Beranda blog Halaman 920

Samsat Keliling Kembali Layani Pembayaran Pajak Kendaraan di 14 Titik Jadetabek, Ini Lokasinya

Dalam rangka memudahkan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan Samsat Keliling di 14 titik strategis yang tersebar di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek).

Informasi tersebut diumumkan melalui akun resmi Instagram TMC Polda Metro Jaya, yang merinci lokasi dan jadwal layanan Samsat Keliling hari ini. Layanan ini menjadi solusi praktis bagi warga yang ingin menunaikan kewajiban pajak kendaraan tahunan tanpa harus mengantre panjang di kantor Samsat.

Berikut ini adalah daftar lokasi layanan Samsat Keliling di Jadetabek:

Jakarta

  • Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat dan Lapangan Banteng, pukul 08.00–14.00 WIB

  • Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat dan Masjid Al-Musyawarah, Kelapa Gading, pukul 08.00–14.00 WIB

  • Jakarta Barat: Mal Citraland, pukul 08.00–14.00 WIB

  • Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat dan Gudang Sarinah Cikoko Pancoran, pukul 09.00–15.00 WIB

  • Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat dan Pasar Induk Kramat Jati, pukul 08.00–14.00 WIB

Tangerang Raya

  • Kota Tangerang: Alun-Alun Cibodas dan parkiran busway Foodmasphere, pukul 08.00–14.00 WIB

  • Ciledug: Perum Banjar Wijaya Cipondoh dan Metland Cyber Puri, pukul 09.00–14.00 WIB

  • Serpong: Halaman parkir Samsat Serpong, pukul 08.00–14.00 WIB, serta ITC BSD, pukul 16.00–19.00 WIB

  • Ciputat: Kantor Kelurahan Pondok Betung, pukul 09.00–12.00 WIB

  • Kelapa Dua: G-Town House Gading Serpong, pukul 08.00–14.00 WIB

Bekasi dan Depok

  • Kota Bekasi: Kantor Kecamatan Bekasi Utara, pukul 08.00–12.00 WIB

  • Kabupaten Bekasi: Ruko Robson, Lippo Cikarang, pukul 08.00–12.00 WIB

  • Depok: Halaman parkir Samsat Depok, pukul 08.00–14.00 WIB

  • Cinere: Halaman parkir Samsat, pukul 08.00–14.00 WIB

Syarat dan Ketentuan Pembayaran Pajak

Layanan Samsat Keliling hanya menerima pembayaran pajak kendaraan tahunan. Sementara itu, untuk keperluan perpanjangan STNK lima tahunan atau penggantian pelat nomor kendaraan, wajib dilakukan di kantor Samsat terdekat.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini diwajibkan membawa dokumen asli berupa KTP, STNK, dan BPKB, beserta fotokopi masing-masing dokumen tersebut sebagai syarat administrasi.

Dengan hadirnya layanan Samsat Keliling Jadetabek, diharapkan warga dapat lebih mudah dan cepat dalam menunaikan kewajiban pembayaran pajak kendaraan, tanpa perlu mengorbankan banyak waktu di tengah kesibukan harian.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

SIM Keliling Hadir di Lima Titik Jakarta, Ini Lokasi dan Syarat Perpanjangannya

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling di lima wilayah Jakarta untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM).

Melalui pengumuman resmi di akun X (Twitter) @TMCPoldaMetro, disebutkan bahwa layanan SIM Keliling tersedia di:

  • Jakarta Timur: Mal Grand Cakung

  • Jakarta Utara: LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

  • Jakarta Barat: Mal Citraland

Layanan dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, khusus untuk perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih aktif.

Untuk dapat memanfaatkan layanan ini, masyarakat diwajibkan membawa sejumlah dokumen penting, yaitu:

  • Fotokopi KTP yang masih berlaku

  • Fotokopi dan asli SIM lama

  • Bukti cek kesehatan

  • Bukti tes psikologi

Biaya perpanjangan SIM juga telah ditetapkan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, yakni Rp80.000 untuk SIM A dan Rp75.000 untuk SIM C.

Perlu diingat, layanan SIM Keliling tidak melayani perpanjangan untuk SIM B atau pengurusan SIM yang telah habis masa berlakunya. Untuk kedua hal tersebut, pemilik SIM harus datang langsung ke kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) terdekat.

Sebagai informasi tambahan, SIM B diperuntukkan bagi pengemudi kendaraan besar dengan berat lebih dari 3,5 ton dan memiliki peruntukan serta proses administrasi yang berbeda.

Dengan hadirnya SIM Keliling di berbagai titik strategis, diharapkan masyarakat dapat memperpanjang masa berlaku SIM secara lebih mudah, cepat, dan efisien tanpa harus mengantre di Satpas utama.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BMKG Prediksi Hujan Ringan dan Cuaca Berawan di Jakarta Hari Ini, Rabu 30 Juli 2025

Warga DKI Jakarta diimbau untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan cuaca sepanjang hari ini, Rabu (30/7). Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Jakarta akan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan.

Mengutip informasi dari laman resmi BMKG.go.id, pada pagi hari, cuaca cerah berawan diperkirakan akan menyelimuti wilayah Kepulauan Seribu. Sementara itu, langit berawan akan terjadi di lima wilayah lainnya yakni Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Memasuki siang hari, kondisi berawan masih mendominasi di wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Namun, hujan dengan intensitas ringan diprediksi mengguyur wilayah Jakarta Selatan.

Cuaca hujan ringan diperkirakan meluas pada sore hari. BMKG mencatat bahwa hujan akan turun di hampir seluruh wilayah Jakarta, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Sementara itu, Kepulauan Seribu diprediksi tetap berawan.

Pada malam hari, cuaca diperkirakan akan kembali berawan merata di seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu. Masyarakat disarankan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan perubahan cuaca mendadak, terutama yang beraktivitas di luar ruangan.

Suhu udara di wilayah DKI Jakarta hari ini diprediksi berada di kisaran 24 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan antara 50 hingga 93 persen. Kondisi ini cukup normal untuk musim kemarau basah yang masih berlangsung di sebagian wilayah Indonesia.

Sebagai langkah antisipatif, BMKG menyarankan masyarakat untuk selalu mengecek prakiraan cuaca harian dan membawa perlengkapan hujan jika beraktivitas di luar ruangan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

KKP Perkuat Sinergi dengan Daerah Bangun Kawasan Sentra Industri Garam Nasional

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat sinergi antara Pusat dan Daerah dalam pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. KKP Ajak berbagai pihak diantaranya Kanwil BPN NTT, Dinas Kelautan dan Perikanan NTT, Dinas PUPR, PLN, Kejaksaan Tinggi, Satreskrim dan Masyarakat untuk bersama-sama dalam meningkatkan produksi, kualitas, serta kemandirian garam nasional menuju swasembada garam nasional.

“Keterlibatan berbagai pihak sangat dibutuhkan, kami sudah mintakan pendampingan kepada Kejaksaan untuk pendampingan program-program prioritas KKP, dukungan dinas kelautan dan perikanan provinsi juga sudah sangat baik, demikian juga dengan pemerintahan Kabupaten Rote Ndao, kita harus bersinergi semua” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Koswara dalam siaran resmi KKP di Jakarta, (28/7).

Koswara menambahkan pihaknya juga sudah menandatangani beberapa perjanjian kerjasama diantaranya dengan BPN NTT dan PLN untuk kelancaran program ini. Kolaborasi pelaksanaan garam ini sangat penting mengingat garam bukan hanya komoditas strategis, tetapi bagian penting dari ketahanan pangan dan industri nasional. KKP mendorong industrialisasi sektor pergaraman berbasis kawasan untuk efisiensi rantai pasok, peningkatan kesejahteraan petambak, serta nilai tambah produk garam.

Kawasan K-SIGN akan dikembangkan dalam tiga tahap hingga tahun 2027 dengan total luas lahan ±13.000 hektare yang terbagi dalam 10 zona produksi. Setiap zona akan dilengkapi fasilitas produksi, pabrik pengolahan, dan infrastruktur pendukung seperti dermaga distribusi dan jalan produksi. Pengembangan tahap pertama akan dimulai di Zona 1 seluas 1.192 hektar.

