Beranda blog Halaman 673

Stop Impor Beras 2025, Indonesia Beri Pengaruh Besar pada Harga Beras Dunia

Berkat direktif langsung dari Presiden Prabowo Subianto, Indonesia mampu memberikan pengaruh yang besar terhadap pasar beras internasional. Hal ini merupakan implikasi dari keputusan tidak adanya importasi beras untuk tahun 2025 ini.

Menteri Pertanian (Mentan)/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyatakan pencapaian tersebut adalah bagian besar dari kontribusi petani Indonesia. Dengan menguatnya produksi beras dalam negeri yang mampu menopang konsumsi masyarakat turut pula mempertebal stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

“Yang menarik adalah Indonesia berkontribusi menurunkan pangan dunia. Jadi Indonesia, petani Indonesia berkontribusi menurunkan harga beras dari sekitar 650 dollar per ton, turun menjadi 371 sekarang,” ungkap Amran dalam Rapat Pengendalian Inflasi di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta pada Selasa (4/11/2025).

“Itu karena Indonesia sebelumnya adalah importir besar. Tiba-tiba alhamdulillah berkat gagasan besar Bapak Presiden Prabowo, kita menghentikan impor,” tambah dia.

Berdasarkan data perkembangan harga beras putih 5 persen (Free on Board) dari beberapa negara eksportir beras, terlihat rerata harga beras dari Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Myanmar pada Januari 2024 masih berada di rentang harga USD 622 sampai 655 per metrik ton.

Selanjutnya pada minggu ketiga Desember 2024 yang merupakan momen pengumuman stop impor beras Indonesia, harga beras dari 4 negara tersebut di pasar internasional mulai menurun di rentang USD 455 sampai 514 per metrik ton.

Sementara menukil The FAO All Rice Price Index (FARPI) menyebutkan indeks di Desember 2024 menurun 1,2 persen dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 119,2 poin. Indeks FARPI terbaru di September 2025 pun semakin rendah di 100,9 poin.

“Dan berita menarik lainnya, terima kasih Ibu Kepala BPS (Badan Pusat Statistik). Pengumuman BPS kemarin, diprediksi bahwa produksi beras kita di tahun 2025 mencapai 34,77 juta ton. Ini kenaikan tertinggi, stok kita tertinggi. Ini berkat kerja keras kita semua,” kata Amran lagi.

Dari akselerasi produksi beras nasional di tahun ini terdapat selisih lebih atau surplus 4,15 juta ton terhadap produksi beras 2024 yang berada di 30,62 juta ton. Proyeksi produksi beras Januari-Desember 2025 tersebut juga telah melampaui angka kebutuhan konsumsi beras setahun secara nasional.

Menurut Proyeksi Neraca Beras Tahun 2025 yang disusun Bapanas bersama kementerian/lembaga terkait, kebutuhan konsumsi beras di 2025 berkisar 30,97 juta ton. Dari itu tercipta surplus antara produksi dan konsumsi beras sebesar 3,8 juta ton.

Mengutip data BPS, indeks harga yang diterima padi di Oktober 2025 pun terus meningkat dibandingkan awal tahun 2025. Di Januari 2025 indeks tersebut masih berada di 136,78. Lalu di Oktober 2025 meningkat menjadi 146,24. Hal ini menandakan kesejahteraan petani padi Indonesia meningkat seiring produksi beras nasional yang mengalami eskalasi.

Di samping memastikan upaya menjaga harga di tingkat petani berjalan baik, pemerintah pun telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras. Satgas ini melibatkan unsur Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Kementerian Perdagangan, Bapanas, Perum Bulog dan pemerintah daerah.

“Perlu kami sampaikan juga ke depan, kami sudah bentuk dan minta Bapanas terhadap seluruh daerah yang harga beras masih tinggi, agar langsung turun. Buka posko di tempat itu. Kita bangun sistem yang baik dengan kolaborasi,” papar Mentan/Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman.

“Dan Bulog itu untuk intervensi pasar dengan berasnya. Kemudian Bapanas memantau sebagai regulator, bekerja sama dengan perdagangan dan Dirkrimsus seluruh Indonesia. 51 kabupaten, tim kami turunkan, terutama, tadi beras medium di Papua, memang agak berat, karena beras harus naik pesawat. Tapi yang terpenting sekarang adalah kita swasembada beras, berkat hasil kerja keras kita semua,” pungkasnya.

Adapun Satgas Pengendalian Harga Beras Tahun 2025 dibentuk berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 375 Tahun 2025 tanggal 20 Oktober 2025. Sampai 1 November, Satgas telah melaksanakan pengawasan hingga 5.648 titik di seluruh Indonesia yang terdiri dari produsen, distributor, grosir, ritel modern, dan pengecer.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Terima Michael Bloomberg, Bahas Penguatan SDM hingga Konservasi Laut

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Michael Bloomberg beserta delegasi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/11). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari dialog antara Presiden Prabowo dan Michael Bloomberg saat kunjungan Kepala Negara ke New York beberapa waktu lalu.

Pertemuan tersebut berfokus pada upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

“Salah satu fokus utama diskusi adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui kerja sama di bidang pendidikan, kesehatan, dan sanitasi,” ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

Michael Bloomberg, yang juga dikenal dengan berbagai inisiatif global di bidang kesehatan publik, turut berbagi pengalaman saat memegang jabatan publik.

“Michael Bloomberg turut berbagi pengalaman terkait kebijakan kesehatan publik saat menjabat sebagai Wali Kota New York,” ungkap Seskab.

Selain isu SDM dan kesehatan, pertemuan tersebut juga membahas potensi kerja sama antara Bloomberg dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Kerja sama tersebut, menurut Seskab, diarahkan untuk mendukung program-program yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Selain isu SDM, pertemuan juga membahas peluang kerja sama antara Bloomberg dan Danantara, khususnya pada program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Seskab.

Tidak hanya itu, kedua pihak turut menyinggung peluang kolaborasi di sektor konservasi laut. Seskab pun menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah Indonesia dalam memperkuat kerja sama internasional guna mencapai tujuan pembangunan nasional.

“Pertemuan ini memperkuat komitmen Indonesia dalam menjalin kolaborasi global untuk mendukung program-program pembangunan nasional, khususnya yang berkaitan dengan penguatan SDM, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Bahas Sejumlah Program Strategis Bersama Wakil Ketua DPR

Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/11). Pertemuan tersebut berlangsung setelah Presiden Prabowo menghadiri peluncuran Program Digitalisasi Pembelajaran di SMPN 4 Bekasi pada pagi harinya.

“Usai menghadiri peluncuran program digitalisasi pembelajaran di SMPN 4 Bekasi, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menggelar pertemuan di Istana Merdeka,” ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi antarlembaga. Selain itu, Presiden Prabowo dan Wakil Ketua DPR turut membahas sejumlah program strategis pemerintah yang tengah berjalan dan akan segera diakselerasi dalam waktu dekat.

Di bidang olahraga, Presiden Prabowo dan Wakil Ketua DPR menyoroti pentingnya pembangunan kompleks fasilitas latihan atlet yang modern dan terintegrasi. Fasilitas tersebut dirancang sebagai pusat pembinaan jangka panjang untuk melahirkan atlet-atlet Indonesia yang mampu bersaing di tingkat dunia.

“Rencana pembangunan kompleks fasilitas latihan pusat atlet yang komprehensif, serta pengiriman cabang olahraga unggulan Indonesia untuk pelatihan intensif di luar negeri,” ungkap Seskab.

Sementara di sektor ekonomi, Presiden Prabowo menegaskan target pertumbuhan ekonomi nasional minimal 8 persen. Target tersebut diiringi dengan kebijakan yang berorientasi pada hasil konkret dan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam pembahasan mengenai hilirisasi, Presiden Prabowo menekankan perlunya percepatan di seluruh sektor, mulai dari hulu hingga hilir. Program hilirisasi tidak hanya menjadi penggerak utama industrialisasi nasional, tetapi juga membuka kesempatan bagi pemerintah daerah untuk mengambil peran lebih besar dalam menciptakan nilai tambah.

“Percepatan pelaksanaan program hilirisasi yang melibatkan sektor hulu, hilir, dan partisipasi aktif daerah saat ini sedang berlangsung,” jelas Seskab.

Kepala Negara dan Wakil Ketua DPR RI juga membahas situasi terkini di bidang politik dan keamanan. Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Di akhir pertemuan, Presiden Prabowo memberikan arahan tegas agar seluruh program strategis yang dibahas segera dieksekusi. Kepala Negara menekankan bahwa percepatan realisasi akan memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat serta menguatkan optimisme bangsa.

