Beranda blog Halaman 4396

Catat! 7 Event Wisata 2021 Di Jawa Tengah Yang Menarik Untuk Disaksikan

Catat! 7 Event Wisata 2021 Di Jawa Tengah Yang Menarik Untuk Disaksikan

SuaraPemerintah.id – Salah satu sektor pariwisata yang terdampak oleh pandemi ialah penyelenggaraan event. Meski sedang terpuruk karena pandemi, event wisata di Jawa Tengah berusaha bangkit di tahun 2021.

Hal ini ditandai dengan peluncuran ‘Jawa Tengah Calendar of Events 2021‘ bersamaan dengan pembukaan POPDA Virtual Jateng 2021 di Hotel Patrajasa Semarang pada Rabu (7/4) kemarin.

Peluncuran kalender event Jawa Tengah ini menunjukkan semangat serta kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif Jawa Tengah. Selain itu, penyelenggaraan event wisata Jawa Tengah tentunya akan berbeda dari kebiasaan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment)

Tahun ini, sebanyak 7 Jawa Tengah yang diusulkan berhasil lolos ke tahap kurasi kedua untuk masuk dalam Kharisma Event Nusantara 2021 oleh Kemenparekraf RI.

Inilah 7 Event 2021 di Jawa Tengah yang menarik untuk Anda saksikan.

International Mask Festival  – Kota Surakarta (11-12 Juni 2021)

International Mask Festival (IMF) merupakan acara tahunan berskala internasional yang mengusung konsep pertunjukkan seni topeng dan pameran kerajinan topeng. Dibawah naungan SIPA Community, IMF diselenggarakan sejak tahun 2014 dan telah menjadi event tahunan Kota Surakarta. diadakan setiap tahunnya di Kota Solo, Jawa Tengah.

Festival Sindoro Sumbing – Kab. Wonosobo & Kab. Temanggung (9 Juni – 20 Juli 2021)

Festival kolaboratif antara pemerintah Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo, komunitas, akomodasi, dan swasta dengan mengangkat kearifan lokal dengan konsep seni pertunjukan. Para seniman yang berpartisipasi pada event ini berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, luar Jawa Tengah, serta mancanegara.

Festival Arak-arakan Cheng Ho – Kota Semarang (18-19 Agustus 2021)

Festival Arak – Arakan Cheng Ho sebagai bentuk peringatan kedatangan Laksamana Cheng Ho ke Semarang 616 tahun lalu. Acara dimulai dengan kirab membawa patung Dewa dengan berjalan kaki dari Klenteng Tay Kak Sie di Pecinan menuju Klenteng Sam Poo Kong di Gedong Batu.  Festival Arak-arakan Cheng Ho dimeriahkan pula dengan pertunjukan kesenian yang ciamik yang menampilkan perpaduan seni Budaya Tionghoa dan Jawa.

Solo International Performing Arts (SIPA) Festival – Kota Surakarta (9-11 September 2021)

Solo International Performing Arts (SIPA) adalah pergelaran mahakarya seni pertunjukan yang diselenggarakan di Kota Surakarta. Sejak 2009, SIPA selalu melibatkan seniman lintas benua, Asia, Australia, Eropa, Afrika dan Amerika. Sajian kolosal dengan panggung spektakuler.

Dieng Culture Festival – Kabupaten Banjarnegara (10-12 September 2021)

Sebuah festival berkelas yang memadukan keindahan alam dengan keunikan budaya serta tradisi di Dataran Tinggi Dieng. Dieng Culture Festival atau Festival Dieng akan menyuguhkan pertunjukan musik Jazz di Atas Awan di tengah suhu yang dingin, ragam kesenian tradisional, dan puncaknya ialah ritual khusus cukur rambut anak gembel (gimbal).

Festival Kota Lama – Kota Semarang (15-25 September 2021)

Festival Kota Lama terselenggara sejak tahun 2012 dengan tujuan mengangkat dan melestarikan Kota Lama Semarang sebagai kawasan cagar budaya. Festival Kota Lama hadirkan ragam warna nostalgia mulai dari pertunjukan seni hingga kuliner legendaris nusantara.

