Beranda blog Halaman 4691

Indonesia Tekankan Integrasi Sistem Online dalam Digitalisasi Energi pada Pertemuan G20

Indonesia Tekankan Integrasi Sistem Online dalam Digitalisasi Energi pada Pertemuan G20

Suarapemerintah.id – Berbicara tentang efisiensi energi, Indonesia saat ini berfokus pada integrasi sistem online dalam digitalisasi energi. Dalam mengukur kinerja efisiensi energi, Indonesia telah memulai pada sektor service/komersial yang memberikan kontribusi pada 45% GDP dan menyumbang konsumsi energi final sebesar 6%.

“Pemilihan peralatan End-Use yang efisien dan demand side management memberikan pengaruh yang sangat besar dalam kinerja efisiensi energi di Indonesia,” ungkap Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi pada pertemuan virtual G20 Energy End-Use Data and Energy Efficiency Metrics Initiative yang diselenggarakan oleh ADEME dan International Energy Agency, Kamis (29/10).

Pandemi Covid-19 diakui telah mengubah perilaku keseharian masyarakat yang diantaranya telah mendorong peningkatan penjualan barang melalui e-commerce selama bulan Februari hingga April 2020. “Penerapan digitalisasi, tentunya telah meningkatkan efisiensi dan produktivitas, dan akan menjadi gaya hidup baru,” ujar Agus kepada 72 perwakilan negara yang hadir.

Implikasi dari kebiasaan baru berbasis online digital dan tekanan ekonomi ini, tidak hanya mempengaruhi konsumsi energi di sektor komersial saja, namun telah mengubah preferensi masyarakat dan pengguna energi secara lebih luas akan pemilihan peralatan penggunaan energi. “Meningkatnya belanja online di indonesia, akan mempermudah untuk pendataan peredaran peralatan dengan energi efisien,” kata Agus.

Agus mengungkapkan, langkah konkrit yang ditempuh untuk meningkatkan pengelolaan data yang lebih baik dengan pembangunan Sistem pelaporan online energi, integrasi system to system, serta dukungan yang besar di bidang big data e-commmerce, industri dan energi untuk membantu menganalisis penggunaan energi dan mengidentifikasi peluang efisiensi energi di sektor tersebut dilengkapi dengan survei end-use energi yang dibina oleh IEA akan memudahkan untuk melihat indikator pemanfaatan energi terutama konservasi energi sebagai pendukung penyusunan rekomendasi langkah-langkah efisiensi energi dan kebijakan transisi energi.

“Tujuan tersebut selaras dengan fokus G20 hari ini yaitu “Rethinking end use data collection in the light of the global health crisis” yang bertujuan memberikan dampak pada pengelolaan data end-use yang vital dalam pengambilan kebijakan energi yang tepat,” tutup Agus.

Komnas HAM Temui Mahfud MD Serahkan Investigasi Peristiwa Kekerasan Intan Jaya

Komnas HAM Temui Mahfud MD Serahkan Investigasi Peristiwa Kekerasan Intan Jaya

Suarapemerintah.id – Komnas HAM RI menemui Menko Polhukam Mahfud MD, serahkan hasil investigasi peristiwa kekerasan di Intan Jaya, Papua.

“Pertama ada yang sama persis, diantara kami. Menko Polhukam dan Komnas HAM itu sama persis memiliki keinginan dalam melaksanakan penegakan perlindungan hak asasi manusia yang jauh dari kekerasan dalam menyelesaikan masalah,” ujar Menko Polhukam dalam keterangan persnya, Rabu (4/11).

Menko Polhukam menegaskan laporan yang diterima dari Komnas HAM tersebut akan disampaikan ke Presiden, dan segera difollow up melalui jalur yang tersedia, yaitu penegakan hukum tanpa pandang bulu kepada siapapun.

Hasil temuan lapangan Komnas HAM, lanjut Mahfud, secara perinsip tidak ada perbedaan dengan hasil temuan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) bentukan pemerintah.

“Ada beberapa temuan-temuan yang sama, tentang peristiwa kekerasan di Intan jaya, yang berbeda-beda dikit soal sudut pandang dan segi segi teknisnya. Tetapi secara prinsip sama,” tambah Menko Polhukam.