Dalam jangka panjang, keberadaan K-SIGN di Rote Ndao diharapkan menjadi katalis pertumbuhan industri turunan, seperti garam konsumsi, aneka pangan, dan industri kimia. Peningkatan pendapatan daerah dan devisa negara juga menjadi dampak ekonomi signifikan dari proyek ini.

Direktur Sumber Daya Kelautan, Frista Yorhanita, menyampaikan bahwa percepatan pembangunan kawasan ini turut didukung oleh mekanisasi panen, penyediaan washing plant, laboratorium kualitas, hingga optimalisasi kualitas air laut. Pihaknya menargetkan kadar NaCl garam yang dihasilkan mencapai lebih dari 97% agar memenuhi standar industri.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga menyambut positif pembangunan K-SIGN. Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, menyampaikan komitmen penuh dalam mendukung realisasi kawasan tersebut. Pengembangan K-SIGN juga dirancang untuk memberdayakan masyarakat lokal. Ribuan tenaga kerja diproyeksikan terserap dari berbagai lapisan, mulai dari petambak, tenaga produksi, buruh angkut, hingga pengelolaan pasca-panen.

“Rote Ndao memiliki potensi lahan dan iklim yang sangat mendukung produksi garam. Kami siap berkontribusi menjadikan daerah ini sebagai lumbung garam nasional yang tangguh dan berdaya saing,” ucapnya.

Selain aspek teknis, KKP juga telah merancang skema kelembagaan dan kemitraan bisnis garam untuk memastikan keberlanjutan usaha. PT Garam, BUMD, dan koperasi lokal akan dilibatkan dalam pengelolaan kawasan secara profesional dan akuntabel. KKP bersama BPN dan PLN juga tengah menyiapkan legalitas lahan dan infrastruktur dasar.

Hal ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam mewujudkan sektor kelautan yang maju, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kondisi Terkendali, Wapres Gibran Apresiasi Penanganan Karhutla Riau

Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming memberikan apresiasi atas penanganan terpadu dalam merespons kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

Hal itu disampaikan Gibran saat meninjau kondisi karhutla di sekitar Pangkalan Udara TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, melalui keterangan tertulis BNPB, pada Senin (28/7/2025).

“Kondisi cuaca mendung saat kita landing, ini karena ada proses operasi modifikasi cuaca yang telah dilakukan,” ujar Gibran.

“Saya apresiasi Kepala BNPB, Gubernur, Wali Kota, Forkopimda, seluruh kementerian/lembaga yang terlibat, hari ini modifikasi cuacanya berhasil dan kondisinya terpantau aman terkendali,” sambung dia.

Ia menegaskan bahwa tindakan preventif tetap harus dilakukan untuk mencegah terjadinya karhutla diiringi dengan penegakan hukum yang berlaku.

“Penanganan secara terpadu harus tetap dilakukan untuk mencegah terjadinya karhutla atau perluasan titik api, monitoring dan deteksi awal sangat penting ditambah dengan penegakan hukum tanpa pandang bulu,” kata dia.

Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penguatan kapasitas mitigasi dan respons bencana, khususnya di daerah rawan karhutla yang secara historis mengalami kebakaran berulang setiap tahunnya.

Ia menyatakan untuk melakukan penguatan regulasi serta pengawasan dalam pembukaan lahan, agar aktivitas tersebut tetap berada dalam koridor hukum dan tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.

“Tadi juga dipaparkan terdapat 51 tersangka pembakaran lahan, pemerintah daerah perlu melakukan penegakan regulasi untuk menghindari pembukan lahan yang tidak sesuai dengan peraturan,” tegas dia.

Dukungan Penanganan Terpadu BNPB

Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Penanganan Darurat Mayjen TNI Budi Irawan memaparkan serangkaian dukungan penanganan terpadu yang dilakukan oleh BNPB dalam penanganan karhutla Riau.

“BNPB telah melakukan OMC sejak 2 Mei 2025 sebagai mitigasi awal untuk menjaga kelembapan lahan gambut dan mengurangi potensi kebakaran,” kata Budi.

Budi menjelaskan bahwa OMC yang dilakukan di Provinsi Riau telah dilaksanakan sejak 2 Mei hingga 27 Juli 2025 dengan 48 sortie dan total terbang 64 jam 8 menit. Sebanyak 43.600 kilogram bahan semai telah dikeluarkan untuk pembasahan lahan dan pemadaman karhutla.

“Alhamdullilah 90 persen berhasil, saat ini sudah tidak ada titik hotspot di Riau,” ujar dia.

Selain OMC, BNPB mengerahkan total tiga helikopter patroli udara sejak 1 Mei 2025 dengan 69 sortie dan total terbang 212 jam 45 menit.

Sedangkan untuk menjangkau lokasi yang tidak tercapai dengan pemadaman darat, BNPB mengerahkan lima unit helikopter water bombing dengan lebih dari 4,5 juta liter air yang ditumpahkan pada lokasi terdampak.

Selain penanganan terpadu secara teknis, penananan karhutla juga didukung oleh penegakan hukum setempat sesuai peraturan yang berlaku.

“Kami evaluasi bahwa kebakaran ini 90 persen disebabkan oleh ulah manusia. Tersangkanya sudah ditangkap dan diproses oleh Bapak Kapolda, proses hukumnya akan berjalan terus sebagai efek jera dan tidak ada yang melakukan pembakaran secara ilegal,” tutup Budi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kapolri Siang Ini Lepas 1.575 Buruh Terdampak PHK dan Angkatan Kerja Baru

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bakal kembali melepas 1.575 buruh yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk bekerja di tempat yang baru. Kegiatan ini merupakan kedua kalinya yang dilaksanakan oleh Polri.

Pelepasan buruh terdampak PHK untuk diberikan kerja baru pertama kali digelar pada Kamis, 12 Juni 2025 lalu. Ketika itu ada 700 orang yang dilepas oleh Kapolri.

Kegiatan pelepasan kedua ini nantinya bakal dilaksanakan di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Selasa (29/7/2025). Selain itu, Kapolri juga akan melaksanakan Angkatan Kerja Baru dalam kegiatan ini.

Sigit sebelumnya mengungkapkan, pelepasan buruh terdampak PHK untuk bekerja di tempat baru merupakan tindaklanjut dari instruksi Presiden Indonesia Prabowo Subianto.

Ia menjelaskan, Polri melakukan kolaborasi dengan berbagai elemen terkait untuk memberikan pekerjaan baru bagi buruh yang terdampak PHK.

Kemudian kita atur kolaborasi untuk mencari dan mempersiapkan mereka. Untuk kemudian bisa mendapatkan lapangan pekerjaan yang baru, kata Sigit.

Lebih dalam, dirinya berharap, kolaborasi menyelesaikan masalah industrial ini dapat terus berkembang kedepannya. Sehingga, semakin banyak terciptanya lapangan pekerja untuk masyarakat.

Harapan kita kolaborasi ini bisa terus berlanjut dan kami minta desk ketenagakerjaan yang beberapa waktu lalu sudah kita latih bersama, tutur Sigit.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Songsong Kemerdekaan RI dan HUT Kota Ambon, Ini Arahan Wattimena Bagi ASN

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, pada apel pagi Pemerintah Kota Ambon, Senin (28/7) menyampaikan beberapa poin penting terkait persiapan peringatan hari-hari besar nasional dan daerah, serta evaluasi kebijakan penataan di kawasan Pasar Mardika.

Dalam apel pagi yang dihadiri para ASN Pemerintah Kota Ambon, Wattimena menyampaikan bahwa mulai Agustus hingga September 2025, sejumlah peringatan penting akan dilaksanakan. Di bulan Agustus, Kota Ambon akan ikut serta dalam gerakan nasional pembagian bendera merah putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Pembagian bendera akan dikoordinir oleh masing-masing kepala OPD, dan dilakukan secara massal kepada masyarakat,” ungkap Wattimena.

Ia juga mengimbau agar dinas terkait segera mengedukasi warga untuk memasang umbul-umbul dan bendera merah putih di sepanjang jalan kota sebagai bentuk partisipasi dalam semangat kemerdekaan.

“Saya juga berharap kepada dinas terkait untuk segera memberikan pemberitahuan kepada seluruh warga kota ambon untuk melakukan pemasangan umbul-umbul atau bendera hias disepanjang jalan di kota ambon termasuk menaikkan bendera merah putih pada waktunya,” jelas Wattimena

Selain itu, Wattimena menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh ASN dalam peringatan HUT ke-450 tahun Kota Ambon yang jatuh pada 7 September 2025. Panitia pelaksana telah dibentuk dan berbagai kegiatan menyongsong hari bersejarah ini akan segera diumumkan.

“Saya berharap seluruh ASN lingkup pemerintah kota Ambon akan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan menyongsong HUT bahkan pada saat kita melaksanakan upacara peringatan HUT ke 450,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran OPD yang telah bekerja maksimal dalam menghadapi cuaca ekstrem dan bencana yang sempat terjadi di Kota Ambon dalam beberapa waktu terakhir. Respons cepat dan kerja sama lintas sektor disebut sebagai kunci kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah saat ini.

“Dalam beberapa waktu terakhir, khusus ketika kita masyarakat kota ambon mengalami bencana karena cuaca di kota ini, seluruh OPD telah melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan baik. Patut diberikan apresiasi,” tambahnya.

Wattimena juga menyampaikan bahwa mulai akhir Juli ini, personel dari pos-pos penjagaan di sepanjang Pantai Mardika akan mulai ditarik secara bertahap. Evaluasi akan dilakukan untuk melihat sejauh mana kesadaran pedagang terhadap aturan yang berlaku.

“Kita tidak bisa terus-menerus menempatkan petugas. Tujuan kita adalah menciptakan kesadaran kolektif di kalangan pedagang. Bila pelanggaran kembali terjadi, maka penindakan tegas akan dilakukan,” tegas Wattimena.

Ia pun meminta Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya untuk terus memantau perkembangan di kawasan tersebut. Pemerintah ingin memastikan bahwa penataan Mardika tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat berlangsung berkelanjutan demi kenyamanan dan ketertiban kota.

“Saya minta teman-teman satpol pp, dinas perhubungan, dan yang terkait lainnya untuk terus memantau perkembangan disana,” tandasnya.

Di akhir sambutannya, Wattimena mengajak semua pihak untuk terus menjaga semangat kerja sama dan loyalitas terhadap tugas. Menurutnya, kebahagiaan pemerintah adalah ketika seluruh kebijakan yang diterapkan benar-benar berdampak positif bagi masyarakat luas.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkot Bandung Tawarkan Proyek Rp426 Miliar untuk Bangun 21 Ribu Penerangan Jalan Umum

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menawarkan proyek investasi pembangunan dan revitalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU) kepada badan usaha melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan pendekatan “unsolicited”.

Proyek senilai Rp426,8 miliar itu mencakup pembangunan 21.067 titik PJU baru serta pemeliharaan total 60.000 titik melalui pendekatan teknologi terkini dan pembayaran jasa berbasis titik layanan.

Proyek ini menjadi salah satu dari 10 inisiatif investasi terbaik yang diumumkan dalam West Java Investment Challenge (WJIC) dan dikunjungi langsung oleh calon investor dalam sesi kunjungan lapangan di Balai Kota Bandung, Selasa (23/7/2025).

Hadir dalam agenda tersebut antara lain Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jabar Muslimin Anwar, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar Dedi Taufik.

“Sekarang kita bayar listrik Rp88 miliar per tahun, ditambah jasa pelayanan Rp100-200 miliar. Pengadaan saja bisa tembus Rp400 miliar. Dengan skema ini, semua PJU akan diseragamkan dengan teknologi hemat energi,” ujar Farhan.

Pemkot Bandung menargetkan, survei proyek dan studi kelayakan tersebut selesai akhir tahun ini, lalu dilanjutkan mencari model bisnis terbaik, baik KPBU atau “business-to-business”.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kota Bandung Panji Kharismadi menjelaskan, proyek ini merupakan bagian dari program strategis “Bandung Caang Utama” yang menjadi prioritas Pemkot Bandung untuk mewujudkan kota yang terang, aman, dan ramah lingkungan.

“Masih banyak ruas jalan di Kota Bandung yang belum memiliki penerangan memadai. Proyek ini didesain untuk menjawab kebutuhan itu, sekaligus memberi peluang investasi yang jelas dan prospektif bagi mitra swasta,” kata Panji.

