Beranda blog Halaman 566

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini: Jam Operasional, Syarat, dan Biaya Perpanjangan SIM

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya tetap membuka layanan SIM Keliling pada Rabu (31/12) untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM). Informasi tersebut disampaikan melalui akun X resmi @tmcppoldametro, yang menyebutkan bahwa layanan beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Layanan SIM Keliling ini hanya diperuntukkan bagi pemilik SIM A dan SIM C yang masih berlaku. Sementara itu, pemohon dengan SIM B atau SIM yang telah kedaluwarsa diarahkan untuk mengurus perpanjangan di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) karena adanya perbedaan ketentuan dokumen.

Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta

Berikut lima titik layanan yang dibuka hari ini:

  1. Jakarta Timur – Mall Grand Cakung

  2. Jakarta Utara – LTC Glodok

  3. Jakarta Selatan – Area parkir Universitas Trilogi Kalibata

  4. Jakarta Barat – Lobby Selatan Mall Ciputra

  5. Jakarta Pusat – Kantor Pos Lapangan Banteng

Syarat Dokumen & Proses Layanan

Masyarakat yang ingin memperpanjang SIM perlu membawa:

  • SIM asli yang masih berlaku

  • KTP

  • Fotokopi masing-masing dokumen

Di lokasi layanan, pemohon akan diminta mengisi formulir, kemudian mengikuti tes kesehatan dan tes psikologi sebelum proses perpanjangan diproses.

Biaya Perpanjangan SIM

Merujuk pada PP Nomor 76 Tahun 2020 tentang PNBP Polri, biaya perpanjangan SIM adalah:

  • SIM A: Rp80.000

  • SIM C: Rp75.000

Selain itu, pemohon wajib membayar biaya tambahan:

  • Tes psikologi: Rp37.500

  • Asuransi: Rp50.000

Dengan adanya layanan SIM Keliling ini, Ditlantas Polda Metro Jaya berharap masyarakat dapat lebih mudah memperbarui dokumen berkendara secara cepat dan dekat dari lokasi domisili.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemprov DKI Siapkan 36 Lokasi Parkir untuk Perayaan Malam Tahun Baru 2026

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 36 lokasi parkir untuk mendukung perayaan Malam Tahun Baru 2026 bertajuk From Jakarta with Love: Rangkul Keragaman, Rawat Harapan. Kegiatan ini akan berlangsung pada Rabu, 31 Desember 2025 mulai pukul 18.00 WIB hingga Kamis, 1 Januari 2026 pukul 01.00 WIB di sejumlah titik pusat kota.

Ketersediaan puluhan titik parkir tersebut disiapkan untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat yang diperkirakan memadati kawasan Sudirman–MH Thamrin hingga Panglima Polim, lokasi utama berbagai panggung hiburan malam pergantian tahun.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan terdapat 36 titik lokasi parkir yang disiapkan di sepanjang Jalan Sudirman–MH Thamrin hingga kawasan Panglima Polim. Total kapasitas parkir yang disediakan mencapai 21.132 Satuan Ruang Parkir (SRP) sepeda motor, 22.306 SRP mobil, dan 182 SRP bus.

“Lokasi-lokasi ini diharapkan mampu menampung kendaraan pengunjung agar tidak terjadi penumpukan di badan jalan,” ujarnya, Rabu (31/2).

Adapun lokasi parkir tersebar di berbagai fasilitas publik dan gedung perkantoran, antara lain Pelataran Parkir IRTI Monas, Stasiun Gambir, Lapangan Banteng, Perpustakaan Nasional, Kantor Kementerian BUMN, Gedung Telkom STO Gambir, Menara Dana Reksa, hingga Gedung Indosat. Selain itu, tersedia pula parkir di kawasan bisnis seperti Hotel Borobudur, LP Banteng Sisi Selatan dan Timur, Kantor Pos, Gereja Katedral, Jalan Veteran I, serta Wisma Mandiri.

Di sepanjang koridor MH Thamrin dan Sudirman, parkir disiapkan di TPE Sabang, Jakarta Theater, Gedung Sarinah, Plaza Indonesia, Grand Indonesia, Wisma Nusantara, Mandarin Oriental Hotel, The City Tower, Taman Menteng, Gedung BNI 46, Wisma 46 Outdoor, Gedung Wisma 46, GBK, FX Sudirman, hingga Plaza Senayan. Sementara di kawasan selatan, titik parkir juga tersedia di STC Senayan, Gedung Plaza Blok M, Masjid Agung Al-Azhar, dan Gedung Kementerian ATR/BPN.

Ia menambahkan, selain penyediaan parkir, akan dilakukan rekayasa lalu lintas berupa penutupan 33 ruas jalan yang bersifat situasional mulai pukul 18.00 WIB hingga 01.00 WIB. Pengalihan arus lalu lintas telah disiapkan dan masyarakat diimbau memanfaatkan transportasi umum serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan lokasi parkir resmi yang telah disediakan agar perayaan malam tahun baru berjalan tertib dan lancar,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menhub Dudy Pastikan Gerak Cepat Kemenhub dalam Proses Pemulihan Pascabencana Sumatra

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan Kementerian Perhubungan bergerak cepat dalam proses pemulihan pascabencana yang melanda kawasan Sumatra. Hal ini disampaikan Menhub Dudy pada Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra, yang dihadiri oleh Pimpinan DPR RI beserta Pimpinan Kementerian/Lembaga Daerah terdampak bencana Sumatra di Banda Aceh, Aceh, Selasa (30/12).

“Kami sudah menghitung dan mengalokasikan di anggaran kami. Insya Allah begitu jalan-jalan nasional sudah terbuka kami segera melakukan perbaikan,” papar Menhub.

Di sektor transportasi, bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatra tidak banyak berdampak pada infrastruktur bandara dan pelabuhan. Kerusakan lebih banyak terjadi pada infrastruktur transportasi darat dan perkeretaapian.

“Terkait kereta api, kami masih melakukan survei karena dampaknya cukup parah. Kami hitung lagi perkiraan kebutuhan dana karena banyak rel kereta yang sudah tersapu air,” lanjut Menhub Dudy.

Menhub Dudy mempersilakan pimpinan daerah terdampak bencana, baik Gubernur maupun Bupati untuk mengajukan kerja sama apabila membutuhkan dukungan transportasi. “Kami dengan sangat terbuka bekerja sama apabila dibutuhkan, misalnya kebutuhan kapal atau penerbangan, silakan ajukan. Kami akan bantu semaksimal mungkin,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan penanganan pascabencana Sumatra mencakup transportasi darat, laut, udara, dan kereta api.

Pada transportasi darat, Kemenhub telah melakukan berbagai upaya penanganan darurat pascabencana. Di antaranya, distribusi bantuan logistik ke setiap satuan pelayanan (satpel) terdampak sehingga layanan bisa cepat beroperasi, pengoperasian layanan angkutan jalan dan penyeberangan perintis, perbaikan fasilitas terminal, serta pengoperasian UPPKB sebagai rest area di tengah padatnya lalu lintas jalan akibat akses yang terputus.

Pada transportasi laut, dukungan diberikan melalui pengoperasian Kapal Kenavigasian, Kapal Patroli KPLP, Angkutan Laut dan Perintis, dukungan pengiriman barang dan logistik bersama stakeholders serta pembentukan posko darurat penggalangan bantuan bencana alam Sumatra.

Dari sisi transportasi udara, Kemenhub mendukung percepatan penanganan bencana melalui pengoperasian pesawat udara, helikopter, penambahan rute seperti Rembele-Medan, Banda Aceh-Rembele, Banda Aceh–Gayo Luwes, dan Medan–Gayo Luwes, mendirikan posko bantuan, serta menyiapkan pesawat Balai Kalibrasi untuk membantu penyaluran logistik ke daerah terdampak bencana.

Sementara dari sektor perkeretaapian, Kemenhub telah melakukan penanganan pada beberapa ruas jalur kereta api yang mengalami kerusakan di Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Jalur-jalur tersebut saat ini telah beroperasi normal.

Turut hadir Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Gubernur Aceh Muzakkir Manaf, sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan para Kepala Daerah yang wilayahnya terdampak.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Transjakarta Dukung Car Free Night Tahun Baru 2026, 14 Koridor Beroperasi 24 Jam

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan kesiapan layanan transportasi publik yang prima bagi masyarakat dalam menyambut malam pergantian tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan penuh terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang menyelenggarakan kegiatan Car Free Night (CFN) di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin pada Rabu, 31 Desember 2025 hingga dini hari 1 Januari 2026.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan bahwa penyesuaian layanan akan dilakukan sehubungan dengan adanya penutupan jalan selama kegiatan berlangsung. Tercatat sebanyak 48 layanan yang terdiri dari 13 rute BRT, 29 Angkutan Umum Terintegrasi, 4 layanan Transjabodetabek, dan 2 layanan Mikrotrans akan terdampak.

“Meski terdapat penyesuaian rute di area CFN, Transjakarta tetap hadir menemani mobilitas warga. Sebanyak 14 koridor utama tetap beroperasi normal selama 24 jam. Begitu pula dengan empat layanan Mikrotrans, yaitu JAK 36 (Cilangkap – Cililitan), JAK 47 (Pasar Minggu – Ciganjur), JAK 52 (Kalideres – Muara Angke), dan JAK 75 (Cililitan – Kampung Pulo) yang siap melayani pelanggan sepanjang hari,” ujar Ayu di Jakarta, Selasa (30/12).

Perpanjangan Jam Operasional di Titik Keramaian

Untuk mengakomodasi pelanggan di titik-titik pusat perayaan, Transjakarta melakukan perpanjangan jam operasional hingga pukul 02.00 WIB bagi sejumlah rute strategis, antara lain:

  • Rute BRT : Stasiun Pesing – Kota (3H), Kalideres – Senayan Bank DKI (3F), dan Cililitan – Juanda (5C).
  • Rute Integrasi : Pantai Maju – Balaikota (1A), Blok M – Ancol (1W), Kampung Rambutan – Blok M (7B), Cibubur – Cawang Cililitan (7C), TMII – Pancoran (7D), Stasiun Manggarai – UI (4K), Stasiun Manggarai – Blok M (6M), Pasar Minggu – Tanah Abang (9D), serta Cipedak – Pasar Minggu (9H).

“Selain itu, sebanyak 87 rute Mikrotrans juga akan melayani lebih lama, yakni mulai pukul 05.00 WIB hingga 00.30 WIB. Kami harap pelanggan dapat merencanakan perjalanannya dengan nyaman dan tidak khawatir akan akses transportasi saat merayakan pergantian tahun,” tambah Ayu.

Sambut 2026 dengan Semangat Baru

Sebagai simbol menyongsong tahun baru 2026, Transjakarta mengerahkan total 2.026 unit armada yang dioperasikan pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Pelanggan bisa melihat informasi terkait layanan Transjakarta melalui aplikasi TJ:Transjakarta dan seluruh kanal resmi lainnya secara real-time. “Transjakarta senang bisa menjadi bagian masyarakat dalam menyambut pergantian tahun. Terima kasih telah menjalani 2025 dengan baik dan mari bertumbuh bersama lebih baik di 2026. Selamat merayakan tahun baru dengan suka cita,” tutupnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Ringan hingga Sedang Selimuti Seluruh Wilayah

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Jakarta akan didominasi kondisi berawan hingga hujan sepanjang Rabu (31/12). Berdasarkan informasi dari laman resmi BMKG, hujan dengan intensitas sedang sudah berpotensi mengguyur wilayah Kepulauan Seribu sejak pagi hari. Sementara itu, hujan ringan diprediksi turun di lima wilayah lainnya, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Memasuki siang hari, cuaca berawan diperkirakan menaungi seluruh wilayah Jakarta. Kondisi ini masih berlanjut hingga sore hari, terutama di Kepulauan Seribu dan Jakarta Pusat. Adapun hujan ringan diprediksi kembali turun di Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Pada malam hari, BMKG kembali memprakirakan potensi hujan ringan di seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu. Masyarakat diimbau untuk tetap mewaspadai perubahan cuaca mengingat hujan dapat terjadi pada beberapa waktu dalam sehari.

