Beranda blog Halaman 4684

Pjs Wali Kota Medan Terima Audiensi Terkait Pemindahan Kantor OJK Regional 5 Sumbagut

Pjs Wali Kota Medan Terima Audiensi Terkait Pemindahan Kantor OJK Regional 5 Sumbagut

Suarapemerintah.idPenjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M.T menerima audiensi dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Sumbagut di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (10/11). Audiensi tersebut berkaitan dengan rencana pemindahan kantor OJK Regional 5 Sumbagut.

Kepala Kantor OJK Regional 5 Sumbagut, Yusup Ansori menginformasikan mengenai pemindahan  lokasi kantor yang akan dijadikan kantor OJK Regional 5 Sumbagut yang baru, mengingat gedung kantor yang ada saat ini masih menyewa. “Lokasinya ada dijalan Gatot Subroto dengan luas tanah sekitar 5000 Meter persegi.”kata Yusup.

Berkaitan dengan hal tersebut, Yusup Ansori pun mengajukan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) kepada Pemko Medan.

“sekaligus kami mengajukan permohonan BPHTB nya, mudah-mudahan prosesnya dapat berjalan lancar sehingga dapat kami bangun kantor yang tetap.”harapnya.

Menanggapi hal tersebut Pjs Wali Kota Medan mengaku mendukung dan siap membantu agar prosesnya berjalan lancar. Apalagi OJK sebagai lembaga pengawas jasa keuangan sudah sepatutnya memiliki gedung kantor sendiri.

“Kami akan membantu, saya juga berharap prosesnya berjalan dengan lancar tanpa adanya masalah.”harap Pjs Wali Kota Medan.

Turut mendampingi Pjs Wali Kota Medan dalam audiensi tersebut Kaban Pengelolah Pajak dan Retribusi Daerah Kota Medan, Suherman dan Kepala Dinas PKP&PR Kota Medan, Benny Iskandar.

Pjs Wali Kota Medan Ikuti Upacara Ziarah Nasional

Pjs Wali Kota Medan Ikuti Upacara Ziarah Nasional

Suarapemerintah.id – Gubsu Edy Rahmayadi bersama Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M.T mengikuti Upacara Ziarah Nasional secara virtual dari Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut, Selasa (10/11). Kegiatan yang merupakan rangkaian Peringatan Hari Pahlawan ini juga diikuti oleh Kapoldasu Irjen. Pol. Martuani Sormin dan Panglima Kodam Bukit Barisan (BB) Mayjen. TNI Irwansyah.

Bertindak sebagai inspektur upacara pada ziarah nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Peringatan bertema “Pahlawanku Sepanjang Masa” ini dimulai pada sekitar pukul 08.10 WIB yang ditandai kehadiran Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Maruf Amin, yang mengenakan setelan jas berwarna hitam dan dasi warna merah yang dipadu dengan masker warna hitam.

Upacara peringatan Hari Pahlawan juga dihadiri Menko Polhukam, Mahfud MD. Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi selaku inspektur upacara meletakkan karangan bunga sebagai tanda penghormatan kepada arwah para pahlawan.

Selanjutnya, Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden KH Maruf Amin menaburkan bunga di sejumlah makam pahlawan nasional.

Setelah mengikuti upacara, di Pendopo Rumah Dinas Gubsu digelar syukuran atas penganugerahan gelar  Pahlawan Nasional kepada Sutan Mohammad Amin Nasution yang merupakan tokoh pergerakan pemuda dan juga Gubernur Sumatera Utara yang pertama.

Syukuran atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional ini diwarnai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Gubsu.

Gubsu mengatakan, pemberian anugerah gelar Pahlawan Nasional kepada Sutan Mohammad Amin Nasution ini menjadi kebanggan bagi rakyat Sumut. Gubsu juga mengajak warga Sumut mendoakan para pahlawan dan generasi seterusnya agar mampu menjalankan amanah dari pendahulunya.

Pemkot Manado Meraih Penghargaan Penyelenggara Pemerintahan Terbaik

Pemkot Manado Raih Penghargaan Penyelenggara Pemerintahan Terbaik

Suarapemerintah.idKota Manado kembali meraih penghargaan dan apresiasi dari pemerintah pusat terkait dengan prestasi penyelenggaraan pemerintah daerah LPPD tahun 2018, dengan status kinerja sangat tinggi.

Penghargaan pemerintah pusat ini secara otomatis menempatkan kota Manado dibawah kepemimpinan Walikota, GS Vicky Lumentut, sebagai daerah paling konsisten dengan penyelenggaraan pemerintahan dibandingan dengan kabupaten/kota lainnya di provinsi Sulut.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Tim Teknis Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD), Kasubdit Evaluasi Kinerja Wilayah I Direktorat EKPKD, Faebuadodo Hia dan mewakili Walikota Manado diterima langsung oleh Kabag Pemerintahan dan Humas Pemkot Manado, Sonny Takumansang. Kamis (05/11) di Jakarta.

“Penghargaan ini tak lepas arahan dan petunjuk Bapak Walikota  dan dukungan moril yang diberikan warga kota Manado dalam rangka menciptakan pemerintahan yang kredibel serta kapabel dalam memberikan pelayanan publik yang semaksimal mungkin,” ucap Takumansang.

Data yang berhasil dihimpun menunjukan, selang tahun 2019 lalu, dibawah kendali Walikota Manado GS Vicky Lumentut, Pemkot Manado telah mentorehkan berbagai macam penghargaan yang diberikan pemerintah pusat, termasuk dunia internasional atas keberhasilan yang ditunjukan Walikota.

10.000 Masyarakat Bogor Menerima Sertifikat Program PTSL

10.000 Masyarakat Bogor Menerima Sertipikat Program PTSL
Suarapemerintah.id – Presiden Republik Indonesia,  Ir. Joko Widodo membagikan sertifikat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat Kabupaten Bogor sebanyak 10.000 bidang tanah melalui media virtual zoom meeting.
Penyerahan secara simbolis juga berlangsung dengan dihadiri 50 warga Kabupaten yang mendapatkan sertifikat PTSL bertempat  di Ruang Serbaguna I, Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada Senin (9/11).
Bupati Bogor Ade Yasin yang juga membuka acara mengaku sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat, yang sudah membantu memberikan sertipikat kepada masyarakat Kabupaten Bogor.
“Alhamdulillah kita dapat bantuan sertifikasi dari pemerintah pusat. Hari ini kita serahkan kepada 50 warga secara simbolis, sebelum nantinya diserahkan kepada pemiliknya masing,” katanya.
Selain itu Bupati Bogor menyampaikan Program PTSL dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kebijakan bidang pertanahan dan pengendalian pemanfaatan ruang, juga mempertegas batasan pemanfaatan tanah, sehingga nantinya dapat mendorong terciptanya harmonisasi dan integritasi pembangunan di daerah.
“PTSL merupakan bagian dari program yang dilaksanakan untuk mengurangi ketimpangan kepemilikan tanah di Indonesia, sehingga masyarakat penerima manfaat dapat turut serta membangun lingkungan yang kondusif dan melakukan pengembangan perekonomian yang produktif,” katanya.
Ia juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor secara periodik telah melaksanakan kegiatan sertifikasi tanah milik masyarakat, baik melalui program daerah yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Bogor, maupun melalui dukungan terhadap program nasional dan Program Tanah Sistematis Lengkap.
“Berbagai program tersebut dilaksanakan, tentunya sebagai bentuk kepedulian dalam meringankan beban masyarakat dalam perolehan sertipikat tanah dengan harapan akan lebih meningkatkan tertib administrasi pertanahan serta mewujudkan kepastian hukum tanah sehingga dapat meminimalisasi timbulnya sengketa,” ungkapnya.
Ia juga berpesan agar sertipikat tersebut dijaga dan dimanfaatkan dengan baik sesuai dengan fungsinya sebagai sumber kekuatan yuridis kepemilikan tanah yang bernilai ekonomis.
Sementara itu, Kepala Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional(ATR/BPN) Kabupaten Bogor, Sepyo Achanto mengatakan, jumlah penerbitan sertipikat PTSL kali ini secara menyeluruh hampir 1 juta tanah, dengan sumber pembiayaan APBN.
Menurut dia, dalam rangka Bulan Bakti Agraria dan Tata Ruang, Presiden Jokowi menerbitkan sebanyak 1 juta sertipikat PTSL.
Sepyo mengungkapkan, ATR/BPN Kabupaten Bogor tahun ini menargetkan 18.800 bidang tanah yang bakal masuk program sertipikat PTSL, dan hingga kini sudah mencapai 80 persen jumlah yang sudah mendapatkan sertifikat gratis dari pemerintah.

Tim Verifikasi Lapangan Lakukan Monev Penerapan Keterbukaan Informasi ke Diskominfo Kabupaten Bogor

Tim Verifikasi Lapangan Lakukan Monev Penerapan Keterbukaan Informasi ke Diskominfo Kabupaten Bogor
Suarapemerintah.id – Tim Verifikasi Lapangan yang terdiri dari Komisi Informasi (PI) Prov Jabar dan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Prov Jabar. Lakukan kunjungan kerja dan verifikasi lapangan ke Diskominfo Kabupaten Bogor di ruang rapat Kadiskominfo Kab.Bogor, Senin (9/11).
Dalam rangka penerapan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2020. Khususnya keterbukaan informasi kaitan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor.
Ketua Komisi Informasi Jabar, Ijang Faisal menuturkan, kegiatan itu dilakukan untuk mengevaluasi kinerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam penerapan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik meliputi Informasi Berkala, LLIP, PPID, SLIP, Setiap Saat dan Serta Merta agar selaras dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kita ingin melihat sejauhmana penguatan pelayanan yang dilakukan oleh Diskominfo Kabupaten Bogor selaku PPID Utama. Terlebih ditengah pandemi Covid-19 saat ini, apakah ada inovasi yang dilakukan untuk mengoptimalkan pelayanan informasi kepada masyarakat,” tegasnya.
Tambahnya, dari hasil verifikasi lapangan kali ini. Kabupaten Bogor cukup baik dalam melaksanakan penerapan Undang-undang IKP maupun pelayanan informasinya.
“Untuk hasilnya akan kami umumkan pada tiga Desember 2020 mendatang. Kami berharap tiap Kabupaten/Kota Se-Jabar bisa memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Kadiskominfo Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan menjelaskan, Diskominfo Kabupaten Bogor sebagai PPID  terus bersinergi bersama PPID Pembantu Perangkat Daerah Se-Kabupaten Bogor dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.
Sehingga informasi yang dipublikasikan, mulai dari informasi berkala, setiap saat dan serta merta sampai dan dapat diterima oleh masyarakat Kabupaten Bogor.
“Kami terus berupaya mengoptimalkan keterbukaan pelayanan informasi. Kita sudah terapkan E-PPID yang terintegrasi ke pelayanan BPJS Kesehatan, pelayanan kependudukan, pelayanan perizinan secara online. Informasi kebencanaan, informasi perkiraan cuaca, Lapor dan laras online dan lainnya,” jelas Irwan.
Irwan menegaskan, selain itu ditengah pandemi Covid-19, untuk mengedukasi dan memberikan informasi terikini kaitan data Covid-19 di Kabupaten Bogor.
Updating keterbukaan  Informasi  Covid-19 yang terdiri dari pasien sembuh, pasien positif, dan meninggal dunia terus dilakukan PPID utama yang terintegrasi langsung dengan website geoportal.bogorkab.go.id/Covid-19
“Ini kami lakukan agar masyarakat terus terdidik. Harapannya akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kesehatan. Dengan selalu mematuhi protokol kesehatan memakao masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” katanya.
Menurutnya, upaya ini diharapkan mampu mempertahankan prestasi yang telah diraih. Juga dapat meningkatkan penerapan dan pelayanan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Bogor. “Kami berharap PPID Kabupaten Bogor tahun ini bisaI kembali meraih juara,” imbuhnya.

Pimpim Upacara peringatan Hari Pahlawan, Wabup Bogor Himbau Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

Pimpim Upacara peringatan Hari Pahlawan, Wabup Bogor Himbau Lanjutkan Perjuangan Pahlawan
Suarapemerintah.idWakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan memimpin upacara Peringatan Hari Pahlawan 2020 tingkat Kab. Bogor di Lapangan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (10/11).
Upacara juga dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Bogor membacakan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P Batubara yang mengatakan apa yang telah dilakukan para pahlawan kiranya dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk meneruskan perjuangan mereka.
Kalau dulu kita berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa, seperti: kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal dan termasuk berjuang melawan pandemi Covid- 19 yang saat ini melanda dunia.
“Meskipun dalam masa pandemi covid, Peringatan Hari Pahlawan tahun 2020 diharapkan dapat berlangsung secara khidmat dan tidak kehilangan makna. bahkan dapat memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.
Iwan mengungkapkan bahwa nilai-nilai kepahlawanan seperti: percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, rela berkorban, pantang menyerah, suka membantu, bergotong royong, perlu terus dirawat dan dipupuk agar dapat tumbuh bersemi di dalam hati sanubari setiap rakyat Indonesia, semangat kepahlawanan yang terus menyala, dapat dijadikan sebagai motor penggerak dalam upaya kita mengisi kemerdekaan untuk mewujudkan cita-cita para pendiri negeri ini.
“Yakinlah apabila setiap anak Bangsa Indonesia tertanam semangat dan nilai-nilai kepahlawanan tersebut, maka kita akan dapat menyelesaikan berbagai masalah bangsa. Mari tunjukkan kontribusi kita kepada bangsa dan negara dengan menjadi pahlawan masa kini yang memiliki empati untuk menolong sesama, saling menghargai dan menghormati satu sama lain,” ujarnya.
Wabup juga menghimbau kepada seluruh rakyat Indonesia untuk berpartisipasi memperingati Hari Pahlawan tahun 2020 sebagai salah satu bentuk penghargaan atas jasa para pahlawan. sebagaimana ungkapan salah seorang the founding fathers kita Ir. Soekarno yang menyatakan bahwa ” … hanya bangsa yang menghargai jasa pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar … “.
“Kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bersatu, bergotong royong mengisi kemerdekaan membangun negeri. Jangan sia-siakan perjuangan para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi bumi pertiwi ini dan kita buktikan bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh, berdaya saing, penuh dengan daya kreasi yang tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain di dunia,” ungkapnya.

Pemkot Yogya Gelar Lomba Tanaman Hias Aglonema Dan Anggrek

Pemkot Yogya Gelar Lomba Tanaman Hias Aglonema Dan Anggrek

Suarapemerintah.idPemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta menyelenggarakan lomba tanaman hias aglonema dan anggrek.

Kegiatan yang tetap menerapkan protokol Covid-19 ini diikuti oleh petani binaan DPP Kota Yogyakata dan pecinta tanaman hias Aglonema dan Anggrek di DIY.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Suyana mengatakan maksud dan tujuan diselenggarakan kontes tanaman hias tersebut adalah untuk menggali potensi petani serta pecinta tanaman hias aglaonema dan anggrek di DIY khususnya kota Yogyakarta dalam budidaya aglaonema dan anggrek

“Untuk memberikan wahana promosi-prestasi bagi petani atapun pecinta aglaonema dan anggrek di DIY, khususnya petani binaan DPP Kota Yogyakarta sekaligus edukasi bagi masyarakat agar lebih mengetahui dan mengenal tanaman hias aglaonema dan anggrek tentang bagaimana budidaya, pemeliharaan sampai dengan peluang bisnisnya,” jelasnya di XT Square, Minggu (8/11/2020) katanya.

Ia mengungkapkan dalam acara tersebut di bagi beberapa kategori yang dilombakan, untuk aglonema di bagi menjadi 6 kategori yakni juvenil, rumpun, tunggal dewasa, kochin, lokal tunggal dewasa, dan lokal rumpun.

“Sementara untuk anggrek di bagi menjadi 4 kategori yakni dendrobium, phaleonopsis (bulan), vanda dan gramathopilum,” ujarnya.

Dalam perlombaan kali ini terdapat 72 buah anggrek dan 144 aglonema. Nantinya, lanjutnya pemenang mendapatkan hadiah berupa sertfikat, piala dan uang pembinaan yang cukup menarik.

Sementara itu Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi berharap lomba tersebut dapat memberikan inspirasi bagi lebih banyak masyarakat untuk membudidayakan tanaman hias dan sayur.

Menurutnya, tidak ada lagi alasan bagi warga Kota Yogyakarta tidak bisa membudidayakan tanaman hias atau tanaman pertanian lain karena keterbatasan lahan.

“Buktinya, dengan taman yang relatif sempit pun, tanaman bisa dibudidayakan. Bahkan dikreasikan dengan baik sehingga semakin memperindah pekarangan. Tidak hanya indah, hasilnya pun bisa dinikmati oleh keluarga,” katanya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk menggalakkan budi daya tanaman hias dan sayur di lahan pekarangan.

“Di zaman sekarang, semua orang memiliki keinginan untuk hidup sehat. Salah satunya adalah pemenuhan gizi seimbang dari sayuran. Jika sayur mudah diperoleh, maka diharapkan kesehatan masyarakat pun semakin meningkat,” katanya.

Selain lomba tanaman hias, dalam acara tersebut juga didukung dengan bazar tanaman dan olahan hasil pertanian perikanan dari asosiasi anggrek, asosiasi aglonema, asosiasi flory, asosiasi tabulampot, asosiasi sepurkota, asosiasi olahan hasil pertanian, asosiasi olahan perikanan.

Gelar Macapat Untuk Milenial Tumbuhkan Cinta Budaya Lokal

Gelar Macapat Untuk Milenial Tumbuhkan Cinta Budaya Lokal

Suarapemerintah.id – Globalisasi yang terus berkembang membuat generasi muda kini mulai kehilangan identitas budaya mereka sendiri. Generasi muda saat ini lebih tertarik dan cenderung kepada modernitas. Krisis identitas ini harus segera ditanggulangi.

Untuk itu Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Yogya melaksanakan Gelar Macapat yang ditujukan untuk para generasi milenial. Gladhen Macapat ini dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaa Kota Yogya, Yetti Martanti, pada Senin (9/11) di Ndalem Ngabean Jalan Ngadisuryan No.6 Kraton.

Kegiatan dengan mengedepankan protokol kesehatan ini diikuti oleh anak-anak remaja usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Acara yang bertajuk ‘Menumbuhkan Kecintaan Seni Macapat Bagi Generasi Milenial’ berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada hari Senin hingga Rabu tanggal 9, 10, dan 11 November 2020.

Yetti Martanti dalam sambutannya menyatakan, bahwa seni sastra tembang ini menggambarkan perjalanan hidup manusia sejak di alam ruh, fase dilahirkan, tumbuh hingga meninggal dunia dan kembali ke alam ruh. Melalui syair dalam tembang, nilai-nilai luhur dan pitutur bijak disampaikan penuh makna.

“Bait-bait dalam tembang macapat yang memiliki nilai religius tinggi telah digunakan sebagai media penebar kebaikan oleh orang-orang bijak di masa silam. Tembang macapat  juga menjadi senandung cinta orangtua kepada anak-anak mereka agar mengerti akan arti kehidupan,” Jelasnya.

Kepala Bidang Sejarah dan Bahasa Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Drs Dwi Hana Cahya Sumpena, menyatakan, gelar macapat ini dari segi pelaksanaanya akan dibawakan lebih ringan dan lebih cair tetapi tanpa meninggalkan atau menghilangkan pakem-pakem yang berlaku.

“Gelar macapat kali ini, pelaksanaannya akan dibawakan lebih ringan dan cair tanpa meninggalkan pakem yang berlaku,” katanya.

Gelar Macapat ini juga menghadirkan narasumber Paksi Raras Alit penembang macapat yang berhasil meramu dan menyajikan sastra macapat dalam kemasan musik kekinian.  Selain Paksi dihadirkan pula praktisi macapat Slamet Nugroho dan Maryono, serta kelompok Pagu Sekar sebagai seniman pengiring dari tembang-tembang macapat yang akan dibawakan.

“Kami mengapresiasi kegiatan gelar macapat yang menyasar bagi generasi milenial. Harapannya kegiatan gelar macapat ini mampu memberikan pembelajaran untuk menghargai, menumbuhkan rasa peka dan rasa cinta terhadap karya sastra tradisional,” kata Hana.

Jelang New Normal, PT KCI Terapkan 8 Protokoler Baru

Beritamedia.id – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menerapkan protokoler baru yang dimulai pada 8 Juni 2020 sebagai antisipasi jelang kenormalan baru atau new normal.