Sementara itu, Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik dalam pertemuan tersebut mengucapkan terima kasih atas respon baik pemerintah atas laporan investigasi Intan Jaya.

“Dalam laporan kami, sudah sangat lengkap, detil peritiwanya konstruksi masalahnya dan terdapat 7 buah butir rekomendasi, dimana salah satunya adalah penegakan hukum, seperti yang dikatakan Pak Menko, tanpa pandang bulu, harus akuntable dan meyakinkan seluruh masyarakat, terutama memenuhi rasa keadilan bagi korban dan keluarga korban,” ujar Ahmad Taufan Damanik.

Damanik menambahkan, dalam penanganan kasus Intan Jaya, perlu adanya pemulihan keamanan dan sosial, sehingga masyarakat bisa beraktifitas seperti semula, terutama bagi anak-anak yang terganggu pendidikannya sehingga bisa Kembali bersekolah.

“Sangat berharapa agar pemerintah, pak Menko dan Pak Presiden, memastikan proses hukum sesuai dengan yang direkomendasikan,” pungkas Damanik.

Hadir dalam penyerahan hasil investigasi peristiwa kekerasan di Intan Jaya, Ahmad Taufan Damanik (Ketua Ketua  Komnas HAM), Amiruddin Al Rahab (Wakil Ketua Komnas HAM), Beka Ulung Hapsara (Kord. Sub. Komisi Pemajuan Komnas HAM) dan M. Choirul Anam (Komisioner Pemantauan Penyelidikan Komnas HAM) serta Gatot Ristanto (Ka Biro Penegakan Komnas HAM).

Pemkab Bogor Masuk 12 Besar Nominasi Innovative Goverment Award (IGA)

Pemkab Bogor Masuk 12 Besar Nominasi IGA
Suarapemerintah.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor masuk 12 besar nominasi pemenang penghargaan Innovative Goverment Award (IGA) yang di adakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.
Pada Rabu (4/11), Bupati Bogor Ade Yasin berkesempatan memaparkan sejumlah inovasi yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Bogor secara virtual kepada Dewan Juri Innovative Goverment Award (IGA), bertempat di Ruang Kerja Bupati Bogor, Komplek Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Bogor, Ade Yasin menyampaikan bahwa mempertimbangkan kondisi luas wilayah dan jumlah penduduk yang sangat besar serta melihat pada potensi dan tantangan yang ada, maka perlu sentuhan inovasi dan teknologi dalam upaya mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya Kabupaten termaju, nyaman dan berkeadaban.
” Ada beberapa strategi yakni strategi kelembagaan/keberlanjutan, strategi penciptaan inovasi  yaitu dapat direplikasi dan juga strategi pentahelix.
Selanjutnya, menurut Bupati Bogor strategi penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) di Kabupaten Bogor dilakukan dengan kolaborasi pentahelix.
Selain itu, Ade Yasin menyampaikan tentang inovasi SI OKE (Sistem Informasi Manajemen Obat dan Perbekalan Kesehatan) yaitu layanan 3 in One ( Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, Kartu Identitas Anak) bagi warga Kabupaten Bogor yang melahirkan di faskes, layanan diberikan paling lambat 5 hari kerja pasca melahirkan.
Bupati juga menyampaikan  Inovasi Pelayanan Publik yaitu Neng Titi Sehat (Layanan Langsung Tiga Satu Secara Hemat) untuk menjamin kemudahan pelayanan dokumen kependudukan bagi pasien pada unit pelayanan kesehatan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
“Hasil dan manfaatnya adalah meningkatnya cakupan kesehatan sehingga menurunkan AKI/AKB dan meningkatnya kepemilikan dokumen kependudukan di Kabupaten Bogor, kebaruan inovasi Neng Titu Sehat sebagai inovasi pertama di Indonesia yang mengkolaborasi dua OPD kesehatan dan kependudukan,” ujarnya.
Adapun inovasi bentuk lainnya yaitu Rumah Sutra di Kecamatan Tamansari yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat dengan memanfaatkan potensi daerah agar memiliki nilai lebih.

80,9 Milyar Dana Hibah Dari Kemenparekraf untuk Pariwisata Kabupaten Bogor

80,9 Milyar Dana Hibah Dari Kemenparekraf untuk Pariwisata Kab.Bogor

Suarapemerintah.idSekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin memimpin Rapat Finalisasi Rencana Kerja Dana Hibah Pariwisata Tahun Anggaran 2020. Rapat dilaksanakan di Auditorium Bappenda, Rabu (4/11/2020).

Burhan mengatakan, kita harus siap dengan dana hibah yang diberikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. “Kita mendapat hibah dari Kemenparekraf sebesar 80,9 miliar yang diperuntukan untuk pariwisata. Dimana 70 persen untuk industri hotel dan restoran, 30 persen untuk pemerintah daerah sebagai bagian program penanganan dampak ekonomi dan sosial dari Pandemi Covid-19 terutama pada sektor pariwisata.
“Ini menjadi tantangan bagi kita semua, di Jawa Barat dari 27 kabupaten kota, hanya empat daerah yang menerima hibah ini, yaitu Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor,” kata Burhan.
Lebih lanjut, Burhan menekankan empat kriteria penerima bantuan hibah Pariwisata ini. “Industri pariwisata hotel dan restoran yang menerima bantun hibah ini diantaranya, pertama hotel dan restoran sesuai database wajib pajak hotel dan restoran tahun 2019 di daerah penerima hibah.
Kedua hotel dan restoran yang masih berdiri dan masih beroperasi hingga pelaksanaan dana hibah pariwisata pada bulan Agustus tahun 2020. Ketiga hotel dan restoran yang memiliki perizinan berusaha yaitu TDUP yang masih berlaku dan keempat hotel dan restoran yang membayarkan dan memiliki bukti pembayaran PHPR pada tahun 2019,” lanjutnya.
Burhan juga meminta agar usulan kegiatan yang  dibuat harus sesuai sasaran. “Kaji ulang secepatnya usulan kegiatan, program kegiatan harus mendukung pemulihan sektor pariwisata, memberikan dampak signifikan terhadap hotel, restoran dan tempat-tempat wisata lainnya,” pintanya.

Jasa Raharja Lakukan Sosialisasi Millenial Road Safety Pada Pelajar SMAN 1 Bantul

Suarapemerintah.idPT Jasa Raharja selaku salah satu pelopor keselamatan berkendara di jalan raya bekerjasama dengan Polda DIY melakukan sosialisasi kepada pelajar SMAN 1 Bantul dengan tema Millenial Road Safety. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengarahan kepada para generasi muda mengenai pentingnya mematuhi tata tertib berlalu lintas.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Joko Sulistyo, SE. selaku Kasubag PKBL Jasa Raharja Cabang DIY dan AKP Sukaryati selaku Kasubbagrenmin Ditlantas Polda DIY. Dalam penyampaiannya, Joko menjelaskan tentang peran dan fungsi Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya.

“Jasa Raharja dipercaya oleh pemerintah sebagai salah satu BUMN yang memberikan jaminan keselamatan bagi para pengendara yang legal secara hukum, mulai dari kelengkapan surat berkendara, ketaatan pajak, dll” ungkap Joko.

pelopor keselamatan berkendara di lingkungan mereka, baik keluarga maupun lingkup yang lebih luas. AKP Sukaryati mengatakan bahwa rata-rata para pengendara yang terlibat kecelakan di jalan raya ada pada rentang usia produktif.

“Dari data yang saya punya, rata-rata yang terlibat kecelakaan di Bantul itu ada pada rentang usia produktif. Jadi saya menghimbau dan percaya kepada adik-adik semua, kalian adalah pelopor keselamatan berkendara” kata AKP Sukaryati.

AKP Sukaryati juga menghimbau kepada para pelajar di SMAN 1 Bantul untuk SADAR. Yakni, Sabar ketika berada di jalan raya, Awas dalam berkendara, Disiplin menjaga sopan santun di jalan, Antri ketika kondisi jalan sedang ramai dan Rutin menjaga kesehatan diri dan kendaraan pribadi.

Kegiatan sosialisasi Millenial Road Safety bagi pelajar SMAN 1 Bantul ini merupakan wujud sinergitas dan komitmen PT Jasa Raharja bersama Polda DIY dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi potensi resiko terjadinya kecelakaan di jalan raya.

Peran Penting Analis Keimigrasian Ahli Utama

Peran Penting Analis Keimigrasian Ahli Utama

Suarapemerintah.idSekretaris Jenderal Kemenkumham, Bambang Rantam Sariwanto melantik dan mengambil sumpah Rochadi Iman Santoso sebagai Pejabat Fungsional Analis Keimigrasian Ahli Utama pada Direktorat Jenderal Imigrasi, Rabu (4/11/2020) di Lounge Gedung Sekretariat Jenderal Kemenkumham.

Jabatan Fungsional Analis Keimigrasian Ahli Utama sendiri mempunyai peran penting dalam bidang keimigrasian, antara lain merumuskan, menyusun, dan merekomendasikan kebijakan dalam bidang teknis keimigrasian.

“Analis tersebut menjadi bagian penting untuk memberikan dukungan kepada Dirjen Imigrasi,” tutur Bambang.

Untuk itu Bambang berharap pejabat yang dilantik dapat segera berperan aktif dalam menyusun kebijakan dan memberikan kontribusi terkait teknis keimigrasian kepada Dirjen Imigrasi.

“Kepercayaan yang diberikan agar dapat dimanfaatkan dengan baik, dan kedepannya pejabat yang dilantik harus dapat berdiskusi dan memberikan masukan serta dukungan kepada Dirjen Imigrasi,” ucapnya

Festival Pasar Rakyat 2020 Adira Finance Menuju Era Digital Di Periode AKB

Festival Pasar Rakyat Adira Finance Menuju Era Digital Di Periode AKB

Suarapemerintah.id – Pandemi mendorong masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan serta Adaptasi Kebiasaan Baru, sebagai cara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tak ada yang bisa menghindari kondisi ini, termasuk pedagang dan ekosistem pasar rakyat sebagai salah satu pihak yang terkena dampak.

“Bagi kami, pasar rakyat memiliki posisi yang strategis di masyarakat, yaitu sebagai tonggak perekonomian bagi pedagang sekaligus sarana pengembangan ekonomi kerakyatan kreatif, edukatif, dan berbudaya. Selain itu, menjadi etalase kekayaan sebuah daerah serta kamus hidup kuliner Indonesia, sehingga memberikan karakter pada sebuah kota, dan menjadi destinasi wisata yang unik,” ungkap Swandajani Gunadi selaku Direktur SDM & Marketing Adira Finance, dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Rabu, 4 November 2020.

Sebagai wujud kepedulian kepada pedagang dan ekosistem pasar rakyat, serta mengemban visi “Menciptakan Nilai Bersama untuk Meningkatkan Kesejahteraan”, Adira Finance melalui Adira Finance Syariah menggelar program CSR bertajuk Festival Pasar Rakyat (FPR) 2020 dari November hingga Desember 2020, bekerjasama dengan Gerakan Pakai Masker (GPM) dan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (ASPARINDO). Kerjasama ini ditandai dengan acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara Adira Finance dengan para mitra penyelenggara acara.

“Sejalan dengan tagline “Sahabat Setia Selamanya” dan dalam rangka HUT Ke-30 Adira Finance, FPR 2020 akan menjadi saluran untuk memberikan edukasi mengenai protokol kesehatan, sekaligus mempersiapkan masyarakat pasar rakyat menuju era digital sebagai adaptasi kebiasaan baru. Hal ini juga sebagai upaya mendorong ekosistem pasar rakyat untuk bangkit dan terus berkembang di masa pandemi,” tambah Swandajani. FPR 2020 turut dihadirkan sebagai bagian pendukung kegiatan Festival Kreatif Lokal 2020, sebuah ajang untuk memotivasi pelaku UKM dan generasi muda, agar bersama-sama bangkit membangun perekonomian Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Adira Finance turut memberikan edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat dengan aksi memakaikan masker pada logo resmi di avatar media sosial perusahaan. Aksi ini sebagai wujud dukungan, sekaligus pengingat untuk masyarakat agar senantiasa menggunakan masker sebagai cara untuk mencegah penularan Covid-19.

Pasar Rakyat memiliki posisi yang strategis di masyarakat, yaitu sebagai tonggak perekonomian bagi pedagang sekaligus sarana pengembangan ekonomi kerakyatan kreatif, edukatif, dan berbudaya. Selain itu, menjadi etalase kekayaan sebuah daerah serta kamus hidup kuliner Indonesia, sehingga memberikan karakter pada sebuah kota, dan menjadi destinasi wisata yang unik.

Mengangkat tema besar #BangkitBersamaSahabat, FPR 2020 mempunyai misi untuk meningkatkan pemahaman para pedagang, mengenai pentingnya menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan pasar rakyat, dan digitalisasi di pasar melalui program edukasi, pelatihan dan pendampingan. Hal ini diperlukan agar usaha yang mereka jalankan dapat bertahan dan berkembang sebagai bentuk adaptasi teknologi, terutama di masa pandemi seperti saat ini.

Bentuk edukasi kesehatan yang diberikan pada program FPR 2020 adalah terkait pencegahan Covid-19 pada 30 pasar yang tersebar di 6 kota Indonesia (Jakarta, Tangerang Selatan, Cirebon, Yogyakarta, Aceh dan Makassar), dengan cara membagi-bagikan masker kepada ekosistem di pasar rakyat. Kegiatan ini didukung penuh oleh GPM dan ASPARINDO.

Sigit Pramono, Ketua Umum Gerakan Pakai Masker, menegaskan bahwa mengajak masyarakat agar disiplin memakai masker adalah sebuah upaya mengubah perilaku masyarakat dari sebelumnya tidak terbiasa pakai masker menjadi terbiasa pakai masker. Jadi harus dilakukan secara masif, terus menerus, gotong royong, bersama-sama, dan melibatkan seluruh unsur masyarakat, seperti yang kita canangkan hari ini.

“Jika masyarakat, termasuk mereka yang berdagang di pasar rakyat disiplin memakai masker dengan benar dan protokol kesehatan lainnya, yaitu jaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, maka kita bisa mengendalikan pandemi. Bahkan jika di masa-masa mendatang, jika ada pandemi lagi, dan ini suatu keniscayaan, masyarakat sudah lebih siap. Karena masyarakat sudah memiliki budaya pakai masker dan hidup lebih sehat”, ungkap Sigit.

Selain edukasi kesehatan, terdapat juga rangkaian pelatihan melalui webinar yang digelar secara berkesinambungan untuk peserta di 6 kota, dengan tema “Yuk, Berdagang Secara Online”. Tema ini dibuat untuk memberikan sudut pandang kepada pedagang dan ekosistem di pasar mengenai pentingnya pemahaman akan sarana berdagang secara digital / online. Di samping untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi, hal ini diharapkan turut membantu masyarakat pasar rakyat untuk tetap dapat berjualan di tengah keterpurukan kondisi ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Sejalan dengan yang dikatakan Sigit Pramono, Joko Setiyanto, Ketua ASPARINDO menambahkan bahwa kerja sama Adira Finance dengan GPM dan ASPARINDO di pasar-pasar rakyat sangatlah penting untuk menjaga kesehatan para pedagang dan pembeli serta para petugas di pasar rakyat. Karena pasar rakyat merupakan salah satu lokomotif ekonomi terutama di masa pandemi sekarang ini.

ASPARINDO sangat mengapresiasi kerja sama dengan Adira Finance dalam penyediaan masker dan memberikan edukasi tentang protokol kesehatan untuk para pedagang di pasar-pasar rakyat.

Para peserta yang sudah mengikuti pelatihan di Webinar, selanjutnya akan diarahkan bergabung ke forum komunikasi dalam bentuk grup Whatsapp yang disediakan bagi masing-masing kota dimana FPR 2020 diselenggarakan, dan Facebook Fan Page. Kedua platform ini akan menjadi sarana pendampingan bagi para pedagang pasar rakyat untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai pengembangan usaha mereka usai pelatihan. Kedepannya, Adira Finance berencana untuk membangun Pasar Rakyat Corner, aplikasi berbasis whatsapp, yang akan ditempatkan di kantor cabang Adira Finance yang secara posisi berada di sekitar Pasar Rakyat di daerah setempat, sehingga Pasar Rakyat Corner ini dapat menjadi channel tambahan bagi para pedagang pasar.

