Beranda blog Halaman 4635

Akhyar Ikuti Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 & Penanggulangan Banjir

Suarapemerintah.id – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir. H.  Akhyar Nasution, M.Si., menghadiri Rapat Evaluasi Optimalisasi Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 di Medan, Binjai, Deliserdang, Karo (Mebidangro) dan Penanggulangan Dampak Banjir, Senin (7/12) di Pendopo Rumah Dinas Gubsu.

Rapat dipimpin langsung Gubsu Edy Rahmayadi didampingi Sekda Provinsi Sumut R Sabrina serta dihadiri unsur Forkopimda Sumut dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dalam rapat evaluasi Gubsu berharap agar penyebaran Covid-19 di Sumut, terkhusus wilayah Mebidang  harus segera dihentikan, agar masyarakat dapat kembali hidup normal.

Gubsu juga menginstruksikan kepada Bupati maupun Wali Kota yang wilayahnya rentan bencana, terutama banjir, agar siaga bencana sehingga cepat melakukan langkah antisipasi ketika bencana terjadi.

Selain menyiagakan alat-alat berat di lokasi-lokasi yang rawan bencana, Gubsu juga minta disediakan dokter maupun tenaga medis lainnya.

“Begitu terjadi bencana, bantuan bisa langsung diberikan sehingga masyarakat yang tertimpa bencana tidak panik. Mari kita bantu bersama-sama masyarakat kita ini,” harapnya.

Usai rapat, Akhyar yang hadir didampingi Kepala Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Arjuna Sembiring, Kadis Kesehatan Edwin Effendy serta Kasatpol PP mengatakan, Pemko Medan telah siaga untuk mengantisipasi banjir menyusul terendamnya 10 kecamatan beberapa hari lalu sehingga berdampak terhadap 26.671 jiwa atau 8.608 KK.

Akhyar mengatakan, seluruh pimpinan OPD terkait, termasuk seluruh camat, lurah dan kepala lingkungan diminta untuk siaga dan tidak meninggalkan wilayahnya mengantisipasi kemungkinan adanya banjir susulan. Apalagi, tegasnya, berdasarkan keterangan dari Kepala BPBD berdasarkan info dari BMKG, tiga hari ke depan cuaca masih ekstrim.

“Apabila banjir susulan kembali terjadi, saya minta agar OPD terkait, camat, lurah dan kepling secepatnya memberikan bantuan kepada masyarakat, baik evakuasi, pemberian makanan, obat-obatan, air bersih serta membantu membersihkan lumpur. Di samping itu juga segera mendirikan dapur umum dan posko kesehatan sehingga cepat memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkannya,” tegas Akhyar.

Di samping itu imbuh Akhyar, setiap kantor kecamatan harus mendirikan posko banjir agar cepat untuk memberikan bantuan begitu banjir terjadi di wilayahnya. Kemudian camat harus berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk memberikan layanan kesehatan bagi warga yang membutuhkannya.

“Kita ingin warga yang terkena musibah banjir mendapatkan layanan kesehatan karena kawasan yang diterpa banjir rentan dengan penyakit,” ungkapnya seraya minta kepada camat yang wilayahnya tidak terkena banjir agar menurunkan personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) dan kepala lingkungan untuk membantu membersihkan 10 kecamatan yang terkena banjir tersebut.

Pemko Medan Tertibkan APK Di Kendaraan Umum Terkait Pilkada Kota Medan

Pemko Medan Tertibkan APK Di Kendaraan Umum Terkait Pilkada Medan

Suarapemerintah.id – Petugas Gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Medan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan dan Dinas Perhubungan (Dishub) Medan kembali melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan tahun 2020, Senin (7/12).

Fokus Penertiban APK di Minggu tenang ini adalah APK yang ada di Kendaraan bermotor khususnya Angkutan Kota dan Becak.

Sebelum Penertiban, Tim Gabungan melakukan Apel di Halaman Parkir Lapangan Merdeka yang dipimpin Kasat Pol PP diwakili Sekretaris Pol PP  Rakhmat Adi Syahputra Harahap dan Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap. Penertiban ini juga melibatkan Pihak Kecamatan Medan Barat dan Kelurahan Kesawan. Setelah Apel,

Tim Gabungan melakukan penertiban APK yang ada di angkutan kota tepatnya di depan Stasiun Kereta Api. Satu persatu angkot diberhentikan agar memastikan apakah ada APK atau tidak.

Terhadap angkot yang ada, Petugas mencabut APK tersebut dan mengingatkan kepada Supir bahwasanya sesuai Aturan yang berlaku di Minggu tenang APK tidak diperbolehkan.

Selanjutnya Petugas Gabungan juga melakukan penertiban APK yang ada di Becak Bermotor (Betor) yang mangkal di depan stasiun kereta api, oleh Petugas Pengemudi Betor diminta untuk melepas dan melarang memasang kembali APK tersebut sampai selesainya Minggu tenang.

Sekretaris Pol PP Rakhmat Adi Syahputra mengungkapkan bahwa hari ini Pemko Medan bersama Bawaslu, jajaran KPU dan Dishub serta Unsur Kecamatan Medan Barat kembali melakukan penertiban APK Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan tahun 2020.

Penertiban yang sudah dilakukan sejak semalam ini menurut Rakhmat dilakukan karena saat ini tengah masuk Minggu tenang sebelum pemilihan.

“Penertiban APK ini merupakan bentuk dukungan Pemko Medan terhadap Bawaslu. Fokus Utama Penertiban APK hari ini adalah APK yang ada di Kendaraan umum seperti Angkot dan Becak.

Selain menertibkan kita juga menghimbau kepada Pengemudi agar tidak memasang kembali APK tersebut sampai berakhirnya Minggu tenang dan berlangsungnya Pilkada Kota Medan”, kata Rakhmat.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemko Medan untuk melakukan penertiban APK Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan tahun 2020.

”Kita akan terus melakukan Penertiban APK, diharapkan di masa tenang dan jelang Pemilihan nantinya ini tidak ada lagi APK yang terpasang”, jelasnya.

Lolos Seleksi Bantuan Pendidikan, ANTARA Babel Wujudkan Mimpi Najwa

Lolos Seleksi Bantuan Pendidikan, ANTARA Babel Wujudkan Mimpi Najwa

Suarapemerintah.id – Najwa (11) tahun , siswi kelas VI SDN 10 Sungailiat Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akhirnya tersenyum lepas, setelah satu unit tablet berhasil ia raih setelah mengikuti seleksi penerima bantuan pendidikan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Perum LKBN Antara ke-83.

Sebagai anak seorang wartawan media online yang sempat dirumahkan akibat pandemi COVID-19 beberapa bulan yang lalu. Keinginan Najwa untuk memiliki perangkat lunak sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar secara daring harus tertunda, karena tidak memiliki tablet.

Ia pun terpaksa harus mengandalkan gawai milik sang ayah atau bunda ketika ada jam pelajaran online. Bahkan tak jarang ia harus menunggu kedua orang tuanya pulang bekerja agar dapat menyelesaikan tugas sekolah.

“Terima kasih Antara, sekarang saya sudah tidak khawatir untuk belajar dan menyelesaikan tugas sekolah melalui handphone,” katanya.

Irwan Aulia, orang tua Najwa bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Perum LKBN Antara Babel yang telah memberikan bantuan tablet dan diharapkan dapat lebih menambah motivasi anaknya untuk belajar daring.

“Dengan adanya bantuan tablet ini, anak saya tidak susah lagi dan tidak lagi bergantian dengan orang tua untuk mengikuti belajar jarak jauh,” ujarnya.

Ia mengaku sudah dua bulan dirumahkan perusahaan, karena aktivitas dan kondisi keuangan kantor yang berkurang sebagai dampak dari COVID-19.

“Pendemi COVID-19 ini cukup memberikan dampak terhadap perekonomian keluarga, sehingga kami tidak bisa mewujudkan keinginan Najwa memiliki tablet untuk belajar dan mengerjakan tugas dari sekolah selama pendemi COVID-19 ini,” katanya.

Kepala Biro Perum LKBN Antara Babel, Irwan Arfa mengatakan bantuan tablet pendidikan ini dalam rangka peringatam HUT Perum LKBN Antara ke-83, untuk membantu masyarakat khususnya putra putri insan pers yang terdampak COVID-19 dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh.

“Bantuan ini untuk membantu putra putri pegiat pers yang terdampak COVID-19, sehingga mendapatkan sarana akses pendidikan, agar dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh saat pandemi seperti saat ini,” katanya.

Ia menambahkan bantuan gawai ini tentunya tidak diberikan begitu saja, ada tahapan seleksi, dari beberapa pemohon yang mengajukan. Dan Najwa ini yang memiliki kriteria yang sesuia dengan keinginan Antara.

“Semoga bantuan tablet ini bermanfaat dan lebih memotivasi Najwa dalam menuntut ilmu selama pendemi COVID-19 ini,” katanya.

Cegah Hoax, Menkominfo Pastikan Informasi Vaksin Covid Disampaikan Akurat dan Kredibel

Suarapemerintah.id – Menteri Komunikasi dan Informatikan (Menkominfo) Johnny G. Plate langsung angkat bicara mengenai berita hadirnya vaksin COVID-19 pada Minggu (6/12). Pihaknya menjamin bahwa semua perkembangan informasi soal vaksin Corona atau Covid-19 akan disampaikan secara akurat, kredibel, dan proaktif alias mencegah hoaks yang beredar.

“Pemerintah memastikan, informasi terkait kedatangan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terus disampaikan kepada masyarakat secara akurat, kredibel, dan proaktif,” ujar dia Johnny dalam konferensi pers virtual Kedatangan Vaksi Covid-19, Senin (7/12).

Sebagai wujud komitmen tersebut, Menkominfo menjelaskan media center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi (KPCPEN) yang bekerjasama dengan Forum Media Barat 9 (FMB9) Kementerian Kominfo turut hadir sebagai salah satu platform yang memberikan informasi terkait penangan Covid-19, vaksin dan vaksinasi Covid-19, serta pemulihan ekonomi nasional.

“Informasi mengenai perkembangan terbaru terkait vaksin maupun vaksinasi Covid-19 ini diharapkan dapat menjadi acuan kita semua dalam mendukung, mengawal, dan mendorong suksesnya vaksinasi Covid-19 di seluruh penjuru negeri kita,” kata dia.

Vaksin Covid-19 tiba pada Ahad (6/12) sebanyak 1,2 juta dosis yang merupakan bagian dari pengadaan tahap pertama sebanyak 3 juta dosis jenis SARS-CoV-2 yang inaktivasi. Selanjutnya, vaksin akan segera dilakukan persetujuan untuk penggunaan emergency use authorization oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan sesuai dengan scientific dan ketentuan perundang-undangan.

“Indonesia menjadi salah satu negara yang menunjukkan langkah konkrit untuk menghadirkan vaksin Covid-19 sesegera mungkin di Tanah Air. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah untuk terus mendorong Percepatan Penanggulan Pandemi Covid-19 demi kesehatan pulih, ekonomi bangkit,” ujar menkominfo.

Kedatangan vaksin Covid-19 yang pertama, menurut Johnny, adalah momentum awal yang perlu disambut dengan energi positif, serta semangat yang optimistis. “Kita semua yakin bahwa momentum ini dapat memberikan daya dorong bagi bangsa Indonesia untuk melewati pandemi Covid-19 ini,” kata Johnny.

“Mari bersama-sama kita bangun optimisme dalam memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19. Sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan tetap konsisten melakukan 3T, testing, tracing dan treatment secara konsisten oleh pemerintah dan perkuat kedisiplinan dalam 3M memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan oleh masyarakat. Lindungi diri, lindungi negeri, akhiri pandemi,” dia menambahkan.

Di konferensi pers yang digelar terkait pengumuman hal ini, Menkominfo juga memperkenalkan lima juru bicara terkait vaksin Corona atau Covid-19 yang terdiri dari Wiku Adisasmito dan Reisa Broto Asmoro dari Satgas Penanganan Covid-19.

Kemudian tiga juru bicara lainnya juga dari sektor terkait yaitu Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Lucia Rizka Andalusia dari BPOM Kemenkes, dan Corporate Secretary PT Bio Farma Bambang Heriyanto.

“Upaya ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah untuk terus mendorong percepatan penanggulangan pandemi Covid-19 demi kesehatan pulih ekonomi bangkit,” ungkap Menkominfo Johnny.

Pasar Modal Syariah Indonesia Meningkat Pesat, Ma’ruf Amin: Potensi Besar Pendorong Ekonomi Nasional

Suarapemerintah.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai, ekonomi dan keuangan syariah di tanah air saat ini berkembang dengan cukup pesat. Buktinya, Global Islamic Finance Report (GIFR) 2020 memberikan skor tertinggi untuk Indonesia, yakni 81,93%, di atas Inggris, Uni Emirat Arab, dan Malaysia.

Selain itu, berdasarkan laporan The State of The Global Islamic Economy Report (SGIE Report) 2020/2021, Indonesia menduduki peringkat ke-4 dalam Global Islamic Indicator. Dengan begitu, Indonesia naik kelas dari peringkat 5 pada 2019 atau naik tajam dari peringkat ke-10 pada 2018.

Menurut Ma’ruf, prestasi tersebut diraih berkat kemajuan yang pesat dalam berbagai aspek ekonomi syariah. Mulai dari produk makanan dan minuman halal, fashion, kosmetik, farmasi, pariwisata, keuangan, perbankan, dan media rekreasi.

Ia juga melihat, pasar modal syariah yang berfungsi sebagai intermediasi sirkulasi modal memiliki potensi yang cukup besar untuk mendorong perekonomian nasional. Hal ini terlihat dari besaran kontribusi instrumen keuangan syariah dalam ekonomi dan pasar modal secara keseluruhan.

