SuaraPemerintah.ID-Head Of Brand Ninja Xpress Eko Prasetyo mengungkapkan perusahaan logistik ini minim merasakan dampak dari pandemi Covid-19 yang melanda, dan tetap tumbuh. Pasalnya pada masa ini layanan logistik tetap tumbuh meski ada pembatasan mobilitas.
Eko juga menyebutkan baik pandemi maupun tidak, Ninja Xpress terus berkomitmen melayani dan menempatkan konsumen sebagai proritas mereka, termasuk UMKM. Pihaknya juga berupaya agar ekosistem UMKM yang makin giat memasarkan produk mereka baik di e-commerce dan sosial media.
“Sejak didirikan Ninja Xpress memiliki misi menggerakkan pelaku UMKM untuk terhubung dengan ekosistem digital dengan beberapa program,” kata Eko, Kamis (4/11/21).
Adapun beberapa program dimiliki Nina Xpress untuk membuat UMKM naik kelas antara lain, rewards, kreatif hub, benefit akselerasi, dan juga fasilitas pinjaman untuk seluruh mitra. Setidaknya ada 1 juta UMKM yang sudah bergabung dan ada 400 shipper yang bergabung dengan Ninja Xpress.
“Kami akan terus memberikan kemudahan agar bisa naik kelas dengan cepat dengan program akselerasi sebagai komitmen Ninja Xpress untuk mengantar sukses bagi UMKM,” jelas Eko.
Program ini pengembangan yang berkelanjutan dan berkembang sesuai kebutuhan pelaku UMKM. Tujuannya agar penerapan yang aplikatif dan tanpa biaya, program ini sudah tiga kali dilakukan yang terus berevolusi dan adaptif.
Misalnya pada tahun pertama hanya 30 UMKM, namun ternyata animo sangat tinggi, sehingga pada tahun ke dua tidak dibatasi dan mencapai ribuan UMKM. Adapun yang ketiga fokus kepada jejaring bisnis yang sangat dibutuhkan UMKM saat ini.
“Berusaha memberikan akses bisnis, misalnya ke pemerintahan, yakni Kemenkop dan Kemenperin. Bukan cuma itu, kami juga membantu permodalan dengan plafon dan tenor yang menarik,” paparnya dilansir dari cnbc indonesia.
Selain itu, dirinya juga mengajak UMKM bertemu dengan mentor-mentor andal agar UMKM bisa belajar untuk meningkatkan bisnis mereka.
“Kami akan berusaha untuk solutif bagi rekan-rekan UMKM,” tutup Eko.


.webp)


