“Presiden Prabowo menegaskan agar seluruh program strategis tersebut segera direalisasikan agar manfaatnya cepat dirasakan masyarakat luas serta menumbuhkan optimisme dan rasa aman,” pungkas Seskab.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Cek Jadwal dan Syarat Perpanjangan SIM

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling di lima titik Jakarta pada Rabu untuk memudahkan masyarakat yang hendak memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM). Layanan ini hadir sebagai upaya mendekatkan pelayanan publik serta mengurangi antrean di kantor Satpas.

Melalui informasi resmi yang disampaikan akun X (Twitter) TMC Polda Metro Jaya, layanan SIM Keliling beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Adapun lokasi pelayanan dibuka di lima wilayah berbeda, yaitu:

  • Jakarta Timur: Lobby depan Mall Grand Cakung

  • Jakarta Selatan: Area parkir samping Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Utara: Lobby utama LTC Glodok

  • Jakarta Pusat: Area parkir Kantor Pos Lapangan Banteng

  • Jakarta Barat: Lobby Selatan Mall Ciputra

Untuk dapat melakukan perpanjangan masa berlaku SIM, pemohon wajib membawa beberapa dokumen persyaratan. Di antaranya fotokopi KTP yang masih berlaku, fotokopi dan SIM asli, bukti cek kesehatan, serta bukti tes psikologi.

Layanan SIM Keliling hanya menerima perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih aktif. Apabila masa berlaku SIM telah habis, pemohon wajib mengajukan pembuatan SIM baru di kantor Satpas sesuai ketentuan.

Terkait biaya, merujuk pada PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, tarif perpanjangan ditetapkan sebesar Rp80.000 untuk SIM A dan Rp75.000 untuk SIM C.

Sementara itu, layanan SIM Keliling tidak melayani perpanjangan SIM B karena perbedaan jenis dokumen dan ketentuan. Untuk pemegang SIM B, seluruh proses perpanjangan hanya dapat dilakukan di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas).

Dengan hadirnya layanan SIM Keliling ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengurus perpanjangan SIM tanpa perlu mengantre panjang di kantor pelayanan utama.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Daftar Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini, Cek Jadwal Lengkapnya

Polda Metro Jaya kembali membuka layanan Samsat Keliling di 14 titik wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Rabu (19/11), untuk memudahkan masyarakat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Layanan ini digelar sebagai upaya menghadirkan akses pembayaran pajak yang cepat, mudah, dan dekat dengan pemilik kendaraan.

Informasi mengenai lokasi layanan disampaikan melalui akun X resmi TMC Polda Metro Jaya. Sebanyak 14 wilayah menyediakan gerai Samsat Keliling dengan jam operasional yang telah ditentukan.

Lokasi dan Jadwal Samsat Keliling Jadetabek

  1. Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat & Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB)

  2. Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat Jakarta Utara & Italy Mall Artha Gading (08.00–14.00 WIB)

  3. Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–14.00 WIB)

  4. Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat Jakarta Selatan (09.00–15.00 WIB) & Gudang Sarinah Cikoko Pancoran (09.00–14.00 WIB)

  5. Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat & Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB)

  6. Kota Tangerang: Alun-Alun Cibodas & parkiran busway Foodmosphere (09.00–14.00 WIB)

  7. Ciledug: Pasar Modern Banjar Wijaya Cipondoh & Metland Cyber City Cipondoh (09.00–14.00 WIB)

  8. Serpong: Halaman parkir Samsat Serpong (08.00–14.00 WIB) & Mal ITC BSD (16.00–19.00 WIB)

  9. Ciputat: Halaman parkir Samsat & Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB)

  10. Kelapa Dua: Halaman Gtown Square Gading (08.00–14.00 WIB)

  11. Kabupaten Bekasi: Ruko Robson Lippo Cikarang (08.00–12.00 WIB)

  12. Kota Bekasi: Kantor Kecamatan Bekasi Utara (09.00–12.00 WIB)

  13. Depok: Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB) & Kantor Kecamatan Tajur Halang (09.00–12.00 WIB)

  14. Cinere: Kantor Kelurahan Pondok Petir (08.00–12.00 WIB)

Syarat yang Harus Dibawa

Pemohon wajib membawa:

  • KTP asli dan fotokopi

  • BPKB asli dan fotokopi

  • STNK asli dan fotokopi

Jenis Layanan Samsat Keliling

Gerai Samsat Keliling hanya melayani pembayaran PKB tahunan.
Untuk perpanjangan STNK lima tahunan atau penggantian pelat nomor, masyarakat tetap harus mendatangi kantor Samsat terdekat.

Imbauan Kesehatan

Masyarakat diimbau tetap memakai masker, menjaga kebersihan tangan, dan menjaga jarak saat mengantre di lokasi layanan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prakiraan Cuaca Jakarta 19 November: Hujan Merata dan Potensi Petir Sore Hari

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca Jakarta pada Rabu (19/11) akan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di berbagai wilayah. Berdasarkan informasi dari laman resmi BMKG, sejak pagi hari cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta serta Kepulauan Seribu diperkirakan masih berawan.

Memasuki siang hari, hujan mulai merata turun di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, dengan intensitas ringan hingga sedang. Sementara Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat diprakirakan mengalami hujan ringan. Adapun Kepulauan Seribu masih berada dalam kondisi berawan tanpa potensi hujan signifikan.

BMKG juga mengeluarkan imbauan kepada warga khususnya di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan agar mewaspadai kemungkinan hujan yang dapat disertai petir pada sore hingga menjelang malam.

Untuk parameter suhu, BMKG mencatat rentang temperatur hari ini berada di kisaran 24–33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 97 persen, sehingga membuat udara terasa lebih lembap.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Rakerda Demokrat Sulsel, Sekjen Herman Khaeron Ingatkan Kader Tingkatkan Kinerja dan Hadirkan Aspirasi Rakyat Menuju Pemilu 2029

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025 di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, pada Kamis malam (13/11/25). Acara ini dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Dr. Ir. H.E. Herman Khaeron, M.Si., bersama jajaran pengurus pusat serta perwakilan DPC se-Sulsel.

Rakerda ini menjadi momentum penting bagi Demokrat Sulsel untuk konsolidasi sekaligus langkah awal menyongsong Pemilu 2029 dengan program kerja terintegrasi.

Herman Khaeron, dalam arahan pembukaannya, menyampaikan pesan dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), agar seluruh jajaran tetap bergerak aktif dan solid.

“Rakerda ini harus jadi titik awal perencanaan matang menuju 2029,” ujar Herman Khaeron.

Sekjen DPP menekankan, “Kader Demokrat harus buka pintu aspirasi rakyat, buktikan konsistensi kita perjuangkan kesejahteraan. Yang utama, gerakkan mesin politik setiap hari,,” tegas Herman.

Hadirnya Herman Khaeron penuh kehangatan dan semangat, dengan peserta antusias bahas program kerakyatan seperti ekonomi rakyat, infrastruktur, dan stabilitas politik. Rakerda ini selaras dengan agenda nasional Demokrat mendukung pemerintahan Prabowo, sambil perkuat peran legislatif untuk kebijakan bertanggung jawab. DPP Partai Demokrat berkomitmen bangun jaringan solid dari pusat hingga akar rumput, jadikan partai sebagai rumah aspirasi warga Sulsel.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Firman Soebagyo Tak Setuju BPIP Disetarakan Kementerian

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Firman Soebagyo menegaskan bahwa Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tidak semestinya disetarakan dengan kementerian.

Menurutnya, wacana penyetaraan justru berpotensi mengaburkan fungsi inti BPIP sebagai lembaga ideologis negara.

Firman mengatakan bahwa BPIP membutuhkan penguatan kelembagaan, bukan perubahan struktur yang menempatkannya sejajar dengan kementerian.

Sebagai lembaga yang memegang mandat ideologis, BPIP dinilai harus tetap independen dan memiliki karakter khusus dalam menjalankan fungsi lintas sektor.

“Pancasila adalah dasar negara. Maka lembaga yang membinanya tidak boleh hanya diposisikan seperti kementerian biasa. BPIP harus punya kewenangan yang kuat dan ruang gerak yang luas agar bisa bekerja lintas sektor,” ujar Firman, Minggu (16/11/2025).

Menurut legislator asal Pati itu, BPIP memegang fungsi fundamental yang tidak dimiliki lembaga lain, yakni memproduksi, memperkuat, dan memelihara pemahaman publik terhadap Pancasila agar tetap relevan di tengah perkembangan sosial, teknologi, dan dinamika politik.

Firman menegaskan bahwa penyetaraan BPIP dengan kementerian justru dapat mengekang fleksibilitas dan independensi lembaga yang selama ini menjadi cirinya.

Tiga Fungsi Strategis BPIP
Firman merinci fungsi spesifik BPIP yang menurutnya menjadi alasan kuat untuk tidak mengubah kedudukan lembaga tersebut menjadi setara kementerian.

Pengembangan nilai Pancasila
BPIP bertugas menyusun, mengimplementasikan, dan menyelaraskan berbagai program pembinaan ideologi agar nilai-nilai Pancasila terintegrasi dalam kebijakan publik serta dipraktikkan dalam kehidupan berbangsa.

Pendidikan dan pembinaan ideologi
BPIP menjadi pengarah ideologis melalui pendidikan dan penyuluhan agar Pancasila tidak berhenti sebagai slogan, melainkan dipahami dan diamalkan.

“Di titik ini, BPIP bukan sekadar birokrasi. Ia adalah penjaga api ideologi yang harus terus menyala,” tegas Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI tersebut.

Pengawasan implementasi Pancasila
BPIP berfungsi mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan nilai Pancasila di berbagai institusi dan kebijakan nasional. Menurutnya, fungsi pengawasan ini membutuhkan otoritas kuat dan tidak bisa terikat struktur birokrasi kementerian.

“Pengawasan ideologi harus dilakukan dengan standar yang tidak bisa disamakan dengan kementerian. Ini menyangkut hal yang prinsipil tentang arah bangsa,” kata Firman.

Tolak Anggapan Pelemahan BPIP

Firman Soebagyo yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Politik Kadin Indonesia menepis anggapan bahwa ia menolak penyetaraan demi melemahkan BPIP. Ia menilai bahwa justru penyetaraan lembaga itu dengan kementerian berpotensi membatasi ruang geraknya.

“Saya ingin BPIP diperkuat, bukan dibatasi. Kelembagaan yang kuat itu bukan soal disetarakan dengan kementerian, tetapi bagaimana BPIP punya independensi, otoritas, dan pengaruh yang lebih besar,” ujarnya.

Firman Soebagyo menilai BPIP harus diberikan kewenangan jelas, anggaran yang memadai, serta mekanisme koordinasi lintas kementerian untuk memastikan pembinaan ideologi berjalan efektif. Ia menegaskan bahwa BPIP harus menjadi lembaga yang memberikan arahan ideologis kepada seluruh kementerian dan lembaga negara—bukan sebaliknya.

Pancasila Harus Tetap Menjadi Nafas Bangsa
Firman Soebagyo juga menekankan bahwa menjaga ideologi bangsa adalah tanggung jawab bersama, tetapi keberadaan BPIP sebagai lembaga strategis tetap mutlak diperlukan.

“Kalau kita ingin Pancasila tetap menjadi nafas bangsa, lembaganya harus kokoh, independen, dan tidak tersandera struktur administratif yang kaku,” pungkasnya.

Firman Soebagyo berharap pemerintah dan DPR dapat menempatkan BPIP sesuai posisinya sebagai motor penggerak pembinaan ideologi negara agar Pancasila tetap menjadi bintang penuntun di tengah perubahan zaman.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Firman Soebagyo Dorong Pemulihan Fungsi Bulog sebagai Penyangga Pangan

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo menegaskan pentingnya mengembalikan fungsi Perum Bulog sebagai penyangga harga (buffer stock) seperti pada masa Orde Baru.

Menurutnya, semangat awal penyusunan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan sebenarnya dirancang untuk memulihkan posisi strategis Bulog dalam mengendalikan harga dan memastikan stabilitas pasokan nasional.

Namun, menurutnya, aturan tersebut tidak mampu berjalan karena kalah secara politik di mana pemerintah kala itu memilih sistem yang lebih liberal.

Hal tersebut disampaikan Firman Soebagyo dalam RDPU Panja Penyusunan RUU Pangan dengan Serikat Petani Indonesia (SPI) dan Jaringan Petani Persada, di Ruang Rapat Komisi IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/11/25).

“Pada saat UU Pangan 2012 dibahas, semangat kita adalah mengembalikan Bulog ke fungsi awalnya sebagai buffer stock nasional. Tapi pasal itu hilang karena kalah voting politik. Akibatnya, Bulog sekarang hanya menyerap 10–20 persen gabah rakyat, padahal seharusnya minimal 60–70 persen,” ujarnya.

Firman Soebagyo, yang saat itu menjabat Wakil Ketua Panja dan menjadi salah satu inisiator UU Pangan, menilai bahwa kemandirian pangan tidak akan pernah tercapai apabila Bulog tidak diberi mandat kuat sebagai stabilisator harga di tingkat petani dan konsumen. Ia menegaskan bahwa stabilitas pangan bukan hanya persoalan produksi, tetapi juga pengendalian distribusi agar harga tidak berfluktuasi tajam dan tidak dikuasai spekulan.

