Beranda blog Halaman 4625

Sekda Arahkan Agar Pilkades Serentak Per TPS Tidak Boleh Lebih Dari 500 Orang

Sekda Arahkan Agar Pilkades Serentak Per TPS Tidak Boleh Lebih Dari 500 Orang
SuaraPemerintah.idSekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin yang juga Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Kepala Desa (Kades) Tingkat Kabupaten Bogor menindak lanjuti Rakor Virtual Pilkades Serentak pada Tanggal 10 Desember kemarin dengan mengadakan Rakor dengan OPD terkait dan Forkopimda bertempat di Ruang Rapat Bupati, pada Jum’at (11/12).
Dalam Rakor tersebut Burhanudin menekankan agar penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 pada saat Pilkades mempedomani Permendagri 72 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati Bogor Nomor 69 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Penyebaran Wabah Covid-19. Selain itu Burhanudin mengarahkan agar jumlah hak pilih per TPS sebanyak 500 orang pemilih hak suara, hal tersebut berimplikasi bertambahnya jumlah TPS yang tersebar di 34 kecamatan yang akan menyebabkan kebutuhan anggaran Pilkades meningkat.
Selain memberikan berbagai arahan Burhanudin juga meminta masukan kepada berbagai pihak seperti masukan dari Polres Bogor yang diwakili oleh Kabag. Ops. Polres Bogor AKP. Fitra Zuanda yang meminta agar para petugas PAM Pilkades seretak melakukan rapid atau swab test terlebih dahulu sebelum melaksanakan tugas pengamanan serta meminta tambahan personel karena adanya penambahan jumlah TPS.
Selanjutnya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Bambang W. Tawekal mengatakan dalam Pilkades ini harus mengantisipasi ancaman, hambatan, tantangan, gangguan yang akan terjadi.
Terakhir, Burhanudin juga mengingatkan untuk segera membuat regulasi dan surat edaran kepada Panitia Pilkades Serentak Tahun 2020 agar Pilkades berjalan aman, lancar dan tetap disiplin menjalankan Protokol Kesehatan Covid-19.

LKBN ANTARA Sulsel Serahkan Bantuan Gawai Pendidikan Pada Siswa SD

ANTARA Sulsel Serahkan Bantuan Gawai Pendidikan Pada Siswa SD

SuaraPemerintah.id – Kepala LKBN ANTARA Biro Sulsel Anwar Maga menyerahkan bantuan Gawai Pendidikan ANTARA kepada wartawan televisi lokal Fadly yang selanjutnya digunakan untuk belajar mengajar putrinya St Zhafirah di masa pandemi COVID-19 di Makassar, Rabu (2/12/2020). ANTARA/Muh Hasanuddin

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Sulawesi Selatan menyerahkan Gawai Pendidikan ANTARA kepada siswa sekolah dasar (SD) untuk digunakan dalam pembelajaran dalam jaringan (daring).

Kepala LKBN ANTARA Biro Sulsel Anwar Maga di Makassar, Rabu, mengatakan penyerahan Gawai Pendidikan ANTARA kepada anak dari wartawan yang terdampak dari COVID-19 merupakan salah satu program kepedulian perusahaan dalam meringankan beban khususnya anak didik.

“Program Gawai Pendidikan ANTARA adalah program perusahaan di masa pandemi COVID-19 kepada sesama khususnya yang berprofesi sebagai wartawan,” ujarnya.

Anwar mengatakan bantuan oleh perusahaan kepada anak wartawan yang terdampak COVID-19 ini dipilih secara acak sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh LKBN ANTARA.

Beberapa persyaratan penerima bantuan yakni, wartawan yang sedang dirumahkan dan atau yang sedang mengalami penurunan pendapatan setelah COVID-19.

“Selain persyaratan terhadap orang tua yang terdampak itu, penerima atau siswanya harus mempunyai nilai rata-rata rapor standar minimal dan lainnya. Yang lebih penting, semangat anak untuk terus bersekolah walau di masa pandemi,” ucapnya.

Orang tua penerima bantuan Gawai Pendidikan ANTARA Fadly usai penyerahan itu mengaku sangat senang dan tidak menyangka akan mendapatkan rezeki untuk kebutuhan pendidikan anaknya.

