Beranda blog Halaman 465

Jelang Ramadan 1447 H, Wagub Abdullah Sani Sidak Harga Pangan di Pasar Angso Duo

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Abdullah Sani turun langsung memimpin inspeksi mendadak (sidak) Tim Satgas Pangan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jambi di Pasar Angso Duo, Rabu (18/2/2026) pagi.

Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan, momen yang kerap diiringi lonjakan permintaan masyarakat.

Dalam peninjauan itu, Abdullah Sani bersama rombongan memantau langsung harga sejumlah komoditas strategis. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, harga daging sapi berada di kisaran Rp150.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg, serta minyak goreng Minyakita Rp15.700/kg.

Sementara itu, harga telur ayam tercatat Rp30.000/kg, jagung Rp5.800/kg, bawang putih Rp32.000/kg, cabai merah Rp36.000/kg, bawang merah Rp34.000/kg, dan gula pasir Rp17.500/kg.

“Dari catatan ini, insyaallah harga masih dalam keadaan stabil. Mudah-mudahan sampai seterusnya,” ujar Abdullah Sani.

Ia menambahkan, pemerintah daerah optimistis stok bahan pokok di Provinsi Jambi mencukupi untuk dua hingga tiga bulan ke depan.

“Kita optimis bahan pokok pangan di Provinsi Jambi selama dua sampai tiga bulan kedepan aman. Kita yakin harga stabil tidak tinggi dari pasaran standar yang ditetapkan oleh pemerintah,” tegasnya.

Sidak tersebut turut dihadiri Danrem 042/Garuda Putih, Wakapolda Jambi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jambi, Kepala Bulog Jambi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Perhubungan, Plt Kabiro Adpim, serta Kepala Pasar Angso Duo.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Monsun Asia Menguat, Waspada Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring munculnya potensi peningkatan curah hujan yang akan mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 15 hingga 21 Februari 2026. Fenomena dinamika atmosfer yang bergerak dinamis memicu pertumbuhan awan hujan, terutama di wilayah Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, dan Sulawesi bagian utara.

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan hasil analisis terkini bahwa terjadi penguatan Monsun Asia yang membawa aliran angin baratan cukup dominan sehingga mempercepat pertumbuhan awan konvektif di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan. Kondisi ini diperkuat oleh aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase Indian Ocean, serta dukungan gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby yang memicu terbentuknya perlambatan dan belokan angin (konvergensi), khususnya di pesisir selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.

“Kombinasi faktor tersebut meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang, lebat, hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah sepanjang periode 15-21 Februari 2026,” kata Andri (15/2).

Pada 15 – 16 Februari, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, DK Jakarta, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, Sulawesi Utara, Papua Pegunungan, dan Papua. Memasuki 17 – 18 Februari, potensi tersebut masih membayangi wilayah Aceh, Sumatera Barat, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara.

Sedangkan pada 19 Februari wilayah yang perlu diwaspadai adalah wilayah Kep. Bangka Belitung, Sumatra Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua Pegunungan. Pada tanggal 20-21 Februari potensi masih berlanjut utamanya di wilayah Sumatera Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.

Plh. Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menegaskan pentingnya meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi potensi dampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.

“Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan terus memperkuat kesiapsiagaan serta langkah mitigasi sesuai dengan tingkat risiko dan karakteristik kerentanan wilayah masing-masing,” tambah Ida.

BMKG mengingatkan masyarakat, khususnya yang berada di daerah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan namun tetap tenang dan menghindari aktivitas di lokasi berisiko, seperti daerah aliran sungai, lereng rawan longsor, serta wilayah yang berpotensi mengalami banjir dan genangan. Pengguna jasa transportasi, nelayan, operator pelayaran, dan penerbangan juga diharapkan memperhatikan informasi cuaca sebelum beraktivitas guna menjaga keselamatan perjalanan.

Masyarakat juga dihimbau secara berkala memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, antara lain aplikasi InfoBMKG, laman http://www.bmkg.go.id, serta media sosial @infobmkg yang terus diperbarui berdasarkan hasil pemantauan dan analisis atmosfer terkini.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kinerja Pemprov Jabar Bidang Lingkungan Hidup Diapresiasi Masyarakat

Perbaikan lingkungan hidup menjadi fokus kerja Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sejak awal pemerintahannya. Masyarakat pun puas terhadap hasil kerja bidang lingkungan hidup yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM.

Dalam survei yang dilaksanakan lembaga survei Indikator pada 30 Januari 2026 hingga 8 Februari 2026, masyarakat yang cukup puas terhadap upaya Pemprov Jabar dalam menjaga kualitas lingkungan hidup mencapai 65,7 persen. Pendiri dan Peneliti Indikator Prof. Burhanudin Muhtadi menuturkan, angka tersebut naik dibandingkan Mei 2024 sebesar 64,8 persen.

Sementara, masyarakat yang sangat puas terhadap upaya Pemprov Jabar menjaga kualitas lingkungan hidup mencapai 10,6 persen, naik 2,4 persen dibandingkan Mei 2024.

Terdapat beberapa kegiatan dalam upaya menjaga lingkungan hidup. Salah satu kegiatan intensif yang dilakukan selama KDM menjabat Gubernur Jawa Barat yaitu normalisasi sungai untuk mencegah potensi banjir.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan masyarakat. “Hal itu terbukti dari hasil survei Indikator yang menunjukkan 63,9 persen masyarakat cukup puas dengan kegiatan normalisasi sungai, sedangkan presentase masyarakat yang sangat puas sebesar 34,3 persen,” ujar Burhanudin, Senin (16/2/2026).

Gebrakan lain yang dilakukan KDM dalam bidang lingkungan hidup yakni penutupan tambang liar. Sebanyak 60,6 persen masyarakat cukup puas terhadap kegiatan tersebut. Sementara, 34,6 persen masyarakat sangat puas terhadap program penutupan tambang liar.

Dalam menjalankan pemerintahan, KDM berkomitmen untuk terus menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan hidup. Tanpa adanya keseimbangan antara dua hal itu, hasil pembangunan akan menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat dan alam.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Transisi Ramadan 1447 H, Pemprov DKI Satukan Semangat Imlek dan Ramadan di Bundaran HI

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri acara Transisi Ramadan 1447 Hijriah di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa (17/2).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Rano menjelaskan, kegiatan yang mengusung tema “Double Blessing: Chinese New Year dan Ramadan Kareem” ini menghadirkan momentum simbolis transisi dari perayaan Tahun Baru Imlek menuju hari pertama Bulan Suci Ramadan, sebagai representasi harmonisasi keberagaman masyarakat Jakarta.

“Hadirnya dua momentum besar secara bersamaan ini merupakan keberkahan. Mudah-mudahan Ramadan dapat kita mulai dengan penuh keberkahan dan kita jaga bersama persatuan di tengah keberagaman,” ujarnya.

Acara ini dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni budaya Nusantara bernuansa Islami, di antaranya Tari Rantoh Jaroe dari Aceh, Tari Randai dari Sumatera Barat, Rampak Bedug dari Banten, serta Tari Zapin Betawi. Harmoni budaya semakin semarak dengan penampilan kesenian orisinal Tionghoa berupa barongsai dan liong sebagai representasi semangat Tahun Baru Imlek. Suasana religius juga hadir melalui penampilan nasyid, marawis, dan hadrah yang merepresentasikan semangat menyambut Bulan Suci Ramadan dengan kebersamaan.

“Tadi ada penampilan barongsai dan liong yang memeriahkan acara sejak siang hari. Ada juga Pawai Obor Elektrik oleh 400 anak yang membawa obor elektrik untuk menyambut Ramadan,” ungkap Wagub Rano.

Ia berharap, Transisi Ramadan dapat menjadi ikon pembuka Ramadan di Jakarta yang menghadirkan pengalaman visual berkesan bagi masyarakat maupun para pelaku usaha. Ke depan, kegiatan ini akan dikemas lebih besar seiring dengan peringatan 500 tahun Jakarta.

Selain rangkaian pertunjukan budaya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan berbagai kegiatan pendukung, termasuk program diskon di pusat perbelanjaan yang akan berlangsung sepanjang Ramadan hingga Lebaran guna mendorong aktivitas ekonomi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kabar Gembira! Uang Saku Peserta Pemagangan Nasional Naik

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan menyesuaikan uang saku peserta Program Pemagangan Nasional (Maganghub) dengan kenaikan Upah Minimum (UM) Tahun 2026. Penyesuaian ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung keberlangsungan program pemagangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peserta.

Uang saku dalam Program Pemagangan Nasional berfungsi sebagai dukungan biaya hidup selama peserta mengikuti pelatihan dan praktik kerja di perusahaan atau institusi/lembaga. Dengan adanya kenaikan UM 2026, besaran uang saku peserta pun turut mengalami peningkatan sesuai ketentuan yang berlaku di wilayah masing-masing.