Ia menilai kegagalan negara mengendalikan harga dan pasokan beras selama satu dekade terakhir merupakan konsekuensi dari hilangnya peran Bulog sebagai satu-satunya lembaga pemerintah yang berwenang mengelola cadangan pangan secara menyeluruh.

“Kalau negara ingin harga beras stabil, solusinya hanya satu, yaitu Bulog harus kembali menjadi aktor utama. Distribusi pangan rakyat tidak boleh dilepas ke mekanisme pasar sepenuhnya,” tegasnya.

Firman Soebagyo juga menyampaikan bahwa revisi RUU Pangan yang saat ini sedang dibahas Komisi IV harus berani mengoreksi desain lama yang dinilai keliru. Ia mendesak agar regulasi baru meletakkan Bulog sebagai tulang punggung penyerapan gabah hingga 70 persen, sehingga negara memiliki kontrol penuh atas harga di tingkat petani dan konsumen.

“Kalau Bulog kuat, negara otomatis kuat dalam urusan pangan. Tidak perlu panik impor, tidak perlu gejolak harga. Ini sudah terbukti pada masa Bulog diberi kewenangan penuh,” kata Firman Soebagyo.

Firman Soebagyo menutup dengan menegaskan bahwa RUU Pangan harus memastikan fungsi Bulog tidak lagi sebatas penugasan terbatas, tetapi kembali sebagai institusi strategis yang memegang kendali cadangan pangan nasional.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Monev Layanan Pertanahan, Menteri Nusron Ingin Kepastian Layanan Bisa Dirasakan Masyarakat

Kementerian ATR/BPN memperkuat kualitas layanan publik dengan mempercepat penyelesaian berkas layanan pertanahan. Menteri ATR/Kepala BPN, Nurson Wahid, mengatakan bahwa seluruh prosesnya akan dimonitor dan dievaluasi. Ia ingin menjadikan ATR/BPN sebagai lembaga yang bersih, cepat, dan dapat memberikan kepastian kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan di internal benar-benar bersih. Organisasi kita harus sehat sehingga masyarakat sebagai pemohon punya kepastian, kepastian waktu, kepastian biaya, dan kepastian urusannya bisa dilanjutkan atau tidak,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN dalam Rapat Evaluasi Penyelesaian Berkas Layanan Pertanahan, yang digelar daring dan luring di Kantor Kementerian ATR/BPN, Selasa (18/11/2025).

Menurut Menteri Nusron, perbaikan layanan bukan hanya soal memenuhi target administratif, tetapi memastikan masyarakat memperoleh kejelasan status berkas mereka. Kementerian ATR/BPN mencatat adanya progres positif sejak pertemuan internal dua pekan sebelumnya, dengan penurunan tunggakan mencapai 18.000 layanan.

“Menuju tanggal 31 Desember tinggal beberapa pekan. Karena itu, kita butuh akselerasi, percepatan yang bersifat eksponensial sehingga tidak ada masalah pertanahan yang menggantung,” ujar Menteri Nusron.

Sebagai lembaga yang melayani kebutuhan dasar masyarakat terkait tanah dan ruang, perubahan pola kerja perlu diterapkan Kementerian ATR/BPN. Menteri Nusron menekankan bahwa setiap satuan kerja wajib memberikan kepastian kepada pemohon, mulai dari kepastian waktu, kepastian biaya, hingga kepastian apakah suatu permohonan bisa diproses atau tidak.

Menteri Nusron juga menyebut Kementerian ATR/BPN harus bersiap menghadapi pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait residu Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Program PTSL menggunakan dana APBN sehingga pengawasan dan pertanggungjawaban menjadi prioritas kementerian. “Karena itu kita harus melakukan antisipasi secara konkret dan terukur,” jelasnya.

Sebagai langkah penguatan tata kelola dan pencegahan tunggakan berulang, Jika di awal tahun 2026 penyelesaian tunggakan belum tuntas, Menteri Nusron rencananya akan menerbitkan regulasi baru berbasis prinsip “first in, first out” untuk memastikan berkas diproses sesuai antrean tanpa celah.
Dalam rapat evaluasi kali ini, Direktur Jenderal (Dirjen) Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya serta Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Asnaedi turut menyampaikan paparan teknis. Bertindak memimpin jalannya rapat, Sekretaris Jenderal, Dalu Agung Darmawan bersama Inspektur Jenderal, Pudji Prasetijanto Hadi.

Hadir mengikuti rapat secara luring, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Rapat kali ini juga diikuti secara luring oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi serta 88 Kantor Pertanahan yang dinilai menggambarkan prioritas penyelesaian berkas layanan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News