Beranda blog Halaman 992

Layanan SIM Keliling Sabtu di Jakarta: Cek Lokasi, Syarat, dan Biayanya

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi warga Jakarta yang ingin melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), Sabtu (20/6). Layanan ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat untuk memperbarui masa berlaku SIM tanpa harus datang langsung ke kantor Satpas.

Melalui akun X resmi @TMCPoldaMetro, diinformasikan bahwa layanan SIM Keliling Jakarta hari ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Terdapat lima titik layanan yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung

  • Jakarta Utara: LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Barat: Mall Citraland

  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Syarat Perpanjangan SIM Keliling

Untuk mengakses layanan SIM Keliling, pemohon wajib memenuhi beberapa syarat administrasi, yaitu:

  • Fotokopi KTP yang masih berlaku

  • SIM lama (fisik dan fotokopi)

  • Bukti cek kesehatan

  • Bukti tes psikologi

Layanan ini hanya berlaku untuk perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih aktif. Pemohon dengan SIM yang sudah habis masa berlakunya diwajibkan untuk membuat permohonan SIM baru melalui Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.

Perlu diketahui, masa berlaku SIM kini tidak lagi mengikuti tanggal lahir, melainkan dihitung lima tahun sejak tanggal penerbitan.

Biaya Perpanjangan SIM Terbaru

Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020, biaya perpanjangan SIM adalah sebagai berikut:

  • SIM A: Rp80.000

  • SIM C: Rp75.000

Selain itu, pemohon juga perlu menyiapkan biaya tambahan:

  • Tes psikologi: Rp60.000

  • Tes kesehatan: Rp35.000

Sanksi Bila SIM Tidak Berlaku

Ditlantas Polda Metro Jaya mengingatkan bahwa pengendara yang tidak dapat menunjukkan SIM aktif dapat dikenai sanksi berdasarkan Pasal 288 ayat 2 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ancaman hukumannya berupa pidana kurungan maksimal satu bulan atau denda paling banyak Rp250.000.

Dengan adanya layanan SIM Keliling ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah dan cepat mengurus perpanjangan SIM guna mendukung keselamatan serta kelengkapan saat berkendara.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Ini Titik Parkir Resmi Penonton Formula E Jakarta 2025 dan Rutenya

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan manajemen lalu lintas (Lalin) dan area parkir untuk mendukung mobilitas penonton Jakarta E Prix 2025 di Ancol, Sabtu (21/6). Ajang balap mobil listrik Formula E ini akan dimulai pukul 08.00 sampai 18.00 WIB.

Bagi pemegang tiket VIP Royal dan VIP Suite dapat memarkirkan kendaraannya di Titik Parkir Jakarta International Stadium (JIS) yang memiliki kapasitas Satuan Ruang Parkir (SRP) untuk kendaraan roda empat sebanyak 1.000 SRP dan untuk Kendaraan roda dua sebanyak 500 SRP.

Sedangkan pemegang tiket Grandstand dan Festival dapat memarkirkan kendaraannya di titik parkir Intermediate Treatment Facility (ITF) yang terletak di sisi barat JIS (seberang JIS), yang memiliki kapasitas sebanyak kurang lebih 1.000 SRP kendaraan roda empat.

Bagi penonton yang parkir di dalam Kawasan Ancol dapat memarkirkan kendaraan di lokasi parkir Dufan Lama yang memiliki sebanyak 700 SRP, lokasi parkir Econvention yang memiliki sebanyak 800 SRP, dan lokasi parkir Pasar Seni yang berkapasitas 500 SRP.

Bagi penonton VIP Royal akan disediakan shuttle bus dari JIS menuju lokasi kegiatan E Prix (sirkuit) melalui pintu carnaval dengan rute sebagai berikut: Jakarta International Stadium (JIS)-Jalan Sunter Permai Raya-Jalan RE Martadinata-Jalan Ancol Timur-Jalan Alwan Ancol Raya-Jalan Gerbang Carnaval Ancol, untuk kemudian kembali ke JIS melalui Jalan Alwan Raya-Jalan Ketel- Jalan R.E Martadinata-Jalan Sunter Permai Raya-JIS.

