Rabu, Januari 28, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Hadirkan Power Bank Sharing, YukCharge Mudahkan Charge Smartphone Dimanapun

SuaraPemerintah.ID – Telah hadir YukCharge, layanan power bank sharing di seluruh Indonesia. YukCharge menyewakan power bank untuk kebutuhan pengguna smartphone agar tidak lagi repot charge baterai. Mudah, murah, dan cepat, kini pengguna smartphone tidak perlu lagi bingung dan khawatir saat loww battery (lowbat).

Pengguna smartphone semakin meningkat tapi masih terkendala saat mereka membutuhkan pengisian daya baterai. Sering terjadi, saat sedang asyik main smartphone di luar rumah seperti kafe dan tempat umum lainnya, tiba-tiba lowbat. Tidak bawa power bank dan repot mau menumpang charge smartphone.

- Advertisement -

Smartphone lowbat adalah masalah yang sering terjadi, apalagi saat di luar rumah dan tidak membawa power bank. Kini, kejadian seperti itu tidak perlu khawatir dan bingung lagi karena sudah ada YukCharge Power Bank Sharing.

YukCharge menghadirkan layanan sewa power bank di berbagai tempat seperti kafe, restoran, gym, club, bahkan airport dan tempat wisata. Saat smartphone lowbat, Anda hanya perlu mendatangi lokasi yang menyediakan layanan YukCharge. Penyewaan mudah dan murah serta fleksibel karena power bank bisa dibawa kemanapun.

- Advertisement -

Co-Founder YukCharge Indonesia Tommy mengatakan bahwa hadirnya YukCharge tentu akan menjadi solusi yang memudahkan para pengguna smartphone saat membutuhkan pengisian daya baterai.

“Dengan hadirnya YukCharge, pengguna smartphone tidak perlu lagi repot membawa power bank kemana-mana. Juga tidak perlu khawatir lagi saat smartphone lowbat ketika berada di luar rumah. YukCharge sudah hadir di berbagai tempat umum di seluruh Indonesia. Sewanya juga murah, mudah, cepat, dan fleksibel,” kata Tommy.

YukCharge User Friendly

Tommy menjelaskan tujuan utama dari hadirnya YukCharge adalah sebagai solusi permasalahan kebutuhan pengisian daya baterai smartphone. Maka pengguna smartphone yang ingin memanfaatkan penyewaan power bank di YukCharge juga harus mudah dan cepat.

“Pengguna bisa langsung menyewa tanpa harus mendownload aplikasi. Bagaimana kalau smartphone sedang lowbat sementara harus download dahulu, kan jadi lama? Cukup user scan QR code saja, 10 detik sudah bisa menggunakan power bank YukCharge. User juga bisa membawa power bank kemanapun dengan biaya sewa yang sangat murah,” jelas Tommy.

Tommy menambahkan bahwa untuk yang pertama kali menggunakan power bank YukCharge akan ada gratis pemakaian. Untuk yang instal aplikasi YukCharge juga diberikan berbagai fasilitas dan benefit tambahan.

“Pengguna aplikasi YukCharge bisa mendapatkan berbagai promo dan diskon, serta informasi lokasi-lokasi yang telah menyediakan layanan YukCharge. Juga mendapatkan bonus extra jam pemakaian bagi yang membantu share aplikasi YukCharge. Juga ada kesempatan menjadi mitra agen YukCharge yang bisa dijadikan peluang bisnis,” tambah Tommy.

Peluang Usaha Sharing Economy YukCharge

YukCharge juga memberikan peluang usaha sharing economy bagi yang ingin menjadi mitra agen YukCharge di seluruh Indonesia. Tommy mengungkapkan bahwa tren bisnis power bank station merupakan peluang market yang besar di Indonesia.

“Indonesia merupakan pasar power bank terbesar kedua setelah Cina. Ini artinya kebutuhan akan power bank sangat besar. Namun orang juga tidak mau repot membawa power bank saat bepergian. Adanya layanan penyewaan power bank juga menjadi layanan tambahan bagi pemilik resto, kafe, mall, dan tempat wisata. Ditambah belum banyak tempat yang menyediakan sharing power bank ini,” ungkap Tommy.

Bagi yang tertarik untuk menjadi mitra sharing economy YukCharge bisa dengan cara mengunduh aplikasi YukCharge. Kemudian mitra bisa melakukan verifikasi dengan membeli mesin slot power bank sharing station 1 unit. Mitra agen bisa menawarkan penyewaan di berbagai tempat yang potensial seperti kafe, restoran, mall, gym, bahkan airport.

“Di Cina sudah banyak sharing power bank terpasang di tempat publik. Seperti mall, restoran, bandara, stasiun, hotel, sampai tempat wisata. Melihat pasar yang sangat pesat di Cina, bukan tidak mungkin hal itu juga akan terjadi di Indonesia. Waktunya untuk para pebisnis melirik dan memanfaatkan peluang yang sudah di depan mata,” ujar Tommy.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru