spot_img

BERITA UNGGULAN

Realisasi PNBP Indonesia Tembus Rp99,34 Triliun Hingga September 2024

SuaraPemerintah.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan bahwa realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp99,34 triliun atau 87,5 persen dari target yang ditetapkan hingga September 2024. Pencapaian ini disampaikan Bahlil dalam acara Pemberian Penghargaan Prestasi Penerapan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik Tahun 2024 di Jakarta, Rabu malam.

“Saya juga bersyukur kepada Tuhan bahwa hari ini target dari pada realisasi PNBP kita sudah mencapai 87,5 persen sampai dengan September,” kata Bahlil di sela menghadiri Pemberian Penghargaan Prestasi Penerapan Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik Tahun 2024 di Jakarta, Rabu malam.

- Advertisement -

Dengan capaian yang hampir 90 persen ini, Bahlil percaya bahwa realisasi target penuh PNBP dapat dicapai pada akhir tahun ini. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti peran penting mineral dan batu bara sebagai komoditas ekspor unggulan Indonesia.

Bahlil menekankan bahwa meskipun dunia beralih ke energi baru terbarukan, batu bara tetap berkontribusi besar bagi perekonomian Indonesia. Saat ini, Indonesia merupakan salah satu pengekspor batu bara terbesar di dunia, dengan total ekspor hampir mencapai 600 juta metrik ton per tahun.

- Advertisement -

“Kita tahu untuk batu bara ekspor kita sekarang salah satu yang terbesar di dunia. Hampir sekitar 600 juta (metrik ton per tahun) dan power plant kita membutuhkan sekitar 140 juta metrik ton per tahun,” ujarnya.

Meski fokus pada pengembangan energi terbarukan semakin meningkat, Bahlil menyatakan bahwa kontrak ekspor batu bara dengan negara-negara Eropa masih berjalan hingga saat ini.

“Tetapi saya ingin menyampaikan bahwa di dunia pun, di Eropa pun sampai sekarang masih melakukan kontrak ekspor dengan Indonesia dalam rangka mensuplai di beberapa negara Eropa,” ucap Bahlil.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga menegaskan pentingnya penerapan kaidah-kaidah pertambangan yang baik oleh para pengusaha. Ia meminta pelaku usaha di sektor nikel, batu bara, dan mineral lainnya untuk selalu memperhatikan dan menjaga lingkungan.

Sebagai bagian dari upaya penegakan aturan, Bahlil mengungkapkan bahwa dirinya tengah menyusun langkah-langkah bersama Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM untuk menertibkan para pelaku usaha yang belum mematuhi kaidah pertambangan.

Langkah itu bertujuan untuk menciptakan industri tambang yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Bahlil juga menekankan bahwa dirinya tidak ingin bersikap sewenang-wenang terhadap pengusaha. Namun, ia mengingatkan bahwa para pengusaha juga harus patuh pada aturan lingkungan yang ada agar sektor tambang dapat terus berkelanjutan.

“Saya tidak ingin dzalim sama teman-teman pengusaha. Tapi juga teman-teman pengusaha tolong ikuti aturan lingkungan yang baik supaya ada keberlangsungan,” kata Bahlil.

Oleh karena itu, ia juga meminta para pengusaha untuk introspeksi dan mulai memperbaiki tata kelola tambang secara bertahap, jika tidak bisa melakukannya sekaligus.

Sebagai mantan pengusaha, Bahlil menyatakan bahwa ia memahami tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha.

Namun, ia juga menegaskan bahwa aturan tetap harus dipatuhi, dan tidak akan ada toleransi bagi mereka yang merusak lingkungan atau melanggar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Saya diperintah oleh Bapak Presiden Jokowi maupun Presiden (terpilih) Prabowo untuk menertibkan yang tidak tertib. Yang sudah setengah tertib kita naikkan skala prioritasnya untuk tertib. Tapi kalau semua rusak sama sekali, terpaksa saya eksekusi dengan cara-cara lama,” kata Bahlil.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru