Beranda blog Halaman 220

Pemerintah Dukung Perluasan KEK Gresik, Investasi Tembus Rp113,4 Triliun

Di tengah ketidakpastian global akibat dari kondisi geopolitik dan konflik di berbagai kawasan, realisasi investasi di Indonesia masih terus mengalami peningkatan, termasuk investasi asing (PMA) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Salah satu indikator nyata adalah peningkatan investasi dan rencana perluasan kawasan di beberapa KEK. Hal ini membuktikan masih tingginya kepercayaan para Investor untuk melakukan investasi di Indonesia.

Beberapa KEK, khususnya yang bergerak di sektor industri manufaktur, telah mengajukan rencana untuk melakukan perluasan area kawasan di KEK, salah satunya adalah KEK Gresik. Pemerintah terus mengawal rencana perluasan KEK Gresik guna mengakomodasi tingginya minat investasi serta mendukung pengembangan ekosistem industri dan pelabuhan yang terintegrasi. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pembahasan PKKPR (Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang) untuk Rencana Perluasan KEK Gresik, yang diselenggarakan di Kantor BUPP KEK Gresik (JIIPE), di Gresik, pada hari Jumat (12/06).

Rapat dipimpin oleh Sesmenko Perekonomian selaku Sekretaris Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, dan dihadiri oleh Pimpinan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Administrator KEK Gresik, serta PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK Gresik.

Agenda ini membahas kesesuaian pemanfaatan ruang dan pemenuhan persyaratan teknis sebagai bagian dari proses pengajuan perluasan kawasan. Melalui pembahasan ini, diharapkan proses perizinan dan persetujuan perluasan KEK Gresik dapat berjalan optimal sehingga mampu mendukung peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah (PDB dan PDRB).

Sejak ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2021, KEK Gresik berkembang pesat menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur. Hingga Triwulan I 2026, kawasan ini mencatatkan investasi kumulatif sebesar Rp113,4 Triliun, dengan investasi pasca penetapan KEK mencapai Rp108,2 Triliun atau melonjak lebih dari 1900% dibandingkan sebelum penetapan. Dari sisi ketenagakerjaan, KEK Gresik telah menyerap 45.860 Orang tenaga kerja, dengan lebih dari 44 Ribu lapangan kerja tercipta setelah status KEK diberikan.

Melihat kinerja dan dampak positif yang telah dihasilkan, perluasan KEK Gresik merupakan langkah strategis untuk mengakomodasi tingginya minat investasi, memperkuat ekosistem industri dan pelabuhan yang terintegrasi, serta mendorong pengembangan energi hijau guna meningkatkan daya saing kawasan dalam jangka panjang.

Prasetyo Wiranto, Direktur Sinkronisasi Pemanfaatan Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, memaparkan berbagai aspek kesesuaian pemanfaatan ruang pada lokasi usulan perluasan kawasan serta sejumlah alternatif mekanisme pemenuhan PKKPR yang dapat dipertimbangkan sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil pembahasan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memperoleh mekanisme yang paling efektif dan sesuai regulasi untuk mendukung percepatan proses perluasan kawasan.

Dalam arahannya, Sesmenko Susiwijono menegaskan bahwa Pemerintah mendukung penuh rencana perluasan KEK Gresik seiring tingginya minat investasi dan kebutuhan pengembangan kawasan yang terus meningkat. “Pemerintah mendukung penuh perluasan KEK Gresik, agar peluang dan potensi investasi yang ada dapat segera direalisasikan dan dikonversi menjadi aktivitas ekonomi dan lapangan kerja,” ujarnya.

Sesmenko Susiwijono menambahkan bahwa rencana perluasan KEK ini semakin menegaskan peran KEK sebagai instrumen strategis dalam mendorong investasi, industrialisasi, dan penciptaan lapangan kerja. Tingginya kebutuhan pengembangan kawasan ini juga mencerminkan tingginya kepercayaan Investor untuk melakukan investasi dan pengembangan usaha di kawasan KEK, khususnya di KEK Gresik sebagai salah satu kawasan industri terintegrasi unggulan di Indonesia.

Untuk mendukung percepatan realisasi perluasan kawasan KEK Gresik ini, Pemerintah akan terus memperkuat perannya sebagai fasilitator investasi melalui sinkronisasi kebijakan dan koordinasi lintas kementerian/ lembaga, pemerintah daerah, serta pengelola kawasan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek perencanaan, tata ruang, dan perizinan dapat berjalan selaras sehingga proses perluasan KEK Gresik dapat terealisasi secara optimal dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mendag Budi Santoso Ajak Industri Manufaktur Ramaikan Trade Expo Indonesia 2026

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak perusahaan manufaktur nasional untuk berpartisipasi pada Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada 14—18 Oktober 2026 mendatang. Menurutnya, sektor manufaktur berperan strategis sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, pencipta lapangan kerja, sekaligus kontributor utama ekspor Indonesia. Para pelaku usaha manufaktur dapat memanfaatkan TEI untuk memperluas akses pasar ekspor dan memperkuat posisi produk Indonesia di pasar global.

Ajakan tersebut disampaikan Mendag Busan dalam CEO Gathering TEI ke-41 di Jakarta, Kamis (11/6). Acara ini dihadiri 28 perusahaan dan asosiasi dari berbagai subsektor manufaktur seperti tekstil, farmasi, elektronika, otomotif, kosmetika, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) industri strategis, serta industri hilirisasi logam. TEI ke-41 akan digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten.

“Kami menyelenggarakan Trade Expo untuk membantu pelaku usaha memperluas pasar. Oleh, karena itu, kami sangat berharap Bapak dan Ibu dapat berpartisipasi pada TEI 2026 agar semakin banyak buyer yang datang dan semakin besar transaksi yang tercipta,” ujar Mendag Busan.

Mendag Busan menyebut, TEI ke-41 akan semakin mendukung perdagangan Indonesia yang saat ini masih menunjukkan kinerja positif. Pada periode Januari–April 2026, Indonesia mencatat surplus perdagangan USD5,64 miliar. Di periode ini, ekspor Indonesia juga tumbuh 5,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, surplus pada April 2026 memperpanjang tren surplus perdagangan menjadi 72 bulan berturut-turut. “Hal ini menunjukkan, produk Indonesia tetap memiliki daya saing dan diminati pasar internasional,” kata Mendag Busan.

Mendag Busan menjelaskan, Kemendag terus memperkuat layanan promosi perdagangan melalui TEI, termasuk program penjajakan bisnis (business matching) yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon buyer dari berbagai negara. Peserta TEI tidak hanya memperoleh fasilitas pameran, tetapi juga mendapatkan pendampingan promosi produk melalui perwakilan perdagangan (perwadag) RI di luar negeri.

Ia pun menjelaskan, peserta yang telah mendaftar TEI dapat mengikuti sesi presentasi (pitching) produk kepada perwadag RI di luar negeri. Selanjutnya, para peserta akan dibantu mencarikan buyer potensial sebelum pelaksanaan pameran. Dengan begitu, peluang transaksi tercipta lebih awal.

“Ketika perusahaan sudah mendaftar, kami fasilitasi mulai dari pitching, pencarian buyer, hingga business matching. Bahkan, tidak sedikit transaksi terjadi sebelum pelaksanaan Trade Expo Indonesia,” ujar Mendag Busan.

Mendag Busan mengungkapkan, pada penyelenggaraan TEI tahun lalu, transaksi pada hari pertama mencapai sekitar USD 9,98 miliar yang didukung penandatanganan sekitar 131 kontrak dagang. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan efektivitas program business matching yang dijalankan Kemendag bersama jaringan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri.

Selain itu, program business matching bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menunjukkan perkembangan signifikan. Nilai transaksi pada periode Januari–April 2026 nilainya telah mencapai USD 193 juta. Nilai ini jauh meningkat dibanding sepanjang 2025 yang mencapai USD 134,8 juta.

“Artinya, produk-produk Indonesia tetap menarik bagi buyer internasional. Oleh karena itu, kami optimistis TEI tahun ini akan menghasilkan transaksi yang lebih besar dan membuka pasar baru yang lebih luas,” kata Mendag Busan.

CEO Gathering merupakan agenda rutin yang diselenggarakan menjelang pelaksanaan TEI setiap tahun sebagai sarana membangun kolaborasi dengan dunia usaha. Tahun ini, Kemendag merencanakan lima kali penyelenggaraan CEO Gathering yang akan melibatkan pimpinan perusahaan swasta maupun BUMN dari berbagai kategori produk.

Perwakilan PT Bio Farma, Andhika Hamdan Zalfar, menyatakan, partisipasi dalam TEI memberikan manfaat nyata bagi perusahaan dalam memperluas jaringan bisnis internasional. “Kami hampir setiap tahun mengikuti TEI dan pengalaman kami sangat positif. TEI menjadi ajang yang tidak mengecewakan bagi perusahaan yang ingin memperkenalkan produknya ke pasar internasional,” tambah Hamdan.

Sementara itu, perwakilan Perwakilan PT Pan Brothers Tbk, Venny Haryanto, menilai partisipasi TEI memberikan manfaat besar bagi perusahaan dalam menjangkau buyer internasional dan memperluas peluang ekspor. Menurut Venny, TEI menjadi wadah yang efektif untuk mempertemukan pelaku usaha nasional dengan pasar internasional serta membuka peluang kerja sama baru.

“TEI merupakan kesempatan sangat baik dari pemerintah untuk membantu perusahaan Indonesia memperkenalkan produknya kepada buyer internasional. Kami dapat memperluas jaringan dan membuka lebih banyak peluang bisnis dengan pelanggan dari berbagai negara,” ujar Venny.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

DPR Optimistis Sekolah Rakyat Cikarang Selesai Tepat Waktu untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mengatakan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat dengan luas 5,4 hektare yang saat ini pembangunannya sudah mencapai 83 persen dinilai bisa rampung sebelum dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027.

“Karena waktu pembangunan yang terbatas kami harapkan secara kualitas tidak ada penurunan dan harus dijaga kualitasnya. Kita ingin mitra yang terkait yaitu PT Brantas Abipraya dan Dirjen Prasarana Strategis terus melakukan pemantauan dan pengawasan,” tutur Huda saat diwawancarai dikutip dari Parlementaria usai agenda Kunjungan Kerja Spesifik di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (12/6/2026).

Selain pembangunan, ia juga menekankan layout tata ruang kelas yang saling terintegrasi agar proses belajar mengajar menjadi tertata rapi. “Konsepnya boarding school jadi butuh pengintegrasian yang cukup rapi, nanti ada anak SD yang umur tujuh tahun sudah berasrama disini, ini perlu dipikirkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat ini diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu. Sasaran utama penerima manfaat adalah masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 dan desil 2 (keluarga miskin dan miskin ekstrem) dengan skema gratis, mulai dari SD, SMP hingga SMA.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga meninjau beberapa ruangan yang meliputi ruang kelas, asrama putra dan putri, rusun guru dan dapur. “Setelah meninjau kami rasa masih butuh perbaikan sedikit, mungkin perbaikan minor dan kami minta agar diselesaikan sebelum serah terima. Hal lainnya tentu kami ingin pembangunan ini selesai tepat waktu terutama gedung sekolah, rusun guru dan asrama putra-putri,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Komisi V DPR Minta Kemenhub dan KAI Evaluasi Seluruh Perlintasan Sebidang Kereta Api

Anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana Sulistya meminta Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh perlintasan sebidang kereta api di Indonesia. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus menjamin keamanan perjalanan kereta api.

Menurut Danang, evaluasi perlu diawali dengan inventarisasi seluruh titik perlintasan sebidang guna memperoleh gambaran kondisi faktual di lapangan. Pendataan yang komprehensif akan menjadi dasar dalam menentukan tingkat risiko dan langkah penanganan yang sesuai pada masing-masing lokasi.

“Perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap seluruh perlintasan sebidang kereta api. Kementerian Perhubungan bersama PT KAI harus melakukan inventarisasi seluruh titik perlintasan agar diketahui kondisi, tingkat risiko, serta solusi yang tepat untuk setiap lokasi,” ujar Danang dalam keterangannya dikutip dari Parlementaria di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan, hasil inventarisasi tersebut perlu ditindaklanjuti dengan penyusunan kebijakan jangka panjang terkait penanganan perlintasan sebidang. Terkait titik dengan volume kendaraan tinggi dan tingkat risiko kecelakaan yang besar, pemerintah dapat mempertimbangkan pembangunan fly over maupun underpass guna mengurangi potensi konflik antara perjalanan kereta api dan lalu lintas kendaraan.

Sementara itu, bagi perlintasan yang masih tetap menggunakan sistem sebidang, berbagai aspek keselamatan perlu menjadi perhatian serius. Tidak hanya kelengkapan sarana pendukung, tetapi juga kondisi fisik perlintasan yang secara langsung memengaruhi keselamatan pengguna jalan.

“Salah satu yang perlu menjadi perhatian adalah kondisi elevasi rel kereta terhadap permukaan jalan. Jangan sampai perbedaan ketinggian yang terlalu besar justru membahayakan pengguna jalan, khususnya kendaraan roda dua. Perlintasan harus dirancang agar tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat,” kata legislator dari Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Tidak henti, Danang juga meminta evaluasi dilakukan terhadap kelengkapan rambu-rambu, sistem peringatan dini, palang pintu, penerangan, hingga jarak pandang pengguna jalan menuju jalur kereta. Pasalnya, peningkatan standar keselamatan di seluruh perlintasan membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan, PT KAI, serta para pemangku kepentingan terkait.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan perlintasan yang lebih aman, nyaman, dan mampu meminimalkan risiko kecelakaan. Evaluasi ini harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan transportasi nasional,” tegas Danang.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban perlintasan sebidang menyusul insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT KAI berkomitmen mempercepat penertiban perlintasan sebidang di berbagai titik guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Al Haris Apresiasi Kontribusi Ponpes Sulthon Fattah Bangun SDM Jambi

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, memberikan apresiasi tinggi atas perkembangan dan kontribusi Pondok Pesantren Sulthon Fattah dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi, khususnya di Kabupaten Merangin.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Al Haris saat menghadiri Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Sulthon Fattah Tahun 2026, bertempat di Pondok Pesantren Sulthon Kabupaten Merangin, Sabtu (13/06/2026) siang.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena berhalangan hadir secara penuh pada beberapa kesempatan sebelumnya karena kesibukan pekerjaan dan undangan lain di Jakarta.

“Meskipun saya sering berhalangan hadir, di hati saya selalu ada untuk pesantren ini. Pondok ini luar biasa perkembangannya, dulu tidak ada gedung mewah dan masjid biasa saja, kini telah berkembang berkat keteguhan seorang kiai dan para pengasuh,” ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menyoroti peran pondok pesantren dalam melahirkan generasi yang memiliki ilmu agama dan akhlak mulia. Ia menyampaikan rasa bangga atas banyaknya lulusan pesantren yang tersebar di berbagai daerah, termasuk dari luar Merangin.

“Pondok ini semakin maju, semakin banyak melahirkan anak-anak yang mewarisi ilmu-ilmu agama. Mereka punya bekal untuk menjadi pribadi berakhlakul karimah. Itu meningkatkan sumber daya manusia di Provinsi Jambi bahkan seluruh Indonesia” kata Gubernur Al Haris.

Menurut Gubernur Al Haris, keberadaan pondok pesantren sangat membantu pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang cerdas, berilmu, dan berakhlak mulia. Ia menyampaikan apresiasi kepada para pengasuh, guru, dan seluruh jajaran pondok pesantren yang telah mendedikasikan tenaga serta ilmunya untuk pendidikan anak-anak Jambi.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pengasuh Pondok Pesantren Sulthon Fattah dan seluruh guru. Pemerintah sangat terbantu karena pondok pesantren ikut mendidik dan mencerdaskan anak bangsa,” menurutnya.

Meski mengakui bahwa pemerintah daerah belum sepenuhnya optimal dalam pembinaan, Al Haris memuji semangat para pendiri dan pengasuh yang terus bekerja mengembangkan pesantren tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah daerah,

Gubernur juga mendoakan agar Pondok Pesantren Sulthon Fattah semakin kokoh, solid, dan berkualitas. Ia berharap para pengasuh dan santri terus istiqamah, serta memperoleh rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.

“Doa kita semua semoga Pondok Sulthon Fattah ke depan semakin kuat, kualitas dan mutunya semakin baik. Semoga Allah memberikan kekuatan dan istiqomah kepada para kiai, pengasuh, dan seluruh santri,” tambah Gubernur Al Haris.

Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris juga menyerahkan bantuan Pemerintah provinsi Jambi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi senilai 20 juta.

Tauziah yang disampaikan Al ustadz Dr. KH, Marzuki Murtamar, M.Ag, sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek dari Jawa timur menyampaikan, menekankan pentingnya menjaga persatuan umat Islam, menghormati antar mazhab, serta menjaga keutuhan NKRI.

Acara Haflah Akhirussanah dihadiri Wakil Bupati A. Khafidh Moei, Kadis Sosdukcapil Provinsi Jambi Edi Kusmiran, Kadis Kominfo, Ariansyah,Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Jambi Bustanul Aripin, S.E., dan pengurus pondok, keluarga besar pesantren, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat.

Polri Gelar Lomba Polsus Teladan 2026, Diikuti 23 Peserta dari 8 Kementerian dan Lembaga

Polri menggelar Lomba Polisi Khusus (Polsus) Teladan Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Sepolwan Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 23 peserta dari delapan kementerian dan lembaga. Para peserta merupakan personel Polisi Khusus yang selama ini menjadi mitra strategis Polri dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Lomba Polsus Teladan diselenggarakan sebagai wadah untuk meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta integritas personel Polisi Khusus dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Pelaksana Lomba, Kombes Pol. Hastho Rahardjo, S.I.K., S.H., M.H. mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan penguatan kompetensi personel Polisi Khusus.

Kegiatan ini bukan hanya kompetisi untuk mencari yang terbaik, tetapi juga menjadi wadah untuk membentuk sosok Polisi Khusus yang profesional, berintegritas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing, ujar Kombes Pol. Hastho Rahardjo.

Menurutnya, Polisi Khusus memiliki peran penting dalam membantu tugas-tugas kepolisian, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan aturan sesuai bidang kewenangan, hingga pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Polisi Khusus merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia Polsus harus terus didorong agar mampu menjawab berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks, katanya.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan keimanan sebagai fondasi moral dan etika dalam menjalankan tugas, menjaga solidaritas dan sinergi dengan Polri, TNI, serta elemen masyarakat, serta mengimplementasikan seluruh pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Selain itu, peserta juga didorong untuk terus mengembangkan kreativitas, inovasi, dan dedikasi dalam menghadapi tantangan tugas, serta menjadi pelopor dalam menegakkan keselamatan, ketertiban, dan disiplin baik di lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat. Pemenang Lomba Polisi Khusus Teladan Tahun 2026 dijadwalkan akan diumumkan menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026.