Bagi penonton VIP Suite akan disediakan shuttle bus dari JIS menuju lokasi kegiatan E Prix (sirkuit) melalui pintu Barat Ancol dengan rute sebagai berikut: 
Jakarta International Stadium (JIS)-Jalan Sunter Permai Raya-Jalan RE Martadinata-Jalan Lodan Raya-Jalan Ancol Timur-Pintu Barat Ancol-Jalan Kawasan Wisata Ancol (Tugu Gong Bende) untuk kemudian kembali ke JIS melalui Jalan Kawasan Wisata Ancol-Jalan Ancol Timur-Jalan Ketel-Jalan RE Martadinata-Jalan Sunter Permai Raya-JIS.

Bagi penonton Grandstand dan Festival akan disediakan shuttle bus dari Lokasi Parkir IT menuju lokasi kegiatan E prix (sirkuit) melalui pintu Barat Ancol dengan rute sebagai berikut: Lokasi Parkir Intermediate Treatment Facility (ITF)-Jalan Sunter Permai Raya-Jalan RE Martadinata-Jalan Lodan Raya-Jalan Ancol Timur-Pintu Barat Ancol-Jalan Kawasan Wisata Ancol (Tugu Gong Bende) untuk kemudian kembali ke IT melalui Jalan Kawasan Wisata Ancol-Jalan Ancol Timur-Jalan Ketel-Jalan RE Martadinata-Jalan Sunter Permai Raya-ITF.

Bagi penonton yang memarkirkan kendara di dalam Kawasan Ancol dapat menggunakan Bus Wara Wiri Ancol menuju lokasi kegiatan E Prix (sirkuit).

“Bagi penonton Jakarta E Prix 2025 tidak diperkenankan untuk parkir selain di area parkir yang telah ditentukan,” ujar Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Jumat (20/6).

Sebagai antisipasi apabila terjadi kepadatan lalu lintas di Jalan Lodan Raya dan Jalan RE Martadinata, secara situasional untuk kendaraan besar dari arah Pluit akan diarahkan masuk ke pintu tol Gendong Panjang 2 dan keluar di Pintu Tol Kebon Bawang yang terletak di Jalan Yos Sudarso.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau dan mengarahkan para pengunjung kegiatan untuk menggunakan moda transportasi umum yang mencakup 10 rute layanan reguler, guna meminimalisasi kepadatan lalu lintas di sekitar area kegiatan.

Berikut rincian layanan angkutan umum reguler yang menuju/melintas Jakarta International Stadium (JIS):

• Rute 14 (JIS–Senen) sebanyak 12 unit

• Rute 14A (Harmoni–JIS) sebanyak 9 unit

• Rute 14B (Tanjung Priok–JIS) sebanyak 11 unit

• Rute 12P (Stasiun LRT Pegangsaan Dua–JIS) sebanyak 5 unit

• Rute JAK 77 (Tanjung Priok–Jembatan Item) sebanyak 32 unit

• Rute JAK 88 (Terminal Tanjung Priok–Ancol Barat) sebanyak 16 unit

• Rute JAK 89 (Terminal Tanjung Priok–Taman Kota Intan) sebanyak 28 unit

• Rute JAK 90 (Terminal Tanjung Priok–Rusun Kemayoran) sebanyak 28 unit

• Rute JAK 118 (Taman Waduk Papanggo–Kota Tua) sebanyak 30 unit

• Rute JAK 120 (JIS–Terminal Muara Angke) sebanyak 15 unit.

“Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Samsat Keliling Sabtu Ini Hadir di 9 Lokasi, Cek Jadwal dan Persyaratannya

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melalui Subdirektorat Registrasi dan Identifikasi (Regident) kembali menghadirkan layanan Samsat Keliling pada hari Sabtu di sembilan titik wilayah Depok, Tangerang, dan Bekasi (Detabek).

Layanan Samsat Keliling ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor tanpa harus datang ke kantor Samsat pusat. Warga dapat memanfaatkan layanan seperti pengesahan STNK tahunan, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan pembayaran SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan).

Lokasi Samsat Keliling di Wilayah Detabek Sabtu Ini

Berdasarkan informasi dari akun resmi TMC Polda Metro Jaya di X (dulu Twitter) @TMCPoldaMetro, berikut jadwal dan lokasi Samsat Keliling yang beroperasi hari ini:

  1. Kota Tangerang – Halaman parkir Samsat, pukul 08.00–14.00 WIB

  2. Serpong – Halaman parkir Samsat pukul 08.00–11.30 WIB dan ITC BSD pukul 13.00–15.00 WIB

  3. Ciledug – Halaman parkir Samsat dan Perum Puri Beta pukul 09.00–12.00 WIB

  4. Ciputat – Kantor Kelurahan Pondok Betung pukul 09.00–12.00 WIB

  5. Kelapa Dua – Halaman Gtown House pukul 08.00–12.00 WIB

  6. Kota Bekasi – Halaman parkir Samsat pukul 09.00–12.00 WIB

  7. Kabupaten Bekasi – Halaman parkir Samsat pukul 08.00–12.00 WIB

  8. Depok – Halaman parkir Samsat pukul 08.00–14.00 WIB

  9. Cinere – Halaman parkir Samsat pukul 08.00–11.00 WIB

Persyaratan Administrasi Samsat Keliling

Bagi warga yang ingin menggunakan layanan Samsat Keliling, berikut dokumen yang wajib dibawa:

  • KTP asli pemilik kendaraan dan fotokopinya

  • BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) dan fotokopinya

  • STNK asli dan fotokopinya

Perlu diperhatikan bahwa layanan ini hanya berlaku untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan. Sedangkan untuk keperluan pembayaran pajak lima tahunan, penggantian plat nomor, dan proses mutasi kendaraan, masyarakat tetap harus mengurusnya di kantor Samsat induk sesuai domisili kendaraan.

Selain itu, pemohon tidak boleh memiliki tunggakan pajak lebih dari satu tahun untuk dapat memproses pembayaran di Samsat Keliling.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Hingga Hujan Ringan, Simak Rinciannya

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta hari ini akan bervariasi, mulai dari cerah hingga hujan dengan intensitas ringan.

Berdasarkan informasi resmi yang dirilis BMKG melalui laman resminya, suhu udara di Ibu Kota diperkirakan berada pada kisaran 22 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan antara 69 hingga 98 persen.

Prakiraan Cuaca Pagi Hari: Cerah di Seluruh Wilayah

Pada pagi hari, cuaca cerah diperkirakan akan menyelimuti seluruh wilayah administrasi Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Cuaca Siang Hari: Hujan Ringan di Beberapa Wilayah

Memasuki siang hari, hujan ringan diprediksi turun di beberapa wilayah seperti Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Sementara itu, cuaca cerah akan tetap bertahan di Kepulauan Seribu. Untuk wilayah Jakarta Utara, cuaca diprakirakan berawan, sedangkan Jakarta Barat mengalami cuaca cerah berawan.

Cuaca Sore Hari: Hujan Ringan di Jakarta Selatan

Pada sore hari, cuaca cenderung berawan di sebagian besar wilayah. Jakarta Selatan masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan. Adapun wilayah Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu diperkirakan akan berawan, sementara Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur mengalami cuaca cerah berawan.

Malam Hari: Cerah Berawan Merata

Menjelang malam, BMKG memprakirakan cuaca cerah berawan di seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, menjanjikan suasana malam yang relatif tenang dan nyaman.

Masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan prakiraan cuaca harian serta waspada terhadap potensi perubahan kondisi cuaca secara tiba-tiba, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kepala Diskominfo Kaltim: Humas Garda Terdepan Informasi Program Gratispol

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi kehumasan melalui Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) yang telah terbentuk sejak 20 tahun lalu. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Forum Bakohumas Kalimantan Timur Tahun 2025, di Gran Senyiur, Kamis (19/6/2025).

“Yang jelas, Bakohumas ini adalah forum koordinasi kehumasan di seluruh Indonesia. Pemerintah berharap sesama humas saling bersinergi, berkolaborasi, serta memahami program-program yang dijalankan masing-masing,” ungkap Kepala Diskominfo Kaltim.

Kepala Diskominfo Kaltim menambahkan, forum ini mempertemukan para narasumber dari berbagai unsur, termasuk unsur Muspida, BUMN, BUMD, dan instansi lainnya. Dengan demikian, diharapkan seluruh humas dapat saling mengetahui dan memahami program kerja lintas sektor, terutama dalam mendukung agenda strategis pemerintah, seperti program pendidikan gratis melalui Gratispol.

Kepala Diskominfo Kaltim menjelaskan bahwa latar belakang pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menjalin silaturahmi dan memperkuat jejaring kehumasan, baik antarorganisasi perangkat daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, maupun humas dari instansi vertikal, perguruan tinggi, BUMN/BUMD, serta rumah sakit umum dan daerah di wilayah Kalimantan Timur.

“Terutama dalam menyikapi peran Bakohumas dalam kolaborasi kehumasan dan media dalam mendukung sosialisasi program Gratispol. Banyak tantangan yang akan dihadapi, dan Humas adalah garda terdepan dalam menyampaikan informasi ini ke masyarakat,” kata Kepala Diskominfo Kaltim.

Sebelum dilakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat, pihaknya terlebih dulu memberikan pemahaman kepada para humas agar siap menjadi penyambung informasi ke publik.

“Ketika ada pertanyaan dari masyarakat atau stakeholder, humas sudah paham dan bisa menjelaskan dengan tepat,” jelasnya.

Forum ini juga menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah serta meningkatkan fungsi kehumasan, antara lain dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan sesuai kebutuhan masyarakat, pengelolaan informasi strategis, pencitraan positif institusi, serta evaluasi kegiatan humas.

Acara ini diikuti oleh sekitar 200 peserta dari berbagai instansi kehumasan di wilayah Kalimantan Timur, terdiri atas OPD pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, instansi/lembaga vertikal, perguruan tinggi negeri dan swasta, BUMN dan BUMD, serta rumah sakit umum dan daerah.

Tampak Hadir Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, H.M Syirajudin, Polda Kaltim, Kodam VI/Mulawarman, Kasi Intel Korem 091/ASN dan Perangkat Daerah.

Hadir sebagai narasumber pada kegiatan ini Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kaltim, Dasmiah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Jaya Mualimin dan Kepala UPTD Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan, Muchamad Awaludin. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Internet Gratis Satu Desa di Kaltim Bukan Khayalan, Tapi Komitmen Nyata

Pemprov Kaltim menargetkan seluruh desa terhubung dengan layanan internet hingga akhir tahun 2025. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menyatakan bahwa Internet Desa gratis akan menjangkau 841 desa di Kaltim, dengan satu titik akses internet di setiap desa.

“Target kita jelas, seluruh desa di Kaltim akan mendapatkan akses internet. Insya Allah semuanya bisa terselesaikan hingga Desember tahun ini,” ujar Faisal saat menjadi pembicara di Bakohumas Kalimantan Timur Tahun 2025, di Gran Senyiur, Kamis (19/6/2025)

Faisal menjelaskan, titik akses internet diutamakan untuk kepentingan pelayanan publik , bukan sekadar penggunaan media sosial. Oleh karena itu, titik akses akan difokuskan di kantor desa . Jika kantor desa sudah terkoneksi akan dipindahkan ke sekolah atau puskesmas pembantu .

“Kami sudah melakukan launching MoU bersama Diskominfo kabupaten/kota dan Propeder pada saat Rakor Kominfo. Ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi untuk pemerataan internet desa,” jelasnya.

Sumber internet yang akan digunakan bervariasi, mulai dari yang paling efisien dan cepat melalui fiber optik. Namun, jika serat optik tidak memungkinkan, tidak menjangkau maka akan digunakan nirkabel dan untuk daerah yang lebih sulit, akan mengandalkan satelit .

“Bahkan untuk desa yang belum memiliki listrik, kami akan memasang jaringan internet dengan bantuan tenaga surya ,” tambahnya.

Anggaran murni telah disiapkan untuk 716 desa , dan akan ditambah pada perubahan anggaran untuk menjangkau desa-desa yang lebih sulit dan belum teraliri listrik.

Hingga pertengahan Juni 2025 , tercatat baru 50 desa yang telah selesai dipasangi akses internet. Namun, Faisal optimistis hingga akhir Juni ini, sekitar 600 desa akan rampung.

“Internet gratis satu desa ini bukan khayalan. Ini adalah komitmen dan kerja nyata. Kami ingin memastikan bahwa desa-desa yang terjauh, bahkan yang tidak terjangkau fiber optik, tetap bisa merasakan manfaat koneksi internet, melalui satelit,” tegas Faisal.

Program Internet Desa ini menjadi bagian dari upaya percepatan transformasi digital dan pemerataan layanan publik hingga ke pelosok Kalimantan Timur.

Pemerintah berharap, dengan konektivitas yang memadai, kualitas pelayanan publik dan akses informasi di tingkat desa akan semakin meningkat. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kaltim Tancap Gas! Matangkan Eksekusi Program GratisPol dan JosPol di Sektor Pendidikan Kaltim

Pemprov Kaltim melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus mematangkan pelaksanaan program unggulan yaitu GratisPol dan JosPol, salah satunya di sektor pendidikan yakni berupa program bantuan pendidikan gratis untuk siswa SMA/SMK/SLB serta mahasiswa baru S1/S2/ hingga S3 tahun ajaran 2025/2026.

Program ini mencakup pembiayaan seragam lengkap untuk peserta didik tingkat SMA/SMK sederajat, termasuk sepatu dan tas, serta perlengkapan pendukung kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka dan Palang Merah Remaja (PMR). Untuk jenjang perguruan tinggi, bantuan diberikan kepada mahasiswa baru yang diterima di kampus mitra terakreditasi A dan B, baik di dalam maupun luar daerah.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala UPTD Tekkom dan Infodik Disdikbud Kaltim, M. Awaluddin, dalam sesi Jumpa Pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Rabu, (18/06/2025).

“GratisPol menjadi wujud nyata komitmen Pemprov Kaltim dalam menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif dan tanpa beban biaya. Program ini akan dieksekusi segera setelah proses PPDB tingkat SMA/SMK dan seleksi mahasiswa baru selesai,” jelas Awaluddin.

Ia menambahkan bahwa seluruh siswa dan mahasiswa yang telah dinyatakan lolos seleksi akan langsung tercatat sebagai penerima manfaat. Selain membebaskan biaya seragam dan perlengkapan sekolah, Pemprov juga berkomitmen menanggung berbagai kebutuhan penunjang pendidikan lainnya.

Untuk jenjang pendidikan tinggi, program ini menyasar mahasiswa baru yang telah berdomisili di Kalimantan Timur minimal tiga tahun.

Disamping itu, Awaluddin turut pula menyampaikan target besar Pemprov Kaltim yang akan menghadirkan Sekolah Unggul dan menyasar seluruh Kabupaten/Kota di Kaltim. Diawali dengan 3 (tiga) kandidat sekolah unggul yakni SMA Negeri 2 Sangatta Utara, SMA Negeri 3 Tenggarong, dan SMA Negeri 10 Samarinda, dan akan diikuti sekolah-sekolah lain di masa depan.

“Sementara di 3 lokasi tersebut, sesuai arahan pak Gubernur dan Wakil Gubernur, Sekolah Unggul bentuknya bisa mendirikan Sekolah baru atau merevitalisasi Sekolah yang sudah ada. Dan tentunya, Unggul yang kita inginkan kedepannya tidak hanya Unggul dalam Fasilitas Sekolahnya, namun juga Unggul SDM Pelajarnya juga Tenaga Pengajar dan Pendidiknya,” imbuhnya.

Adanya Sekolah Unggul ini juga sebagai bentuk Strategi Pemprov Kaltim untuk mewujudkan Pembangunan dan Peningkatan Infrastruktur Pendidikan. Sekolah Unggul nantinya diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, keterampilan yang relevan dan berdaya saing tinggi di tingkat global.

Sekolah-sekolah tersebut juga kita ditargetkan menjadi pusat pengembangan dan inovasi pendidikan, serta menjadi contoh bagi sekolah sekolah lain dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Mencetak generasi unggul, yang berkontribusi pada kemajuan dan daya saing Kaltim dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, teknologi, sosial, dan budaya. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kemenkes Gandeng Philips Perkuat Kapasitas Klinis dan Digitalisasi Layanan Medis

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia dan Royal Philips (NYSE: PHG, AEX: PHIA), perusahaan global terkemuka di bidang teknologi kesehatan, menandatangani Memorandum Saling Pengertian (Memorandum of Understanding/ MoU) untuk memperkuat transformasi sistem kesehatan Indonesia melalui pengembangan kapasitas klinis, inovasi kesehatan digital, dan pendirian pusat pelatihan serta pusat layanan teknis.

MoU ini menjadi landasan bagi program nasional dalam pengembangan keterampilan klinis—khususnya di bidang radiologi, kardiovaskular, dan perawatan intervensi—serta layanan teknis dan integrasi sistem kesehatan digital. Inisiatif ini bertujuan memperkuat ketahanan sistem kesehatan jangka panjang dan mendorong akses layanan berkualitas secara lebih merata di seluruh wilayah nusantara.

“Penandatanganan MoU dengan Philips ini menegaskan komitmen Kementerian Kesehatan untuk terus berinovasi dalam pelayanan kesehatan. Melalui kolaborasi ini, Kementerian Kesehatan berupaya mendorong adopsi teknologi kesehatan dan infrastruktur kesehatan digital yang canggih. Ini adalah investasi vital untuk membangun masa depan kesehatan Indonesia yang lebih tangguh dan berdaya saing,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Kunta Wibawa Dasa Nugraha.

Fokus utama dari kolaborasi yang direncanakan meliputi:
1. Penguatan Kapasitas Klinis dan Pengembangan Keterampilan Tenaga Kesehatan, terutama di bidang radiologi, perawatan kardiovaskular, dan prosedur intervensional. Philips dan Kementerian Kesehatan akan mengembangkan program pelatihan yang komprehensif untuk memperkuat kapabilitas tenaga kesehatan di Indonesia.
2. Pembangunan Pusat Pelatihan dan Pusat Layanan untuk mendukung pengelolaan siklus hidup perangkat medis, memastikan kinerja optimal, serta memperluas akses teknologi di berbagai fasilitas layanan kesehatan.
3. Pengembangan sistem kesehatan digital untuk meningkatkan mutu layanan, memperkuat integrasi sistem, dan meningkatkan efisiensi operasional di seluruh Indonesia.

MoU ini menjadi dasar kerja sama jangka panjang antara kedua belah pihak. Setiap program spesifik ke depan akan dituangkan dalam bentuk perjanjian kerja sama teknis dengan direktorat terkait, antara lain Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, serta Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan.

“Kami sangat antusias untuk bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dalam mendukung transformasi sistem kesehatan dan meningkatkan kapasitas sistem layanan kesehatan Indonesia,” ujar Astri R. Dharmawan, Presiden Direktur Philips Indonesia. “Bersama-sama, kita akan melatih tenaga kesehatan, memperluas adopsi teknologi digital, serta meningkatkan akses layanan kesehatan guna memberikan perawatan yang lebih baik bagi lebih banyak masyarakat.”

Philips telah mendukung sistem kesehatan Indonesia selama lebih dari 120 tahun. Philips juga telah membangun kemitraan strategis dengan berbagai penyedia layanan kesehatan terkemuka — termasuk RSJPD Harapan Kita, Siloam Hospitals, dan Mandaya Royal Hospital Puri — untuk meningkatkan kapabilitas klinis melalui teknologi inovatif dan solusi terintegrasi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan TBC Itu Gratis, Pemerintah Tegaskan Komitmen Lindungi SDM Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menegaskan komitmennya dalam mengatasi tuberkulosis (TBC) sebagai ancaman serius terhadap sumber daya manusia Indonesia. Melalui program Gerakan Bersama Kelurahan Siaga TBC, upaya kolaboratif lintas sektor terus diperkuat. Salah satu bentuk implementasinya digelar di Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, dengan tema “BerSAMA Membangun Kota, Bebas dari TBC”, pada Rabu (18/6).

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, mengapresiasi peran pemerintah daerah dan para kader kesehatan yang telah berhasil meningkatkan penemuan kasus secara signifikan di Kota Tangerang.

“Masalah TBC bukan hanya soal mengobati, tapi bagaimana menemukan kasus lebih awal, terutama pada mereka yang tidak bergejala. Ini butuh kerja bersama dari kementerian, dinas, hingga para kader di lapangan,” ujar Prof. Dante.

Saat ini, Indonesia menempati peringkat kedua dunia dalam jumlah kasus TBC, setelah India. Setiap tahun, tercatat sekitar 1.090.000 kasus TBC dan lebih dari 125.000 kematian akibat penyakit ini—angka yang setara dengan hilangnya satu kota kecil setiap tahunnya.

Prof. Dante juga menegaskan pentingnya peran kader TBC sebagai ujung tombak penanggulangan. Mereka tidak hanya menemukan kasus dan mendampingi pasien, tetapi juga memastikan pengobatan dijalani hingga tuntas.

“Kader adalah pahlawan kesehatan. Mereka bekerja senyap, turun langsung ke masyarakat, dan tak jarang tanpa dukungan memadai. Saya senang di Kota Tangerang, para kader mulai mendapatkan insentif dan perlindungan,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menghapus stigma terhadap penderita TBC. Setelah satu bulan pengobatan yang rutin, pasien tidak lagi menular. Stigma yang ada justru membuat penderita enggan memeriksakan diri, sehingga memperburuk rantai penularan.

Perwakilan Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), Hariqo Wibawa Saputra, menyatakan bahwa upaya ini sejalan dengan visi Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk melindungi dan memperkuat sumber daya manusia Indonesia.

“Setiap tahun, sekitar 125.000 saudara kita meninggal dunia karena TBC. Itu artinya, bangsa kita kehilangan sumber daya manusia dalam jumlah yang sangat besar. Bahkan, jika dihitung per jam, lebih dari 15 orang meninggal akibat TBC,” ungkap Hariqo.

Ia menegaskan bahwa layanan deteksi dan pengobatan TBC tersedia secara gratis dan menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digulirkan pemerintah.

“Pemerintah telah menyiapkan semuanya, mulai dari skrining hingga pengobatan lengkap. Ini bagian dari PHTC untuk melindungi generasi Indonesia,” jelasnya.

PCO juga mengapresiasi para kader kesehatan yang bekerja secara sukarela mendampingi pasien hingga sembuh. “Kami harap apa yang dilakukan Kota Tangerang bisa menjadi contoh untuk 514 kabupaten/kota lainnya. Pemerintah daerah harus lebih aktif memberikan penghargaan kepada kader,” tegas Hariqo.

Ia juga mengingatkan pentingnya akses terhadap informasi yang benar. “Informasi yang tepat bisa menyelamatkan, tapi informasi yang salah bisa menyakitkan dan memicu stigma. Ini tantangan besar kita hari ini,” tutupnya.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyatakan bahwa keberhasilan kota dalam menekan kasus TBC merupakan hasil kerja kolaboratif multisektor yang berjenjang hingga tingkat kelurahan.

