Beranda blog Halaman 565

Presiden Prabowo Tinjau Posko Kesehatan di Tapanuli Selatan, Pastikan Warga Mendapat Layanan

Usai meninjau pembangunan Jembatan Bailey Sungai Garoga, Presiden Prabowo Subianto meninjau Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan yang terletak di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (31/12). Di posko tersebut, Presiden berdialog langsung dengan tenaga kesehatan yang bertugas untuk memastikan layanan medis bagi masyarakat terdampak berjalan optimal.

Dalam dialog tersebut, Presiden menanyakan durasi penugasan serta kondisi pelayanan kesehatan di lapangan. Kapten CKM drg. Alfian dari Kesdam I/Bukit Barisan menjelaskan bahwa tim medis telah bertugas sejak hari pertama bencana.

“Kami di sini sudah bertugas dari hari pertama yaitu selama 36 hari” ujar drg. Alfian saat ditemui selepas peninjauan.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa selama masa penugasan tersebut, tim medis telah menangani sekitar 2.300 pasien. Kasus yang paling banyak ditangani adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), seperti batuk dan pilek, serta infeksi kulit berupa gatal-gatal yang dialami warga.

“Paling banyak yang kami tangani ISPA dan infeksi kulit,” jelasnya.

Sementara terkait kesiapan fasilitas, drg. Alfian menyampaikan bahwa Posko Kesehatan Batu Gula dilengkapi tenaga medis yang berjaga setiap hari. Setiap harinya, dua dokter disiagakan, masing-masing berasal dari Kesdam I/Bukit Barisan serta puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat.

“Juga perawat dan juga paramedis yang lain untuk stand by di Posko Batu Gula ini,” ujarnya.

Kunjungan Presiden tersebut menegaskan perhatian pemerintah terhadap pemulihan menyeluruh pascabencana, tidak hanya pada pembangunan infrastruktur strategis seperti jembatan penghubung, tetapi juga pada pemenuhan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Pemerintah memastikan sinergi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan terus diperkuat agar proses rehabilitasi dan pemulihan kehidupan masyarakat di Tapanuli Selatan dapat berjalan cepat, aman, dan berkelanjutan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Jembatan Bailey Sungai Garoga di Tapanuli Selatan

Setibanya di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Presiden Prabowo Subianto langsung meninjau pembangunan Jembatan Bailey Sungai Garoga yang berlokasi di Kecamatan Batang Toru, Rabu (31/12). Kepala Negara memastikan percepatan penyelesaian infrastruktur penghubung yang vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah tersebut pascabencana.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk mengawal percepatan penyelesaian infrastruktur penghubung yang memiliki peran vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah. Jembatan Bailey Sungai Garoga yang dibangun sepanjang 44 meter ini merupakan solusi sementara namun strategis untuk menggantikan jembatan lama yang rusak akibat bencana alam dan sempat memutus akses ekonomi warga.

Jembatan yang dibangun oleh Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum ini dirancang mampu menahan beban hingga 25 ton. Kehadirannya diharapkan segera memulihkan konektivitas utama antara Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, sekaligus memperlancar arus barang, jasa, serta aktivitas sosial masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut berdialog dengan para pekerja dan masyarakat setempat untuk mendengarkan langsung aspirasi serta kondisi di lapangan. Kepala Negara memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai standar keselamatan dan target waktu yang telah ditetapkan.

Peninjauan ini mencerminkan perhatian pemerintah terhadap percepatan pemulihan infrastruktur di daerah. Kehadiran Presiden di lokasi menjadi simbol kehadiran negara yang tidak hanya merencanakan dari pusat, tetapi turun langsung memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan roda kehidupan segera kembali berputar.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Penghujung Tahun, Presiden Prabowo Kembali Turun ke Lapangan Pastikan Pemulihan Pascabencana di Sumatra

Menutup tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan komitmen kepemimpinan yang hadir di tengah rakyat. Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan ke wilayah terdampak bencana banjir di Pulau Sumatra, Rabu (31/12). Kunjungan ini menjadi yang kelima bagi Presiden untuk meninjau langsung penanganan bencana, sekaligus memastikan kebutuhan para warga terdampak terpenuhi.

Dari Jakarta, Presiden beserta rombongan terbatas tiba di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada pukul 11.20 WIB. Setelahnya, Presiden langsung melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Tapanuli Selatan dengan menggunakan Helikopter Caracal TNI AU.

Di Tapanuli Selatan, Presiden Prabowo akan meninjau langsung progres pembangunan jembatan bailey yang dibangun bersama oleh aparat dan masyarakat setempat. Jembatan ini memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antarwilayah yang sebelumnya terputus akibat bencana.

Dengan fungsi vital bagi masyarakat, pembangunan jembatan sekaligus diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, distribusi logistik, serta akses layanan dasar. Pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga juga diharapkan dapat dipercepat oleh kehadiran infrastruktur ini.

Selain meninjau pembangunan infrastruktur, Presiden juga diagendakan mengunjungi posko pengungsian bagi warga terdampak. Di sana, Kepala Negara akan memastikan kembali para warga terdampak mendapatkan pelayanan yang layak dan seluruh bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

Sebelumnya, saat mengunjungi SD Negeri 05 Kayu Pasak Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, pada 18 Desember lalu, Presiden mengatakan bahwa pemerintah terus bekerja keras untuk memastikan penanganan bencana terlaksana dengan cepat dan tepat. Kepala Negara juga optimistis bencana dapat diatasi bersama-sama.

“Kita akan mampu mengatasinya semua bersama-sama. Semua tidak sendiri, kita semua memikirkan tiap hari bagaimana kita bisa memperbaiki keadaan saudara-saudara,” kata Presiden.

Langkah Presiden Prabowo menutup tahun dengan kembali ke daerah terdampak menegaskan pesan kuat bahwa negara hadir, bekerja, dan berdiri bersama rakyat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Terima Kepala KSP dan Wamen PKP, Presiden Prabowo Apresiasi Perkembangan Capaian Program Prioritas

Presiden Prabowo Subianto menerima Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari dan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (30/12). Pertemuan tersebut membahas laporan perkembangan sejumlah program prioritas pemerintah menjelang akhir tahun 2025.

Usai pertemuan, Qodari menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan apresiasi atas capaian yang telah diraih dalam pelaksanaan sejumlah program prioritas. Diantaranya mencakup perkembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG), peran Danantara yang dinilai semakin berpengaruh, serta rencana ke depan terkait Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang telah memasuki tahap pembangunan gerai.

“Bapak Presiden senang dengan perkembangan-perkembangan yang sudah dicapai pada hari ini,” ujar Qodari dalam keterangan persnya kepada awak media usai pertemuan.

Lebih lanjut, Qodari menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menunjukkan optimisme tinggi terhadap capaian pembangunan pada tahun-tahun mendatang, khususnya pada periode 2026–2027. Menurut Qodari, Presiden Prabowo menekankan bahwa seluruh program prioritas pemerintah diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong perputaran ekonomi nasional.

“Beliau tadi sebut istilah velocity of money, bagaimana tiap uang, tiap rupiah yang dikucurkan itu akan berkali-lipat pada giliran berikutnya di lapangan. Jadi kita lihat insyaallah tahun depan,” ungkap Qodari.

Terkait penanganan dan rehabilitasi bencana, Qodari menegaskan bahwa upaya tersebut tidak akan menghambat pelaksanaan program prioritas pemerintah. Qodari menyebut bahwa pemerintah telah melakukan langkah antisipatif melalui efisiensi dan optimalisasi sumber pendanaan.

“Insyaallah tidak (menghambat) karena Bapak Presiden telah melakukan banyak penghematan di depan ya. Ada efisiensi, kemudian juga ada sumber-sumber pendanaan yang didapatkan melalui kegiatan penegakan hukum, yang semua kita ketahui baik itu untuk penataan kebun sawit maupun mencegah penyelundupan, maupun juga untuk nanti tambang,” ucap Qodari.

Sementara itu, Wamen PKP Fahri Hamzah menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga memberikan arahan terkait percepatan program renovasi rumah. Fahri menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran renovasi rumah dalam APBN Tahun 2026.

“Tahun depan sudah ada anggaran untuk renovasi yang sudah tertulis dalam APBN 2026 sekitar 400 ribu, tetapi bahkan beliau setuju sampai 2 juta sekalipun untuk renovasi tidak ada masalah,” ujar Fahri.

Menurut Fahri, tantangan utama pelaksanaan renovasi rumah, khususnya di wilayah perkotaan terletak pada keterbatasan lahan serta kompleksitas persoalan tata ruang. Oleh karena itu, pemerintah tengah menyiapkan mekanisme percepatan melalui regulasi khusus.

