Beranda blog Halaman 1041

Indonesia–Australia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Strategis di Indo-Pasifik

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, sepakat untuk memperdalam kerja sama strategis antara kedua negara demi kemakmuran, keamanan, dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Hal tersebut disampaikan PM Albanese dalam keterangan pers bersama usai pertemuan bilateral yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 15 Mei 2025.

“Saya datang ke kawasan ini terlebih dahulu karena kawasan ini adalah yang utama. Saya di Indonesia karena tidak ada hubungan yang lebih penting bagi Australia daripada hubungan ini, dan tidak ada negara yang lebih penting bagi kemakmuran, keamanan, dan stabilitas Indo-Pasifik daripada Indonesia,” ucap PM Albanese.

PM Albanese memuji perkembangan pesat Indonesia, yang kini menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia berdasarkan jumlah penduduk, dan diproyeksikan akan menjadi ekonomi terbesar kelima pada dekade berikutnya.

“Indonesia sudah menjadi negara dengan populasi terbesar keempat di dunia dan diproyeksikan menjadi ekonomi terbesar kelima di dunia pada akhir dekade berikutnya. Pertumbuhan dan transformasi ini merupakan hasil kerja keras dan aspirasi rakyat Indonesia,” tutur PM Albanese.

PM Albanese pun mengapresiasi program-program pembangunan yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia, salah satunya seperti program makan bergizi gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo.

“Program pembangunan bangsa yang meningkatkan kehidupan seperti inisiatif makanan bergizi gratis dari Presiden. Pertumbuhan bangsa dan wilayah Anda juga berbicara tentang kemakmuran dan kesempatan yang diciptakan oleh perdagangan bebas dan adil serta oleh perdamaian dan stabilitas yang memungkinkannya,” lanjutnya.

Di bidang hubungan luar negeri, PM Albanese menyampaikan bahwa Australia mendukung Indonesia untuk bergabung dengan Organisasi untuk Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi (Organization for Economic Co-operation and Development/OECD) dan Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (The Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership/CPTPP).

“Saya jamin Pak Presiden, Australia mendukung Indonesia untuk bergabung dengan OECD dan juga kenaikan Indonesia ke CPTPP,” tutur PM Albanese.

Dalam konteks kerja sama ekonomi, PM Albanese menekankan pentingnya peningkatan hubungan perdagangan dan investasi antara kedua negara. PM Albanese mengajak semua pihak—pemerintah, sektor bisnis, hingga masyarakat sipil—untuk lebih aktif dalam memanfaatkan potensi ini.

“Untuk mengubah potensi luar biasa menjadi kemajuan konkret, maka kita semua, pemerintah, bisnis, dan masyarakat sipil perlu menunjukkan keterlibatan dan ambisi yang lebih besar,” lanjutnya.

Lebih lanjut, PM Albanese menyoroti pentingnya hubungan kedua negara dalam memperkuat keamanan regional, dengan menegaskan pentingnya implementasi perjanjian kerja sama pertahanan yang telah diumumkan bersama pada Agustus 2024 lalu. PM Albanese berharap kedepannya kedua negara bisa bekerja sama lebih erat dalam bidang pertahanan.

“Ini merupakan langkah paling signifikan dalam kemitraan keamanan Australia dan Indonesia selama tiga dekade. Saya tegaskan bahwa saya tidak melihat perjanjian ini sebagai langkah terakhir, melainkan langkah berikutnya. Saya ingin kita memiliki tujuan yang lebih tinggi, melangkah lebih jauh, dan bekerja sama lebih erat,” ucap PM Albanese.

Lebih lanjut, PM Albanese mengapresiasi Presiden Prabowo atas sambutan hangat yang diberikan terhadap kunjungannya di Indonesia. PM Albanese menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan Australia tidak hanya penting bagi kedua negara, tetapi juga bagi stabilitas dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas.

