Beranda blog Halaman 1214

Menteri PU Ajak Kepala Daerah Perkuat Koordinasi Pembangunan Infrastruktur

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menghadiri pelantikan serentak 961 kepala daerah dan wakil kepala daerah yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2).

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata, kokoh, dan berkelanjutan sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo.

“Pelantikan ini bukan sekadar peresmian kepemimpinan baru di daerah, tetapi juga awal kerja sama yang lebih kuat antara pusat dan daerah. Saya yakin para kepala daerah yang baru dilantik akan membawa semangat baru dalam membangun wilayahnya,” ujar Menteri Dody.

Baca juga: Menteri PU Percepat Pembukaan Akses Pascabencana di Pekalongan

Ia juga menekankan bahwa pembangunan yang efektif membutuhkan koordinasi erat antara Kementerian PU dan OPD bidang pekerjaan umum (Dinas PU) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Kementerian PU siap bekerja sama dengan OPD bidang pekerjaan umum di bawah gubernur dan kepala daerah untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Menteri Dody menjelaskan bahwa Kementerian PU bertanggung jawab atas proyek strategis nasional seperti jalan tol, bendungan, dan infrastruktur berskala besar lainnya. Sementara itu, OPD bidang pekerjaan umum menangani jalan daerah, saluran irigasi tersier, serta infrastruktur lokal sesuai kebutuhan masyarakat. Agar pembangunan lebih terarah, ia mengajak kepala daerah memperkuat koordinasi dengan Balai Kementerian PU di wilayah masing-masing.

“Dengan koordinasi yang baik, pembangunan bisa dipercepat, efisien, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Menteri Dody juga menyoroti efisiensi anggaran. Ia mengingatkan bahwa melalui Inpres 1 Tahun 2025, APBN dan APBD harus dikelola dengan efektif guna menekan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) di bawah 6.

“Kita harus memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar mendukung pembangunan dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan dalam pembangunan. “Kita tidak hanya membangun jalan atau bendungan, tetapi juga memastikan dampaknya positif bagi lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.

Pelantikan ini diharapkan memperkuat sinergi antara pusat dan daerah demi pembangunan yang merata dan berkualitas. Dengan infrastruktur yang memadai, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat dapat meningkat.

“Ini tugas kita bersama. Pemerintah pusat dan daerah harus berjalan seiring agar pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Menteri Dody.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkot Cimahi Bangun SPAM dengan Kapasitas 20 Liter per Detik

Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bakal membangun Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) baru di Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara. Pembuatan SPAM itu bertujuan memberikan pelayanan air bersih bagi warga Kota Cimahi.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi Endang mengatakan, untuk pembangunan SPAM baru itu pihaknya akan melakukan pembebasan lahan di sekitar Sungai Cibeureum. Nantinya lokasi itu akan dibuatkan intake.

“Untuk SPAM di Pasirkaliki kita ada pembebasan lahan tahun ini untuk pembuatan intake,” kata Endang, Kamis (20/2/2025).

Untuk pembebasan lahan tersebut, Pemkot Cimahi sudah mengalokasikan sekitar Rp 2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi Tahun 2025. Setelah lahan dibebaskan, baru rencananya akan dibuatkan intake.

Intake merupakan penangkap air baku dari sungai. Nantinya, jelas Endang, sumber air baku dari Sungai Cibeureum itu akan ditarik ke SPAM di Pasirkaliki yang berdekatan dengan kolam retensi atau embuk. Selain dari Sungai Cibeureum, sumber air SPAM itu juga akan memanfaatkan Sungai Cilember.

Endang mengatakan, SPAM Pasirkaliki nantinya akan memiliki kapasitas produksi hingga 20 liter per detik atau cukup untuk distribusi ke 16 ribu sambungan rumah (SR). “Jadi itu nanti sumbernya dari dua sungai. Kapasitasnya sekitar 20 liter per detik rencananya,” ucap dia.