Festival Payung Indonesia – Kabupaten Klaten (3-5 September 2021)

Festival tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 2014 oleh Mataya Arts & Heritage. Sejak tahun 2018 telah menjalin hubungan sister-festival dengan Borsang Umbrella Festival, Chiang Mai, Thailand. Festival Payung Indonesia adalah festival rakyat yang melibatkan meliputi perajin payung tradisi, beragam komunitas kreatif, pelestari seni tradisi, seniman kontemporer, fotografer, fashion desainer, artis dan dan lain-lain. Penyelenggaraan event semakin berkesan dengan berlatar Candi Prambanan yang megah dan elegan.

 

Strategi Penguatan Daya Saing Dukung 3 Program Prioritas Pembangunan Kelautan dan Perikanan

SuaraPemerintah.id – Sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu sektor yang memiliki tingkat ketahanan tinggi di masa pandemi. Hal ini terlihat dari realisasi nilai investasi kelautan dan perikanan tahun 2020 yang mencapai Rp6,29 triliun, melebihi target Rp5,49 triliun yang ditetapkan. Kemudian konsumsi ikan dalam negeri telah mencapai 56,39 kg/kapita, setara dengan ikan utuh segar.

Karenanya, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti mengajak para pemangku kepentingan untuk terus memaksimalkan peluang tersebut.

“Kepercayaan investor yang tinggi dalam berusaha di sektor kelautan dan perikanan menjadi bekal bagi kita,” kata Artati di Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Artati memastikan PDSPKP telah merancang sejumlah agenda kegiatan guna mengakselerasi tiga program prioritas yang diusung Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono.

Dimulai dari peningkatan PNBP dari sumber daya perikanan tangkap untuk peningkatan kesejahteraan nelayan, jajarannya menyiapkan pengadaan 15 gudang beku portabel di tahun 2021 dan 12 unit di tahun 2022.

Tak hanya itu, PDSPKP juga akan mengimpelementasikan sistem resi gudang (SRG) ikan di 20 lokasi di Indonesia. Selanjutnya, PDSPKP tengah menyiapkan pembangunan 4 unit pabrik es di tahun 2021 serta menyiapkan sarana rantai dingin di 3 pelabuhan prioritas.

“Kita juga targetkan pengelolaan gudang beku di dua lokasi,” urai Artati.

Adapun kegiatan penunjang untuk program pembangunan kampung nelayan atau kampung budidaya, PDSPKP menyiapkan sentra pengolahan di 8 lokasi dan 7 sentra kuliner selama tahun 2021. Selain itu, PDSPKP akan mendorong pengembangan 22 UMKM startup milenial.

“Kita siapkan juga gerai investasi dan layanan usaha atau Gisela. Harapannya ini sudah ada di 50 lokasi pada tahun 2022,” sambungnya.

Terakhir, PDSPKP menyiapkan international fisheries expo, sarana rantai dingin di lokasi klaster budidaya udang dan aktif di bursa pasar ikan dunia guna meningkatkan ekspor produk perikanan budidaya. Artati menambahkan, PDSPKP juga akan mengawal implementasi Sistem Telusur dan Logistik Ikan Nasional (STELINA) di 3 lokasi di tahun 2021.

“Kita siapkan juga rekomendasi kebijakan dan strategi perluasan akses pasar negara tujuan ekspor,” terang Artati.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta jajarannya mendukung penuh pelaku usaha perikanan Indonesia untuk bisa tumbuh di pasar domestik maupun global. Salah satu hambatan yang harus segera dientaskan yaitu persoalan tarif bea masuk produk perikanan Indonesia ke Uni Eropa.

Selain persoalan bea masuk, Menteri Trenggono meminta jajarannya melakukan profiling terhadap pasar perikanan dunia, yang dapat digunakan sebagai acuan bagi para pelaku usaha untuk melakukan inovasi produk dan pengembangan pasar.

Dukungan terhadap pelaku usaha perikanan juga datang dari DPR RI, dimana Komisi IV DPR RI telah sepakat dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendukung percepatan dan memperingkas terhadap jalur perizinan pada pelaku usaha produk-produk perikanan dan kelautan.

“Hal ini tertuang dalam dokumen negara, bahwa komisi IV DPR RI meminta KKP untuk memberi kemudahan ekspor produk perikanan dalam rangka penumbuhan usaha unit pengolahan ikan yang berbasis jaminan mutu keamanan hasil perikanan dan nilai tambahnya serta memperkuat kegiatan pemasokan produk kelautan dan perikanan keluar negeri sehingga meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha di dalam negeri,“ ujar Anggia Erma Rini, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI saat memberikan arahan pada Rakernis Ditjen PDSPKP kemarin.

Sebut Indonesia Bisa Jadi Negara Maju di Tahun 2045, Moeldoko: Mahasiswa Siapkan Diri Isi Proses Leadership

SuaraPemerintah.id – Seiring adanya pandemi Covid-19 membuat seluruh negara termasuk Indonesia merasakan dampak krisis ekonomi.

Terkait hal itu, Kelapa Staf Kepresidendan (KSP) Moeldoko mengatakan Indonesia bisa bangkit dari krisis ekonomi selepas masa pandemi Covid-19 pada 2045.

Dalam pelantikan yang mengusung tema “Potret Kepemimpinan Masa Depan Menyongsong Tahun 2045” bertempat di Jakarta.

Moeldoko yang di dampingi Deputi III kantor staf presiden dan beberapa jajaran menyebut upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk menuju Indonesia Negara Maju 2045 harus dimulai dari sekarang.

Moeldoko menegaskan, untuk mampu keluar dari krisis, dan sekaligus menjaga agar negara kita tetap berada di jalur yang benar untuk mewjudkan Visi Indonesia Maju 2045, diperlukan koordinasi yang baik dari setiap instansi dan lembaga terkait untuk bersama-sama mengatasi pandemi dan sekaligus memulihkan perekonomian.

Maka, diperlukan kepemimpinan yang kuat, tegas, berani mengambil keputusan, serta mau mendengar, yang didukung analisis memadai dari bawahan, dari akademisi, praktisi dan komponen masyarakat lainnya.

“Terutama bagi mahasiswa. Karena masa depan ada di tangan kalian. Siapkanlah diri sebaik-baiknya melalui berbagai kegiatan untuk mengisi proses leadership sehingga bisa memahami situasi, termasuk melakukan asesmen terhadap faktor-faktor internal maupun eksternal,” imbuh Moeldoko.

Indonesia mempunyai cita-cita untuk menjadi negara maju di tahun 2045. Terutama dengan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar ke-5 di dunia pada tahun 2045 dengan pendapatan per kapita lebih dari US$23.000 dari posisi tahun 2020 sebesar US$3.912.

“Untuk mencapainya target itu, diperlukan pertumbuhan ekonomi yang konsisten antara 5,7% sampai 6,2% per tahun,” ujar Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko saat menjadi pembicara Pelatihan Kepemimpinan Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) secara daring dari Situation Room Gedung Bina Graha Jakarta, Rabu (7/4).

Karena jika tidak, maka target tersebut akan sulit dicapai dan Indonesia akan terjebak dalam middle income trap, menjadi negara berpendapatan menengah, tetapi tidak kunjung beranjak menjadi negara maju. “Hal itu telah dialami oleh beberapa negara. Kita tidak ingin seperti itu. Ditargetkan pada tahun 2036  kita akan keluar dari “middle income trap” dengan pendapatan per kapita lebih dari US$12.000,” jelas Moeldoko.

Moeldoko menyadari, untuk mewujudkan mimpi atau cita-cita tersebut tentu tidak mudah karena selalu ada hambatan dan tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah pandemi Covid-19.

Moeldoko juga menerangkan, covid-19 telah membawa Indonesia dan semua negara kedalam situasi krisis dengan skala paling tinggi. Sehingga membawa semangat baru untuk merubah dunia selepas adanya masa pandemi Covid-19.

Pemerintah sejak tahun lalu juga sudah melakukan pemulihan ekonomi dengan mengambil kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mencakup pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi dengan memberikan dana dari sisi penawaran dan dari sisi permintaan.

Pada tahun 2020 anggaran PEN sebesar Rp.695 triliun. sementara di tahun 2021 anggaran PEN mencapai Rp.699,4 triliun.

“Angka ini dinamis, dalam arti masih bisa berubah sesuai perkembangan dan kebutuhan, untuk program PEN 2021 yang meliputi lima kluster yaitu Kesehatan, Perlindungan Sosial, Dukungan UMKM dan Korporasi, Insentif Usaha, dan Program Prioritas,” imbuh Moeldoko.