Pasar Modal Syariah Naik Tiap Tahun

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019 mencatat, kontribusi aset pasar modal syariah (saham syariah, reksadana syariah, dan sukuk) terhadap PDB mencakup 29% atau senilai Rp 4.569 triliun.

Sementara itu, kontribusi kapitalisasi saham syariah mencapai 24% atau senilai Rp 3.745 triliun dari total PDB tahun 2019 yang senilai Rp 15.833 triliun.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada bulan Oktober 2020, nilai kapitalisasi  pasar saham syariah sudah mencapai Rp 3.061 triliun atau 51,4% dari seluruh kapitalisasi pasar modal Indonesia yang sebesar Rp 5.957 triliun.

“Ini terjadi karena pasar modal syariah Indonesia memiliki produk investasi yang lengkap dan mampu menghubungkan dengan berbagai dana sosial syariah, seperti zakat saham, wakaf saham, dan wakaf tunai yang dikaitkan dengan cash wakaf linked sukuk (CWLS),” kata Ma’ruf saat memberikan keynote speech dalam acara BRIDanareksa Sekuritas, Senin (7/12).

Di samping itu, pasar modal syariah juga dapat menjadi pendorong ekonomi nasional karena menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu terlihat dari jumlah investor saham syariah yang saat ini mencapai 81.413 investor atau  rata-rata tumbuh 63% per tahun sejak 2016.

Dari jumlah tersebut, sebesar 26% di antaranya merupakan investor syariah aktif dengan rasio investor syariah terhadap total investor sebesar 5,7%.

Kemudian, dari sisi transaksi, terjadi peningkatan yang signifikan baik dari besaran nilai, volume, maupun frekuensi transaksi. Rata-rata nilai transaksi harian saham syariah meningkat, dari Rp 920 miliar pada tahun 2016 menjadi Rp 3,58 triliun pada Oktober 2020.

Kemudian, volume transaksi meningkat dari semula hanya 1,18 miliar saham pada tahun 2016 menjadi 10,71 miliar sahami pada Oktober 2020. Demikian pula secara frekuensi, terjadi peningkatan dari semula hanya 151 ribu kali transaksi pada tahun 2016 meningkat menjadi 1,28 juta kali transaksi pada Oktober 2020.

Kontribusi pasar modal syariah juga dinilai telah merata di berbagai sektor perekonomian. Ma’ruf menuturkan, sektor terbesar saham syariah adalah perdagangan, jasa, dan investasi yang mencapai 28%. Disusul sektor properti, real estate, dan konstruksi yang mencapai 16% serta sektor infrastruktur, utilitas, dan transportasi sebesar 13%.

Produk sukuk juga terus mengalami perkembangan yang signifikan. Nilai outstanding sukuk negara dan sukuk korporasi mengalami peningkatan dari semula hanya Rp 412,6 triliun pada tahun 2016 menjadi Rp 940,8 triliun pada Oktober 2020.

Sementara untuk produk reksadana syariah juga menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Pada tahun 2016 hanya terdapat 136 reksadana syariah dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB) sebesar Rp 15 triliun. Sementara pada Oktober 2020, jumlah reksadana syariah sudah sebanyak 284 reksadana dengan NAB mencapai Rp 71,6 triliun.

Menag Ingin Kembangkan Pemuda Islam

Menag Ingin Kembangkan Pemuda Islam

Suarapemerintah.idMenteri Agama Fachrul Razi mengatakan bahwa pihaknya ingin terus mengembangkan pemuda Islam. Hal ini disampaikan Menag saat menerima Pengurus Yayasan Syis. Badruzzaman dan Pondok Pesantren Zawiyah Garut di kantor Kementerian Agama.

Dari Yayasan Syis. Badruszzaman, hadir KH Ikyan Badruzzaman, H. Fahim Fauzi, Ali Muhammad Iqbal, dan Agus Rohmat. Sementara Menag Fachrul Razi didampingi Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Waryono, Staf Khusus Jul Efendi, dan Sesmen Thobib Al Ahsyar.

Menurut Menag, Kementerian Agama sudah sejak lama mengembangkan sejumlah program dalam rangka mengembangkan potensi pemuda Islam, utamanya santri pondok pesantren. Menag lalu mencontohkan salah satu program di Direktorat PD Pontren, yaitu: Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).

“Alumni pesantren dikulihkan S1, semua beasiswa, sudah bekerjasama dengan 27 Perguruan Tinggi di Indonesia, seperti UIN Syarif Hidayatullah. Ada Fakultas Kedokteran dan juga ada di Universitas Gadjah Mada, dan kampus-kampus lainnya,” kata Menag di Jakarta, Senin (07/12).

“Alumni pesantren harus serba bisa, selain bisa penguasaan ilmu agama, juga ilmu umum,” tambah Menag.

