Beranda blog Halaman 939

BMKG Prediksi Cuaca Cerah di Jakarta Hari Ini, Selasa 22 Juli 2025

default

Warga DKI Jakarta dapat beraktivitas dengan nyaman hari ini, Selasa (22/7/2025), karena cuaca cerah hingga berawan diprakirakan akan mendominasi seluruh wilayah ibu kota sepanjang hari. Informasi ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya.

Menurut prakiraan cuaca Jakarta hari ini dari BMKG, langit cerah akan mewarnai hampir seluruh wilayah sejak pagi hingga malam hari. Pada pagi hari, cuaca cerah berawan diprediksi terjadi di Kepulauan Seribu, sementara wilayah lainnya seperti Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur akan diselimuti cuaca cerah.

Memasuki siang hingga sore hari, cuaca cerah diperkirakan tetap berlangsung merata di seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu. Tidak hanya itu, malam hari juga diprediksi akan tetap cerah di keenam wilayah tersebut, menandakan kondisi atmosfer yang relatif stabil.

Selain informasi mengenai kondisi langit, BMKG juga menginformasikan bahwa suhu udara di Jakarta hari ini berkisar antara 24 hingga 35 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara berada di angka 33 hingga 85 persen, menunjukkan cuaca yang cukup nyaman meski tetap perlu diantisipasi oleh masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Dengan cuaca cerah di Jakarta hari ini, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan tetap menggunakan pelindung seperti topi atau payung saat terpapar sinar matahari dalam waktu lama.

Untuk informasi cuaca terkini dan detail lainnya, masyarakat dapat terus memantau laman resmi BMKG atau aplikasi cuaca terpercaya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya Hadir di Lima Lokasi Jakarta, Selasa Ini

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali mengoperasikan layanan SIM Keliling Jakarta pada Selasa (22/7) untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM). Layanan ini hadir di lima wilayah berbeda di Jakarta, mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Informasi resmi yang dibagikan melalui akun X (Twitter) @TMCPoldaMetro menyebutkan bahwa lokasi SIM Keliling hari ini berada di:

  • Jakarta Timur: Mal Grand Cakung

  • Jakarta Utara: LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

  • Jakarta Barat: Mal Citraland

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan perpanjangan SIM ini wajib membawa dokumen persyaratan, antara lain fotokopi KTP yang masih berlaku, fotokopi SIM lama beserta SIM asli, bukti cek kesehatan, serta bukti telah mengikuti tes psikologi.

Layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya hanya melayani perpanjangan untuk SIM A dan SIM C yang masih aktif. Apabila masa berlaku SIM sudah habis, maka pemohon diwajibkan membuat permohonan baru di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) sesuai domisili.

Biaya perpanjangan SIM mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak. Biaya perpanjangan SIM A sebesar Rp80.000, sementara untuk SIM C sebesar Rp75.000. Sementara itu, perpanjangan SIM B tidak dilayani melalui fasilitas SIM Keliling karena perbedaan fungsi dan ketentuan teknis. SIM B diperuntukkan bagi kendaraan dengan berat lebih dari 3,5 ton dan hanya dapat diperpanjang di kantor Satpas.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk memastikan kelengkapan dokumen sebelum datang ke lokasi SIM Keliling, guna menghindari antrean dan mempercepat proses pelayanan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cara Cepat Bayar Pajak Kendaraan di Samsat Keliling, Ini Lokasinya!

Dalam rangka memberikan kemudahan kepada masyarakat, Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan Samsat Keliling di 14 titik yang tersebar di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek), Selasa (22/7). Layanan ini ditujukan untuk mempermudah para wajib pajak kendaraan bermotor (PKB) dalam memenuhi kewajibannya tanpa harus datang ke kantor Samsat.

Melalui unggahan akun Instagram resmi TMC Polda Metro Jaya, diinformasikan bahwa gerai Samsat Keliling hadir di sejumlah lokasi strategis mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, tergantung wilayah operasional.

Berikut adalah daftar lengkap lokasi Samsat Keliling Jadetabek hari ini:

  • Jakarta Pusat: Halaman Parkir Samsat dan Lapangan Banteng (08.00-14.00 WIB)

  • Jakarta Utara: Halaman Parkir Samsat dan Masjid Al-Musyawarah Kelapa Gading (08.00-14.00 WIB)

  • Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00-14.00 WIB)

  • Jakarta Selatan: Halaman Parkir Samsat (08.00-15.00 WIB) dan TMP Kalibata (08.00-14.00 WIB)

  • Jakarta Timur: Halaman Parkir Samsat (08.00-15.00 WIB) dan Pasar Induk Kramat Jati (08.00-14.00 WIB)

  • Kota Tangerang: Alun-Alun Cibodas dan parkiran busway Foodmasphere (09.00-13.00 WIB)

  • Ciledug: Giat Poris Ruko Batu Ceper dan Pasar Modern Bintaro Jaya (09.00-13.00 WIB)

  • Serpong: Halaman Parkir Samsat Serpong (08.00-14.00 WIB) dan ITC BSD (16.00-19.00 WIB)

  • Ciputat: Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00-12.00 WIB)

  • Kelapa Dua: Halaman Town House Gading Serpong (08.00-14.00 WIB)

  • Kota Bekasi: KFC Zamrud (09.00-12.00 WIB)

  • Kabupaten Bekasi: Pasar Bersih Cikarang Pusat (09.00-12.00 WIB)

  • Depok: Halaman Parkir Samsat Depok (08.00-14.00 WIB)

  • Cinere: Halaman Parkir Samsat Cinere (08.00-12.00 WIB)

Untuk melakukan pembayaran pajak di layanan Samsat Keliling, masyarakat diimbau membawa sejumlah dokumen penting seperti KTP, BPKB, dan STNK asli, beserta fotokopi masing-masing dokumen. Perlu diingat, layanan ini hanya melayani pembayaran PKB tahunan, sementara untuk perpanjangan STNK lima tahunan atau penggantian pelat nomor kendaraan, wajib pajak tetap harus datang langsung ke kantor Samsat terdekat.

Sebagai langkah preventif dalam menghadapi penyebaran COVID-19, para pengunjung juga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak saat berada di lokasi.

Dengan hadirnya Samsat Keliling, diharapkan masyarakat semakin mudah dan cepat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan, serta dapat menghindari denda keterlambatan. Jangan lupa, bayar pajak tepat waktu untuk mendukung pembangunan nasional.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Koperasi Merah Putih Diluncurkan, Samarinda Siap Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyatakan kesiapan Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur yang menjadi bagian penting dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan nasional melalui peluncuran Koperasi Merah Putih.

Peluncuran ini merupakan bagian dari program nasional pembentukan 80.000 koperasi desa/kelurahan yang diresmikan langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada Senin (21/7/2025).

Peluncuran lokal di Samarinda dipusatkan di Kelurahan Lempake, yang menjadi satu dari 103 titik peluncuran nasional. Koperasi Merah Putih Lempake telah dibentuk secara lengkap dengan unit usaha produktif serta sistem manajemen yang siap menjalankan roda ekonomi berbasis masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud (Harum) dan Wakil Gubernur Kaltim H. Seno Aji, Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni, beserta jajaran Forkopimda Kaltim dan Kota Samarinda, Pangdam Mulawarman, Kapolda Kaltim, Kejaksaan Tinggi Kaltim, DPRD Kaltim, pimpinan Perangkat Daerah, perwakilan Kemenkumham RI, serta perbankan dan lembaga vertikal lainnya.

Dalam sambutannya, Andi Harun menegaskan bahwa peluncuran koperasi ini merupakan tonggak sejarah yang harus dijaga bersama. Ia menyebut koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi bagian dari gerakan strategis untuk membangun kemandirian, solidaritas, dan stabilitas ekonomirakyat.

“Ini adalah momentum sejarah. Kita ingin koperasi menjadi poros utama yang mendorong tumbuhnya ekonomi lokal dan menjadi instrumen nyata dalam menghadapi dinamika global,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keseriusan dalam pengelolaan koperasi. Sehari sebelum peluncuran, Andi Harun mengumpulkan langsung para pengurus koperasi untuk memastikan bahwa tata kelola dijalankan secara profesional, transparan, dan bebas dari praktik KKN.

“Saya tegaskan, pengurus harus siap dengan akuntabilitas dan manajemen risiko. Kita ingin membangun kepercayaan masyarakat terhadap koperasi ini sebagai wadah ekonomi yang kuat dan amanah,” lanjutnya.

