maju bersama akan dibangun dengan konsep pocket park atau taman kantong dengan berbagai fasilitas seperti ruang dan sarana bermain anak, shelter, jogging track dan arena olahraga skateboard.

“Khusus TMB di Utan Kayu Utara, agar terlihat milenial, kita gunakan media kontainer bekas yang dipasang bersusun. Kontainer ini nantinya jadi sarana bermain anak,” lanjut Christian.

Sedangkan di Kelurahan Rambutan, karena lokasinya juga dekat dengan sekolah maka konsepnya dibuat seperti tempat literasi. Ada ruang edukasi dan literasi anak. Ruangan dilengkapi dengan perpustakaan mini, penuh dengan buku-buku bacaan.

“Kedua TMB ini menjadi bagian dari program Kegiatan Strategis Daerah (KSD),” pungkasnya.

Rumah Sakit Penuh, Ridwan Kamil Sebut 3M Jebol dan 3T Rapuh

SuaraPemerintah.id – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebut laju transmisi virus Covid-19 yang kencang membuat kewalahan pemerintah pusat dan daerah. Ia mnenilai penyebabnya ialah program 3M yang jebol ditambah lagi 3T (tes, telusur, tindak lanjut) masih rapuh.

Pria yang karib disapa Emil itu menjelaskan kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 3M sangat rendah.

3M adalah kampanye pemerintah agar masyarakat berinisiatif mencegah penularan Covid dengan cara memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik antarsesama.

Sementara 3T adalah langkah yang harus dilakukan pemerintah dalam penanggulangan Covid lewat memperbanyak tes, upaya pelacakan atau telusur kasus baru (tracing), dan perawatan atau tindak lanjut medis terhadap yang terpapar (treatment).

Dua kondisi itu menurutnya telah membuat fasilitas kesehatan (faskes) di Indonesia hampir kolaps karena pandemi Covid-19 sejak hampir setahun terakhir.

“Rumah Sakit penuh karena benteng 3M-nya jebol oleh musuh, benteng 3T-nya juga rapuh. Maka musuh sekarang lagi menyerang benteng terakhir,” kata Emil melalui sambutan yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube CISDI TV, Senin (1/2).

Emil pun menjelaskan, rapuhnya strategi pemerintah 3T itu, karena sejauh ini pemerintah pusat dan daerah masih belum bisa mencapai standar penelusuran kontak atau tracing yang nilainya sudah ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

“Rasio pelacakan Indonesia termasuk Jawa Barat hanya 1:4. Yakni 1 kasus 4 kelacak, seharusnya 1 kasus 30 lingkaran terdekatnya terlacak. Jadi masih dari standar WHO,” imbuhnya.

Melihat kondisi itu, Emil pun mengaku saat ini pihaknya tengah mempersiapkan ‘senjata perang’ untuk mengantisipasi jebolnya fasilitas kesehatan di Jawa Barat karena pandemi Covid-19. Ia membangun sebuah program bertajuk Puskesmas Terpadu dan Juara (Puspa).

Program itu, kata Emil, nantinya fokus pada rekrutmen 500 orang untuk disebar ke 100 Puskesmas di Jawa Barat. Dengan penambahan masing-masing lima orang di setiap Puskesmas, Emil berharap penelusuran kontak kasus Covid-19 dapat terealisasi dengan baik, sesuai target WHO 1:30 pelacakan.

Emil menargetkan programnya itu dapat diaplikasikan terhadap total kurang lebih 1.060 Puskesmas di Jawa Barat. Di antara target tersebut, diakui Emil, pihaknya mengalami kendala utama yakni persoalan anggaran.

“Kita sekarang ada 500 [orang], 500 juga anggarannya 80 miliar yang saya sediakan. ‘Kenapa cuma 500 Pak Gubernur? duitnya juga, ya seadanya hatur lumayan’. Makanya harapannya Pak Menkes paham triliunan dari Pak Menkes gitu kan, miliar dari kami, sebagian miliar dari kota/kabupaten supaya tidak 100 tapi 1.000 Puskesmas,” ungkapnya.

Sementara itu, perkembangan Covid-19 di Jawa Barat berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 per Minggu (31/1) memperlihatkan sebanyak 150.366 orang terpapar covid-19. Dari jumlah itu, 117.251 orang dinyatakan telah pulih, sementara 1.932 orang meninggal dunia.

Bukit Cinta Watu Prahu, Spot Romantis Nan Instagramable Di Klaten

Bukit Cinta Watu Prahu, Spot Romantis Nan Instagramable Di Klaten

SuaraPemerintah.id – Ingin melihat wilayah Kabupaten Klaten dari ketinggian? Atau mencari spot foto nan Instagramable agar bisa diunggah di media sosial? Datang saja ke Bukit Cinta Watu Prahu Gunung Gajah.

Bukit Cinta Watu Prahu berada di Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Untuk sampai di Bukit Cinta Watu Prahu, Anda dapat menempuh perjalanan sekitar 16 km atau sekira 35 menit berkendara.

Tempat wisata ini juga mudah ditempuh dari Kota Solo atau Yogyakarta. Hanya sekitar satu jam perjalanan. Rute yang paling mudah adalah via Jalan Raya Cawas-Bayat. Tenang saja, sudah ada beberapa tanda yang akan mengarahkan Anda untuk sampai ke Bukit Cinta.

Seorang petugas yang ditemui, Yulianto mengatakan, sebelum menjadi tempat wisata, Bukit Cinta ini hanyalah kawasan perbukitan biasa. Adalah Kepala Desa Gunung Gajah, Yoyok Kartika Cahyo yang berinisiatif menyulap tempat tersebut.

Idenya datang desa lain di sekitar Klaten yang sukses mengelola potensi desa mereka. Satu di antaranya Desa Ponggok yang tenar dengan wisata umbul atau mata air alaminya.

Memanfaatkan Dana Desa, mulailah pembangunan kawasan Bukit Cinta Watu Prahu pada awal 2017. Pembangunan dan penataan kawasan Bukit Cinta Watu Prahu memakan waktu selama empat bulan. Pada April 2017, tempat wisata ini diresmikan dan mulai menerima pengunjung.

Sejak saat itu, keberadaan Bukit Cinta Watu Prahu mulai dikenal, setidaknya oleh warga Klaten serta daerah sekitarnya, seperti Solo, Sukoharjo, Wonogiri, dan Yogyakarta. Destinasi wisata ini juga sempat viral di media sosial. Mudah sekali menemukan foto-foto para pengunjung yang membagikan pengalaman berwisata dan menikmati keindahan Bukit Cinta Watu Prahu.

Fasilitas penunjang di Bukit Cinta Watu Prahu yang buka mulai pukul 07.00 WIB tergolong lengkap. Mulai dari area parkir kendaraan yang luas, musala, toilet, hingga warung makan. Pun dengan wahana seperti kolam renang, kolam terapi ikan, tempat bermain anak-anak, hingga panggung hiburan.

Menariknya, ada sebuah situs menarik yang menjadi cikal bakal penamaan tempat wisata ini. Tak lain adalah sebuah gundukan batu besar yang unik dan berbeda dengan jenis batu pada umumnya.

Batu ini memiliki ukuran lebah sekira 7 meter dan panjang 30 meter. Masyarakat sekitar menyebut batu tersebut sebagai Watu Prahu alias Batu Perahu. Keberadaan Watu Prahu tak jauh dari gerbang masuk tempat wisata ini.

Untuk spot foto, jangan ditanya, banyak sekali. Bahkan sejak dari pintu masuk ke kawasan wisata, tangan rasanya sudah ‘gatal’ untuk segera mengeluarkan kamera. Namun sebelum masuk, pengunjung wajib mencuci tangan. Lalu petugas akan mengecek suhu tubuh pengunjung sembari mengingatkan untuk jaga jarak dengan pengunjung lain.

Ketika sudah melalui sejumlah protokol kesehatan, kini selamat datang di Bukit Cinta Watu Prahu. Untuk sampai ke puncak, Anda harus berjalan di jalan setapak yang sudah ditata dengan rapi. Meski menanjak, tapi tak butuh waktu lama untuk sampai ke puncak bukit. Hanya sekitar 5 hingga 10 menit. Banyak warung makan-minum yang bisa dijadikan sebagai tempat melepas lelah.

Untuk menghalau rasa lelah, Anda juga bisa mulai berfoto di spot-spot selfie yang sudah tersedia sejak dari bawah. Termasuk di anak tangga yang dicat warna biru dengan background tulisan Bukit Cinta Watu Prahu. Dari sini, Anda sudah dapat melihat wilayah Klaten dari ketinggian.

Jalan menanjak sedikit lagi, Anda akan segera sampai di puncak Bukit Cinta Watu Prahu. Sejumlah saung, rumah pohon, dan ayunan menjadi tanda, Anda sudah memasuki area puncak Bukit Cinta Watu Prahu.

Begitu sampai di puncak, panorama alam tersaji di ketinggian. Bentang sawah, ladang, serta kawasan pegunungan begitu memanjakan mata dengan warna hijau segarnya. Lanskap ini berpadu dengan hamparan langit luas yang sukses memanjakan mata. Keindahan ini berpadu dengan pemandangan Klaten dari kejauhan serta kota lain seperti Sukoharjo.

Bila cuaca cerah, Anda dapat melihat gagahnya Gunung Merapi, Gunung Merbabu, dan Gunung Lawu. Waktu pagi hari juga menjadi waktu terbaik untuk menyambangi Bukit Cinta Watu Prahu. Sebab, Anda dapat menyaksikan detik-detik Matahari muncul dari ufuk timur atau dari arah Gunung Lawu. Namun datang pada siang hingga sore hari, juga sama cantiknya, kok.

Masih di area yang sama, Anda dapat memilih spot foto Instagramable. Sesuai namanya, sebagian besar spot foto Bukit Cinta Watu Prahu bertemakan cinta. Mulai dari dermaga cinta, sarang cinta, gardu pandang cinta, hingga yang terbaru yaitu spot pelangi.

Bayangkan saja, Anda dan pasangan bisa berfoto bersama di spot romantis ini dengan background bentang alam yang benar-benar mempesona. Sukses bikin gagal move on!

Untuk menikmati keindahan dan romantisme di Bukit Cinta Watu Prahu, Anda hanya perlu merogoh kocek Rp 5 ribu untuk tiket masuk per orang serta Rp 2 ribu untuk parkir motor. Sangat murah, kan? Apalagi dalam harga tiket masuk tersebut sudah mencakup asuransi pengunjung.

Jadi, kapanlagi wisata murah meriah di Klaten dengan spot foto yang romantis? Segera agendakan wisatamu Bukit Cinta Watu Prahu. Jangan lupa untuk selalu melakukan protokol kesehatan dengan 3 M: mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, dan menjaga jarak.

Pemerintah Beri Jaminan Untuk Proyek Strategis Nasional Non-APBN

SuaraPemerintah.id – Pemerintah akan memberikan jaminan bagi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menggunakan skema pembiayaan non-Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan non-APBD. Jaminan akan diberikan bila sudah melalui evaluasi kelayakan dan pengendalian risiko keuangan.

Rencana pemberian jaminan ini tertuang dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Kemudahan Berusaha bagi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN). Beleid tersebut merupakan aturan turunan dari Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

“Pemerintah pusat dapat memberikan jaminan terhadap Proyek Strategis Nasional yang pembiayaannya bersumber dari non-Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tulis Pasal 16 ayat 1 rancangan beleid yang akan diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut, dikutip Kamis (28/1).

Jaminan diberikan pada proyek yang memiliki risiko politik dan finansial bila pembangunannya molor. Jaminan diberikan dalam bentuk penjaminan infrastruktur dengan syarat; memperhatikan prinsip pengelolaan dan pengendalian risiko keuangan dalam APBN.

“Jaminan akan diberikan dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip kemampuan keuangan negara, kesinambungan fiskal, dan pengelolaan risiko APBN,” jelas Pasal 33.

Penjaminan dilakukan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang keuangan dan kekayaan negara.

“Ketentuan lebih lanjut mengenai jaminan diatur lebih lanjut oleh menteri menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang keuangan dan kekayaan negara,” imbuhnya.

Selain itu, pelaksanaan PSN dapat pula menggunakan aset BUMN. Namun, pembiayaannya terbatas hanya untuk pembayaran sewa, pembongkaran dan pemindahan sebagian fasilitas aset BUMN, dan rehabilitasi aset BUMN.

Tapi harus dengan persetujuan penilaian pemerintah melalui menteri atau kepala lembaga dan pemerintah daerah.

Di sisi lain, juga turut memberikan kemudahan bagi pelaksanaan PSN. Mulai dari perencanaan, penyiapan, transaksi, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan.

“Menteri mengoordinasikan fasilitas kemudahan berusaha dalam tahap pelaksanaan PSN,” tulis Pasal 2 ayat 5.

Yo-Zuri Hadirkan Inovasi Hardware & Tools Bangunan Berkualitas Tinggi

Direktur Utama YO-ZURI INDONESIA Hasan Tjendera

SuaraPemerintah.id – Brand Yo-Zuri menghadirkan berbagai inovasi produk hardware & tools untuk perumahan dan pembangunan. Inovasi yang diluncurkan terbukti memiliki kualitas tinggi namun dipasarkan dengan harga yang terjangkau.

Berkualitas tinggi dengan harga terjangkau memang menjadi slogan dari brand Yo-Zuri. Bergerak di bidang hardware & tools, Yo-Zuri banyak meluncurkan produk-produk perkakas dan berbagai alat kebutuhan pertukangan hasil dari inovasi yang menghasilkan produk dengan kualitas tinggi.

Direktur Utama YO-ZURI INDONESIA Hasan Tjendera mengatakan bahwa semua produk yang diluncurkan Yo-Zuri adalah hasil dari inovasi baru yang sudah terjamin kualitasnya.

“Kami ingin menghadirkan produk yang berbeda dari yang sudah ada. Makanya kami lakukan berbagai inovasi agar kualitas produk Yo-Zuri ini lebih berkualitas dibanding produk yang sudah ada. Namun meskipun berkualitas tinggi, kami berusaha agar harganya tetap terjangkau sehingga Yo-Zuri bisa menjadi pilihan dibanding produk dari merek lainnya,” kata Hasan.

Hampir semua produk yang diluncurkan Yo-Zuri merupakan inovasi baru dan memiliki standar kualitas yang terjamin. Standar kualitas produk Yo-Zuri dikontrol mulai dari pemilihan bahan hingga tahap produksi. Untuk bahan sebagian merupakan bahan-bahan berkualitas yang diimpor dari Korea, Jepang, dan Jerman.

Gembok Yo-Zuri Inovasi Pertama di Indonesia

Salah satu inovasi dari Yo-zuri adalah gembok Yo-Zuri yang dirancang memiliki jantung gembok yang terbuat dari aluminium. Ini merupakan inovasi baru dimana kebanyakan jantung gembok menggunakan plastik.

Hasan menjelaskan bahwa kebanyakan gembok yang ada, jantung gemboknya terbuat dari plastik. Menurut Hasan, jantung gembok plastik sangat rentan dan tidak aman. Hasan mengaku telah membongkar semua produk gembok yang ada dan terbukti semuanya memiliki jantung gembok yang terbuat dari plastik.

“Jantung gembok dari plastik ini tidak ada kekuatannya. Kalau diketok saja dia keluar. Jika dibakar meleleh. Ini tidak aman. Makanya saya berpikir bagaimana caranya membuat gembok yang bagus dan aman tapi harganya dijual terjangkau,” ungkap Hasan.

