Beranda blog Halaman 891

Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Pertahanan Nasional di Tengah Ancaman Global

Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekad bangsa Indonesia untuk mempertahankan setiap jengkal tanah air dari ancaman apa pun, meski dunia berada dalam situasi penuh ketidakpastian. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam amanatnya pada Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Komplek Pusat Pendidikan dan Pelatihan Komando Pasukan Khusus (Pusdiklat Kopassus), Batujajar, Jawa Barat, Minggu, 10 Agustus 2025.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa cinta damai. Meski demikian, bangsa Indonesia tidak akan ragu memperkuat pertahanan demi menjaga kedaulatan. “Bangsa Indonesia tidak suka perang. Bangsa Indonesia ingin damai, tapi bangsa Indonesia telah mengalami pengalaman pahit. Setiap kali kita mau bangkit, kita diganggu. Setiap kali kita mau menyejahterakan rakyat kita, kita diganggu,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo mengungkapkan, sejarah telah membuktikan bahwa kekayaan Indonesia kerap menjadi sasaran perampokan dan upaya adu domba. Oleh karena itu, Presiden Prabowo menyampaikan komitmennya dalam upaya penguatan pertahanan negara.

“Kita harus mempertahankan wilayah kita, kita harus mempertahankan kedaulatan kita, kita harus mempertahankan kekayaan kita,” tegasnya.

Menyoroti kondisi global, Presiden Prabowo mengatakan bahwa perang masih banyak terjadi di berbagai belahan dunia. Hal tersebut dapat dijadikan pelajaran penting bagi Indonesia.

“Di kontinen Eropa, perang besar terjadi. Di Timur Tengah kita melihat bagaimana bangsa yang lemah diperlakukan. Orang tua, ibu-ibu, anak kecil dibantai dan tidak ada yang bisa menghentikan itu. Indonesia tidak mau memihak blok mana pun, tapi karena itu tidak ada pilihan lain, Indonesia harus punya pertahanan yang sangat kuat,” ungkap Presiden.

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa sistem pertahanan Indonesia berbasis pertahanan rakyat semesta, di mana seluruh rakyat siap terlibat membela negara. “Kalau kita mempertahankan bangsa kita, kita pertahankan tiap kampung, tiap dukuh, tiap lembah, tiap bukit, tiap gunung, tiap kecamatan, tiap kabupaten, tiap provinsi, tiap jengkal tanah kita pertahankan. Dari pada dijajah kembali, lebih baik kita mati,” tegasnya.

Presiden Prabowo pun mengapresiasi para tokoh nasional yang hadir mengenakan seragam sebagai bentuk komitmen pada pertahanan bangsa. Kepala Negara menegaskan, semangat rakyat Indonesia tidak akan pernah padam.

“Banyak negara mungkin merasa lebih kuat dari kita, tapi semangat kita sudah kita buktikan, dan kita akan buktikan terus bahwa kita bangsa yang pejuang, yang tidak pernah mengenal menyerah,” pungkas Kepala Negara.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar

Presiden Prabowo Subianto bertindak selaku inspektur upacara pada Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Landasan Suparlan, Komplek Pendidikan dan Pelatihan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, pada Minggu, 10 Agustus 2025. Rangkaian upacara diawali dengan salam kebangsaan yang kemudian dilanjutkan dengan laporan oleh komandan upacara.

“Pada hari ini, kita melaksanakan Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Upacara Kehormatan Militer. Adalah suatu kehormatan bagi saya untuk bisa hadir di acara ini sebagai inspektur upacara,” ucap Presiden Prabowo.

Setelahnya, Presiden yang didampingi oleh Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan melakukan pemeriksaan pasukan dengan menggunakan kendaraan taktis menyusuri barisan prajurit dari berbagai matra yang berdiri dalam formasi penuh disiplin. Atas penyelenggaraan acara ini, Presiden Prabowo pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI, seluruh pimpinan TNI dan angkatan yang telah menyelenggarakan acara ini. Tentunya Menteri Pertahanan dan seluruh jajaran Kementerian Pertahanan dan semua kementerian yang mendukung. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Komandan Upacara dan seluruh peserta upacara. Dalam pemeriksaan pasukan, saya melihat disiplin, semangat yang menyala-nyala dari para prajurit yang hadir di sini,” lanjutnya.

Pada upacara hari ini, Presiden juga melantik dan mengukuhkan sejumlah perwira tinggi TNI yang akan memimpin komando strategis yang ditandai dengan penyematan tanda jabatan dan tongkat komando. Adapun jabatan yang dilantik Presiden yakni Panglima Komando Pasukan Khusus, Panglima Korps Marinir, Panglima Korps Pasukan Gerak Cepat, dan Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional.

Selain itu, Presiden turut meresmikan enam komando daerah militer, 14 komando daerah angkatan laut, tiga komando daerah angkatan udara, satu komando operasi udara, enam grup komando pasukan khusus, 20 brigade teritorial pembangunan, satu brigade infantri marinir, satu resimen korps pasukan gerak cepat, 100 batalyon teritorial pembangunan, lima batalyon infantri marinir, dan lima batalyon komando korps pasukan gerak cepat.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menganugerahkan pangkat jenderal kehormatan kepada tokoh yang dinilai memberikan kontribusi luar biasa bagi penguatan pertahanan negara. Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menyematkan tanda kehormatan Bintang Sakti kepada prajurit yang menunjukkan keberanian, pengabdian, dan pengorbanan luar biasa dalam menjalankan tugas negara.

Rangkaian acara ini tidak hanya mencerminkan penghargaan negara terhadap dedikasi prajurit, tetapi juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat kekuatan pertahanan nasional. Kehadiran Presiden di tengah pasukan menjadi simbol dukungan penuh terhadap profesionalisme TNI dalam menjaga kedaulatan dan kehormatan bangsa.

Turut hadir dalam rangkaian upacara ini yakni Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para pimpinan lembaga negara, para menteri dan wakil menteri kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, para Kepala Staf Angkatan, para kepala badan, Kepala BIN Muhammad Herindra, dan para atase pertahanan negara sahabat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini 11 Agustus: Cerah hingga Hujan Sedang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta pada Senin (11/8) akan bervariasi, mulai dari cerah berawan hingga hujan dengan intensitas sedang. Informasi ini disampaikan melalui laman resmi BMKG sebagai panduan bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.

Pada pagi hari, langit berawan diprediksi menaungi sebagian besar wilayah, yakni Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan. Sementara itu, Jakarta Timur akan mengalami cuaca cerah berawan.

Memasuki siang hari, cuaca cerah diprakirakan terjadi di Kepulauan Seribu. Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur diprediksi cerah berawan, sedangkan Jakarta Selatan akan diguyur hujan ringan.

Sore hari, cuaca cerah berawan diperkirakan masih bertahan di Kepulauan Seribu. Namun, hujan ringan akan turun di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Adapun Jakarta Selatan berpotensi diguyur hujan sedang.

Pada malam hari, cuaca cerah berawan diprediksi terjadi di Kepulauan Seribu. Hujan ringan akan mengguyur Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan, sedangkan Jakarta Barat dan Jakarta Timur diperkirakan berawan.

BMKG mencatat suhu udara di Jakarta hari ini berada di kisaran 24–31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan antara 59–94 persen. Masyarakat diimbau untuk tetap menyiapkan perlengkapan penunjang, seperti payung atau jas hujan, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jadwal Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini: Lokasi dan Jam Operasional Lengkap

Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling untuk memudahkan para wajib pajak membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek), Senin (11/8/2025).

Informasi resmi yang dibagikan melalui akun X (Twitter) TMC Polda Metro Jaya menyebutkan bahwa layanan ini tersebar di sejumlah titik dengan jadwal operasional berbeda di tiap lokasi.

Berikut daftar lokasi dan jam operasional Samsat Keliling hari ini:

  • Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat dan Parkir Itali Mall Artha Gading (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat (08.00–15.00 WIB) dan TMP Kalibata (09.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat (08.00–15.00 WIB) dan Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB)

  • Kota Tangerang: Alun-alun Cibodas dan Parkiran Busway Foodmosphere (09.00–13.00 WIB)

  • Serpong: Halaman parkir Samsat (08.00–15.00 WIB) dan Mal ITC BSD Serpong (16.00–19.00 WIB)

  • Ciledug: Kantor Kecamatan Pinang dan Metland Cyber Puri (09.00–14.00 WIB)

  • Ciputat: Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB)

  • Kelapa Dua: Halaman GTown Square Gading (08.00–14.00 WIB)

  • Kota Bekasi: Halaman parkir Samsat (09.00–14.00 WIB)

  • Kabupaten Bekasi: Pasar Bersih Cikarang (08.00–14.00 WIB)

  • Depok: Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB) dan Kantor Kecamatan Bojong Gede (09.00–12.00 WIB)

  • Cinere: Halaman parkir Samsat (08.00–12.00 WIB)

Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat untuk membawa dokumen persyaratan sebelum melakukan pembayaran pajak kendaraan, antara lain KTP asli, BPKB asli, dan STNK asli beserta fotokopinya.

Perlu dicatat, Samsat Keliling hanya melayani pembayaran PKB tahunan. Untuk perpanjangan STNK lima tahunan atau penggantian pelat nomor, wajib pajak harus mendatangi kantor Samsat terdekat.

Layanan Samsat Keliling ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memudahkan masyarakat mengurus kewajibannya tanpa harus antre di kantor Samsat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jadwal & Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Senin 11 Agustus 2025

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling di lima titik lokasi di Jakarta, Senin (11/8), untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih berlaku.

Mengutip informasi resmi dari akun X TMC Polda Metro Jaya, layanan perpanjangan SIM Keliling beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Berikut lokasi lengkapnya:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung

  • Jakarta Utara: LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Barat: Lobby Selatan Mall Ciputra

  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Untuk mengakses layanan ini, pemohon wajib membawa KTP asli dan fotokopi, SIM asli dan fotokopi, serta formulir permohonan yang dapat diisi di lokasi. Selain itu, pemohon juga harus menjalani tes kesehatan di gerai SIM Keliling.

Polda Metro Jaya menegaskan, layanan ini hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masa berlakunya masih aktif. Bagi SIM yang sudah kedaluwarsa, pemohon wajib membuat SIM baru di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.

Sesuai PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, biaya perpanjangan SIM A adalah Rp80.000, sedangkan SIM C dikenakan biaya Rp75.000.

Dengan adanya layanan SIM Keliling Jakarta, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah memperpanjang masa berlaku SIM tanpa harus datang langsung ke kantor Satpas.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Dorong Penguatan Kapasitas Koperasi Desa, Gubernur Al Haris Sampaikan Usulan ke Para Menteri

Komitmen memperkuat fondasi ekonomi desa kembali ditegaskan oleh Gubernur Jambi, Al Haris saat menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional dan Percepatan Operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar di Kantor Gubernur Bali, Jumat (08/08/25).

Dalam forum strategis yang turut dihadiri sejumlah menteri dan kepala daerah dari seluruh Indonesia, Al Haris tampil sebagai salah satu kepala daerah yang menyampaikan usulan konkret demi memastikan efektivitas operasional koperasi desa.

Bukan sekadar hadir, Al Haris membawa sejumlah masukan teknis dan aplikatif yang menyasar langsung tantangan di lapangan. Salah satunya adalah perlunya modul pelatihan dan buku saku bagi ketua koperasi sebagai panduan praktis dalam mengambil keputusan dan menjalankan tugas. Ia menilai bahwa kelembagaan koperasi desa yang kuat hanya bisa dibentuk melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat akar rumput.

“Kita akan melakukan pelatihan untuk ketua koperasi. Maka kita butuh modul pelatihannya seperti apa, dan lebih dari itu, kami usulkan adanya buku saku yang memuat langkah-langkah teknis agar mereka bisa bertindak cepat dan tepat di lapangan,” ujar Al Haris.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Al Haris juga menekankan pentingnya penguatan struktur operasional koperasi, termasuk strategi penyediaan tenaga pengelola. Ia menyarankan agar tenaga pengelola dapat direkrut dari desa terlebih dahulu, dan jika tidak tersedia, maka bisa dialihkan dari kecamatan dengan penugasan formal yang jelas.

“Kalau tidak tersedia di desa, bisa dari kecamatan, cukup dengan surat tugas agar mereka tidak ragu atau kaku dalam bekerja di koperasi itu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Al Haris mengusulkan agar dalam pengelolaan dana koperasi, perlu ada skema cadangan dari dana desa untuk mengantisipasi potensi macet dalam pembayaran. Namun ia menekankan, dana ini bersifat berjaga-jaga dan hanya digunakan bila diperlukan.

“Sebagai mitigasi, 30 persen dana bisa dicadangkan untuk risiko pembiayaan. Tapi kalau koperasi berjalan lancar, dana itu bisa dialihkan untuk keperluan lain,” jelasnya kepada Menteri Desa.

Usulan-usulan Gubernur Jambi ini mendapat sambutan positif dari para menteri yang hadir. Menteri Desa Yandri Susanto menegaskan dukungan total Kementerian Desa terhadap operasionalisasi Koperasi Merah Putih, termasuk melalui pelatihan, pendampingan, dan dukungan akses permodalan.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan juga menyoroti pentingnya koperasi bersinergi dengan dunia usaha dan memanfaatkan teknologi digital. Ia menyatakan kesiapan kementeriannya dalam mendukung koperasi desa melalui fasilitasi sertifikasi produk dan promosi pada pameran dagang nasional maupun internasional.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kunjungi PT Polyplex Cikande, Bupati Serang Ratu Zakiyah Pastikan Industri Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Bupati Serang Ratu Zakiyah kembali menegaskan agar industri di Kabupaten Serang memprioritaskan warga lokal sebagai tenaga kerjanya. Selain itu, industri juga harus berdampak positif terhadap lingkungan sekitar.

Penegasan itu disampaikan Bupati Serang Ratu Zakiyah di depan para arah PT Polyplex Training Center, Kawasan Modern Cikande, Kamis 7 Agustus 2025.

Kata Bupati, perlunya sinergisitas dan kolaborasi antara pemkab dengan industri.

“Kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri, kita perlu sinergisitas. Perusahaan perlu tenaga kerja, pemkab perlu penyerapan tenaga kerja bagi warga lokal,” tegasnya.

Bupati Ratu Zakiyah menyambut baik kehadiran perusahaan Polyplex di Kabupaten Serang.

“Kami mendapatkan laporan bahwa sebagian besar dari total tenaga kerja yang ada di Polyplek ini 70 persen adalah warga Kabupaten Serang. Ini merupakan hal yang sangat baik,” ujarnya.

Kata Bupati Ratu Zakiyah, perlunya komitmen seluruh perusahaan untuk memberikan peluang lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja yang ada di Kabupaten Serang. “Penyerapan tenaga kerja lokal tentu harus kami apresiasi,” tegasnya.

Bupati Ratu Zakiyah juga mengapresiasi perusahaan yang berkomitmen menghilangkan praktik pungli dalam rekrutmen tenaga kerja seperti yang dilakukan di PT Polyplex.

“Saya juga mengimbau kepada seluruh perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Serang untuk berkomitmen yang sama yakni memberantas pungli dan praktik percaloan,” tegasnya.

Bupati Ratu Zakiyah juga meminta kepada perusahaan agar dapat menyalurkan CSR bagi warga sekitar. CSR adalah tanggung jawab sosial yang harus dijalankan perusahaan kepada warga sekitar.

Pada kesempatan itu, Bupati Ratu Zakiyah juga mengatakan bahwa pihaknya akan mengajak industri untuk bersama-sama menangani sampah dengan baik. Penanganan sampah harus dilakukan secara kolaboratif dengan berbagai pihak agar hasilnya maksimal.

Sementara Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Banten Dede Rohana Putra yang turut hadir menyambut baik investasi di Kabupaten Serang. Kata dia, ia akan mensupport investasi di Serang.

“Kita akan mendukung industri agar berkembang di sini. Yang penting masyarakat lokal bisa bekerja dan menikmati CSR,” katanya.