Satu hal lain yang sangat penting, Moeldoko menekankan pentingnya perhatian terhadap potensi ancaman ideologi. Menurut Moeldoko, ancaman tersebut nyata, dan dapat mengancam keutuhan negara dan stabilitas sosial-politik. Karena tanpa stabilitas sosial-politik, proses pembangunan tidak bisa berjalan dengan baik.

Kemenhub Pastikan 2023 Sudah Tidak Ada Lagi Truk ODOL

SuaraPemerintah.id – Kebijakan bebas truk kelebihan muatan alias over dimension over loading (ODOL) hingga kini belum terwujud. Padahal, aturan ini telah dicanangkan sejak 2017.

Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Mohamad Risal Wasal mengatakan, kebijakan ini harus diwujudkan pada 2023.

Pada empat tahun yang lalu, aturan ini sudah dicanangkan, namun asosiasi meminta agar ditunda setahun.

“Di tahun 2018, ada kesepakatan antara kementerian dan lembaga serta asosisasi untuk penanganan ODOL dan dilakukan sosialisasi,” katanya, Kamis (8/4/2021).

Pada 2020, rapat koordinasi kembali dilakukan membahas truk ODOL. Saat itu hadir Menteri Perhubungan, Menteri PUPR, Menteri Perindustrian, Kepala Korlantas Polri, dan asosiasi yang menyepakati truk bebas ODOL pada 2023.

Uji coba saat ini telah dilakukan di Jalan Tol Jakarta-Bandung, Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.

Tahun ini, Kemenhub memperkuat penegakan hukum lewat e-Inforcement hingga integrasi sistem database pengemudi.  “Artinya tahapan menuju Indonesia bebas ODOL sudah dilakukan mulai sekarang. Jadi 2023 sudah tidak ada truk yang kelebihan muatan,” kata Risal.

Menurut dia, truk ODOL selama ini merugikan banyak pihak. Negara dirugikan Rp43 triliun per tahun karena rusaknya jalan serta jembatan di samping potensi kecelakaan di jalan yang merugikan masyarakat. “Kita ingin agar bebas ODOL demi keselamatan di jalan raya,” ucapnya.

KAI Turunkan Tarif Rapid Test Antigen Jadi Rp85 Ribu

SuaraPemerintah.id – PT KAI (Persero) menurunkan tarif untuk layanan pemeriksaan rapid test antigen di stasiun kereta menjadi Rp85 ribu untuk setiap pemeriksaan. Sebelumnya, manajemen mematok tarif sebesar Rp105 ribu per pemeriksaan.

“Penurunan tarif ini berlaku mulai 9 April 2021 di seluruh stasiun yang melayani pemeriksaan Rapid Test Antigen,” ungkap VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan resmi, Kamis (8/4).

Ia menyatakan masa berlaku hasil negatif rapid test antigen adalah 3×24 jam sejak dilakukan pengambilan sampel.

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 27 Tahun 2021.

“KAI berkomitmen untuk memastikan seluruh pelanggan kereta api jarak jauh telah memenuhi persyaratan yang telah diatur pemerintah. Jika ada yang tidak sesuai maka dilarang melanjutkan perjalanan dan tiket akan dibatalkan,” terang Joni.

Joni menyebutkan bahwa setiap calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking kereta api jarak jauh yang sudah lunas untuk dapat melakukan pemeriksaan rapid test antigen. Saat ini, ada 43 stasiun yang menyediakan layanan rapid test antigen.

Stasiun yang dimaksud adalah Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, dan Yogyakarta.

Stasiun lainnya adalah Lempuyangan, Solo Balapan, Klaten, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Tulungagung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jember, Ketapang, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Muara Enim, Prabumulih, Tebing Tinggi, Tanjungkarang, Kotabumi, dan Baturaja.

Joni menambahkan bahwa KAI telah melayani 493.014 peserta rapid test antigen di stasiun sejak dibuka pada 2 Desember 2020 hingga 5 April 2021.

Komisaris Pertamina Tinjau Digitalisasi di FT Boyolali

SuaraPemerintah.id – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama bersama para anggota dewan komisaris, yakni Ego Syahrial, Condro Kirono dan David Bingei melakukan kunjungan kerja atau management walkthrough ke Fuel Terminal (FT) Boyolali pada Rabu (7/4).

Kehadiran dewan komisaris tersebut bertujuan memastikan integrasi digitalisasi SPBU dengan FT Boyolali sebagai upaya menunjang penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dari tangki penyimpanan di FT hingga penyaluran ke SPBU.