Dari pemikiran itulah akhirnya Hasan mendapatkan ide untuk mengganti jantung gembok plastik dengan menggunakan bahan aluminium. Sebelumnya Hasan sudah melakukan eksperimen dengan menggunakan bahan lainnya seperti besi dan kuningan. Namun kedua bahan tersebut memiliki kekurangan dari beberapa hal, seperti ketahanan dan harga yang terlalu mahal.

Setelah berbagai uji coba dilakukan akhirnya diluncurkanlah gembok Yo-Zuri dengan jantung gembok berbahan aluminium. Bahan aluminium terbukti kuat dan tahan korosi sehingga memiliki tingkat keamanan yang tinggi.

“Inovasi ini ternyata belum ada dan ini merupakan yang pertama di Indonesia. Kami sudah patenkan ide pemikiran dari inovasi ini,” pungkas Hasan.

Yo-Zuri Terus Berinovasi Dengan Produk Berkualitas Tinggi

Tidak hanya gembok, Yo-zuri juga memiliki produk inovasi lainnya yang diluncurkan dengan kualitas tinggi. Misalnya saja produk kunci pintu silindernya yang terbuat dari kuningan. Tidak seperti produk sejenis lainnya yang kebanyakan menggunakan kuningan yang dicor, bahan kuningan pada kunci silinder Yo-Zuri menggunakan kuningan patin bubut.

“Plat depannya pakai stainless steel sehingga tidak bisa berkarat. Juga menggunakan baja 2 mili yang sangat kokoh. Liganya dari kuningan dan sudah diplating 5 kali. Kualitasnya bisa long life dan kita berani berikan garansi 10 tahun. Kalau barang rusak kita ganti yang baru,” jelas Hasan.

Ada juga inovasi produk palu Yo-Zuri yang kepalanya terbuat dari karbon steel c45 yang anti karat dan anti gompal. Hasan menjamin kualitas palu Yo-Zuri bisa dipakai seumur hidup. Tidak hanya kepala, gagang palu Yo-Zuri juga dirancang menggunakan bahan fiber dan kayu terbaik pilihan.

Gergaji Yo-Zuri juga merupakan inovasi baru yang dirancang memiliki kualitas lebih tinggi dibanding gergaji yang sudah beredar. Gergaji Yo-Zuri terbuat dari baja SK5 yang sangat kuat. Bahkan untuk mengikir gergaji Yo-Zuri harus menggunakan kikir khusus. Gagangnya juga berbeda dari gagang gergaji kebanyakan yang menggunakan kayu atau plastik. Gagang gergaji Yo-Zuri menggunakan bahan dari aluminium sehingga tidak mudah pecah.

Dipasarkan melalui ratusan agen, produk-produk Yo-Zuri sudah beredar hampir di seluruh kota di Indonesia. Yo-Zuri juga sudah memiliki ribuan pelanggan loyal baik personal maupun industri besar dari kalangan swasta dan pemerintah. Di masa pandemi penjualan Yo-Zuri tetap stabil karena didukung oleh ribuan pelanggannya yang sudah loyal tersebut. Bahkan Yo-Zuri mengalami kenaikan yang signifikan di tahun 2020.

“Ke depan kami akan terus mengeluarkan produk-produk inovasi terbaru yang berkualitas dengan harga terjangkau. Kami ingin jadi produk pilihan pertama. Kami ingin pelanggan bisa bangga menggunakan produk Yo-Zuri,” harap Hasan.

Bank Kalteng Resmikan ATM Baru di Desa Batu Agung

Bank Kalteng Resmikan ATM Baru di Desa Batu Agung

SuaraPemerintah.id – Acara Peresmian ATM Bank Kalteng di Desa Batu Agung, Kelurahan Rantau Pulut, Kecamatan Seruyan dihadiri dan diresmikan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib Ismail Bin Yahya dalam rangkaian Kunjungan Kerjanya ke Kabupaten Seruyan, pada hari Jumat, 29/01/2021.