BMKG juga melaporkan bahwa suhu udara di Jakarta hari ini berkisar antara 23–28 derajat Celsius, dengan kelembapan mencapai 73–96 persen. Kondisi tersebut berpotensi membuat udara terasa lebih lembap, terutama pada malam hari.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Nasir Djamil Ingatkan Aparat Kedepankan Kecerdasan Hadapi Masyarakat, Jangan Ciptakan “Darurat Kekerasan” di Tengah Bencana Aceh

Anggota DPR RI asal Aceh, M. Nasir Djamil, meminta aparat negara untuk mengedepankan pendekatan yang cerdas, rasional, dan humanis dalam menghadapi dinamika masyarakat, khususnya di tengah situasi bencana banjir besar dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Menurut Nasir Djamil, penggunaan kekerasan justru berpotensi memunculkan persoalan baru serta membuka ruang bagi pihak-pihak tertentu yang ingin mengacaukan suasana di Aceh. Padahal, saat ini pemerintah pusat dan pemerintah daerah sedang bekerja keras fokus pada upaya penanggulangan bencana serta pemulihan masyarakat terdampak.

“Status tanggap darurat bencana yang diperpanjang hingga 8 Januari 2026 seharusnya tidak diiringi dengan munculnya darurat kekerasan. Yang dibutuhkan adalah kecerdasan, bukan kekerasan,” tegas Nasir Djamil.

Ia juga mengimbau masyarakat Aceh agar tetap mengedepankan rasionalitas dan tidak mudah terpancing emosi, terutama saat menerima informasi yang sumber dan kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Menurutnya, kedewasaan dalam menyikapi informasi menjadi kunci menjaga stabilitas sosial di tengah kondisi darurat.

Lebih lanjut, Nasir Djamil berharap pimpinan institusi aparat negara baik sipil, militer, maupun kepolisian di Aceh dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas koordinasi. Sinergi lintas sektor dinilai sangat penting, tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga dalam merespons dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

“Apapun dinamika yang terjadi harus dihadapi dengan kecerdasan dan rasionalitas, bukan dengan emosionalitas dan kekerasan. Mari kita satukan barisan agar rakyat Aceh yang terdampak banjir besar dan tanah longsor benar-benar mendapatkan hak-hak mereka,” ujarnya.

Terkait adanya aksi yang menuntut agar status bencana di Sumatera meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ditetapkan sebagai bencana nasional, Nasir Djamil menyarankan agar unjuk rasa dilakukan secara tertib dan damai.

“Tunjukkan kepada masyarakat Indonesia dan dunia bahwa orang Aceh adalah masyarakat yang beradab, bermartabat, dan cinta damai,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemerintah Pastikan Bantuan Sosial dan Logistik Tersalurkan Cepat bagi Korban Bencana di Sumatra

Pemerintah memastikan penyaluran bantuan hingga distribusi logistik bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berjalan cepat dan terukur. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyampaikan bahwa total nilai bantuan penanganan tanggap darurat bencana di wilayah Sumatra yang telah tersalurkan mencapai Rp100.484.346.880. 

“Total nilai bantuan penanganan tanggap darurat bencana Sumatra yang sudah tersalur sebanyak Rp100.484.346.880 berupa lauk-lauk, family kit, kids wear, dan kebutuhan bahan makanan untuk 42 dapur umum,” ujar Wamensos dalam (29/12/2025).

Bantuan tersebut, lanjutnya, terdiri atas Rp43.606.958.300 untuk Provinsi Aceh, Rp19.418.596.580 untuk Provinsi Sumatera Barat, dan Rp37.458.792.000 untuk Provinsi Sumatera Utara. Selain itu, pemerintah juga telah menyalurkan santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia senilai Rp15 juta per orang kepada 86 ahli waris dengan total Rp1.290.000.000.

Wamensos menegaskan bahwa setiap data korban yang telah diverifikasi oleh bupati, wali kota, dan BNPB akan segera ditindaklanjuti untuk proses pencairan.

“Setiap data yang telah diverifikasi oleh bupati, oleh wali kota, dan BNPB, segera akan kami tindak lanjuti dengan proses pencairan untuk santunan korban meninggal tersebut,” ungkapnya.

Selain bantuan tanggap darurat, pemerintah juga menyiapkan bantuan pascabencana yang siap disalurkan, meliputi bantuan tunai Rp3.000.000 per keluarga untuk kebutuhan perabotan rumah tangga bagi penerima hunian sementara maupun hunian tetap, bantuan tambahan lauk-pauk sebesar Rp450.000 per orang per bulan selama tiga bulan, serta dukungan pemberdayaan ekonomi pascabencana secara tunai senilai Rp5.000.000 per keluarga sesuai hasil asesmen.

Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa distribusi logistik dalam satu bulan terakhir telah menyalurkan 1.526 ton dengan persentase distribusi mencapai 97 persen. Di Posko Iskandar Muda, Aceh, laju distribusi logistik tercatat sebesar 80,93 persen, sementara di Sumatra Utara distribusi logistik di Posko Silangit mencapai 98,2 persen dan di Posko Kualanamu sebesar 72,4 persen, serta di Sumatra Barat mencapai 93,5 persen. 

“SOP kami itu tidak ada barang yang datang tinggal lebih dari 2×24 jam. Semua pasti langsung terdistribusi. Jadi laju distribusi kita di setiap posko itu di atas 80 persen,” tegas Abdul.

Terkait dana tunggu hunian, Abdul menjelaskan bahwa sebanyak 16.264 kepala keluarga telah terdata secara by name by address dan tervalidasi dengan data kependudukan Kementerian Dalam Negeri. Dana sebesar Rp600.000 per KK per bulan akan disalurkan dengan mekanisme jemput bola melalui bank-bank Himbara.

“Pencairan 600 ribu per KK per bulan ini nantinya akan jemput bola. Jadi masyarakat tidak perlu antre di bank,” jelasnya, seraya menambahkan bahwa rekening penerima telah dibuka dan penyaluran tahap pertama akan segera dilakukan, sementara pendataan tahap berikutnya terus berjalan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemerintah Siapkan Skema Hunian, Bansos, dan Penyesuaian APBD Pascabencana

Pemerintah terus berkomitmen untuk mempercepat penanganan dampak bencana, khususnya kerusakan rumah warga, bantuan sosial, serta penguatan kembali pemerintahan daerah di wilayah terdampak di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam keterangan pers pemulihan dan rencana strategis pascabencana di Posko Terpadu Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).

Tito menjelaskan bahwa bagi warga dengan rumah rusak berat, pemerintah memberikan pilihan, baik menempati hunian sementara yang disediakan maupun menerima bantuan biaya bagi yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga.

“Yang intinya adalah konsep utamanya untuk yang ringan dan sedang, ini akan diberikan biaya dukungan sebanyak 15 juta untuk yang ringan dan sedang, itulah 30 juta dan kemudian untuk yang rusak berat, itu nanti akan disiapkan hunian sementara. Ada yang mungkin hunian sementara disiapkan, ada juga yang mungkin ingin mendapatkan biaya bantuan, ingin di rumah keluarganya. Ada pilihan,” ujar Tito.

Dalam kesempatan tersebut, Tito menjelaskan bahwa pembangunan hunian tetap dilakukan melalui tiga skema.

“Setelah itu disiapkan, sambil dibangunkan hunian tetap. Hunian tetap ini ada tiga konsep. Yang pertama adalah dari Danantara sebanyak 15 ribu, kemudian dari APBN yang jumlahnya jauh lebih besar, yang dikerjakan oleh Kementerian PKP (Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman), kalau dari Danantara yang mengerjakan 15 ribu. Setelah itu ada konsep gotong royong, artinya pihak-pihak yang ingin membantu. Diantaranya ada satu yang sudah membantu sebanyak 2.600 dan sudah groundbreaking minggu lalu,” imbuh Tito.