Saat itu, Basuki menyatakan bahwa integrasi digitalisasi merupakan langkah Pertamina mengoptimalkan penyediaan kebutuhan bahan bakar.

“Sistem pemantauan secara real time ini sangat penting untuk menjamin pelayanan dan kegiatan operasional penyaluran dan penerimaan BBM tidak terganggu,” kata Basuki.

Basuki juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan implementasi digitalisasi yang telah dijalankan FT Boyolali sebagai percontohan dari FT lain.

“Kami mengapresiasi kesiapsiagaan penyaluran BBM yang dijalankan FT Boyolali melalui sistem pengawasan pendistribusian yang telah berjalan dengan baik. Kami juga berharap agar sistem digitalisasi ini diterapkan di seluruh TBBM dan terintegrasi juga dengan digitalisasi SPBU,” tuturnya.

Executive General Manager Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah Sylvia Grace Yuvenna selaku tuan rumah mengatakan, program digitalisasi merupakan upaya Pertamina memetakan seluruh aspek bisnis hilir. Tujuannya, mendapatkan data dan informasi secara real time sehingga optimalisasi pelayanan, penyaluran dan kehandalan suplai akan terjamin.

Selain itu, lanjut Sylvia, digitalisasi juga membantu Pertamina dalam proses penyimpanan dan pengiriman di fuel terminal sampai diterima di SPBU, serta dikonsumsi oleh masyarakat atau konsumen.

“Penggunaan sistem digital membuat Pertamina lebih siaga dalam mengirimkan BBM tambahan ke SPBU, tanpa harus menunggu stok BBM habis (auto replenishment system) sehingga meminimalisir terjadinya kelangkaan BBM di SPBU,” ujar Sylvia.

Bank Jatim Salurkan Kredit Rp1,3 Miliar untuk Pelaku Usaha di Ponorogo

SuaraPemerintah.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim menyalurkan kredit usaha untuk UMKM di Kabupaten Ponorogo senilai Rp1,3 miliar melalui beberapa skema penyaluran. Yakni Kredit Dana Bergulir dan Kredit Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Kredit Dana Bergulir yang diberikan kepada dua pihak. Yakni Koperasi Simpan Pinjam Putra Tama sebesar Rp300 juta dan Endang Sri Lestari (usaha perdagangan palawija) sebesar Rp100 juta.

Sedangkan Kredit PEN diberikan kepada 4 pihak. Yakni kepada Sutrisno (industri pintal dan tenun) sebesar Rp110 juta, Endang Nurhayati (usaha perdagangan makanan dan minuman) sebesar Rp500 juta, Siti Mariyam (usaha pembuatan gong dan drum) sebesar Rp300 juta dan Imam Tauchit (industri bunga plastik) sebesar Rp49 juta.

Secara teknis mekanisme penyaluran dana PEN itu dilakukan dengan 2 pola. Yakni direct loan dan two step loan yang disalurkan kepada sektor UMKM, konsumsi dan korporasi.

“Dengan adanya kredit ini, kami berharap dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan ekonomi daerah khususnya di Kabupaten Ponorogo,” katanya, Kamis (8/4/2021).

Menurutnya, penyaluran kredit ini merupakan upaya Bank Jatim untuk membangkitkan perekonomian masyarakat.

Kredit ini diharapkan bisa menjadi modal untuk melanjutkan usaha yang terkendala karena pandemi COVID-19.

“Selain menyalurkan Kredit Dan Bergulir dan PEN, kami juga memberikan bantuan program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) untuk 200 siswa di Ponorogo,” tandas Mirda

Kunker ke Tiongkok, Mendag: Indonesia Berhasil Capai Kesepakatan Dagang Rp20 Triliun

SuaraPemerintah.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menyampaikan, Indonesia berhasil mencapai kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok senilai USD1,38 miliar atau Rp20,04 triliun.

Nilai tersebut merupakan hasil dari kunjungan kerja ke Tiongkok pada 1—3 April 2021 bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi.

“Kesepakatan dagang tersebut berasal dari komitmen enam perusahaan Tiongkok yang akan mengimpor produk sarang burung walet, buah tropis khususnya nanas, porang, gula aren dan furnitur,” ungkap Mendag seperti dikutip dari situs Kemendag.