Petugas frontliner PT KCI juga telah mulai menggunakan pelindung wajah atau face shield sebagai upaya untuk semakin mencegahan penularan Covid-19. Nantinya seluruh petugas di stasiun maupun Kereta akan menggunakan pelindung wajah ini.

Untuk meminimalisir risiko, hanya keluar rumah dan gunakan transportasi publik untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak. Kemudian untuk menghindari antrian, hindari naik KRL di jam-jam sibuk karena akan tetap ada pembatasan jumlah pengguna untuk menjaga jaga jarak.

KCI memastikan protokoler kesehatan baru untuk mencegah penyebaran infeksi virus corona dapat diterapkan pula di KRL. Berikut beberapa aturannya:

  1. Anak usia di bawah lima tahun atau balita dilarang naik KRL untuk sementara waktu.
  2. Penumpang lanjut usia atau lansia, hanya diizinkan naik KRL di luar jam sibuk, pada pukul 10 sampai 14 WIB.
  3. Para pedagang dengan barang bawaan yang banyak tidak boleh naik KRL di saat jam sibuk untuk mempermudah penumpang lainnya menjaga jarak aman.
  4. Bagi balita dan lansia yang harus memakai KRL karena keperluan mendesak, seperti perawatan rutin ke rumah sakit, harus melapor ke petugas stasiun.
  5. Setiap penumpang diimbau memakai transaksi nontunai.
  6. Para penumpang wajib memakai masker, baik di stasiun maupun di dalam kereta.
  7. Wajib menjaga jarak atau physical distancing sesuai marka yang tertera. KCI akan melakukan penyekatan. Jika kondisinya padat, petugas akan menerapkan sistem buka-tutup di luar stasiun.
  8. Penumpang diimbau tidak berbicara secara langsung atau melalui telepon seluler selama di dalam kereta. Tujuannya, agar percikan liur atau droplet tidak keluar dan masuk ke saluran pernapasan penumpang lainnya

Pembukaan Masjid Kembali, DMI Keluarkan Prokes Dalam Beribadah

Beritamedia.id – Berlakunya kebijakan new normal ditanggapi oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk membuka kembali masjid. DMI menerbitkan surat edaran yang berisi mengenai pembukaan masjid untuk pelaksanaan Salat wajib lima waktu dan Salat Jumat.

Surat Edaran dengan Nomor 104/PP-DMI/A/V/2020 tentang Edaran ke-III dan Jamaah dalam The New Normal ini diterbitkan untuk menindaklanjuti SE Menteri Agama No SE 15/2020 dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 14/2020.

Surat tersebut ditandatangani Ketua Umum DMI Jusuf Kalla dan Sekretaris Jenderal Imam Adduruqutni.

Pembukaan masjid tersebut diikuti pula dengan protokoler baru untuk mencegah dan menangkal penyebaran covid-19. Melalui surat itu, DMI tetap meminta agar pengurus masjid memperhatikan keselamatan jamaah.

Dalam surat tersebut, DMI meminta agar para jemaah dapat melakukan protokol kesehatan ketika beraktivitas di dalam masjid. Hal itu guna mengurangi kemungkinan penyebaran virus corona.

“Jaga jarak minimal 1 meter antar-jemaah, kenakan masker dari rumah, bawa sajadah atau saputangan sendiri, atau kelengkapan lain yang diperlukan,” bunyi poin kedua.

Pada poin ketiga, DMI meminta para pengurus masjid setempat untuk menggulung karpet, disiplin membersihkan lantai masjid atau musala dengan karbol dan disinfektan, serta menyiapkan hand sanitizer atau sabun untuk para jemaah.

Kemudian, bagi daerah yang padat penduduk ibadah Shalat Jumat dilaksanakan dua gelombang. Selain membuka masjid untuk ibadah shalat lima waktu dan Shalat Jumat, DMI juga menyerukan sejumlah hal yaitu menjaga keselamatan jamaah dengan menerapkan protokol kesehatan.

Selanjutnya DMI juga meminta agar menyiagakan masjid sebagai pos reaksi cepat jika ada jamaah yang tertular COVID-19 dengan memperkuat moto DMI “Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid”.

Terakhir jamaah yang sedang sakit, batuk, demam, sesak napas dan mengalami gejala flu agar melaksanakan ibadah di rumah masing-masing hingga dinyatakan sembuh.