“Alhamdulillah, karena UM 2026 ini mengalami kenaikan, maka uang saku peserta pemagangan juga naik,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, saat mengunjungi peserta Program Pemagangan Nasional di RS Universitas Andalas (RS Unand), Padang, Sumatera Barat, Kamis (12/02/2026).

Ia mencontohkan di Provinsi Sumatera Barat. Pada 2025 Upah Minimum Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp2.994.193 dan pada tahun 2026 meningkat menjadi RpRp3.182.955. Oleh karenanya, penyesuaian tersebut berdampak langsung pada peningkatan uang saku peserta pemagangan di wilayah tersebut.

Kepada peserta pemagangan, Menaker mengingatkan agar uang saku yang diterima dimanfaatkan secara bijak dan produktif. “Manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya, ya. Menabung, ngasih orang tua, atau hal-hal manfaat lainnya,” pesannya kepada para peserta.

Menaker menjelaskan, kunjungannya ke RS Unand tersebut dilakukan dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Pemagangan Nasional. Saat ini, terdapat 46 peserta pemagangan yang tengah menjalani program di RS Unand. Adapun secara keseluruhan, terdapat 2.800 peserta pemagangan nasional di Provinsi Sumatera Barat.

Dalam dialog bersama peserta, Menaker menanyakan langsung pengalaman mereka selama mengikuti pemagangan, mulai dari kenyamanan lingkungan kerja, kesesuaian tugas dengan kompetensi, hingga manfaat pembelajaran yang diperoleh. Para peserta menyampaikan bahwa program berjalan baik, pembimbing responsif, dan pengalaman praktik sangat membantu meningkatkan keterampilan kerja.

“Program Pemagangan Nasional ini adalah salah satu program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kenapa? Karena kita ingin anak-anak muda kita benar-benar siap kerja, punya pengalaman langsung di lapangan, dan kompetensinya sesuai kebutuhan industri. Jadi ini strategi besar menyiapkan SDM unggul dan menurunkan tingkat pengangguran,” ujarnya.

Ke depan, Kementerian Ketenagakerjaan berharap Program Pemagangan Nasional semakin berkualitas, adaptif terhadap kebutuhan industri, serta mampu menjadi jembatan efektif antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Pemerintah juga akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh generasi muda Indonesia.

“Program Pemagangan Nasional diharapkan semakin adaptif, berkualitas, dan menjadi jembatan kuat menuju dunia kerja. Dengan dukungan yang tepat, generasi muda Indonesia siap bersaing dan berkontribusi bagi bangsa,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026

Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H/2026 M jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada keputusan Sidang Isbat (Penetapan) 1 Ramadan 1447 H yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar, di Jakarta, Selasa (17/2).

“Secara hisab, data hilal pada hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS. Dengan demikian, berdasarkan hasil hisab serta tidak adanya laporan hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” ujar Menag dalam konferensi pers yang digelar usai sidang.

Berdasarkan paparan dari Tim Hisab Rukyat, Kementerian Agama (Kemenag), tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia berada pada rentang minus 2 derajat, 24 menit, 43 detik hingga nol derajat, 55 menit, 41 detik, serta sudut elongasi berada pada kisaran nol derajat, 56 menit, 23 detik hingga 1 derajat, 53 menit, 36 detik. Data tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas hilal atau imkan rukyat yang ditetapkan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), yakni tinggi hilal minimum 3 derajat dan sudut elongasi minimum 6,4 derajat.

“Bukan hanya belum memenuhi kriteria imkan rukyat, tetapi secara astronomis hilal belum mungkin terlihat, sehingga secara hisab data hilal hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS,” jelas Menag.

Hasil hisab tersebut terkonfirmasi oleh laporan para perukyat yang diturunkan Kemenag di 96 titik pengamatan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

“Tidak ada laporan hilal terlihat dari seluruh titik pengamatan. Bahkan di negara-negara Islam lainnya, belum ada yang memenuhi kriteria imkan rukyat, dan kalender Hijriah Global versi Turki pun tidak memulai Ramadan esok hari,” ujar Menag.

Lebih lanjut, Menag berharap keputusan Sidang Isbat ini memungkinkan seluruh umat Islam di Indonesia memulai ibadah puasa secara bersama-sama.

“Semoga momentum ini menjadi simbol kebersamaan umat Islam sekaligus mencerminkan persatuan kita sebagai anak bangsa dalam menyongsong masa depan yang lebih baik. Apabila terdapat sebagian umat Islam yang memiliki keyakinan berbeda dalam penetapan awal Ramadan, kami mengimbau agar perbedaan tersebut tidak menimbulkan perpecahan. Jadikan perbedaan sebagai kekayaan dan mozaik indah bangsa Indonesia. Kita sudah berpengalaman hidup dalam perbedaan, tetapi tetap kokoh dalam persatuan,” tuturnya.

Turut hadir dalam Sidang Isbat antara lain Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar, Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i, para pimpinan ormas Islam, para ahli falak dan astronomi dari perguruan tinggi, perwakilan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), perwakilan Badan Informasi Geospasial (BIG), perwakilan Planetarium Jakarta, serta pejabat eselon I dan II Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) dan anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) menerbitkan Pengumuman Nomor e-0038/PW.01.02 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata pada bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri Tahun 1447 H/2026 M.

Pengumuman yang ditandatangani pada 13 Februari 2026 tersebut menjadi pedoman bagi seluruh pelaku usaha pariwisata di Jakarta dalam mengatur operasional selama Ramadan dan Idulfitri.

Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Andhika Permata menuturkan, kebijakan ini diterbitkan sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan suci Ramadan sekaligus untuk menjaga ketertiban dan suasana kondusif di ibu kota.

“Pengaturan ini bukan pembatasan semata, melainkan penyesuaian yang proporsional agar kegiatan usaha tetap berjalan dengan tetap menghormati nilai-nilai keagamaan masyarakat,” ujarnya, Selasa (17/2).

Dalam pengumuman tersebut diatur bahwa sejumlah jenis usaha pariwisata tertentu wajib tutup mulai satu hari sebelum Ramadan hingga satu hari setelah hari kedua Idulfitri.

Jenis usaha dimaksud meliputi kelab malam; diskotek; mandi uap; rumah pijat; arena permainan ketangkasan manual, mekanik dan/atau elektronik untuk orang dewasa; serta bar atau rumah minum baik yang berdiri sendiri maupun yang menjadi bagian dari tempat hiburan.

Namun demikian, terdapat pengecualian bagi usaha yang berlokasi di hotel bintang empat dan lima serta kawasan komersial tertentu, dengan syarat tidak berdekatan dengan permukiman warga, rumah ibadah, sekolah, dan rumah sakit.

Untuk usaha yang diperbolehkan beroperasi, jam operasional juga diatur secara spesifik, misalnya kelab malam dan diskotek pada rentang waktu 20.30 WIB hingga 01.30 WIB, serta sejumlah usaha lain dengan batas waktu berbeda sesuai ketentuan dalam pengumuman.

Selain pengaturan jam operasional, pelaku usaha juga diwajibkan melakukan proses tutup buku atau closed bill satu jam sebelum batas waktu operasional berakhir.

Pada hari-hari tertentu seperti satu hari sebelum Ramadan, hari pertama Ramadan, malam Nuzulul Qur’an, malam takbiran, serta hari pertama dan kedua Idulfitri, sejumlah usaha tetap diwajibkan tutup.

Pengumuman tersebut juga menegaskan larangan menampilkan konten pornografi, pornoaksi, dan erotisme, menyediakan perjudian atau narkoba, serta menimbulkan gangguan terhadap lingkungan.

Pelaku usaha diminta menjaga suasana kondusif selama Ramadan dan Idulfitri serta memastikan karyawan dan pengunjung berpakaian sopan.

Dijelaskan Andhika, kebijakan ini disusun dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian sektor pariwisata Jakarta yang saat ini menunjukkan tren positif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, kinerja hotel bintang di Jakarta dalam beberapa tahun terakhir relatif stabil, dengan tingkat hunian yang meningkat pada periode libur sekolah dan kontribusi signifikan dari wisatawan mancanegara.

Data BPS juga menunjukkan rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang Jakarta berkisar 1–2 malam untuk tamu domestik dan lebih lama untuk tamu asing.

“Kunjungan wisatawan mancanegara melalui pintu masuk utama juga mengalami peningkatan pada periode tertentu, terutama saat musim puncak atau peak season,” katanya.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa sektor pariwisata Jakarta berada dalam kondisi yang baik dan resilien. Karena itu, pengaturan operasional selama Ramadan diarahkan bukan untuk menghambat pertumbuhan, melainkan menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan penghormatan terhadap momentum keagamaan.