Koperasi Merah Putih Lempake dilengkapi berbagai unit usaha yang dirancang untuk mendukung kebutuhan masyarakat, antara lain Gerai sembako murah, Unit simpan pinjam terintegrasi perbankan, Layanan logistik elpiji dan kantor pos, Usaha penggilingan gabah, Outlet pupuk subsidi dan non-subsidi, Gerai penjualan ternak, Digitalisasi ketahanan pangan, dan berbagai unit usaha lainnya.

Selaras, Pemerintah Provinsi Kaltim memberikan dukungan penuh terhadap implementasi koperasi ini di seluruh wilayah Kaltim. Peluncuran serentak yang turut disaksikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam menjalankan arahan nasional untuk memperkuat struktur ekonomi rakyat dari bawah.

Koperasi pun dianggap sebagai instrumen strategis dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan Kaltim yang menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama.

“Melalui kerja sama semua pihak, mulai dari desa, kota, hingga provinsi, kita berharap koperasi ini tumbuh kuat dan membawa dampak nyata bagi masyarakat,” tutup Andi Harun.

Dengan semangat gotong royong, sinergi lintas pemerintahan, dan tata kelola yang akuntabel, Samarinda bersama Pemprov Kaltim siap menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak utama ekonomi lokal yang berdaya tahan dan berkeadilan. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Gubernur Harum : Koperasi Merah Putih Bukan Sekadar Usaha, Tapi Tonggak Penguatan Ekonomi Kerakyatan di Kaltim

Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 menjadi tonggak strategis dalam upaya memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Gerakan ini disambut antusias oleh berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, yang melihatnya sebagai terobosan luar biasa untuk kemandirian ekonomi rakyat.

Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan gerakan rakyat yang berpijak pada nilai-nilai solidaritas, keberlanjutan, dan keadilan sosial.

Selain itu Gubernur Harum menekankan bahwa esensi Koperasi Merah Putih adalah agar koperasi tidak hanya bergerak untuk keuntungan ekonomi semata, tetapi juga sebagai alat perjuangan ekonomi kerakyatan Indonesia yang berlandaskan nasionalisme, gotong royong, dan berkeadilan sosial.

“Kami meyakini bahwa esensi koperasi berjiwa nasionalisme, berlandaskan semangat Pancasila, dan merupakan alat perjuangan ekonomi kerakyatan.”tegas Gubernur Harum dalam arahannya pada Launching Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih Lempake Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Senin (21/7/2025).

Pembentukan koperasi ini, khususnya di Kalimantan Timur, telah mencapai hampir 100 persen, dengan 1.037 koperasi yang terbentuk. Pemerintah Provinsi Kaltim memberikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang terlibat dalam pencapaian ini.

Dengan terbentuknya koperasi di setiap desa dan kelurahan, diharapkan koperasi akan berperan signifikan dalam pengendalian inflasi. Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat memotong mata rantai distribusi, sehingga harga barang menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Kami ingatkan, ada koperasi yang akan menjalankan tugas dan fungsi sebagai testing site agar di setiap kelurahan dan desa dipastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga terjamin,” tambah Gubernur Harum.

Sebagai contoh model, Koperasi Kelurahan Merah Putih Lempake di Samarinda dan Koperasi Desa Putih Paser Belengkong di Kabupaten Paser diharapkan menjadi prototipe Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kalimantan Timur.

Koperasi Merah Putih ini ditekankan bukan hanya tentang lembaga ekonomi atau pembangunan ekonomi desa semata. Ini adalah gerakan nasional yang memadukan semangat ekonomi kerakyatan dan nasionalisme dalam satu tarikan napas.

Peluncuran koperasi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat koperasi sebagai instrumen pembangunan ekonomi rakyat.

Koperasi Merah Putih ini tidak hanya bertujuan untuk keuntungan ekonomi, tetapi sebagai alat perjuangan ekonomi Indonesia yang berlandaskan nasionalisme, gotong royong, dan berkeadilan.

Kegiatan dirangkai dengan Penyerahan Simbolis Sertifikat AHU KKMP Kaltim, dilanjutkan Penandatanganan Kerjasama Universitas Mulawarman dan Bank Kaltimtara; Penandatanganan Dukungan Pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih Lempake dengan Mitra Terkait dalam hal ini BUMN dan BUMD serta Penyerahan Kartu Anggota Koperasi. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kaltim Capai 100 Persen Target Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Provinsi Kaltim menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program pemerintah pusat, terbukti dengan tercapainya target pembentukan koperasi desa/kelurahan Merah Putih 100 persen.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPPKUKM) Kaltim, Heni Purwaningsih, menyatakan bahwa pembentukan koperasi ini merujuk pada Instruksi Presiden RI Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltim telah membentuk Satuan Tugas Percepatan Pembentukan dan Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Satuan tugas ini bertugas merencanakan, melaksanakan, dan mengoordinasikan pembentukan serta pengembangan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Pembentukan satuan tugas ini juga diikuti secara serentak di 10 kabupaten/kota se-Kaltim.

Heni mengungkapkan Kaltim telah berhasil mencapai target tersebut, dengan total 1.037 koperasi desa/kelurahan Merah Putih yang terbentuk di 10 kabupaten dan kota.

“Mengapa hanya 1.037 yang terbentuk? Karena ada dua desa di Kabupaten Berau yang melebur jadi satu, yaitu Desa Sindung Indah dan Desa Batu Raja, sehingga menjadi satu koperasi Merah Putih Sindu Batu Raja,” jelas Heni dalam laporannya pada kegiatan Launching Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih Lempake Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Senin (21/7/2025).

Secara rinci, Heni menyebutkan bahwa 6 kabupaten/kota di Kaltim mengusulkan koperasi desa/kelurahan Merah Putih, yaitu Paser (1 koperasi), Kutai Timur (5 koperasi), Samarinda (2 koperasi), Kutai Kartanegara (1 koperasi), Berau (4 koperasi), dan Penajam Paser Utara (1 koperasi).

Lebih lanjut, Kaltim juga menetapkan dua koperasi desa/kelurahan Merah Putih sebagai mockup, yaitu Koperasi Kelurahan Merah Putih Lempake di Samarinda dan Koperasi Desa Putih Paser Belengkong di Kabupaten Paser.

Dalam rangka pengembangan koperasi desa/kelurahan Merah Putih, fokus utama akan ditekankan pada penguatan usaha, partisipasi anggota, dan dampak terhadap ekonomi desa dan kelurahan.

“Kami sangat mengharapkan dukungan koperasi dan bersinergi dengan mitra pendukung, baik itu dari BUMN, BUMD, lembaga pembiayaan, maupun akademisi,” tutup Heni, menekankan pentingnya kolaborasi untuk keberlanjutan koperasi-koperasi ini.

Tampak Hadir Gubernur Kaltim Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud (Harum), Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Pangdam VI/ Mulawarman Mayor Jenderal TNI Rudy Rachmat Nugraha, Kapolda Kaltim Endar Priantoro, Sekda Kaltim Andi Harum, Wali Kota Samarinda Andi Harum, Wakil Wali Kita Samarinda, Forkopimda Kaltim, Kepala Perangkat Daerah Kaltim, Camat, Lurah, Pimpinan Perbankkan, Pimpinan Vertikal maupun anggota koperasi. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Bupati Lucky Dukung Upaya BP TASKIN RI dalam Pengentasan Kemiskinan di Indramayu

Pemerintah Kabupaten Indramayu menyambut baik langkah Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Republik Indonesia (BP TASKIN RI) dalam membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya mencari solusi konkret untuk menanggulangi kemiskinan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam kegiatan Kunjungan Kerja dan Dialog Interaktif Pengentasan Kemiskinan Bersama Masyarakat Indramayu yang diselenggarakan oleh BP TASKIN RI di Balai Desa Balongan, Kecamatan Balongan, Senin (21/7/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BP TASKIN RI Budiman Sudjatmiko, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Hilal Himawan, Camat Balongan Opik Hidayat, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa kemiskinan merupakan tantangan yang dihadapi hampir setiap daerah, termasuk Kabupaten Indramayu. Padahal, Indramayu memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat potensial, seperti sektor pertanian, migas, dan perikanan laut.

“Namun kenyataannya, Indramayu masih tercatat sebagai salah satu daerah dengan angka kemiskinan tinggi di Jawa Barat. Ini merupakan sebuah fenomena yang harus kita cari solusinya bersama-sama,” tutur Bupati Lucky Hakim.

Bupati Lucky Hakim menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, daerah, legislatif, hingga masyarakat, dalam upaya serius menanggulangi kemiskinan. Menurutnya, permasalahan kompleks ini tidak bisa diatasi secara sepihak.

“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para pemangku kepentingan di Indramayu untuk bersinergi, berkolaborasi, dan bersama-sama mendukung berbagai program pengentasan kemiskinan. Hanya dengan kerja sama yang kuat, kita bisa mewujudkan Indramayu yang lebih sejahtera, adil, dan makmur,” tegas Bupati Lucky Hakim.

Pemkab Indramayu, lanjutnya, terus berkomitmen menekan angka kemiskinan melalui berbagai program dan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala BP TASKIN RI Budiman Sudjatmiko mengatakan, kunjungannya ke Indramayu bertujuan untuk melihat langsung kondisi sosial ekonomi masyarakat di lapangan, sekaligus menyerap aspirasi sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan strategis nasional di bidang pengentasan kemiskinan.

“Kehadiran kami di sini adalah bukti komitmen untuk membangun strategi pengurangan kemiskinan yang lebih adaptif, menyeluruh, dan berkelanjutan. Ini juga menjadi momentum strategis untuk berdialog langsung, mendengar aspirasi masyarakat, dan mencari solusi bersama,” ujar Budiman.

Budiman menambahkan, pendekatan partisipatif dan berbasis data riil menjadi penting agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh akar persoalan dan tepat sasaran.

Kegiatan dialog interaktif ini menjadi titik temu penting antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam upaya menurunkan angka kemiskinan secara terarah dan berkelanjutan.

Acara diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Indramayu didampingi Kepala BP TASKIN RI dan para tamu undangan lainnya sebagai bentuk dukungan konkret terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Koperasi Merah Putih Hadir untuk Rakyat, Pemkab Indramayu Siap Kawal dan Kembangkan

Pemkab Indramayu menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dukungan tersebut ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Senin (21/7/2025).

Bupati Indramayu Lucky Hakim, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah terkait, serta para pemangku kepentingan lainnya, mengikuti kegiatan ini secara daring dari Ruang Ki Tinggil, Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu.

Peluncuran kelembagaan koperasi ini menjadi bagian penting dari program nasional untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan, sekaligus mempertegas posisi koperasi sebagai pilar utama perekonomian rakyat.

Bupati Lucky Hakim menyambut baik inisiatif strategis ini dan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indramayu siap mendukung terbentuknya kelembagaan koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Indramayu.

“Ini adalah momentum berharga bagi kita untuk membangun ekonomi kerakyatan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berbasis potensi lokal. Koperasi harus menjadi tulang punggung perekonomian desa,” tegas Bupati Lucky.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab Indramayu melalui perangkat daerah terkait berkomitmen memberikan pendampingan dan pembinaan terhadap koperasi-koperasi yang akan dibentuk. Harapannya, koperasi dapat dikelola secara profesional, akuntabel, dan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.

Program peluncuran ini juga menandai babak baru transformasi koperasi di Indonesia menuju sistem kelembagaan yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar koperasi seperti gotong royong dan kebersamaan.

Bupati Lucky menambahkan, keberadaan koperasi desa/kelurahan Merah Putih juga selaras dengan semangat Visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong). Ini menjadi momen penting untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui kolaborasi, serta pengelolaan sumber daya lokal secara optimal dan berkelanjutan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pemerintah Tambah Target Serapan 1 Juta Ton Beras untuk Stabilisasi dan Perkuat Cadangan Pangan