Untuk para pemuda yang berprofesi sebagai dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), lanjut Menag, juga bisa menempuh melalui jalur 5000 doktor. “Banyak peluang, dan ini harus dimanfaatkan,” tambah Menag.

Menag menambahkan bahwa keberpihakan dan perhatian Presiden Joko Widodo dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia sangat besar. “Ini harus dimanfaatkan. Perbanyak konsultasi ke pusat, Kanwil dan Kankemenag untuk menggali informasi beasiswa pendidikan,” pesan Menag.

Sebelumnya, KH Ikyan Badruzzaman menyampaikan terima kasih atas perhatian Menag Fachrul Razi kepada dunia pesantren. Dia berharap Menag bisa berkunjung ke Pondok Pesantren, Zawiyah di Garut.

“Terima kasih atas waktunya Pak Menteri. Selain mengasuh Yayasan dan Pondok Pesantren, kita juga sudah membentuk organisasi Pemuda Bir Walidaini, mengurus generasi tarekat,” jelasnya.

Alih Status IHDN Jadi Universitas Hindu Negeri Segera Diresmikan

Alih Status IHDN Jadi Universitas Hindu Negeri Segera Diresmikan

Suarapemerintah.id – Alih status Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar menjadi Universitas Hindu Negeri (UHN) IGB Sugriwa segera diresmikan. Peresmian dijadwalkan pada akhir Desember dan akan dilakukan oleh Menag Fachrul Razi.

Rencana peresmian ini disampaikan Rektor Universitas Hindu Negeri I Gusti Ngurah Sudiana saat bertemu Menteri Agama Fachrul Razi di kantor Kementerian Agama. Kehadiran Rektor sekaligus mengundang Menag untuk meresmikan alih status IHDN menjadi UHN.

Kepada Menag, I Gusti Ngurah Sudiana melaporkan bahwa setelah alih status, proses penyusunan statuta dan ortaker UHN sudah selesai.

“Terima kasih kepada Pak Presiden, Pak Menteri, Dirjen Pendis, Dirjen Bimas Hindu, Karo Ortala dan semua jajaran di Kementerian Agama atas kerja keras semuanya sehingga alih status IHDN menjadi Universitas dapat terwujud,” kata I Gusti Ngurah Sudiana, di Jakarta, Senin (07/12).

“Kami sudah mempersiapkan untuk peresmian, rencana akhir Desember 2020 ini. Kami mohon petunjuk dan arahan dari Pak Menteri. Dan mohon berkenan, Bapak Menteri berkenan meresmikan dan hadir di kampus UHN IGB Sugriwa,” tambahnya.

Selain meresmikan, lanjut I Gusti Ngurah Sudiana, Menteri Agama dijadwalkan untuk memberikan pembinaan bagi ASN dan civitas akademika UHN IGB Sugriwa.

Menteri Agama Fachrul Razi menyambut baik rencana peresmian alih status UHN IGB Sugriwa. Menag berharap, selain fokus pada dunia pendidikan, UHN IGB Sugriwa juga ikut berkontribusi pada pengembangan wisata, salah satunya dalam pengembangan sikap toleransi dan penguatan moderasi beragama. “Objek wisata di Bali banyak dan wisatawan banyak berkunjung ke sana,” ujarnya.

“Akan tidak banyak wiswatawan yang datang, kalau kita tidak toleran sama orang sekitar. Orang Bali amat toleran sama siapapun. Kita harus menujukkan toleransi yang tinggi bagi semua agama. Bali banyak dikunjungi, selain wisatanya bagus, orang Bali menunjukkan sikap toleran bagi semua agama,” papar Menag.

Tampak mendampingi Menag, Dirjen Bimas Hindu Tri Seto Handoko, Staff khusus Trisni, Sesmen Thobib Al Ahsyar, dan Karo Ortala Priyono.

Penerima BSU Guru Madrasah dan PAI Non PNS Dibuatkan Rekening Baru

Penerima BSU Guru Madrasah & PAI Non PNS Dibuatkan Rekening Baru

Suarapemerintah.idBantuan Subsidi Upah (BSU) bagi guru madrasah dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Non PNS akan segera cair. Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) telah terbit jum’at lalu, (04/12).

SP2D akan ditindaklanjuti dengan penerbitan Surat Perintah Pemindahbukuan (SPPB), baru terbit Surat Perintah Membayar (SPM) oleh Dirjen Pendidikan Islam kepada bank penyalur.

“Penerima BSU akan dibukakan rekening baru oleh bank penyalur,” terang Muhammad Ali Ramdhani di Jakarta, Senin (07/12).

“Mulai hari ini, seiring dengan terbitnya SP2D Jum’at lalu, bank penyalur sudah bisa melakukan proses tahapan pencairan, mulai dari validasi hingga pembuatan rekening baru bagi penerima BSU,” sambungnya.

Menurut Ali Ramdhani, pihaknya telah menerbitkan Keputusan Dirjen Pendidikan Islam No 6402 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Subsidi Upah bagi Guru Bukan PNS pada Satuan Pendidikan Islam Tahun 2020. Selain itu, sudah terbit juga Keputusan Dirjen Pendidikan Islam No 6574 tahun 2020 tentang Penetapan Penerima BSU Langsung bagi Guru Bukan PNS pada Satuan Pendidikan Islam Tahun 2020.

“Hasil verifikasi akhir, total ada 542.901 Guru bukan PNS pada RA/Madrasah yang akan menerima BSU. Juga ada 93.480 guru Pendidikan Agama Islam bukan PNS di Sekolah Umum. Jadi totalnya ada 636.381 guru bukan PNS pada satuan Pendidikan Islam yang akan menerima BSU,” jelasnya.

“Bantuan disalurkan kepada guru yang berhak menerima secara langsung melalui rekening baru yang dibuat bank penyalur,” lanjutnya.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M Zain menambahkan, guru penerima BSU agar segera mengecek Simpatika atau Siaga untuk mengunduh SK Penetapan Penerima BSU. Selain itu, mereka juga harus mengunduh  Surat Pernyataan dan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).

“Setelah didownload, SPTJM ditandatangani dengan materai lalu dibawa ke bank penyalur dengan membawa KTP dan SK penerima bantuan,” ujarnya.

M Zain berharap pencairan BSU sudah bisa diterima para guru honorer mulai Jumat, 11 Desember mendatang atau paling lambat Senin depan.

Raih 38 Prestasi, 2020 Jadi Tahun Prestasi Bagi MAN Kotim

Raih 38 Prestasi, 2020 Jadi Tahun Prestasi Bagi MAN Kotim

Suarapemerintah.id – Tahun 2020 bisa disebut sebagai tahun prestasi bagi Madrasah Aliyah Negeri MAN Kota Waringin Timur Kotim. Tidak kurang dari 27 prestasi diukir para siswa sepanjang tahun ini, mulai tingkat provinsi hingga nasional. Jumlah ini melengkapi 11 prestasi yang diraih pada tahun 2019.

Raihan prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras civitas akademika MAN Kotim. Pun, tidak terlepas dari penguatan sarana prasana pembinaan berbasis SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) yang dilakukan secara intensif sejak 2019.

Kepada Humas, Kepala MAN Kotim Rusidi bercerita bahwa kisah MAN Kotim diwarnai peristiwa kebakaran pada tahun 2017. Menurutnya, 19 Agustus 2017 menjadi hari yang tidak terlupakan oleh keluarga besar MAN Kotim.

“Paginya kami merayakan dan mengikuti Pawai Pembangunan dalam rangka Peringatan HUT Republik Indonesia ke-72. Malamnya menjelang pukul 24:00, group What’s App MAN Kotim riuh dan sedih karena terus terdengar pesan masuk, kebakaran di MAN Kotim,” kenang Rusidi di Kotim, Senin (07/12).

“Api yang berkobar telah meluluhlantakkan Ruang Kepala Madrasah, Ruang Tata Usaha, Ruang Bimbingan Konseling, dan Tiga Ruang Belajar,” sambungnya.

Bermula dari itu, Kanwil Kemenag Kalimantan Tengah kemudian memberikan bantuan empat ruang kelas dua lantai. Sementara, Kemenag Pusat memprioritaskan MAN Kotim sebagai penerima hibah pembangunan sarana prasarana dengan skema pembiayaan SBSN.

“Alhamdulillah, bantuan dari SBSN di tahun 2019 telah terbangun dua ruang kelas dua lantai. Tahun ini, sedang finishing enam ruang keterampilan, dua lantai yang indah dan megah,” tuturnya.

Rusidi menilai, bantuan SBSN sangat tepat sasaran. Penguatan sarana prasana tersebut terbukti menjadi pemicu semangat dan antusias warga madrasah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, potensi diri, dan percaya diri.

Hal itu juga membangun keberanian untuk terus mengikuti segala even lomba, mengasah kemampuan dan mengadu keberanian siswa, baik di ajang lomba akademik maupun non-akademik, di tingkat provinsi maupun nasional.

“Tidak hanya siswa, para guru juga termotivasi untuk menjadi yang terbaik dan berprestasi,” jelasnya.

Berikut prestasi siswa MAN Kotim 2019-2020:

  1. Pedali Perunggu pada Science of Competition bidang IPS SMA Tingkat Nasional, 2020;
  2. Mendapat Nilai B+ pada Olimpiade Pahlawan Sains Indonesia (OPSI), 2020;
  3. Tahap Online 2 pada Olimpiade APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia, 2020;
  4. Meraih nilai di atas 50 pada Tantangan Bebras Indonesia 2020, yakni 81,5 satu siswa, 68,72 tiga siswa, 57,33 satu siswa, dari Sembilan siswa yang mengikuti.
  5. Penulis terpilih pada Lomba Cipta Puisi Bebas Nasional yang diselenggarakan oleh KaryaPedia, 2020;
  6. Peserta 10 Terbaik pada Lomba Cipta Puisi Nasional yang diselenggarakan oleh Media Budaya Indo, 2020;
  7. Penulis Terpilih pada Even Menulis Fiksi Mini Fantasi Nasional yang diselenggarakan oleh Amerta Publisher, 2020;
  8. 25 Peserta Terbaik pada Lomba Menulis Quotes Tingkat Nasional yang bertema “Covid-19” yang diselenggarakan oleh Pena Artas dan Lintang Indonesia, 2020;
  9. Puisi Terbaik dalam Ajang Puisi Nasional yang diselenggarakan oleh Salam Pedia, 2020;
  10. Juara 3 dalam even Antalogi Cerpen yang diselenggarakan oleh Ruang sastra Indonesia, 2020;
  11. 50 Karya Terbaik dalam Lomba Menulis Cerpen Tingkat Nasional yang diseleggarakan oleh Penerbit Binar Media, 2020;
  12. 30 Karya Terbaik dalam Lomba Menulis Cerpen Tingkat Nasional yang diseleggarakan oleh Penerbit Binar Media, 2020;
  13. Penulis Terbaik dalam Even Pusi Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Inong Agam, 2020;
  14. Peringkat 10 Lomba Menulis Kisah Inspiratif Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Dekap Cita 2020;
  15. Penulis Terpilih dalam Lomba Menulis Cerpen Tingkat Nasional dengan tema “Air Mata” yang diselenggarakan oleh Binarmedia, 2020;
  16. As Top 150 in ASEAN Poetry Writing Competition 2020 yang diselenggarakan oleh Prospace.id, 2020;
  17. Mengirim 4 Tim untuk mengikuti Lomba Penelitia Belia Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Center for Young Scientist (CYS) di Kampus Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L) Jakarta, 2019;
  18. Finalis Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (KoPSI) Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2020;
  19. Peserta bidang Musabaqah Tafsir Al-Quran MTQ Nasional di Padang, 2020;
  20. Pemenang Sayembara Literasi Esai Guru Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, Oktober 2020;
  21. Juara 1 Putra Duta Genre (Generasi Berencana) Provinsi Kalimantan Tengah, 2020;
  22. Juara 3 Putri Duta Genre (Generasi Berencana) Provinsi Kalimantan Tengah, 2020;
  23. Juara 1 bidang Ekonomi pada Lomba Penelitia Belia Tk. Provinsi Kalteng yang diselenggarakan oleh Center for Young Scientist (CYS), 2020;
  24. Juara 2 bidang Sosiologi pada Lomba Peneliti Belia Tk. Provinsi Kalteng yang diselenggarakan oleh Center for Young Scientist (CYS), 2020;
  25. Juara 2 Bidang Lingkungan pada Lomba Peneliti Belia Tk. Provinsi Kalteng yang diselenggarakan oleh Center for Young Scientist (CYS), 2020;
  26. Juara 2 bidang Psikologi pada Lomba Peneliti Belia Tk. Provinsi Kalteng yang diselenggarakan oleh Center for Young Scientist (CYS), 2020;
  27. Juara 3 Bidang  Psikologi pada Lomba Peneliti Belia Tk. Provinsi Kalteng yang diselenggarakan oleh Center for Young Scientist (CYS), 2020;
  28. Juara Harapan 1 bidang Ilmu Hayati pada Lomba Peneliti Belia Tk. Provinsi Kalteng yang diselenggarakan oleh Center for Young Scientist (CYS), 2020;
  29. Guru Madrasah Berprestasi Tahun 2019 Oleh Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, 2019;
  30. Finalis Lomba Inovasi Pembelajaran Guru Madrasah Tingkat Nasional Tahun 2019, Lampung Nopember 2019;
  31. Pemakalah terbaik Bidang Sosial pada Konferensi Guru Indonesia 2019, Kampus Indonesia International Institute fo Life Science (i3L) Jakarta, 2019;
  32. Juara 1 pada Kejuaraan Taekwondo 1St Rahmi Kurnia Cup di Yogyakarta, 2019;
  33. Juara 1 bidang Musabaqah Tafsir Al-Quran pada STQ Tk. Provinsi Kalteng, 2019;
  34. Guru Madrasah Berprestasi Tahun 2019 Oleh Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, 2019
  35. Juara 2 Bidang History pada Lomba Peneliti Belia Tk. Provinsi Kalteng yang diselenggarakan oleh Center for Young Scientist (CYS), 2019;
  36. Juara 3 Bidang Psychology pada Lomba Peneliti Belia Tk. Provinsi Kalteng yang diselenggarakan oleh Center for Young Scientist (CYS), 2019;
  37. Juara 3 Bidang Sociology  pada Lomba Peneliti Belia Tk. Provinsi Kalteng yang diselenggarakan oleh Center for Young Scientist (CYS), 2019;
  38. Special Award Bidang Sociology pada Lomba Peneliti Belia Tk. Provinsi Kalteng yang diselenggarakan oleh Center for Young Scientist (CYS), 2019.

PBB dan WHO Legalkan Ganja Sebagai Obat Medis, Indonesia Belum Rubah UU Narkotika

Suarapemerintah.id – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memberikan restu untuk menjadikan ganja sebagai obat medis yang legal. PBB merekomendasikan kepada World Health Organization (WHO) untuk bisa meratifikasi ganja sebagai keperluan medis. Pengumuman tersebut merupakan bentuk untuk membuat legal pengunaan ganja di seluruh dunia.

Keputusan PBB tersebut dilakukan sesuai hasil voting yang dilakukan oleh Commission on Narcotic Drugs (CND) atau Komisi Obat Narkotika yang beranggotakan 53 negara. Di mana 27 negara Eropa dan Amerika setuju, sementara 25 negara lain termasuk China, Pakistan, dan Rusia menentang.

Keputusan ini mengejutkan setelah 59 tahun ganja disandingkan dengan opium sebagai barang ‘haram’. Diharapkan keputusan ini akan mendorong penelitian ilmiah tambahan.

Meski demikian, menurut para analis, keputusan ini tak serta merta membuat ganja legal di banyak negara. Hal itu tergantung yurisdiksi masing-masing.

“Hal seperti ini tidak berarti bahwa legalisasi akan terjadi di seluruh dunia. (Namun) ini bisa menjadi momen yang menentukan” kata direktur pelaksana di perusahaan konsultan ganja Global C, Jessica Steinberg, melansir New York Times, Kamis (3/12/2020).

Di Indonesia, ganja tergolong narkotika golongan I bersama dengan sabu, kokain, opium, heroin.

Dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ganja tergolong narkotik golongan I bersama dengan sabu, kokain, opium, heroin. Izin penggunaan terhadap narkotika golongan I hanya dibolehkan dalam hal-hal tertentu. Dan di luar itu, maka dianggap melanggar hukum alias ilegal.

Selain itu, UU Nomor 35/2009 juga melarang konsumsi, produksi, hingga distribusi narkotika golongan I. Kemudian, setiap orang yang memproduksi atau mendistribusikan narkotika golongan I diancam hukuman pidana penjara hingga maksimal seumur hidup atau hukuman mati. Sementara bagi penyalahguna narkotika golongan I diancam pidana paling lama 4 tahun.

Masih Terlalu Dini Merubah Peraturan Ganja

Menanggapi keputusan PBB dan komentar-komentar terkait, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan NAPZA Kementerian Kesehatan Siti Khalimah menekankan perlu kajian lebih dalam. Tak hanya dalam konteks medis, tapi juga hukum.

Sebab, selain UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, beberapa aturan tingkat kementerian pun masih banyak yang memasukkan ganja ke dalam daftar narkotika. Salah satunya peraturan di internal Kementerian Kesehatan.

Khalimah mengatakan bahwa Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto baru saja meneken Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 22 tahun 2020 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika.

“Di dalam PMK itu masih disebutkan ganja ke dalam narkotika. Atas dasar itu tak bakal ada perubahan dalam waktu sangat dekat. Karena harus dibuat kajian terlebih dahulu dan diskusi dengan para ahli,”  ungkap Khalimah.

Sementara Kepala Biro Humas dan Protokol Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulistyo Pudjo Hartono menilai ada salah persepsi tentang keputusan Komisi Narkotika PBB.

“Dikeluarkan [dari Daftar IV] bukan berarti menjadi bukan narkoba, ya, tetap narkoba. Hanya dianggap narkoba yang tidak paling berbahaya,” kata Sulistyo.

Dia juga bilang Indonesia adalah satu dari 25 negara yang menolak pencabutan ganja.

“Kami golongan garis keras. Banyak negara besar yang tidak setuju,” klaimnya.

Oleh karena itu, sama seperti Khalimah, Sulistyo bilang “masih terlalu dini” jika berharap akan ada perubahan berarti.