Untuk produk furnitur, menurut Mendag Lutfi, Shandong Jinruyi Group mengungkapkan minatnya melakukan investasi di Indonesia yang diperkirakan bisa menyerap hingga 3.000 tenaga kerja.

Mendag Lutfi juga menargetkan peningkatan ekspor Indonesia ke Tiongkok dalam tiga tahun ke depan.

“Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekspor Indonesia ke Tiongkok menjadi USD100 miliar pada 2024,” tegasnya.

Selain kesepakatan dagang dan investasi, Mendag Lutfi mengungkapkan, kedua negara sepakat menjajaki kerja sama ekonomi yang lebih dalam dengan pembaruan skema bilateral Economic and Trade Cooperation yang telah terjalin sejak 2011 menjadi Trade and Investment Facility Agreement (TIFA) serta mengoptimalisasi kesepakatan ASEAN-China FTA dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

 

 

Jelang Ramadan, Pemerintah Mulai Persiapkan Penanganan Kepulangan PMI

SuaraPemerintah.id – Bulan Ramadan 1442 Hijriah sudah di depan mata. Bulan suci umat muslim seluruh dunia itu identik dengan tradisi pulang kampung, termasuk bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di luar negeri.

Kepulangan PMI dari luar negeri di tengah pandemi Covid-19 ini perlu dipersiapkan dengan matang. Apabila persiapan dan penanganan kurang matang, maka dikhawatirkan kasus Covid-19 melonjak drastis.

Karena itu, pemerintah dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melaksanakan Rapat Koordinasi Dukungan Penanganan PMI, secara luring di ruang rapat lantai 14 Kantor Kemenko PMK, dan secara daring via zoom, pada Rabu (7/4).

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda Kemenko PMK Femmy Eka Kartika Putri memimpin jalannya rapat. Femmy menyampaikan isu yang menjadi perhatian pemerintah dalam antisipasi penanganan kedatangan PMI.

Salah satu isu yang tengah hangat belakangan ini, sebut Femmy, adalah ditemukannya banyak PMI bermasalah yang positif Covid-19 di pintu kepulangan PMI di Kalimantan Barat.

Femmy mengatakan, kepulangan PMI baik secara mandiri, ataupun karena dideportasi harus dipastikan bahwa mereka dalam keadaan sehat dan tidak membawa virus.

Karena itu, jelas Femmy, penanganan kepulangan PMI, umumnya di seluruh pintu kepulangan, dan khususnya di 6 pintu kepulangan utama yakni di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Batam Kepulauan Riau, Tanjung Balai Kepulauan Riau, Bandara Ngurah Rai Bali, dan Tanjung Benoa Bali, harus dipersiapkan dengan baik.

“Kita harus menggandeng teman-teman dari kementerian dan lembaga lain yang langsung mengkoordinasikan terkait PMI,” ujarnya.

Dalam rapat, dijelaskan beberapa persiapan yang telah dilakukan oleh pemerintah sebagai antisipasi kepulangan PMI. Di antaranya yaitu: penyediaan lounge untuk PMI di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, rencana penambahan hunian sementara untuk karantina bagi PMI yang pulang sebelum menuju ke kediaman, dan rencana optimalisasi penanganan kedatangan PMI unprosedural yang datang dari jalan tikus yang tak resmi.

Deputi Femmy berharap agar penanganan PMI bisa terlaksana dengan baik dan benar-benar memastikan tidak membawa virus corona ke kampung halamannya.

“Mohon betul dijaga supaya PMI yang pulang itu bisa dilakukan swab PCR supaya dia aman dan mereka yang pulang aman. Dan tempat tujuannya tentu saja keluarga dan lingkungannya juga aman,” tuturnya.

“Mudah-mudahan rencana penanganan PMI ini bisa terlaksana dengan baik,” pungkas Femmy.

Rapat turut dihadiri oleh Sestama BP2MI Tatang razak, Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Kerja Sama BNPB Zahermann Muabezi, perwakilan Kemenlu, perwakilan Kemenaker, perwakilan BNPB, perwakilan Pemda Kepulauan Riau, perwakilan Pemda Kalimantan Barat, dan perwakilan kementerian dan lembaga terkait lainnya.

