spot_img

BERITA UNGGULAN

Wajah Baru Malioboro, Lebih Tertata Rapi Namun Serasa Ada yang Hilang

SuaraPemerintah.ID – Terhanyut aku akan nostalgi. Saat kita sering luangkan waktu. Nikmati bersama…, suasana Yogya. Petikan lagu Yogyakarta yang dipopulerkan Katon Bagaskara dan KLa Project ini yang menyambut para tamu saat menikmati bersantap malam di Teras Malioboro 2. Malam itu, udara cerah dan bintang bersinar dibalik gelapnya malam. Tampak beberapa para tamu menikmati Burung Puyuh goreng d lesehan Terang Bulan. Nafsu makan mereka seketika bertambah lahap lantaran ditemani alunan musik para pengamen yang melintas di sekitaran Teras Malioboro 2.

Sisanya, pengunjung yang lain menikmati aneka kulineran yang tersedia di area Teras Malioboro 2. Kemudian tampak juga beberapa pengunjung lain yang menikmati kulineran di area ini sambil dilukis sketsa wajah oleh seniman di Teras Malioboro 2.

- Advertisement -

Memang, suasana di area Teras Malioboro 2 ini ada yang berbeda dibanding menikmati suasana Malioboro tempo dulu. Pada Teras Malioboro 2 ini menggunakan bekas kantor dinas pariwisata di daerah istimewa Yogyakarta. Sementara Teras Malioboro 1 dipakai dengan menggunakan eks gedung bioskop indra.

Melalui Teras Malioboro 1 dan 2 ini selain menyajikan pusat jajanan atau kuliner, juga menjadi area atau lapak baru bagi para pedagang kaki lima atau PKL yang awalnya menjejali jalan di sekitar kawasan Malioboro.

- Advertisement -

Berdasarkan kebijakan pemerintah Yogyakarta yang telah memindahkan para PKL Malioboro ke Teras Malioboro 1 dan 2. Pada akhirnya di area ini menjadi ikon baru di Malioboro, ikon destinasi pariwisata baru dan yang terutama sebagai tempat baru yang ditujukan bagi para pedagang kaki lima yang selama memenuhi setiap lorong sepanjang jalan Malioboro.

Area ini juga meyajikan banyaknya spot foto yang sangat diminati para wisatawan dari dalam dan luar kota Yogyakarta.

Seperti pada Teras Malioboro 1 selain spot foto yang menjadi incaran para pengunjung juga terdapat spot tulisan yang digemari masyarakat yang menjadikan sebagai latar belakang berpose atau saat mengabadikan gambar.

Kehadiran spot tulisan kreatif seperti “Jogja terbuat rindu, pulang dan angkringan!”Lalu tulisan “Bagi setiap orang yang pernah tinggal di Jogja, setiap sudut di kota jogja adalah romantis!” Tentu saja melalui spot tulisan meski terkesan sederhana, namun kata-kata tersebut sangat dalam maknanya, mengena di hati siapapun yang pernah tinggal di kota gudeg ini.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru