Beranda blog Halaman 4450

Menambah Nilai Ekonomi, Pemkot Canangkan Gerakan Semarang Pilah Sampah

Menambah Nilai Ekonomi, Pemkot Canangkan Gerakan Semarang Pilah Sampah

SuaraPemerintah.id – Setelah sukses mengkampanyekan Gerakan #semarangwegahnyampah di awal tahun 2020 lalu, Pemkot kembali mengadakan aksi Semarang Pilah Sampah.

Aksi yang digelar dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021 tersebut berisi ajakan kepada masyarakat untuk melakukan pilah sampah dari rumah.

Usai dipilah, sampah dapat langsung menyetorkannya ke bank Sampah terdekat untuk menambah nilai ekonomi.

Menurut Hevearita G. Rahayu yang pagi itu mewakili Walikota Semarang, Topik sampah hari ini sudah bukan lagi persoalan membuang sampah pada tempatnya atau ketersediaan tong sampah di sudut-sudut gang, namun lebih pada upaya penanganan sampah yang dapat memberikan kontribusi lebih dalam pertumbuhan ekonomi.

“Terlebih di masa pandemi, orang mencari alternatif bagaimana agar ekonomi keluarga dapat bertahan. Melalui Gerakan Semarang Pilah Sampah ini harapannya dapat memberikan inspirasi kepada masyarakat selain bisa mengurangi sampah juga menambah nilai ekonomi,” tambah ita sapaan akrabnya.

Dalam rangkaian kampanyenya Dinas Lingkungan Hidup memberikan himbauan untuk melakukan pilah sampah di instansi, organisasi, sekolah, dan komunitas. Selama bulan Februari dari 161 organisasi telah terkumpul sebanyak 15.000 ton sampah mulai dari plastik, kertas, botol, alumunium senilai 19.928.850 rupiah. Nilai yang cukup fantastis bagi sesuatu yang seharusnya tidak lagi bernilai.

Sampah yang dipilah antara lain sampah anorganik seperti kardus, kertas, koran, botol plastic, gelas plastic, alumunium, kantong plastik kresek, plastic bening, kantong kemasan, botol kaca, dll.

Masing-masing jenis memiliki harga per kilogram yang bervariasi. Sedangkan sampah organic seperti sisa potongan sayuran, kulit buah, dan sisa makanan sebagai alternative dapat diolah menjadi pupuk kompos atau menggunakan magot atau larva lalat hitam.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota juga melakukan pilah sampah dan penimbangan secara simbolis. Dari 1,6 kg botol plastic bekas, 3kg kaleng bekas, dan 9 kg kertas bekas ia memperoleh uang sebesar 17.000 rupiah.

“Kalau tahu sampah-sampah itu bisa jadi uang, harusnya sampah-sampah dirumah saya bawa kesini biar bisa untuk beli lipstick dan bedak,” candanya.

Ia berharap Gerakan Semarang Pilah Sampah dan Semarang Wegah Nyampah ini dapat digaungkan secara massive agar dapat diikuti oleh masyarakat Kota Semarang.

Selain aksi pilah sampah secara masal, diselenggarakan pula lomba aksi bank sampah dalam mengelola sampah di wilayahnya.

Dari banyaknya peserta terpilih 3 pemenang yaitu dari Bank Sampah Artha Lestari, Bank Sampah Payung Lestari, dan Bank Sampah Mawar Merah dengan hadiah berupa uang pembinaan.

Saat ini Semarang memiliki salah satu kampung Pilah Sampah yang berlokasi di RW VII Kelurahan Tinjomoyo kecamatan banyumanik. Namun rencanya kedepan  akan Ada 48 kelurahan yang akan dijadikan kelurahan percontohan pilah sampah

Tingkatkan Infrastruktur Pelabuhan, KKP Tambah PNBP Sektor Perikanan Tangkap Rp12 Triliun

Tingkatkan Infrastruktur Pelabuhan, KKP Tambah PNBP Sektor Perikanan Tangkap Rp12 Triliun

SuaraPemerintah.id – Peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sub sektor perikanan tangkap menuju Rp12 triliun, merupakan salah satu program terobosan Kementerian Kelautan dan Perikanan di bawah kepemimpinan Menteri Sakti Wahyu Trenggono.

Tujuan dari program ini salah satunya untuk mendorong perbaikan kualitas infrastruktur pelabuhan perikanan di Indonesia.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan program terobosan peningkatan PNBP sektor perikanan tangkap kepada Bupati Indramayu Nina Agustina, saat mengunjungi Pelabuhan Perikanan Karangsong, Minggu (14/3/2021).

“Untuk teknisnya ada di (Ditjen) Perikanan Tangkap. Dan kita harus rutin koordinasi supaya program bisa segera diimplementasikan,” ujar Menteri Trenggono.

Dalam kunjungan ini, Menteri Trenggono melihat langsung kondisi kolam pelabuhan yang mengalami sedimentasi. Air laut yang keruh dan adanya sampah juga menjadi perhatiannya saat meninjau pelabuhan yang dikelola oleh pemda tersebut.

Menurutnya, bila pendapatan negara dari sub sektor perikanan tangkap bertambah, perbaikan infrastruktur pelabuhan bisa lebih mudah dilakukan. Disamping itu, bantuan sosial untuk nelayan seperti bantuan kapal, asuransi, juga bisa lebih ditingkatkan volume dan nilainya.

Pelabuhan perikanan menurutnya harus memiliki standar infrastruktur yang memadai supaya kualitas produksi perikanan ikut terjamin. Apalagi, ikan yang mendarat di Pelabuhan Karangsong cukup banyak lebih dari 18.445 ton per tahun 2020 atau senilai Rp365 miliar.

Ikan-ikan yang didaratkan di pelabuhan ini juga diminati pasar, salah satunya ikan manyung. Sedangkan jumlah armada kapal yang beroperasi di sana mencapai 1.322 unit.

Dengan demikian, perbaikan infrastruktur dari penambahan perolehan PNBP nantinya juga dapat meningkatkan perputaran ekonomi yang dihasilkan oleh operasional pelabuhan. “Ini harus terbangun,” jelas Menteri Trenggono.

Sementara itu, Bupati Nina Agustina menyambut baik program terobosan yang disampaikan Menteri Trenggono. “Alhamdulillah semoga semuanya bisa segera berjalan, karena ini untuk kemajuan Indramayu,” ujar Bupati Nina.

Selama berada di Pelabuhan Karangsong, Menteri Trenggono juga berdialog dengan nelayan serta anak buah kapal yang sehari-hari bekerja disana. Dia meminta mereka untuk tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan saat bekerja.

“Tetap sehat ya bapak-bapak,” pungkasnya.

 

KLHK Kembali Terbitkan SE Soal Pengelolaan Limbah Medis Covid-19

SuaraPemerintah.id – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengeluarkan Surat Edaran (SE) baru mengenai pengelolaan limbah dan sampah dari penanganan Covid-19.

Surat edaran yang ditandatangani pada Jumat (12/3) lalu itu, merupakan revisid dari SE sebelumnya tentang Pengelolaan Limbah Infeksius (Limbah B3) dan Sampah Rumah Tangga dari Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) ditandatangani  24 Maret 2020.

Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Kementerian LHK, Rosa Vivien Ratnawati mengatakan revisi SE tersebut berdasarkan kondisi berkembangnya sumber-sumber penghasil limbah B3 dan sampah dari penanganan Covid-19, seperti hotel, wisma apartemen dan rumah tinggal yang dijadikan tempat isolasi mandiri di masyarkat.

Selain itu, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di seluruh Indonesia yang menghasilkan jarum suntik bekas, botol ampul (vial), limbah farmasi atau sisa vaksin dan botol ampul (vial).

Selanjutnya karena berkembangnya teknologi uji deteksi Covid-19 seperti GeNose C19, dan teknologi penghancur jarum suntik.

Hal itu dinilai perlu diterbitkannya SE terbaru, dalam upaya pengelolaan Limbah B3 dan sampah dalam rangka mencegah dan memutus penularan Covid-19, serta mengendalikan dan menghindari terjadinya penumpukan Limbah B3 dan sampah yang dihasilkan.

Rosa mengatakan, SE baru ini lebih komperehensif  setelah setahun berjalan dan dilakukan evaluasi.

“Sehingga hal-hal yang masih kurang, disempurnakan dalam SE yang baru ini. Harapan kita,  limbah medis Covid-19 semakin baik tertangani, dan dapat dipastikan penanganannya, untuk memutus rantai penularan Covid-19,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu  (13/3).

Revisi SE ini disebutkan, berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Lalu, Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaran Perlindungan  dan Pengelolaan Lingkungan Hidup juga  Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.56/Menlhk- Setjen/2015 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pengelolaan Limbah B3 dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Selain itu, Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/ 537/2020 tentang Pedoman Pengelolaan Limbah Medis Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Limbah dari Kegiatan Isolasi atau Karantina Mandiri di Masyarakat dalam Penanganan Corona Virus Disease -19 (Covid-19).

“Kemudian Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/Menkes/202/2020 tentang Protokol Isolasi Diri  Sendiri  dalam Penanganan Corona Virus Tahun 2019 (Covid-19), dan Surat Edaran Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 6 Tahun 2020 tentang Status Keadaan Darurat Bencana Nonalam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Sebagai Bencana Nasional,” jelasnya.

Imigrasi Medan Buka Layanan Paspor di Pemukiman Warga

SuaraPemerintah.id – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan memberikan pelayanan jemput bola kepada masyarakat di tengah pandemi COVID-19, melalui program ‘Eazy Passport’, dengan pengajuan dan pengurusan paspor langsung dari pemukiman warga.

Kali ini, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan menyasar pemukiman perumahan elit di Perumahan Mutiara Risidence di Jalan Rumah Sakit Haji, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu, 13 Maret 2021.

Di perumahan ini, terdapat 56 warga mengajukan permohonan pengurusan paspor dengan pelayanan langsung dilakukan oleh petugas Imigrasi.

Pelayanan ini, dipastikan menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

“Ini kegiatan, dilaksanakan Kantor Imigrasi Khusus TPI Medan kepada seluruh masyarakat. Wilayah kerja kami Kota Medan, Langkat, Deli Serdang, Binjai dan Serdang Bedagai,” ujar Kepala Bidang Teknologi Komunikasi dan Informasi Kantor Imigrasi kelas I Khusus TPI Medan, Mochamad Akbar A kepada wartawan.

Akbar menjelaskan, program ini merupakan kebijakan dari Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2020 lalu.

Dalam upaya pelayanan kepada masyarakat di era pandemi dan kami mengharapkan di luar perumahan Mutiara Risidence dapat mengajukan permohonan untuk melakukan Eazy Passport ini,” kata Akbar.

Untuk pelayanan jemput bola ini, Akbar mengungkapkan dapat diajukan secara kolektif melalui perusahaan, pemukiman, perkantoran, dan kampus. Minimal pengajuan permohonan 50 orang.

“Kita siapkan alatnya dan perangkatnya serta sumber daya manusia dalam menjalani kegiatan ini,” tutur Akbar.

Akbar mengaku selama pandemi COVID-19 ini, pengajuan atau permohonan pengurusan paspor mengalami penurunan drastis. Kemudian, aktivitas penerbangan ke luar negeri banyak dihentikan sementara akibat imbas virus corona.

“Penurunan pasti terjadi, karena aktivitas penerbangan baik itu negara-negara terdekat di wilayah Sumut dan wilayah jauh lainnya, jadi dilakukan penutupan atau lockdown dari negara-negara tujuan kegiatan tersebut,” ujar Akbar.

Menag Yaqut : Hari Raya Nyepi Momentum Memuliakan Alam

SuaraPemerintah.id – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengajak seluruh umat Hindu di Tanah Air untuk menjadikan Hari Suci Nyepi 2021 sebagai momentum untuk memuliakan alam.

“Mari berikan jeda sejenak kepada alam agar kembali menata keseimbangan. Kita muliakan alam maka alam akan memuliakan harkat dan martabat kemanusiaan,” ujar Yaqut di Jakarta, Sabtu (13/3/2021).

Menag berharap umat Hindu dapat menggali makna terdalam yang diyakini dari peringatan Hari Suci Nyepi selama menjalani Catur Brata Penyepian; Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan, dan Amati Lelanguan.

Amati Geni berarti pada saat Nyepi seluruh umat Hindu tidak boleh menyalakan api atau lampu. Simbol api dikaitkan dengan yang ada pada dalam diri, seperti kemarahan, iri hati dan pikiran yang tidak baik.

