Beranda blog Halaman 4685

PNS Kerja Dari Rumah Diperpanjang Hingga 4 Juni

Beritamedia.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 57/2020 tertanggal 28 Mei 2020.

Kebijakan tersebut mengatur perpanjangan pelaksanaan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga 4 Juni 2020.

Dalam keterangan pers yang diterbitkan Kementerian PANRB, Jumat (29/5/2020), aturan tersebut akan dievaluasi lebih lanjut sesuai kebutuhan.

Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada tiap instansi pemerintah pun diminta untuk memastikan agar penyesuaian sistem kerja ini tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat.

Pada SE tersebut dijelaskan bahwa perpanjangan masa pelaksanaan kerja dari rumah atau work from home bagi PNS ini memperhatikan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyusun tatanan kehidupan baru (new normal) yang mendukung produktivitas kerja.

Adanya tatanan kehidupan baru ini, pemerintah akan tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Penumpang Soekarno Hatta Membludak, AP II Batasi Penerbangan

Beritamedia.id – Menanggapi hebohnya foto yang beredar di media sosial mengenai padatnya calon penumpang di Bandara Internasional Soekarno Hatta, PT Angkasa Pura II (Persero) langsung menetapkan kebijakan baru demi kelancaran dan keamanan proses keberangkatan penumpang.

Kebijakan tersebut diantaranya:

  1. Antrian penumpang pada terminal 2 dibagi menjadi 4 posko. Dimana penumpang akan melewati proses verifikasi dokumen calon penumpang, mengisi dokumen kartu kewaspadaan kesehatan, tes dan verifikasi dokumen kesehatan, baru setelahnya penumpang masuk ke konter check in
  2. Pembatasan frekuensi slot penerbangan menjadi hanya 5-7 penerbangan per jam untuk menghindari penumpukan
  3. Pembatasan jumlah penumpang menjadi 50% atau setengah dari kapasitas kursi di setiap penerbangan

“Kami telah melakukan evaluasi dan kemudian mengimplementasikan kebijakan baru. Pada pagi hari ini, 15 Mei 2020, proses keberangkatan penumpang di rute domestik berjalan lancar di Soekarno-Hatta, baik itu di Terminal 2 dan 3,” jelas Muhammad Awaluddin – Presdir PT Angkasa Pura II�melalui Berita Rilis yang diterima redaksi.

Walikota Lantik Satgas Covid-19 Tingkat Lingkungan Se-Kecamatan Paal Dua

Walikota Lantik Satgas Covid-19 Tingkat Lingkungan Se-Kecamatan Paal Dua

Suarapemerintah.idWalikota Manado, GS Vicky Lumentut, kembali melantik Satgas Covid-19 tingkat lingkungan di  7 Kelurahan, Kecamatan Paal Dua, yakni Dendengan Dalam Dendengan Luar, Kairagi Weru, Malendeng, Paal Dua, Perkamil dan  Ranomut,  berlokasi di Lapangan  Perkamil, Senin (09/11).

Dengan tugas membantu Satgas Covid-19 Kota Manado dalam rangka memutus mata rantai Covid-19, dengan tugas  memberikan sosialisasasi dan edukasi protokol kesehatan serta melakukan pemantauan dilingkungan memastikan protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik oleh warga.

Dalam kesempatan itu, Walikota menyampaikan sangat penting selalu mengingatkan kepada rakyat Kota Manado bahaya penularan Covid-19.

Maka dari itu dirinya rutin turun lapangan menyampaikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar disiplin menjalankan 4M, dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan dan yang penting tingkatkan iman dan ibadah kita kepada Tuhan Yang Maha Esa.

” Terimakasih telah bersedia menjadi bagian dalam tugas mulia ini, sebagai Satgas Covid-19 di Lingkungan dalam mengedukasi dan mengsosialisasikan protokol kesehatan dilingkungan masing-masing serta memonitoring warga  menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan disiplin,” tutur Walikota.

 

3 Cara Korea Selatan Redam Wabah Corona

3 Cara Korea Selatan Redam Wabah Corona

Beritamedia.id – Korea Selatan (korsel) menjadi negara berikutnya, setelah China dalam penyeberan wabah Corona. Di pertengahan Februari bahkan kasus infeksi Corona mencapai angka sekitar 1.766 laporan kasus. Namun, gerak cepat dari otoritas pemerintah Korsel berhasil dalam menghadang virus berbahaya ini semakin meluas.

Tercatat ada perlambatan signifikan dari perkembangan kasus wabah Corona di Korsel. Dari 900an kasus dalam sehari kini hanya ada 70an kasus baru. Data tersebut membuat mata publik dunia mengarah ke negeri ginseng, dan mencari tahu resep jitu Korsel dalam memenangi perang dengan virus Corona.

Pemerintah Korsel menyebut ada 3 strategi yang digunakan untuk virus Corona, berikut adalah penjelasannya :

  1. Pemerintah Korea Selatan mengadakan pengujian yang luas dan efektif dengan menggunakan drive-thru-clinics. Keunggulan : Cepat karena pemeriksaan di drive-thru hanya 20 menit, hasil dikirim melalui SMS atau pesan singkat. Dapat melakukan tes dalam jumlah banyak, 15 ribu orang dapat dites dalam sehari meminimalisir penularan baik masih berupa gejala ringan apalagi gejala berat.
    Layanan drive-thru-clinics dapat mengurangi beban rumah sakit dan mengurangi risiko kesehatan petugas medis
  2. Menggunakan teknologi seperti aplikasi dan drone untuk melawan Corona. Aplikasi Corona 100m. Menunjukkan lokasi GPS dari seseorang yang terkonfirmasi Covid-19 bisa dilihat dari aplikasi sehingga warga lain yang belum tertular bisa menjauhi area tersebut. Drone Daegu, kota di Korsel menggunakan drone untuk menyemprot disinfektan di tempat publik. Sebanyak 2,5 galon disinfektan disemprot dalam 10-12 menit
  3. Melakukan Social Distancing untuk memotong pertumbuhan kasus. Menutup sekolah-sekolah, kantor-kantor dan melarang pertemuan besar.Terdapat pula kamera pengecek suhu di tiap pintu masuk gedung dan petugas berpakaian pelindung di tempat umum untuk mengingatkan warga agar mencuci tangan mereka

Langkah Pemerintah Lawan Corona Setelah Jadi Pandemik

Langkah Pemerintah Lawan Corona Setelah Jadi Pandemik

Beritamedia.id – World Health Organization telah menetapkan status virus Corona menjadi pandemik. WHO mendefinisikan istilah ini sebagai wabah patogen baru yang menyebar dengan mudah dari orang ke orang di seluruh dunia.

Pandemik adalah ketika ia menyebar di beberapa negara atau benua dan biasanya memengaruhi orang dalam jumlah besar. Persebarannya secara global.

  1. Tidak mengambil opsi ‘lockdown’. Jumlah imported case dan pasien yang positif di
    Indonesia belum memenuhi unsur untuk pemerintah menutup pintu akses.
  2. Kepentingan negara untuk mengamankan stok alat pelindung diri, masker, hingga kit
    atau alat uji Corona. Kemenkes siapkan 15 juta masker dan 10 ribu kit lab.
  3. Melakukan contact tracing, contact tracing ini dapat memutuskan mata rantai
    sebaran virus corona atau covid-19 agar tidak semakin meluas di Indonesia.
  4. Menerbitkan protokol pemberian visa dan izin tinggal dalam upaya pencegahan
    masuknya virus corona. Sebanyak 126 warga negara asing ditolak masuk ke
    Indonesia, karena memiliki riwayat perjalanan ke kawasan yang menjadi episentrum
    virus corona di China, Italia, Iran dan Korea Selatan, dalam jangka waktu 14 hari.
  5. Melakukan sterilisasi transportasi dan tempat umum yang berkaitan dengan kegiatan
    pariwisata
  6. Memetakan area yang memiliki potensi risiko kontaminasi virus corona. Pemetaan
    itu menyebut risiko kontaminasi terbesar terjadi di wilayah rute Bogor Depok Jakarta
    Kota.
  7. Dewan Masjid Indonesia memberi imbauan sanitasi siaga masjid dan mushala terkait
    pencegahan penyebaran virus corona.

Rangsang Hak Cipta dan Merek di Era Pandemi

Rangsang Hak Cipta dan Merek di Era Pandemi

Suarapemerintah.id – Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) bekerja sama dengan Non Governmental Organization (NGO) dari Jerman, Friedrich Naumann Stiftung (FNS), menyelenggarakan Diseminasi Pelayanan Publik Kemenkumham, dengan tema Hak Cipta, dan Merek.

Diselenggarakannya diseminasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Kekayaan Intelektual (KI), khususnya hak cipta, dan merek, serta merangsang masyarakat untuk menghasilkan karya-karya yang memiliki nilai, baik dalam hak cipta, maupun merek. Terlebih di era pandemi Covid-19 saat ini, hak cipta dan merek diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat mendapatkan mata pencaharian.

Menurut Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama, Pagar Butar Butar, diseminasi yang dilaksanakan secara off line, dan on line melalui live streaming di kanal YouTube Kemenkumham RI ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, dan dapat menumbuhkan semangat di masyarakat akan karya-karya di bidang KI, khususnya hak cipta dan merek. “Terlebih di era pandemi seperti sekarang ini, kita harus cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan kondisi lingkungan yang tidak memungkinkan selalu berkegiatan fisik,” ujar Pagar.

Selain itu, diseminasi ini merupakan salah satu upaya Kemenkumham dalam menyampaikan informasi ke masyarakat akan pelayanan publik yang ada di Kemenkumham. “Kemenkumham selalu berupaya menyampaikan informasi, dan memberikan pelayanan publik yang baik bagi masyarakat. Melayani masyarakat merupakan kewajiban organisasi pemerintah,” ujar Pagar di Hotel Melia Purosani, Yogyakarta, Kamis (05/11/2020).

Kepala Biro Humas juga berharap, dengan dilaksanakannya diseminasi ini, para peserta/masyarakat dapat mendapatkan manfaat, dan memberikan feedback/umpan balik akan pelayanan publik yang ada di Kemenkumham, khususnya pelayanan KI di bidang hak cipta dan merek. “Tolong bantu kami dengan memberikan feedback, atau masukan agar kami dapat memberikan pelayanan publik yang lebih baik lagi di masa yang akan datang,” tandas Pagar kepada para peserta, yang merupakan mahasiswa/mahasiswi perwakilan dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Universitar Janabadra, dan Institut Seni Indonesia.

Sementara itu, Kepala Bagian Kerja Sama Luar Negeri, Youngest Non Itah dalam laporannya mengatakan, kegiatan Diseminasi Pelayanan Publik kali ini merupakan implementasi dari Memorandum Saling Pengertian (MSP) antara Kemenkumham dan FNS mengenai Kerja Sama Penguatan Rule of Law, Hak Asasi Manusia, Demokrasi, dan Good Governance. “Untuk mewujudkan salah satu tujuan dari MSP, yakni Tata Laksana Pemerintahan yang Baik (Good Governance), Biro Humas menginisiasi kegiatan diseminasi kali ini,” terang Youngest.

Adapun yang bertindak sebagai narasumber pada kegiatan kali ini adalah Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pelayanan Hukum dan Lembaga Manajemen Kolektif, Agung Damarsasongko; Kasubdit. Permohonan dan Publikasi, Adel Chandra; Kepala Bidang Hukum Kantor Wilayah (Kanwil) D.I. Yogyakarta, Kus Aprianawati; dan Kepala Sub Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil D.I.Yogyakarta, Vanny Aldilla.

