Beranda blog Halaman 4759

WBP Penjara Banten, Beri Program Bangun Pembinaan dan Kikis Stigma

WBP Penjara Banten, Beri Program Bangun Pembinaan dan Kikis Stigma
Suarapemerintah.id – Penilaian sekali orang masuk penjara berarti selamanya bersalah masih kuat melekat. Demikian juga anggapan penjara merupakan sekolah bagi para penjahat untuk menjadi penjahat yang lebih tinggi belum terhapus. Stigma itu masih banyak ditemui dan menjadi tantangan berat bagi lembaga-lembaga pemasyarakatan untuk menghilangkannya.Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Banten Kementerian Hukum dan HAM, Andika Dwi Prasetya. Menurutnya, stigma yang masih melekat tersebut menjadi tantangan terberat bagi lembaga pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau yang lazim dikenal napi.

“Membina WBP bukan hal yang sangat sulit. Mereka ternyata memiliki banyak karakter positif dan bakat tersembunyi. Yang sulit adalah menghilangkan stigma di masyarakat” ujar Andika yang pernah menjadi Kepala Lapas Klas I Tangerang.

Bahkan menurut Andika, stigma ini turut berperan besar bagi narapidana yang sudah bebas untuk kembali masuk ke dalam penjara.

“Kami bekali WBP dengan berbagai pelatihan dan pendidikan yang dapat mereka terapkan saat keluar dari penjara nanti. Persoalannya, stigma yang masih kuat menjadikan mereka sukar untuk mendapat pekerjaan. Bukan karena mereka tidak memiliki kemampuan atau keahlian, tetapi karena mereka selalu dicurigai sebagai orang yang selamanya jahat,” papar Andika.

Akhirnya, kata Andika, karena mereka sukar mendapat peluang dan selalu dinilai negatif, mereka terpaksa melakukan kembali kesalahan yang sama. Pencopet kembali mencopet, pencuri kembali mencuri. Sesuatu yang mungkin terpaksa mereka lakukan kembali karena kecilnya peluang mereka diterima oleh masyarakat.

Menurut Andika, sebaik apapun pembinaan yang diberikan kepada WBP di penjara, selama masyarakat masih diskriminatif terhadap para narapidana maka pembinaan akan sukar untuk dapat diimplementasikan oleh WBP saat keluar dari penjara.

“Opini sesat dibiarkan hidup dan menjadikan warga binaan sebagai orang yang selamanya salah dan akhirnya bertindak pragmatis. Telanjur basah, ya sudah mandi sekali. Telanjur dicap buruk, ya sudah jadi penjahat sekalian,” ujarnya.

Program pembinaan apa yang diberikan kepada WBP? Andika kemudian menjabarkan berbagai program pembinaan yang diberikan lembaga pemasyarakatan yang berada di lingkup administrasi kerjanya, yaitu wilayah Banten. Diantaranya keberhasilan panen jagung di Pondok Asimilasi Lapas Rangkasbitung.

“WBP yang menghuni pondok asimilasi Lapas Klas III Rangkasbitung berhasil panen jagung manis yang ditanam di lahan seluas 2.4 hektar. Kegiatan itu merupakan bagian program pengelolaan sarana asimilasi edukasi. Kualitas jagungnya sangat baik bahkan saya berani jamin lebih unggul dari jagung yang ada di pasaran,” papar Andika optimis.

Kegiatan lainnya adalah kegiatan belajar mengajar secara daring bekerjasama dengan kampus negeri, outbond dan juga pembinaan kepramukaan.

Untuk program pendidikan, terdapat program “Kampus Kehidupan”. Itu adalah program bagi para WBP yang ingin melanjutkan pendidikan di tingkat universitas. Program ini merupakan bentuk fasilitasi lapas terhadap warga negara untuk mendapatkan hak pendidikannya. program ini baru berlaku di Lapas Pemuda Tangerang. Apabila berhasil, akan diterapkan di lapas-lapas lainnya.

“Program kampus kehidupan lapas pemuda bekerja sama dengan Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS). Saat ini sudah berjalan dua angkatan. Angkatan pertama Fakultas Hukum yang sudah memasuki 4 semester. Angkatan kedua, Fakultas Ilmu Pendidikan Islam, baru akan dimulai tahun ini,” papar Andika.

Bagaimana jika sebelum lulus mereka telah bebas dari penjara? Andika menjelaskan bahwa mereka akan diberi jaminan untuk dapat menyelesaikan pendidikannya walaupun telah usai masa tahanannya.

Andika juga memaparkan beberapa karya WBP lainnya yang dengan kualitas dan nilai seni yang sangat tinggi. Untuk WBP perempuan, ada program “Kita Peduli Wanita” dimana mereka dibekali dengan banyak keterampilan kerajinan yang dapat mereka praktekkan saat keluar nanti, pramuka dan juga usaha kuliner.

“Oh iya, minuman yang terbuat dari jahe merah ini adalah hasil produksi para WBP loh. Segar dan menyehatkan. Jika anda mau beli, silakan pesan ke mereka,” ujarnya tertawa sambil meminum secangkir jahe merah instan produk warga binaan Lapas Klas IIA Serang.

Untuk pembinaan kerohanian juga terus difasilitasi agar mereka semakin mendekat kepada Tuhan. Andika bahkan menjelaskan ada beberapa narapidana yang justru menjadi ustadz setelah masuk penjara.

“Jadi jangan dikira penjara adalah sekolah bagi para penjahat untuk menjadi lebih tinggi ilmu kejahatannya,” kata Andika sambil kembali tertawa.

“Berilah mereka peluang untuk berbuat baik. Penjara bukan akhir kehidupan dan tidak semua orang yang masuk penjara itu tertutup kesempatannya untuk berbuat baik,” terang Kakanwil yang selalu ceria itu.

Andika kemudian menjelaskan banyak orang besar lahir dari penjara dan menjadikannya sebagai bagian dari sejarah perjuangan heroik. Nabi Yusuf, Galileo, Soekarno, Hatta, Nelson Mandela adalah contoh kecil orang-orang besar yang juga pernah merasakan penjara. Begitu pula dengan Imam Hambali, Ibnu Taimiyyah, Hamka dan yang lain-lain justru melahirkan karya-karya besar dalam penjara.

“Di penjara, kami memberikan pembinaan. Kami harap masyarakat juga menghapus stigma mereka dengan memberi peluang dan kepercayaan. Insya Allah mereka akan menjadi sosok yang mungkin lebih mulia dan lebih baik dari kita,” pungkas Kepala Kanwil Kemenkumham Banten itu.

2020 09 28 Andika 2

8 KMA Tentang Penggantian Tanah Wakaf Terdampak Lumpur Sidoarjo

8 KMA Tentang Penggantian Tanah Wakaf Terdampak Lumpur Sidoarjo

Suarapemerintah.id – Proses panjang pergantian tanah wakaf terdampak lumpur Sidoarjo memasuki babak baru. Sebanyak 8 Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang penggantian tanah wakaf sudah terbit. Tanah tersebut peruntukannya untuk lima musholla, dua masjid, dan satu sekolah.

Bertempat di Embrio Museum Geopark Lusi, Sidoarjo, Minggu (27/09), 8 KMA tersebut diserahkan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor kepada masing-masing pengelola (nazhir) wakafnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Fuad Nasar, menyampaikan, penyelesaian tanah wakaf terdampak lumpur Sidoarjo sudah dimulai sejak 2006. Menurutnya, menjadi tugas negara untuk melindungi aset-aset wakaf dan  mengoptimalkan pemanfaatannya.

“Delapan KMA ini awal yang baik untuk penyelesaian tanah wakaf lainnya di sekitar lumpur Sidoarjo. Kami berkomitmen untuk mengawal dan memastikan tanah wakaf ini mendapat ganti yang lebih baik,” tuturnya.

Fuad mengajak semua pihak untuk terus mengawal proses penggantian tanah wakaf pada sekitar 50 lokasi lainnya yang belum selesai.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor, mengaku sudah membuat tahapan penyelesaian puluhan lokasi lainnya. Saat ini prosesnya sudah memasuki tahap pengajuan. Tarmizi mengajak semua pihak, khususnya nazhir dan Badan Wakaf Indonesia (BWI), untuk mengawal agar semua berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Delapan lokasi ini baru tahap awal. Kita masih sedang mengawal proses penggantian tanah wakaf yang lainnya bersama Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS),” tuturnya.