Amati Karya berarti umat Hindu tidak boleh melakukan aktivitas apapun di luar rumah termasuk bekerja. Amati Karya sebagai etika Nyepi yang bermaknakan sebagai evaluasi diri dalam kaitan dengan karya (kerja) merenung hasil kerja dalam setahun dan sebelumnya, sudahkah bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Amati Lelungan berarti umat Hindu tidak boleh melakukan perjalanan atau keluar rumah. Amati Lelungaan bermakna bahwa manusia harus mengevaluasi hubungan baik dengan Tuhan, alam, maupun dengan manusia.

Sementara Amati Lelanguan artinya tidak boleh bersenang-senang saat perayaan Hari Raya Nyepi. Hal itu bertujuan untuk melakukan pemusatan pikiran terhadap Ida Sanghyang Widhi.

“Temukan indahnya cahaya teduh sang diri dalam gelap dan hening menjalani Catur Brata penyepian, semoga menjadi lentera dalam menatap masa depan bangsa dan negara,” kata dia.

Ia juga mengajak umat Hindu untuk berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir. “Semoga pandemi Covid-19 segera berlalu dalam harmoni menuju Indonesia maju,” kata dia.

MRT-BSSN Jalin Kerja Sama Keamanan Transaksi Elektronik

SuaraPemerintah.id – PT MRT Jakarta senantiasa memperkuat layanannya untuk dapat selalu memberikan yang terbaik kepada penggunanya. Termasuk adalah kerjasama yang dijalin bersama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Kerjasama yang terjalin bertujuan untuk menjaga keamanan pertukaran informasi. Kesepakatan itu itu dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU).

MoU ditandatangani oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar dan Kepala BSSN Hinsa Siburian di Jakarta, belum lama ini.

Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Ahmad Pratomo mengatakan ruang lingkup MoU tersebut adalah pemanfaatan sertifikat elektronik untuk meningkatkan keamanan dan keabsahan transaksi elektronik.

Kemudian, pengamanan sistem teknologi informasi dan komunikasi, peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki oleh para pihak. Selanjutnya, pertukaran informasi yang bersifat tidak rahasia antara para pihak di MRT Jakarta.

“Pelaksanaan ruang lingkup ini tetap tunduk pada ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan, serta ketentuan lain yang disepakati,” kata Pratomo, Sabtu (13/3/2021).

Kerja sama ini, tutur Pratomo, merupakan bentuk perwujudan efektifitas kerja, pola kerja terpadu, terarah dan berkesinambungan dalam perlindungan transaksi elektronik.

Hal ini juga sejalan dengan tujuan pemerintah Indonesia dalam menciptakan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

“Kerja sama yang dilakukan antara MRT Jakarta dan BSSN merupakan salah satu bentuk sinergi dan kolaborasi dalam menciptakan keamanan siber. MRT Jakarta akan terus berupaya memberikan pelayanan yang optimal serta memberikan jaminan rasa aman untuk semua proses teknologi yang berjalan di MRT Jakarta,” demikian Pratomo.

Bagi MRT sendiri, perlindungan ini termasuk bagian dalam memberikan pelayanan kepada pengguna. Kepercayaan pengguna akan terus dijaga oleh MRT.

Keberhasilan menjaga kepercayaan publik tersebut membawa MRT mendapat beragam penghargaan bergengsi.

Salah satunya ialah penghargaan kategori Indonesia Trusted Companies.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar hadir dan menerima langsung penghargaan tersebut dalam acara penyerahan penghargaan yang berlangsung di salah satu hotel di Jakarta pada Kamis (17-12-2020) lalu.

Selain menerima penghargaan, William Sabandar juga berkesempatan memberikan paparan terkait penerapan GCG di lingkup PT MRT Jakarta (Perseroda).

“Kami sangat yakin ketika sebuah perusahaan dibangun dengan komponen Corporate Governance and Compliance yang kuat, transformasi apapun yang kita lakukan pasti akan berhasil,” ujar William.

 

PPnBM 0 Persen Berhasil, Kemenperin: Penjualan Mobil Makin Ngebut

SuaraPemerintah.id – Relaksasi tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) untuk kendaraan bermotor mulai membuahkan hasil. Kementerian Perindustrian menyebutkan ada peningkatan pesanan yang dialami oleh sejumlah prinsipal di dalam negeri.

