SuaraPemerintah.ID – Dalam pertemuan bilateral antara Indonesia dan India menargetkan peningkatan kerjasama perdagangan guna kesejahteraan perekonomian kedua negara. Pertemuan ini diselenggarakan di sela-sela perhelatan G20 Parliamentary Speaker’s Summit (P20) di Komplek Parleman Indonesia.
Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi oleh Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka, Anggota BKSAP DPR RI Gilang Dhiela Fararez, dan Puteri Anetta Komarudin bertemu dengan Ketua Lok Sabha India Om Birla beserta tamu delegasi lain dari India membicarakan peningkatan perdagangan dan investasi.
Puan menyampaikan, hubungan baik kedua negara ditunjukkan melalui Strategic Comprehensive Partnership yang telah terbangun. Menurutnya Indonesia dan India telah bekerjasama dalam berbagai sektor strategis.
“Saat ini pencapaian perdagangan bilateral kedua negara adalah USD18–19 miliar. Selanjutnya diharapkan, pada tahun 2025, akan terjadi peningkatan nilai perdagangan sebesar USD50 miliar,” ujar Puan di ruang pertemuan Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10/2022).
Di kesempatan ini Puan mengungkapkan, di bidang ekonomi India merupakan salah satu pasar penting, di sektor pariwisata, turis dari India banyak berkonribusi untuk Indonesia. Setiap tahunnya sekitar 500 ribu orang wisatawan dari India berkunjung ke Indonesia.
“Namun sangat disayangkan akibat pandemi, terjadi penurunan jumlah wisatawan. Ke depan saya berharap kunjungan wisatawan dari India semakin meningkat,” harap Puan.
Adapun dalam bidang kerjasama maritim, Indonesia merupakan negara pertama yang memiliki kerangka kerja sama maritim dengan India. Kedua pemimpin negara telah menyepakati Shared Vision on Maritime Cooperation in Indo-Pacific yang bertujuan mendorong kerja sama perdagangan dan investasi, Sustainable Development of Marine Resources, Disaster Risk Management, pariwisata, pertukaran budaya, keamanan dan keselamatan maritim, serta riset dan teknologi.
Saat pertemuan ini Puan juga menyampaikan, apresiasi penyelenggaraan Pertemuan ke-3 Biennial Trade Minister’s Froum (BTMF) pada 29 Juni 2020 yang menjadi forum pembahasan isu bilateral terkait hambatan tarif, akses pasar, dan fasilitasi perdagangan antara India dan Indonesia.
Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News


.webp)
















