Beranda blog Halaman 299

Presiden Prabowo Panggil Menteri ESDM, Pastikan Stabilitas Energi Nasional

Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (27/4). Dalam keterangannya, Bahlil menyebut pemerintah terus memastikan kondisi energi nasional tetap stabil di tengah dinamika geopolitik global.

Lebih lanjut, Bahlil menyampaikan bahwa kualitas bahan bakar minyak (BBM), baik solar maupun bensin, saat ini berada di atas standar minimum nasional. Stabilitas pasokan juga tetap terjaga meskipun terjadi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, termasuk di sekitar Selat Hormuz yang berdampak pada rantai pasok energi global.

“Baik dari sisi BBM produk, baik solar maupun bensin. Dari semua spek, alhamdulillah semuanya di atas standar minimum nasional. Jadi, alhamdulillah sudah 2 bulan, hampir 2 bulan ketika kejadian geopolitik di Timur Tengah dengan Selat Hormuz, kita masih stabil,” ujar Bahlil.

Selain itu, Bahlil menyebut pemerintah juga memastikan ketersediaan minyak mentah (crude) untuk kebutuhan pengembangan kilang dalam kondisi aman dengan stok yang berada di atas batas minimum nasional.

“Menyangkut dengan crude kita dalam rangka pengembangan refinery, juga alhamdulillah stoknya di atas standar minimum nasional. Jadi, relatif nggak ada masalah,” imbuh Bahlil.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga menjelaskan terkait langkah-langkah strategis pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG). Menurut Bahlil, saat ini konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 8,6 juta ton per tahun, sementara produksi dalam negeri hanya berkisar 1,6 hingga 1,7 juta ton, sehingga sebagian besar kebutuhan masih dipenuhi melalui impor.

“Sekarang lagi masih dalam pembahasan yang tadi saya laporkan adalah kita membuat CNG (compressed natural gas). Tapi ini masih dalam pembahasan. Saya harus finalisasi dan ini salah satu alternatif terbaik untuk kita mendorong agar kemandirian energi kita dari sektor LPG bisa dapat kita lakukan,” ungkap Bahlil.

Di samping itu, pemerintah juga terus menjalankan strategi besar dalam menghadapi potensi krisis energi global, antara lain dengan mengoptimalkan lifting minyak dan gas, mendorong program biodiesel seperti B50 untuk mengurangi impor solar, serta pengembangan bahan bakar berbasis bioetanol seperti E20 untuk bensin.

“Kita itu ada tiga hal yang harus kita lakukan dalam menghadapi krisis energi dunia sekarang. Yang pertama kita harus mengoptimalkan lifting kita. Yang kedua adalah mencari diversifikasi seperti B50. B50 itu kan mengurangi impor solar kita. Yang ketiga adalah kita harus dorong ke E untuk bensin, etanol. E20. Itu adalah bagian salah satu strategi,” imbuh Bahlil.

Dengan kombinasi stabilitas pasokan jangka pendek dan transformasi energi jangka panjang, pemerintah memastikan bahwa Indonesia tidak hanya bertahan, tetapi juga semakin mandiri dalam menghadapi dinamika energi dunia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Daftar 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini, Cek Jadwalnya di Sini

Polda Metro Jaya Sediakan Layanan Samsat Keliling untuk PKB Tahunan di Jadetabek

Polda Metro Jaya menyediakan 14 lokasi Samsat Keliling di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Selasa (28/4) untuk mempermudah masyarakat melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Layanan ini juga meliputi pengesahan STNK tahunan serta pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Informasi daftar lokasi tersebut diumumkan melalui akun X resmi TMC Polda Metro Jaya. Masyarakat dapat mendatangi titik layanan yang tersebar di berbagai kota/kabupaten dengan jam operasional bervariasi.

Daftar Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini

  1. Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng (08.00–13.00 WIB)
  2. Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan Masjid Al Musyawarah Kelapa Gading (08.00–14.00 WIB)
  3. Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–14.00 WIB)
  4. Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat Jakarta Selatan (09.00–15.00 WIB) dan TMP Kalibata (09.00–14.00 WIB)
  5. Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat Jakarta Timur dan Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB)
  6. Kota Tangerang: Alun-alun Cibodas dan Parkiran Busway Foodmosphere (09.00–13.00 WIB)
  7. Serpong: Halaman parkir Samsat Serpong (08.00–14.00 WIB) dan ITC BSD (16.00–18.00 WIB)
  8. Ciledug: Giant Poris Gaga Indah dan Matland Cyber Cipondoh Ceper (08.00–14.00 WIB)
  9. Ciputat: Halaman Samsat dan Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB)
  10. Kelapa Dua: Halaman Gtown House (08.00–14.00 WIB)
  11. Kota Bekasi: KFC Zamrud (09.00–11.00 WIB)
  12. Kabupaten Bekasi: Pasar Bersih Cikarang Baru (09.00–12.00 WIB)
  13. Depok: Halaman parkir Samsat Depok (08.00–14.00 WIB) dan RS Bhayangkara Brimob (08.00–12.00 WIB)
  14. Cinere: Kantor Kelurahan Pondok Petir (08.00–12.00 WIB)

Syarat Membayar Pajak Kendaraan di Samsat Keliling

Wajib pajak perlu membawa beberapa dokumen, yaitu:

  • KTP asli pemilik kendaraan beserta fotokopi
  • BPKB asli dan fotokopi
  • STNK asli dan fotokopi
    Selain itu, kendaraan tidak memiliki tunggakan PKB lebih dari satu tahun.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa Samsat Keliling hanya melayani pembayaran pajak kendaraan tahunan. Untuk pajak lima tahunan, ganti pelat, serta cek fisik kendaraan, masyarakat tetap harus datang langsung ke kantor Samsat terdekat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Perpanjangan SIM Kini Lebih Mudah, Ini 5 Titik SIM Keliling di Jakarta

Ditlantas Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling di lima titik Jakarta pada Selasa (28/4) untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM). Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi X @tmcppoldametro, yang menyebutkan bahwa pelayanan dibuka mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Layanan SIM Keliling ini hanya diperuntukkan bagi pemohon yang ingin memperpanjang SIM A atau SIM C yang masih berlaku. Sementara itu, pemilik SIM B dan masyarakat yang masa berlaku SIM-nya sudah habis tetap diwajibkan melakukan perpanjangan di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas), karena adanya perbedaan dokumen persyaratan.

Pada hari ini, masyarakat dapat mengakses layanan SIM Keliling di lima lokasi berikut:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung
  • Jakarta Utara: LTC Glodok
  • Jakarta Selatan: Area Parkir Universitas Trilogi Kalibata
  • Jakarta Barat: Lobby Selatan Mall Ciputra
  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Untuk melakukan perpanjangan, pemohon wajib membawa SIM asli yang masih berlaku, KTP, serta fotokopi masing-masing dokumen. Setibanya di lokasi, masyarakat akan diminta mengisi formulir, mengikuti tes kesehatan, dan tes psikologi sebagai bagian dari prosedur perpanjangan.

Adapun biaya perpanjangan SIM mengacu pada PP Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif PNBP Polri, yaitu:

  • Rp80.000 untuk perpanjangan SIM A
  • Rp75.000 untuk perpanjangan SIM C

Selain itu, pemohon juga dikenakan biaya tes psikologi sebesar Rp37.500 serta asuransi Rp50.000.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cuaca Jakarta Selasa 28 April: Siang hingga Malam Hujan Ringan, Ini Rinciannya

Prakiraan cuaca Jakarta hari ini, Selasa (28/4), menunjukkan adanya potensi perubahan kondisi cuaca sepanjang hari. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca cerah berawan hingga hujan ringan akan terjadi di sejumlah wilayah Ibu Kota.

Berdasarkan informasi dari BMKG, kondisi cuaca pada pagi hari didominasi oleh cerah berawan di wilayah Kepulauan Seribu. Sementara itu, wilayah lain seperti Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diprakirakan berada dalam kondisi berawan.

Memasuki siang hari, cuaca di Kepulauan Seribu diperkirakan masih cerah berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan mulai turun dan merata di seluruh wilayah Jakarta, meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Pada sore hari, hujan ringan diprediksi semakin meluas dan mengguyur seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu. Kondisi ini diperkirakan berlanjut hingga malam hari di beberapa kawasan.

BMKG juga menyebutkan bahwa pada malam hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Sementara wilayah lainnya seperti Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur diprediksi berada dalam kondisi berawan.

Adapun suhu udara di Jakarta hari ini berkisar antara 25 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 67 hingga 96 persen.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca serta mempersiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Responsif Terhadap Aspirasi, Gubernur Rudy Mas’ud Evaluasi Pelaksanaan Renovasi Rumah Jabatan

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan renovasi rumah jabatan gubernur sebagai bentuk respons atas berbagai aspirasi masyarakat yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir.

Langkah evaluasi tersebut, menurutnya, merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan penggunaan anggaran publik berjalan sesuai prioritas, akuntabel, dan sejalan dengan rasa keadilan masyarakat.

“Kritik dan pertanyaan yang muncul saya pahami sebagai bentuk kepedulian masyarakat. Itu menjadi masukan penting bagi kami untuk melakukan evaluasi,” ujar Gubernur Rudy Mas’ud.

Ia menjelaskan evaluasi akan mencakup peninjauan pelaksanaan paket renovasi, termasuk kesesuaian item pekerjaan dengan fungsi kedinasan, efisiensi anggaran, dan prioritas penggunaannya.

Menurutnya, meski perencanaan renovasi telah ada sebelum dirinya menjabat, sebagai gubernur ia tetap bertanggung jawab memastikan pelaksanaannya sesuai kepentingan publik.

Sebagai bagian dari langkah korektif, Pemprov Kaltim juga akan membuka ruang transparansi yang lebih luas agar masyarakat dapat memahami dan ikut mengawasi proses evaluasi tersebut.

“Ke depan kami ingin setiap kebijakan, termasuk penggunaan fasilitas publik, lebih terbuka dan dapat diawasi bersama,” kata Gubernur Rudy Mas’ud.

Gubernur Rudy Mas’ud menambahkan evaluasi ini juga menjadi momentum pembenahan agar penggunaan anggaran fasilitas pimpinan ke depan lebih sederhana dan lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan kritik yang berkembang tidak dipandang sebagai serangan, melainkan sebagai bentuk kontrol sosial yang konstruktif untuk memperkuat tata kelola pemerintahan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemasyarakatan Hadirkan Aksi Nyata untuk Masyarakat di Hari Bakti ke–62

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke–62 tahun 2026, Senin (27/4). Peringatan yang diwujudkan melalui kegiatan tasyakuran tersebut menjadi bentuk rasa syukur dan dorongan dalam meningkatkan semangat pengabdian oleh seluruh jajaran Pemasyarakatan. Mengusung tema ”Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima”, peringatan tersebut tidak hanya menjadi momentum refleksi, tetapi juga aksi sosial yang mengedepankan dampak nyata kepada masyarakat.

Peringatan yang terpusat di Auditorium Prof. Muladi, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan, Tangerang dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto. Jajaran Kemenimipas serta mitra strategis lintas sektor juga turut hadir dalam peringatan tersebut. Dalam sambutannya, Menteri Agus menegaskan bahwa Pemasyarakatan tidak lagi hanya berfokus pada penghukuman, tetapi juga berperan aktif dalam pembinaan produktif serta mendukung kesejahteraan masyarakat.

”Pemasyarakatan bukan sekadar urusan penjara tapi tentang memberikan harapan, membangun jati diri manusia, dan menghadirkan keadilan restoratif bagi masyarakat ,” ujar Menteri Agus.

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, rangkaian kegiatan HBP ke-62 diisi dengan berbagai aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Di antaranya adalah penyerahan bantuan gerobak usaha kepada sejumlah 305 keluarga warga binaan kurang mampu, sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi dan membuka peluang usaha baru. Selain itu, bantuan sosial juga disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di berbagai daerah.

Tak hanya itu, dukungan terhadap masa depan generasi muda turut diwujudkan melalui pemberian beasiswa Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Inkopasindo) kepada keluarga petugas Pemasyarakatan bagi 314 orang penerima manfaat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemasyarakatan dalam memutus mata rantai kerentanan sosial dan membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan.

Nuansa humanis juga tampak dalam keterlibatan warga binaan dalam berbagai kegiatan, seperti pertunjukan seni dan kontribusi dalam program pembinaan produktif. Hal ini mencerminkan bahwa proses pembinaan tidak hanya membentuk keterampilan, tetapi juga mengembalikan rasa percaya diri dan harapan untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai kementerian, lembaga, dan organisasi masyarakat melalui penandatanganan sejumlah nota kesepahaman. Sinergi ini diharapkan mampu memperluas dampak program Pemasyarakatan, khususnya dalam bidang kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan jaminan sosial.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, menambahkan bahwa HBP ke-62 menjadi titik penting dalam memperkuat paradigma Pemasyarakatan yang lebih terbuka, inklusif, dan berorientasi pada nilai kebermanfaatan bagi masyarakat.

”Kami menyadari bahwa pelaksanaan tugas Pemasyarakatan masih memerlukan berbagai penyempurnaan. Oleh karena itu kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat integritas, serta memastikan seluruh program berjalan secara efektif, dan memberikan dampak yang nyata,” ujar Dirjenpas Mashudi.

Peringatan HBP ke-62 juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, melibatkan kantor wilayah dan unit pelaksana teknis Pemasyarakatan. Dengan semangat kebersamaan, seluruh jajaran berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berdampak luas.

Melalui momentum ini, Pemasyarakatan menegaskan perannya bukan hanya sebagai institusi pembinaan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Tutup Paskah Nasional V 2026, Menag Ajak Umat Kristiani Perkuat Persatuan

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Kristiani memperkuat solidaritas dan persatuan dalam membangun kehidupan berbangsa. Ajakan ini disampaikan saat menutup Paskah Nasional V Tahun 2026 di Lapangan Mako Brimob, Desa Loru, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (26/4/2026).

“Acara ini bukan sekadar seremoni penutupan, melainkan peristiwa iman, refleksi kebangsaan, dan peneguhan komitmen sebagai anak bangsa yang hidup dalam keberagaman namun tetap bersatu,” ujar Menag.

Turut hadir pimpinan delapan aras gereja nasional yang tergabung dalam Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI), Stafsus Menag Bidang Kerja Sama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan Gugun Gumilar, Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung, Dirjen Bimas Katolik Suparman, Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah Junaidin, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, serta unsur Forkopimda dan tokoh lintas agama.

Menurut Menag, nilai Paskah tentang pengorbanan, kebangkitan, dan harapan baru menjadi inspirasi universal dalam membangun kehidupan berbangsa. Di tengah tantangan global, kebangkitan tidak cukup dimaknai secara spiritual, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Kebangkitan sejati harus diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk membangun solidaritas, memperkuat persatuan, dan menghadirkan keadilan sosial,” ucapnya.

Menag menambahkan, toleransi dan kerukunan merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dijaga. Ia menegaskan, tidak boleh ada ruang bagi intoleransi, diskriminasi, maupun perpecahan. Setiap warga negara harus merasa aman dalam menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya.

“Toleransi bukan sekadar menerima perbedaan, tetapi komitmen aktif untuk saling menghormati dan bekerja sama dalam keberagaman,” katanya.