Untuk pembuatan intake dan SPAM itu, lanjut Endang, pihaknya rencananya akan mengajukan bantuan pendanaan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan pemerintah pusat. Selain tentunya dari APBD Kota Cimahi.

Endang mengatakan, rencana pembuatan SPAM baru itu merupakan upaya dari pemerintah untuk memberikan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Cimahi. Sebab hingga kini, cakupan warga yang sudah menikmati air bersih sudah mencapai 149.974 dari total 189.471 rumah tangga atau kepala keluarga (KK) di Kota Cimahi.

“Sedangkan yang belum menikmati air bersih itu masih ada sekitar 20,84 persen lagi atau 39.497 KK yang belum menikmati air bersih. Biasanya yang belum itu dari sumur dangkal,” kata Endang.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pramono Anung Pimpin Apel Siaga di Monas

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memimpin Apel Siaga bersama 2.800 Pasukan Pelangi di Plaza Selatan, Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (20/2) sore.

Apel juga dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno; Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Hidayat serta Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah.

Dalam arahannya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengucapkan terima kasih kepada Pasukan Pelangi yang telah bekerja luar biasa membuat Jakarta menjadi nyaman dan aman, walaupun seringkali masih dianggap kurang dari berbagai hal.

“Untuk itu, saya dan Wakil Gubernur DKI Jakarta akan secara sungguh-sungguh bersama saudara sekalian untuk turun ke lapangan memperbaiki Jakarta,” ujar Pramono disambut tepuk tangan Pasukan Pelangi.

Ia menuturkan, di lapangan sering kali banyak persoalan kecil menjadi besar karena tidak segera tertangani.

“Dengan demikian kebersamaan ini akan menjadi penting, bukan hanya bagi pekerjaan tapi juga wajah Jakarta di masa depan. Jakarta akan bertransformasi menjadi kota global,” tuturnya.

Ia memaparkan, walaupun Undang-Undang telah mengatur Jakarta bukan lagi Ibu Kota Negara, tapi kenyataannya karena Keputusan Presiden (Keppres) belum ditandatangani masih berstatus Daerah Khusus Ibukota.

“Untuk itu, saudara harus tetap bersemangat untuk membuat Jakarta lebih aman, nyaman, bersih, terawat dan rapi. Maka hal-hal riil seperti inilah saya dan Bang Doel akan laksanakan,” paparnya.

Pramono juga berjanji akan memberikan kemudahan bagi personel PPSU agar tidak dievaluasi setiap tahun.

“Tetapi personel PPSU yang tidak semangat bekerja sesuai kontrak, maka konsekuensinya ada. Saya akan membuat saudara nyaman bekerja, tapi harus rajin,” tegasnya.

Pramono mengajak pasukan pelangi mulai hari ini bekerja bersama untuk kebaikan Jakarta.

“Bekerjalah dengan sungguh-sungguh dan saya sebagai Gubernur bersama Wakil Gubernur dan Sekda DKI pasti akan memperhatikan saudara sekalian,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jakarta International Stadium Resmi Jadi Markas Persija

Jakarta International Stadium (JIS) resmi menjadi markas klub sepak bola Persija atau Home of Persija. Penetapan JIS sebagai kandang Persija ini ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Jakarta Propertindo dan PT Persija Jaya Jakarta yang berlangsung di Ruang Bond 3, Morrissey Hotel, Kamis (20/2).

Acara ini dihadiri dan disaksikan oleh Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin; Direktur PT Persija Jaya Jakarta, Mohamad Prapanca; Ketua The Jakmania, Diky Soemarno; serta Tim Transisi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim dan Desa Pridiani.

Seremoni ini menjadi bagian dari Program 100 Hari Pertama Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, yang menegaskan dukungan pemerintah dalam memperkuat ekosistem olahraga di Jakarta.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin mengatakan, kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama dalam pemanfaatan JIS sebagai homebase resmi Persija Jakarta untuk pertandingan kandang, serta pengelolaan dan branding stadion bertaraf internasional ini sebagai pusat aktivitas sepak bola dan komunitas Persija.