 

Dusun Semilir Eco Park, Wisata Edukasi Yang Seru Bagi Keluarga

SuaraPemerintah.id – Siapa sih yang tidak kenal dengan tempat wisata satu ini? Dusun Semilir Eco Park adalah salah satu tempat wisata favorit apabila sedang berlibur ke Semarang. Aksesnya bisa dilalui dari berbagai arah seperti dari pusat Kota Semarang, Jakarta, Yogyakarta atau Boyolali.

Selain itu lokasinya juga dekat dengan exit tol Bawen, jadi untuk mencapainya tentu tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai di lokasinya.

Di era pandemi seperti sekarang ini, banyak orang butuh tempat liburan yang menerapkan protokol kesehatan. Sama seperti tempat lainnya, di Dusun Semilir ini memiliki protokol yang sangat ketat.

Mulai dari tempat cuci tangan, pembatasan pengunjung (dalam dua sesi) dan himbauan jaga jarak di berbagai sudutnya. Jadi tak perlu ragu lagi untuk datang ke Dusun Semilir saat pandemi seperti sekarang ini.

Sebagai bentuk kepatuhan pada protokol kesehatan maka untuk anak-anak usia di bawah 1 tahun tidak diperkenankan untuk masuk dan mulai umur 1 tahun wajib menggunakan masker atau face shield.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional

Harga tiket masuknya yaitu sekitar 20 ribu rupiah pada hari kerja dan 25 ribu rupiah pada akhir pekan. Sedangkan untuk jam operasional bukanya dari jam 9 pagi sampai 8 malam waktu setempat. Pengunjung bisa datang saat pagi ataupun malam hari karena keduanya memiliki pemandangan yang tak kalah menariknya.

Dusun Semilir Eco Park terbagi dalam beberapa wilayah yang memiliki keunikannya tersendiri. Pertama, di bagian depan adalah pusat suvenir dengan nama Warisan Indonesia. Pengunjung bisa membeli aneka suvenir sebagai buah tangan saat pulang nanti.

Sedangkan pada lantai duanya (masih satu gedung) terdapat restoran dengan nama Gunungan Resto yang menjual menu makanan modern seperti di café atau restoran kota.

Lalu setelah masuk ke dalam akan masuk ke tempat makan yang lebih besar yaitu Sepoi-Sepoi Kuliner. Pengunjung bisa menemukan berbagai kuliner khas dan tradisional di tempat ini.

Dusun Semilir sebetulnya juga membundling tiket masuk dengan diskon untuk makan di sini, jadi bisa memanfaatkannya untuk mengisi perut sebelum mulai memasuki arena Dusun Semilir yang lain.

Melewati Sepoi-Sepoi Kuliner, pengunjung bisa melihat sebuah kendang burung besar. Apabila pengunjung memiliki tiket terusan maka bisa langsung naik ke perosotan. Sedangkan pengunjung yang hanya membeli tiket masuknya saja bisa langsung turun ke bawah melewati jalur khusus.

Sesampainya di bawah, pengunjung bisa melihat aneka satwa mulai dari domba, kelinci, burung, dan satwa unik lain. Dusun Semilir ini menjadi salah satu tempat wisata keluarga favorit karena bukan hanya menjual keindahan tempat wisatanya namun juga fasilitas yang ada di dalamnya.

Area bawah sebetulnya sangat rekomendasi untuk didatangi saat malam hari karena memiliki pemandangan yang menakjubkan dari lampu-lampu hias yang terpasang. Apalagi saat melewati area Jalan Kenangan yang berisi banyak kedai makanan dan minuman. Saat malah hari tiba, suasana berubah total seperti sedang berada di luar negeri!

Selanjutnya bisa masuk ke area tengah untuk beristirahat menikmati waktu sambil selonjoran. Di area ini biasanya akan ada konser musik atau pertunjukan yang menarik setiap akhir pekannya.

Menuju ke area selanjutnya, pengunjung akan melewati area yang bernama Alun Eropa. Di tempat ini, pengunjung bisa merasakan sensasi berada di Eropa langsung melalui bentuk-bentuk bangunannya dan suasana yang ada di dalamnya.

Ada juga sungai kecil buatan dengan wahana perahu air yang bisa dicoba. Atau bisa juga menaiki kereta kecil berkeliling di Alun Eropa ini.

Tak hanya puas berfoto di tempat wisatanya saja, pengunjung juga bisa mengajak anak-anaknya untuk wisata edukasi mengenal berbagai satwa, bangunan serta keunikan di setiap sudut Dusun Semilir Eco Park.