Beranda blog Halaman 4612

Rebana Metropolitan Jawa Barat Ala Ridwan Kamil

SuaraPemerintah.id – Berkat kebijakan Rebana Metropolitan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diganjar “Best Investment Policy Maker” di ajang Bisnis Indonesia Award (BIA) 2020.

————————————————————

  • Ridwan Kamil bersama 7 kepala daerah di Jabar sepakat membangun ‘kota baru’ bernama Rebana Metropolitan.
  • Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemprov Jabar dan tujuh kepala daerah dilakukan pada 16 November 2020 di event West Java Investment Summit (WJIS) 2020.
  • Rebana Metropolitan meliputi 7 daerah, yakni Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, Kuningan, dan Cirebon
  • Penduduk di kawasan Rebana Metropolitan berjumlah 9,28 juta atau sekitar 18,82 persen dari total 49,3 juta jiwa penduduk Jabar per 2019
  • Pelabuhan Patimban di Subang dan Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka berfungsi sebagai pusat konektivitas dan logistik.

Proyeksi Rebana Metropolitan Sebagai Penggerak Ekonomi

  • Penggerak pertumbuhan ekonomi Jabar melalui pengembangan kawasan industri yang terintegrasi, inovatif, kolaboratif, berdaya saing tinggi, serta berkelanjutan.
  • Menjadi Super Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang memberikan kemudahan fiskal maupun nonfiskal untuk meningkatkan daya saing investasi
  • Diproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen, pertumbuhan nilai investasi hingga 17 persen, dan menciptakan kurang lebih 4,3 juta lapangan pekerjaan baru.

Pembangunan Infrastruktur

Untuk mendukung pengembangan Rebana Metropolitan, dibangun sarana infrastruktur:

  • Pelabuhan Patimban Tahap II
  • Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Tol akses Patimban, tol Kertajati,
  • Reaktivasi rel Rancaekek-Kertajati,
  • LRT Cirebon Raya-Kertajati,
  • SPAM Jatigede dan TPPAS Cirebon Raya.

Fakta Tentang Vaksinasi COVID-19 di Indonesia

 SuaraPemerintah.id – Berikut adalah infografis seputar fakta Vaksinasi COVID-19 di Indonesia.

Fakta-fakta Tentang Vaksinasis COVID-19 di Indonesia:

  • Indonesia Gunakan Vaksin Sinovac

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Indonesia pada Minggu (6/12), sebanyak 1,2 juta vaksin.

  • Vaksinasi Ditargetkan Awal Tahun 2021

Mundur dari target awal  yakni November, kemudian direvisi Desember, vaksinasi bisa berjalan pada Januari 2021.

  • Menunggu Izin BPOM

Tertundanya vaksinasi karena BPOM belum mengeluarkan izin otorisasi kondisi darurat atau emergency use authorization (EUA) atas vaksin CoronaVac dari Sinovac.

  • Vaksin COVID-19 Dipastikan Halal

Vaksin untuk COVID-19 yang digunakan di Indonesia dipastikan halal. Wakil Presiden RI yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin, meminta agar MUI segera menyiapkan fatwa halal untuk vaksin COVID-19.

  • Vaksin Tidak Hanya Sinovac

Kementerian Kesehatan menetapkan enam vaksin virus COVID-19 akan digunakan di Indonesia. Tertuang di Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 9860 Tahun 2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin Untuk Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19.

  • Vaksin Rentan Dengan Perubahan Suhu

Vaksin COVID-19 adalah produk biologis yang sangat rentan pada perubahan suhu.Umumnya perlu disimpan pada suhu 2-8 derajat celcius (cold chain).

  • Tetap Terapkan 3M Meski Sudah Ada Vaksinasi

Vaksin tidak serta merta mengakhiri pandemi. Maka perilaku disiplin 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangana, serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan, tetap harus diterapkan.

