Beranda blog Halaman 788

Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Jumat: Lokasi dan Syarat Perpanjangan

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling Jakarta pada Jumat (26/9) untuk memudahkan masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Melalui akun resmi X TMC Polda Metro Jaya, layanan ini berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di lima titik lokasi berbeda di wilayah DKI Jakarta.

Lokasi SIM Keliling Jakarta Jumat, 19 September 2025

  • Jakarta Timur: Lobby depan Mall Grand Cakung

  • Jakarta Utara: Lobby utama LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Area parkir samping Universitas Trilogi

  • Jakarta Barat: Halaman parkir lobby admisi Kampus Anggrek Binus

  • Jakarta Pusat: Area parkir Kantor Pos Lapangan Banteng

Syarat Perpanjangan SIM

Masyarakat yang ingin memperpanjang SIM melalui layanan keliling wajib membawa dokumen berikut:

  • KTP asli dan fotokopi

  • SIM asli dan fotokopi

  • Formulir permohonan yang diisi di lokasi

  • Hasil tes kesehatan dari gerai pemeriksaan di tempat

Perlu dicatat, SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku. Jika masa berlaku sudah habis, pemohon harus mengurus SIM baru di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.

Biaya Perpanjangan SIM

Sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya perpanjangan SIM adalah:

  • Rp80.000 untuk SIM A

  • Rp75.000 untuk SIM C

Dengan adanya layanan ini, Ditlantas Polda Metro Jaya berharap masyarakat dapat lebih mudah mengakses fasilitas perpanjangan SIM tanpa harus datang langsung ke kantor Satpas.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini, Jumat: Cek Lokasi dan Jam Layanannya

Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling untuk memudahkan masyarakat melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Jumat (26/9).

Melalui akun resmi X TMC Polda Metro Jaya, diinformasikan ada 14 titik lokasi Samsat Keliling yang dapat diakses warga dengan jadwal layanan bervariasi.

Lokasi Samsat Keliling Jakarta Hari Ini

  • Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB).

  • Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat dan Italy Mall Artha Gading (08.00–14.00 WIB).

  • Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–14.00 WIB).

  • Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat (09.00–15.00 WIB) dan Gedung Wali Kota Jakarta Selatan (09.00–14.00 WIB).

  • Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat (08.00–15.00 WIB) dan Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB).

Lokasi Samsat Keliling Tangerang Raya

  • Kota Tangerang: Alun-alun Cibodas dan Parkiran Busway Foodmosphere (09.00–13.00 WIB).

  • Serpong: Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB) dan Mal ITC BSD Serpong (16.00–19.00 WIB).

  • Ciledug: Kantor Kecamatan Pinang dan Rukan Fresh Market Green City Cipondoh (09.00–12.00 WIB).

  • Ciputat: Halaman parkir Samsat dan Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB).

  • Kelapa Dua: GTown Square Gading Serpong (08.00–14.00 WIB).

Lokasi Samsat Keliling Bekasi dan Depok

  • Kota Bekasi: Pizza Hut Kosmem Jatiasih (09.00–11.30 WIB).

  • Kabupaten Bekasi: Halaman parkir Pemda Kabupaten Bekasi (09.00–11.00 WIB).

  • Depok: Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB) dan Kantor Kelurahan Tugu (09.00–11.00 WIB).

  • Cinere: Kantor Kelurahan Pasir Putih (08.00–11.30 WIB).

Syarat dan Ketentuan

Warga yang ingin membayar pajak kendaraan di Samsat Keliling wajib membawa dokumen asli berupa KTP, BPKB, dan STNK beserta fotokopinya.

Perlu diketahui, gerai Samsat Keliling hanya melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan. Sementara itu, untuk perpanjangan STNK lima tahunan dan penggantian pelat nomor kendaraan, pemilik kendaraan tetap harus mendatangi kantor Samsat terdekat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat 26 September 2025: Cerah hingga Berawan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta didominasi cerah hingga berawan sepanjang hari, Jumat (26/9).

Dilansir dari laman resmi BMKG, pada pagi hari seluruh wilayah Jakarta, mulai dari Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Timur diperkirakan cerah.

Memasuki siang hari, cuaca berubah menjadi berawan di hampir seluruh wilayah ibu kota, termasuk Kepulauan Seribu.

Sore hari, kondisi sedikit bervariasi. BMKG memprediksi Kepulauan Seribu mengalami cuaca cerah berawan, sementara wilayah lain seperti Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur tetap berawan.

Pada malam hari, langit Jakarta kembali cerah. Cuaca cerah diperkirakan terjadi merata di Kepulauan Seribu hingga seluruh wilayah daratan Jakarta.

Adapun suhu udara hari ini berkisar antara 25 hingga 33 derajat celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 51 hingga 87 persen.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Upaya Jalankan Reforma Agraria yang Pro Rakyat, Menteri Nusron: Kami Belum Teken Satu pun Perpanjangan HGU

Program Reforma Agraria terus dijalankan Kementerian ATR/BPN sebagai upaya mewujudkan keadilan struktural dalam pengelolaan tanah masyarakat. Sejak Nusron Wahid menjabat sebagai Menteri ATR/BPN hingga saat ini, ia membuat keputusan menunda perpanjangan ataupun pembaruan Hak Guna Usaha (HGU).

“Sudah 10 bulan mendapatkan kepercayaan menjadi Menteri ATR/Kepala BPN, kami belum tanda tangan satu pun perpanjangan dan pembaruan HGU,” tegas Menteri Nusron dalam kegiatan Audiensi terkait Strategi Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria, di Komisi XIII DPR RI, Jakarta, Rabu (24/09/25).

Kebijakan tersebut dilakukan karena Menteri Nusron ingin memastikan bahwa hak masyarakat yang berada di sekitar HGU tetap terjaga. Saat ini, menurutnya masih terdapat perbedaan persepsi dalam proses penyediaan plasma dalam peraturan perundangan yang berlaku, seperti halnya di dalam PP 18/2021 dan PP 26/2021. Perbedaan aturan terkait plasma inilah yang Menteri Nusron sebut perlu disinkronkan.

“Kami ingin ada keadilan struktural terhadap distribusi tanah ini. Masalah plasma inilah yang menurut pemahaman saya menjadi sumber ketidakadilan, di mana petani tidak bisa mendapatkan akses terhadap tanah yang ada di sekitar (sekitar HGU, HGB),” jelas Menteri Nusron.

Ia menjelaskan, penundaan perpanjangan maupun pembaruan HGU ini sembari menunggu hasil pekerjaan dari Satuan Tugas Penetapan Kawasan Hutan (Satgas PKH). “Kami menghormati kerja teman-teman di Satgas PKH supaya peta mana yang hutan, mana yang tidak hutan, ini jelas dulu. Sehingga, ketika kami melangkah, kami tidak menabrak yang ada,” ujar Menteri Nusron.

Akurasi peta data yang ada saat ini masih dianggap kurang akurasinya karena masih memakai peta data satelit dengan skala 1:1.000.000 yang dapat menimbulkan bias. “Solusinya adalah melalui One Map Policy, yaitu peta 1:5.000. Peta yang sudah jadi ini di Pulau Sulawesi. Kalau kami diminta pemetaan hutan dan non hutan di Pulau Sulawesi, kami bisa pertanggungjawabkan dengan tingkat akurasi yang tinggi,” tutur Menteri Nusron.

“Oleh karena itu, kami akan bekerja sambil menuntaskan peta tahun ini di Pulau Sulawesi bersama tim Kementerian Kehutanan untuk mengerjakan tapal batas hutan dan non hutan/areal penggunaan lainnya (APL),” lanjut Menteri Nusron.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan bahwa dari hasil pertemuan, DPR RI akan mendorong pemerintah untuk percepatan Kebijakan Satu Peta dan merapikan desain tata ruang di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“DPR RI juga mendorong pemerintah untuk membentuk Badan Pelaksana Reformasi Agraria. DPR RI juga akan membentuk Panitia Khusus Penyelesaian Konflik Agraria yang akan disahkan pada akhir penutupan paripurna sidang DPR RI pada 2 Oktober 2025,” ujar Sufmi Dasco Ahmad selaku pimpinan rapat.