Peresmian ATM disaksikan oleh Pemimpin Kantor PT Bank Kalteng Cabang Pembantu Rantau Pulut, Camat Seruyan Tengah serta Forkopimda setempat.

Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail Bin Yahya berharap dengan keberadaan ATM ini maka masyarakat bisa lebih terbantu khususnya dalam bertransaksi elektronik, seperti menyetor atau mengambil uang.

Beliau juga berharap dengan keberadaan ATM ini di seluruh Kecamatan di Kalimantan Tengah bisa membantu dan menggerakan ekonomi Kalteng.

Segera Rampung, Peraturan Pelaksanaan UU Cipta Kerja Dorong Penyediaan Lapangan Kerja

Segera Rampung, Peraturan Pelaksanaan UU Cipta Kerja dorong Penyediaan Lapangan Kerja

SuaraPemerintah.id – Pemerintah segera menyelesaikan Peraturan Pelaksanaan UU Cipta Kerja, setelah melakukan pembahasan dengan para pemangku kepentingan yang terlibat. Selain itu, Pemerintah juga mempertimbangkan seluruh aspirasi dan masukan dari masyarakat dan pelaku usaha melalui Tim Serap Aspirasi dan juga Portal UU Cipta Kerja yang telah disediakan.  

Antusiasme masyarakat, pelaku usaha dan pemangku kepentingan terlihat dari banyaknya aspirasi dan masukan yang diterima Kemenko Perekonomian, selaku koordinator penyusunan Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Cipta Kerja. 

Sesuai arahan Presiden, Pemerintah telah membuka dan memberikan ruang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk dapat memberikan masukan dan menyampaikan aspirasi sejak awal proses penyusunan peraturan pelaksanaan UU Cipta Kerja.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, “Pemerintah sejak awal telah membuka dan menyediakan 4 (empat) kanal utama bagi masyarakat luas untuk memberikan masukan dan menyampaikan aspirasi, yaitu melalui Portal dan Posko UU Cipta Kerja, Tim Serap Aspirasi (TSA), Acara Serap Aspirasi, serta melalui Surat Resmi ke Kemenko Perekonomian dan Kementerian/Lembaga terkait.”

Adapun jumlah masukan yang diterima melalui keempat kanal utama tersebut hingga 25 Januari 2021 tercatat sebagai berikut:

  • Melalui Portal UU Cipta Kerja dan Posko Cipta Kerja sebanyak 112 masukan melalui web-form, 48 melalui e-mail dan akses ke Portal (hits) sebanyak 4,88 juta pengakses;
  • Masukan melalui Acara Serap Aspirasi yang dilakukan secara tatap muka (luring/offline) di 15 daerah seluruh Indonesia, dengan mencatat masukan sebanyak 38 berkas masukan;
  • Aspirasi dan masukan melalui Tim Serap Aspirasi (TSA) yang menampung, membahas dan memberikan rekomendasi sebanyak 227 berkas masukan;
  • Melalui Surat Resmi ke Kemenko Perekonomian maupun ke Kementerian dan Lembaga terkait, sebanyak 72 berkas masukan.

Pemerintah juga telah melibatkan akademisi dan praktisi hukum, yang dikoordinasikan oleh Prof Romli Atmasasmita agar mendapatkan masukan yang cukup terkait Peraturan Pelaksanaan UU Cipta Kerja.

“Semua aspirasi dan masukan tersebut telah ditindaklanjuti oleh Kementerian dan Lembaga (K/L) yang bertanggung jawab di sektor teknis, bersama dengan Tim Teknis di Kemenko Perekonomian, serta dari Kemen Kumham, Setneg dan Setkab dalam proses harmonisasinya,” tegas Menko Airlangga.

Selain melibatkan pakar hukum, Pemerintah juga melibatkan sejumlah ahli dan pakar di bidangnya, serta tokoh-tokoh nasional, agar dapat menyerap aspirasi masyarakat yang terkait dengan berbagai isu dalam peraturan pelaksanaan UU Cipta Kerja.