Sumber: Berbagai media nasional, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan

Percepat Penanggulangan Covid-19, Bank bjb Serahkan Bantuan Kendaraan Operasional kepada BNBP

Percepat Penanggulangan Covid-19, Bank bjb Serahkan Bantuan Kendaraan Operasional kepada BNBP

SuaraPemerintah.id – bank bjb kembali memperlihatkan dukungan penuhnya terhadap program penanggulangan pandemi COVID-19 yang terus-menerus dilaksanakan pemerintah.

Kali ini dukungan diberikan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui implementasi program Bantuan perusahaan.

Bertempat di Kantor BNPB, Kamis (17/12/2020), bank bjb menyerahkan bantuan berupa kendaraan operasional yang dapat digunakan oleh BNPB, khususnya untuk mendorong percepatan penanggulangan pandemi COVID-19 di Indonesia.

Penyerahan Bantuan ini diserahkan langsung oleh Direktur Konsumer & Ritel bank bjb Suartini dan segenap Pemimpin bank bjb yang turut hadir Kepada Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo didampingi oleh Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Prasinta Dewi dan Kepala Biro Hukum Organisasi Dan Kerjasama BNPB Zahermann Muabezi.

Direktur Konsumer & Ritel bank bjb Suartini mengatakan dukungan bantuan dapat dimaknai sebagai upaya bersama dan bentuk kepedulian bank bjb pada lingkungan sekitarnya, khususnya dalam rangka penanggulangan dan pengendalian ancaman COVID-19 di masyarakat.

“Berbicara mengenai COVID-19 tentu tidak bisa dilepaskan dari peran Badan Nasional Penanggulangan Bencana sebagai leading sector penanganan wabah corona di Indonesia. Karena itu, terbilang sangat tepat apabila bank bjb memberikan dukungannya terhadap BNPB. Bantuan berupa mobil operasional yang diberikan dapat dioptimalkan oleh BNPB dalam membantu seluruh elemen masyarakat,” kata Suartini.

Dukungan bantuan bank bjb ini juga merupakan bentuk persembahan perusahaan dalam berperan serta menanggulangi dampak wabah yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Tujuan akhir dari program bantuan ini adalah untuk mensukseskan pengendalian penyebaran COVID-19 sehingga masyarakat dapat kembali melakukan aktivitas secara normal.

bank bjb sendiri telah menjalin kerja sama dengan BNPB jauh sebelum adanya pandemi COVID-19. Pada September 2020 lalu, bank bjb KC Daan Mogot menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kredit Konsumer dengan BNPB.

Jauh sebelum itu, sinergi pembiayaan antara bank bjb dan BNPB memiliki jejak sejarah panjang di mana keduanya telah memulai langkah kerjasama sejak tahun 2016 melalui MoU tentang jasa layanan perbankan antara kedua belah pihak.

Dalam konteks penanganan COVID-29, bank bjb sebelumnya juga telah menyalurkan bala bantuannya kepada pihak BNPB.

Pada pertengahan 2020 lalu, bank bjb menyalurkan bantuan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 berupa satu unit kendaraan operasional COVID-19, 50 unit wastafel portable dan 10.000 masker medis.

Peran aktif bank bjb membantu pemerintah dalam menangani COVID-19 yang konsisten diperlihatkan perusahaan sejak wabah pertama kali ditemukan di tanah air juga membuat perusahaan mendapat penghargaan dari BNPB.

Atas sikap proaktifnya, bank bjb diganjar penghargaan dalam rangka peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) yang rutin dilaksanakan setiap Oktober.

Revitalisasi Kawasan Tugu Resmi Dibangun, Dukung Tatanan Fisik Jogja

Revitalisasi Kawasan Tugu Dukung Tatanan Fisik Jogja

SuaraPemerintah.id – Pembangunan dalam rangka revitalisasi beberapa kawasan di Kota Yogyakarta telah selesai dilakukan. Bersama Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X meresmikan secara virtual empat kawasan hasil pembangunan Kota Yogyakarta tahun 2020.