Pemerintah akan menambah target penyerapan beras dalam negeri sebesar 1 juta ton. Langkah ini diambil untuk menjaga harga gabah di tingkat petani tetap stabil serta memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) guna menjamin ketahanan pangan nasional hingga akhir tahun 2025.
Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi menyampaikan bahwa penyerapan tambahan ini akan menjadi bagian dari upaya mempercepat perputaran stok di Perum Bulog,
“Badan Pangan Nasional dalam waktu dekat akan menugaskan Bulog terkait penambahan serapan sampai dengan akhir tahun sebesar 1 juta ton, seperti hasil keputusan Rakortas Kemenko Pangan beberapa waktu lalu,” ujar Arief saat meninjau Gudang Bulog Meger di Klaten, Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025).
Penambahan target serapan setara beras produksi dalam negeri ini untuk memastikan harga gabah petani tetap terjaga di kisaran minimal Rp 6.500 per kilogram (kg), serta menjaga stok beras pemerintah tetap dinamis.
Dalam data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras dalam negeri Januari sampai Agustus 2025 diproyeksikan dapat mencapai sampai total 24,96 juta ton. Sementara jika dibandingkan pada periode yang sama di 2024 ada surplus produksi 3,08 juta ton, karena total produksi saat itu di 21,88 juta ton.
Selanjutnya produksi Januari-Agustus pada 2023 ada surplus 1,33 juta ton karena produksinya 23,63 juta ton. Surplus produksi terjadi pula di 2022 sebesar 1,3 juta ton dengan produksi saat itu di 23,66 juta ton.
Terhadap kondisi ketersediaan beras nasional di tahun ini, mengacu pada Proyeksi Neraca Beras, dengan total proyeksi produksi beras sampai Agustus dapat mencapai 24,96 juta ton, lalu ditambahkan pasokan dari impor beras khusus 279,15 ribu ton, menjadikan total ketersediaan beras secara nasional Januari-Agustus 2025 berada di 25,24 juta ton.
Dari itu, total konsumsi beras Januari-Agustus membutuhkan 20,66 juta ton, sehingga diperkirakan masih ada surplus antara ketersediaan stok dengan konsumsi beras selama Januari-Agustus sejumlah 4,58 juta ton
Adanya surplus ketersediaan terhadap kebutuhan konsumsi tersebut, per 18 Juli Perum Bulog telah berhasil menyerap setara beras sebanyak 2,73 juta ton atau 91,19 persen dari target 3 juta ton berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2025 Tentang Pengadaan dan Pengelolaan Gabah/Beras Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Dengan adanya tambahan target nantinya, maka total target serapan menjadi 4 juta ton. Untuk itu, keberpihakan pemerintah terhadap petani Indonesia harus terus dilanjutkan melalui penyerapan beras produksi dalam negeri dengan harga minimal Rp 6.500 per kg.
“Apalagi pemerintah saat ini sedang mengeluarkan stok beras ke masyarakat, yaitu penyaluran bantuan pangan dengan volume sekitar 360 ribu ton dan juga untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan atau SPHP beras sebesar 1,3 juta ton. Lalu akan masuk 1 juta ton (tambahan target serapan). Jadi memang diatur demikian supaya turnover stok Bulog bisa terjaga,” ujar Arief.
“Ini bentuk kesiapan pemerintah dalam menjaga dan memperkuat cadangan pangan pemerintah, utamanya yang menjadi tugas dan kewenangan badan pangan nasional yang dibantu oleh Bulog tentunya yang selalu ditugaskan untuk ini,” tambahnya.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan pihaknya mendukung kelancaran penyerapan tambahan ini sesuai penugasan dari pemerintah melalui Badan Pangan Nasional.
“Kami saat ini sedang membangun tim yang melibatkan seluruh stakeholder, termasuk jajaran TNI dan Polri. Selain tambahan serapan 1 juta ton beras, kami juga ditugaskan untuk menyerap jagung sebanyak 1 juta ton,” jelas Rizal.
Tambahan 1 juta ton serapan ini akan melibatkan sinergi seluruh elemen, termasuk mitra penggilingan padi dan instansi lintas sektor.
Kebijakan ini disambut positif oleh pelaku usaha penggilingan padi. Ketua Umum PERPADI Sutarto Alimoeso menyatakan bahwa penambahan serapan akan mendorong penguatan jejaring antara Bulog dan mitra di daerah.

“Kami siap membangun jaringan distribusi yang lebih baik dan solid. Jika seluruh pihak bersinergi, saya yakin target tambahan ini bisa tercapai bersama,” ungkap Sutarto.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Kediri Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Transformasional, Ada Empat Elemen Kunci

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menekankan pentingnya kepemimpinan transformasional di era saat ini. Kepemimpinan transformasional sendiri merupakan gaya kepemimpinan dimana pemimpin memberikan motivasi atau inspirasi perubahan mendalam pada individu dan sistem.

Hal itu disampaikan Wali Kota Kediri saat menjadi narasumber dalam acara Kediri Leadership Forum bertema Mewujudkan Kepemimpinan Transformasional di Kota Kediri, Sabtu (19/07/2025) di Kampus Polinema PSDKU Kediri.

Mbak Wali membagikan ada empat elemen kunci dalam kepemimpinan transformasional. Pertama, pengaruh ideal, dimana pemimpin harus bisa menjadi teladan yang baik bagi anggotanya. Kedua, motivasi inspiratif, artinya pemimpin harus bisa mengartikulasikan visi yang jelas dan menarik serta memotivasi mencapai tujuan. Ketiga, stimulasi intelektual.

Pemimpin harus mendorong anggotanya untuk mengembangkan potensinya, sehingga bisa berkolaborasi mencapai tujuan yang maksimal. Keempat, pertimbangan individu, dimana pemimpin memperhatikan kebutuhan dan potensi anggotanya.

“Namun tak hanya gaya kepemimpinan transformasional di era saat ini harus menerapkan kepemimpinan kolaboratif. Gaya kepemimpinan ini membuka ruang selebar-labranya kepada anggota untuk terlibat dalam mencapai tujuan,” paparnya.

Di tengah masifnya perkembangan informasi dan teknologi, mewujudkan kepemimpinan transformasional merupakan suatu keniscayaan. Di Kota Kediri, transformasi yang dilakukan harus terukur salah satunya melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dari tahun ke tahun IPM Kota Kediri menunjukkan tren positif, dari 78,78 di tahun 2020 menjadi 81,88 di tahun 2024. Peningkatan IPM ini didukung oleh meningkatnya nilai dari semua komponen pendukung IPM. Seperti di tahun 2024 umur harapan hidup saat lahir 75,94 tahun, tumbuh 0,26% dari tahun sebelumnya. Harapan lama sekolah 15,71 tahun, meningkat 1,68% dari tahun sebelumnya. Rata-rata lama sekolah 10,92 tahun, meningkat 2,15% dari tahun sebelumnya. Serta pengeluaran per kapita 13,67 juta rupiah per tahun. “Saya mengajak semua yang ada di sini agar sama-sama bergotong-royong dan bergandengan tangan memberikan kontribusi positif untuk pembangunan Kota Kediri. Apalagi Kota Kediri ini merupakan kota penghubung. Kota Kediri harus menjadi kota yang lebih maju dan lebih MAPAN,” jelas Mbak Wali.

Pada kesempatan ini, wali kota termuda ini juga mengungkapkan mengenai keistimewaan perempuan dalam kepemimpinan dan kekuatan kolaborasi. Penelitian dari Harvard Business Review menyebut bahwa dalam banyak aspek seperti kolaborasi, empati, kemampuan, komunikasi dan transparasi kepemimpinan perempuan justru unggul dalam membangun organisasi yang adaptif serta trnsformatif.

Sebagai Wali Kota Kediri dan seluruh jajaran telah melaunching beberapa program. Seperti, Lapor Mbak Wali 112, Mobil Pelayanan Masyarakat, Pemberian Insentif pada Guru Ngaji/Madin dan sebagainya. Program ini dilaunching untuk menjawab permasalahan yang ada di masyarakat.

Namun poin yang paling krusial yang perlu diingat bersama adalah transformasi tidak bisa dilakukan oleh pemimpin saja. Tak lagi berbicata penthahelix tapi sudah harus berpikir dalam kerangka hexahelix. Artinya butuh dukungan dari, pemerintah, akademisi, dunia usaha atau swasta, masyarakat, media, dan komunitas.

“Kepemimpinan transformasional bukanlah tanggung jawab satu orang. Kita perlu kompak untuk menyelesaikan segala perubahan. Apalagi mahasiswa di sini merupakan agen perubahan dimana masa depan Kota Kediri ada di tangan kalian,” pungkasnya.

Selain Wali Kota Kediri ada pula narasumber lain yakni, Kepala OJK Ismirani Saputra. Turut hadir Direktur Polinema PSDKU Kediri Supriatna Adi, Ketua Kediri Leadership Forum Ahmad Sidi Pratomo, perwakilan Forkopimda, anggota DPRD, civitas akademika, Kepala OPD, tokoh masyarakat, mahasiswa dan tamu undangan lainnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News