“Tetapi yang 1 juta di perkotaan ini kita memang memerlukan satu mekanisme percepatan akselerasi, karena di perkotaan itu ada banyak masalah ketersediaan lahan yang memang sangat sulit. Dan inilah yang kami lagi desain konsepnya dalam bentuk peraturan yang dibutuhkan, mungkin setingkat Perpres atau PP yang sedang kami siapkan,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Dari Renovasi Rumah hingga Kampung Tematik, Menteri PKP Siapkan Transformasi Kawasan Menteng

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus mendorong penataan kawasan kumuh secara bertahap dan berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut dilakukan di Kelurahan Menteng, Jakarta, melalui pendekatan gotong royong bersama tanpa menggunakan APBN, Rabu (31/12).

Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa saat ini telah terdapat dua unit rumah yang sedang direnovasi melalui semangat gotong royong bersama. Progres renovasi telah mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan Januari 2026.

“Saat ini sudah ada dua rumah yang direnovasi secara gotong royong, progresnya sudah 70 persen dan kami targetkan selesai pertengahan Januari 2026. Ini contoh nyata bahwa dengan kolaborasi, perbaikan hunian bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Menteri Maruarar.

Ke depan, Kementerian PKP merencanakan renovasi sekitar 50 rumah sekaligus melakukan penataan kawasan kumuh di wilayah tersebut tanpa APBN. Penataan akan dilakukan melalui kolaborasi lintas pihak, termasuk dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) yang akan berkontribusi dalam penyusunan desain rumah dan kawasan secara gratis.

“Kami ingin penataan kawasan ini tidak hanya memperbaiki rumah, tetapi juga lingkungan. IAI akan membantu mendesain rumah dan kawasan secara profesional tanpa biaya, sehingga hasilnya lebih tertata dan layak huni,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menteri Maruarar mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, Kementerian PKP bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merencanakan penataan kawasan Menteng menjadi kawasan tematik, seperti kampung kuliner, yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat setempat. Namun demikian, ia menegaskan bahwa seluruh rencana kebijakan dan program akan diawali dengan dialog bersama warga untuk memastikan dukungan dan persetujuan masyarakat.

“Sebelum program berjalan, kami akan berdialog dengan warga. Apakah mereka setuju atau tidak. Setiap kebijakan publik harus melibatkan masyarakat agar program berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” tegas Menteri Maruarar.

Sebagai bentuk dukungan tambahan, pada tahun 2026 Kementerian PKP juga telah mengalokasikan kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 2.000 rumah untuk Provinsi DKI Jakarta, guna membantu masyarakat berpenghasilan rendah meningkatkan kualitas huniannya.

Melalui pendekatan kolaboratif, partisipatif, dan berbasis gotong royong, Kementerian PKP berharap penataan kawasan kumuh di Menteng dapat menjadi contoh penanganan permukiman yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan warga.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

‎Gubernur dan Wagub Aceh Dampingi Presiden Tinjau Hunian Sementara Korban Bencana di Aceh Tamiang

Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersama Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mendampingi Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto meninjau langsung hunian sementara yang dibangun untuk warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1).

‎Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan rombongan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan korban bencana, khususnya penyediaan tempat tinggal sementara dan layanan dasar bagi warga, berjalan sesuai dengan rencana pemerintah.

‎Gubernur Muzakir Manaf menyatakan bahwa Pemerintah Aceh terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam upaya penanganan dan pemulihan pascabencana. Gubernur juga menyampaikan, peninjauan ke lapangan dilakukan untuk melihat langsung kondisi para pengungsi, proses tanggap darurat yang sedang berlangsung, hingga pembangunan hunian sementara.

‎“Kita akan terus bergerak bersama, mulai dari masa tanggap darurat hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Kita berharap kondisi Aceh dapat pulih agar masyarakat bisa menjalani kehidupan normal,” kata Muzakir Manaf.

‎Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh sejak Desember lalu dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan banjir, luapan sungai hingga longsor.

‎Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ini merupakan bagian dari rangkaian pemantauan langsung pemerintah pusat terhadap penanganan bencana di Aceh.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kementerian PKP Siap Melaksanakan Groundbreaking untuk Membangun Hunian Tetap bagi Korban Bencana di Sumatera Barat

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman bergerak cepat dalam penanganan pascabencana dengan melaksanakan persiapan groundbreaking pembangunan 600 unit Hunian Tetap (HUNTAP) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Sumatera Barat.

Persiapan Pelaksanaan groundbreaking ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah dan Negara hadir dalam memastikan pemulihan sektor perumahan dan permukiman berjalan cepat, terencana, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kepastian hunian yang aman, layak, dan bermartabat bagi warga terdampak.

Direktur Jenderal Kawasan Permukiman menyampaikan bahwa pembangunan HUNTAP menjadi langkah strategis untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah daerah, kementerian/lembaga terkait, serta masyarakat setempat.

“Pembangunan hunian tetap ini berkonsep Gotong Royong, tidak hanya berorientasi pada penyediaan rumah, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan, ketahanan terhadap bencana, serta kelengkapan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal,” ujar Dirjen Kawasan Permukiman Fitrah nur.

Kementerian PKP memastikan bahwa pembangunan HUNTAP di Sumatera Barat akan dilaksanakan sesuai standar teknis, tepat sasaran, serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna memastikan percepatan pembangunan berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan nanti nya.

Melalui langkah cepat ini, Kementerian PKP berharap masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat dapat segera menempati hunian yang layak dan aman, sebagai bagian dari upaya pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat secara menyeluruh,

Data terakhir yang dihimpun pertanggal 30 Desember 2025 mencapai 3.387 unit rumah dalam kondisi berat dan ringan yang berada di provinsi Sumatera Barat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Nevi Zuairina Sampaikan Kunjungan Presiden PKS Menguatkan Ikhtiar Pemulihan Sumbar

Anggota DPR RI Dapil Sumatera Barat II, Nevi Zuairina, menyambut kedatangan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke Sumatera Barat sebagai bentuk kepedulian, dukungan, dan motivasi bagi masyarakat yang terdampak musibah banjir bandang di sejumlah wilayah.

Kunjungan tersebut dinilai menjadi energi moral bagi proses penanganan pascabencana yang membutuhkan kekuatan bersama, keteguhan iman, serta kerja kolaboratif lintas elemen.

Politisi Perempuan PKS inii menyampaikan bahwa kehadiran Presiden PKS di Sumbar bukan hanya untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan, tetapi juga membawa pesan penguatan nilai, harapan, dan optimisme.

Sumatera Barat, menurutnya, memiliki sejarah panjang sebagai daerah yang mandiri secara ekonomi dan kuat secara spiritual. Jejak Minangkabau dan Bugis yang dikenal ulet, berdikari, dan berdaya saing menjadi modal sosial penting untuk bangkit dari bencana.

Ia menegaskan keyakinannya bahwa Sumbar dapat kembali menjadi lumbung padi kekuatan PKS sekaligus etalase politik gagasan dan sosial di wilayah ini, dengan Kota Padang sebagai wajah keterbukaan dan pelayanan publik yang berkeadilan.

Dalam refleksinya, Nevi menekankan pentingnya mengembalikan Sumatera Barat sebagai gudang ulama dan pusat lahirnya pemikir besar bangsa, sebagaimana masa lalu yang melahirkan tokoh-tokoh ulama dan intelektual berpengaruh.

Spirit “bumi ulama” harus kembali dihidupkan melalui kaderisasi unggul, penguatan masjid sebagai pusat peradaban, serta dakwah yang adaptif, termasuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebaran nilai kebaikan.

Terkait bencana banjir bandang, Anggota DPR Komisi VI ini mengajak masyarakat memandang musibah sebagai takdir Allah SWT yang menyimpan hikmah.

Ia mengingatkan bahwa ujung dari setiap perkara yang dijalani dengan kesabaran dan ketakwaan akan berbuah kebaikan. Keikhlasan berbuat, saling membantu, dan sinergi antarpihak menjadi kunci pemulihan.

Menurutnya, perjuangan pascabencana tidak bisa dijalankan sendiri-sendiri, melainkan melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, partai politik, relawan, dan masyarakat.

Nevi juga menegaskan bahwa PKS akan terus mendorong politik gagasan dan politik sosial yang berpihak pada rakyat, sebagaimana contoh keberhasilan di berbagai tempat yang mengedepankan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.

“Saya berharap kunjungan Presiden PKS ini menjadi penguat semangat warga Sumbar untuk bangkit, menata kembali kehidupan, dan menjemput masa depan dengan iman, kerja keras, serta persatuan,” tutup Nevi Zuairina.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kades Ujung Tebu Apresiasi Mendes Yandri dan Bupati Ratu Hadiri Doa Akhir Tahun

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto didampingi Bupati Serang menghadiri Doa Akhir Tahun yang digelar Pemerintah Desa Ujung Tebu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Rabu (31/12/2025).

Doa Akhir Tahun ini juga dirangkaikan dengan pemberian santunan bagi anak yatim piatu dan lanjut usia (lansia), sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai kebersamaan.

Kehadiran Mendes Yandri dan Bupati Ratu sangat diapresiasi oleh Kepala Desa Ujung Tebu Enjat Sudrajat.

Enjat ucapkan terima kasih kepada Mendes Yandri dan Bupati Ratu kesediaan hadir di tengah warga desanya. Hal ini disebutnya sebagai perhatian dan dukungan terhadap kegiatan sosial di wilayahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Kegiatan doa akhir tahun ini menjadi momentum untuk memohon perlindungan dari segala marabahaya dan bencana, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap anak yatim piatu dan lansia,” ujar Enjat.

Enjat berharap agar kegiatan ini bisa menjadi inspirasi dan teladan bagi para pemimpin dan pejabat publik agar senantiasa peduli terhadap masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Mendes Yandri juga mengapresiasi Kades Ujing Tebu yang memperingati Pergantian dengan kegiatan yang positif.

Doa Akhir Tahun sebagai bentuk refleksi dan Evaluasi adalah kegiatan yang luar biasa ditambah lagi pemberian santunan bagi anak Yatim dan Lansia.

“Kegiatan ini sejalan dengan arahan Pemerintah untuk tidak berlebihan merayakan Tahun Baru sebagai bentuk simpati bagi saudara-saudara kita yang tertimpa bencana di Aceh, Sumbar dan Sumut,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Menukil data Pemerintah Desa Ujung Tebu, jumlah anak yatim piatu di desa tersebut tercatat sebanyak 70 orang, sementara jumlah lansia mencapai 130 orang.

Seluruh penerima santunan mendapatkan bantuan itu adalah bentuk dukungan dan kepedulian sosial dari pemerintah desa bersama para pihak terkait.

Acara berlangsung dengan khidmat dan lancar, ditutup dengan doa bersama agar masyarakat Desa Ujung Tebu senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, serta keberkahan dalam menyongsong tahun yang akan datang.

Doa bersama dan santunan ini dihadiri oleh Camat Ciomas Ugun Gurmilang, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur pemerintahan dan warga Desa Ujung Tebu.

Daftar Lokasi Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi Rabu Ini

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali membuka layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling di 14 titik di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Rabu (31/12). Layanan ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus perpanjangan dokumen kendaraan tanpa harus datang ke kantor Samsat.

Melalui akun X resmi TMC Polda Metro Jaya, @tmcpoldametro, diinformasikan bahwa layanan Samsat Keliling dapat dimanfaatkan untuk pengesahan STNK tahunan, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Berikut daftar lokasi dan jadwal layanan Samsat Keliling di Jadetabek:

Jakarta

  1. Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat & Lapangan Banteng (08.00–11.00 WIB)

  2. Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat Jakarta Utara & Masjid Al-Musyawarah Kelapa Gading (08.00–11.00 WIB)

  3. Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–11.00 WIB)

  4. Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat Jakarta Selatan (09.00–12.00 WIB) & Gudang Sarinah Cikoko Pancoran (09.00–11.00 WIB)

  5. Jakarta Timur: Kantor Wali Kota Jakarta Timur & Pasar Induk Kramat Jati (08.00–11.00 WIB)

Tangerang Raya

  1. Kota Tangerang: Alun-alun Cibodas & parkiran Busway Foodmosphere (08.00–11.00 WIB)

  2. Serpong: Halaman parkir Samsat Serpong (08.00–11.00 WIB)

  3. Ciledug: Pasar Modern Banjar Cipondoh & Metland Cyber Puri Cipondoh (09.00–11.00 WIB)

  4. Ciputat: Halaman parkir Samsat & Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB)

  5. Kelapa Dua: Halaman Gtown Square Gading (08.00–11.30 WIB)

Bekasi & Depok

  1. Kota Bekasi: Kantor Kecamatan Bekasi Utara (09.00–12.00 WIB)

  2. Kabupaten Bekasi: Ruko Robson Lippo Cikarang (08.00–12.00 WIB)

  3. Depok: Halaman parkir Samsat Depok (08.00–12.00 WIB) & Kecamatan Tajur Halang (09.00–12.00 WIB)

  4. Cinere: Kantor Kelurahan Pondok Petir (08.00–12.00 WIB)

Polda Metro Jaya mengingatkan bahwa pemohon harus membawa KTP asli pemilik kendaraan, BPKB, dan STNK beserta fotokopi masing-masing. Selain itu, kendaraan tidak boleh memiliki tunggakan pajak lebih dari satu tahun.

Adapun layanan Samsat Keliling hanya melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan. Untuk pengurusan pajak lima tahunan atau penggantian pelat nomor, pemohon diwajibkan datang langsung ke kantor Samsat terdekat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News