Peresmian dilakukan Gubernur DIY dari Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Jumat (18/12). Keempat hasil pembangunan yang diresmikan ialah penataan kawasan Simpang Tugu Jogja, pedestrian Jalan Jenderal Sudirman, Pasar Prawirotaman, dan pedestrian Jalan KH Ahmad Dahlan tahap pertama.

Dalam sambutannya, Gubernur DIY mengatakan, Tugu merupakan bagian dari kawasan strategis di DIY dan keberadaannya turut memperkuat satuan dari sumbu filosofi. Pada tahun 2020 ini, kawasan Tugu ditata kembali termasuk jalan di sekelilingnya dengan pola yang sama dengan area Titik 0 km.

“Ke semua perencanaan itu, termasuk penataan kawasan Alun-Alun Utara, kawasan Malioboro, dan kawasan Stasiun Tugu, memang dimaksudkan untuk memperkuat tatanan fisik Yogyakarta. Hal ini sebagai bagian dari konsep filosofi dengan Panggung Krapyak, Kraton, dan Pantai Selatan yang memang diperuntukkan memperkuat usulan Yogyakarta sebagai Kota Filosofi dari UNESCO,” papar Sri Sultan.

Pembangunan kawasan Tugu ini bertujuan untuk membersihkan kawasan Tugu yang selama ini penuh dengan kabel-kabel yang melayang. Revitalisasi bangunan cagar budaya dan ikon Kota Yogyakarta ini, juga dilakukan bersamaan dengan revitalisasi Pasar Prawirotaman. Pasar tradisional ini dibangun kembali menjadi bangunan empat lantai.

“Lantai keempat bangunan pasar ini akan digunakan untuk coworking space bagi para desainer muda dan usaha start-up guna merintis gagasan inovasi dalam mengembangkan industri kreatif DIY,” kata Sri Sultan.

Sri Sultan pun menambahkan, revitalisasi pasar tradisional ini hendaknya tidak hanya difokuskan pada aspek fisik saja, tetapi juga disertai dengan revitalisasi manajemen agar pengelola dan pedagang dapat mengikuti standar pelayanan dan pengelolaan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman.

“Selain itu, harus didukung juga dengan revitalisasi ekonomi sebagai upaya peningkatan pendapatan serta akses pedagang terhadap pembiayaan dan sumber produk perdagangan. Karena pasar rakyat merupakan sarana perdagangan dan titik distribusi strategis dalam mengawal harga dan menjaga inflasi,” jelas Sri Sultan.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan, total seluruh pembiayaan untuk keempat proyek pembangunan ini senilai Rp97,45miliar. Pembangunan penataan kawasan Simpang Tugu ini dilakukan untuk mendukung keberadaan ikon Kota Yogyakarta ini. Untuk perbaikan pedestrian Jalan Jenderal Sudirman, dilakukan di segmen Jembatan Gondolayu hingga Simpang Tugu sepanjang 630meter di kedua sisi.

“Sementara untuk penataan pedestrian Jalan KH Ahmad Dahlan tahap pertama dilakukan di sisi selatan jalan terlebih dahulu, sepanjang 700 meter. Tahap selanjutnya akan dilakukan pada 2021 mendatang,” paparnya.

Untuk pembangunan revitalisasi Pasar Prawirotaman, menurut Haryadi dibiayai dengan dana dari APBN sejak 2019 lalu hingga 2020 ini. Pasar Prawirotaman dikembangkan menjadi pasar tradisinal milenial berbasis digital. Revitalisasi pasar ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan mempercepat pemulihan ekonomi.

“Pasar ini menjadi pasar tradisional pertama di Kota Yogyakarta yang proses transaksinya dilakukan secara digital,” imbuhnya.

Jokowi Tawarkan Elon Musk Dirikan Stasiun Roket SpaceX dan Pabrik Baterai Listrik di Indonesia

SuaraPemerintah.id – Presiden Joko Widodo telah melakukan diskusi dengan CEO Tesla Elon Musk. Keduanya bertukar pandangan soal mendirikan stasiun peluncuran roket luar angkasa dan pabrik baterai listrik di Indonesia.

