Beranda blog Halaman 4564

KKP Pastikan Tidak ada Izin Penangkapan Ikan dari Kapal Asing

KKP Pastikan Tidak ada Izin Penangkapan Ikan dari Kapal Asing

SuaraPemerintah.idKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan tidak ada izin penangkapan ikan untuk kapal asing yang diterbitkan. Hingga saat ini sebanyak 5.534 unit kapal perikanan yang memiliki izin pusat (>30 GT) merupakan kapal perikanan buatan Indonesia.

“Sampai saat ini bahkan belum pernah ada kapal asing yang mendapatkan izin beroperasi untuk penangkapan ikan di Papua atau WPPNRI 718. Tidak hanya di Papua, kita sama-sama ketahui penangkapan ikan di perairan Indonesia untuk nelayan kita sendiri,” jelas Plt. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, M. Zaini menanggapi pemberitaan terkait isu kapal asing baru-baru ini.

Lebih lanjut, ia menerangkan kapal asing adalah kapal yang mengibarkan bendera selain bendera Indonesia. Sedangkan kapal eks asing (buatan luar negeri) adalah kapal yang dibuat di luar negara Indonesia (luar negeri) namun status hukumnya telah berbendera Indonesia.

“Kita pastikan jangankan kapal asing, kapal buatan luar negeripun belum ada yang mendapatkan izin operasi menangkap ikan di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia. Kita sangat terbuka terkait perizinan yang saat ini dapat diakses secara online, silakan dapat dicek prosesnya di laman KKP,” tegasnya.

Terkait pemberitaan kelangkaan minyak yang terjadi di Papua dan Maluku, dari Pihak Pertamina telah mengonfirmasi stok di terminal BBM di Maluku dan Papua masih aman hingga 15 hari ke depan. Kuota nasional tahun 2021 untuk konsumen pengguna usaha perikanan sebesar 2,3 Juta kiloliter (KL) dimana untuk Papua 214.371 KL dan Maluku 121.477 KL.

Di samping itu sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelaskan subsidi BBM diberikan kepada nelayan dengan ukuran kapal hingga 30 GT. Sedangkan kapal perikanan diatas 30 GT harus menggunakan minyak non subsidi/keekonomian yang saat ini jumlahnya terkonfirmasi cukup di lapangan.

“Ketersediaan jatah BBM untuk operasional kapal-kapal besar pastinya tidak akan mengganggu kapal kecil karena untuk nelayan kecil sudah difasilitasi pemerintah dengan BBM bersubsidi. Apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang ada tentang izin kapal perikanan dipersilakan aparat penegak hukum dapat menindak tegas,” imbuh Zaini.

KKP telah dan terus memerangi kegiatan penangkapan ikan secara ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak sesuai peraturan perundang-undangan.

Beberapa langkah yang dilakukan yaitu melakukan uji tuntas perizinan perikanan tangkap, penggunaan vessel monitoring system (VMS), pencatatan hasil perikanan dengan logbook penangkapan ikan, penempatan petugas pemantau di atas kapal perikanan hingga melakukan operasi pengawasan di laut baik oleh Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) maupun dengan bekerja sama dengan institusi penegak hukum lainnya.

Bantuan BRI Group Terus Berlanjut Untuk Korban Bencana Alam

Bantuan BRI Group Untuk Korban Bencana Alam

SuaraPemerintah.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terus berlanjut memberikan bantuan terhadap para korban bencana alam yang terjadi diawal tahun 2021.

Dalam waktu yang hampir berdekatan negeri ini harus dihadapkan dengan terjadinya bencana alam di beberapa wilayah, mulai dari bencana gempa bumi di Sulawesi Barat (Mamuju dan Majene), musibah banjir di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Utara (Manado dan sekitarnya), hingga bencana tanah longsor di Sumedang, Jawa Barat.

BRI Group (BRI Agro, BRI Syariah, BRI Life, BRI Finance, BRI Insurance, BRI Danareksa Sekuritas, BRI Ventures, BRI Remmitance, YBM BRI, PKSS, dsb.) turut berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana.

Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian dan ketulusan perseroan kepada masyarakat dan negeri untuk dapat segera pulih serta bangkit dari masa-masa sulit.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengungkapkan keperihatinannya atas bencana banjir yang terjadi dan BRI Group akan terus berperan aktif membantu korban bencana seperti ini.

“BRI terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana gempa di Majene dan Mamuju (Sulbar), banjir di beberapa wilayah Kalsel, banjir di Kota Manado dan sekitarnya (Sulut), hingga bencana tanah longsor di Sumedang (Jabar).

Ini merupakan upaya perseroan dalam meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan pasca bencana,” tutur Aestika.

Terbatasnya akses transportasi dan banyaknya orang yang mengungsi membuat insan/karyawan BRI Group di wilayah (Sulbar, Kalsel, Sulut) untuk turun langsung ke lapangan dan membagikan ribuan makanan siap saji (nasi kotak/bungkus) kepada para korban.

Ribuan paket makanan siap saji yang dibagikan merupakan bantuan tahap awal, khususnya pada beberapa hari pertama bencana, dimana kebutuhan makanan siap saji sangat dibutuhkan warga pada masa-masa ini.

“Makanan siap saji sangat dibutuhkan karena masih belum banyak dapur umum, fasilitas darurat belum banyak tersedia, dan banyak aliran listrik yang masih padam. Dalam penyalurannya, kami melibatkan insan BRI Group untuk terjun langsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan keselamatan para korban,” ungkap Aestika.

Setelah membagikan ribuan makanan siap saji kepada korban bencana di beberapa hari awal setelah terjadinya gempa (Sulbar) dan banjir (Kalsel dan Sulut), BRI Group juga menyalurkan bantuan tanggap darurat bencana alam berupa sembako, selimut, tenda, obat-obatan dan kebutuhan pengungsian lainnya untuk para korban. Khusus korban bencana tanah longsor di

Cimanggung, Sumedang (Jawa Barat), juga disalurkan bantuan berupa sembako dan obat-obatan.

Untuk mempercepat penyaluran bantuan dari BRI Group, serta untuk meningkatkan pelayanan korban maupun pengungsi yang terdampak bencana, BRI Group membangun Posko BRI Peduli di wilayah Sulawesi Barat (Mamuju dan Majene).

Sedangkan di wilayah Kalimantan Selatan dan Sulawesi Utara, BRI Group bersinergi dengan BUMN lain dan pihak terkait melalui pembentukan Tim Satgas Bencana BUMN di masing-masing wilayah.

Aestika juga menambahkan bahwa kami terus bersinergi dengan pemerintah daerah setempat maupun Badan usaha Milik Negara (BUMN) lainnya untuk bahu membahu membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa tersebut.

Meskipun dibeberapa wilayah bencana menyebabkan terputusnya akses transportasi dan kerusakan sarana/prasarana, namun layanan perbankan BRI di tetap dapat beroperasi melayani masyarakat secara normal.

BRI juga mengoperasikan layanan perbankan keliling (seperti E-Buzz dan mobil Teras BRI Keliling) di wilayah-wilayah tertentu yang membutuhkan layanan perbankan. Selain itu, masyarakat juga tetap dapat bertransaksi secara normal melalui layanan e-channel BRI seperti ATM dan CRM, hingga Agen BRILink.

Bahkan di sejumlah wilayah terdampak, layanan perbankan BRI menjadi satu-satunya alternatif yang masih beroperasi dan melayani masyarakat.

Petani Rembang Didorong Kurangi Ketergantungan Pupuk Anorganik

Petani Rembang Didorong Kurangi Ketergantungan Pupuk Anorganik

SuaraPemerintah.id – Untuk mengatasi kelangkaan pupuk di Kabupaten Rembang, produsen pupuk diminta untuk mengirimkan pupuk lebih banyak dari biasanya. Terlebih, saat ini memang telah memasuki masa tanam.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan, kelangkaan pupuk tersebut sebenarnya bukan karena tidak ada stok pupuk di gudang, namun disebabkan oleh distribusi pupuk yang terhambat. Di mana sarana transportasi pengangangkut pupuk harus antri panjang, karena bersamaan dengan pemenuhan kebutuhan pupuk daerah lain.

Karenanya, lanjut bupati, untuk merespon keluhan para petani tersebut, pihaknya telah menyepakati bersama PT Pusri, PT Petro Kimia Gresik, dan semua distributor pupuk lainnya untuk mengirimkan pupuk, yang semula sehari enam sampai 10 truk, sekarang diusahkan minimal 12 sampai 24 truk.

“Namun ini saya pastikan bahwa kita tingkatkan sehari minimal 12 rit sampai 24 rit, yang semula enam sampai 10. Jadi intinya, untuk Januari ini pupuk subsidi cukup, di gudang cukup. Tidak ada kekurangan dan tidak ada kelangkaan,” ungkap bupati saat menggelar rakor dengan produsen pupuk di ruang rapat bupati, Senin (18/1/2021).

Pada kesempatan itu, bupati mengajak para petani untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Karena pupuk kimia bisa merusak tekstur tanah. Menurutnya, pupuk organik justru sangat baik untuk kesuburan tanah.

Ditemui di tempat terpisah, petani dari Desa Manggar Kecamatan Sluke membenarkan, saat ini dirinya kesulitan mendapatkan pupuk. Untuk itu dirinya mengaku senang jika sudah ada solusi dari bupati.

“Baguslah, ya senang. Jadinya tidak kesulitan mencari pupuk,” ujarnya.

Sementara, petani dari Sulang Paminto Dwi Atmojo menyampaikan, sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi tidak begitu dirasakan oleh petani olehnya. Sebab, dia lebih mengandalkan pupuk organik dengan memanfaatkan air kecing dan kotoran kambing gibas peliharaannya.

“Lahan persawahan yang dulunya tandus, sekarang menjadi subur,” ujarnya.

Kemendikbud Buka Pendaftaran Seleksi Guru Penggerak, Ini Syarat dan Sasaran Daerahnya

Kemendikbud Buka Pendaftaran Seleksi Guru Penggerak, Ini Syarat dan Sasaran Daerahnya

SuaraPemerintah.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan kembali membuka pendaftaran seleksi Guru Penggerak. Seleksi untuk mengikuti Pendidikan Guru Penggerak (PGP) angkatan ketiga ini akan dilakukan mulai tanggal 18 Januari 2021. Seleksi terbuka untuk guru jenjang TK, SD, SMP dan SMA.

Selain itu, tahun ini Kemendikbud juga akan melakukan rekrutmen bagi Calon Pengajar Praktik untuk angkatan ketiga. Kegiatan ini terbuka untuk guru, kepala sekolah, pengawas sekolah dan praktisi pendidikan. Nantinya, para pengajar praktik mempunyai peran untuk memfasilitasi calon guru penggerak dalam melakukan refleksi, membuat capaian perkembangan, melakukan evaluasi, memberikan umpan balik, serta menfasilitasi lokakarya pada proses PGP.

Direktur Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, Praptono menjelaskan bahwa Kemendikbud akan terus mencari dan menyeleksi guru-guru terbaik di seluruh tanah air. Pihaknya akan mencari guru-guru yang memiliki potensi dapat menggerakan ekosistem di sekolahnya untuk berkolaborasi dengan sekolah lain. “Kami akan menyeleksi guru-guru yang mau bergerak tanpa disuruh, dan (mereka) bergerak selalu berpihak kepada murid,” tutur Praptono di Jakarta, Senin (18/1).

Sebanyak 56 kabupaten/kota dari 25 Provinsi yang tersebar di enam pulau besar menjadi daerah sasaran PGP angkatan ketiga. Selanjutnya, PGP angkatan 4 juga akan membuka seleksi mulai tanggal 1 Maret s.d 8 Mei 2021 dengan daerah sasaran 160 kabupaten/kota yang mewakili pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Papua dan Maluku. Informasi selengkapnya bisa akses di laman Program Guru Penggerak: https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/.

Untuk diketahui, guru-guru yang lolos seleksi akan mengikuti PGP menggunakan pendekatan andragogi dan blended learning (daring dan luring) selama sembilan bulan. Program tersebut dirancang untuk mendukung hasil belajar yang implementatif berbasis lapangan. Oleh karena itu, 70 persen kegiatan dilakukan dalam bentuk belajar di tempat kerja (on the job learning). Dengan demikian, guru yang menjadi peserta PGP tetap bertugas mengajar dan menggerakkan komunitas di sekolah.