Lebih lanjut, Menag menilai penyelenggaraan Paskah di Sulawesi Tengah menunjukkan bahwa kerukunan merupakan realitas yang hidup, di mana keberagaman suku, budaya, dan agama berpadu dalam harmoni.

Menutup sambutannya, Menag mengingatkan bahwa pembangunan bangsa merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh peserta menjadikan momentum Paskah sebagai titik awal untuk memperkuat komitmen membangun kehidupan yang lebih baik.

“Jangan biarkan semangat Paskah berhenti di sini, tetapi menjadi energi untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi bangsa,” pungkasnya.

Acara penutupan ini dirangkaikan dengan Ibadah Raya dan Perayaan Puncak Paskah Nasional V Tahun 2026 yang mengusung tema “Bangkit Bersama Kristus, Memulihkan Bangsa dalam Kasih dan Pengharapan”.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kemenimipas Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui Penandatangan Nota Kesepahaman

Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 menjadi momentum penting bagi Kementerian Imigrasi dan Pemasyatakatan (Kemenimipas) untuk memperluas dampak melalui kolaborasi lintas sektor. Sejumlah kerja sama strategis resmi diteken, Senin (27/4). Langkah tersebut menandai arah baru Pemasyatakatan yang semakin terbuka dan terintegrasi.

Dalam peringatan yang digelar di Politeknik Imigrasi dan Pemasyatakatan (Imipas), Menteri Imipas, Agus Andrianto, memimpin penandatanganan nota kesepahaman dengan berbagai kementerian dan lembaga. Ia menegaskan bahwa dalam membangun Pemasyarakatan yang lebih baik, membutuhkan peran serta dari berbagai pihak.

” Inilah wajah baru pemasyartakatan kita bukan hanya mengurung tapi membangun, bukan hanya menekan tapi memberdayakan. Langkah mulia ini hanya dapat kita wujudkan melalui kerja keras, komitmen dari seluruh insan Pemasyarakatan, dan tentunya kolaborasi lintas sektoral,” ujar Menteri Agus.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam peringatan HBP ke-62 tersebut mencakup:

Penandatanganan MoU Menteri Imipas dengan Menteri Koperasi tentang Sinergi Pemberdayaan, Pembinaan, dan Penguatan Ekonomi Berbasis Koperasi di Bidang Keimigrasian dan Pemasyarakatan;

Penandatanganan MoU Menteri Imipas dengan Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Badan Pertanahan Negara (BPN) tentang Sinergi Tugas dan Fungsi Bidang Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agraria/Pertanahan dan Tata Ruang;

Penandatangan MoU Menteri Imipas dengan Menteri Kesehatan tentang Sinergi Pelaksanaan Tugas dan Fungsi di Bidang Imigrasi, Pemasyarakatan, dan Kesehatan;

Penandatanganan MoU Menteri Imipas dengan Direktur Utama BPJS Kesehatan tentang Dukungan Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional di Lingkungan Kemenimipas;

Penandatanganan MoU Menteri Imipas dengan Pemerintah Provinsi Bali tentang Optimalisasi Pelaksanaan Tugas, Fungsi, dan Wewenang di bidang Imigrasi Pemasyarakatan dan Pemda di Provinsi Bali dan Kabupaten Badung; dan

Penandatanganan Surat Keputusan Bersama antara Menteri Imipas, Menteri Sosial, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, dan Direktur Utama BPJS Kesehatan tentang Penguatan Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan dalam Kerangka Jaminan Kesehatan Nasional, Perlindungan Sosial, dan Desentralisasi.

Langkah kolaborasi tersebut menjadi strategi penting untuk menjawab tantangan Keimigrasian dan Pemasyarakatan yang semakin kompleks. Dengan melibatkan banyak pihak, pelaksanaan tugas dan fungsi Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat berjalan secara optimal dan semakin memberikan dampak kepada masyatakat.