Sementara Somvir Singh, dari Polyplex menegaskan, memastikan menyerap tenaga kerja lokal. Kata dia, perusahaannya ini berbasis di New Delhi India dan sudah memiliki cabang di beberapa negara termasuk di Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Indonesia.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kurangi Masalah Batas Tanah, Menteri Nusron Imbau Masyarakat Pasang Patok Permanen

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, mengimbau masyarakat untuk memasang patok batas tanah dengan bahan yang permanen, seperti beton, kayu, atau besi. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi konflik pertanahan, khususnya yang berkaitan dengan batas fisik lahan.

“Sudah bukan zamannya lagi batas tanah hanya ditandai dengan pohon, jembatan, atau gundukan. Kalau jembatan dirobohkan, pohon ditebang, gundukan diratakan, batas tanah jadi kabur dan akhirnya saling klaim berdasarkan cerita orang tua atau sesepuh desa,” ujar Menteri Nusron saat memberikan sambutan dalam pencanangan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS), di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (07/08/2025).

Menteri Nusron menegaskan pentingnya tanda batas yang jelas dan permanen untuk mencegah kesalahpahaman antar pemilik tanah. Pemasangan patok juga menjadi salah satu cara menegaskan batas antara kawasan hutan dan Areal Penggunaan Lain (APL), termasuk batas pantai, sempadan, dan sungai.

“Salah satu program kita hari ini, yaitu pemasangan patok tanda batas, sangat penting. Selain untuk menandai batas bidang tanah masing-masing, juga bertujuan untuk membedakan mana kawasan hutan dan mana non-hutan,” jelas Menteri Nusron.

Menteri Nusron juga mengingatkan bahwa dalam memasang patok, masyarakat perlu melibatkan pemilik lahan di sekitar, agar batas yang ditetapkan benar-benar berdasarkan kesepakatan bersama. “Silakan pasang patok, tapi jangan lupa _kulo nuwun_ dulu. Bicarakan dengan tetangga atau pemilik tanah yang berbatasan agar tidak menimbulkan sengketa baru,” tambahnya.

GEMAPATAS 2025 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai langkah preventif mengurangi potensi konflik pertanahan. Melalui gerakan ini, Kementerian ATR/BPN berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga dan menandai batas tanah semakin meningkat demi menciptakan kepastian hukum pertanahan yang berkeadilan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menteri Nusron Nilai Pemasangan Patok Bisa Tandai Batas Tanah APL dengan Non-APL

Pemasangan patok tanda batas menjadi hal yang terus disosialisasikan Kementerian ATR/BPN kepada masyarakat pemilik tanah. Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, menilai pemasangan patok bukan hanya bisa menghindari konflik pertanahan, namun juga mendukung penataan ruang yang berkelanjutan.

“Salah satu program kita hari ini, yaitu pemasangan patok tanda batas, sangat penting. Selain untuk menandai batas bidang tanah masing-masing, juga bertujuan untuk membedakan mana batas kawasan hutan dan mana yang termasuk Areal Penggunaan Lain (APL) atau non-hutan,” ujar Menteri Nusron dalam sambutannya pada kegiatan Pencanangan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) di Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (07/08/2025).

Penandaan batas fisik yang jelas antara kawasan APL dan kawasan non-APL ini diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih kepemilikan dan pemanfaatan lahan. Dari total luas daratan Indonesia yang mencapai 190 juta hektare, sekitar 120 juta hektare di antaranya merupakan kawasan hutan, sedangkan sisanya 70 juta hektare adalah APL.

Lebih lanjut, Menteri Nusron menyampaikan terkait penguasaan dan pemanfaatan tanah. Kawasan hutan, garis pantai, dan sempadan sungai masuk ke dalam kategori milik negara (_common property_), bukan milik pribadi (_private property_). Oleh karena itu, pemanfaatan lahan di kawasan-kawasan tersebut harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai aturan.

“Kalau ada yang berjualan atau mendirikan warung di sempadan sungai, itu seharusnya tidak diperbolehkan. Namun, kenyataannya banyak yang seperti itu. Bahkan banyak disertipikatkan, terutama di Jawa Barat, dan akhirnya menyebabkan banjir,” ucap Menteri Nusron.

Dengan pemasangan patok yang didorong melalui Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS), Kementerian ATR/BPN berharap masyarakat semakin sadar pentingnya batas tanah yang jelas. Hal itu demi menjaga tertib pertanahan sekaligus mendukung penataan ruang yang berkelanjutan.

Hadir dalam kesempatan ini, Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya; sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN; Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Lampri beserta jajaran; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi D.I. Yogyakarta, Dony Erwan; serta Forkopimda Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

GEMAPATAS 2025, Menteri Nusron: Semua Masyarakat Wajib Pasang Patok

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga batas tanah miliknya masing-masing. Ia menegaskan hal itu saat memimpin pencanangan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) 2025, yang digelar serentak di 23 kabupaten/kota pada 8 provinsi, dengan pusat pelaksanaan di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

“Semua yang sudah punya sertipikat, semuanya wajib pasang patok. Diharapkan supaya tidak dicaplok oleh orang lain tanahnya,” tegas Menteri ATR/Kepala BPN usai berlangsungnya kegiatan di Lapangan Bola Desa Candingasinan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (07/08/2025).

Dengan GEMAPATAS diharapkan seluruh masyarakat Indonesia yang punya tanah akan memasang patok di tapal batas tanah yang dimiliki. Pemasangan patok tersebut harus dilakukan dengan musyawarah terlebih dahulu dengan pemilik tanah sekitarnya, untuk menghindari potensi konflik di kemudian hari. Patok itu dapat terbuat dari kayu, beton, maupun besi, yang terpenting adalah batas lahan ditandai secara fisik dan jelas.

Menteri Nusron menyebut ada dua jenis konflik yang kerap muncul dalam bidang pertanahan, yakni konflik yuridis dan konflik fisik. Konflik yuridis biasanya dipicu oleh sengketa dokumen seperti letter C ganda. Sementara konflik fisik, seringkali terjadi akibat tidak jelasnya batas lahan karena hanya mengandalkan tanda-tanda alamiah, seperti pohon atau gundukan tanah.

“Kegiatan ini dilaksanakan secara nasional di seluruh Indonesia untuk mengurangi konflik pertanahan, terutama konflik fisik terkait batas tanah,” ucap Menteri Nusron.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa pihaknya telah meminta seluruh bupati dan wali kota untuk mengintensifkan sosialisasi dan pelaksanaan pemasangan patok di wilayah masing-masing. “Sosialisasi ini penting dan pelaksananya penting. Nanti dari bupati bisa memerintahkan ke seluruh kepala desa agar pelaksanaan ini secara maksimal dilakukan,” ujarnya.

Ahmad Luthfi menargetkan, pelaksanaan pemasangan patok di Jawa Tengah dapat rampung secepatnya. Menurutnya, langkah ini akan sangat efektif dalam mencegah tumpang tindih lahan dan memperkuat kepastian hukum bagi masyarakat.

Untuk diketahui, pemasangan patok dilaksanakan di dalam dan luar Pulau Jawa. Sebanyak 23 kabupaten/kota yang melaksanakan GEMAPATAS secara serentak meliputi Kabupaten Purworejo, Banjarnegara, Kebumen, dan Wonosobo di Provinsi Jawa Tengah; Kabupaten Blitar, Jombang, Lumajang, Malang, dan Pamekasan di Jawa Timur; serta Kabupaten Bogor I, Bogor II, Cianjur, Cirebon, Pangandaran, Sukabumi, dan Tasikmalaya di Jawa Barat.

Pemasangan tanda batas juga dilaksanakan di luar Pulau Jawa. Beberapa wilayah itu antara lain Kabupaten Kuantan Singingi dan Kepulauan Meranti di Riau; Kabupaten Banyuasin dan Kota Pagar Alam di Sumatra Selatan; Kabupaten Ketapang di Kalimantan Barat; Kabupaten Tabalong di Kalimantan Selatan; serta Kabupaten Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur.

Hadir dalam kesempatan ini, Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya; sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Lampri beserta jajaran; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi D.I. Yogyakarta, Dony Erwan; serta Forkopimda Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News