Beranda blog Halaman 669

Jembatan Kabanaran Hadir, Presiden Prabowo Dorong Penataan Terintegrasi dan Penguatan UMKM

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peningkatan konektivitas untuk mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata saat meresmikan Jembatan Kabanaran di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (19/11).

Kepala Negara menyampaikan bahwa infrastruktur ini akan memangkas jarak tempuh masyarakat yang sebelumnya harus memutar jauh, serta membuka akses menuju kawasan bersejarah dan kaya budaya yang menjadi daya tarik wisata di wilayah tersebut.

“Tadi kita sudah mendengar arti historis dari tempat ini, tempat perjuangan Pangeran Mangkubumi melawan Belanda, markasnya di sini. Juga bahwa ini nanti akan diharapkan mempermudah konektivitas, mempermudah akses juga kepada daerah yang begitu indah, begitu penting dalam budaya Jawa, penuh spiritualitas,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Selain itu, Kepala Negara juga menyebut adanya rencana penataan kawasan termasuk pembangunan fasilitas wisata dan akomodasi untuk mendukung peningkatan jumlah wisatawan.

“Alhamdulillah tahun ini pariwisata kita meningkat 20 persen, salah satu peningkatan sangat berarti dalam perkembangan ekonomi kita,” imbuh Presiden Prabowo.

Kepala Negara juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut dan berpesan agar infrastruktur yang telah diresmikan ini dirawat dengan baik. Presiden Prabowo turut meminta jajaran Kementerian Pekerjaan Umum untuk terus menjaga kualitas dan ketepatan pelaksanaan proyek infrastruktur di seluruh Indonesia.

“Terima kasih atas jerih payah semua pihak yang telah bekerja. Saya titip perawatan dan juga untuk selanjutnya kalangan PU untuk melaksanakan proyek-proyek infrastruktur dengan sebaik-baiknya,” ucap Kepala Negara.

Dalam kesempatan usai acara, Presiden Prabowo menegaskan kembali bahwa hadirnya jembatan ini akan sangat membantu mobilitas masyarakat dan memperkuat aktivitas ekonomi lokal. Kepala Negara berharap pembangunan tersebut menjadi momentum untuk menata kawasan secara terintegrasi.

“Dan kita nanti utamakan, Sri Sultan sudah menyampaikan, diharapkan kawasannya bisa terintegrasi sehingga UMKM akan kita bina, kita atur supaya bisa ada kebersihan, fasilitas yang baik, sehingga UMKM lah yang akan mendorong kegiatan pariwisata,” ujar Presiden Prabowo kepada awak media.

Kepala Negara menambahkan bahwa pengembangan fasilitas wisata, termasuk hotel, ke depan akan diarahkan agar tetap selaras dengan budaya dan lingkungan lokal. “Nanti hotel-hotelnya juga akan disesuaikan dengan arsitektur kita sendiri ya, yang cocok dengan budaya dan lingkungan kita,” pungkas Presiden.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Sekolah Rakyat Jadi Jalan Meraih Mimpi Generasi Penerus Bangsa, Kemensetneg Tinjau Implementasi Program di SRT 16 Bandung

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui Biro Hubungan Masyarakat melakukan peninjauan implementasi program prioritas pemerintah “Sekolah Rakyat” di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 16 Bandung, Kabupaten Bandung, Selasa (18/11/2025). Program ini menjadi salah satu terobosan strategis untuk memperluas akses pendidikan dan membantu anak-anak dari keluarga prasejahtera meraih masa depan yang lebih baik.

Kepala Sekolah SRT 16 Bandung, Yanti Widiastuti, menjelaskan bahwa sekolah ini memiliki 6 rombongan belajar untuk jenjang menengah pertama dan menengah atas dengan total 150 peserta didik.

“Di Sekolah Rakyat Terintegrasi 16 Bandung, selain kami memberikan peningkatan kompetensi akademik, di sini juga kami membangun karakter dan mengasah potensi mereka,” ujar Yanti.

Yanti menuturkan bahwa meskipun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, para siswa tetap memiliki semangat tinggi untuk berprestasi. Mereka aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti bela diri, seni tari, seni lukis, serta storytelling.

“Kami sangat-sangat berbangga sekali bahwa di sini kami menemukan berbagai macam talenta dari anak didik, di antaranya ada yang gemar melukis, menari tradisional, ada yang suka taekwondo, pencak silat, bahkan juga ada yang suka storytelling dan membaca puisi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kebanggaannya karena empat siswa SRT 16 Bandung baru-baru ini memperoleh medali dalam Kejuaraan Taekwondo Fun Piala KORMI Jawa Barat Ke-2, yaitu:
1. Siti Salis, peraih Juara II kelas Kyorugi Individual Anak-anak IV Putri Over 49 Kilogram;
2. Rusdan S H, peraih Juara II kelas Kyorugi Individual Remaja Putra 48,01-52
Kilogram;
3. Zaenap Solihatin, peraih Juara III kelas Kyorugi Individual Remaja Putri 48,01-52 Kilogram; dan
4. Afif Masud Afandi, peraih Juara III kelas Kyorugi Individual Remaja Putra 60,01-64 Kilogram.

Yanti berharap program Sekolah Rakyat dapat terus diperluas agar semakin banyak anak dari keluarga prasejahtera dapat terbantu.

“Mudah-mudahan anak-anak yang ada di sekolah rakyat ini punya motivasi belajar yang cukup tinggi, mengejar nilai akademis yang luar biasa, untuk bisa menjadi generasi penerus yang cinta tanah air dan mereka mudah-mudahan bisa terus berkarya untuk bangsa dan negara,” tandasnya.

Jalan Meraih Mimpi
Program Sekolah Rakyat bukan hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga membuka jalan baru bagi para siswa untuk meraih mimpi.

Amelia Kania Putri, siswi kelas X yang sempat terancam putus sekolah karena keterbatasan biaya, mengaku bahwa Sekolah Rakyat mengubah hidupnya.

“Ketika aku masuk sekolah rakyat, aku merasa seperti memulai hidup yang baru. Aku bisa kembali menekuni hobiku menari, mewarnai, karate, bahkan aku meraih juara 3 puisi, juara 1 tari, juara 3 mewarnai, dan juara 2 karate,” ujar siswi dengan segudang bakat ini.

Siswi kelas X lainnya, Afni Anggraeni, bercita-cita menjadi hakim dan doktor hukum. Ia kini menjabat Ketua OSIS dan merasa sekolah rakyat memberinya kesempatan untuk mengejar cita-cita.

“Saya yakin saya bisa jadi orang hebat dan yakin bahwa saya bisa mengangkat derajat orang tua saya,” tutur Afni yang juga merupakan ketua OSIS terpilih.

Siswa kelas VII, Fadillahi Aditya Sa’ban, memiliki jiwa wirausaha dan sempat membantu orang tuanya dengan membuat dan menjual layangan. Ia berterima kasih kepada pemerintah karena bisa bersekolah gratis berasrama.

“Saya sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto karena sudah mengadakan program sekolah rakyat. Di sini saya bisa dibantu untuk mandiri dan disiplin,” kata Fadil yang mempunyai cita-cita menjadi atlet internasional.

Dalam dialog bersama siswa, Kurniawati, Pranata Humas Ahli Madya Kemensetneg, berbagi pengalaman mengenai dunia kerja di lingkungan pemerintah.

“Kalau kalian bekerja di Kemensetneg, nanti kalian akan mendapatkan kesempatan untuk memberikan dukungan secara langsung kepada presiden dan wakil presiden,” ujarnya.

Ia memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat.

“Selalu seratus persen dalam berusaha karena usaha tidak akan mengkhianati hasil. Jika hasil belum sesuai harapan, yakinlah bahwa Tuhan mempunyai rencana yang indah buat kita,” kata Kurnia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Global Citizenship of Indonesia, Terobosan Imigrasi Menjawab Kewarganegaraan Ganda

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, secara resmi meluncurkan Global Citizenship of Indonesia (GCI), sebuah kebijakan baru yang menjadi solusi atas isu kewarganegaraan ganda. GCI merupakan bentuk izin tinggal tetap tanpa batas waktu bagi individu berkewarganegaraan asing yang memiliki ikatan darah, kekerabatan, historis, atau memiliki hubungan kuat dengan Indonesia. Kebijakan ini membuka ruang partisipasi bagi subjek dari berbagai negara yang memiliki keterikatan dengan Indonesia.

“GCI adalah solusi yang menjawab polemik kewarganegaraan ganda dengan memberikan hak tinggal yang luas bagi warga negara asing (WNA) yang memiliki keterikatan kuat dengan Indonesia tanpa mengubah status kewarganegaraan asing mereka dan tidak melanggar aturan negara. Kebijakan ini juga menunjukkan bahwa Indonesia mampu beradaptasi dengan dinamika global tanpa mengorbankan prinsip kedaulatan hukum kewarganegaraan,” ujar Menteri Imipas Agus Andrianto saat menggelar Tasyakuran Hari Bakti Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1 di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika pada Rabu (19/11).

Lebih lanjut, Agus menuturkan bahwa konsep serupa telah dipraktikkan di sejumlah negara, seperti Overseas Citizenship of India (OCI) di India. Penerapan kebijakan sejenis di berbagai yurisdiksi menunjukkan kredibilitas dan kelayakan implementasi GCI di Indonesia. Hal ini menegaskan kesiapan Ditjen Imigrasi dalam mengelola kebijakan yang berorientasi pada kepastian hukum, kemudahan layanan, dan daya saing internasional.

Adapun subjek yang berhak mengajukan GCI meliputi orang asing eks Warga Negara Indonesia, keturunan eks WNI hingga derajat kedua, serta pasangan sah dari WNI maupun eks WNI. Selain itu, anak hasil perkawinan sah antara WNI dan warga negara asing juga dapat memperoleh fasilitas GCI.

Sementara itu, pemberian izin tinggal ini tidak berlaku bagi warga negara asing yang berasal dari negara yang pernah menjadi bagian dari wilayah Indonesia, terlibat dalam kegiatan separatisme, atau memiliki latar belakang sebagai aparatur sipil, intelijen, maupun militer di luar negeri.

Permohonan GCI diajukan secara daring melalui laman evisa.imigrasi.go.id. Dengan sistem all-in-one, permohonan GCI mencakup proses penerbitan Visa Tinggal Terbatas, Alih Status izin Tinggal Terbatas ke Izin Tinggal Tetap dan Perpanjangan Izin Tinggal Tetap Tak Terbatas, serta Izin Masuk Kembali Tak Terbatas.

“Imigrasi Indonesia akan selalu responsif terhadap kebutuhan serta tantangan global. GCI merupakan bukti nyata bahwa kebijakan keimigrasian kita tidak hanya melayani, tetapi juga terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman,” ucap Menteri Agus.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Perkuat Transformasi Kelembagaan, Kemenimipas Teken Nota Kesepahaman Strategis dengan Sejumlah Kementerian/Lembaga

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) secara resmi menandatangani nota kesepahaman dengan sejumlah kementerian dan lembaga. Penandatanganan dilaksanakan dalam momen peringatan Hari Bakti Kemenimipas ke-1 Tahun 2025, Rabu (19/11). Melalui penandatanganan ini, Kemenimipas menegaskan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola serta transformasi layanan di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan.

Melalui peringatan hari bakti, Kemenimipas merefleksikan capaian kinerja satu tahun yang tak lepas dari kolaborasi dengan berbagai pihak. Penandatangan nota kesepahaman dalam kesempatan tersebut melibatkan delapan institusi mitra yang menjadi fondasi dalam penguatan sistem keimigrasian dan pemasyarakatan. Sasarannya adalah mewujudkan transformasi kelembagaan yang lebih transparan, digital, dan terintegrasi.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Kemenimipas telah menorehkan berbagai tren positif dalam pelaksanaan kinerja. Hal ini sekaligus menjadi upaya nyata Kemenimipas dalam transformasi kelembagaan.

“Hasil dari reformasi tersebut dapat terlihat dari capaian per 18 November 2025, yaitu perolehan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) imigrasi mencapai Rp 9,2 triliun, yang melampaui target penerimaan 140,90%. Sedangkan PNBP dari sektor pemasyarakatan mencapai Rp 48,5 miliar atau 451% di atas target,” ujar Menteri Agus.