Menurut keterangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Presiden Joko Widodo telah berdiskusi dengan Musk.

“Kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai industri mobil listrik dan komponen utama baterai listrik. Selain itu, Presiden RI Joko Widodo juga mengajak Tesla untuk melihat Indonesia sebagai launching pad Space X,” sebagaimana dikutip situs web kementerian.

Ditambahkan keterangan tersebut, CEO Tesla, Elon Musk, menanggapi undangan Presiden RI Joko Widodo dengan rencana mengirimkan timnya ke Indonesia pada Januari 2021 untuk menjajaki semua peluang kerja sama tersebut. Sejauh ini, pihak Tesla belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai hal itu.

Salah satu opsi yang akan dibahas mengenai investasi adalah membangun pabrik di Jawa Tengah. Indonesia adalah rumah bagi cadangan tembaga, nikel, dan timah yang besar, serta ingin menjadi produsen baterai kendaraan listrik terbesar di dunia.

“Nikel adalah tantangan terbesar untuk baterai bervolume tinggi dan bisa digunakan untuk jarak jauh! Australia dan Kanada cukup baik. Produksi nikel AS secara obyektif sangat buruk. Indonesia hebat!” kata Musk di akun Twitter-nya.

Elon Musk di sosial media pun mengatakan siap memberi “kontrak raksasa dalam jangka panjang,” selama nikel yang dibeli perusahaannya ditambang “secara efisien dan sensitif terhadap lingkungan.

Namun, selain kemitraan investasi dengan Tesla, Jokowi juga meminta Musk untuk melihat kemungkinan mendirikan stasiun peluncuran luar angkasa di Indonesia. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) berencana membangun landasan peluncuran wahana antariksa pertamanya di Biak, Papua.

Pengembangan kedirgantaraan berskala besar membutuhkan investor internasional, dan SpaceX adalah salah satu mitra yang memungkinkan. Tesla sudah memiliki pabrik yang sangat besar di Shanghai.

Pabrik di China itu sekarang membuat sekitar 250.000 mobil setahun. Musk mengatakan akan segera mulai mengekspor mobil Model 3 yang dibangun di pabrik Shanghai ke Eropa.

Pengusaha AS itu juga meluncurkan prototipe terbaru wahana Starship miliknya dari Texas minggu lalu. Dengan kode SN8, wahana setinggi 50 meter itu jatuh saat mendarat, tetapi Musk mengatakan senang dengan hasil tes yang dicapai.

Tentang pendirian pabrik baterai listrik, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Tesla telah menyatakan minat yang kuat. Tindak lanjutnya, Tesla akan segera melakukan kunjungan ke Indonesia pada Januari 2021 mendatang.

“Tesla juga telah menyatakan minat yang kuat dan mereka akan lakukan kunjungan di Januari 2021,” ungkapnya dalam ‘Public Launching Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB)’ secara daring, Kamis (17/12/2020).

Menurut Luhut, potensi Indonesia sebagai produsen kendaraan bermotor listrik sangat besar. Hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa calon investor yang menunjukkan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia. Selain Tesla yang menyatakan minat, investor lain seperti Hyundai menurutnya juga berminat membangun komponen mobil listrik seperti baterai.

“Potensi Indonesia sebagai produsen kendaraan bermotor listrik basis baterai sangatlah besar dibuktikan dengan adanya beberapa investor asing yang berminat menanamkan sahamnya untuk memproduksi KBLBB,” tuturnya.

Dua Orangutan yang Diselundupkan ke Thailand Akhirnya Pulang ke Indonesia

Dua Orangutan yang Diselundupkan ke Thailand Akhirnya Pulang ke Indonesia

SuaraPemerintah.id – Dua orangutan bernama Ung Aing dan Natalee, yang diselundupkan ke Thailand pada tahun 2017 akhirnya dipulangkan ke Indonesia pada Kamis (17/12/2020). Atas permintaan Indonesia, Thailand menyetujui pengembalian satwa tersebut ke habitat aslinya di Indonesia.

Kedua orangutan tersebut dibawa dari Khao Prathubchang Wildlife Rescue Center di Ratchaburi menuju Bandara Suvarnabhumi untuk kemudian diterbangkan dengan pesawat Garuda Indonesia menuju Jakarta. Setibanya di Indonesia, Ung Aing dan Natalee akan menjalani program rehabilitasi di Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Jambi, Sumatera sebelum nantinya dilepas ke alam liar.

“Sebagai negara yang kaya akan keanekaragaman hayati serta rumah bagi tumbuhan dan satwa eksotis termasuk orangutan, perdagangan satwa liar ilegal menjadi tantangan besar bagi Indonesia. Oleh karenanya sinergi dan komitmen antar pemangku kepentingan baik intra maupun antar negara menjadi aspek penting dalam menjaga keanekaragaman hayati Indonesia.

Pemulangan Ung Aing dan Natalee menunjukkan soliditas dan keberlanjutan komitmen dan kerjasama Indonesia dan Thailand dalam memerangi perdagangan satwa liar spesies yang terancam punah sebagaimana diamanatkan oleh CITES,” ujar KUAI RI Bangkok, Dicky Komar

Wakil Direktur Jenderal Departemen Taman Nasional, Satwa Liar dan Konservasi Tumbuhan Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Thailand, Prakit Vongsrivattanakul menyatakan bahwa Thailand memiliki niat kuat untuk menghentikan perdagangan ilegal satwa liar dan mengembalikan satwa liar tersebut ke habitat aslinya.

Pemerintah Thailand menyadari bahwa tidak ada satu negara pun yang dapat memerangi perdagangan satwa liar sendirian. Thailand dan Indonesia bekerja secara bilateral dan multilateral dibawah kerangka kerja ASEAN dan CITES.

Pemulangan Ung Aing dan Natalee tahun ini adalah pemulangan orangutan Indonesia ke-5 dan sejak tahun 2006 tercatat 71 orang utan telah dipulangkan ke Indonesia. Pemulangan orangutan ini juga menandai momentum perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Thailand yang menjadi tonggak penting dalam aspek kerjasama kedua negara, khususnya di masa pandemi.

Sebagai negara pihak pada The Convention in International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES), Thailand dan Indonesia berkomitmen untuk melindungi satwa-satwa yang terancam punah dan memerangi perdagangan illegal terhadap mereka.

Indonesia – Brasil Sepakati Peningkatan Kerja Sama dalam Forum Konsultasi Bilateral

Indonesia – Brasil Sepakati Peningkatan Kerja Sama dalam Forum Konsultasi Bilateral

SuaraPemerintah.id – Indonesia dan Brasil memasuki babak baru dalam hubungan kemitraan strategisnya. Melalui Forum Konsultasi Bilateral Ke-7 (16/12/2020), Indonesia dan Brasil sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi kedua negara, kerja sama pertahanan serta isu-isu yang menjadi perhatian bersama, antara lain, dampak pandemi COVID-19 terhadap perekonomian global serta peran vital digital economy dan green economy (penurunan emisi gas rumah kaca dan ketergantungan bahan bakar fosil) di masa pandemi.

Pertemuan secara khusus mencatat sejumlah inisiatif yang perlu didorong kedua negara, salah satunya adalah reinvigorating Kemitraan Strategis RI – Brasil dengan menekankan pendekatan yang modern dan fleksibel dengan memetakan areas of interest dan aspirational goals kedua negara.  Indonesia dan Brasil juga sepakat untuk menjajaki kerja sama di bidang biofuel, dimana Brasil merupakan produsen etanol terbesar kedua di dunia sementara Indonesia mengembangkan biodiesel dengan kelapa sawit.

Selain membahas isu-isu kerjasama bilateral, kedua negara juga membahas isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama, antara lain Outlook ASEAN mengenai Indo-Pasifik, perundingan perjanjian perdagangan Indonesia – MERCOSUR, Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan Forum Bisnis Indonesia – Amerika Latin dan Karibia (INA-LAC).

Indonesia dan Brasil telah memiliki hubungan diplomatik sejak 1954. Brasil merupakan salah satu mitra ekonomi terpenting Indonesia di Amerika Latin. Kedua negara telah memiliki Kerja Sama Kemitraan Strategis sejak tahun 2009.

Menlu RI Serukan Pentingnya Kerja Sama di Masa Pandemi Pada IORA

Menlu RI Serukan Pentingnya Kerjasama di Masa Pandemi Pada IORA

SuaraPemerintah.idMenteri Luar Negeri RI serukan pentingnya penguatan kerja sama antar negara di kawasan Samudra Hindia untuk hadapi tantangan global, khususnya di masa pandemi COVID-19. Hal ini disampaikan Menlu Retno pada 20th Council of Ministers (COM) Meeting Indian Ocean Rim Association (IORA) yang dilaksanakan secara virtual pada 17 Desember 2020.

”Negara-negara anggota IORA tidak punya pilihan lain selain beradaptasi agar tetap relevan dan sesuai tujuan awal pembentukan organisasi ini,” tegas Menlu Retno di dalam pernyataan nasional Indonesia.
Dalam kaitan ini, Menlu Retno tekankan 3 area penting untuk penguatan kerja sama negara anggota IORA dan negara Mitra.
Pertama, pentingnya peningkatan upaya-upaya penanganan COVID-19. IORA perlu terus suarakan akses berkeadilan terhadap vaksin secara merata bagi semua negara, khususnya negara berkembang dan least developed countries.
Kedua, IORA perlu bangun kembali sektor kelautan dan perikanan untuk pulihkan perekonomian pasca pandemi. “Aktivitas perikanan dunia merosot hingga 10% sejak Maret 2020 karena pandemi. Permintaan pasar anjlok dan rantai pasokan boga bahari (seafood) terganggu. Dalam kondisi ini, nelayan skala kecil yang paling terdampak,” papar Menlu Retno.
Ketiga, Me​nlu Retno mendorong agar Samudra Hindia tetap menjadi kawasan yang stabil, aman dan damai. “IORA harus menjadi net contributor dalam membentuk arsitektur regional Indo-Pasifik demi terciptanya kawasan yang stabil, damai, dan makmur. Hal ini bisa dicapai lewat sinergi seluruh mekanisme regional kawasan, di bidang maritim, SDGs, konektivitas, dan kerja sama ekonomi lainkannya,” tegas Retno.
Selain itu, Menlu juga sampaikan apresiasi atas dukungan negara-negara IORA terkait pembentukan Core Group on Fisheries Man​agement (CGFM) yang diinisiasi Indonesia. CGFM akan berikan ruang lebih bagi kerja sama pemulihan ekonomi pasca pandemi.
Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IORA ke-20 menghasilkan Emirates Communique yang berisikan hasil kerja IORA selama tahun 2020 termasuk upaya penanganan pandemi COVID-19 serta berbagai inisiatif peningkatan efektivitas dan visibilitas IORA.
Disamping itu, pertemuan juga sahkan CGFM sebagai salah satu badan fungsional IORA. CGFM merupakan pengejawantahan hasil KTT IORA tahun 2017 yang memandatkan peningkatan kerja sama di bidang perikanan.
Pada pertemuan kali ini, para Menteri IORA mendukung penunjukkan Dr Gatot H. Gunawan, Direktur IORA yang ditugask​an Pemri pada Sekretariat IORA di Mauritius, untuk menjabat sebagai Acting Sekretaris Jenderal IORA mengawal pemilihan Sekjen IORA yang baru periode 2021-2024.
IORA adalah organisasi negara-negara di Samudra Hindia yang berfokus pada kerja sama kemaritiman. Didirikan pada ta​hun 1997, saat ini IORA beranggotakan 23 negara dan memiliki 9 negara mitra wicara.

Webinar Forum Investasi RI-Turki “Mendorong Investasi Turki Ke NTB”

Webinar “Mendorong Investasi Turki ke Nusa Tenggara Barat”

SuaraPemerintah.id – Kementerian Luar Negeri kembali menyelenggarakan kegiatan webinar yang kali ini berupa Forum Investasi RI – Turki dengan tema Mendorong Investasi Turki ke Nusa Tenggara Barat pada tanggal 17 Desember 2020, di penghujung waktu perayaan ke-70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Turki bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) dan KBRI Ankara.

Tujuan utama kegiatan dalam dwibahasa ini adalah penyebarluasan informasi tentang keunggulan NTB sebagai salah satu destinasi investasi kepada para pengusaha Turki, sekaligus peningkatan pemahaman daerah tentang manfaat hubungan RI – Turki dan pandangan komunitas bisnis Turki yang diwakili oleh DEIK Turkey (Foreign Economic Relation Board of Turkey) terhadap potensi ekonomi NTB bagi investasi mereka.

Dalam sambutan pembukaan, Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemlu RI Duta Besar Ngurah Swajaya menekankan bahwa kegiatan ini didorong oleh semangat kemitraan yang tertuang dalam deklarasi bersama “Indonesia–Turkey: towards enhanced partnership in a new world setting” tahun 2011. Juga ditekankan pentingnya kesiapan Indonesia dan daerah sehingga dapat ikut bersaing menarik investasi asing saat dunia memasuki paska pandemi pada periode pemulihan di tahun 2022.

Dengan iklim bisnis yang ramah, khususnya keberadaan UU Cipta Kerja dan dukungan sumber daya manusia dan alam, stabilitas keamanan dan ekonomi yang baik, Direktur Jenderal Ngurah Swajaya optimis Indonesia dapat menggali lebih banyak kerja sama investasi dengan investor Turki.

Saat ini, Indonesia masih mendapatkan kurang dari 1% dari total USD 45 Milyar FDI Turki. Namun, investasi Turki ke Indonesia di tahun 2019 mencapai peningkatan 433% sebesar USD 24,8 juta dari USD 4,5 juta di tahun 2018. Diharapkan bahwa dengan webinar ini pemangku kepentingan baik di Turki maupun di Indonesia dapat termotivasi untuk lebih memperkuat dan meningkatkan kerjasama investasi kedua negara.

Webinar terdiri dari Sesi I dengan topik “Arti penting investasi dalam penguatan hubungan RI – Turki”, diisi dengan narasumber dari kalangan pemerintah yaitu Duta Besar Turki untuk Indonesia Prof.Dr.Mahmut Erol Kilic, Plt Direktur Eropa III Masni Eriza, dan Ferry Yung Arifin Staff Khusus Gubernur NTB untuk Investasi di Lombok dan Sumbawa.

Sementara itu Sesi II “Peluang investasi Nusa Tenggara Barat dan strategi menarik investasi Turki” mengetengahkan pembicara Duta Besar RI untuk Turki Y.M Lalu Muhamad Iqbal, Acting Direktur Fasilitas Promosi Investasi Regional BKPM Saribua Siahaan, Ir. H. Muhammad Rum, MT Kepala Dinas Investasi dan Layanan Terpadu satu pintu Pemrov NTB, serta Geidimurat Annageldiyev dari Executive Committee of RI – Turkey Council DEIK Turkey.

Dari kedua sesi tersebut dan diskusi yang mengemuka, dapat ditarik kesimpulan bahwa salah satu kunci dalam peningkatan kerja sama investasi adalah pentingnya komunikasi antar kedua pihak dalam memperkenalkan potensi, infrastruktur serta regulasi terbaru yang dimiliki NTB, yang diimbangi dengan pemahaman akan minat/kepentingan calon investor. Pihak DEIK Turki berencana untuk melakukan komunikasi dengan BKPM dan mencatat undangan dari Pemerintah NTB untuk meninjau langsung lokasi yang potensial untuk investasi.