Kota Bandung memiliki total panjang jalan sekitar 1.295,6 km yang terbagi dalam 3.185 ruas jalan kota. Ditambah 17 ruas jalan nasional sepanjang 45,63 km dan 28 ruas jalan provinsi sepanjang 38,44 km.

Dengan kondisi saat ini, diperlukan 21.067 unit PJU baru untuk menjangkau area yang belum terlayani penerangan.

“Jadi total nilai investasi secara keseluruhan, termasuk pengoperasian dan pemeliharaan selama 10-20 tahun, ditaksir sebesar Rp426,8 miliar,” jelas Panji.

Menurut Panji, Dishub telah memetakan potensi pendapatan reklame dari 13 ruas jalan strategis di Bandung, dengan proyeksi konservatif senilai Rp10 miliar per tahun.

Bersama dengan PBJT yang rata-rata menyisakan surplus lebih dari Rp200 miliar per tahun, proyek ini dinilai sangat mungkin dilaksanakan dari sisi fiskal.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Jawa Barat, Dedi Taufik, menyambut baik proyek ini sebagai bentuk solusi pembiayaan infrastruktur di tengah keterbatasan APBD.

“Bandung itu penting, sebagai ibu kota Jabar harus terang. PJU juga punya peran dalam menekan fatalitas kecelakaan. Ini bisa jadi model investasi berbasis layanan di level daerah,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Deputi Kepala Perwakilan BI Jabar Muslimin Anwar mengucapkan selamat karena PJU Bandung masuk 10 besar proyek terbaik WJIC 2025.

“Semoga nanti bisa masuk 5 besar dan ditindaklanjuti pada West Java Investment Summit 18 September mendatang,” ujarnya.

Menurut rencana, ke-10 proyek terbaik dari WJIC akan dipromosikan secara intensif ke berbagai kedutaan dan mitra strategis selama dua pekan ke depan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo dan PM Anwar Sepakat Perkuat Peran ASEAN dan Stabilitas Kawasan

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Dato’ Seri Anwar Ibrahim, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 29 Juli 2025. Dalam pertemuan tête-à-tête yang berlangsung hangat, kedua pemimpin membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penguatan peran ASEAN hingga kerja sama bilateral.

Presiden Prabowo mengawali pertemuan dengan memberikan apresiasi atas kepemimpinan PM Anwar dalam memimpin ASEAN, khususnya keberhasilan Malaysia dalam melakukan mediasi terhadap konflik di kawasan. “Pertama saya ingin mengucapkan selamat, tahniah atas kepemimpinan leadership daripada Dato’ Seri memimpin ASEAN. Bapak berhasil dalam mediasi, berhasil mencapai gencatan senjata dalam konflik antara Thailand sama Kamboja. Ini suatu yang patut kita syukuri,” ujar Presiden Prabowo.

Kepala Negara menegaskan bahwa Indonesia siap memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang diambil Malaysia sebagai Ketua ASEAN. Menurutnya, capaian tersebut merupakan terobosan penting untuk menjaga stabilitas kawasan.

“Terima kasih, kami siap membantu, di manapun, bagaimanapun kami siap Dato’ Seri Anwar Ibrahim sebagai tidak hanya Perdana Menteri Malaysia, tapi sebagai Ketua ASEAN saat ini. Terima kasih ini suatu breakthrough terobosan yang sangat penting. Kita ingin ASEAN selalu menyelesaikan konflik dengan damai, dengan konsultasi, musyawarah, negosiasi,” tegas Presiden Prabowo.

PM Anwar Ibrahim pun menyoroti pentingnya kerja sama negara-negara Asia Tenggara dalam menjaga keamanan regional. Menurutnya, stabilitas kawasan adalah tanggung jawab bersama.

“Dan sekarang ini dalam memonitoring keamanan ini, negara-negara ASEAN, khususnya Malaysia, Indonesia, Singapura, Brunei, dan Filipina, itu akan bertanggungjawab dalam memonitoring peace process ini” ungkap PM Anwar.

Selain membahas isu kawasan, kedua pemimpin juga menekankan komitmen untuk melanjutkan penyelesaian berbagai persoalan bilateral, dengan tetap mengedepankan prinsip musyawarah.

“Intinya kita ingin menyelesaikan selalu dengan konsultasi, negosiasi, musyawarah. Saya kira itu prinsip kita. Apalagi kita negara, latar belakang sama, budaya, agama, satu rumpun, satu budaya,” tutur Presiden Prabowo.