“Saya berterima kasih atas sambutan luar biasa dan kemurahan hati yang telah kami terima di sini. Merupakan suatu kehormatan luar biasa bagi saya untuk mewakili negara yang saya cintai di sini, di wilayah yang kita cintai bersama,” tutup PM Albanese.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Langkah Strategis Pemerintah Bangun Fondasi Ekonomi Berkelanjutan

Mempertimbangkan stabilitas perekonomian global yang masih dihadapkan pada berbagai tantangan seperti ketidakpastian geopolitik, perlambatan perdagangan dunia, suku bunga tinggi di negara maju, hingga ketegangan di berbagai kawasan, sejumlah lembaga memberikan pandangan dan proyeksi pertumbuhan ekonomi global akan mengalami penurunan.

Meski menghadapi berbagai kondisi tersebut, Pemerintah tetap optimis mampu merealisasikan pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2025 dengan tetap pada koridor angka 5%. Optimisme tersebut didukung oleh stabilitas makroekonomi yang terus terjaga, pengendalian tingkat inflasi secara konsisten, serta berbagai langkah strategis lainnya yang terus diperkuat.

“Dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global, Pemerintah telah menyiapkan dan menjalankan berbagai kebijakan jangka pendek, serta kebijakan jangka menengah untuk menyiapkan fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ungkap Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto.

Kebijakan Jangka Pendek

Sejumlah kebijakan jangka pendek yang telah disiapkan Pemerintah, yakni:

  1. Penguatan Konsumsi Rumah Tangga dan Daya Beli Masyarakat
  • Perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mendukung ketahanan gizi sekaligus mendorong perputaran ekonomi di sektor pangan lokal
  • Penyaluran bantuan sosial tepat sasaran untuk melindungi daya beli masyarakat rentan
  • Stimulus konsumsi melalui diskon transportasi publik dan subsidi listrik untuk rumah tangga tertentu
  • Mempercepat realisasi belanja negara untuk memperkuat daya dorong fiskal
  1. Peningkatan Kemudahan Berusaha
  • Pelaksanaan Instruktur Presiden mengenai Deregulasi untuk menyederhanakan izin usaha
  • Penyelesaian revisi Peraturan Presiden tentang Bidang Usaha Penanaman Modal (BUPM)
  1. Penguatan Pembiayaan Sektor Produktif
  • Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan target yang lebih besar
  • Implementasi Kredit Investasi Padat Karya yang diarahkan pada sektor-sektor strategis
  • Fasilitasi pembiayaan Koperasi dan UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing
  1. Perluasan Akses Pasar Ekspor
  • Percepatan penyelesaian perjanjian perdagangan seperti IEU-CEPA, dan CP TPP
  • Penetrasi pasar ekspor non-tradisional dan penguatan kerja sama dengan negara-negara BRICS
  • Dukungan promosi dan fasilitasi ekspor untuk UMKM berpotensi ekspor
  1. Kebijakan Deregulasi
  • Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Satuan Tugas Deregulasi akan segera terbentuk, namun tim sudah mulai bekerja mengidentifikasi masalah perizinan ekspor-impor yang dikeluhkan pengusaha. Paket kebijakan yang akan segera diumumkan diharapkan dapat meningkatkan kinerja ekspor dan daya saing industri dalam negeri
  • Kebijakan Deregulasi ini sejalan dengan upaya transformasi kebijakan dalam rangka aksesi Indonesia ke OECD.

Kebijakan Jangka Menengah

Selain kebijakan jangka pendek, Pemerintah juga telah menyiapkan kebijakan jangka menengah, yakni:

  1. Percepatan Hilirisasi dan Industrialisasi
  • Pengembangan industri pengolahan mineral seperti nikel, bauksit, dan tembaga
  • Penguatan rantai nilai industri kelapa sawit dan komoditas strategis lainnya
  • Pembangunan kawasan industri terintegrasi untuk menciptakan ekosistem industri yang kompetitif
  1. Transformasi Ekonomi Digital
  • Pengembangan infrastruktur digital yang merata di seluruh wilayah Indonesia
  • Peningkatan kapasitas dan daya saing start-up teknologi nasional
  • Akselerasi digitalisasi UMKM dan sektor publik
  1. Transisi Energi dan Ekonomi Hijau
  • Pembangunan energi terbarukan dengan target kapasitas yang ditingkatkan
  • Pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan infrastruktur pendukungnya
  • Implementasi proyek energi bersih seperti PLTP Muara Laboh yang telah mendapatkan pendanaan sebesar USD499 juta dari AZEC

“Kami menyadari bahwa mencapai pertumbuhan di atas 5% membutuhkan kerja sama seluruh pihak, baik Pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Namun dengan kombinasi kebijakan jangka pendek yang adaptif dan kebijakan jangka menengah yang strategis, Pemerintah yakin pemulihan ekonomi akan terus berlangsung dan semakin kuat ke depan,” pungkas Juru Bicara Haryo.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan Samsat Keliling Hadir di 14 Titik Jadetabek Hari Ini, Cek Lokasinya!

Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan Samsat Keliling pada hari Jumat (16/5) untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Layanan ini tersedia di berbagai titik strategis yang tersebar di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek).

Informasi resmi dari akun X (dulu Twitter) TMC Polda Metro Jaya menyebutkan bahwa Samsat Keliling beroperasi di 14 lokasi berbeda, dengan waktu layanan yang bervariasi. Berikut daftar lengkap lokasi dan jam operasional Samsat Keliling di wilayah Jadetabek:

Lokasi Samsat Keliling Jakarta:

  • Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng, pukul 08.00–14.00 WIB.

  • Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat dan parkir Itali Mall Artha Gading, pukul 08.00–14.00 WIB.

  • Jakarta Barat: Mal Citraland, pukul 08.00–14.00 WIB.

  • Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat (08.00–15.00 WIB) dan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan (09.00–14.00 WIB).

  • Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat dan Pasar Induk Kramat Jati, pukul 08.00–14.00 WIB.

Lokasi Samsat Keliling Bodetabek:

  • Kota Tangerang: Halaman parkir Samsat, pukul 08.00–14.00 WIB.

  • Serpong: Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB) dan Mal ITC BSD Serpong (16.00–19.00 WIB).

  • Ciledug: Kantor Kecamatan Pinang dan Rukan Fresh Market Green Lake City Cipondoh, pukul 09.00–12.00 WIB.

  • Ciputat: Kantor Kelurahan Pondok Betung, pukul 09.00–12.00 WIB.

  • Kelapa Dua: Pasar Modern Intermoda Cisauk dan halaman GTown Square Gading, pukul 08.00–14.00 WIB.

  • Kota Bekasi: Halaman parkir Samsat, pukul 09.00–14.00 WIB.

  • Kabupaten Bekasi: Halaman parkir Samsat, pukul 09.00–14.00 WIB.

  • Depok: Halaman parkir Samsat, pukul 08.00–14.00 WIB.

  • Cinere: Halaman parkir Samsat, pukul 08.00–14.00 WIB.

Dokumen yang Harus Disiapkan:

Untuk menggunakan layanan Samsat Keliling 2024, wajib pajak diwajibkan membawa dokumen asli dan fotokopi sebagai berikut:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) sesuai dengan nama pada STNK,

  • Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB),

  • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Perlu diketahui, Samsat Keliling hanya melayani pembayaran PKB tahunan. Sementara untuk layanan perpanjangan STNK lima tahunan dan penggantian pelat nomor, masyarakat tetap harus mengunjungi kantor Samsat induk terdekat.

Layanan ini menjadi bagian dari upaya Polda Metro Jaya dalam memberikan kemudahan akses dan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak kendaraan bermotor.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Daftar Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Cek Jadwal dan Syaratnya

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling Jakarta pada Jumat, guna memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku. Layanan ini hadir sebagai bentuk kemudahan dalam mengurus kelengkapan berkendara secara legal tanpa harus datang ke kantor Satpas.

Melalui akun X (dulu Twitter) resmi TMC Polda Metro Jaya, diinformasikan bahwa layanan SIM Keliling beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di lima wilayah DKI Jakarta.

Berikut daftar lokasi SIM Keliling Jakarta hari ini:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung

  • Jakarta Utara: LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Barat: Mall Citraland

  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Untuk dapat memperpanjang SIM melalui layanan ini, pemohon diwajibkan membawa dokumen berupa KTP asli dan fotokopi, serta SIM asli dan fotokopinya. Di lokasi, masyarakat akan diminta mengisi formulir permohonan, menjalani pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, dan sesi pengambilan foto.

Perlu dicatat bahwa layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih aktif. Jika masa berlaku SIM sudah habis, maka pemohon wajib mengurus permohonan SIM baru di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.

Terkait biaya, perpanjangan SIM dikenakan tarif sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), yakni Rp80.000 untuk SIM A dan Rp75.000 untuk SIM C.

Layanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat Jakarta dalam memperbarui dokumen SIM dengan mudah, cepat, dan efisien, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kelengkapan surat kendaraan dalam berkendara.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini Didominasi Awan dan Hujan Ringan, Suhu Tertinggi Capai 31°C

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta pada hari Jumat (16/5) akan didominasi oleh cuaca berawan dan hujan dengan intensitas ringan.

Dalam laporan cuaca harian yang dirilis melalui situs resminya, BMKG menyebutkan bahwa sejak pagi hari, seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diperkirakan akan diselimuti awan.

Memasuki siang hari, cuaca berawan masih bertahan di Kepulauan Seribu. Namun, sebagian besar wilayah daratan Jakarta seperti Jakarta Pusat, Utara, Barat, Selatan, dan Timur diprediksi akan diguyur hujan ringan. Warga diimbau untuk tetap waspada dan membawa perlengkapan hujan jika beraktivitas di luar ruangan.

Sementara itu, pada sore hari, langit cerah diperkirakan akan menghiasi Kepulauan Seribu. Sebaliknya, lima wilayah lainnya di Jakarta diprediksi tetap berada dalam kondisi berawan hingga malam hari.

BMKG juga menyampaikan bahwa suhu udara di Jakarta hari ini berkisar antara 24 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi, yakni antara 68 persen hingga 97 persen.

Dengan kondisi cuaca yang cukup dinamis, masyarakat diharapkan dapat merencanakan aktivitas harian dengan memperhatikan prakiraan cuaca terkini. Untuk informasi lebih lanjut dan pembaruan cuaca real-time, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG atau aplikasi cuaca terpercaya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Al Haris Temui Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Bahas Rencana Hibah ANHA untuk Kelola Danau Sipin

Gubernur Jambi, Al Haris, melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta, Kamis (15/05/25).

Dalam kesempatan ini turut hadir juga jajaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian PU.

Dalam keterangannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa agenda utama pertemuan ini adalah membahas rencana hibah dari ANHA Industry sebuah perusahaan Korea.

Bantuan tersebut mencakup pemetaan Danau Sipin serta pengadaan teknologi pengelolaan sampah dan pemasangan panel surya di kawasan danau.

“Hari ini saya hadir di Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU dalam rangka rapat dengan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur dan ANHA Industry terkait dengan rencana hibah dari ANHA, sebuah perusahaan Korea, yaitu pemetaan Danau Sipin, mulai dari mesin pengelolaan sampah hingga pemasangan solar panel di lokasi,” ujarnya.

Lebih jauh, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa upaya ini juga merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Jambi untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda kawasan perkotaan.

“Selain itu, juga sebagai salah satu upaya mengurangi banjir yang belakangan ini sering terjadi di wilayah perkotaan,” tambahnya.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan dalam pengelolaan sumber daya air serta menjalin kerja sama internasional guna mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Pertemuan ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program hibah dan menjadi titik awal peningkatan kualitas lingkungan dan infrastruktur pengendalian banjir di Kota Jambi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kementan Perkuat Keterbukaan Informasi Publik Lewat Evaluasi PPID

Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong keterbukaan informasi publik di seluruh Unit Kerja (UK). Melalui kegiatan evaluasi dan monitoring keterbukaan informasi tahun 2024, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementan ingin memastikan bahwa setiap informasi publik dikelola dan disampaikan dengan baik, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat.
Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Tri Melasari yang membuka kegiatan evaluasi ini, menegaskan bahwa prinsip keterbukaan informasi publik bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk tanggung jawab pelayanan publik.
“Prinsipnya, kita saling mengawal keterbukaan informasi publik. Ini bukan hanya soal patuh aturan, tapi bagian dari budaya kerja kita,” tegas Tri Melasari.
Kegiatan evaluasi ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana unit kerja di lingkungan Ditjen PKH Kementan telah menjalankan amanat undang-undang Keterbukaan Informasi Publik.
Ketua Kelompok Pengelolaan Informasi Publik, Biro Humas Informasi Publik Kementan, Erwin Zulkarnaen memaparkan bahwa terdapat beberapa komponen penilaian utama Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), mulai dari ketersediaan informasi di website, penggunaan sarana dan prasarana, hingga inovasi pelayanan.
“Kami juga menilai komitmen pimpinan, optimalisasi penggunaan Portal PPID, dan bagaimana unit mengelola media sosial sebagai sarana penderasan informasi publik,” jelas Erwin.
Erwin menekankan pentingnya detail dalam penyediaan layanan informasi. Salah satunya adalah keberadaan meja layanan informasi publik yang jelas dan mudah dikenali oleh masyarakat.
“Harus ada papan nama, ruang konsultasi yang ditandai, dan semua informasi tidak hanya diletakkan di website, tapi juga harus diunggah di Portal PPID,” ujarnya.
Dari hasil monitoring ini, Ditjen PKH Kementan mendorong beberapa perbaikan, seperti peningkatan kualitas layanan informasi untuk disabilitas, optimalisasi media sosial secara konsisten, peningkatan pembaruan data dan informasi yang relevan bagi pengguna layanan serta pembinaan karakter dan etika pelayanan di lingkungan PPID.

 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

HD Segera Realisasikan Pembangunan Jalan Muara Enim-Pali yang Terbengkalai 32 Tahun

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru meninjau ruas jalan yang menghubungkan Desa Talang Nangka, Kabupaten Muara Enim, dengan Desa Pandan di Kabupaten Pali pada Selasa (13/5/2025) siang.

Dalam peninjauan yang didampingi oleh Bupati Muara Enim H. Edison dan Bupati Pali Asgianto, Gubernur Herman Deru menerima laporan mengenai proyek pembangunan jalan yang menghubungkan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kabupaten Muara Enim, dan Kota Prabumulih yang terbengkalai selama lebih dari tiga dekade.

“Jadi ada dua Bupati kesayangan Saya ini datang, menyampaikan bahwa wilayah mereka terasa jauh meskipun berdekatan. Ada jembatan yang telah dibangun di wilayah Kabupaten Pali menuju Kabupaten Muara Enim ini sudah sekitar 10 tahun, dan ada jalan yang sudah dirintis sejak tahun 1990 sampai 1993, berarti sudah 32 tahun namun belum ada akses jalannya,” ungkap Herman Deru.

Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa keberadaan ruas jalan penghubung antar tiga daerah ini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumsel. Ia menekankan pentingnya infrastruktur jalan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di ketiga wilayah tersebut.

“Jalan ini memang sangat dibutuhkan, oleh karena itu saya instruksikan agar area 5,3 kilometer ini di-clearing dulu,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru meminta para Kepala Desa dan Camat di wilayah terkait untuk aktif berkoordinasi dengan masyarakat dalam mempersiapkan segala hal terkait pembangunan jalan. Ia juga memastikan bahwa bantuan dana dari Pemerintah Provinsi untuk proyek ini akan segera dicairkan pada tahun 2025.

“Saya minta para Kepala Desa dan Pak Camat untuk mengawal ini sehingga tahun ini juga insya Allah segera terealisasi. Bantuan dari pemerintah provinsi untuk pembangunan ini tahun ini juga akan dikucurkan dan pekerjaannya dilaksanakan,” tambahnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pasar Murah di Singosari Diserbu Warga, Gubernur Khofifah Dorong Ketahanan Pangan dan Zero Stunting

Ribuan warga Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang memadati gelaran pasar murah yang diselenggarakan oleh Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa secara langsung meninjau kegiatan yang menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga jauh di bawah pasaran ini.

Pasar murah ini bertujuan membantu daya beli masyarakat serta mengendalikan inflasi sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan di Jawa Timur.

“Alhamdulillah, antusiasme warga sangat tinggi karena harga yang ditawarkan jauh lebih murah dari harga pasar maupun HET,” ujar Gubernur Khofifah.

Beberapa harga komoditas yang dijual antara lain:

  • Beras Premium: Rp14.000/kg (di bawah HET Rp14.900/kg)
  • Minyakita: Rp13.000/liter (harga pasar Rp16.000/liter)
  • Telur Ayam Ras: Rp22.000/kg (HET Rp30.000/kg)
  • Gula Pasir: Rp14.000/kg (HET Rp17.500/kg)
  • Bawang Merah: Rp30.000/kg (HET Rp41.500/kg)

Lokasi pasar murah sengaja dipilih dekat permukiman warga untuk menjangkau masyarakat secara langsung. Di sela kunjungannya, Khofifah juga membagikan telur kepada ibu hamil dan balita, serta memberikan beras kepada lansia.

Pembagian telur ini merupakan bagian dari upaya mendukung gizi keluarga dan pencegahan stunting. “InsyaAllah program stunting di Jatim akan terus ditekan hingga nol. Kita terus kerja keras untuk itu,” tegasnya.

Warga pun mengaku sangat terbantu. Eka (20), ibu hamil, mengatakan telur yang diterima akan dimanfaatkan untuk keperluan gizi dirinya dan anak balitanya. Sementara Mariati (34), warga lainnya, berharap kegiatan serupa terus diadakan karena sangat membantu warga desa.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Malang Sanusi, Forkopimda Malang, Kepala Dinas terkait Pemprov Jatim, serta perwakilan Universitas Brawijaya dan Perhutani.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Pramono Dorong Kolaborasi Warga Tingkatkan Kualitas Permukiman

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau kawasan permukiman di RW 01, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (15/5). Lokasi ini menjadi bagian dari Program Peningkatan Kualitas Permukiman Tahun 2025.

Gubernur Pramono mengungkapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi berbagai fasilitas umum, seperti sanitasi komunal, sarana mandi, cuci, kakus (MCK), dan saluran irigasi di 55 RW di Jakarta.
Dari jumlah tersebut, terpilih lima lokasi untuk menjadi sorotan utama dalam program Peningkatan Kualitas Permukiman, yaitu:

  1. RW 01, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat
  2. RW 11, Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat
  3. RW 02, Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara
  4. RW 02, Kelurahan Manggarai Selatan, Jakarta Selatan
  5. RW 04, Kelurahan Cipinang, Jakarta Timur

“Saya lihat sendiri di sini banyak yang perlu diperbaiki. Maka, secara serius kami ingin melakukan berbagai perbaikan. Di sini juga akan dibangun Balai RW yang baru. Tanahnya milik warga dan nantinya dapat digunakan sepenuhnya untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan,” ujar Gubernur Pramono.

Ia menambahkan, Jakarta yang memiliki citra sebagai kawasan metropolitan megah harus berbenah, terutama di kawasan padat penduduk. Menurutnya, berbagai persoalan seperti sanitasi yang buruk dan keterbatasan akses air bersih berdampak pada peningkatan risiko penyakit, rendahnya kualitas pendidikan, serta menurunnya produktivitas warga.

“Ini menjadi perhatian kita bersama karena setiap warga negara berhak untuk menempati, menikmati, serta memiliki tempat tinggal yang layak dan mendapatkan lingkungan hidup yang sehat. Dengan menyediakan lingkungan yang tertata dan dilengkapi fasilitas dasar yang memadai, ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam hal kesehatan, ekonomi, dan masa depan warga Jakarta,” tambah Gubernur Pramono.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, mewakili masyarakat RW 01, Kelurahan Menteng, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Gubernur Pramono ke kawasan tersebut. Ia mengatakan, berbagai program Pemprov DKI Jakarta terkait pembangunan yang menunjang kebutuhan dan pelayanan warga patut diapresiasi.

“Atas nama warga, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas upaya serta program-program yang dijalankan Gubernur, terutama di wilayah-wilayah padat alias kumuh atau sulit seperti ini. Banyak wilayah padat penduduk yang membutuhkan perhatian, terutama anak-anak mereka agar memperoleh jaminan pendidikan. Ada pepatah mengatakan bahwa tingkat kesejahteraan seseorang berbanding lurus dengan tingkat pendidikannya. Jadi, mohon Gubernur dapat membantu hal tersebut,” ujar Basri Baco.

Dalam peninjauan ini, Gubernur Pramono turut didampingi oleh Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda DKI Jakarta, Afan Adriansyah; Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) DKI Jakarta, Kelik Indrianto; serta Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, beserta jajaran.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News