Selain bantuan perbaikan rumah, Tito menjelaskan bahwa pemerintah juga menyiapkan bantuan pendukung lainnya. Tito menyampaikan, Kementerian Sosial memberikan bantuan perabotan sebesar Rp3 juta per keluarga, bantuan ekonomi Rp5 juta, serta bantuan lauk pauk senilai Rp15 ribu per hari selama tiga bulan.

“Kita harapkan secepat mungkin data [penerima bantuan] ini, tentu datanya tidak harus menunggu lengkap, bergelombang karena kan nanti ada lagi yang mungkin belum terdata. Yang penting punya data dulu utama, baseline, dan segera diserahkan kepada BNPB dan Kementerian Sosial. BNPB langsung akan membayarkan,” ujar Tito.

Mendagri menekankan bahwa tantangan utama saat ini adalah percepatan dan keakuratan data penerima bantuan. Data yang digunakan harus berbasis by name by address dan disusun oleh pemerintah daerah setempat.

“Kita harapkan kalau sudah didapat data yang rusak ringan dan rusak sedang, kami hitung lebih kurang 106.370 rumah. Ini lebih kurang dua per tiga dari jumlah yang rusak. Artinya kalau ini diberikan segera, maka mereka kembali sambil sudah bantu dibersihkan, kembali diisi oleh Menteri Sosial, uang lauk pauknya lewat Menteri Sosial, itu bisa mengurangi pengungsi,” ungkap Tito.

Sebagai langkah penyesuaian kebijakan, Tito menyampaikan juga bahwa Kementerian Dalam Negeri telah menerbitkan surat edaran kepada tiga provinsi serta 52 kabupaten/kota terdampak, beserta pimpinan DPRD setempat, sebagai payung hukum untuk melakukan perubahan APBD. Langkah ini dinilai penting karena kondisi pascabencana membuat APBD yang disusun sebelum bencana tidak lagi relevan.

“Untuk itu APBD yang dibuat sebelum bencana, itu sudah tidak relevan. Kami memberikan surat edaran sebagai payung hukum untuk rekan-rekan Kepala Daerah tersebut, 52 plus 3 provinsi, dan juga pimpinan DPR masing-masing untuk melakukan APBD perubahan, menyesuaikan dengan kondisi yang baru,” pungkas Tito.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Nevi Zuairina : ALPPIND Hadir Menguatkan Sumatera Barat, Menyusuri Galodo dengan Doa dan Kepedulian

Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan oleh Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (ALPPIND) melalui penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang atau galodo yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Penyaluran langsung dipantau oleh Ketua PW ALPPIND Sumbar, Nevi Zuairina, kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meringankan beban warga yang terdampak musibah.

Rombongan PW ALPPIND memulai perjalanan dari Kota Padang sejak pagi hari, menyusuri jalur kampung yang sempit hingga tiba di Batu Kalang Utara, Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman.

Di musholla kampung, tim disambut hangat oleh warga, tokoh masyarakat, Bundo Kanduang, dan perangkat korong. Jamuan sederhana berupa pisang rebus dan pepaya santan menjadi simbol keteguhan dan keramahan warga, meski sawah dan ladang mereka telah habis dihantam galodo.

“Di tengah luka akibat bencana, kami justru belajar tentang ketabahan dan kekuatan masyarakat. Kehadiran ALPPIND adalah ikhtiar kecil untuk menyampaikan bahwa mereka tidak sendiri,” ujar Nevi Zuairina.

Bantuan yang disalurkan bersumber dari donasi PP ALPPIND dan PW ALPPIND se Indonesia sebesar Rp 17,5 juta. Dana tersebut dialokasikan secara langsung dan terukur, antara lain bantuan tunai bagi 50 kepala keluarga di Batu Kalang dan 30 kepala keluarga di Asam Pulau, serta dukungan untuk PD ALPPIND Pasaman dan Pesisir Selatan. Penyaluran dilakukan secara langsung ke rumah-rumah warga dengan pendampingan perangkat nagari sebagai bentuk koordinasi dan etika kelembagaan.

Rangkaian kegiatan tidak berhenti di Padang Pariaman. ALPPIND Pesisir Selatan juga melanjutkan aksi kemanusiaan ke Bayang Utara dengan menyalurkan paket perlengkapan ibadah berupa sajadah dan perlengkapan shalat. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kekuatan spiritual bagi warga, terlebih menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

“Semoga setiap bantuan ini menjadi amal jariyah, menghadirkan keberkahan bagi yang memberi dan menguatkan yang menerima,” tutur Nevi.

Perjalanan kemanusiaan ALPPIND di Sumatera Barat menjadi pelajaran berharga bahwa di tengah bencana, solidaritas dan kepedulian perempuan Indonesia tetap menyala, menyalurkan harapan dari hati ke hati.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kementerian Pariwisata Perkuat Pendampingan dan Koordinasi Pascainsiden Kapal Wisata di Labuan Bajo

Kementerian Pariwisata RI memastikan pendampingan dan koordinasi lintas sektor terus diperkuat pascainsiden kecelakaan kapal wisata phinisi Putri Sakina di perairan Selat Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat, 26 Desember 2025.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan keprihatinan mendalam dan duka cita atas musibah tersebut, khususnya terkait empat wisatawan warga negara Spanyol yang hingga kini masih dalam proses pencarian.

Sejak menerima laporan awal kejadian, Kementerian Pariwisata bergerak cepat dengan menjalin koordinasi intensif bersama Kementerian Perhubungan, Basarnas, Kementerian Luar Negeri, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), otoritas kesyahbandaran, pemerintah daerah, serta Kedutaan Besar Kerajaan Spanyol di Jakarta.

Berdasarkan laporan sementara, Kapal Phinisi Putri Sakina diduga tenggelam akibat gelombang setinggi sekitar dua meter yang menyebabkan mesin kapal mati. Dalam peristiwa tersebut, tujuh penumpang dan awak kapal berhasil diselamatkan. Sementara empat wisatawan asal Spanyol, yakni Fernando Martin Careras, pelatih tim sepak bola wanita Valencia CF, bersama tiga anaknya, masih dinyatakan hilang dan diduga terjebak di dalam kamar kapal.

“Kami telah mengirimkan Staf Ahli Menteri serta pejabat Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores untuk secara langsung memantau dan berkoordinasi dengan operasi pencarian dan penyelamatan yang dilaksanakan oleh Basarnas di lapangan,” kata Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana.

Secara kelembagaan, Kementerian Pariwisata juga telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta untuk menyampaikan ungkapan empati dan duka cita yang mendalam, sekaligus menawarkan dukungan dan bantuan yang diperlukan dalam penanganan pasca-kejadian.

Menteri Pariwisata telah menugaskan Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis, Kepala Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores, serta Direktur Politeknik Pariwisata Bali untuk mendampingi keluarga korban, tentu dengan menghormati persetujuan keluarga dan koordinasi dengan Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta.

“Berdasarkan komunikasi resmi antara Kementerian Pariwisata dan Kedutaan Besar Spanyol, Pemerintah Spanyol menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas upaya cepat serta profesional tim penyelamat Indonesia. Fokus bersama saat ini adalah memaksimalkan pencarian terhadap empat korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang,” jelas Menteri Widiyanti.

Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), Tim SAR akan melanjutkan operasi pencarian selama tujuh hari, dengan evaluasi berkala berdasarkan kondisi cuaca dan keselamatan tim di lapangan. Sebagai langkah pencegahan, otoritas kesyahbandaran di bawah Kementerian Perhubungan, telah menetapkan larangan sementara pelayaran kapal wisata di perairan Labuan Bajo dan Kepulauan Komodo, terhitung sejak 26 Desember hingga 1 Januari 2026 atau sampai dengan pengumuman lebih lanjut.

Kementerian Pariwisata menegaskan komitmennya untuk mengutamakan keselamatan wisatawan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan penanganan kejadian ini dilakukan secara transparan, humanis, dan bertanggung jawab.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News