Melalui kegiatan ini, Polri berharap lahir sosok-sosok Polisi Khusus yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki integritas, dedikasi, dan kemampuan menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing, sehingga semakin memperkuat sinergi dengan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

DPRD Jatim dan St. Petersburg Jajaki Kerja Sama Strategis, Fokus Budaya hingga Perkapalan

Jajaki peluang kerja sama antarlembaga legislatif, Chairman of the Legislative Assembly of St. Petersburg melakukan kunjungan ke DPRD Jawa Timur, Jumat, (12/6/2026). Hal Ini dilakukan untuk menjadi fondasi penguatan hubungan kedua wilayah di berbagai sektor strategis,

 

Chairman of the Legislative Assembly of St. Petersburg, Aleksandr Belskii, menyampaikan bahwa Jawa Timur menjadi salah satu wilayah prioritas bagi St. Petersburg dalam pengembangan kerja sama internasional antara Rusia dan Indonesia.

 

Menurut Belskii, pertemuan dengan DPRD Jawa Timur membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat diwujudkan melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Dewan Legislatif St. Petersburg dan DPRD Jawa Timur.

 

“Bagi kami, Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu prioritas bagi Kota St. Petersburg. Kerja sama antara kedua wilayah memiliki potensi yang sangat besar. Hari ini kami membahas berbagai peluang untuk menjalin kerja sama serta kemungkinan membuat perjanjian antara Dewan Legislatif Kota St. Petersburg dengan DPRD Jawa Timur,” jelasnya.

 

Ia menilai kerja sama antarlembaga legislatif tersebut dapat menjadi dasar yang kuat untuk memperluas hubungan kedua daerah, baik dalam bidang ekonomi, budaya, pendidikan maupun sektor industri strategis.

 

Salah satu bidang yang dinilai memiliki prospek besar adalah industri perkapalan. Menurut Belskii, baik Jawa Timur maupun St. Petersburg memiliki karakteristik wilayah yang memungkinkan pengembangan kerja sama di sektor maritim. “Kami yakin kerja sama ini memiliki potensi yang sangat besar, khususnya di bidang perkapalan dan berbagai bidang lainnya,” katanya.

 

Lebih lanjut, Belskii menjelaskan bahwa inisiatif kerja sama tersebut sejalan dengan deklarasi kemitraan strategis antara Federasi Rusia dan Republik Indonesia yang telah ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Saint Petersburg pada Juni tahun lalu.

 

Deklarasi tersebut menjadi landasan bagi penguatan hubungan bilateral kedua negara, termasuk membuka ruang kerja sama antarpemerintah daerah dan lembaga legislatif. “Kami berharap dapat mewujudkan MoU antara badan legislatif Kota St. Petersburg dan DPRD Jawa Timur sebagai bagian dari implementasi kemitraan strategis antara Rusia dan Indonesia,” tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf, menyambut positif kunjungan delegasi Rusia tersebut. Ia menilai penjajakan kerja sama ini menjadi langkah penting untuk memperluas wawasan dan mempererat hubungan antarwilayah melalui jalur parlemen daerah.

Menurut Musyafak, salah satu aspek yang menarik untuk dikembangkan adalah pertukaran budaya antara Jawa Timur dan St. Petersburg. Ia menilai kedua kota memiliki kesamaan nilai historis yang kuat sebagai kota yang sarat dengan semangat kepahlawanan.

 

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan delegasi Saint Petersburg. Apa yang diinginkan oleh tamu kami adalah kerja sama antara DPR Rusia dengan DPRD Provinsi Jawa Timur terkait pertukaran budaya. Surabaya sebagai Kota Pahlawan memiliki kemiripan dengan Saint Petersburg yang juga memiliki sejarah heroik yang kuat di Rusia,” ungkapnya.

 

Politisi asal fraksi PKB ini menegaskan, bahwa kerja sama legislatif tidak hanya terbatas pada hubungan seremonial, tetapi juga dapat menjadi sarana bertukar pengalaman dalam bidang legislasi, pengawasan, serta pelaksanaan fungsi-fungsi parlemen.

 

Ia menilai penting bagi DPRD Jawa Timur untuk mempelajari berbagai praktik pemerintahan dan legislasi yang diterapkan di Rusia, sekaligus memperkenalkan sistem pemerintahan daerah yang berlaku di Indonesia.

 

“Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa saling bertukar pikiran mengenai berbagai bentuk kerja sama yang positif, baik dari sisi legislasi, pengawasan maupun fungsi DPR secara umum. Dengan demikian masing-masing pihak dapat memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru,” ujarnya.

 

Meski demikian, Musyafak mengakui terdapat kendala regulasi yang membatasi ruang gerak DPRD untuk melakukan kunjungan luar negeri secara mandiri. Saat ini, anggota DPRD belum diperbolehkan melakukan kunjungan internasional tanpa mekanisme dan persetujuan tertentu dari pemerintah pusat.

 

Menurut Misyafak, kunjungan ke luar negeri masih dimungkinkan apabila terdapat undangan resmi yang melibatkan unsur eksekutif dan menyertakan DPRD sebagai bagian dari delegasi.

 

“Kalau ada undangan resmi kepada eksekutif dan DPRD ikut dilibatkan, tentu memungkinkan untuk berkunjung ke luar negeri. Namun apabila hanya DPRD yang melakukan kunjungan secara mandiri, saat ini regulasinya belum memungkinkan,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Riset Revitalisasi Kuliner Heritage Juara RUD 2026 Kota Magelang

Revitalisasi Kuliner Heritage Kota Magelang melalui Teknologi Pengawetan dan Inovasi Produk untuk Daya Saing UMKM, karya peneliti yang diketuai Emma Dwi Ratnasari, menjuarai Riset Unggulan Daerah (RUD) 2026, yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Magelang.

Penelitian tersebut unggul karena dinilai memiliki kontribusi strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif, sekaligus pelestarian kuliner khas Kota Magelang.

Sementara, penghargaan terbaik kedua diberikan kepada penelitian berjudul “Si-Pandai”: Model Sekolah Inklusi Berbasis Kesiapan Guru dalam Perspektif EDAI (Equity, Diversity, Accessibility and Inclusion) di Kota Magelang, yang diketuai Galih Istiningsih. Penelitian tersebut menawarkan model pengembangan pendidikan inklusif, yang menitikberatkan pada kesiapan guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang setara, beragam, mudah diakses, dan inklusif bagi seluruh peserta didik.

Atas prestasi tersebut, masing-masing tim peneliti memperoleh penghargaan berupa uang pembinaan sebesar Rp17.500.000.

Program ini menjadi bentuk apresiasi kepada para peneliti yang menghasilkan karya inovatif dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis riset.

Kepala Bapperida Kota Magelang Handini Rahayu menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para peneliti, yang menghasilkan karya inovatif dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis riset. Dia menekankan agar hasil penelitian yang terpilih tidak berhenti pada tataran akademis semata, tetapi dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan, serta implementasi program pembangunan daerah.

“Melalui pemanfaatan hasil riset yang relevan dan aplikatif, Pemerintah Kota Magelang terus berupaya mewujudkan pembangunan yang berbasis data, inovasi, dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Handini berharap, melalui penelitian yang relevan dan aplikatif, akan semakin banyak gagasan berkualitas yang lahir, untuk mendukung terwujudnya Kota Magelang yang maju, inovatif, dan berdaya saing.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mendikdasmen: Program Makan Bergizi Gratis Tingkatkan Motivasi Belajar dan Kehadiran Siswa

Presiden Prabowo Subianto terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan nasional melalui berbagai program prioritas yang berorientasi pada penguatan karakter dan transformasi pembelajaran. Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti usai diterima Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 11 Juni 2026.

Dalam keterangannya, Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berperan dalam pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penguatan pendidikan karakter melalui program 7 Kebiasaan Indonesia Hebat.

“Kami tegaskan bahwa MBG ini merupakan bagian dari program kami, yaitu 7 Kebiasaan Indonesia Hebat. Bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat,” ujar Abdul Mu’ti.

Abdul Mu’ti menjelaskan telah menyusun berbagai modul pendukung untuk mengintegrasikan pelaksanaan MBG dengan penguatan karakter peserta didik. Sejumlah penelitian yang dilakukan oleh berbagai lembaga, termasuk Universitas Indonesia, juga menunjukkan dampak positif program tersebut terhadap peningkatan motivasi belajar, kehadiran siswa di sekolah, serta capaian akademik.

