Jumat, Januari 21, 2022
spot_img

OJK: Anak SMP Bakal Diwajibkan Punya Tabungan Digital

SuaraPemerintah.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ingin segenap komponen masyarakat memiliki tabungan digital, termasuk para anak sekolah sejak di tingkat SMP. OJK berkomitmen untuk mengejar target indeks inklusi keuangan nasional 90 persen pada 2024 mendatang. Pihak otoritas .

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengutarakan, berdasarkan hasil survei pihaknya pada 2018, angka indeks inklusi keuangan di Indonesia tercatat naik sejak transformasi digital tumbuh di tengah masyarakat.

“Hadirnya digital sudah memberikan bahwa inklusi keuangan kita sudah meningkat besar, dimana tahun 2019 sudah tercatat 76,19 persen,” kata Wimboh dalam pembukaan OJK Virtual Innovation Day 2021, Senin (11/10).

Oleh karenanya, OJK pun yakin target inklusi keuangan 90 persen pada 2024 sesuai arahan Presiden Joko Widodo bisa terlaksana. “Dengan hadirnya digitalisasi ini kita ingin menyampaikan seluruh anak SMP sudah harus masuk ke dalam ekosistem tabungan yang berbasis digital,” ujar dia.

Kendati begitu, OJK akan selalu proaktif untuk memitigasi berbagai risiko yang mungkin muncul dari target inklusi keuangan digital tersebut. Salah satunya fenomena cyber crime yang kini marak terjadi lewat kasus pinjaman online atau pinjol ilegal.

“Sehingga cyber security harus kami tingkatkan, dan juga bagaimana juga perlindungan data pribadi menjadi perhatian. Kami tentunya bekerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat dapat terlindungi dengan berbagai risiko tadi,” tuturnya.

Sebelumnya diketahui, OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY memberikan beasiswa kepada pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat di Jateng dalam komitmen inklusi keuangan.

Program tersebut merupakan kerja sama OJK dengan Pemrov Jateng, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (Forkom-IJK) Jateng serta Baznas Jateng.

Rencananya, beasiswa tersebut akan berbentuk tabungan sebanyak 11.000 rekening. Kepala OJK Jateng dan DIY, Aman Santosa menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan untuk memperingati Hari Indonesia Menabung yang telah ditetapkan melalui Keputusan Presiden No. 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bagian program gerakan Satu Pelajar Satu Rekening (KEJAR) dengan sasaran pelajar SMP/SMA/SMK sederajat, karena di usia tersebut mereka sudah mulai mengenal nilai uang,” ucapnya melalui keterangan resmi, Kamis (27/8/2020).

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email suarapemerintah.id@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

HOT NEWS

10,502FansSuka
419PengikutMengikuti
22PengikutMengikuti
1,850PelangganBerlangganan

POPULER

Special Interview

GPR Milenial