Rapat ini juga dihadiri oleh Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni; Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto; Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana; serta Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria, Dewi Kartika beserta perwakilan Petani. Dalam rapat ini, Menteri Nusron turut didampingi oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menteri Nusron: Layanan Pertanahan Berikan Dampak Nyata terhadap Penambahan Nilai Ekonomi di Indonesia

Kegiatan pendaftaran tanah dan layanan pertanahan yang dijalankan Kementerian ATR/BPN telah memberikan dampak nyata terhadap perekonomian nasional. Menurut Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, kontribusi tersebut terlihat dari penerimaan negara melalui Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Pajak Penghasilan (PPh), hingga Hak Tanggungan.

“Sampai tahun 2024 total nilainya sudah mencapai Rp576 triliun dan tahun ini diperkirakan akan naik lebih dari itu. Karena itu diharapkan, dampaknya dapat dirasakan langsung di masyarakat,” ujar Menteri Nusron dalam amanatnya pada Upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (HANTARU) 2025 di Jakarta, Rabu (24/09/2025).

Lebih lanjut, Menteri Nusron menekankan arti penting kepastian hukum atas tanah yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. “Dengan kepastian hukum atas tanah, seorang petani bisa lebih mudah mengakses kredit untuk membeli pupuk atau alat produksi. Pelaku UMKM dapat menjadikan tanahnya sebagai agunan untuk memperbesar usaha. Keluarga kecil memiliki pegangan yang kuat untuk merencanakan masa depan anak-anaknya,” tuturnya.

Menteri Nusron menegaskan, kerja Kementerian ATR/BPN bukan hanya soal menghadirkan rasa aman terhadap tanah, tapi juga memperkokoh fondasi ekonomi bangsa. Bertepatan dengan momen 65 tahun sejak lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA), ia juga mengingatkan jajarannya bahwa tanah dan ruang tidak otomatis melahirkan kesejahteraan.

“Dari tanah yang terdaftar tumbuh kepastian hukum, dari sawah yang terlindungi lahir ketahanan pangan, dari ruang yang tertata muncul kepastian peluang usaha dan investasi Inilah amanah besar kita bersama, memastikan tanah terjaga, ruang tertata, agar benar-benar menjadi sumber kehidupan, sumber keadilan, dan sumber harapan bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Menteri ATR/BPN.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Mendes Yandri Buka Serentak 1.000 Musdesus Ajukan Modal ke Himbara

Mendes PDT Yandri Susanto membuka 1.000 Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dalam Pemberian Dukungan Pengembalian Pinjaman Melalui Dana Desa untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) secara virtual pada Kamis (25/9/25).

Total ada 1.000 peserta yang hadir dengan target 20.053 desa mandiri untuk Musdesus berikutnya.

Dilaksanakannya Musdesus perdana ini diyakini Mendes Yandri sebagai langkah besar yang penting dan strategis sebagai pembuka pintu kesuksesan setiap unit usaha KDMP. Pasalnya desa/kelurahan mendapat dukungan penuh dari pemerintah tidak hanya dalam teknis bisnis dan payung hukum namun juga pembiayaan sejak pendirian pertama.

“Mohon kiranya benar-benar dilihat dipastikan diteliti karena apapun yang Bapak Ibu tuju dalam musyawarah desa ini menetukan arah dan sukses atau tidaknya Koperasi Desa Merah Putih di desa Bapak Ibu masing-masing. Ini adalah pintu gerbang, ini artinya langkah awal yang sangat menentukan bagaimana proses model kerja dan lain sebagainya untuk Koperasi Desa Merah Putih di lingkungan Bapak Ibu,” papar Mendes Yandri didampingi Wamendes Ahmad Riza Patria.

Mendes Yandri juga kembali mengingatkan agar para kepala desa berikut dengan pengurus KDMP secara serius memanfaatkan dukungan pemerintah khususnya dalam hal pembiayaan. Dengan demikian maka tidak akan terjadi kredit macet sehingga 30 persen pagu dana desa yang disebutkan dalam PermendesPDT 10 Tahun 2025 tentang Mekanisme Persetujuan dari Kepala Desa dalam Rangka Pembiayaan KDMP bisa dimanfaatkan untuk bidang lainnya.

“30 persen ini sebaiknya tidak digunakan (untuk KDMP). Artinya kalau tidak digunakan Koperasi Desa Merah Putih benar-benar sukses yang tentu ekonomi desa akan bergerak. Efek positifnya nanti ke desa karena dari awal pembentukan, pembiayaan dan permodalan, operasional nanti desa akan langsung terlibat maka desa akan mendapat imbal jasa sebesar 20 persen dari keuntungan kopdes merah putih,” tuturnya.

Imbal jasa 20 persen kepada desa dengan ketentuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan KDMP benar-benar bermanfaat. Di antaranya adalah untuk membuka lapangan pekerjaan, menyerap tenaga kerja, memajukan ekonomi desa, hingga meningkatnya kesejahteraan masyarakat desa.

Hal senada terkait aturan 30 persen dana desa untuk pengembalian pinjaman juga disampaikan Wamendes Ariza.

Wamendes Ariza menilai KDMP dikatakan berhasil salah satunya jika tidak menyentuh 30 persen dari pagu dana desa untuk mengembalikan pinjaman.

“Salah satu ukuran keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih ini tidak tersentuh dana desa untuk pengembalian pinjaman. Maka kepala desa harus betul-betul memastikan seluruh proses pengajuan dari dana desa yang sudah akan kita mulai hari ini,” tegas Wamendes Ariza.

Dalam kesempatan ini, peserta Musdesus juga mendapat penjelasan secara rinci terkait sistem informasi KDMP untuk mengetahui tahapan pengajuan bisnis proposal, disampaikan langsung Plt. Asisten Deputi Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi Risa Azmi.

Selanjutnya seluruh ketua koperasi yang telah mengikuti Musdesus akan didampingi penyusunan proposal bisnisnya oleh Bank Himbara yang menjadi mitra di wilayahnya masing-masing.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

WTP Sembilan Kali Berturut-turut, Mendes Yandri Bakal Konsisten Jalankan Tata Kelola Pemerintahan Berkualitas

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2024.

Menurut Mendes PDT Yandri Susanto, ini merupakan hasil kerja keras dan konsistensi seluruh jajaran dalam membangun tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Sehingga hasilnya sejauh ini, menjadi kali kesembilan berturut-turut, Kemendes PDT menerima predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan tersebut.

“Kami telah menerima LHP BPK dari Anggota Keuangan Negara (AKN) III Selaku Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara III, Bapak Akhsanul Khaq, dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP,” jelas Mendes Yandri, Rabu (24/9/2025).

“Dan pemberian opini ini telah diraih Kementerian Desa dan PDT sebanyak 9 kali berturut-turut sejak Tahun Anggaran 2016 atas Penyajian Laporan Keuangan, dan 5 kali berturut-turut opini WTP atas penyajian Laporan Keuangan Program TEKAD sejak Tahun Anggaran 2020,” imbuhnya.

Mendes Yandri juga menegaskan bahwa pihaknya siap untuk menindaklanjuti rekomendasi dari BPK, dan mengimbau agar seluruh jajarannya tetap konsisten dalam melakukan pelaksanaan pemeriksaan yang profesional, independen, dan objektif.

Menteri kelahiran Bengkulu Selatan itu juga menilai, hasil pemeriksaan tersebut bukan hanya evaluasi administratif semata, namun juga parameter dari harapan warga desa terhadap pemerintah yang bertanggung jawab.

Mendes Yandri menyatakan bahwa seluruh jajarannya berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK yang disampaikan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut, sesuai rencana aksi dan tenggat waktu yang telah disepakati, serta akan menyampaikan monitoring tindak lanjutnya secara periodik.

“Kementerian Desa dan PDT juga siap memperbaiki tata kelola kinerja sesuai rekomendasi pemeriksaan yang di berikan, dan akan segera menindaklanjuti rekomendasi yang tertuang dalam LHP BPK paling lambat 60 hari sejak diterima,” papar Mendes Yandri.