Perayaan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara dengan webinar ini, dan yang sebelumnya tentang revitalisasi hubungan RI – Turki, diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat luas tentang ikatan dan nilai sejarah yang ditinggalkan oleh dinamika hubungan kedua bangsa sejak abad 15.

Hal ini juga dimaksudkan sebagai dorongan bagi generasi penerus untuk mengatasi tantangan dan mencari peluang di masa depan dengan memberikan bobot perhatian yang lebih besar serta memanfaatkan secara lebih efektif dan efisien hubungan bilateral RI – Turki tersebut bagi kemakmuran bersama kedua negara di era milenial ini.

650 Calon Taruna Taruni Poltekip Poltekim Siap di Didik

650 Calon Taruna Taruni Poltekip Poltekim Siap di Didik

SuaraPemerintah.idCalon taruna taruni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) merupakan kader pimpinan di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM, persaingan ke depan yang semakin ketat menuntut para kader pimpinan untuk dapat menunjukan prestasi dengan berbuat dan berkarya serta dapat membawa kemajuan bagi Kementerian Hukum dan HAM.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkumham, Bambang Rantam Sariwanto saat menyampaikan amanat pada acara serah terima 650 Calon Taruna Poltekip dan Poltekim Tahun 2020 di Aula Gedung BPSDM Hukum Kemenkumham, Jum’at (18/12/2020).

“Masa pendidikan sebagai masa pembentukan karakter, pengembangan diri dan penajaman kompetensi, sehingga dapat menjadi insan Kemenkumham dan menjadi bagian penting bagi kemajuan Kemenkumham,” kata Bambang Rantam.

Setelah melalui seluruh rangkaian seleksi, maka terpilihlah 650 calon taruna taruni yang terdiri dari calon taruna taruni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan sebanyak 350 orang dan calon taruna taruni Politeknik Imigrasi sebanyak 300 orang

Dengan berakhirnya proses seleksi penerimaan sekolah kedinasan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan “Angkatan 55” dan Politeknik Ilmu Imigrasi “Angkatan 23” Tahun Anggaran 2020, Selanjutnya Sekretaris Jenderal Kemenkumham menyerahkan para calon taruna taruni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Politeknik Imigrasi kepada Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya manusia (BPSDM) Hukum dan HAM Asep Kurnia untuk di didik sebagai siswa taruna taruni Poltekip dan Poltekim.

Bambang Rantam berharap kepada para calon taruna taruni agar mempersiapkan diri, belajar dengan sungguh-sungguh dan mengikuti segala aturan yang telah ditetapkan.

“Persiapkan fisik dan mental, karena selama 4 tahun masa pendidikan akan jauh dari keluarga, belajar untuk hidup mandiri, karena yang akan menentukan nasib anda adalah anda sendiri, jangan mudah menyerah, jangan mudah putus asa, laksanakan seluruh aturan dan kewajiban yang sudah ditetapkan, ”tambah Bambang Rantam.

“Selamat sekali lagi bagi para calon taruna taruni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Politeknik Imigrasi, selamat datang di Kampus Pengayoman dan selamat menempuh pendidikan menjadi taruna taruni Poltekip dan Poltekim.” Tutup Bambang Rantam.

Sementara itu, Kepala Biro Kepegawaian Kemenkumham Muhammad Hayat Henri, dalam laporannya menyampaikan bahwa untuk dapat mengikuti pendidikan kedinasan di bidang teknis pemasyarakatan melalui Poltekip dan teknis keimigrasian melalui Poltekim, dibutuhkan calon peserta didik yang memenuhi persyaratan tertentu yang disaring melalui berbagai tahapan seleksi penerimaan calon taruna taruni sekolah kedinasan politeknik ilmu pemasyarakatan dan politeknik imigrasi.

Peserta didik yang telah memenuhi syarat dan dinyatakan lulus sebagai calon taruna taruni sekolah kedinasan selanjutnya mengikuti pendidikan dan latihan selama 4 (empat) tahun dan akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil golongan III setelah dinyatakan lulus mengikuti program pendidikan politeknik dan memperoleh ijazah.