Pertemuan tête-à-tête ini menjadi penegasan komitmen Indonesia dan Malaysia untuk terus menjaga solidaritas, memperkuat peran ASEAN, serta menjadikan musyawarah dan negosiasi sebagai fondasi utama dalam menyelesaikan setiap persoalan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Polandia Buka Peluang Investasi Perkeretaapian dan Energi Hijau di Jawa Barat

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyambut kunjungan kehormatan Duta Besar Polandia untuk Indonesia Barbara Szymandwska bersama delegasi perusahaan kereta api asal Polandia di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (28/7).

Kunjungan tersebut membahas peluang kerja sama strategis di bidang perkeretaapian, energi terbarukan, dan pendidikan.

Dalam sambutannya, Wagub Erwan Setiawan menegaskan relevansi kunjungan ini dengan agenda pembangunan infrastruktur di Jabar, khususnya sektor perkeretaapian.

“Kunjungan delegasi Anda, khususnya kehadiran para pemimpin dari perusahaan-perusahaan kereta api dan teknologi terkemuka seperti Pesa, Medcom, Ascorail, dan Ster sangat relevan dengan agenda pembangunan infrastruktur kami,” ujar Erwan.

Turut bersama Duta Besar Polandia untuk Indonesia Barbara Szymandwska, para direktur perusahaan perkeretaapian dan teknologi terkemuka Polandia, yakni Pesa, Medcom, Ascorail, dan Ster.

Ia menyebut bahwa Indonesia, termasuk Jawa Barat, tengah gencar melakukan modernisasi sistem transportasi, sebagaimana ditunjukkan melalui operasional Kereta Cepat Jakarta–Bandung Whoosh dan perluasan MRT.

“Polandia dikenal sebagai pemimpin dalam solusi transportasi canggih di Eropa, termasuk teknologi tanpa emisi dan kereta api berkecepatan tinggi,” ungkapnya.

“Kami sangat tertarik untuk menjajaki kemitraan konkret dalam penyediaan sarana perkeretaapian, sistem persinyalan, dan solusi pemeliharaan digital canggih,” imbuhnya.

Selain sektor transportasi, Pemdaprov Jabar juga membuka peluang kerja sama dalam bidang transisi energi hijau dan pembangunan berkelanjutan.

Erwan menyebutkan proyek fasilitas pengolahan sampah regional Legok Nangka sebagai contoh nyata komitmen Jabar dalam menghasilkan energi dari limbah.

“Minat Polandia dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik, energi angin lepas pantai, serta energi nuklir sangat kami apresiasi dan kami percaya, banyak potensi kolaborasi dalam pengelolaan limbah, pengembangan energi terbarukan, dan teknologi hijau lainnya yang sejalan dengan tujuan net zero emission kami,” ungkapnya.

Erwan juga menyinggung pentingnya sektor pendidikan sebagai pilar dalam hubungan bilateral, termasuk keberlanjutan program beasiswa seperti Ignise dan Lukase Bridge yang telah dimanfaatkan oleh mahasiswa Indonesia.

“Kami berharap dapat memperluas kerja sama antaruniversitas dan mengembangkan program pelatihan kejuruan yang relevan dengan kebutuhan di Jabar,” ujarnya.

Dalam aspek diplomasi budaya, Erwan menilai bahwa kesamaan warna bendera dan sejarah perjuangan antara Indonesia dan Polandia menjadi landasan kuat bagi penguatan kerja sama kedua pihak.

“Kami sangat menghargai inisiatif dialog antar budaya, pameran seni, dan program pertukaran masyarakat yang dapat mempererat ikatan persahabatan,” ucapnya.

Ia menutup sambutannya dengan menyampaikan harapan agar kunjungan ini dapat menjadi langkah awal menuju kemitraan yang lebih komprehensif.

“Kunjungan ini adalah langkah penting menuju kemitraan yang lebih kuat dan komprehensif antara Jabar dan Polandia. Kami optimistis bahwa melalui dialog dan kerja sama berkelanjutan, kita dapat mencapai kemajuan signifikan dalam sektor-sektor strategis ini,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News