“Kami berharap dengan terjalinnya kerjasama antara Adira Finance dengan Asparindo Festival Pasar Rakyat 2020 dapat terus digelar secara berkelanjutan hingga di tahun-tahun mendatang, sehingga manfaat dari kegiatan ini dirasakan secara luas baik tidak hanya oleh ekosistem pasar rakyat, namun juga masyarakat luas dan ekosistem Adira Finance seperti konsumen dan mitra usaha. Sehingga ke depannya, kita dapat bersama-sama memberikan kontribusi terhadap kemajuan perekonomian Indonesia,” jelas Niko Kurniawan Bonggowarsito selaku Direktur Penjualan, Pelayanan dan Distribusi Adira Finance.

Disamping acara yang menargetkan pedagang dan ekosistem pasar rakyat, Festival Pasar Rakyat 2020 juga menggelar lomba fotografi dan menulis kreatif dengan tema “Keberagaman di Pasar Rakyat #BangkitBersamaSahabat”. Lomba digelar untuk mengajak partisipasi masyarakat lewat foto dan karya tulis, agar turut mendukung keberadaan pasar rakyat di Indonesia, khususnya saat ini karena terdampak pandemi Covid-19.

Untuk lomba fotografi, akan digelar secara virtual sehingga peserta dapat mengembangkan kreativitas mereka dengan cara meng-capture foto dari video kondisi pasar rakyat yang akan disebar melalui channel Youtube Adira Finance. Sementara lomba menulis digelar khusus buat teman-teman media, sehingga bisa mengajak masyarakat melalui karya tulisnya agar turut mendukung keberadaan pasar rakyat di Indonesia.

Ketua PKK Ajak Laksanakan Program PKK ke 9, Pelestarian Lingkungan Hidup

Ketua PKK Ajak Laksanakan Program PKK ke 9, Pelestarian Lingkungan Hidup

Suarapemerintah.id – Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bogor, Hj. Halimatu Sadiah Iwan Setiawan menutup pelatihan ketangguhan keluarga dalam menghadapi bencana yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor bertempat di Hotel Pesona Anggraini, Cisarua, pada Rabu (4/11).

Dalam sambutannya Ketua PKK Kabupaten Bogor, Hj. Halimatu Sadiah Iwan Setiawan mengatakan semoga melalui pelatihan didapat wawasan baru tentang bagaimana menjadi keluarga yang tangguh dan mandiri menghadapi berbagai bencana alam.
“Ancaman bencana alam bisa datang kapan saja tanpa mengenal ruang dan waktu, semoga pelatihan ini kita mendapat wawasan baru, tentang bagaimana menjadi keluarga yang tangguh dan mandiri dalam menghadapi berbagai macam bencana alam.
Untuk itu saya menghimbau agar ibu-ibu menyampaikan kembali hasil pelatihan ini kepada keluarga-keluarga binaan yang ada di wilayah masing-masing,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengajak untuk lebih peduli dan menjaga lingkungan masing-masing, sebagaimana yang tertuang didalam program pokok PKK yang ke 9, yaitu Pelestarian Lingkungan Hidup.
“Disinilah peran strategis ibu-ibu selaku pengelola gerakan PKK di desa untuk memotivasi keluarga-keluarga binaan di wilayah masing-masing untuk mau dan mampu melaksanakan 10 program pokok PKK, terutama program yang ke 9, agar menjadi keluarga-keluarga yang tangguh dalam menghadapi berbagai macam ancaman bencana alam,” ujarnya.
Ia juga berharap program pelatihan ini dapat berlanjut pada masa-masa yang akan datang, mengingat wilayah Kabupaten Bogor sangat luas.
Kabupaten Bogor sangat luas dengan jumlah desa dan kelurahan yang sangat banyak yaitu 435 desa/kelurahan. Hal ini kita sadari bersama, bahwa pada era pemanasan global, bencana alam bisa terjadi kapan saja tanpa mengenal iklim maupun cuaca,” harapnya.

Hidup Sehat Bebas Bakteri dan Virus Dengan Polytron Multipurpose Sterilizer Box PUV 122W

Hidup Sehat Bebas Bakteri dan Virus Dengan Polytron Multipurpose Sterilizer Box PUV 122W

Suarapemerintah.id – Pandemi Covid-19 yang mewabah di Indonesia sejak awal tahun, membuat banyak orang menjadi merubah kebiasaannya.