Sepanjang satu tahun terakhir, Kemenimipas mengusung 13 Program Akselerasi yang merupakan implementasi teknis atas Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kemenimipas terus berkomitmen melakukan reformasi struktural dan kultural. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan disiplin, pemberantasan penyalahgunaan kewenangan, pembentukan Direktorat Kepatuhan Internal, dan penguatan tata kelola unit pelaksana teknis, serta digitalisasi layanan publik.

Berbagai torehan berhasil tercapai atas kolaborasi dengan banyak pihak, termasuk mitra strategis. Pada penandatanganan nota kesepahaman, kolaborasi yang dibangun secara resmi meliputi:

Kemenimipas dengan Kementerian Transmigrasi tentang Sinergisitas Tugas dan Fungsi Bidang Transmigrasi, Imigrasi dan Pemasyarakatan;
Kemenimipas dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan tentang Dukungan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi di Bidang Imigrasi dan Pemasyarakatan, Pengawasan Keuangan dan Pembangunan;
Kemenimipas dengan Komisi Pemberantasan Korupsi tentang Kerja Sama dalam rangka Mendukung Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kementerian Imigrasi;
Kemenimipas dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila tentang Sinergi Tugas dan Fungsi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila;
Kemenimipas dengan Badan Siber dan Sandi Negara tentang Sinergi Tugas dan Fungsi di Bidang Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Bidang Keamanan Siber dan Sandi;
Kemenimipas dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi tentang Pengembangan dan Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja Jabatan Fungsional di Bidang Imigrasi dan Pemasyarakatan serta bagi Warga Binaan Pemasyarakatan;
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan tentang Kerja Sama dalam rangka Mendukung Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan dan Kemenimipas;
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Produk dan Jasa Layanan Perbankan di Lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Selain nota kesepahaman, dalam kesempatan tersebut juga terselenggara perjanjian hibah dan Berita Acara Serah Terima Kemenimipas dengan Pemerintah Kabupaten Blora yang berkaitan dengan serah terima lahan untuk gedung Kantor Imigrasi Kelas l TPI Blora. Langkah ini menjadi wujud sinergi lintas sektor.

Kemenimipas berkomitmen untuk membangun kolaborasi secara berkelanjutan demi memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat. Melalui implementasi kerja sama, masyarakat akan merasakan manfaatnya secara langsung.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Tonggak Pengabdian Baru, Kemenimipas Peringati Hari Bakti ke-1 Tahun 2025

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menggelar puncak peringatan Hari Bakti Kemenimipas ke-1 tahun 2025. Mengambil tema “Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa”, peringatan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan komitmen Kemenimipas dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus memperkuat kontribusi bagi masyarakat.

Tasyakuran digelar di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Jakarta, Rabu (19/11). Acara ini dirangkai dengan penyerahan penghargaan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan kepada mitra kerja yang selama ini telah bersinergi bersama mendukung kerja Kemenimipas. Melalui tasyakuran ini, kemenimipas mengaskan pentingnya kebersamaan dan nilai spiritualitas sebagai fondasi dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab institusi.

“Setahun perjalanan merupakan langkah awal dari misi besar menuju Indonesia Emas 2045. Kita akan terus bergerak lebih cepat, bekerja lebih cermat, dan berdampak lebih luas,” kata Menteri Agus.

Rangkaian peringatan Hari Bakti Kemenimpas ke-1 Tahun 2025 dimulai dengan Kick Off Hari Bakti yang dipimpin langsung oleh Menteri Imipas, Agus Andrianto, pada Jumat (7/11). Dalam amanatnya, Menteri Agus menegaskan bahwa Hari Bakti bukan hanya seremonial, tetapi cerminan tekad untuk sebagai momentum untuk memberikan kontribusi terbaik kepada bangsa dan negara.

“Mudah-mudahan kita bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan melalui semboyan kita, PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel),” ujar Menteri Agus.

Komitmen Kemenimipas untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat dibuktikan dengan menghadirkan kegiatan yang humanis, responsif, dan inklusif. Sebanyak 200 paket bantuan sosial diserahkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Imipas, Asep Kurnia, untuk masyarakat di Pinang Bike Park, Cilegon, Banten. Di tempat yang sama, Sekjen Asep Kurnia meresmikan Musala Al-Ikhlas yang sebelumnya sudah direnovasi.

“Merenovasi rumah ibadah, membantu masyarakat sekitar, dan menyalurkan energi positif melalui olahraga adalah wujud nyata dari nilai-nilai reformasi birokrasi yang berorientasi pada pelayanan publik dan kemanfaatan sosial,” ucap Sekjen Asep Kurnia.

Selain itu, Kemenimipas juga turut menghadirkan kegiatan olahraga rekreatif guna meningkatkan semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat. Imipas Run terselenggara meriah dengan diikuti oleh 2.500 peserta dan dirangkaikan dengan IMIFEST yang menyediakan 1.000 kuota layanan paspor bagi Masyarakat. Imipas Shredding Series Master Downhill 2025 juga digelar dengan diikuti oleh 200 peserta.

Di daerah, Kemenimipas juga melaksanakan kegiatan donor darah, pengobatan gratis, dan bakti sosial. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) bergerak membantu warga sekitar. Kemenimipas memberikan akses layanan kesehatan dan meringankan beban warga rentan dan membutuhkan.

“Mari kita jadikan Hari Bakti ini sebagai titik tolak untuk memperkuat budaya kerja yang adaptif, dan berorientasi hasil, mengembangkan transformasi digital yang berdampak langsung pada peningkatan layanan, menegakkan integritas sebagai pilar utama reformasi birokrasi, meningkatkan koordinasi dengan seluruh mitra kerja, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujar Menteri Agus.

Melalui peringatan Hari Bakti Kemenimipas ke-1 Tahun 2025, Kemenimipas terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Kemenimipas juga berupaya untuk terus memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan negara melalui transformasi kelembagaan yang semakin inklusif dan berdampak nyata.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Daftar Lengkap Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini, Siapkan Dokumen Berikut

Polda Metro Jaya buka layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling di 14 titik wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Kamis untuk memudahkan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan.

Informasi ini diumumkan melalui akun resmi Instagram TMC Polda Metro Jaya. Layanan Samsat Keliling tersebut tersebar di sejumlah titik strategis, mulai dari halaman parkir kantor Samsat, pusat perbelanjaan, hingga area fasilitas publik. Layanan dibuka dengan waktu operasional bervariasi, mulai pukul 08.00 hingga 19.00 WIB, tergantung lokasi.

Berikut sebaran layanan Samsat Keliling di wilayah Jadetabek:

  • Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat dan Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat dan Masjid Al-Musyawarah Kelapa Gading (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat dan Gudang Sarinah Cikoko Pancoran (09.00–15.00 WIB)

  • Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat dan Pasar Induk Kramatjati (08.00–14.00 WIB)

  • Kota Tangerang: Alun-Alun Cibodas dan parkiran busway Foodmasphere (08.00–13.00 WIB)

  • Ciledug: Giant Poris Gaga dan Fresh Market Green Lake Cipondoh (09.00–12.00 WIB)

  • Serpong: Samsat Serpong (08.00–14.00 WIB) dan ITC BSD (16.00–19.00 WIB)


  • ahunan, sementara untuk perpanjangan STNK lima tahunan dan penggantian pelat nomor, wajib pajak tetap harus mendatangi kantor Samsat terdekat.

Dengan adanya layanan ini, Polda Metro Jaya berharap masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan pembayaran pajak kendaraan tanpa harus mengantre panjang di kantor Samsat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Lima Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini, Cek Syarat dan Biayanya

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling di lima lokasi strategis di Jakarta pada Kamis (20/11), guna memudahkan warga memperpanjang masa berlaku SIM tanpa harus datang ke kantor Satpas.

Melalui akun resmi X (Twitter) TMC Polda Metro Jaya, layanan SIM Keliling hari ini tersedia di sejumlah titik, yakni Mal Grand Cakung (Jakarta Timur), LTC Glodok (Jakarta Utara), Kampus Trilogi Kalibata (Jakarta Selatan), Kantor Pos Lapangan Banteng (Jakarta Pusat), dan Lobby Selatan Mal Ciputra (Jakarta Barat). Seluruh gerai beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Masyarakat yang ingin memperpanjang SIM melalui layanan keliling ini wajib mempersiapkan beberapa dokumen, antara lain fotokopi KTP yang masih berlaku, fotokopi SIM lama beserta SIM asli, bukti cek kesehatan, dan bukti tes psikologi.

Layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan untuk SIM A dan SIM C yang masih aktif. Sementara untuk pemilik SIM yang telah melewati masa berlaku, diwajibkan mengajukan permohonan SIM baru di kantor Satpas.

Biaya perpanjangan SIM mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, yakni sebesar Rp80.000 untuk SIM A dan Rp75.000 untuk SIM C.

Adapun untuk perpanjangan SIM B tidak dapat dilakukan melalui layanan SIM Keliling. Pengurusan hanya dapat dilakukan langsung di kantor Satpas, mengingat SIM B diperuntukkan bagi kendaraan dengan bobot lebih dari 3,5 ton dan memiliki persyaratan administrasi khusus.

Dengan kehadiran layanan SIM Keliling ini, Ditlantas Polda Metro Jaya berharap masyarakat dapat lebih mudah dan cepat mendapatkan pelayanan perpanjangan SIM tanpa antre panjang di kantor Satpas.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Update Cuaca Jakarta Kamis (20/11): Awan Mendominasi, Hujan Ringan Mengintai

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca berawan hingga hujan dengan intensitas ringan akan terjadi di wilayah DKI Jakarta sepanjang hari ini, Kamis (20/11).

Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi BMKG, cuaca pada pagi hari diawali dengan hujan ringan yang mengguyur Kepulauan Seribu, sementara Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur berada dalam kondisi berawan.

Memasuki siang hari, pola cuaca sedikit berubah. Kepulauan Seribu diprediksi tetap berawan, sedangkan hujan dengan intensitas ringan mulai melanda hampir seluruh wilayah daratan Jakarta, mulai dari pusat hingga timur.

Pada sore hari, hujan ringan diperkirakan kembali merata di Kepulauan Seribu dan seluruh wilayah kota administrasi lainnya, termasuk Jakarta Pusat, Utara, Barat, Selatan, dan Timur.

Adapun malam hari, BMKG memperkirakan cuaca kembali berawan di semua wilayah DKI Jakarta, tanpa potensi hujan signifikan.

Secara umum, suhu udara di Jakarta hari ini berada pada kisaran 24–28 derajat celsius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 78–92 persen.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

SuaraPemerintah.ID Siap Gelar 3rd Top Legislator Award & Top Senator Award 2025 For Personal Branding

SuaraPemerintah.ID bersama TRAS N CO Indonesia kembali menyelenggarakan 3rd Top Legislator Award & Top Senator Award 2025, sebuah ajang apresiasi bagi anggota DPR RI dan DPD RI yang dinilai berhasil membangun personal branding di ranah digital serta menjalin komunikasi yang aktif dengan konstituennya. Acara ini akan digelar pada Rabu, 17 Desember 2025 di The Sultan Hotel, Jakarta.

Acara penghargaan ini turut dirangkaikan dengan INDONESIA PARLIAMENTARY FORUM 2025 yang mengangkat tema “Personal Branding Strategies for Politicians in the Digital Era.” Forum tersebut diharapkan menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat kredibilitas dan kehadiran publik para legislator di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas.

Sebagai media digital yang fokus pada pemberitaan kinerja pemerintah, legislatif dan yudikatif, SuaraPemerintah.ID akan memberikan apresiasi kepada para anggota DPR RI dan DPD RI yang mampu membangun serta mempertahankan citra positif melalui personal branding yang yang kuat dan komunikatif.

CEO SuaraPemerintah.ID, Arief Munajad, menegaskan bahwa personal branding telah menjadi kebutuhan fundamental bagi legislator dalam menjalankan amanat sebagai wakil rakyat.

“Dalam arus informasi yang begitu terbuka, publik menilai seorang legislator bukan hanya dari kebijakan yang dihasilkan, tetapi juga dari keteladanan, transparansi, dan integritas yang ditampilkan. Personal branding adalah cerminan karakter dan komitmen tersebut,” ujar Arief Munajad dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (18/11).

Ia menambahkan bahwa melalui penghargaan ini, para anggota dewan diharapkan dapat memperkuat reputasi profesional, meneguhkan kepercayaan masyarakat, serta menunjukkan kontribusi nyata melalui komunikasi publik yang efektif.

Sementara itu, CEO TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo, menekankan bahwa proses penilaian terhadap peraih 3rd TOP Legislator Award & TOP Senator Award 2025 dilakukan melalui riset digital komprehensif berbasis data, sehingga para penerima penghargaan dipilih berdasarkan performa objektif dan terukur.

“Kami menggunakan tiga parameter utama yaitu, Digital Awareness Aspect, Digital Media Aspect, dan Social Media Aspect, untuk memberikan gambaran utuh mengenai bagaimana seorang legislator dan senator tampil, diberitakan, dan direspons publik dalam ekosistem digital. Legislator & senator dengan reputasi digital yang kuat memiliki keunggulan kompetitif dalam membangun kepercayaan publik,” jelas Tri Raharjo.

Ia menjelaskan, riset dilakukan terhadap 580 anggota DPR RI dan 152 anggota DPD RI, dengan periode pengukuran pada bulan Agustus hingga Oktober 2025. Para penerima penghargaan merupakan mereka yang memenuhi standar ketat serta mencatatkan performa digital yang positif dan konsisten.

Melalui penyelenggaraan ini, SuaraPemerintah.ID mengajak para legislator dan senator untuk terus mendorong terciptanya budaya politik yang lebih terbuka, kredibel, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat. Penghargaan ini diharapkan menjadi momentum bagi para wakil rakyat atau wakil daerah untuk memperkuat integritas, meningkatkan kualitas komunikasi publik, dan menegaskan peran sebagai pemimpin yang adaptif di era digital.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kemensetneg Gandeng Universitas Kebangsaan Republik Indonesia Perkuat Kerja Sama Kehumasan dan Komunikasi Publik

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) terus memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai institusi pendidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas komunikasi publik dan memperkuat ekosistem tata kelola pemerintahan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan resmi Kemensetneg ke Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) pada Selasa (18/11/2025).

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membangun kerja sama jangka panjang di bidang kehumasan, komunikasi publik, tata kelola kelembagaan, hingga program peningkatan kapasitas generasi muda.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemensetneg, Eddy Cahyono Sugiarto, menjelaskan bahwa Kemensetneg memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran agenda Presiden, Wakil Presiden, dan Menteri Sekretaris Negara. Karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam memperluas ekosistem komunikasi publik yang profesional dan berorientasi dampak.

“Pertemuan ini kami pandang sangat penting karena membuka peluang sinergi yang memberikan manfaat nyata. Maka dari itu, kebutuhan akan tata kelola komunikasi publik yang profesional tidak bisa ditawar. Kami melihat UKRI memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis. Kolaborasi seperti ini bukan hanya soal kerja sama formal, tetapi tentang bagaimana perguruan tinggi dapat terlibat secara langsung dalam membangun kualitas komunikasi publik yang berdampak sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat agenda pemerintahan ke depan,” ujar Eddy.

negaskan bahwa kerja sama ke depan akan dirancang fleksibel sesuai kebutuhan kedua pihak, mencakup dukungan teknis, administratif, kunjungan pembelajaran, hingga kemitraan multi-stakeholder.

“Inisiatif seperti ini penting untuk membuka wawasan dan memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana tata kelola pemerintahan berjalan. Kami siap membuka ruang lebih luas agar UKRI dan institusi lainnya dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal,” tuturnya.

Kepala Biro Kerja Sama UKRI, Irman Hariman, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kemensetneg menjalin silaturahmi dan membuka ruang dialog.

“UKRI saat ini memiliki 15 program studi aktif. Harapannya, kolaborasi ini dapat melahirkan gagasan-gagasan luar biasa yang menjadi keunggulan UKRI ke depan. Inti dari kerja sama ini adalah melaksanakan amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan hal tersebut membutuhkan pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan elemen komunitas lainnya,” ungkap Irman.

Ia juga menegaskan bahwa UKRI sangat terbuka untuk menjajaki program-program penguatan kompetensi, magang mahasiswa, hingga kerja sama internasional.

Pranata Humas Ahli Madya Kemensetneg, Faisal Fahmi, menambahkan bahwa Kemensetneg selalu menjadi institusi yang terbuka bagi kampus yang ingin melakukan benchmarking, baik terkait komunikasi publik maupun tata kelola kesekretariatan. Menurutnya, program seperti Setneg Mantul Goes to Campus dapat menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam memperluas literasi terkait komunikasi publik yang lebih komprehensif.

“Untuk bidang teknis, fokus Presiden saat ini berada pada penguatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Pada dasarnya, kerja sama ini dapat dikembangkan melalui tiga pilar utama Setneg: hubungan kelembagaan, dukungan Presiden terhadap seluruh pemangku kepentingan, dan keterbukaan pada berbagai bentuk kolaborasi. Karenanya, bila ada rencana kerja sama, kami sangat terbuka untuk mendiskusikannya lebih lanjut,” jelas Faisal.

Kepala Sekretariat UKRI Bidang Humas dan Protokol, Gita Eka Sila, menilai bahwa fungsi kehumasan kampus perlu diperkuat secara profesional dan modern. Ia memaparkan beragam tantangan ke depan yang akan dihadapi oleh UKRI dengan harapan Kemensetneg dapat menjadi mitra dalam proses penguatan dan pengembangan kehumasan dimaksud.

“Karena itu, kami sangat membutuhkan kolaborasi untuk melakukan benchmarking agar UKRI dapat terus memperbaiki sistem kehumasan dan kesekretariatan secara menyeluruh. Pembenahan ini bukan hanya mendukung proses rebranding institusi, tetapi juga memastikan setiap kegiatan dapat dilaksanakan secara profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ungkap Gita.

Dalam forum tersebut, hadir juga jajaran dari Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, yang turut memberikan berbagai saran dan masukan guna memperkuat arah kerja sama demi mewujudkan pendidikan yang berdampak, meliputi kesempatan magang, keterlibatan UKRI dalam kerja sama internasional, dan penguatan kolaborasi antara UKRI, Kemensetneg, serta instansi pemerintah lainnya.

Direktur Kerja Sama UKRI, Suryaman, menegaskan pentingnya menyusun kerangka kolaborasi yang terukur dan berkelanjutan. Ia memandang bahwa kolaborasi yang dibangun harus berlanjut dalam bentuk program yang terencana, terukur, dan berkesinambungan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan. Dengan landasan yang kuat tersebut, kerja sama diharapkan mampu menghasilkan dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh dunia pendidikan.

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada satu pertemuan saja, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang yang memiliki agenda rutin dan terukur. Untuk memastikan kesinambungan tersebut, diperlukan kerangka kolaborasi yang jelas, memuat ruang lingkup serta arah langkah yang selaras dengan kebijakan Presiden, termasuk Astacita, sehingga hasilnya benar-benar dapat memberi dampak nyata bagi dunia pendidikan,” ujar Suryaman.

Dekan Fakultas Pertanian UKRI, M. Arief A. Bisma, menambahkan bahwa penguatan humas harus didukung langkah konkret dan pendampingan teknis berkelanjutan.

“Tata kelola humas perlu disusun secara lebih rapi, profesional, dan terukur. Karena itu, diperlukan langkah nyata untuk memperkuat fungsi kehumasan, terutama melalui dukungan dari Kemensetneg. Dengan adanya kolaborasi tersebut, UKRI akan mampu membangun sistem kehumasan yang lebih solid sehingga pada akhirnya memperkuat citra institusi dan meningkatkan kepercayaan publik,” ujar Arief.

Pertemuan antara Kemensetneg dan UKRI menegaskan pentingnya kolaborasi strategis dalam memperkuat kehumasan, komunikasi publik, tata kelola kelembagaan, serta pengembangan kapasitas generasi muda.

Melalui pendekatan pentahelix dan dialog konstruktif, kedua pihak sepakat bahwa kerja sama harus berorientasi pada hasil, mendukung visi Presiden, dan memberikan manfaat nyata bagi pendidikan serta penguatan ekosistem komunikasi pemerintahan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News