Empat Calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara Baru

 

Beritamedia.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan empat nama calon yang akan menjabat sebagai Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara. Badan Otorita ini memang dibentuk khusus untuk Pemindahan Ibu Kota.⁣

“Untuk Otorita Ibu Kota Negara ini memang kita akan segera tanda-tangan Perpres di mana nanti ada CEO-nya. Sampai sekarang belum diputuskan, akan diputuskan dalam minggu ini,” kata Jokowi di Istana, Senin (2/4/2020).⁣

“Kandidatnya ada. Pertama Pak Bambang Brodjonegoro, Pak Ahok [Basuki Tjahaja Purnama], ketiga Pak Tumiyono, dan empat Pak Azwar Anas,” kata Jokowi menambahkan.⁣

Bambang Brodjonegoro, ⁣
SE Pembangunan dan Ekonomi Regional Universitas Indonesia 1985-1990, S2-S3 di University of Illinois AS, Dekan FE-UI (2005-2009), Director General Islamic Research and Training Institute, Islamic Development Bank (2010-2011), Menteri Keuangan Kabinet Kerja (2014-2016)⁣

Basuki Tjahaja Purnama, S1 Teknik Geologi, Universitas Trisakti 1989, S2 Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya 1994, Anggota DPR Kabupaten Belitung Timur 2004, Bupati Belitung Timur 2005, Anggota DPR RI 2009, Wakil Gubernur DKI Jakarta 2012, Gubernur DKI Jakarta 2014.⁣

Tumiyana, Sarjana Teknik Sipil Universitas Borobudur 1994, S2 Jakarta Institute of Management Studies 1997, Direktur Keuangan PT PP (Persero)Tbk (2008-2016), Dirut PT PP (Persero)Tbk (2016-April 2018), Komisaris Kereta Cepat Indonesia-China (2018-sekarang).⁣

Azwar Anas, S1 Fakultas Sastra Universitas Indonesia (1994-1999), S1 Fakultas Teknologi Pendidikan IKIP (1992-1998), S2 FISIP UI (2002-2005), Bupati Banyuwangi (2010-sekarang)⁣.

Sejarah Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof.Dr.Sulianto Saroso

 

Beritamedia.id – Sejarah Rumah Rakit Penyakit Infeksi atau Rumah Sakit Prof.Dr.Sulianto Saroso

  • Sejarah awal rumah sakit ini sebagai stasiun karantina tahun 1985. Menampung penderita cacar dari Jakarta dan daerah sekitarnya.
  • Pada Tahun 1972 Indonesia bebas cacar maka di alih fungsikan menjadi Rumah Sakit Karantina berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan Nomor 148 / Men Kes /SK / IV / 78 dibawah Direktorat Jendral P4M Departemen Kesehatan
  •  17 Juni 1992, Pindah ke jalan Sunter Permai Raya Dan perletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit
  •  24 September 1993 pembangunan Rumah Sakit ini selesai
  • 1 Januari 1994 RS Karantina ditutup dan RSPI – SS dibuka untuk Umum
  • Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 55 / MENKES / SK / I / 1994 tanggal 20 Januari 1994 tentang Organisasi dan Tatakerja Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Rumah Sakit ini adalah unit organik Departemen Kesehatan yang bertanggung jawab langsung kepada Dirjen PPM dan PLP
  • Pada tanggal 21 April 1994 , bertepatan dengan peringatan hari lahir Ibu R.A.Kartini, Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso diresmikan penggunaannya oleh Menteri Kesehatan Prof. Dr. Sujudi
  • Surat Keputusan No. 55 / MENKES / SK / I / 1994 dan Surat Keputusan No. 113 / MENKES / SK / II / 1996 menetapkan RSPI – SS organisasinya setingkat dengan Rumah Sakit Tingkat B Non Pendidikan yaitu 1 Direktur dan 2 Wakil Direktur dan menetapkan RSPI – SS setara dengan Rumah Sakit Umum

Tahun Depan, Imam Masjid di Bekasi Digaji 2,5 Juta

Suara Pemerintah – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bekasi mengumumkan rencana untuk memberikan gaji kepada Imam di masjid-masjid di daerah Kabupaten Bekasi. Jumlah gaji yang akan diterima Imam masjid tersebut sebesar 2,5 juta rupiah.

Rencana tersebut dikemukakan oleh Ketua DMI Kabupaten Bekasi Imam Mulyana pada Senin (9/11).

Namun, Ia menyebut perihal gaji trersebut jika Imam sudah memenuhi persyaratan yang berlakukan yakni membaca dengan baik serta memahami maknanya.

“Ya benar nanti akan kita beri tunjangan atau gaji, tentunya melalui sejumlah seleksi. Nanti ada seleksinya,” kata Ketua DMI Kabupaten Bekasi Imam Mulyana

DMI akan menggelar proses seleksi yang melibatkan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ).

Ia menjelaskan, tunjangan kesejahteraan Rp2,5 juta per bulan akan diberikan kepada individu bersangkutan yang memenuhi persyaratan.

Kalau suaranya kurang bagus ya tidak bisa masuk kategori penerima tunjangan ini. Itu salah satu syarat utamanya,” kata Imam.

Dia menuturkan DMI Kabupaten Bekasi sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melaksanakan rencana pemberian tunjangan kesejahteraan tersebut.

Bupati Bekasi sangat mendukung program kami ini. Tahun depan Insya Allah terealisasi,” katanya.

Dia menjelaskan pula saat ini DMI Kabupaten Bekasi tengah menyusun program kerja tahun depan, yang mencakup upaya memakmurkan masjid dan menjadikan masjid sebagai pusat ilmu agama.

Sedikitnya ada 1.600 masjid di Kabupaten Bekasi. Harapannya jangan cuma mau membangunnya saja, tapi pas masjidnya sudah jadi tidak dimakmurkan,” kata Imam.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mendukung program DMI untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh imam masjid dan memakmurkan masjid.

Dari tahun 2019 kami telah memberikan perhatian walaupun cuma ala kadarnya, tapi saya punya keinginan kami akan terus tingkatkan kesejahteraan, khususnya bagi imam dan merbot masjid,” kata Eka.

Pemerintah Kabupaten Bekasi sejak tahun 2019 memberikan bantuan uang Rp150.000 per bulan bagi merbot dan Rp200.000 per bulan bagi imam masjid. Bantuan tersebut dikirim langsung ke rekening merbot dan imam masjid.

Membangun Aspirasi Melalui Lomba Cipta Puisi dan Lagu

Membangun Aspirasi Melalui Lomba Cipta Puisi dan Lagu
Suarapemerintah.id – Semangat hari Dharma Karyadhika Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) masih terus berlanjut. Salah satunya dengan diadakannya lomba cipta puisi dan lagu di lingkungan Kemenkumham.Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Bambang Rantam Sariwanto mengharapkan lomba tersebut tahun ini dapat mendorong dan memberikan aspirasi untuk Kemenkumham. “Juga untuk membangun semangat di tahun – tahun berikutnya,” ujarnya di Graha Pengayoman, Jumat (6/11/2020). 

Lomba tersebut juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi seluruh pegawai untuk mengekspresikan diri dan untuk menggungah kepedulian kepada organisasi. “Bagaimana kita menyampaikan pesan tentang revolusi digital, dan budaya kerja ‘kami PASTI’, dan mendorong hal-hal luar biasa di Kemenkumham yang adalah hasil kolaborasi kita,” ungkap Bambang.

Dalam acara yang dilaksanakan secara virtual ini, Bambang juga berharap para peserta yang mengikuti lomba bisa memberikan inspirasi melalui puisi dan lagu. “Saya harap (lagu) betul-betul enak didengar dan menginspirasi kita agar semangat, dan bisa didengarkan di seluruh jajaran Kemenkumham, untuk membangun kinerja Kemenkumham,” kata Bambang.

Juri lomba tersebut berasal dari lingkungan internal Kemenkumham dan perwakilan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Untuk tema lomba cipta puisi tahun ini akhirnya terpilih tema “Revolusi Digital Kemenkumham” dari beberapa tema yang telah ditentukan.

Peserta yang mengikuti lomba cipta puisi berjumlah 106 orang dan peserta cipta lagu berjumlah 46 orang. Lomba ini diikuti oleh para pegawai di lingkungan Kemenkumham, Taruna serta Taruni Poltekip dan Poltekim yang diberikan kesempatan untuk mengembangkan diri dibidang ini.