“Kesepakatan ini juga membuka peluang bagi Jakpro dan Persija untuk mengembangkan ekosistem komersial stadion, mulai dari merchandise, sponsorship, hingga aktivasi brand guna mengoptimalkan pemanfaatan JIS sebagai pusat kegiatan olahraga di Jakarta,” ungkap Iwan.

Ia menyampaikan, penyalaan tulisan ‘Home of Persija’ pada fasad JIS malam hari ini menjadi simbol kerja sama dan menandai era baru bagi klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

“Cahaya megah yang terpancar dari stadion ini menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap industri sepak bola nasional dan kebanggaan bagi Jakmania,” katanya.

Ia menyampaikan, kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya mendukung program strategis Pemerintah DKI Jakarta dalam membangun ekosistem olahraga yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Iwan menjelaskan, Jakpro bangga menghadirkan JIS sebagai Home of Persija, sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung dunia olahraga dan membangun ekosistem sepak bola yang semakin kuat di Jakarta.

Menurutnya, sebagai stadion yang dikelola secara profesional dengan fasilitas bertaraf internasional, JIS kini tidak hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga pusat pengembangan bakat sepak bola, ekosistem ekonomi kreatif, serta komunitas olahraga yang lebih luas.

“Hari ini, kita menegaskan bahwa JIS bukan hanya sekadar stadion, tetapi rumah bagi Persija dan kebanggaan bagi seluruh warga Jakarta,” ucapnya.

Direktur PT Persija Jaya Jakarta, Mohamad Prapanca menyampaikan, kerja sama ini merupakan momentum penting dalam perjalanan Persija, sekaligus sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat industri olahraga.

“JIS kini benar-benar menjadi rumah bagi Persija Jakarta. Dengan fasilitas berstandar dunia, kami optimistis Persija dapat semakin berkembang dan terus mencatatkan prestasi di kancah nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Ia berharap sinergi ini dapat menghadirkan pengalaman terbaik bagi para pendukung Jakmania. Prapanca menambahkan, dengan peresmian ini, JIS tidak hanya menjadi tempat bertanding, tetapi juga pusat pertumbuhan ekosistem sepak bola nasional.

“Kami juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Program 100 Hari ini yang mendukung penuh perkembangan sepak bola Jakarta. JIS kini adalah rumah bagi kebersamaan, semangat sportivitas dan sejarah baru yang akan terus ditorehkan,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

HDCU Resmi Dilantik Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2025-2030

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto resmi melantik H. Herman Deru sebagai Gubernur Sumatera Selatan dan H. Cik Ujang sebagai Wakil Gubernur Sumsel di Istana Negara, Rabu, (20/2/2025).

Dalam kesempatan itu, Presiden RI, Prabowo Subianto ucapkan selamat atas terpilihnya para kepala daerah di masing-masing daerahnya. Diungkapkannya ini adalah momen bersejarah pertama kali di Indonesia dilakukan pelantikan 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota dan 85 wakil walikota. Dengan total 961 kepala daerah dari 481 daerah.

“Ini menunjukan kepada kita betapa besarnya bangsa kita. Bahwa bangsa kita demikian besar dan terbesar dari jumlah penduduk seluruh dunia.Saudara-saudara semua berasal dari berbagai partai berbeda, saudara turun ke rakyat Alhamdulillah saudara meraih kepercayaan rakyat,” ujarnya.

Baca juga: Lepas Jabatan Sebagai Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi Sampaikan Terima Kasih ke Semua Pihak

Presiden Prabowo Subianto mengajak semua kepala daerah untuk membela kepentingan rakyat, menjaga kepentingan rakyat, dan harus berjuang untuk perbaikan kehidupan rakyat.

“Itu adalah tugasmu. Walaupun kita berasal dari partai berbeda dan suku berbeda tapi kita keluarga besar Nusantara. Mari kita mengabdi kepada rakyat kita berbuat terbaik untuk rakyat kita,”pungkasnya.

Pelantikan berlangsung khidmat, dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Pelantikan dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, dan Para menteri kabinet Merah Putih.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Sukabumi Paparkan Beberapa Langkah Untuk Wujudkan Visi Iman

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam Upacara Serah Terima Jabatan yang digelar pada 20 Februari 2025 di Balai Kota, menyampaikan sejumlah langkah yang akan dilakukannya bersama Wakil Wali Kota, Bobby Maulana, untuk mewujudkan visi mereka membangun Kota Sukabumi dalam kurun waktu lima tahun kedepan.

“Kami memiliki visi mewujudkan masyarakat yang inovatif, mandiri, agamis dan nasionalis, disingkat menjadi IMAN,” Jelasnya.

Seperti dijelaskannya langkah pertama yang akan dilakukan adalah meningkatkan pendapatan asli daerah melalui beberapa cara seperti merapikan tata kelola BUMD dan BLUD, serta memaksimalkan pengelolaan aset.

“Pertama mewujudkan kemandirian fiskal melalui peningkatan PAD melalui optimalisasi pajak dan retribusi, tata kelola BUMD dan BULD, memaksimalkan pengelolaan aset agar produktif, pengelolaan sharing bagi hasil pajak,” ujarnya.

Baca juga: Realisasi PAD Kota Sukabumi Tembus Rp81 Miliar di 2024

Langkah selanjutnya adalah mengoptimalkan pengelolaan wakaf agar memiliki manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Kemudian mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif dan efisien.

“Saya berjanji dan berkomitmen memberantas korupsi dan mewujudkan pemerintahan yang bersih. Caranya diantaranya dengan mengangkat pejabat yang bersih dan kompeten tanpa mahar. Mewujudkan tata kelola yang efektif dan efisien agar tidak boros dan fokus pada program prioritas,” ucapnya.

Selain itu langkah lainnya pengelolaan APBD yang berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran.

“Jika seluruh langkah dilakukan dengan serius maka Kota Sukabumi akan bercahaya, dalam konteks ini memiliki branding yang kuat dan semakin dikenal di kancah nasional dan internasional. Melalui peningkatan pemanfaatan teknologi digital, Kota Sukabumi Bercahaya sangat mungkin dicapai, ditambah posisi strategis Kota Sukabumi yang diapit dua kota besar, Jakarta dan Bandung, serta akses tol yang dibuka.” Lanjutnya

Ia pun menyampaikan salah satu modal yang dimiliki oleh Kota Sukabumi untuk semakin maju adalah generasi mudanya yang dikenal kreatif dan progresif.

“Kemudian kreativitas anak muda yang sejak dahulu terkenal kreatif, progresif, berkesenian dan berkebudayaan. Tentu ini menjadi modal sosial yang kuat untuk memperkenalkan Kota Sukabumi ke level nasional dan internasional,” tegasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kapolri Tanggapi Permintaan Maaf Band Sukatani ke Polri

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menanggapi permintaan maaf dari band Sukatani terkait lirik lagu mereka yang berjudul Bayar Bayar Bayar. Lagu tersebut menyoroti dugaan praktik pungutan liar oleh oknum polisi dan sempat menjadi perbincangan publik.

Menanggapi hal ini, Kapolri menegaskan bahwa Polri tidak antikritik dan selalu terbuka terhadap masukan dari masyarakat.

“Dalam menerima kritik, tentunya kami harus legawa dan yang penting ada perbaikan, dan kalau mungkin ada yang tidak sesuai dengan hal-hal yang disampaikan, bisa diberikan penjelasan,” ucapnya ketika dihubungi awak media di Jakarta, Jumat (21/2).

Ia juga menambahkan bahwa kritik dari masyarakat merupakan pemicu bagi Polri untuk terus berbenah demi meningkatkan kualitas pelayanan dan integritas institusi.

Baca juga: Kapolri Dorong Polisi Gunakan Medsos untuk Layani Masyarakat

“Prinsipnya, Polri terus berbenah untuk melakukan perbaikan dengan memberikan punishment (hukuman) kepada anggota yang melanggar dan memberikan rewards (penghargaan) kepada anggota yang baik dan berprestasi,” ucapnya.

Upaya berbenah itu, kata dia, merupakan komitmen Polri untuk terus melakukan perbaikan dan evaluasi terhadap kekurangan yang ada.

“Tentunya itu (perbaikan, red.) menjadi upaya yang terus kami lakukan,” ujarnya menegaskan.

Kapolri Sigit turut menanggapi permintaan maaf dari band Sukatani yang disampaikan melalui video di media sosial. Ia menduga adanya miskomunikasi dalam persoalan ini. “Tidak ada masalah. Mungkin ada miss, tapi sudah diluruskan,” ucapnya.

Sebelumnya, band punk asal Purbalingga, Sukatani, mengunggah video permintaan maaf di akun media sosial mereka. Dalam video tersebut, dua personel band, Muhammad Syifa Al Lufti alias Alectroguy dan Novi Citra Indriyati alias Twister Angel, menyampaikan permohonan maaf kepada Kapolri dan institusi Polri terkait lagu Bayar Bayar Bayar.

Sebagai informasi, salah satu bagian lirik pada lagu tersebut adalah ‘mau bikin SIM, bayar polisi, ketilang di jalan, bayar polisi’.

“Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami dengan judul Bayar Bayar Bayar yang liriknya bayar polisi, yang telah kami nyanyikan hingga menjadi viral. Lagu ini sebenarnya saya ciptakan untuk oknum kepolisian yang melanggar peraturan,” ucap Alectroguy.

Alectroguy selaku gitaris band itu mengatakan bahwa saat ini lagu tersebut telah dicabut dari platform streaming lagu Spotify. Ia juga mengimbau kepada para pengguna platform media sosial untuk menghapus konten yang menggunakan lagu tersebut.

“Dengan ini, saya mengimbau kepada semua pengguna platform media sosial yang telah memiliki lagu kami dengan judul Bayar Bayar Bayar, lirik lagu bayar polisi, agar menghapus dan menarik semua video yang menggunakan lagu kami karena apabila ada risiko di kemudian hari, sudah bukan tanggung jawab kami,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menkes RI Dorong Investasi Kesehatan untuk Masa Depan yang Lebih Sehat

Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, telah menghadiri the 10th International Finance Corporation (IFC) Global Private Health Conference yang berlangsung di Nusa Dua, Bali pada tanggal 18-20 Februari 2025 .

Konferensi ini baru pertama kali diselenggarakan di Asia dan Indonesia dipercaya untuk jadi tempat penyelenggaraannya. Adapun tema “Impactful Investing for Your Tech-Enabled Accessible Health Systems” menjadi focus konferensi yang dikuti oleh lebih dari 400 peserta dari 52 negara serta 100 pemimpin industri kesehatan global.

“Konferensi ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menarik investasi di sektor kesehatan serta mendorong percepatan inovasi layanan medis, guna meningkatkan akses dan kualitas kesehatan Masyarakat”, demikian disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI.

Baca juga: Iuran BPJS Naik, Menkes Jamin Masyarakat Miskin Tetap Ditanggung PBI

Selanjutnya dalam sambutan pembukaan Konferensi ini tanggal 18 Februari 2025, Menteri Kesehatan Budi menegaskan kesehatan bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi juga investasi terbaik bagi masa depan bangsa.

“Pemerintahan Presiden Prabowo memiliki komitmen untuk mewujudkan Indonesia Emas dan menjadi negara maju. Untuk itu bangsa Indonesia harus cerdas dan sehat. Ketika seseorang sakit, mereka berhenti bekerja. Kesehatan yang buruk menyebabkan hilangnya produktivitas dan memperlambat pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, investasi terbaik adalah investasi dalam kesehatan,” ujar Menkes.

Pemerintah Indonesia tengah menjalankan tiga program utama yang menjadi bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional, sekaligus membuka peluang bagi sektor swasta untuk ikut berkontribusi.

“Kami sedang menjalankan program skrining kesehatan terbesar dalam sejarah Indonesia, yang menjangkau 280 juta penduduk. Fokusnya adalah pencegahan penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, dan diabetes. Dengan deteksi dini yang lebih baik, kita bisa menekan angka kematian dan mengurangi beban sistem kesehatan,” jelas Menkes.

Selain itu, pemerintah juga mempercepat pembangunan 66 rumah sakit di daerah terpencil, untuk memastikan layanan medis dapat diakses secara merata.

“Tidak boleh ada lagi masyarakat yang harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan perawatan dasar. Oleh karena itu, kami mengundang sektor swasta untuk turut serta, baik dalam bentuk investasi infrastruktur maupun teknologi kesehatan,” kata Menkes.

Sebagai negara dengan beban Tuberkulosis (TB) tertinggi di dunia, Indonesia juga menargetkan penghapusan TBC dengan mengoptimalkan teknologi diagnostik mutakhir. Pada tahun 2024, lebih dari 5 juta orang telah diskrining dan 870.000 kasus TB terdiagnosis.

“Kami tidak bisa hanya bergantung pada pendanaan global. Oleh sebab itu, kami mengajak sektor swasta untuk berkolaborasi, mulai dari investasi dalam riset dan produksi vaksin TB lokal, hingga pengembangan teknologi kecerdasan buatan untuk deteksi dini,” tegas Menkes.

Sejalan dengan transformasi sistem kesehatan, pemerintah juga membuka pintu bagi investasi di bidang bioteknologi, bedah robotik, kecerdasan buatan, serta digitalisasi layanan kesehatan.

“Teknologi harus menjadi game-changer dalam layanan kesehatan kita. Kami ingin mempercepat digitalisasi, mendorong inovasi medis, dan membangun ekosistem kesehatan yang lebih efisien serta berkelanjutan,” tambahnya.

Kita semua harus membawa hari esok ke hari ini dengan pemanfaatan teknologi mukhtahir, termasuk penggunaan AI.

Penyelenggaraan IFC Global Private Health Conference 2025 di Indonesia menunjukan dukungan sektor swasta global terhadap transformasi Kesehatan yang Indonesia majukan dan determinasi untuk meningkatkan akses layanan medis bagi seluruh Masyarakat Indonesia. Di sisi lain, menunjukan minat pelaku usaha dan investor global untuk menggerakan pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan investasi di sektor Kesehatan.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui 1500-567, SMS 081281562620, atau email kontak@kemkes.go.id.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Usai Dilantik, Khofifah-Emil Gelar Rapat Koordinasi Kepala Perangkat Daerah Jatim

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur, Emil Elestianto Dardak langsung bergerak cepat usai dilantik dengan menggelar rapat koordinasi Kepala Perangkat Daerah (PD) Provinsi Jawa Timur di Kraton Majapahit Jakarta, Kamis (20/2/2025) guna memperkuat sinergi dan merumuskan langkah strategis pembangunan.

Dalam rapat koordinasi ini, Gubernur Khofifah menekankan beberapa kebijakan strategis yang akan menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Salah satu kebijakan yang menjadi perhatian utama adalah Program Makan Bergizi Gratis dan penyediaan tiga juta rumah murah.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur sepenuhnya mendukung Program Makan Bergizi Gratis dan penyediaan tiga juta rumah murah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, seluruh Perangkat Daerah agar melakukan perhitungan secara detail, teknis, dan segera,” tegas Khofifah.

Baca juga: Pj. Gubernur Jatim Beri Jawaban Eksekutif Terkait Strategi Hasilkan PAD Perseroda

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah juga menyoroti pentingnya kedaulatan pangan dalam pembangunan daerah. Menurutnya, akses terhadap pangan yang cukup, bergizi, dan berkelanjutan harus menjadi prioritas agar masyarakat Jawa Timur semakin sejahtera.