“kami juga menyampaikan per 10 Juni sudah 80,7 persen murid yang sudah mendapatkan MBG. Jadi dari 53 juta sekian, 43 juta sekiannya sudah menerima MBG, dan mereka menyatakan MBG terus dilanjutkan karena dampaknya sangat positif, baik dalam hubungannya dengan tingkat kehadiran di sekolah, maupun dalam hubungannya dengan motivasi belajar, dan juga prestasi akademik,” imbuh Abdul Mu’ti.

Selain MBG, Abdul Mu’ti juga melaporkan perkembangan pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai bagian dari transformasi pembelajaran berbasis teknologi di satuan pendidikan. Menurut Abdul Mu’ti, pada tahun 2025, pemerintah telah mendistribusikan sebanyak 288.865 unit IFP ke berbagai satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Menurut Abdul Mu’ti, perangkat tersebut kini telah digunakan secara luas dalam proses pembelajaran. Sejumlah hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan IFP memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus mendorong motivasi belajar peserta didik.

“Sekarang sudah digunakan dan sudah ada penelitian yang menunjukkan dampak IFP terhadap kualitas pembelajaran, dan juga terhadap motivasi belajar,” pungkas Abdul Mu’ti.

Berbagai program prioritas yang dijalankan pemerintah merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional sesuai arahan Presiden Prabowo. Pemerintah berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan mampu mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Perkuat Kesejahteraan Guru, Tunjangan Naik dan Beasiswa Diperluas

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti pada Kamis, 11 Juni 2026, di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo menekankan komitmen pemerintah untuk mendorong kualitas pendidikan nasional melalui peningkatan kesejahteraan hingga pengembangan kompetensi guru.

Dalam keterangannya usai pertemuan, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan penyesuaian tunjangan bagi para guru. “Tunjangan guru sekali lagi sudah dinaikkan dari yang guru non-ASN, tunjangannya dinaikkan dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta, dan kemudian guru ASN tunjangannya sebesar gaji pokok,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga menerapkan mekanisme baru dalam penyaluran tunjangan tersebut yang disalurkan secara langsung ke rekening masing-masing guru setiap bulannya. Menurut Mendikdasmen, hal ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah untuk menghadirkan tata kelola yang lebih sederhana dan efektif.

“Ini menunjukkan komitmen Bapak Presiden untuk bagaimana proses birokrasi yang tidak birokratis dan agar guru dapat mendapatkan manfaat langsung dari transfer tunjangan yang ke rekening guru setiap bulan,” ungkapnya.

Di samping peningkatan kesejahteraan, pemerintah juga berkomitmen untuk memperkuat kualitas para tenaga pendidik melalui program beasiswa bagi guru. Abdul Mu’ti menuturkan program tersebut juga dijalankan melalui sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

“Tahun 2025 kami mengalokasikan biasiswa untuk 12.500 guru yang belum D4 atau S1 dengan beasiswa 3 juta per semester. Program ini sudah berjalan dengan sistem RPL, sudah masuk semester kedua, dan insyaallah sebagian akan bisa diwisuda pada tahun ini,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Mendikdasmen menuturkan bahwa program tersebut masih akan dilanjutkan pada tahun 2026 dengan alokasi sejumlah 150.000 guru dengan nominal beasiswa yang tetap sama.

“Dan sekarang masih proses pendaftaran, karena kami masih terus menunggu para guru untuk dapat mengikuti program ini. Itu yang berkaitan dengan kesejahteraan guru dan peningkatan kualitas guru,” jelasnya.

Bagi Presiden Prabowo, guru bukan sekadar profesi, melainkan pilar utama pembentukan generasi bangsa. Karena itu, investasi pada kesejahteraan dan kualitas guru merupakan investasi strategis untuk menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan mampu membawa Indonesia menuju kemajuan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News