Menutup sambutannya, Menteri Agus mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk senantiasa membangun profesionalitas kerja dan akuntabilitas.

”Kesepakatan-kesepakatan besar ini adalah modalitas yang luar biasa bagi institusi kita. Namun saudara-saudara, saya tetap harus mengingatkan sehebat apapun kolaborasi yang kita gali dan sebesar apapun program yang kita rancang, semua tidak akan berarti apa apa jika tidak dilandasi oleh pondasi yang bernama integritas,” ujar Menteri Agus.

Dengan pendekatan kolaboratif ini, Kemenimipas terus berupaya menegaskan transformasinya sebagai institusi yang tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi pembangunan nasional.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kemenhut Dorong Golo Mori Jadi Destinasi Eksklusif Berbasis Alam di Manggarai Barat

Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya pergeseran paradigma pengelolaan wisata di kawasan Labuan Bajo dan sekitarnya, termasuk destinasi baru Golo Mori. Pemerintah berkomitmen mengarahkan tren wisata dari pariwisata massal (mass tourism) menuju pariwisata minat khusus yang berkelanjutan (ecotourism).

Hal tersebut disampaikan Wamenhut saat meninjau pengembangan kawasan Golo Mori yang dikelola oleh ITDC (Injourney Tourism Development Corporation), Sabtu (25/4/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan sinkronisasi antara pembangunan infrastruktur pariwisata dengan upaya konservasi alam di sekitar Taman Nasional (TN) Komodo.

Wamenhut memaparkan data lonjakan wisatawan yang sangat signifikan di TN Komodo. Pada tahun 2021, kunjungan tercatat sebanyak 66 ribu orang, lalu meroket menjadi 429 ribu orang pada tahun 2025. Namun, lonjakan ini menumpuk di titik-titik tertentu seperti Pulau Padar Selatan, sementara lokasi lain masih perlu dioptimalkan.

“Kondisi di lapangan saat ini sangat padat dan berjubel pada titik favorit. Inilah alasan utama mengapa kebijakan pembatasan kuota dan pengaturan rute menjadi sangat penting. Kita ingin mendorong wisatawan tidak hanya menumpuk di satu tempat, tapi merata ke destinasi alternatif lainnya guna menjaga kenyamanan dan kelestarian ekosistem,” ujar Rohmat Marzuki.

Dalam kunjungannya, Wamenhut mengapresiasi rencana ITDC untuk mengembangkan Sustainable Marine-Based and Ecotourism Destination di Golo Mori. Destinasi ini diharapkan mampu menjadi alternatif bagi wisatawan sehingga beban kunjungan di dalam kawasan TN Komodo dapat terurai.

Wamenhut juga menyoroti potensi pengamatan burung (birdwatching) di Golo Mori, dengan keberadaan spesies seperti Burung Kakaktua Jambul Kuning dan Maleo. “Kami akan mendorong kerja sama dengan Balai PDAS yang memiliki persemaian bibit untuk memperkaya jenis pohon pakan burung di sini,” tambahnya.

Salah satu poin krusial yang ditekankan Wamenhut adalah pelibatan masyarakat lokal, seperti di Desa Golo Mori dan sekitarnya. Ia ingin masyarakat terlibat aktif sebagai subjek pembangunan sehingga mereka mendapatkan pendapatan alternatif yang lebih berkelanjutan dan ikut menjaga kelestarian alam.

Kementerian Kehutanan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan semua stakeholder guna memastikan bahwa pengembangan wisata di Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, selaras dengan visi konservasi nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kebijakan pembatasan kuota di TN Komodo yang harus dibarengi dengan penyediaan destinasi alternatif yang berkualitas ini disambut baik oleh ITDC selaku pengelola kawasan The Golo Mori. General Manajer ITDC The Golo Mori, Wahyuaji Munarwiyanto, menyatakan bahwa pengembangan kawasan tersebut dilakukan dengan memegang teguh komitmen konservasi. ITDC memastikan pembangunan infrastruktur tidak akan mengesampingkan kelestarian ekosistem lokal.