Selain itu, trilogi pembangunan yang menitikberatkan pada pemerataan pembangunan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional juga menjadi arah kebijakan yang akan dijalankan. “Trilogi pembangunan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat, mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta menjaga stabilitas sosial dan politik di tengah tantangan global,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Emil Dardak menyampaikan bahwa dirinya bersama Gubernur Khofifah berkomitmen melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah berjalan dengan baik. “Kami berkomitmen untuk melanjutkan dan memperkuat berbagai program pembangunan yang telah berhasil dijalankan dalam lima tahun terakhir. Kami juga akan terus mendukung berbagai program strategis yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, termasuk dalam bidang infrastruktur, kesejahteraan sosial, dan transformasi digital,” ungkap Emil.

Penasihat Kraton Majapahit Jakarta, Mayjen (Purn) TNI AL Wirawan, membuka acara dengan menegaskan pentingnya kolaborasi dalam pemerintahan. “Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta rapat koordinasi. Semoga pertemuan ini dapat memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam mendukung percepatan pembangunan di Jawa Timur,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal bagi kepemimpinan Khofifah-Emil dalam periode terbaru mereka. Dengan sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi dan seluruh perangkat daerah, diharapkan berbagai program strategis dapat berjalan lebih efektif demi kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Eri Cahyadi Siap Jalani Retret Kepemimpinan di Magelang

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dan Wakil Wali Kota, Armuji, resmi dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Keduanya dilantik serentak bersama 961 kepala daerah dan wakilnya untuk masa jabatan 2025-2030.

Pelantikan kepala daerah tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3 – 221 Tahun 2025 dan Nomor 100.2.1.3 – 1719 Tahun 2025 Tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah Pada Kabupaten Dan Kota Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 Masa Jabatan 2025-2030.

Usai pelantikan, para kepala daerah akan mengikuti program retret yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kegiatan ini akan dilaksanakan selama sepekan mulai tanggal 21 – 28 Februari 2025 di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Terkait kegiatan tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi memastikan kesiapannya untuk mengikuti seluruh rangkaian program retret yang diselenggarakan oleh Kemendagri.

“Di sana kita masuk pukul 03.30 WIB, dan jam 03.00 WIB harus sudah sampai di lokasi Diklat di Magelang. Semua peserta wajib mengikuti aturan yang ditetapkan, termasuk larangan membawa barang pribadi karena semuanya sudah disiapkan sebelumnya,” kata Wali Kota Eri.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama kegiatan retret, kepala daerah tidak diperbolehkan untuk membawa ajudan. “Nantinya akan terlihat mana kepala daerah yang mandiri dan mana yang tidak,” ujarnya.

Meski begitu, Wali Kota Eri kembali mengapresiasi rangkaian kegiatan dalam program retret tersebut. Ia meyakini kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh kepala daerah.

“Jadwalnya alhamdulillah padat, mulai pukul 05.00 WIB hingga 21.30 – 22.30 WIB. Saya yakin ini akan memberikan manfaat besar karena ini merupakan pengalaman pertama bagi seluruh kepala daerah,” tambahnya.

Lebih dari itu, Wali Kota Eri berharap, melalui kegiatan retret ini para kepala daerah dapat saling bertukar pengalaman demi kemajuan daerah masing-masing. “Insyaallah ketika semua kepala daerah berkumpul, kita bisa saling berbagi pengalaman dan strategi demi kemajuan wilayah masing-masing,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa menjadi kepala daerah adalah amanah dari masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap pelantikannya menjadi momentum berbagi kebahagiaan dengan seluruh warga Surabaya. “Saya mohon doa untuk Surabaya agar semakin maju, warganya tetap guyub rukun, serta dijauhkan dari segala bentuk perpecahan dan bencana,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News