Beranda blog Halaman 721

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Dubes Inggris Bahas Investasi dan Ekonomi Hijau

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima kunjungan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey, Rabu (22/10). Pada pertemuan itu, keduanya berkomitmen memperdalam kemitraan antara Inggris dan Jawa Tengah, dalam bidang investasi dan Ekonomi Hijau .

Dominic mengatakan, kunjungannya ini menjadi bagian dari inisiatif Pop-Up Embassy, yang bertujuan untuk mendengar perspektif lokal, dan melihat langsung bagaimana kemitraan Inggris – Indonesia memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan komunitas. Turut serta dalam lawatan tersebut British Council, dan Kamar Dagang Inggris di Indonesia atau BritCham.

“Kami datang untuk menjalin hubungan, mendengar langsung pandangan masyarakat, dan melihat bagaimana kerja sama Inggris–Indonesia bisa memberi manfaat nyata. Jawa Tengah punya potensi besar untuk menjadi mitra penting, dalam kemitraan strategis baru antara Inggris dan Indonesia,” ujar Jermey.

Dia menjelaskan, kemitraan baru yang disepakati antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer berfokus pada empat bidang utama. Yaitu, pertumbuhan ekonomi, iklim dan energi, keamanan dan pertahanan, serta pembangunan masyarakat.

Dubes Jermey juga menilai Jawa Tengah memiliki daya tarik kuat bagi investasi Inggris. Ia berharap lebih banyak perusahaan asal Inggris mengikuti langkah HSBC, Prudential, Standard Chartered, Rentokil, dan Saniharto yang telah lebih dulu beroperasi di provinsi ini.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik kedatangan rombongan Dubes Inggris. Dalam pertemuan di Kantor Gubernur, keduanya membahas sejumlah peluang kerja sama di berbagai sektor.

“Kami berterima kasih atas kunjungan Duta Besar Inggris. Ada banyak hal yang akan kami tindak lanjuti, mulai dari ekonomi hijau, pengelolaan sampah, hingga pengembangan transportasi logistik melalui dry port di Batang,” ujar Gubernur Luthfi.

Selain itu, kerja sama juga akan diperluas ke bidang pendidikan melalui program pertukaran mahasiswa dengan beberapa universitas di Jawa Tengah, termasuk Universitas Diponegoro (Undip). Inggris juga berencana menurunkan tim peneliti untuk mendalami isu sampah plastik di Semarang.

Gubernur Luthfi turut mengundang Dubes Jermey untuk hadir dalam acara Central Java Investment Business Forum (CJIBF) pada 4 November mendatang. Ajang tersebut sebagai bagian dari upaya menarik lebih banyak investor internasional ke Jawa Tengah.

Selain itu, Luthfi juga membeberkan terkait program penanaman mangrove “Mageri Segoro”. Dia mengatakan, ada potensi 72 hektare lahan yang masih bisa ditanami bakau, dan digabungkan dengan budidaya nila salin.

“Prinsip, Jawa Tengah sangat terima kasih dan terbuka untuk Inggris berinvestasi di wilayah kita,” pungkas Luthfi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Dampingi Presiden Prabowo Sambut Presiden Brasil, Menhut Siap Perkuat Diplomasi Hijau di COP30 UNFCCC

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mendampingi Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam waktu dekat Menhut akan melakukan kunjungan kerja ke Brasil menghadiri agenda strategis kerja sama kehutanan dan perubahan iklim.

“Pada hari ini saya turut mendampingi Bapak Presiden Prabowo dalam penyambutan kenegaraan dan Pertemuan Bilateral dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva. Dalam waktu dekat, saya akan menghadiri beberapa agenda penting di Brasil terkait kerja sama kehutanan dan perubahan iklim,” ujar Menhut Raja Antoni di Istana, Kamis (23/10).

Agenda tersebut dimulai pada 4 November 2025 di Rio de Janeiro, di mana Menhut Raja Antoni akan menghadiri undangan dari The Royal Foundation of The Prince and Princess of Wales dalam acara yang bertajuk United for Wildlife Global Summit & High-Level Ministerial Roundtable. Pertemuan ini akan membahas langkah bersama negara-negara dan lembaga internasional dalam memperkuat upaya aksi global terhadap kejahatan lingkungan dan peran masyarakat lokal, meliputi penebangan liar, penambangan liar dan perdagangan satwa liar.

“Masyarakat lokal termasuk yang paling terdampak oleh kejahatan-kejahatan tersebut. Oleh sebab itu, kehadiran kami di forum ini menjadi bentuk dukungan terhadap kolaborasi global yang berkeadilan untuk melindungi satwa dan ekosistemnya,” ujar Menhut Raja Antoni.

Selanjutnya, pada 6–7 November 2025, Menhut Raja Antoni akan mendampingi Utusan Khusus Presiden bidang perubahan iklim dan energi Hashim Djojohadikusumo, menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim (COP30 UNFCCC) di Belém, Brasil.

“Dalam forum ini, Utusan Khusus Presiden Bapak Hashim Djojohadikusumo akan menyampaikan national statement yang menegaskan komitmen Indonesia terhadap aksi iklim, transisi energi, dan target FOLU Net Sink 2030. Indonesia akan membawa pesan penting di COP30 bahwa hutan tropis adalah aset global yang harus dikelola secara adil dan berkelanjutan,” tuturnya.

Setelahnya, Menhut Raja Antoni juga akan melanjutkan agenda ke São Paulo untuk mengikuti Business Roundtable yang diselenggarakan oleh International Emissions Trading Association (IETA). Dalam kesempatan tersebut, juga akan dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Kehutanan Indonesia dan ICVCM (Integrity Council for the Voluntary Carbon Market) mengenai peningkatan transparansi dan kredibilitas mekanisme pasar karbon.

Diketahui, Presiden Prabowo dalam pernyataannya usai melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva mengatakan dirinya akan mengirimkan delegasi yang kuatnya untuk menghadiri COP30 di Belém, Brasil. Prabowo juga menyebut Indonesia mendukung inisiatif dan kepemimpinan Brasil di COP30.

“Saya mendukung Brasil dalam kepemimpinan Brasil di COP30. Saya tadi minta maaf mungkin saya sulit menghadiri COP30 di Belém, Brasil. Tapi saya akan kirim delegasi yang kuat untuk hadir di situ, dengan keputusan kita untuk mendukung inisiatif-inisiatif dari Brasil,” ujar Prabowo.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Lula Tegaskan Pentingnya Kerja Sama dengan Indonesia, Puji Kepemimpinan Visioner Presiden Prabowo

Presiden Republik Federasi Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, menegaskan komitmen untuk memperkuat kemitraan strategis antara Brasil dan Indonesia di berbagai bidang. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Lula dalam keterangan pers bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (23/10).

“Merupakan kehormatan untuk membalas kunjungan kenegaraan kepada Presiden Prabowo Subianto. Kemitraan strategis yang saya luncurkan dalam kunjungan pertama saya ke Jakarta pada tahun 2008 terbukti semakin relevan dan aktual,” ujar Presiden Lula.

Presiden Lula menekankan bahwa Indonesia dan Brasil adalah dua negara demokrasi besar dengan ekonomi yang berkembang pesat. Keduanya juga memiliki tanggung jawab bersama untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan perdagangan.

“Saya pikir rakyat Indonesia dan rakyat Brasil layak bagi kita untuk melakukan pengorbanan yang lebih besar agar menjamin bahwa perdagangan antara Indonesia dan Brasil tumbuh sejalan dengan pertumbuhan populasi kita. Karena itu, kita akan melakukan upaya besar untuk bekerja keras agar Indonesia dan Brasil menjadi dua mitra penting dalam geografi ekonomi dunia,” imbuh Presiden Lula.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Lula menegaskan pentingnya penyelesaian Perjanjian Perdagangan Preferensial (PTA) antara Mercosur dan Indonesia. Presiden Lula berharap perundingan dapat dituntaskan sebelum akhir masa kepresidenannya.

“Sebagai suara efektif dari Global Selatan, kami juga membahas isu-isu penting dalam agenda internasional. Indonesia dan Brasil adalah dua negara yang bertekad untuk menempati posisi yang sesuai dengan kami dalam tatanan dunia yang sedang mengalami transformasi mendalam. Dunia yang sedang berkembang berutang banyak kepada Indonesia,” sebut Presiden Lula.

Selain itu, Presiden Lula juga memuji kebijakan makan bergizi gratis yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo. Presiden Lula menyebut kebijakan tersebut selaras dengan inisiatif global untuk memerangi kelaparan dan kemiskinan.

“Kita tahu bahwa tidak ada pembangunan berkelanjutan tanpa mengatasi kelaparan dan kemiskinan. Aliansi Global Melawan Kelaparan dan Kemiskinan yang diluncurkan selama kepresidenan Brasil di G20 telah mendapatkan dukungan dari Indonesia sejak awal. Kebijakan makan sekolah dari pemerintahan Presiden Subianto yang layak mendapat pengakuan kami hari ini merupakan bagian dari program percepatan pelaksanaan Aliansi tersebut,” ujar Presiden Lula.

Presiden Lula menyampaikan keyakinannya bahwa hubungan Indonesia dan Brasil akan terus berkembang. Presiden Lula menegaskan bahwa kemitraan kedua negara harus dilandasi keseimbangan dan saling menguntungkan.

“Saya ingin mengatakan, sahabatku Presiden Prabowo, bahwa Brasil dan Indonesia akan sebesar yang kita inginkan. Apa yang terjadi saat ini dalam politik dan ekonomi menunjukkan bahwa semakin banyak kita perlu mendiskusikan kesamaan yang ada antara kedua negara kita agar kita dapat semakin memperkuat hubungan perdagangan kita, hubungan ilmiah dan teknologi kita, hubungan budaya kita, hubungan politik kita sehingga kita semakin tidak bergantung pada satu negara saja,” kata Presiden Lula.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo dan Presiden Lula Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia–Brasil

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia dan Brasil sepakat memperkuat kerja sama strategis di berbagai bidang, termasuk perdagangan, energi, pertahanan, serta ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam keterangan pers bersama Presiden Republik Federasi Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (23/10).

“Hari ini kita telah menerima kehormatan kunjungan kenegaraan dari Presiden Republik Federasi Brasil. Ini adalah pertemuan kunjungan kenegaraan kedua Presiden Lula ke Indonesia setelah kunjungan pertama beliau pada tahun 2008. Kemudian juga pertemuan dengan saya ketiga kali dan dua bulan yang lalu saya melaksanakan kunjungan kenegaraan di Brasilia pada tanggal 9 Juli 2025,” ujar Presiden Prabowo.

Kepala Negara menyampaikan bahwa pertemuan bilateral kali ini berlangsung intensif dan produktif, menandai komitmen kedua negara sebagai kekuatan ekonomi baru yang terus berkembang di kawasan global selatan. Kedua pemimpin sepakat untuk terus mempererat hubungan di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, teknologi, pertanian, hingga pertahanan.

“Kita sudah punya defense cooperation agreement dengan Brasil dan ini dalam rangka ratifikasi. Tadi saya sebut di bidang energi juga kita sepakat, tadi kita tanda tangan kesepakatan di bidang energi cukup signifikan antara PLN dan juga dengan swasta. Di bidang ilmu pengetahuan dan penelitian kita juga tadi sudah melaksanakan kerja sama,” tutur Presiden.

Presiden Prabowo menambahkan bahwa kedua negara bersepakat menuju pembentukan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) sebagaimana yang telah dijalankan Indonesia dengan Uni Eropa dan Kanada.

“Kita dapat dukungan dari Brasil karena Brasil sekarang adalah presiden dari Mercosur. Kita harap dukungan terus. Jadi di banyak bidang kita melihat sinergi yang sangat komplementer, saling mendukung,” ungkap Kepala Negara.

Dalam konteks hubungan internasional, Indonesia dan Brasil memiliki pandangan yang sejalan terhadap berbagai isu global, termasuk komitmen pada kerja sama multilateral dan perdamaian dunia. Presiden Prabowo juga menyampaikan dukungan penuh Indonesia terhadap kepemimpinan Brasil dalam Konferensi Perubahan Iklim COP30 yang akan digelar di Brasil.

“Saya kira itu di bidang politik internasional kita saling mendukung, sikap kita sama di masalah Palestina, sama di masalah Ukraina, kita ingin gencatan senjata cepat, kita ingin perdamaian yang riil, menuju ke solusi politik yaitu solusi dua negara,” imbuh Presiden Prabowo.

Dalam suasana penuh keakraban, Presiden Prabowo juga menyampaikan kekagumannya terhadap kepemimpinan Presiden Lula.

“Saya mau akui di sini bahwa saya ini pengagum beliau,” ucap Presiden Prabowo.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Indonesia dan Brasil Bahas Kolaborasi Ekonomi hingga Pendidikan di Era Baru Diplomasi Selatan–Selatan

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Federasi Brasil Luiz Inácio Lula da Silva beserta delegasi masing-masing di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (23/10). Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Lula da Silva ke Indonesia dan menjadi momentum penting untuk mempererat kemitraan strategis antara dua negara.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan kehormatan dan kebahagiaan atas kunjungan Presiden Lula da Silva dan Ibu Negara Janja Lula da Silva beserta delegasi Brasil ke Jakarta. Kepala Negara juga mengapresiasi penerimaan hangat yang ia terima saat berkunjung ke Brasilia pada Juli yang lalu.

“Sekali lagi, ini adalah suatu kehormatan besar untuk kami menerima Yang Mulia beserta delegasi di Jakarta setelah kunjungan saya ke Brasilia pada bulan Juli yang lalu. Saya ucapkan terima kasih atas penerimaan yang sangat baik, yang saya terima waktu saya berkunjung ke Brasil dalam kunjungan kenegaraan. Dan sekarang Yang Mulia Presiden Brasil membalas kunjungan kenegaraan itu dan kami terima kasih sekali lagi,” ujar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa kunjungan kenegaraan kedua pemimpin menjadi bukti semakin eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Brasil. Menurut Kepala Negara, hubungan tersebut perlu terus diperkuat melalui kerja sama konkret di berbagai bidang yang saling menguntungkan bagi rakyat kedua negara

“Kunjungan kenegaraan kita berdua adalah bukti bahwa hubungan persahabatan antara kedua negara kita semakin erat. Dan itulah yang kita inginkan untuk mempererat hubungan persahabatan dan lebih penting kerja sama di segala bidang,” ungkap Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Kemerdekaan Brasil ke-203 yang baru dirayakan pada 7 September 2025 yang lalu. Kepala Negara menyoroti kemajuan hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang ekonomi, serta menegaskan komitmen untuk mempercepat pembentukan Indonesia–Mercosur Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

“Yang Mulia, saya senang melihat kemajuan hubungan bilateral kita, khususnya di bidang ekonomi. Kita akan terus merencanakan dialog ke arah pembentukan Indonesia–Mercosur Comprehensive Economic Partnership Agreement. Saya yakin bahwa ini akan mempererat hubungan kita dan akan membuat kedua ekonomi kita dan ekonomi seluruh Amerika Latin berkembang dengan pesat,” tuturnya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan Brasil memiliki posisi strategis sebagai kekuatan ekonomi baru di dunia. Dengan jumlah penduduk mencapai setengah miliar jiwa secara total, kedua negara memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Kita adalah sama-sama kekuatan ekonomi baru. Tadi Yang Mulia telah mengingatkan kedua negara kita jumlahnya 500 juta manusia. Setengah miliar dari populasi dunia, hanya kedua negara kita. Apalagi kita sekarang bagian juga dari BRICS, apabila kita nanti menghasilkan Indonesia–Mercosur CEPA, ini akan sangat mendorong kekuatan ekonomi bersama,” jelas Presiden Prabowo.

Kepala Negara juga mengungkapkan bahwa dalam pertemuan bilateral kali ini, kedua pihak akan menandatangani empat persetujuan penting sebagai bukti nyata kemajuan hubungan kedua negara dalam waktu singkat. Selain itu, sebagai bentuk penghargaan terhadap Brasil, Presiden Prabowo juga mengumumkan rencana kebijakan untuk memasukkan bahasa Portugis sebagai salah satu prioritas bahasa dalam sistem pendidikan Indonesia.

“Ini bukti bahwa kami memandang hubungan Brasil dan Indonesia sangat-sangat penting,” pungkas Presiden Prabowo.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya Hari Ini Hadir di Lima Lokasi Jakarta

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling di lima titik lokasi di Jakarta pada Jumat (24/10). Layanan ini memudahkan warga Ibu Kota untuk memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa harus datang ke kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas).

Berdasarkan informasi resmi dari akun X (Twitter) TMC Polda Metro Jaya, layanan SIM Keliling Jakarta hari ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, yang tersebar di beberapa wilayah sebagai berikut:

  • Jakarta Timur: Lobby depan Mall Grand Cakung

  • Jakarta Selatan: Area parkir samping Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Utara: Lobby utama LTC Glodok

  • Jakarta Pusat: Area parkir Kantor Pos Lapangan Banteng

  • Jakarta Barat: Lobby Selatan Mall Ciputra

Syarat dan Biaya Perpanjangan SIM

Warga yang ingin menggunakan layanan SIM Keliling perlu menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan dan biaya administrasi. Adapun syarat yang harus dibawa antara lain:

  • Fotokopi KTP yang masih berlaku

  • Fotokopi dan asli SIM lama

  • Bukti cek kesehatan

  • Bukti tes psikologi

Layanan mobil SIM Keliling Polda Metro Jaya hanya melayani perpanjangan SIM yang masih aktif untuk dua golongan, yaitu SIM A dan SIM C.

Sementara bagi pemohon yang SIM-nya telah habis masa berlaku, wajib melakukan pembuatan SIM baru di lokasi Satpas yang telah ditentukan oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya perpanjangan SIM ditetapkan sebesar Rp80.000 untuk SIM A dan Rp75.000 untuk SIM C.

Layanan SIM Keliling untuk Tingkatkan Kemudahan Masyarakat

Program SIM Keliling Polda Metro Jaya merupakan upaya kepolisian dalam mempermudah layanan publik serta mengurangi antrean di kantor Satpas. Dengan adanya layanan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah memperpanjang SIM tepat waktu tanpa risiko keterlambatan masa berlaku.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menperin Tegaskan Kesiapan Indonesia Menjadi Pusat Inovasi dan Pertumbuhan Tekstil Dunia

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Indonesia siap menjadi mitra strategis sekaligus pusat inovasi dan pertumbuhan global industri tekstil dan produk tekstil (TPT). Hal tersebut disampaikan dalam pidatonya pada kegiatan ITMF (International Textile Manufacturers Federation) & IAF (International Apparel Federation) World Fashion Convention Annual Conference 2025.

“Indonesia hadir bukan sekadar sebagai tuan rumah, tetapi sebagai mitra strategis yang siap berperan aktif dalam memajukan industri tekstil global. Sektor TPT Indonesia telah terbukti tangguh, adaptif, dan kompetitif di tengah ketidakpastian global,” ujar Menperin Agus di Yogyakarta, Jumat (24/10).

Pada kesempatan tersebut, Menperin juga menyampaikan, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) terus tumbuh dan tidak lagi berstatus ‘sunset industry’. Pasalnya, selama tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dari Triwulan IV – 2024 hingga Triwulan II – 2025, industri TPT menunjukkan pertumbuhan sebesar 5,39% dan berkontribusi sebesar 0,98% terhadap PDB nasional Indonesia.

“Kementerian Perindustrian berupaya menjaga momentum pertumbuhan ini dengan menerapkan beberapa kebijakan kunci yang disusun untuk memperkuat daya saing, menumbuhkan investasi, dan mengakselerasi transformasi industri TPT,” ujarnya.

Pertama, Kemenperin berupaya memberikan kemudahan dan kepastian dalam berinvestasi. Melalui Peraturan Pemerintah No 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, pemerintah telah menyederhanakan proses bisnis melalui sistem Online Single Submission (OSS) yang telah diperbarui untuk mamastikan prosedur yang lebih cepat, lebih transparan, dan dapat diprediksi.

Kedua, Kemenperin menjalankan program Restrukturisasi Mesin dan Peralatan untuk mendukung penggantian mesin lama dengan peralatan modern yang hemat energi bagi industri TPT. Sejak dimulai, program ini telah meningkatkan kapasitas produksi sebesar 21,75%, efisiensi energi sebesar 11,86%, lapangan kerja sebesar 3,96%, dan volume penjualan sebesar 6,65%.

Ketiga, menyalurkan skema Kredit Industri Padat Karya. Skema ini memberikan akses pembiayan fasilitas di tahun 2025 hingga Rp20 Trilun sehingga mampu membantu sekitar 2.000 hingga 10.000 perusahaan industri, termasuk produsen tekstil dan apparel, untuk berekspansi dan mempertahankan tingkat penyerapan tenaga kerja.

Keempat, memberikan Fasilitas Masterlist untuk impor barang modal. Menperin menjelaskan, kebijakan ini dapat memberikan jaminan pengecualian bea masuk untuk barang modal yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlangsungan produksi.

Terakhir, pemerintah memberikan insentif fiskal, meliputi including tax holidays, tax allowances, investment allowances, dan super deduction tax untuk perusahaan yang berinvestasi pada riset dan pengembangan serta pendidikan vokasi.

Kebijakan-kebijakan tersebut merupakan inisiatif pemerintah untuk menegaskan kembali komitmen kami dalam mendukung ekosistem industri tekstil yang tangguh, berkelanjutan, dan berdaya saing global. “Dalam kondisi ini, industri TPT tetap menjadi pilar strategis dari basis manufaktur industri, serta berperan penting dalam menjaga pertumbuhan yang inklusif, menciptakan lapangan kerja, dan menopang kehidupan negeri ini,” jelasnya.

Daya saing produk TPT Indonesia terlihat di salah satu pasar tujuan ekspor terpenting, yaitu Amerika Serikat. Produk TPT asal Indonesia dengan HS 61 (pakaian dan aksesori rajutan) menduduki peringkat sebagai komoditas surplus perdagangan terbesar kedua Indonesia, dengan nilai USD 1,86 miliar, bahkan melampaui alas kaki (HS 64) yang hanya mencapai USD 1,85 miliar.

Menurut Menperin, hal ini menegaskan daya saing dan ketahanan sektor TPT Indonesia yang berkelanjutan dan mampu memberikan posisi menguntungkan bagi Indonesia untuk memanfaatkan pengaturan tarif resiprokal dengan Amerika Serikat baru-baru ini.

Agus mengungkapkan, di tingkat dunia, Indonesia masuk dalam lima besar produsen tekstil paling efisien. Di subsektor pemintalan benang misalnya, biaya produksi Indonesia mencapai USD2,71 per kilogram, lebih efisien daripada India, Tiongkok, dan Turki, serta setara dengan Vietnam dan Bangladesh. Sedangkan di subsektor pertenunan, Indonesia mencatat biaya USD8,84 per meter, salah satu yang terendah di dunia. Di sektor fabric finishing, biaya produksinya mencapai USD1,16 per meter, lebih rendah daripada sebagian besar pesaing regional.

“Angka-angka tersebut merupakan bukti daya saing global Indonesia dan bisa menjadi fondasi yang kuat bagi pertumbuhan di masa mendatang,” katanya.

Di era transformasi besar-besaran, tantangan iklim, pergeseran geopolitik, disrupsi digital, dan restrukturisasi rantai pasok, Indonesia percaya bahwa peluang tetap ada. “Dengan sumber daya yang melimpah, kebijakan industri yang adaptif, sumber daya manusia yang terampil, Indonesia kembali menegaskan kesiapannya untuk menjadi mitra tepercaya industri tekstil global dalam membangun pertumbuhan berkelanjutan hingga dekade-dekade berikutnya. Indonesia siap menjadi pusat inovasi, manufaktur, dan pertumbuhan tekstil global,” tegas Menperin.

Ketua Umum API, Jemmy Kartiwa menyampaikan, konferensi ini merupakan momentum penting para pemangku kepentingan industri tekstil dan fashion seluruh dunia, saling kolaborasi, unjuk inovasi, dan teknologi di tengah ketidakpastian global dan sinergi kebijakan pemerintah.

Oleh karena itu, Jemmy menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang saat ini terus  berjuang melahirkan regulasi-regulasi yang ditujukan bagi kepentingan industri padat karya, tekstil, dan produk tekstil domestik. “Dengan kuatnya perlindungan kebijakan pemerintah, maka posisi industri Indonesia akan semakin kuat menghadapi persaingan global yang penuh tantangan perubahan rantai pasok dan perdagangan dunia,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Samsat Keliling Polda Metro Jaya Hadir di 14 Titik Jadetabek Hari Ini, Jumat

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling pada Jumat (24/10) untuk memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek).

Layanan Samsat Keliling ini merupakan upaya kepolisian untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan tahunan, tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat.

Syarat dan Ketentuan Samsat Keliling

Sebelum mendatangi lokasi Samsat Keliling, masyarakat diminta menyiapkan beberapa dokumen penting seperti KTP, BPKB, dan STNK asli beserta fotokopiannya.
Perlu diketahui, layanan Samsat Keliling hanya melayani pembayaran pajak tahunan, sementara untuk perpanjangan STNK lima tahunan atau penggantian pelat nomor tetap harus dilakukan di kantor Samsat induk terdekat.

Lokasi Samsat Keliling di 14 Titik Jadetabek

Melalui akun resmi X (Twitter) TMC Polda Metro Jaya, diinformasikan bahwa layanan Samsat Keliling hari ini tersedia di 14 lokasi berikut:

Jakarta

  1. Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB)

  2. Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan Parkir Itali Mall Artha Gading (08.00–14.00 WIB)

  3. Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–14.00 WIB)

  4. Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat Jakarta Selatan (09.00–15.00 WIB) dan Gedung Sampoerna Strategic (09.00–14.00 WIB)

  5. Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat (08.00–15.00 WIB) dan Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB)

Tangerang Raya

  1. Kota Tangerang: Alun-Alun Cibodas dan Parkiran Busway Foodmosphere (09.00–13.00 WIB)

  2. Ciledug: Kantor Kecamatan Pinang dan Rukan Fresh Market Lake Cipondoh (09.00–12.00 WIB)

  3. Serpong: Halaman parkir Samsat Serpong (08.00–14.00 WIB) dan Mal ITC BSD Serpong (16.00–19.00 WIB)

  4. Ciputat: Halaman parkir Samsat dan Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB)

  5. Kelapa Dua: Halaman Gtown House Gading Serpong (08.00–14.00 WIB)

Bekasi dan Depok

  1. Kota Bekasi: Pizza Hut Kosmed Jatiasih (09.00–11.30 WIB)

  2. Kabupaten Bekasi: Halaman Kantor Pemda Kabupaten Bekasi (09.00–11.00 WIB)

  3. Depok: Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB) dan Kantor Kelurahan Tugu (09.00–11.00 WIB)

  4. Cinere: Kantor Kelurahan Pasir Putih (08.00–11.30 WIB)

Tertib Administrasi dan Hindari Denda

Ditlantas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan Samsat Keliling untuk menghindari keterlambatan pembayaran pajak kendaraan yang dapat menimbulkan denda administrasi.

Program Samsat Keliling juga menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mendorong kesadaran tertib pajak dan kepemilikan kendaraan yang sah, sekaligus mendukung pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prediksi Hujan Disertai Petir Guyur Jakarta Sepanjang Hari Jumat, 24 Oktober 2025

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di wilayah DKI Jakarta pada Jumat, 24 Oktober 2025, akan didominasi oleh awan dan hujan disertai petir hampir sepanjang hari.

Mengutip laman resmi BMKG, pada pagi hari, cuaca berawan diprakirakan menaungi seluruh wilayah Jakarta, mulai dari Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Timur.

Memasuki siang hari, hujan dengan intensitas ringan diprediksi mengguyur Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur, sementara Jakarta Pusat berpotensi mengalami hujan disertai petir.

Pada sore hari, cuaca hujan ringan masih akan berlanjut di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur, sedangkan Jakarta Barat diperkirakan mengalami hujan disertai petir.

Menjelang malam hari, kondisi cuaca di seluruh wilayah Jakarta diprediksi kembali berawan, termasuk di Kepulauan Seribu.

BMKG juga memperkirakan suhu udara di Jakarta hari ini berkisar antara 24–28 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 78–96 persen.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan disertai petir dan genangan air di beberapa wilayah, terutama pada siang hingga sore hari, serta menyiapkan perlengkapan pelindung diri seperti payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Sosok Ketua APPSI Rudy Mas’ud: Pengusaha, Politisi, dan Pemimpin Visioner dari Kaltim

Terpilihnya Gubernur Kalimantan Timur H Rudy Mas’ud (Harum) sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) 2025–2029 tidak hanya menegaskan kiprahnya di panggung nasional. Tetapi juga menarik perhatian publik terhadap sosoknya.

Rudy Mas’ud lahir di Balikpapan dan dikenal sebagai putra daerah yang berangkat dari dunia usaha. Sebelum terjun ke politik, ia sukses membangun perusahaan di sektor energi dan konstruksi bersama keluarganya. Pendidikan formalnya ditempuh di Kalimantan Timur dan kemudian melanjutkan pengembangan diri melalui berbagai pelatihan kepemimpinan dan manajemen bisnis.

Karier politiknya mulai menanjak saat terpilih menjadi anggota DPR RI. Di Senayan, ia dikenal vokal memperjuangkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan daerah. Pada 2024, Rudy Mas’ud dipercaya memimpin Kalimantan Timur sebagai gubernur, sekaligus menjadi tokoh penting dalam percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Di balik kesibukan, Rudy Mas’ud dikenal sebagai sosok yang religius, disiplin, dan dekat dengan masyarakat. Ia kerap menyapa warga tanpa jarak, turun langsung ke lapangan, dan menerapkan gaya kepemimpinan terbuka. Sikap tegas dan cepat mengambil keputusan menjadi ciri khasnya.

Kini, sebagai Ketua APPSI, Rudy Mas’ud membawa harapan baru untuk memperkuat kolaborasi antarprovinsi dan memperjuangkan suara daerah di tingkat nasional.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News