Selanjutnya, 20 persen kegiatan dirancang dalam bentuk kegiatan belajar bersama rekan sejawat, dan 10 persen sisanya dilakukan dalam bentuk pembelajaran bersama narasumber, fasilitator, dan pendamping. Selama pelaksanaan program, guru akan dibimbing dan didampingi oleh instruktur, fasilitator, dan pengajar praktik (pendamping). Kuota yang tersedia bagi peserta PGP angkatan ketiga yaitu sebanyak 2.800 untuk calon Guru Penggerak dan 560 untuk calon pengajar praktik.

Sebagai informasi pada tahap pertama, seleksi calon Guru Penggerak angkatan ketiga akan dilaksanakan pada 18 Januari s.d. 15 Maret 2021. Pada tahap ini, peserta wajib melakukan pengisian biodata, pengisian esai, unggah dokumen dan mengikuti tes bakat skolastik.  Kemudian, pada tahap kedua yaitu tanggal 31 Mei s.d 10 Juli 2021 akan dilakukan seleksi simulasi mengajar dan wawancara. Pengumuman hasil seleksi calon Guru Penggerak angkatan ketiga akan disampaikan pada 13 Agustus 2021 mendatang.

Sementara itu, untuk jadwal seleksi calon Pengajar Praktik (Pendamping) Pendidikan Guru Penggerak akan dibuka juga pada 18 Januari s.d 15 Maret 2021. Penilaian seleksi tahap pertama akan dilakukan pada tanggal 30 Maret s.d 16 April 2021, setelah semua dokumen yang diunggah oleh peserta dilakukan verifikasi dan validasi.

Selanjutnya, seleksi tahap kedua akan dilaksanakan pada tanggal 24 Mei – 11 Juni 2021 yang terdiri dari simulasi mengajar dan wawancara. Perlu diketahui, sebelum ditetapkan menjadi pengajar praktik, peserta akan mendapat pembekalan fasilitasi dan pendampingan pendidikan guru penggerak terlebih dahulu.

PGP merupakan program pendidikan kepemimpinan guna menyiapkan para Guru Penggerak yang dapat menjadi pemimpin pembelajaran masa depan. Para guru tersebut dapat menjadi calon kepala sekolah, pengawas sekolah, maupun instruktur pelatihan guru. Program ini menitikberatkan pada kemandirian guru dalam mengembangkan profesi dan kompetensi kepemimpinan pembelajaran (instructional leadership).

“Melalui kelas pelatihan daring, lokakarya serta pendampingan yang terukur; program ini diharapkan bisa menghasilkan bibit pemimpin Indonesia di masa yang akan datang dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila,” harap Praptono. Adapun Profil Pelajar Pancasila yaitu mandiri, beriman dan bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, kreatif, gotong royong, berkebinekaan global, serta bernalar kritis.

Kemendikbud berharap melalui program ini, guru penggerak dapat hadir sebagai mentor/coach rekan guru lain menjadi agen perubahan ekosistem pendidikan, dengan fokus cara melayani anak, yakni memberikan pelajaran yang berpusat kepada murid. “Kami mengimbau para guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, maupun praktisi pendidikan dapat bergabung ke dalam Program Guru Penggerak ini,” imbau Praptono.

 

Presiden Minta Menteri PUPR Atasi Kerusakan Sarana Penghubung yang Rusak Akibat Banjir di Kalimantan Selatan

Presiden Minta Menteri PUPR Atasi Kerusakan Sarana Penghubung yang Rusak Akibat Banjir di Kalimantan Selatan

SuaraPemerintah.idPresiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menangani kerusakan sejumlah sarana penghubung yang rusak karena bencana banjir di Provinsi Kalimantan Selatan, salah satunya ialah Jembatan Mataraman. Rusaknya jembatan tersebut menyebabkan akses jalan nasional di Kalimantan Selatan menjadi terputus.

“Saya ingin memastikan ke lapangan, yang pertama mengenai kerusakan infrastruktur yang memang terjadi. Ada beberapa jembatan yang runtuh, seperti kita lihat di belakang ini. Tadi saya sudah minta ke Menteri PU agar dalam 3-4 hari ini bisa diselesaikan sehingga mobilitas distribusi barang tidak terganggu,” ujar Presiden saat meninjau Jembatan Mataraman di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, pada Senin, 18 Januari 2021.

Sementara yang berkaitan dengan evakuasi warga terdampak, dalam peninjauan kali ini Kepala Negara mendapati bahwa proses evakuasi di lapangan telah tertangani dengan baik. Selanjutnya, Presiden menitikberatkan pada ketersediaan logistik dan kebutuhan lain bagi para pengungsi yang berada di pengungsian.

“Ini yang penting karena hampir 20 ribu masyarakat berada di dalam pengungsian. Kekurangan-kekurangan yang ada nanti bisa dibantu dari pemerintah pusat selain dari logistik yang ada di pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota,” tuturnya.

Untuk diketahui, curah hujan yang sangat tinggi selama hampir sepuluh hari secara berturut-turut menyebabkan Sungai Barito yang biasanya menampung kurang lebih 230 juta meter kubik air kini menghadapi lonjakan debit air secara signifikan. Hal itu diperkirakan memicu banjir yang saat ini terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menyampaikan dukacita bagi para korban sekaligus mendoakan ketabahan bagi para keluarga yang ditinggalkan.

“Saya ingin menyampaikan dukacita yang mendalam atas korban yang meninggal di musibah banjir di Kalimantan Selatan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran dan keikhlasan,” tandasnya.

Pertamina Pastikan Kebutuhan LPG Masyarakat di Kota Banjarmasin Terpenuhi

Pertamina Pastikan Kebutuhan LPG Masyarakat di Kota Banjarmasin Terpenuhi

SuaraPemerintah.id – Banjir dan curah hujan yang tinggi di Kalimantan Selatan dan derasnya aliran air membuat penyaluran beberapa fasilitas Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Banjarbaru menjadi sedikit terhambat.

Namun, semangat Pertamina untuk tetap menyalurkan dan memenuhi kebutuhan LPG dan BBM kepada masyarakat tidak pernah putus. Untuk menyalurkan LPG di sekitar wilayah Banjarmasin, Pertamina menggunakan moda alternatif jalur sungai dengan menggunakan LCT (Landing Craft Tank) untuk menyebrang, mengangkut mobil tangki LPG dan truk agen yang menuju dan dari Depot Mini LPG Banjarmasin dan ke SPPBE di sekitar lokasi depot.

Mobil Tangki BBM pun juga diangkut melalui jalur sungai menggunakan LCT agar penyaluran dapat lebih cepat.

Executive General Manager Regional Kalimantan Freddy Anwar mengungkapkan bahwa Pertamina akan mengoptimalkan upaya untuk menjaga ketahanan stok LPG agar masyarakat dapat tetap melakukan kegiatan masak-memasak apalagi di daerah yang terdampak.

“Jalur yang sering dilalui oleh mobil tangki LPG untuk menuju tiga daerah yaitu Banjar, Banjarmasin, dan Banjarbaru tidak dapat dilalui karena cukup rentan serta volume air yang masih tinggi sehingga kami menggunakan jalur sungai untuk dapat menyebrangkan mobil tangki LPG dan truk agen yang akan mengisi ke SPPBE agar dapat segera melakukan pengisian,” ungkap Freddy.

Ditemui di lapangan, Sales Area Manager Kalselteng Drestanto Nandiwardhana menjelaskan bahwa selain upaya tersebut, Operasi Pasar menjadi salah satu cara Pertamina untuk memastikan kebutuhan LPG di masyarakat terpenuhi.

“Koordinasi lebih lanjut dengan pemda setempat akan dilakukan untuk mendapatkan input mengenai penetapan titik-titik yang akan dilaksanakan operasi pasar,” tutur Drestanto

Pada Minggu, (17/1) siang hari telah dilaksanakan operasi pasar di pangkalan LPG di Jalan Simpang SMP 7 Veteran Kota Banjarmasin sebanyak 100 tabung dengan HET Rp 17.500/tabung dan 1 (satu) orang dibatasi pembelian dua tabung untuk memastikan tepat sasaran dan merata.

Menyusul malam hari ini, akan diadakan kembali Operasi Pasar di 4 (empat) titik lainnya dengan total 460 tabung yaitu di pangkalan Suwasis sebanyak 160 tabung di Jalan Alalak Selatan RT 5 (samping masjid Suada Uddarain), Ratnawati 100 tabung di Jalan Benua Anyar RT 7 No.21, pangkalan Kios Endah 100 tabung di Jalan KS Tubun Gang IV Keluarga Kel. Kelayan Barat,  pangkalan Rizqy Ilahi 100 tabung di Jalan Nakula VI Komp. BPP.

Salah satu warga di sekitar lokasi Operasi Pasar, Hasan Duraya mengungkapkan dengan adanya operasi pasar ini sangat membantu kami dalam membeli LPG 3 Kg apalagi sesuai dengan HET.

“Alhamdulillah sangat terbantu dengan adanya Operasi Pasar ini, LPG tidak sulit mendapatkannya. Kami Kami sangat butuh LPG dalam kondisi seperti ini,” imbuh Hasan.

“Kami monitor dan memastikan bahwa tidak ada pangkalan yang menjual di atas HET yang telah ditetapkan pemda setempat, jika terbukti ada pangkalan yang melakukan penjualan di atas HET akan kami tindak tegas,” tutup Drestanto.

Pemerintah Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur Migas Dorong Kesejahteraan Rakyat

Pemerintah Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur Migas Dorong Kesejahteraan Rakyat

SuaraPemerintah.id – Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji menyatakan, pemerintah tengah berupaya meningkatkan pembangunan infrastuktur migas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam setahun terakhir. Pembangunan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Ditjen Migas memahami betul kesejahteraan rakyat adalah tujuan pembangunan nasional, oleh karena itu beberapa pembangunan infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat sudah dilakukan,” kata Tutuka dalam menyampaikan capaian kinerja subsektor minyak dan gas bumi tahun 2020 kepada para awak media dari Gedung Ibnu Sutowo Ditjen Migas Jakarta pada Senin (18/01).

Pada tahun 2020 lalu, ungkap Tutuka, beberapa pembangunan infrastruktur yang dimanfaatkan oleh masyarakat adalah jaringan gas (jargas) sebesar 135.286 sambungan rumah tangga (SR) di 23 kabupaten/kota, 25.000 paket konverter kit untuk nelayan di 42 kabupaten/kota, dan 10.000 konkit untuk petani yang tersebar di 24 kabupaten/kota.

“Dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri, maka pemanfaatan gas domestik bisa mencapai 63,16%,” jelasnya.

Meski begitu, Pemerintah mendorong agar pemanfaatan gas domestik berjalan optimal di tahun 2021. Program pembangunan infrastuktur kerakyatan ditambah menjadi 120.776 SR untuk jargas dan masing-masing 28.000 untuk paket konkit untuk nelayan dan petani.

“Kami terus berupaya pemanfaatan gas domestik di angka 65% terutama yang akan diserap oleh industri dan kelistrikan,” harap Tutuka.

Guna mempermudah proses bisnis usaha hilir, Ditjen Migas juga telah menerbitkan izin usaha pengolahan migas sebanyak 24 izin, 52 izin terbit untuk izin usaha penyimpanan migas, 784 izin usaha pengangkutan migas, serta 134 izin usaha niaga.

Dari sisi hulu, pemerintah terus menyiapkan pasokan migas dengan memberikan 5 persetujuan studi bersama dan satu izin survei umum untuk Wilayah Kerja (WK) Migas di tahun 2020 dan menyiapkan penawaran 10 WK migas yang akan dilakukan secara bertahap.

“Bapak Menteri sudah memberikan fleksibilitas bentuk kontrak dalam lelang Wilayah Kerja yang sebelumnya hanya Gross Split sekarang bisa ditambah PSC Cost Recovery ataupun bentuk lainnya,” kata Tutuka.

Di samping itu, Pemerintah juga berhasil mencapai lifting (siap jual) minyak di tahun 2020 sebesar 707 Million Barrel Oil Per Day (MBOPD) dari target sebesar 705 MBOPD. Sementara realisasi lifting gas sebesar 975 Million Barrel Oil Per Equivalen Per Day (MBOPED) dari target 992 MBOPED.

Gencarnya pembangunan dan penyiapan infrastruktur di tahun 2020 memberikan dampak positif bagi realisasi anggaran migas yang mencapai 97% dari pagu sebesar Rp2,01 triliun. “Ini capaian yang luar biasa selama 11 tahun terakhir paling tinggi,” tegas Tutuka.

Nikel Berlimpah, Indonesia Bisa Jadi Produsen Baterai Listrik Terbesar Dunia

SuaraPemerintah.id – Presiden Joko Widodo menyebutkan Indonesia bisa menjadi produsen baterai listrik besar karena memiliki cadangan nikel terbesar di dunia.

Indonesia merupakan negara yang kaya dengan kandungan biji nikel. Bahkan negara kita menjadi produsen dan eksportir nikel terbesar di dunia yang menguasai hingga 27% pasar global. Nikel merupakan komponen utama dalam pembuatan baterai listrik. Dengan potensi nikel yang besar, Indonesia bisa menjadi produsen baterai listrik terbesar di dunia.

Nikel adalah salah satu logam terbesar dalam pembuatan baterai listrik. Lithium-ion ibarat jantung dari revolusi mobil listrik. Kandungan baterai lithium-ion itu, terdiri dari anoda, katoda, dan elektrolit. Nikel merupakan komponen logam yang dominan dalam komposisi baterai listrik, khususnya katoda.

Bagi Indonesia, nikel merupakan komoditas mineral yang sangat strategi di pasar dunia bersama timah dan batubara. Indonesia selama puluhan tahun hanya mengekspor nikel mentah. Padahal dengan potensi nikel yang kaya tersebut, Indonesia bisa mengolahnya menjadi produk baterai listrik yang ke depannya akan banyak digunakan kendaraan dengan sumber daya listrik. Keberadaan kandungan nikel menjadi modal signifikan pembangunan industri baterai listrik di Indonesia.

  • Memiliki 25 persen cadangan nikel dunia atau setara 21 juta ton nikel.
  • Menguasai 30 persen produksi nikel dunia.
  • 2019 total nikel dunia 2,6 juta ton Ni, 800 ribu ton dari Indonesia
  • Ekspor nikel 2019 capai 30 juta ton

Hilirisasi Nikel Indonesia

  • Pemerintah melarang ekspor bijih (ore) nikel pada 1 Januari 2020.
  • Hilirisasi nikel digalakkan Jokowi sejak Agustus 2020
  • Industri nikel sudah dilakukan; mengelolah bijih nikel menjadi nickel pig iron, feronikel, dan baja tahan karat.

Produksi Baterai Listrik Indonesia Dilirik Investor Asing

  • CATL Cina investasikan 5 miliar dollar AS (sekitar Rp70,6 triliun)
  • Hyundai Motors, siapkan Investasi US$ 55,5 miliar (Rp785.5 triliun)
  • LG Korsel Teken MoU dirikan pabrik baterai listrik senilai 10 triliun won (Rp130 triliun)
  • Elon Musk (Tesla) akan kirim tim untuk meninjau kerja sama investasi

Pertamina Sigap SPBU Sulbar Beroperasi Normal

Pertamina Sigap SPBU Sulbar Beroperasi Normal

SuaraPemerintah.id – Paska bencana gempa di Sulbar, Pertamina terus menghimbau masyarakat untuk membeli BBM di SPBU. Pertamina memastikan seluruh SPBU di Majene dan Mamuju tetap beroperasi dan menjual BBM dengan harga resmi sesuai ketentuan.

Senior Vice President Corporate Comunication and Investor Relation, Agus Suprijanto menegaskan selain harga resmi, pembelian BBM di SPBU lebih terjamin kualitas dan takarannya.

“Harga BBM di SPBU sesuai ketentuan. Masyarakat tidak perlu khawatir, seluruh SPBU buka dan melayani seperti biasa. Stok juga aman, bahkan Pertamina juga menyiagakan 2 mobil tanki stand by berkapasitas total 32.000 liter di SPBU wilayah Majene dan Mamuju,” tegas Agus.