Bagi semua orang dan khususnya bagi penderita dengan bawaan penyakit komorbid tentu Covid-19 sangat menakutkan, karena penderita dengan komorbid menjadi angka terbesar penyebab kematian di Indonesia.

Agar terhindar dari Covid-19 tentu kita harus selalu menjaga kebersihan, apalagi untuk virus dan bakteri yang ukurannya sangat kecil, kita perlu ekstra hati-hati.

Selain penderita dengan komorbid, bagi ibu yang selalu berada di rumah dan memiliki bayi juga perlu ekstra waspada. Perlu diingat bahwa virus dan bakteri juga bisa menempel pada perlengkapan bayi, pastikan semua perlengkapan bayi bersih dan steril. Pastikan cara mensterilkannya juga baik, benar dan aman.

Hingga kini masih banyak ibu yang mensterilkan botol susu dan peralatan makan bayi dengan cara direbus.

Metode sterilisasi tradisional dengan merebus botol dengan air hingga mendidih cenderung merepotkan, bahkan dapat berbahaya bagi bayi karena perebusan dapat merusak botol serta proses tersebut dapat melepaskan senyawa kimia yang sangat berbahaya dan dapat mengganggu sistem saraf, imunitas, reproduksi hingga penyakit berbahaya lainnya termasuk kanker.

Saat ini metode sterilisasi yang aman dan banyak digunakan adalah dengan menggunakan sinar UV-C Sterilizer.

Albert Fleming selaku perwakilan dari Polytron mengatakan, “Polytron Multipurpose Sterilizer Box PUV 122W sangat dibutuhkan setiap keluarga karena dapat mensterilkan berbagai barang seperti mainan anak, handphone, dompet, paket, peralatan makan, masker kain, uang, hingga perlengkapan bayi.”

Multipurpose Sterilizer Box PUV 122W menggunakan teknologi sistem dryer dan gelombang UV-C untuk membunuh kuman, bakteri dan virus hingga 99,99%.”

PUV 122W juga dilengkapi dengan HEPA filter yang mampu menyaring debu, kotoran, kuman dan bakteriyang tidak kasatmata dan juga dilengkapi dengan teknologi Carbon filter yang dapat menghilangkan bau tidak sedap.

Dengan Dry mode dan juga UV mode yang dapat dijalankan secara terpisah, produk ini dapat mendukung gaya hidup sehat baru di masyarakat yang lebih mengutamakan kesehatan dan menjaga kebersihan di era new normal dengan multifungsinya.

Polytron Multipurpose Sterilizer Box PUV 122W juga dilengkapi dengan Storage mode, yang dapat difungsikan sebagai tempat penyimpanan yang secara otomatis akan mengoperasikan Dry mode dan UV mode secara berkala.

Polytron Multipurpose Sterilizer Box PUV 122W memiliki desain yang elegan dan menggunakan material food grade sehingga aman digunakan untuk mensterilkan berbagai peralatan makan, perlengkapan bayi, dan lain-lain.

Untuk harga, PUV 122W sangat terjangkau, dengan harga kurang dari Rp2 juta dan dilengkapi dengan garansi resmi Polytron selama satu tahun yang menjamin pelayanan prima dari service center Polytron yang sudah tersebar hingga lebih dari 57 outlet di seluruh nusantara.

Segera dapatkan Polytron Multipurpose Sterilizer Box PUV 122W di toko elektronik terdekat
atau online store terpercaya.

Prabowo Tempati Posisi Puncak Sebagai Menteri Kinerja Terbaik

Prabowo Tempati Posisi Puncak Sebagai Menteri Kinerja Terbaik

 

 

Beritamedia.idPrabowo tempati posisi puncak sebagai Menteri dengan kinerja terbaik berdasarkan Riset Indobarometer.⠀

Prabowo 26,8 %⠀
Sri Mulyani (13,9%), ⠀
Erick Thohir (12,6%), ⠀
Mahfud Md (7,3%), ⠀
dan Nadiem Makarim (5,2%).⠀

Kriteria penilaian Menteri Dengan Kinerja Terbaik yakni kerja nyata (19,5%), orangnya tegas (18%), sudah berpengalaman (16%), cocok sesuai dengan keahliannya (8,7%), dan orangnya berani (8,6%).⠀