Pemprov DKI Jakarta menekankan bahwa dengan regulasi yang jelas dan terukur, dunia usaha tetap dapat beroperasi secara tertib, sementara masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.

Ia menambahkan, pelanggaran terhadap ketentuan dalam pengumuman ini akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Melalui kebijakan ini, Pemprov DKI berharap sektor pariwisata tetap tumbuh sehat dan berkelanjutan, sejalan dengan nilai toleransi, ketertiban, dan harmoni sosial yang menjadi karakter Jakarta sebagai kota global dan pusat kegiatan nasional,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 Dibuka 22 Februari, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Pendaftaran Mudik Gratis akan dibuka mulai 22 Februari 2026 secara daring melalui laman resmi mudikgratis.jakarta.go.id.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan program Mudik Gratis Tahun 2026/1447 H sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat Idulfitri.
Program tahunan ini diselenggarakan untuk memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan tertib, sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya.
“Tiket juga dilarang untuk diperjualbelikan atau dipindahtangankan,”
Pendaftaran Mudik Gratis akan dibuka mulai 22 Februari 2026 secara daring melalui laman resmi mudikgratis.jakarta.go.id.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo menegaskan, seluruh tahapan harus diikuti sesuai jadwal agar proses administrasi berjalan lancar dan kuota dapat dimanfaatkan secara optimal.
Ia mengatakan, setiap calon peserta wajib menyiapkan kelengkapan administrasi berupa Kartu Keluarga (KK), KTP DKI Jakarta yang diutamakan, serta STNK apabila membawa sepeda motor.
“Setiap pendaftar dapat menambahkan maksimal tiga anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga. Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang didaftarkan harus sesuai dengan NIK pada KTP asli,” ujarnya, Rabu (18/2).
Setelah berhasil mendaftar, calon peserta wajib melakukan verifikasi dengan membawa fotokopi kelengkapan administrasi ke lokasi verifikasi terdekat. Apabila ditemukan pendaftaran ganda di program mudik lain, maka pendaftaran akan otomatis dibatalkan dan keputusan bersifat final.
“Tiket juga dilarang untuk diperjualbelikan atau dipindahtangankan kepada pihak lain,” tegas Syafrin.
Terkait waktu pendaftaran, Dishub DKI membagi menjadi tiga kluster. Kluster pertama meliputi tujuan Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap dengan waktu pendaftaran 22–24 Februari 2026.
Kluster kedua untuk tujuan Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan dengan waktu pendaftaran 25–27 Februari 2026.
Sementara kluster ketiga mencakup Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo dengan waktu pendaftaran 28 Februari–2 Maret 2026.
Adapun waktu verifikasi juga dibagi berdasarkan kluster. Kluster pertama dilaksanakan pada 25–27 Februari 2026. Kluster kedua pada 28 Februari–2 Maret 2026. Sedangkan kluster ketiga berlangsung pada 3–5 Maret 2026.
“Peserta yang tidak hadir pada jadwal verifikasi yang telah ditentukan akan dianggap mengundurkan diri dan kuota akan dialihkan kepada pendaftar lain,” katanya.
Syafrin mengimbau masyarakat untuk memperhatikan jadwal sesuai kluster tujuan masing-masing dan memastikan seluruh dokumen lengkap sebelum datang ke lokasi verifikasi.
“Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan sekaligus menjaga ketertiban administrasi agar pelaksanaan mudik berjalan lancar,” ucapnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan kota-kota tujuan serta jadwal keberangkatan armada bus dan truk pengangkut sepeda motor sebagaimana telah diumumkan sebelumnya.
“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap program Mudik Gratis 2026 dapat membantu warga merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” tandasnya.
Berikut lokasi verifikasi yang tersebar di lima wilayah kota administrasi dan satu titik tambahan:
Jakarta Pusat
Lapangan Tenis Kompleks Dinas Teknis Jatibaru, Jalan Taman Jatibaru Nomor 1.
Call Center: 0895 4032 66909
Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Jalan RP Soeroso Nomor 21, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center: 0895 4032 66908
Jakarta Utara
Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Utara, Jalan Plumpang Semper, Tugu Selatan, Koja.
Call Center: 0895 4032 66692
Jakarta Barat
Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Barat, Jalan Raya Ring Road, Rawa Buaya, Cengkareng.
Call Center: 0895 4030 66694
Jakarta Selatan
Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jalan MT Haryono Kavling 45–46, Cikoko, Pancoran.
Call Center: 0895 4032 66693
Jakarta Timur
Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Timur, Jalan Perserikatan Nomor 1 RT 2 RW 8, Jati, Pulogadung atau Terminal Rawamangun.
Call Center: 0895 4032 66691.