“Perusahaan otomotif melaporkan peningkatan penjualan. Diharapkan, akan mengakselerasi upaya pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19. ” ujar Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri lewat keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (13/3).

Menurut dia Kemeperin optimistis pelaksanaan kebijakan ini dapat berjalan baik, tepat sasaran, dan menguntungkan baik konsumen maupun sektor industri.

“Kemenperin mendukung agar industri otomotif serta para distributor kendaraan dapat melakukan fungsi imbauan, controlling, serta supervisi kepada diler. Semoga sesuai dengan harapan dan memenuhi permintaan konsumen sebaik mungkin,” ujar Febri.

Menukil dari hasil survei KedaiKOPI, Febri menjelasakan, beberapa perusahaan melaporkan peningkatan penjualan yang cukup tajam sejak relaksasi PPnBM.

Salah satunya diungkapkan oleh Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmy. Dia mengatakan, penjualan mobil Toyota naik signifikan, terlihat dari total surat pembelian kendaraan (SPK) yang dikeluarkan.

“Dari data 1-8 Maret 2021, untuk Avanza, Sienta, Rush, dan Yaris, SPK-nya naik sekitar 94-155 persen kalau dibandingkan dengan SPK bulan Februari di tanggal yang sama,” ujar Anton.

Kendati demikian jenis Vios, yang mendapatkan diskon terbesar hingga Rp 65 juta penjualannya tidak naik lebih besar. Menurut dia, karena sebelumnya permintaan sedan tersebut memang tidak banyak.

Anton mengatakan saat ini pabrik telah meningkatkan produksi. “Sekarang kami sedang memonitor kondisi stok, karena tidak mudah juga pabrik menambah produksi dalam waktu singkat,” ujar dia.

Peningkatan SPK juga terjadi pada penjualan mobil Honda. Business Innovation and Sales & Marketing PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy menyebutkan, kenaikan penjualan sekitar 40-50 persen dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya.

“Khususnya untuk model yang mendapatkan insentif pajak, peningkatan naik lebih dari 60 persen dibanding seminggu pertama bulan Februari lalu, growth tertinggi ada di HRV 1,5 liter,” tutur dia.

Billy mengatakan, animo masyarakat sangat baik dalam memanfaatkan relaksasi pajak dari pemerintah.

“Kami akan terus mengamati perkembangan permintaan mobil ke depannya untuk memenuhi supply dengan demand yang ada,” imbuh dia.

Kunjungi Borobudur, Luhut Implementasikan Wisata Berkualitas dengan Rencana Induk Pariwisata Terbaru

Kunjungi Borobudur, Luhut Implementasikan Wisata Berkualitas dengan Rencana Induk Pariwisata Terbaru

SuaraPemerintah.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan akan mengimplementasikan wisata berkualitas di Borobudur, dengan menjadikan Rencana Induk 1979 sebagai acuan bagi Rencana Induk Pariwisata yang terbaru. Masalah utama yang tengah dihadapi Candi Borobudur adalah tekanan besar terhadap struktur candi karena kelebihan kunjungan wisatawan.

Hal ini diungkapakan Luhut dalam kunjungan kerjanya ke Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur, Jumat (13/3/2021). Tercatat tahun 2019 kunjungan wisatawan mencapai lebih dari 3,3 juta orang atau setara dengan 8.000 orang per hari.

“Oleh karenanya, akan diimplementasikan wisata berkualitas di Borobudur, dengan menjadikan Rencana Induk 1979 sebagai acuan bagi Rencana Induk Pariwisata yang terbaru,” katanya.

Pengunjung Candi Borobudur pada 2019 tercatat mencapai lebih dari 3,3 juta orang atau setara dengan 8.000 orang per hari. Padahal, berdasarkan hasil studi Balai Konservasi Borobudur menunjukkan idealnya kawasan puncak Candi Borobudur hanya mampu menampung maksimal 128 pengunjung per sekali kunjungan setiap harinya.

Luhut mengunjungi titik-titik pembangunan di kawasan Borobudur yangitu Kampung Seni Borobudur, Kembanglimus Community Center, Gerbang Palbapang, Kawasan Candi Pawon, Concourse Candi Borobudur, dan Lahan Otorita.

“Berdasarkan rapat koordinasi sebelumnya, isu, dan tindak lanjut yang menjadi perhatian adalah aksesibilitas dan konektivitas, amenitas, atraksi, dan fasilitas penunjang yang dapat meningkatkan nilai pariwisata di Borobudur,” papar Luhut.

Luhut menjelaskan aksesibilitas dan konektivitas meliputi jalan, akses transportasi, serta jaringan internet dan telekomunikasi. Sementara itu, penataan kawasan Candi serta kawasan homestay beserta listrik menjadi aspek amenitas yang akan menjadi fokus dalam peningkatan kualitas pariwisata di Candi Borobudur.

Pihaknya juga menambahkan akan ada peningkatan paket wisata dan ajang yang menjadi daya tarik atraksi. Selain itu perlu meningkatkan kualitas wisata dengan pelatihan bidang pariwisata kepada masyarakat.

“Untuk meningkatkan nilai kualitas wisata, kita juga perlu siapkan masyarakat dengan memberi pelatihan dalam bidang pariwisata, sehingga kita juga dapat membuka lapangan pekerjaan baru,” ujar Menko Luhut.

Di sisi lain ia juga meminta keterlibatan perguruan tinggi di sekitar kawasan Candi Borobudur dalam melakukan studi terkait candi. Sehingga timbul rasa tanggung jawab untuk merawat dan melestarikan hingga generasi mendatang. Harapannya Candi Borobudur dapat menjadi laboratorium konservasi cagar budaya bertaraf Internasional.

“Semua sudah sepakat, untuk sama-sama bekerja menyiapkan pembangunan kawasan Candi Borobudur dan akan juga disiapkan dana setiap tahun, sehingga Candi Borobudur dapat menjadi laboratorium konservasi cagar budaya bertaraf Internasional,” tutup Luhut.

Dalam kunjungan kerja ini Kemenko Marves mengajak Kemendikbud, Kementerian PUPR, Kemenparekraf, serta Kementerian BUMN untuk bersama-sama menindaklanjuti peningkatan potensi wisata berkualitas di DPSP Borobudur melalui Rencana Induk Pariwisata Terpadu Borobudur-Yogyakarta-Prambanan. (red/pen)

Tinjau Progres Kawasan Pelabuhan Adikarto Yogyakarta, Luhut Minta Integrasi Penyelesaian Masalah

Tinjau Progres Kawasan Pelabuhan Adikarto Yogyakarta, Luhut Minta Integrasi Penyelesaian Masalah

SuaraPemerintah.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta penyelesaian masalah di Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto harus terintegrasi dengan penanganan di kawasan Yogyakarta International Airport (YIA). Semua penyelesaian infrastruktur harus dibuat secara terintegrasi sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

Hal itu disampaikan oleh Luhut saat meninjau progres pembangunan infrastruktur kawasan pantai Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto dan YIA, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 13 Maret 2021.

“Penyelesaian masalah di kawasan Pelabuhan Adikarto harus terintegrasi dengan penanganan di kawasan Bandara Internasional Yogyakarta dan kawasan di sekitarnya,” katanya.

Sementara pada rapat koordinasi tingkat menteri yang dipimpin Luhut, Rabu (4/3), Kemenko Marves dan Pemerintah Provinsi DIY sudah sepakat untuk mengintegrasikan perencanaan pantai selatan dengan penataan kawasan di sekitar, yakni Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto, kawasan strategis YIA, dan kawasan Pantai Selatan DIY.

Masalah di Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto berkaitan dengan sedimentasi di garis pantai sepanjang 247 meter yang terletak di muara Sungai Serang, Pantai Selatan DIY. Penumpukan sedimen terjadi di sepanjang breakwater sebelah timur, yang telah terbangun sepanjang 247 meter, dan juga di sepanjang breakwater sebelah barat, yang telah terbangun sepanjang 233 meter.

Sementara untuk sebelah barat runway YIA, di muara Sungai Bogowonto, yang sempat mengalami longsor, kini telah dilakukan pembangunan dan pemeliharaan groin muara sungai. Kemudian dilakukan pembangunan jetty pada barat dan timur muara sungai sepanjang 306 meter

Selain itu pemerintah saat ini pun tengah berupaya untuk menyediakan moda transportasi menuju dan dari bandara YIA berupa kereta api bandara dengan rute Kedundang-Bandara YIA untuk mengefisiensikan waktu tempuh dari dan ke pusat Kota Yogyakarta dan bandara Internasional.

Perlu diketahui saat ini status akhir progres konstruksi 85 persen, kereta bandara diproyeksikan selesai pada 2021. Untuk membangun fasilitas ini, diperlukan lahan seluas 133.321 meter persegi.

Maka adanya kereta bandara, perjalanan via darat dari pusat kota Yogyakarta yang tadinya membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam, dapat dipangkas menjadi 39 menit dalam satu kali perjalanan. Interval waktu keberangkatan antar kereta tersebut adalah 30 menit dan ditargetkan mampu mengangkut 3.800 penumpang setiap harinya. Kereta bandara akan diresmikan untuk operasional pada 17 Agustus 2021.

Dalam kunjungannya ini Luhut ditemani rombongan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Bupati Kulon Progo Sutejo, Jumat (12/3).

Dan di akhir kunjungan, Luhut memberikan arahan agar semua penyelesaian infrastruktur harus dibuat secara terintegrasi sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

“Semua memerlukan studi lengkap yang terintegrasi selama tiga bulan ke depan supaya dapat menjawab kekhawatiran kita dan kita dapat menentukan apa yang perlu kita lakukan,” pungkasnya. (red/pen)

Peringati Hari Raya Nyepi Jasa Marga Tutup Jalan Tol Bali Mandara Selama 32 Jam

Peringati Hari Raya Nyepi Jasa Marga Tutup Jalan Tol Bali Mandara Selama 32 Jam

SuaraPemerintah.id – PT Jasamarga Bali Tol (JBT) akan menutup sementara operasional Jalan Tol Bali Mandara saat Hari Raya Nyepi tahun Saka 1943. Penutupan jalan tol yang menghubungkan Kota Denpasar-Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akan diberlakukan selama 32 jam.

Hal ini ungkapkan oleh Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol, I Ketut Adiputra Karang, Sabtu, 13 Maret 2021. Penutupan jalan tol yang menghubungkan Kota Denpasar-Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai- kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung itu akan dilakukan selama 32 jam, mulai hari Sabtu (13/3) pukul 23.00 Wita dan akan dibuka kembali pada hari Senin (15/3) pada pukul 07.00 WITA.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, dalam rangka menghormati Hari Nyepi yang dirayakan umat Hindu di Bali, kami PT Jasamarga Bali Tol (JBT) secara kelembagaan senantiasa menghormati kearifan lokal salah satunya dengan menutup sementara Jalan Tol Bali Mandara secara keseluruhan,” ujarnya.

I Ketut Adiputra Karang mengatakan penutupan sementara tersebut juga dilakukan dengan memperhatikan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor: 003.1/15191/PK/BKD, tanggal 3 Nopember 2020, tentang Hari Libur Nasional, Cuti Bersama, dan Dispensasi Hari Raya Suci Hindu di Bali Tahun 2021.

Di mana selama Hari Raya Nyepi, umat Hindu menjalani Catur Brata penyepian yang dengan empat pantangan yaitu Amati Karya (tidak bekerja), Amati Geni (tidak menyalakan api), Amati Lelungan (tidak bepergian), dan Amati Lelanguan (tidak bersenang-senang).

“Kami atas nama seluruh jajaran komisaris, direksi, dan karyawan PT Jasamarga Bali Tol juga mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1943 kepada seluruh umat yang merayakan,” katanya.

Selain jalan Tol Bali Mandara penutupan sementara juga diberlakukan di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, ditutup sementara selama 24 jam saat Hari Raya Nyepi. Penutupan operasional Bandara Ngurah Rai tersebut akan dilakukan mulai Minggu (14/3/2021) pukul 06.00 Wita hingga Senin (15/3/2021) pukul 06.00 Wita.

Penutupan Bandara ini dilaksanakan berdasarkan notice to airment (notam) yang diterbitkan Airnav Indonesia Nomor 0357/21 NOTAM yang berisi tentang operasional bandara tutup karena Hari Nyepi. Meski ditutup sementara, sejumlah personel bandara tetap bersiaga untuk mengantisipasi adanya penerbangan yang bersifat darurat dan evakuasi medis. (red/pen)