“Kami terus berinovasi memperluas akses layanan kesehatan dari tingkat primer hingga rujukan. Penanganan TBC tidak hanya menyangkut aspek kesehatan, tapi juga sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Data tahun 2024 menunjukkan bahwa Kota Tangerang memiliki 5 kasus TBC per 1.000 penduduk, dengan 21% kasus terjadi pada anak-anak di bawah usia 15 tahun. Meski begitu, capaian pengobatan di kota ini sangat baik: 92% pasien dinyatakan sembuh dan cakupan SPM TBC mencapai 100%.

Inovasi-inovasi seperti Ransel TBC (skrining mandiri oleh masyarakat), Asmara TBC (pendampingan pasien oleh kader hingga sembuh), serta intervensi seperti bedah rumah pasien TBC dan edukasi sekolah, menjadikan Kota Tangerang sebagai praktik baik di tingkat nasional.

“Kita tidak bekerja hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan yang bebas dari penyakit. Mari lanjutkan perjuangan ini agar Kota Tangerang menjadi kota yang lebih sehat, maju, dan sejahtera,” ujar Sachrudin.

Sebagai bagian dari upaya edukasi publik, Kemenkes juga mendistribusikan Lembar Balik TBC—media visual bergambar—yang digunakan kader untuk menyampaikan informasi secara menarik dan mudah dipahami masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

841 Desa di Kaltim Dapat Internet Gratis Tahun Ini

Transformasi digital di Kalimantan Timur semakin nyata. Pemprov Kaltim menargetkan 841 desa se-Kaltim mendapatkan akses internet gratis tahun ini. Program ambisius ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal dalam Podcast Radio Smart FM bertajuk “Transformasi Digital di Pedesaan”, Selasa (17/6/25).

“Alhamdulillah, Gubernur punya program internet desa gratis. Satu desa, satu titik layanan publik dan bulanan kita yang bayarkan. Ini bentuk komitmen pemerintah mendorong transformasi digital hingga pelosok,” kata Faisal.

Ketua Asosiasi Diskominfo Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) ini mengakui, pemenuhan akses internet menemui banyak kendala di lapangan. Terutama masih adanya desa-desa yang belum teraliri listrik. Oleh karena itu, strategi konektivitas dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan kondisi wilayah.

“Kami sudah melakukan identifikasi dan menginventarisir kondisi setiap desa. Desa mana yang bisa terjangkau fiber optik, desa mana yang harus menggunakan wireless atau jaringan nirkabel, dan desa mana yang tidak terjangkau keduanya,” terang Faisal.

Pemenuhan internet desa dengan akses fiber optik (FO) akan diprioritaskan karena lebih cepat dan stabil. Desa tanpa FO tapi terjangkau wireless akan memakai jaringan Orbit milik Telkomsel. Desa terpencil tanpa FO dan wireless, serta tanpa listrik akan dipasang Starlink dan panel surya.

“Awal Juni ini, sudah 50 desa terjangkau FO. Target kami 716 desa dari anggaran murni, sisanya 125 desa dari anggaran perubahan. Jadi total 841 desa sampai akhir tahun bisa terealisasi,” ungkap Faisal.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan pemerintah pusat. Meski kewenangan telekomunikasi sejak 2018 ditarik ke pusat, Undang-Undang Cipta Kerja membuka ruang bagi pemda untuk terlibat.

“Kami harap pemerintah pusat, melalui Komdigi, dapat menyelesaikan soal kewenangan akses telekomunikasi. Libatkan provinsi dan daerah sebagai perpanjangan tangan pusat,” ujarnya.

Pria berkacamata ini juga meminta agar pusat memberikan DAK non-fisik bagi daerah dalam mendukung percepatan digitalisasi desa.

Dengan program internet gratis ini, Kaltim menegaskan komitmennya, desa tak lagi jadi titik buta digital, tapi garda depan kemajuan bangsa. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News