Tokoh penting yang dilibatkan antara lain, Franky Sibarani, Hendardi, Prof. Ari Kuncoro, Prof. Satya Arinanto, Prof. Hikmahanto, Prof. Romly Atmasasmita, Prof. Bomer Pasaribu, Dr. Mukhaer Pakkanna, Prof. Nur Hasan Ismail, Prof. Haryo Winarso, Muhammad Yamin, Prof. Budi Mulyanto, Prof. Made Suwandi, Prof. Asep Warlan Yusuf, Prof. San Afri Awang, Agus Muharam, KH Robikin Emhas, Andi Najmi, Khalid Zabidi, Airin Rachmy Diani (Ketua APEKSI), Azwar Anas (Ketua APKASI), Eka Sastra, M. Pradana Indraputra, Dani Setiawan, Najih Prastiyo, Dr. Emrus Sihombing, Dyah Ayu Paramita serta melibatkan banyak tokoh nasional lainnya dalam pembahasan, yang tergabung ke dalam Tim Serap Aspirasi (TSA).

Penyelesaian peraturan pelaksanaan UU Cipta Kerja, yang terdiri dari 49 Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dan 5 Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres) sebagai berikut:

  • 2 (dua) PP sudah diundangkan (PP 73/2020 dan PP 74/2020);
  • 38 (tiga puluh delapan) RPP dan 4 (empat) RPerpres telah selesai dan disampaikan Menko Perekonomian kepada Presiden untuk mendapatkan persetujuan dan penetapan; serta
  • 9 (Sembilan) RPP dan 1 (satu) RPerpres telah selesai pembahasan dan sedang proses harmonisasi dan pembulatan substansinya.

Perkembangan Peraturan Pelaksanaan UU Cipta Kerja

Pada tahap awal pembahasan, Pemerintah yang dikoordinasikan oleh Kemenko Perekonomian, bersama Kemenkumham, Setneg, Setkab dan 18 K/L terkait, telah sepakat untuk menyusun 44 Peraturan Pelaksanaan UU Cipta Kerja (40 RPP dan 4 RPerpres), dan menyelesaikan 2 RPP yang terkait Lembaga Pengelola Investasi (LPI).

Untuk mendorong penguatan implementasi UU Cipta Kerja, maka pemerintah menambahkan 2 peraturan pelaksanaan (1 RPP tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat; dan 1 RPerpres tentang Perubahan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah).

Sedangkan 2 RPP terkait LPI sudah selesai dan telah diundangkan, yakni (1) PP Nomor 73 Tahun 2020 tentang Lembaga Pengelola Investasi; dan (2) PP Nomor 74 Tahun 2020 tentang Modal Awal Lembaga Pengelola Investasi.

Pada tahapan akhir pembahasan, disepakati ada 2 skema pemecahan RPP: (i) RPP Sektor Perhubungan dipecah menjadi 4 RPP; dan (ii) RPP Sektor Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dipecah menjadi 6 RPP (semula 2 RPP menjadi 10 RPP).

Sehingga akhirnya, jumlah peraturan pelaksanaan UU Cipta Kerja menjadi sebanyak 54 peraturan, 2 diantaranya sudah ditetapkan dalam bentuk PP (PP 73/2020 dan PP 74/2020), sedangkan yang dalam proses penyelesaian sebanyak 52 peraturan pelaksanaan, terdiri dari 47 RPP dan 5 RPerpres.

Dengan mempertimbangkan, cakupan yang luas serta dinamika perubahan yang terjadi, Pemerintah akan terus melakukan evaluasi sesuai dengan kebutuhan nasional.  PP dan Perpres harus dapat mengantisipasi dan menyesuaikan berbagai perubahan dan perkembangan yang cepat, baik di tingkat nasional maupun global.