“Saya sangat senang dan bersyukur karena bisa terpilih mendapatkan bantuan dari ANTARA. Anak saya Zhafira berusia 11 tahun memang membutuhkan smartphone untuk sekolah daring dan itu yang sering dipakai adalah smartphone ibunya. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada LKBN ANTARA yang ikut berkontribusi dalam meringankan beban wartawan di masa pandemi,” ucapnya.

Penerima bantuan Gawai Pendidikan ANTARA di Sulawesi Selatan diberikan kepada St Shafirah Rabbyatul Fadly, siswa sekolah dasar (SD) yang duduk di kelas IV.

LKBN ANTARA Serahkan Bantuan Gawai Anak Wartawan Di Papua

LKBN ANTARA Serahkan Bantuan Gawai Anak Wartawan Di Papua

SuaraPemerintah.id – Kepala Biro ANTARA Papua Muhsidin menyerahkan bantuan gawai kepada Mario Saroy didampingi ibunya Nunung Kusmiaty yang merupakan salah satu wartawan di Jayapura. ANTARA/Hendrina Dian Kandipi

Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA menyerahkan bantuan gawai pendidikan bagi anak wartawan di Provinsi Papua menjelang HUT ke-83 pada 13 Desember 2020.

Kepala Biro ANTARA Papua Muhsidin di Jayapura, Selasa mengatakan pemberian bantuan gawai ini diharapkan dapat mendukung program belajar bagi siswa di masa pandemi COVID-19.

Program pemberian bantuan gawai ini dilakukan oleh Antara pada 34 provinsi, di mana untuk Papua hanya diberikan kuota hanya satu unit.

Menurut Muhsidin, pihaknya berharap penerima bantuan gawai ini dapat memanfaatkan gawainya dengan baik sehingga membantu dalam pembelajaran di masa pandemi COVID-19.

Mario Saroy penerima bantuan gawai mengatakan dirinya menyampaikan rasa terima kasih yang besar atas bantuan gawai dari ANTARA.

“Terima kasih untuk bantuan gawainya, dan akan saya gunakan untuk pembelajaran daring di rumah, semoga selain Antara, pihak lain juga dapat membantu siswa yang kesulitan belajar di masa pandemi,” katanya.

Sementara itu, Nunung Kusmiaty ibu dari penerima bantuan yang juga merupakan wartawan salah satu media lokal di Papua mengatakan pemberian bantuan gawai ini merupakan hal yang positif.

“Jadi pemberian bantuan ini momennya tepat karena kini anak-anak sedang belajar di rumah karena pandemi, sehingga bantuan gawai ini sangat membantu,” katanya.

Dia menambahkan tidak semua anak-anak memiliki gawai sendiri, sehingga bantuan gawai ini sangat mendukung proses belajar di rumah secara daring pada masa pandemi COVID-19.

Sekadar diketahui, Mario Saroy merupakan anak terakhir dari lima bersaudara pasangan David Saroy dan Nunung Kusmiaty.

Mario yang kini duduk di kelas IX pada SMP YPK Diaspora Jayapura merupakan atlet sepakbola anak yang berprestasi.

Pada 2017, Mario masuk dalam delapan besar Danone Cup U-12 regional Papua, lalu 2018 menjadi Juara Pertama Danone Cup U-12 regional Papua di mana pada tahun yang sama juga menjadj Juara Empat Grand Final Nasional Danone Cup U-12 di Jakarta.

Pada 2018, Mario juga menjadi Juara Pertama Festival Sepak Bola Anak U-12 Summer Day di Jayapura, lalu 2019 menjadi Juara III Liga AAFI (Asosiasi Akademi Futsal Indonesia) U-13 regional Jayapura dan pada 2020 mrnjadi Juara III HUT TNI U-12-14 di Jayapura.

Bupati Harap Pengurus Cabang FKPPI Kabupaten Bogor Berperan Aktif Sebagai Entitas Bela Negara

Bupati Harap Pengurus Cabang FKPPI Kabupaten Bogor Berperan Aktif Sebagai Entitas Bela Negara
Suarapemerintah.idBupati Bogor, Ade Yasin menghadiri pelantikan Pengurus Cabang 10.04 Gerakan Muda (GM) forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Tni-Polri (FKPPI) Kabupaten Bogor periode 2020- 2025 yang di komandoi oleh Hirjamiat Sholiha,bertempat di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, pada Jumat (11/12).
Dalam sambutan Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan pengurus cabang yang baru merupakan figur muda pilihan, memiliki visi dan komitmen yang kuat untuk mengembangkan organisasi menjalin komunikasi dan jejaring kemitraan dengan berbagai pihak saling mendukung serta berkontribusi dalam pelaksanaan pembangunan.
“Sebagai wadah berkumpul kader generasi muda, FKPPI selayaknya tampil sebagai teladan, inspirasi bagi kaum muda serta berperan aktif sebagai entitas bela negara, agen perubahan, pegiat ekonomi, kontrol sosial, sehingga mampu berkontribusi terhadap kekuatan moral, sosial, dan ekonomi bangsa,” katanya.
Bupati Bogor juga menyampaikan FKPPI juga mempunyai struktur dan gelar organisasi sampai tingkat desa yang identik dengan struktur satuan kewilayahan TNI dan kader di segala bidang dan tersebar di seluruh penjuru tanah air serta menempati posisi-posisi strategis baik di lembaga eksekutif maupun legislatif.
“Untuk itu, seluruh jajaran GM FKPPI hendaknya memberikan teladan yang baik dalam setiap aksinya, membangun eksistensi dengan cara yang simpatik, meningkatkan kepedulian pada permasalah sosial ekonomi serta mampu berkontribusi memberikan solusi sehingga semakin bermanfaat bagi masyarakat,”ujarnya.
Bupati Bogor juga berharap Pengurus Cabang 10.04 GM FKPPI Kabupaten Bogor periode 2020 – 2025, disertai harapan kiranya amanah tersebut dapat dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab dan semangat pengabdian untuk  menegakkan peran FKPPI sebagai “entitas bela negara” yang siap berjuang dan berkorban untuk bangsa dan negara tercinta.
Sementara itu. Ketua FKPPI Kabupaten Bogor Hirjamiat Sholiha mengatakan, terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam acara pelantikan pengurus Rayon FKPPI Kabupatan Bogor.
“Ini untuk kali pertamanya kita ada pelantikan seperti ini, saya juga tadi sudah berpesan kepada sahabat-sahabat yang dilantik, bukan ketua, sekretaris, bendahara saja yang dilantik. Tetapi seluruh jajarannya, dan mudah mudahan FKPPI kedepan tambah semangat dan maju sehingga bisa membantu pemerintah dalam menjalankan roda Pemerintahan Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Kemenag dan Komisi VIII Bahas Mitigasi Penyelenggaraan Haji 2021

Kemenag dan Komisi VIII Bahas Mitigasi Penyelenggaraan Haji 2021

Suarapemerintah.idKementerian Agama bersama Komisi VIII terus melakukan koordinasi dan komunikasi intensif membahas mitigasi penyelenggaraan ibadah haji 1442H/2021M. Koordinasi ini dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Jakarta.

Hadir, Plt. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Oman Fathurahman, beserta jajarannya. Dari DPR, hadir Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, Wakil Ketua, Tb Ace Hasan Syadzily, beserta sejumlah anggota Komisi VIII lainnya. Sebagian pimpinan Ketua Komisi VIII hadir secara virtual.

“Sesuai arahan Bapak Menag Fachrul Razi, kami melanjutkan diskusi intensif dengan unsur pimpinan KomisiVIII, terkait mitigasi penyelenggaraan ibadah haji 1442H,” terang Oman di Jakarta, Kamis (10/12).

Menurutnya, pandemi Coid-19 masih belum berakhir. Pemerintah Arab Saudi sampai kini juga belum memberikan informasi resmi terkait penyelenggaraan ibadah haji 1442H/2021. Sementara, waktu terus berjalan sehingga Kemenag harus menyiapkan mitigasi berbagai kemungkinan skema penyelenggaraan ibadah haji 1442H/2021M. Dalam FGD tersebut, bersama Komisi VIII, berbagai potensi masalah dipetakan dan disiapkan skema mitigasinya.

“Kita harus siap dengan segala kemungkinan, termasuk kemungkinan jika haji diselenggarakan dalam situasi yang belum normal karena pandemi,” jelas Oman.

Dijelaskan Oman, peta masalah yang disiapkan Kemenag mencakup banyak aspek. Antara lain terkait tiga skema penyelenggaraan ibadah haji, kuota normal, pembatasan kuota, dan pembatalan keberangkatan dan dampak yang ditimbulkannya. Dampak tersebut terutama terkait layanan akomodasi, transportasi, konsumsi, dan juga kesehatan. Termasuk juga kemungkinan dampak pada Biaya Perjalanan Ibadah Haji atau Bipih.

“Ini semua kami bahas bersama dengan Komisi VIII untuk dimatangkan persiapan berikut mitigasinya,” tutur Oman.

“Koordinasi dan komunikasi intensif dengan Komisi VIII akan terus dilakukan untuk menghasilkan skema dan mitigasi terbaik, sembari update kebijakan penyelenggaraan haji dari Arab Saudi,” sambungnya.

Ketua Komisi VIII Yandri Susanto mengapresiasi peta masalah dan mitigasi solusi yang disiapkan Kemenag. Menurutnya, mitigasi haji 2021 ini menjadi penting dan krusial karena menyangkut pelayanan maksimal bagi calon jemaah haji.

“Saya apresiasi. FGD ini sangat produktif untuk mematangkan sejumlah persiapan yang disusun Ditjen PHU berikut mitigasinya,” ujar Yandri.

Dalam kesempatan itu, Yandri juga menjanjikan untuk segera menggelar rapat koordinasi bersama Menteri Agama, dengan melibatkan Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, dan Gugus Tugas Covid-19 untuk membantu mensinergikan skema mitigasi penyelenggaraan haji 2021.

Hal senada disampaikan Ace Hasan Syadzili. Dia mengapresiasi Plt. Dirjen PHU beserta jajarannya karena telah menyiapkan mitigasi penyelenggaraan haji 2021 yang sangat responsif menyiapkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi.

Anggota Komisi VIII lainnya, Bukhori Yusuf, meminta agar Kemenag jangan lengah dan tetap memperhitungkan kemungkinan haji masih dalam situasi belum normal.

“Meski misalnya sudah ada vaksin, tetap harus diantisipasi bahwa penyelenggaraan ibadah haji masih dalam masa transisi. Jadi, perhitungan biaya haji pun harus disesuaikan”, ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh anggota Komisi VIII lainnya, Nanang Samodra dan Diah Pitaloka. Keduanya menambahkan agar peta masalah dan skema mitigasi yang sudah disusun itu segera diturunkan lebih rinci, untuk kemudian dibahas bersama lagi dengan skema anggaran yang disesuaikan.

Perkuat Sarpras, IAIN Lhokseumawe Kini Miliki Tiga Gedung Baru

Perkuat Sarpras, IAIN Lhokseumawe Kini Miliki Tiga Gedung Baru

Suarapemerintah.id – Sarana prasarana (sarpras) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe, Aceh, semakin lengkap. Hal ini menyusul diresmikannya tiga gedung baru oleh Menteri Agama Fachrul Razi.

Peresmian itu ditandai dengan penguntingan pita oleh Menag Fachrul Razi. Ikut mendampingi, Penasihat DWP Kemenag RI Anni Fachrul Razi dan Rektor IAIN Lhokseumawe Hafifuddin.

Menag juga menandatangani prasasti tiga gedung baru bantuan Kementerian PUPR tersebut, yaitu: Gedung Rektorat, Gedung Serbaguna, dan Gedung Mahad Aly IAIN Lhokseumawe. Bersamaan itu, dilakukan penandatangan serah terima gedung dari perwakilan Kementerian PUPR kepada Rektor IAIN Lhokseumawe.

“Dengan berharap Rahmat Allah SWT, tiga gedung baru di IAIN Lhokseumawe ini saya resmikan. Semoga berkah,” kata Menag usai menyampaikan orasi ilmiah di gelaran Wisuda sarjana S2 dan S1 angkatan ke IV IAIN Lhokseumawe, Jumat (11/12).

“Saya merasa bahagia dengan diresmikannya tiga bangunan di IAIN Lhokseumawe. Ini menandakan IAIN Lhokseumawe sedang bergerak maju, terutama dengan adanya gedung Ma’had Al Jamiah,” sambungnya.

Hadir dalam orasi ilmiah wisuda angkatan ke IV IAIN Lhokseumawe, Wakil Walikota Lhokseumawe, Kanwil Kemenag Aceh, Stafsus Menag, dan Sekretaris Menteri Agama.

Rektor IAIN Lhokseumawe Hafifuddin dalam laporannya mengatakan, ada 640 mahasiswa S1 dan S2 yang diwisuda. Wisuda kali ini merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan IAIN Lhokseumawe dalam usianya yang masih dalam masa pengembangan selama empat tahun terakhir. IAIN Lhokseumawe terus berlari mengejar cita-cita para syuhada kusuma bangsa dan agama, melangkah sedikit demi sedikit untuk mencapai puncak kampus perdaban.

“Karena bagaimanapun IAIN Lhokseumawe ke depan bercita-cita menjadi Perguruan Tinggi Islam yang unggul dan berwawasan global dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mampu memberi jawaban dan solusi bagi problematika kehidupan umat di Aceh, Nusantara dan dunia, ” ujar Hafifuddin.

Dijelaskan Hafifuddin, IAIN Lhokseumawe dibangun di atas lahan seluas 34 hektare yang merupakan Hibah Pemerintah Aceh Utara dan Kota Lhoksemamwe. “Di atas lahan ini, IAIN Lhokseumawe membangun gedung-gedung mewah atas bantuan Kementerian Agama Republik Indonesia, PUPR, dan Pemerintah Aceh,” ujarnya.

Sejak empat tahun terakhir, IAIN Lhokseumawe memperoleh bantuan pembangunnan gedung SBSN untuk pembangunan gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Gedung Lab Center, Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Gedung Fakultas Usuluddin Adab dan Dakwah, Gedung Rusunawa, Ma’dah Aly, Pembangunan Gedung Biro dan Gedung Serbaguna.

“Alhamdulillah saat ini mahasiswa IAIN Lhokseumawe berjumlah kurang lebih 6.400 orang yang terdiri dari empat Fakultas dan Pascasarjana dengan 22 Jurusan,” tandas Hafifuddin.

Prosesi wisuda sarjana S2 dan S1 IAIN Lhokseumawe angkatan ke IV ini digelar secara daring dan luring dengan menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Sumber: Kementerian Agama Republik Indonesia

SBSN, MAN 1 Lahat dan Penghargaan British Standards Institution

Suarapemerintah.id – Keberadaan fasilitas pendidikan yang baik di madrasah berdampak tidak hanya pada prestasi, tapi juga pengakuan atas kesesuaian standar nasional.

Hal ini yang dirasakan oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lahat, Sumatera Selatan. “Setelah menerima SBSN tahun 2019, prestasi MAN 1 Lahat terus mengalami peningkatan,” terang Kepala MAN 1 Lahat Sumila di Lahat, Jumat (11/12).

“Tahun 2019, MAN 1 Lahat mendapat pengakuan dari Britis Standards Institution – ISO atas Quality Management System – ISO 9001:2015 (The Provision of Educational Service for Public Senior High School), untuk Manajemen Pelayanan Pendidikan yang telah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia yang telah ditetapkan sebagai tolak ukur Manajemen Pelayanan Pendidikan yang baik,” sambungnya.

Menurutnya, capain ini juga diiringi sejumlah prestasi lain yang diukir MAN 1 Lahat sepanjang 2019. Misalnya, juara Harapan I Expo Keterampilan se- Indonesia yang diselenggarakan oleh MKKM Madrasah Keterampilan se-Indonesia di Cianjur, Jawa Barat.

Pada kesempatan tersebut, MAN 1 Lahat mempersembahkan karya terbaik siswa di bidang Keterampilan Tata Busana, Multimedia, dan Pertanian Terpadu dengan mengusung konsep keterampilan unik, kreatif dan inovatif.

Di bidang Keterampilan Multimedia, MAN 1 Lahat juga mendapat juara I Madrasah Open Source Software Award (MOSSA) yang digelar Kanwil Kemenag Sumsel.

Tahun 2020, lanjut Sumila, dalam kondisi Pandemi Covid-19, siswa MAN 1 Lahat tetap mengukir prestasi. Ada siswa yang menyabet Juara III Lomba Olimpiade Bahasa (via Daring) Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh PEM AKAMIGAS 2020.

Prestasi siswa lainnya adalah menjadi Best Speaker Public Speaking Basic English Course Event 2020 yang diselenggarakan oleh LIA English Course, dan juara III Lomba Peneliti Belia Sumatera Selatan.

Semua prestasi yang diraih MAN 1 Lahat merupakan dukungan dari semua pihak, termasuk siswa, guru, pegawai, serta sarana dan prasarana dalam proses pembelajaran, berupa gedung bertingkat ruang belajar Keterampilan yang dibangun melalui Dana SBSN Tahun 2019.

Menag Serahkan Bantuan Banjir di MIN 14 Aceh Utara

Menag Serahkan Bantuan Banjir di MIN 14 Aceh Utara

Suarapemerintah.id Menteri Agama Fachrul Razi dalam lawatan kunjungan kerja ke Bumi Serambi Makkah Aceh menyerahkan bantuan banjir untuk MIN 14 Kabupaten Aceh Utara.

Menag dan rombongan bertolak dari Kota Lhokseumawe menuju Kabupaten Aceh Utara usai Sholat Jumat di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe. Kabupaten Aceh Utara yang dilanda bencana banjir tersebut berjarak sekitar 1 jam dari Kota Lhokseumawe.

“Mudah mudahan bantuan ini dapat bemanfaat dan anak-abak bisa kembali bersekolah. Semoga musibah banjir ini segera berakhir,” kata menag, Jumat (11/12).

Turut mendampingi Menag, Kakanwil Kemenag Aceh Iqbal, Stafsus Menag Jul Effendi dan Sesmen Thobib Al Asyar.

Bantuan banjir Kemenag untuk MIN 14 Aceh Utara senilai Rp80juta itu diserahkan Menag kepada Kakankemenag Aceh Utara Salamina. Tanpak hadir mendampingi, Kepala MIN 14 Aceh Utara Zulkifli. Bantuan itu berasal dari keluarga besar Kemenag Aceh dan Kemenag RI.

“Bantuan ini sangat berarti bagi MIN 14 Aceh Utara. Kami menyampaikan terima kasih kepada Menteri Agama Bapak Fachrul Razi yang sudah datang ke sini untuk menyerahkan batuan,” kata Kakankemenag Aceh Utara Salamina.

Ia menuturkan, puncak banjir melanda Aceh Utara pada Minggu 6 Desember 2020. Akibat banjir, aktivitas masyarakat di Kabupaten Aceh Utara lumpuh total.

“Ketinggian banjir yang melanda MIN 14 Aceh Utara saat itu mencapai hampir satu meter. Seluruh bangunan dan ruang kelas terendam banjir” ujarnya.

Wamenag Minta Lembaga Zakat dan Wakaf Lebih Responsif terhadap Isu Kemanusiaan

SuaraPemerintah.idWakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi meminta lembaga pengelola zakat dan wakaf lebih responsif terhadap isu kemanusiaan. Hal ini disampaikan Wamenag saat menjadi pembicara kunci pada Seminar Filantropi Nasional Untuk Pemberdayaan Perempuan di Jakarta, Jumat (11/12).

Bersamaan itu dilakukan juga peluncuran buku “Zakat dan Wakaf Uang Untuk Pemberdayaan Perempuan” dan “Zakat Untuk Korban Kekerasan Terhadap Perempuan”. Seminar ini diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

“Saya meminta perhatian seluruh jajaran organisasi pengelola zakat dan wakaf uang agar meningkatkan program pendayagunaan zakat dan pemanfaatan wakaf uang untuk merespon isu-isu kemanusiaan,” terang Wamenag.

“Zakat dan wakaf uang perlu secara produktif terus diarahkan pada upaya memberi jaminan, perlindungan, dan pemberdayaan kepada golongan masyarakat dhuafa sesuai ketentuan syariah, seperti fakir, miskin, rumah tangga miskin, termasuk anak-anak terlantar yang memerlukan dukungan sarana dan biaya untuk keberlanjutan pendidikan dan bekal masa depannya,” sambungnya.

Menurut Wamenag, penerimaan zakat di Indonesia setiap tahun mencapai Rp10 triliun. Jika organisasi pengelola zakat mengalokasikan 50 persen dari total penerimaan zakat ini untuk merespon isu kemanusiaan yang berkaitan dengan keamanan hidup manusia, dampaknya akan sangat signifikan.

“Insya Allah setiap tahun akan terjadi pengurangan tunawisma anak-anak terlantar, orangtua jompo yang jadi pengemis, penyandang disabilitas yang meminta-minta, dan sebagainya yang menjadi problema sosial di negara kita,” tuturnya.

Bagi umat Islam khususnya, kata Wamenag, zakat adalah sumber dana yang bermartabat untuk melindungi dan memberdayakan lapisan masyarakat yang lemah dan mengalami keterbatasan ekonomi. Sehingga, kesetaraan sosial dan demokrasi ekonomi dalam pemenuhan kebutuhan pokok dan kehidupan layak bagi setiap penduduk warga negara secara perlahan dapat diwujudkan.

Dijelaskan Wamenag, secara fungsional zakat memiliki dua dimensi. Pertama, adalah dimensi ibadah, yakni kewajiban untuk mengeluarkan harta yang kita miliki apabila telah mencapai nishab. “Bagi yang kaya wajib hukumnya berzakat, sementara infak dan sedekah dianjurkan bagi setiap muslim,” tuturnya.

Hal kedua, lanjut Wanenag, adalah dimensi sosial dan ekonomi yang memiliki keterkaitan secara langsung dengan kesejahteraan umat. Nabi Muhammad SAW memperingatkan umatnya tentang tiga hal, yakni kemiskinan, kebodohan dan penyakit, yang merupakan musuh kemanusiaan. Ketiga hal itu dapat menggoyahkan sendi kehidupan, menghancurkan ketenteraman, menghalangi ukhuwah serta meruntuhkan kemandirian dan kejayaan bangsa.

“Di sinilah kita melihat betapa penting dan strategisnya zakat dan wakaf sebagai sistem pendistribusian kekayaan yang memungkinkan setiap orang dalam segala kondisi terjamin kebutuhan pokoknya,” ujarnya.

Islam tidak membiarkan isu kemiskinan melahirkan keresahan sosial atau  menyuburkan tindak kekerasan dan kemerosotan moral di masyarakat. “Zakat dan filantropi Islam lainnya, seperti wakaf dan sebagainya adalah solusi terbaik yang diajarkan Islam untuk mengatasi kesenjangan pendapatan dan kekayaan di masyarakat serta menutup celah-celah kerawanan sosial yang bersumber dari kemiskinan,” tandasnya.

Menko PMK: Kampung Sejahtera Mandiri Perkuat Kesejahteraan Masyarakat

Menko PMK: Kampung Sejahtera Mandiri Perkuat Kesejahteraan Masyarakat

Suarapemerintah.id – Mewakili Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial (Dayasos) Edi Suharto menghadiri Peluncuran Program Kampung Sejahtera Mandiri (KSM) di Kampung Anggur, Kota Tangerang.

Dalam sambutannya yang dibacakan Dirjen Dayasos, Menko PMK memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga KSM. Warga dinilai terbukti mampu melaksanakan pembangunan kampung secara swadaya dan berkelanjutan.

Semoga program ini juga dapat diduplikasi di daerah lain, karena mendorong kampung untuk dapat mandiri memenuhi kebutuhan dasarnya. Kampung Sejahtera Mandiri juga bisa mengembangkan kewirausahaan sosial melalui  _social and green entrepreneurship_ ,” kata Menko PMK, dalam sambutannya yang dibacakan Edi Suharto (10/12).

Peluncuran program Kampung Sejahtera Mandiri merupakan tahapan pembangunan kampung yang diawali dengan pembangunan kampung secara tematik sejak tahun 2018. Kampung tematik ini terbentuk dan lahir berlandaskan kesadaran masyarakat akan pentingnya perubahan lingkungan yang dimulai dari perubahan pola pikir.

Saya mengharapkan pengembangan KSM tidak hanya berhenti sampai di sini. Pengembangan KSM diharapkan bisa menuju pada pemberdayaan ekonomi warganya,” katanya.

Menko PMK juga berharap, KSM menjadi embrio kemandirian masyarakat di tingkat Rukun Warga (RW) yang dipadukan dengan program atau kegiatan pemerintah baik pusat maupun daerah.

Hal ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden bahwa semua program pemerintah seharusnya tidak hanya terlaksana saja tapi juga harus dapat dirasakan dan diterima secara langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ia menambahkan.

Menko PMK juga mengarahkan kepada jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju agar dapat bersinergi dan mengintegrasikan program yang ada di masing – masing instansi ke dalam wadah ini sehingga arahan Bapak Presiden dapat terlaksana dan tereksekusi dengan baik.

“Hal ini penting dalam mewujudkan visi Presiden yaitu terwujudnya Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong,” katanya.

Dalam kesempatan itu, bersama Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Edi Suharto menyerahkan secara simbolis Sertifikat Uji Kompetensi Holtikultura, kepada Lurah Kel. Gondrong Basuni dan Ketua RW 03 Kampung Anggur Budi Santoso.

Selepas peresmian, rombongan meninjau Kampung Anggur yang menjadi salah satu lokasi KSM. Kampung Anggur menghasilkan produk-produk olahan kreatif antara lain: madu, anggur, dan budidaya ikan air tawar.