Agus menambahkan, Pertamina juga menyiapkan tambahan cadangan mobil tangki BBM sebanyak 4 unit dengan total kapasitas 64 kilo liter yang diberangkatkan dari Kalimantan menuju Fuel Terminal Parepare.

Upaya ini, tambah Agus merupakan komitmen Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM untuk masyarakat Mamuju dan Majene Sulawesi Barat.

Pertamina juga meminta masyarakat waspada akan adanya informasi-informasi tidak benar (hoax) kekosongan BBM di SPBU sulbar yang bertujuan agar masyarakat membeli BBM di pengecer dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga resmi Pertamina di SPBU.

“Tidak benar isu yang menyatakan kekosongan BBM di SPBU. Apalagi dengan digitalisasi SPBU yang sudah berjalan, stok BBM di setiap SPBU di wilayah Mamuju dan Majene terpantau dengan baik di dashboard command centre Pertamina,”tegasnya.

Masyarakat bisa mendapatkan informasi pelayanan BBM dan juga LPG secara langsung dengan menghubungi call center Pertamina 135 atau email ke pcc@pertamina.com.

Bantu Korban Terdampak Banjir di Banjarmasin, Pertamina Kirim Ratusan Paket Sembako

Bantu Korban Terdampak Banjir di Banjarmasin, Pertamia Kirim Ratusan Paket Sembako

SuaraPemerintah.idPertamina sigap bantu korban banjir yang terdampak terutama di sekitar ring 1 wilayah kerja yaitu di sekitar wilayah TBBM Banjarmasin di Kota Banjarmasin, di sekitar DPPU Syamsudin Noor di Kabupaten Banjarbaru, dan posko pengungsian terdekat pada Sabtu, (16/1).

Penyerahan berupa ratusan paket sembako, pakaian, vitamin, dan elpiji untuk kebutuhan di posko pengungsian.

F. Moris Wungubelen selaku Operation Head TBBM Banjarmasin dengan perwakilan pekerja lainnya menyusuri area sekitar kantor, tepatnya di Kelurahan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.

Bantuan pun diberikan kepada warga tersebut berupa belasan paket sembako yang terdiri dari mie instant, beras, telur, makanan kaleng, minyak goreng, gula pasir, air mineral, dan teh.

Di sisi lain, DPPU Syamsudin Noor juga menyerahkan sejumlah bantuan 100 paket sembako ditambah dengan susu bayi, dan 20 box vitamin, dan terpal untuk warga yang membutuhkan.

Penyerahan diberikan kepada Lurah Syamsudin Noor dari Operation Head DPPU Syamsyudin Noor Jainul Abidin pada sore hari kemarin.

Lurah Syamsudin Noor Muhammad Fatah, mengucapkan apresiasi yang luar biasa atas perhatian dari Pertamina yang telah membantu meringankan beban warga terdampak.

“Bantuan ini akan segera kami distribusikan kepada warga sekitar yang terdampak. Kami ucapkan terima kasih sekali lagi,” ujar Fatah.

Selain penyerahan bantuan tersebut, pekerja DPPU Syamsudin Noor berinisiasi untuk mendonasikan dana untuk diberikan makanan siap santap kepada masyarakat Koa Banjarbaru melalui tim posko terpadu di Posko Terpadu Stadion Demang Lehman.

Selain paket sembako, Elpiji 12 kg dan pakaian juga didistribusikan oleh Kantor Cabang Banjarmasin. Diserahkan langsung oleh Sales Area Manager Kalselteng Drestanto Nandiwardhana ke tim posko terpadu di Posko Darurat Bencana Polres Banjar dan Posko Terpadu Stadion Demang Lehman.

Executive General Manager Regional Kalimantan menjelaskan bahwa ini adalah bantuan tahap pertama dan menyusul hari Senin (18/1) besok akan kami salurkan juga untuk warga terdampak yang berada di Kab. Tanah Laut.

“Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat bagi warga terdampak dan baik dari korban maupun sukarelawan dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanggulangan bencana ini diberikan kesehatan,” ungkap Freddy.