Menko Airlangga menerangkan, peraturan pelaksanaan UU Cipta Kerja yang terdiri dari RPP dan RPerpres semakin mengukuhkan tujuan utama pembuatan UU Cipta Kerja, yang merupakan bentuk Reformasi Regulasi dan upaya Debirokratisasi, agar dapat mendorong terciptanya layanan pemerintahan yang lebih efisien, mudah, dan pasti, dengan penerapan norma, standar, prosedur dan kriteria (NSPK).

Selain itu, UU Cipta Kerja ini juga mendorong ketersediaan lapangan kerja, kemudahan perizinan berusaha, hingga mendorong masyarakat membuka usaha baru, penguatan dan pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil, serta upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui sistem elektronik yang terintegrasi.

Walikota dan Dirut Bank BJB Resmikan Renovasi Alun-Alun Tangerang

Walikota dan Dirut Bank BJB Resmikan Renovasi Alun-Alun Tangerang

SuaraPemerintah.id – Proses revitalisasi kawasan Alun-alun Kota Tangerang yang telah dimulai sejak bulan Maret 2020 akhirnya rampung. Hasil renovasi ruang publik yang menjadi kebanggaan warga Kota Tangerang ini diresmikan pada Jumat (29/1/2020) ditandai dengan kegiatan peresmian yang dilakukan oleh Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah dan Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi.

Kegiatan peresmian dilakukan secara terbatas dan tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Turut hadir pula dalam acara tersebut Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Herman Suwarman, CEO bank bjb Kantor Wilayah (Kanwil) IV Edy Kurniawan Saputra, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto, dan Pemimpin Divisi Pengendalian Keuangan bank bjb M. As’adi Budiman.

Direktur Utama bank bjb dalam sambutannya bank bjb turut serta memberikan dukungan bagi proyek penataan ikon landmark di Kota Tangerang ini sebagai kontribusi positif bank bjb dalam pembangunan khususnya di wilayah Kota Tangerang umumnya di wilayah Provinsi Banten yang dipersembahkan sebagai Tandamata bank bjb yang salah satunya bertujuan untuk mendukung pembangunan.

“Kami selalu ingin berupaya meningkatkan pelayanan perbankan dan hal seperti ini merupakan concern kami terhadap dukungan pembangunan di lingkungan hidup, kesehatan dan pendidikan. Dan ini salah satu yang kami wujudkan. Semoga apa yang kami lakukan bisa bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Yuddy.

Setelah direvitalisasi, tampakan Alun-alun kebanggaan warga Kota Tangerang ini menjadi lebih cantik dengan dilengkapi sejumlah fasilitas berkelas, seperti jogging track standar internasional, rumput sintetis yang indah di tengah lapangan, tribun penonton yang lebih rapi, serta taman sekitar alun-alun yang turut menambah kesempurnaanya.

Yuddy mengatakan bank bjb sebagai salah satu perbankan andalan masyarakat Kota Tengerang berpartisipasi langsung dalam pembangunan alun-alun yang menjadi ikon Kota Tangerang ini. Alun-alun, ujar Yuddy, memiliki peran penting bagi masyarakat. Salain sebagai ruang terbuka umum dan pusat interaksi masyarakat, alun-alun juga merupakan repersentasi identitas yang memancarkan kekhasan dan keunikan setiap daerah.

Peresmian renovasi Alun-alun Ahmad Yani ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-28 Kota Tangerang yang akan jatuh pada tanggal 28 Februari mendatang. Renovasi alun-alun ini diharapkan dapat menjadi kado terindah yang dipersembahkan oleh bank bjb untuk pemerintah beserta seluruh masyarakat Kota Benteng.

“Partisipasi bank bjb dalam menata kembali Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang yang bersejarah ini, merupakan wujud tanggung jawab sosial kami dalam bidang lingkungan hidup, serta merupakan komitmen dari bank bjb untuk senantiasa menjadi bagian dari masyarakat, dan menjadi mitra strategis bagi pemerintah guna mewujudkan visi Kota Tangerang yaitu terwujudnya Kota Tangerang yang sejahtera, berakhlakul karimah, dan berdaya saing,” tutup Yuddy.