 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

SIM Keliling Jakarta Rabu Ini, Lokasi dan Syarat Perpanjangan SIM A & C

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan SIM Keliling untuk memudahkan warga Jakarta dalam memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM). Layanan ini dijadwalkan tersedia pada Rabu (18/2) di lima lokasi strategis di ibu kota.

Berdasarkan informasi dari akun resmi X (Twitter) TMC Polda Metro Jaya, lokasi layanan SIM Keliling kali ini meliputi:

  • Jakarta Timur: Mal Grand Cakung

  • Jakarta Utara: LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

  • Jakarta Barat: Lobby Selatan Mal Ciputra

Layanan ini dibuka mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Bagi warga yang ingin memperpanjang SIM, beberapa dokumen wajib dibawa, antara lain: fotokopi KTP yang masih berlaku, fotokopi SIM lama beserta SIM aslinya, bukti cek kesehatan, serta bukti tes psikologi.

Perlu diketahui, gerai SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku. Biaya perpanjangan disesuaikan dengan PP Nomor 60 Tahun 2016, yakni Rp80.000 untuk SIM A dan Rp75.000 untuk SIM C.

Sementara itu, perpanjangan SIM B tidak dapat dilakukan di gerai SIM Keliling karena dokumennya berbeda. Warga yang memiliki SIM B, yang diperuntukkan bagi kendaraan berat lebih dari 3,5 ton, harus melakukan perpanjangan di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas).

Dengan layanan SIM Keliling, Polda Metro Jaya berharap masyarakat dapat lebih mudah dan cepat memperpanjang masa berlaku SIM tanpa harus datang ke kantor utama, sekaligus mengurangi antrean panjang di Satpas.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Samsat Keliling Hadir di 14 Lokasi Jadetabek, Mudah Bayar Pajak Kendaraan

Untuk mempermudah masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor (PKB), Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan Samsat Keliling di 14 lokasi yang tersebar di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek), Rabu ini. Layanan ini memungkinkan masyarakat menyelesaikan pembayaran PKB tanpa harus datang ke kantor Samsat.

Dikutip dari akun resmi TMC Polda Metro Jaya, 14 lokasi Samsat Keliling dan jam operasionalnya adalah sebagai berikut:

  • Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB) dan Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan parkiran Italy Mall Artha Gading (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat Jakarta Selatan (09.00–15.00 WIB) dan Gudang Sarinah Cikoko Pancoran (09.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat dan Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB)

  • Kota Tangerang: Alun-Alun Cibodas dan parkiran busway Foodmosphere (08.00–14.00 WIB)

  • Ciledug: Pasar Modern Banjar Wijaya Cipondoh dan Metland Cyber City Cipondoh (09.00–14.00 WIB)

  • Serpong: Halaman parkir Samsat Serpong (08.00–14.00 WIB) dan Mal ITC BSD Serpong (16.00–19.00 WIB)

  • Ciputat: Halaman parkir Samsat dan Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB)

  • Kelapa Dua: Halaman Gtown House Square Gading (08.00–14.00 WIB)

  • Kota Bekasi: Danau Duta Harapan (09.00–12.00 WIB)

  • Kabupaten Bekasi: Ruko Rubson Lippo Cikarang (09.00–12.00 WIB) dan halaman parkir Samsat (18.30–20.30 WIB)

  • Depok: Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB) dan kantor Kecamatan Tajur Halang (09.00–12.00 WIB)

  • Cinere: Kantor Kelurahan Pondok Petir (08.00–12.00 WIB)

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini wajib membawa dokumen KTP, BPKB, dan STNK asli, lengkap dengan fotokopi sebagai persyaratan. Perlu dicatat, gerai Samsat Keliling hanya melayani pembayaran PKB tahunan. Sedangkan untuk perpanjangan STNK lima tahunan atau penggantian pelat nomor kendaraan, masyarakat tetap harus datang langsung ke kantor Samsat terdekat.

Layanan ini diharapkan dapat meringankan antrean di kantor Samsat sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News