SuaraPemerintah.ID – Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Yusharto Huntoyungo, memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan rumah layak huni sebagai bagian dari upaya mengatasi kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam sebuah diskusi yang bertema “Mendorong Pemerintah Daerah dalam Inovasi Pengembangan Urban Living yang Toleran terhadap Keberlanjutan Lingkungan Hidup, Kesehatan, Ketertiban, Keamanan, dan Kenyamanan Masyarakat”, yang diselenggarakan oleh Tender Indonesia. Diskusi ini berlangsung di Pameran ARCH.ID ICE BSD, Stage POD 1, pada Jumat (23/2/2024).
Yusharto menjelaskan bahwa pembangunan rumah layak huni menjadi langkah strategis dalam memberikan tempat tinggal yang pantas bagi masyarakat yang terpinggirkan dan berada dalam kondisi ekonomi sulit. Menurutnya, program ini tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga memberikan rasa memiliki, keamanan, dan kesejahteraan yang lebih baik bagi masyarakat.
Dia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya persentase kepemilikan rumah tangga atas hunian, seperti yang terlihat dari data tahun 2023. Oleh karena itu, ia mendorong dukungan untuk program ini dan menegaskan perlunya memastikan agar program tersebut berjalan sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Yusharto juga membahas berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah (Pemda) untuk menyediakan perumahan yang layak bagi masyarakat. Salah satunya adalah contoh dari Kota Cimahi yang memiliki rusunawa ecogreen. Menurutnya, inovasi ini memungkinkan masyarakat untuk menikmati fungsi-fungsi perumahan yang juga terintegrasi dengan fungsi sosial serta kegiatan lain sesuai dengan kebutuhan mereka.
Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News


.webp)
