“Kami berkomitmen mempercepat proses izin penggantian tanah wakaf terdampak lumpur ini. Tentunya bekerja sama dengan banyak pihak,” lanjutnya.

Kepada delapan Nazhir yang telah menerima KMA pengantian tanah wakaf, Tarmizi minta agar amanah tersebut dikelola dengan baik.

Kepala Pusat Pengendalian Lumpur Lapindo (PPLS), Jefry Pattiasina Recky menyampaikan apresiasi atas terbitnya KMA Penggantian Tanah Wakaf. Menurutnya, sejak terjadinya peristiwa lumpur di Sidoarjo, proses penggantian dijalankan dengan memegang prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Jefry juga menyampaikan apresiasinya kepada para nazhir yang telah bekerjasama dengan PPLS dalam menyelesaikan proses penggantian tanah wakaf tersebut. “Kami berharap kerjasama ini dapat semakin erat untuk penyelesaian sisa tanah wakaf yang belum selesai prosesnya. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat aktif,” ujarnya.

Proses penandatangan penyerahan 8 KMA ini disaksikan juga oleh Kepala Biro Hukum dan KLN Kemenag, Kepala Kemenag Sidoarjo, perwakilan BWI Pusat, BWI Sidorajo, unsur MUI, Pemda Sidoarjo dan seluruh jajaran PPLS.

Berikut ini delapan lahan wakaf yang sudah terbit dan diserahkan KMA penggantian tanahnya:

1.Masjid Baitul Khamdi

2.Masjid dan Panti Asuhan Nurul Azhar

3.Musholla Subulus Salam

4.Musholla Raudhatul Mutaqin

5.SMK Nusantara dan TK Darussalam

6.Mushollah Darul Ulum

7.Musholla Ainul Yaqin

8.Musholla Nurut Taqwa

Indonesia akan Bangun Kantor Layanan Haji dan Umrah di Arab Saudi

Indonesia akan Bangun Kantor Layanan Haji dan Umrah di Arab Saudi

Suarapemerintah.id – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama akan bangun Kantor Layanan Haji dan Umrah di Arab Saudi.

“Gedung ini akan dibangun dengan menggunakan dana yang berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN),” kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Nizar, di Solo, Minggu (27/09).

“Melalui dana SBSN yang dikelola oleh Kementerian Keuangan, kita sedang berupaya bangun kantor di Arab Saudi yang saat ini sedang dalam proses,” kata Nizar yang hadir di Solo sebagai pembicara JAMARAH (Jagong Masalah Haji dan Umrah) yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah.

Nizar menuturkan keberadaan Kantor Layanan Haji dan Umrah di Arab Saudi bertujuan untuk meningkatkan pelayanan terhadap jemaah Indonesia selama berada di Arab Saudi.

Ia menambahkan, kantor yang akan dibangun ini merupakan milik negara Indonesia dimana dapat dimanfaatkan untuk kepengurusan ibadah haji yang merupakan tugas nasional.

“Sebagai tugas nasional, penyelenggaraan haji tidak hanya dilakukan oleh Kementerian Agama saja. Melainkan, dilaksanakan dengan sinergisitas lintas kementerian,” terang Nizar.

“Dengan adanya tugas nasional tersebut, maka sangat dibutuhkan adanya kantor bagi kita di Arab Saudi,” imbuhnya.

Turut hadir dalam JAMARAH, Wakil Komisi VIII DPR RI Endang Maria Astuti dan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Musta’in Ahmad.

Banyak Jemaah Lansia, Dirjen PHU Usulkan PLHUT Adakan Fasilitas Lift

Banyak Jemaah Lansia, Dirjen PHU Usulkan PLHUT Adakan Fasilitas Lift

Suarapemerintah.idKementerian Agama terus berinovasi dalam peningkatan pelayanan kepada jemaah haji. Salah satu upayanya adalah membangun Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di Kantor Kemenag Kabupaten/Kota.

Seiring banyaknya jemaah lanjut usia, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nizar Ali mengusulkan agar ada fasilitas lift dalam pembangunan tersebut. “Saya berpikir, jemaah haji yang memakai kursi roda atau lansia akan kesulitan jika harus menaiki tangga ke lantai dua. Padahal, data jemaah kita yang lansia lebih dari 50%,” kata Nizar saat meninjau PLHUT Sragen, Jateng, Sabtu (26/09).

Menurut Nizar, selain membantu jemaah lansia, keberadaan lift juga bisa digunakan untuk memperlancar proses distribusi air zamzam. Selama ini, air zamzam dibagikan dari Kabupaten setibanya mereka di bandara.

“Fasilitas lift akan sangat membantu saat meletakkan Zamzam di atas aula sehingga lebih mudah untuk pendistribusiannya dan tidak mengganggu pelayanan yang ada di lantai 1,” jelas Nizar.

“Kalau bisa mengadakan lift, PLHUT akan mempunyai fungsi lebih baik,” sambungnya.

Sebelumnya, Kepala Kemenag Kabupaten Sragen Mustain Ahmad melaporkan, proses pembangunan PLHUT di Kabupaten Sragen sudah mencapai 53.2 persen. PLHUT Kemenag Kab Sragen akan dilengkapi ruang laktasi, ruang bermain, tempat parkir yang luas dan pergola.

“Kami akan berusaha mengikuti rencana sesuai dengan yang sudah kami buat,” tandasnya.

Tradisi Riset Madrasah Ramai Peminat, Ribuan Siswa Daftar Myres 2020

Tradisi Riset Madrasah Ramai Peminat, Ribuan Siswa Daftar Myres 2020

Suarapemerintah.id – Pendaftaran Madrasah Young Researcher Super Camp (Myres) 2020 ramai peminat. Ditutup pada 25 September 2020, total ada 5.600 proposal yang didaftarkan.

Jumlah ini terdiri atas 2.140 pendaftar dari jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan 3.460 jenjang Madrasah Aliyah (MA). Ada tiga bidang yang dilombakan di tiap jenjang, yaitu: riset Matematika, Sains, dan Pengembangan Teknologi (MTs 859 pendaftar, MA 1.383 pendaftar), riset Ilmu Sosial dan Humaniora (MTs 846 pendaftar, MA 1.387 pendaftar), dan riset Ilmu Keagamaan (MTs 435 pendaftar, MA 690 pendaftar).

“Ada lonjakan pendaftar yang signifikan pada Myres 2020, mencapai 5.600 pendaftar,” jelas Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ahmad Umar di Jakarta, Senin (28/09).

Umar mengatakan, Myres kali pertama digelar tahun 2018. Saat itu, proposal yang masuk hanya 666 naskah. Tahun 2019, jumlahnya meningkat menjadi 1.018 proposal, 215 MTs dan 803 MA.

“Tahun 2020 naik signifikan. Ini menunjukkan tradisi riset di madrasah terus bergeliat, bahkan sejak tsanawiyah,” tegasnya.

Menurut Umar, kompetisi ini sejak awal memang didesain antara lain bertujuan untuk menumbuhkan budaya meneliti di kalangan siswa madrasah. Selain itu, Myres bertujuan mengembangkan potensi intelektual siswa madrasah, sekaligus mendorong pencapaian hasil penelitian mereka yang orisinal, berkualitas, dan kompetitif.

Penelitian di bidang Ilmu Keagamaan, lanjut Umar, difokuskan pada riset  tentang pemikiran, sikap, prilaku, pranata/tradisi keagamaan dan pengajaran Islam. Bidang ini antara lain penelitian tentang Al-Quran, Hadits, Tafsir, Fiqih, Ilmu Kalam, Sejarah Kebudayaan Islam, integrasi keilmuan Islam, dan lainnya

Untuk Ilmu Sosial dan Humaniora, penelitian yang dilakukan terkait kajian fundamental dan/atau terapan berkenaan ilmu-ilmu sosial dan humaniora, baik ekonomi, sosiologi, antropologi, psikologi, seni budaya, bahasa dan sastra, sejarah, geografi, pendidikan, dan lainnya.

Adapun untuk bidang Ilmu Matematika, Sains, dan Pengembangan Teknologi, penelitiannya tentang kemampuan menyelesaikan permasalahan yang terkait dengan ilmu matematika, eksplorasi alam semesta, modifikasi, inovasi dan teknologi, atau aplikasi dari ilmu pengetahuan alam untuk menemukan solusi dalam memenuhi kebutuhan manusia. “Ini misalnya penelitian tentang aljabar, trigonometri, statistika, lingkungan, mikrobiologi, zoologi, geofisika, biokimia, bioteknologi, dan lainnya,” jelas Umar.

“Saat ini akan dilakukan penilaian atas ribuan naskah proposal yang masuk. Hasil penilaian proposal akan diumumkan pada 6 Oktober 2020 melalui web Kemenag,” lanjutnya.

Lima provinsi dengan pendaftar terbanyak adalah Jawa Timur (1058), Jawa Tengah (787), Jawa Barat (774), Sumatera Barat (367), dan DI Yogyakarya (314). Adapun tiga provinsi dengan pendaftar paling sedikit adalah Papua (6), Kalimantan Utara (9), dan Maluku (16).

Kasubdit Kesiswaan KSKK Madrasah Nanik menambahkan, dari ribuan yang mendaftar, akan dipilih 54 proposal terbaik, MTs 27 Proposal, MA 27 Proposal. Artinya, pada tiap bidang, ada 9 proposal yang akan dipilih.

“54 Proposal terpilih akan mengikuti pendalaman secara online. Mereka akan melakukan penelitian selama 4 Minggu, 7-28 Oktober 2020,” jelas Nanik.

“Di sela penelitian, panitia juga memberi kesempatan pendalaman materi pada rentang 13-23 Oktober 2020,” sambungnya.

Hasil penelitian lapangan, kata Nanik, harus sudah dikirim ke panitia pafa 28-30 Oktober. Hasil tersebut dikirim dalam bentuk naskah dan video profil penelitian. Selanjutnya, pada 10 November akan dipilih di setiap bidang 6 proposal terbaik sebagai finalis Myres 2020.

“Presentasi online para finalis akan dilaksanakan pada 16-17 November 2020. Pengumuman dan pemberian penghargaan, 19 November 2020,” ujarnya.

“Panitia telah siapkan apresiasi menarik, termasuk memberi kebebasan bagi para juara untuk memilih MA atau PTKIN untuk melanjutkan pendidikan,” tandasnya.

Gaet Puluhan Ribu UMKM, Lalamove Jadi Solusi Bagi UMKM Terdampak Corona

Suarapemerintah.id – Gaet Puluhan Ribu UMKM, Lalamove Jadi Solusi Bagi UMKM Terdampak Corona Pandemi Covid-19 berdampak besar kepada industri UMKM di Indonesia. Tidak sedikit UMKM yang akhirnya menyerah dan harus menutup usahanya. Namun tidak sedikit pula yang masih bertahan.

Melihat kejadian ini, salah satu perusahaan logistik, Lalamove berinisiatif untuk membantu UMKM-UMKM tersebut.

Seperti diketahui Pemerintah telah menerapkan PSBB yang melarang adanya berbagai macam transaksi secara langsung atau tatap muka. Ini berimbas dengan adanya peralihan (shifting) yang dilakukan masyarakat untuk memilih berbelanja secara daring.

UMKM pun dipaksa untuk beradaptasi dengan keadaan. Namun tidak semua UMKM memiliki kesiapan yang sama. Terutama terkait soal jalur distribusi produk.

David Ceasario selaku Marketing Manager Lalamove menyebut UMKM ini bukan hanya yang sudah punya toko atau outlet, namun juga wiraswasta baru.

‘’Pertumbuhan UMKM sangat pesat di masa pandemi ini, banyak masyarakat yang mulai berbisnis dari rumah. Itu yang menjadi concern kami untuk bisa menjadi solusi bagi mereka,’’jelasnya.

Untuk membantu UMKM, Lalamove menghadirkan layanan sistem API Integration. Layanan ini membantu UMKM yang memiliki aplikasi atau website terintegrasi langsung dengan Lalamove.

‘’Layanan Lalamove bisa masuk dalam sistem milik UMKM. Dalam menu pilihan pengirimannya akan ada Lalamove, otomatis langsung terintegrasi’’, ucapnya.

David juga membeberkan layanan ini tidak membebankan biaya kepada mitra UMKM karena tidak dipungut biaya tambahan apapun.

Layanan sistem tersebut menjadi keunggulan dari Lalamove dan trennya terus meningkat.

‘’Layanan ini sangat berkembang dan disukai mitra. Karena biasanya sistem yang sudah ada mengharuskan UMKM menaikkan harga dari produk ,’’terangnya.

Kenapa tidak di-charge, ia memberikan alasan mayoritas dari UMKM yang ada tidak menjual produk tersier tapi primer seperti makanan.

Adanya layanan API Integration tersebut disokong dengan 40 ribu mitra pengemudi yang tersebar di Jabodetabek bisa dipastikan program membantu UMKM ini bisa berjalan dengan sukses.

Selain itu opsi armada pengiriman yang beragam mulai dari motor, van hingga engkel box turut memberikan rasa aman dan nyaman bagi mitra UMKM yang berasal dari industri yang berbeda-beda.

Terbukti pelayanan jasa pengiriman dari Lalamove telah mendapat tempat di hati masyarakat dengan indikator keberhasilannya dari jumlah mitra UMKM yang terus meningkat.

‘’Saat ini setiap hari terus bertambah mitra UMKM kami. Untuk angka sebagai perkiraan, kami sudah melayani dan bermitra dengan puluhan ribu UMKM’’,jelas David bangga.

Pemkot Yogyakarta Terus Genjot Sektor Pariwisata

Pemkot Yogyakarta Terus Genjot Sektor Pariwisata

Suarapemerintah.id – Pemkot Yogyakarta terus menggenjot sektor pariwisata di Kota Yogya, karena sektor pariwisata adalah sektor pertama yang akan membawa kebangkitan di Kota Yogyakarta, hal tersebut di sampaikan Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat mengikuti zoom meeting bersama BP2KY dengan tema menghadapi resesi, Jogja recovery, Minggu (27/9/2020) di kediamannya.

Menurutnya pandemi covid-19 telah menimbulkan dampak yang sangat serius di Kota Yogya terutama bagi sektor pariwisata, perdagangan serta jasa yang menjadi mesin perekonomian di Kota Yogyakarta.

“Sampai saat ini kita masih Jogja untuk Jogja, kita belum bisa mengundang wisatawan dari luar Kota, untuk itu sekarang kita terus sosialisasikan kepada warga Kota Yogya agar mereka ketika membeli kebutuhan pokok belinya di warung sekitar/nglarisi tanggane” ujarnya.

Ia pun meminta agar seluruh masyarakat tetap harus optimis bahwa pandemi covid-19 pasti akan segera berakhir dan akan diikuti dengan pemulihan ekonomi secara luas. “Kita harus selalu produktif dan inovatif,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Wawali juga membeberkan untuk membangkitkan geliat  pariwisata dan ekonomi warga di Kota Yogya, Pemkot Yogya telah membuat jalur wisata sepeda.

“Kami memanfaatkan moment tren bersepeda di Kota Yogyakarta yang sedang naik daun, jika para pesepeda itu dapat diarahkan untuk melintasi kampung-kampung, maka juga dapat berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat di sana,” bebernya.

Ia mengungkapkan banyak potensi perkampungan di Kota Yogya yang belum banyak dikenal masyarakat luas, dengan adanya jalur wisata sepeda ini diharapkan potensi-potensi yang ada wilayah dapat terangkat.

“Dengan terangkatnya potensi tersebut semoga dapat menambah perekonomian warga di sepanjang jalur tersebut dan menurunkan angka kemiskinana di Kota Yogya” jelasnya.

Menurutnya wisata Kota Yogya dengan gowes Kampung tersebut adalah wisata yang santai. “Para pesepeda dapat menikmati keramahan Jogja dari sisi terdalam, yaitu kampung. Karena rute ini adalah rute blusukan kampung untuk menemukan potensi yang asli dari Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Sekda Kabupaten Bogor ingin PGRI Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Sekda Kabupaten Bogor ingin PGRI Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19
Suarapemerintah.id – PGRI selama ini telah banyak memberikan kontribusi dalam membangun sistem pendidikan serta memperjuangkan harkat, martabat dan karir guru. Hal tersebut dikatakan Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin saat menghadiri acara Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pengurus Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman Cibinong, Minggu (27/9/2020).
“Penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PGRI atas kontribusi dalam membangun pendidikan di Kabupaten Bogor, sehingga pada tahun lalu indeks pendidikan, rata-rata lama sekolah, harapan lama sekolah dan indeks membaca di Kabupaten Bogor mengalami peningkatan. Keberhasilan ini penting untuk kita apresiasi sebagai hasil kerja bersama seluruh stakeholder pendidikan termasuk PGRI dan merupakan bagian dari capaian Karsa Bogor Cerdas dalam upaya mencapai visi Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman dan Berkeadaban,” kata Burhan.
Burhan juga menambahkan, di masa Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, tidak menyurutkan semangat Pemkab Bogor untuk meningkatkan dan mengintensifkan kualitas pendidikan. “Dimasa Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, Pemkab Bogor terus berupaya memberikan pendidikan terbaik bagi para siswa. Beberapa program yang akan digalakkan pada Tahun 2021 dalam rangka Karsa Bogor Cerdas adalah Program Beasiswa Pancakarsa, Beasiswa untuk para Hafiz Qur’an, Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Penyesuaian Ijazah untuk para santri. Pemkab Bogor juga berupaya menyediakan WIFI gratis untuk mendukung pembelajaran jarak jauh pada perubahan anggaran tahun 2020. WIFI gratis ini rencana akan dipasang diruang publik setiap kecamatan,” tambahnya.
Tidak lupa Burhan juga mengapresiasi pelaksanaan konferensi sebagai forum untuk menguatkan di internal PGRI. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan hari ini, ini sebagai upaya menguatkan konsolidasi internal di lingkungan PGRI dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Kabupaten Bogor. Saya juga berharap PGRI mampu berinovasi mengembangkan cara-cara baru sistem edukasi yang kreatif dan berdaya saing tinggi bagi optimalisasi potensi peserta didik khususnya selama Pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Memperingati Haornas, Pjs Wali Kota Medan Gowes Bersama Komunitas Sepeda Medan

Memperingati Haornas, Pjs Wali Kota Medan Gowes Bersama Komunitas Sepeda Medan

Suarapemerintah.id – Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (haornas), Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M.T gowes bersama sejumlah komunitas sepeda yang ada di Kota Medan, Minggu (27/9).

Gowes yang digelar di Komplek Perumahan Royal Sumatera, jalan Jamin Ginting ini juga dihadiri oleh Anggota DPR RI, Sofyan Tan, Anggota DPRD Sumut, Rudy Hermanto, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Ikhwan Ritonga, Dandim 0201/BS, Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP dan DG LCI District 307AZ, Yulina Indriani.

Dalam sambutannya,Pjs Wali Kota Medan, Arief Sudarto Trinugroho mengucapkan selamat bergowes kepada para peserta dan bergoweslah dengan gembira agar hati senang sehingga imun tubuh dapat meningkat.

“bergoweslah dengan gembira agar imun tubuh kita meningkat, sebab di masa pandemi covid-19 saat ini bukan hanya fisik kita saja yang harus prima, tetapi imun tubuh kita juga harus meningkat”kata Pjs Wali Kota Medan.

Disamping itu Pjs Wali Kota Medan juga mengingatkan kepada para peserta gowes agar tetap mematuhi protokol kesehatan guna menghindari penularan covid-19.

“Saya ingatkan kepada para peserta agar tetap mematuhi protokol kesehatan tidak hanya dalam gowes ini saja tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari agar kita semua dapat segera menghentikan penularan covid-19 di Kota Medan.”pesanya.

RUPS Angkat M.Yusuf Ateh dan M.Rudy Salahuddin Jadi Komisaris PLN

RUPS Angkat M.Yusuf Ateh dan M.Rudy Salahuddin Sebagai Komisaris PLN

Suarapemerintah.idPT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menetapkan Muhammad Yusuf Ateh dan Mohammad Rudy Salahuddin sebagai Komisaris Perseroan. Hal ini sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN pada tanggal 23 September 2020 lalu.

Sebagai informasi, jabatan Ateh sebelumnya sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Sementara Rudy merupakan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Keluarga Besar PLN mengucapkan selamat bertugas dan akan mendukung penuh Muhammad Yusuf Ateh dan Mohammad Rudy Salahuddin sebagai Komisaris PLN,” ujar Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN Agung Murdifi dalam pernyataannya, Sabtu (26/9).

Selain itu, PLN juga mengumumkan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan prima bagi seluruh pelanggan di Tanah Air. Serta mengejar target rasio elektrifikasi 100 persen.

Dengan perubahan diatas maka susunan Komisaris dan Direksi PLN sebagai berikut:Susunan Komisaris PLN

1. Amien Sunaryadi – Komisaris Utama/Komisaris Independen

2. Suahasil Nazara – Wakil Komisaris Utama

3. Deden Juhara- Komisaris Independen

4. Dudy Purwagandhi – Komisaris5. Ilya Avianti – Komisaris

6. Mohammad Ikhsan – Komisaris

7. Mohammad Rudy Salahuddin – Komisaris

8. Muhammad Yusuf Ateh – Komisaris

9. Murtaqi Syamsuddin – Komisaris Independen10. Rida Mulyana – Komisaris

PT PLN (Persero) memastikan petugasnya akan melakukan pencatatan meter secara langsung ke rumah pelanggan pascabayar dengan tetap memperhatikan Pedoman Pencegahan Pengendalian Covid-19 Kementerian Kesehatan RI untuk antisipasi penyebaran Covid-19.

Hal ini dilakukan setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk memberlakukan PSBB mulai hari ini, Senin (14/9/2020).

“Kami pastikan petugas kami akan tetap melakukan pencatatan meter ke rumah pelanggan, Hal ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian tagihan rekening listrik dengan penggunaan listrik oleh pelanggan,” tutur Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN Agung Murdifi dalam keterangannya.

Selain itu, PLN juga menyiapkan layanan Lapor stand meter mandiri atau Baca Meter Mandiri melalui aplikasi WhatsApp Messenger (WA) PLN 123 dengan nomor 08122123123.

Pelaporan mandiri pelanggan dapat dilakukan pada tanggal 24 hingga tanggal 27 setiap bulannya. Pelaporan mandiri pelanggan yang valid akan dijadikan prioritas utama dasar perhitungan rekening listrik.

“Jadi kalau pelanggan mengirimkan angka stand kWh meter dan kami nyatakan valid, kami akan menggunakan laporan tersebut sebagai dasar perhitungan rekening. Meskipun petugas catat meter mengunjungi rumah pelanggan,” imbuh Agung.

Pilihan terakhir, jika lokasi rumah pelanggan tidak bisa didatangi oleh petugas dan pelanggan tidak mengirimkan laporan mandiri melalui WhatsApp, PT Perusahaan Listrik Negara akan menggunakan rata-rata 3 bulan sebagai dasar perhitungan rekening listrik.

Implikasinya akan ada penyesuaian tagihan rekening listrik ketika nantinya petugas PLN melakukan pencatatan meter ke rumah pelanggan tersebut. Kendati, sebelum hal itu dilakukan akan ada pemberitahuan tertulis terlebih dahulu.

Agung menambahkan, tidak menutup kemungkinan, potensi pelanggan tidak terbaca masih ada, karena ada wilayah yang ditutup karena protokol Covid-19, atau rumah terkunci atau rumah kosong, tentu kami tidak bisa melakukan pencatatan. Jika demikian kami akan menggunakan rata-rata 3 bulan sebagai dasar tagihan rekening listrik. Namun petugas kami akan memberikan surat untuk pemberitahuan sebelumnya.

Untuk pembayaran listrik atau pembelian token, juga mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan layanan online dalam melakukan pembayaran tagihan atau pembelian token listrik.

Pembayaran listrik dapat dilakukan di mana saja tanpa harus mendatangi kantor. Di antaranya melalui ATM, Internet Banking, SMS Banking, Aplikasi Dompet Digital (E-Wallet) seperti Link Aja, Gopay, dan sebagainya ataupun melalui aplikasi E-Commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, dan sebagainya.

Tidak hanya pembayaran, pelanggan tersebut  juga dapat memaksimalkan pelayanan secara online melalui Contact Center PLN 123 ataupun Aplikasi PLN Mobile, baik untuk layanan informasi tagihan, sambung baru, perubahan daya, penyambungan sementara maupun pengaduan pelanggan.