Dalam pertemuan tersebut, Mendes Yandri diterima langsung oleh Akhsanul Khaq dan Direktur Jenderal PKN III beserta jajaran. Sementara Mendes Yandri didampingi oleh Inspektur Jenderal Kemendes PDT Teguh, dan Dirjen PEID Kemendes PDT Tabrani.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Soroti Isu Kesehatan, Ombudsman Hadiri Rapat Panja DPR RI Pengawasan Jaminan Sosial

Ombudsman RI menyoroti beberapa isu kesehatan saat menyampaikan Hasil Pengawasan terhadap Sistem Pengaduan Masyarakat dan Respons Pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat RI di Gedung Nusantara I DPR RI Jakarta, Rabu (24/9).

Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih menyampaikan tiga isu yaitu pertama pelayanan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti Puskesmas dan klinik pratama yang belum memiliki Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) yang lengkap. Rasio timpang antara petugas dan pengguna layanan dapat menyebabkan maladministrasi berupa penundaan berlarut atau bahkan tidak memperoleh layanan.

Kedua, masalah klaim pembayaran. Ombudsman RI menemukan tidak sedikit muncul kasus klaim rumah sakit yang dikembalikan pihak BPJS lantaran masalah administrasi hingga substansi tindakan medis.

Isu ketiga merupakan isu yang masih dikaji oleh Ombudsman RI, yaitu optimalisasi pelayanan kesehatan di RS Pratama. Ombudsman RI menyoroti keberadaan RS Pratama berada di daerah kepulauan dan perbatasan yang sulit diakses. Ombudsman RI akan mengkaji pembiayaan kesehatan dan akreditasi RS Pratama sebagai dasar kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Selain itu, Najih menyampaikan penanganan laporan masyarakat dengan substansi kesehatan pada tahun 2022-2025 yang jumlahnya meningkat. Jumlah laporan pada periode tersebut adalah sebanyak 954 laporan. Sejumlah 369 laporan berkaitan dengan jaminan kesehatan yaitu kepesertaan jaminan kesehatan misalnya status kepesertaan, tunggakan, aktivasi, perpindahan kelas, dan pengaduan, kuota pelayanan yang terbatas, serta layanan rujukan.

“Hak atas pelayanan kesehatan merupakan hak konstitusional setiap Warga Negara Indonesia. Kewajiban negara untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang adil dan setara terhadap masyarakat berjalan sesuai dengan perintah Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Dalam kerangka global, dimensi pelayanan kesehatan yang inklusif menjadi bagian dari capaian substanstif Universal Health Coverage. Kerangka ini kemudian diratifikasi dan diterjemahkan dalam Sistem Kesehatan Nasional,” tukas Najih.

Ketua Panitia Kerja Pengawasan Jaminan Kesehatan Nasional Yahya Zaini selaku pimpinan rapat menyampaikan bahwa permasalahan kesehatan masih sangat banyak. “DPR ingin mendengarkan untuk sama-sama kita carikan jalan keluarnya,” jelasnya.

Turut hadir Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ketua Umum Badan Perlindungan Konsumen, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, dan Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Sumut Bobby Nasution Dengar Langsung Keluhan Warga Pesisir Labura dan Dukung UMKM

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mendengarkan langsung keluhan masyarakat pesisir Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Bobby Nasution akan memberikan dukungan penuh untuk memperkuat perkembangan ekonomi di daerah ini.

Bobby Nasution mengunjungi Kelurahan Tanjung Leidong, Kecamatan Kualuh Leidong, Labura. Salah satu daerah di pesisir timur Sumut, yang masih minim fasilitas.

Bobby Nasution langsung berbincang-bincang dengan para buruh harian, pelaku UMKM dan beberapa tokoh di daerah ini. Mendengarkan langsung keluhan-keluhan mereka dan mencarikan solusinya.

“Di sini pelaku UMKM masih banyak yang mengolah produk secara manual, seperti terasi, kerupuk udang dan lainnya, jadi kami memberikan bantuan alat seperti mesin penggiling untuk terasi atau mesin pemotong untuk kerupuk udang, jadI mereka bisa lebih produktif,” kata Bobby Nasution, usai meninjau UMKM dan diskusi dengan buruh harian di Tanjung Leidong, Rabu (24/9).

Selain itu, masyarakat Tanjung Leidong juga mengeluhkan jalan yang rusak, harga sembako, dan ketersediaan solar. Menurut Bobby Nasution, kondisi jalan yang rusak menjadi salah satu faktor utama masalah ekonomi di daerah ini.

“Masyarakat keluhkan harga hasil laut mereka lebih murah dari daerah lainnya, karena akses yang sulit, itu juga mempengaruhi harga sembako, bahkan mereka juga harus membeli solar untuk kebutuhan melaut cukup jauh, cost mereka melaut jadi lebih tinggi, ini akan kita carikan solusinya sesegera mungkin, karena potensi daerah ini sangat bagus,” kata Bobby Nasution.

Salah satu buruh harian pemilih ikan, Sakinah br Saragih berharap, harga kebutuhan sehari-hari bisa lebih murah. Menurutnya, penghasilannya perhari sering tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kalau ibu-ibu ini Pak, harga kebutuhan sehari-harilah Pak diturunkan, tak sesuai lagi sama kerjaan kami yang (berpenghasilan) sekitar Rp25 ribu per hari, beras saja Rp15-16 ribu (per kg), tak cukup lagi Pak,” kata Sakinah, yang suaminya seorang penjemur ikan ini.

Sementara itu, Marwan seorang nelayan berharap jalan ke Tanjung Leidong segera diperbaiki. Sehingga distribusi logistik dan mobilitas masyarakat lebih lancar.

“Karena jalan rusak, yang harusnya 1 jam jadi 2 jam, ini kan nambah biaya Pak, kayak kami nelayan harus beli solar jauh dari sini, jadi tambah biaya, sementara harga tangkapan kami jadi lebih murah karena kata orang itu susah ke sini, kami berharap Pak Bobby bisa membantu kami,” kata Marwan.

Ikut mendampingi Bobby Nasution pada kunjungan ini Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus, Kadis PUPR Sumut Hendra Dermawan, Kadis Koperasi Naslindo Sirait. Hadir juga Kadis Kominfo Erwin Hotmansah Harahap, Kadis Pendidikan Alexander Sinulingga, Kadis Kesehatan M Faisal Hasrimy dan OPD terkait lainnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Peringatan HUT ke-80 PMI, Wali Kota Madiun Apresiasi Pendonor Darah Konsisten

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI) di Kota Madiun berlangsung meriah dengan kegiatan gathering donor darah di Wisma Haji. Wali Kota Madiun, Maidi hadir sekaligus memberikan penghargaan kepada para pendonor yang konsisten menyumbangkan darahnya demi kemanusiaan.

Dalam keterangan tertulis, Rabu (24/9) Wali Kota, Maidi berterima kasih kepada para pendonor. Ia menilai donor darah bukan hanya wujud kepedulian sosial, tetapi juga amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir. “Semoga semakin banyak masyarakat tergerak untuk mendonorkan darahnya karena setetes darah sangat berarti bagi yang membutuhkan,” ujarnya.

Ketua PMI Kota Madiun, dr. Hj. A.S. Wardani, M.M.Kes menuturkan, tahun ini PMI mengusung tema “Tebarkan Kebaikan.” Tema tersebut menjadi pengingat agar seluruh elemen PMI, mulai dari pengurus, relawan, hingga pendonor, terus menebarkan manfaat bagi sesama.

Wardani juga menjelaskan, PMI lahir satu bulan setelah proklamasi kemerdekaan, tepatnya pada 17 September 1945, dan hingga kini terus berkomitmen memberi pelayanan cepat. “PMI memiliki standar 6 jam harus tiba di lokasi bencana, khusus PMI Kota Madiun kami menargetkan respon dalam 1 jam,” terangnya.

Pada kesempatan ini, PMI Kota Madiun juga memberikan penghargaan kepada tujuh pendonor yang telah mendonorkan darahnya hingga 50 kali. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Madiun.

Tak hanya fokus pada kemanusiaan, PMI Kota Madiun turut mendukung program pemerintah, termasuk transformasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo menjadi kawasan hijau, ekonomi, dan wisata. Sebagai simbol, PMI menyerahkan 80 bibit pohon buah kepada Wali Kota Maidi.

Wardani mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, sekolah-sekolah melalui kegiatan Palang Merah Remaja (PMR), para relawan, hingga masyarakat yang aktif menjadi pendonor. “Tanpa dukungan semua pihak, PMI tidak akan bisa berjalan maksimal. Mari terus bersama menebarkan kebaikan,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News