“The Golo Mori bukan sekadar pusat pertemuan atau MICE, tetapi dirancang sebagai destinasi yang selaras dengan alam. Komitmen kami adalah menjaga kelestarian kawasan ini, sehingga wisatawan dapat menikmati keindahan alam sekaligus keanekaragaman hayatinya,” ujar Wahyuaji.

Ia menambahkan, sebagai destinasi alternatif bagi Labuan Bajo, The Golo Mori menawarkan pengalaman wisata minat khusus yang berbeda. Strategi ini diharapkan dapat menarik segmen pasar baru, sekaligus mengurangi beban kunjungan di pulau-pulau inti TN Komodo.

“Kami terus berkolaborasi dan berkoordinasi intensif dengan Kementerian Kehutanan, khususnya terkait teknis pengelolaan jasa lingkungan,” tambahnya.

Melalui kolaborasi ini, Kemenhut dan ITDC optimis The Golo Mori akan menjadi alternatif destinasi pariwisata berkelanjutan di Manggarai Barat yang mampu menyinergikan pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan hutan dan satwa.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jadi Narasumber dalam Nusantara Young Leaders, Menteri Nusron: Semua Kebijakan Harus Memanusiakan Manusia

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menjadi narasumber dalam acara Nusantara Young Leaders pada sesi “Total Politik” yang digelar di Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (25/04/26).

Pada sesi tanya jawab bersama mahasiswa, Menteri Nusron menceritakan pendekatan yang ia lakukan dalam memimpin kementeriannya menyelesaikan permasalahan terkait pertanahan.

“Karena kita (mantan) aktivis mahasiswa, cara menyelesaikan masalah itu dengan cara pendekatan yang kemanusiaan dan berkeadilan. Manusia itu kita tempatkan yang utama. Semua kebijakan ini harus memanusiakan manusia,” ujar Menteri Nusron.

Menteri Nusron menambahkan, bahwa pendekatan yang berkemanusiaan dan berkeadilan itu tidak hanya jadi cara dalam bekerja, namun juga menjadi ukuran dalam kepemimpinan, yakni sejauh mana seorang pejabat benar-benar memberi dampak bagi masyarakat. “Yang namanya jadi pejabat itu harus hati-hati. Segala sesuatu di dunia, selama bermanfaat pasti akan bertahan di muka bumi. Kalau tidak bermanfaat, tidak mungkin bisa bertahan. Itu kata kuncinya,” tutur Menteri Nusron.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa prinsip kebermanfaatan dan kemudahan bagi rakyat harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan. Dari situ, Menteri Nusron mengaitkannya dengan nilai moral dalam kepemimpinan sebagaimana diajarkan pesan keagamaan tentang doa bagi pemimpin, yaitu mereka yang mempersulit rakyat akan dipersulit, sementara yang mempermudah dan mengangkat harkat masyarakat akan dimuliakan.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron mengajak seluruh peserta untuk mendoakan pemimpin Indonesia agar dapat menjalankan amanah dengan baik dan masuk dalam golongan yang mempermudah rakyatnya. “Jangan hanya setiap (kebijakan) dikritik dan dicaci maki. Kritik setuju karena berkritik itu adalah kewajiban mahasiswa. Kamu jangan jadi aktivis, kalau tidak bisa mengkritik. Tapi sekali lagi, adalah sengsara kalau mengkritik tidak tahu apa tujuan (kritiknya) untuk negeri,” tutup Menteri Nusron.

Acara bertema “Mencetak Negarawan, Membangun Peradaban” ini turut menghadirkan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, sebagai penggagas kegiatan. Diskusi acara dipandu langsung oleh Arie Putra dan Budi Adiputro, serta diikuti mahasiswa dari berbagai kampus.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Nusron didampingi oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Shamy Ardian; Plt. Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Kartono Agustiyanto; serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas, Sri Rejeki.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News