Beranda blog Halaman 4681

Wali Kota Apresiasi Pameran Foto Jurnalistik ANTARA “Manunggal Negeri” Di Aceh

Wali Kota Apresiasi Pameran Foto Jurnalistik ANTARA "Manunggal Negeri" Di Aceh

Suarapemerintah.id – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman memberikan apresiasi terhadap pameran foto jurnalistik ANTARA bertajuk Manunggal Negeri yang diselenggarakan di Provinsi Aceh.

“Kami menyampaikan terima kasih atas undangan dan pelaksanaan pameran foto di Banda Aceh sehingga warga kami dapat menyaksikan foto-foto terbaik hasil bidikan pewarta foto ANTARA” kata Aminullah Usman di kantor Perum LKBN ANTARA Biro Aceh, Banda Aceh, Selasa (10/11).

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela memberikan kata sambutan dalam pameran foto Manunggal Negeri yang dibuka secara resmi Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA Ahmad Munir secara virtual melalui aplikasi zoom.

Ia menjelaskan pameran foto yang ditampilkan dari pewarta foto ANTARA Biro Aceh dan pewarta foto dari seluruh Indonesia tersebut sangat inspiratif dan informatif.

“Pameran foto ini sangat istimewa karena diselenggarakan bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November,” katanya.

Dewan Pengawas Perum LKBN ANTARA Mayong Suryo Laksono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pameran foto jurnalistik dengan tema Manunggal Negeri.

Sementara itu, Direktur Pemberitaan Perum LKBN ANTARA, Ahmad Munir mengatakan pameran foto tersebut merupakan yang pertama kali digelar di daerah pada tahun 2020 di tengah pandemi  COVID-19.

“Pameran ini merupakan bagian dari penugasan dari pemerintah yang pada tahun ini telah digelar dua kali yakni pertama di Jakarta dan kedua di Aceh,” katanya.

Pameran ini sengaja mengambil “Manunggal Negeri yang merupakan bagian dari upaya dari lembaga untuk kembali menggelorakan semangat dari nilai-nilai luhur bangsa, gotong royong dan persatuan kebinekaan dan kebersamaan.

“Sebanyak 75 foto yang dipamerkan hari ini merupakan hasil karya 54 pewarta ANTARA yang menggambarkan situasi seperti ini,” katanya.

Ia berharap dengan kegiatan pameran tersebut dapat memberikan inspirasi semangat dan mengingatkan kembali bahwa kita memiliki kekuatan besar.

“Semoga pameran ini dapat menggelorakan kita semua sebagai wartawan maupun masyarakat umum dan teman di Aceh menyaksikan pameran ini,” katanya.

Kepala Perum LKBN Antara Biro Aceh, Azhari mengatakan pameran foto tersebut menampilkan sebanyak 75 foto dari pewarta foto ANTARA.

Ia menjelaskan pameran yang dikuratori Ismar Patrizki tersebut merefleksikan perilaku nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pemersatu bangsa, dalam keseharian masyarakat Indonesia.

“Pameran ini berusaha menghadirkan imaji fotografis mengenai perilaku pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila yang masih ditunaikan masyarakat Indonesia pada beberapa tahun terakhir. Imaji yang dihadirkan merupakan kumpulan karya fotografi jurnalistik dari 54 pewarta foto Kantor Berita ANTARA,” katanya.

Pemkot Yogya dan PKN STAN Tanda Tangani MOU Penempatan Lulusan

Pemkot Yogya dan PKN STAN Tanda Tangani MOU Penempatan Lulusan

Suarapemerintah.id – Walikota Yogyakarta yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogya, Aman Yuradijaya melakukan penandatangan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) penempatan lulusan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN tahun 2020.

Penandatanganan ini dilakukan secara daring bersama dengan Sekretari Jenderal (Sesjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Hardianto bersama 54 kementerian/lembaga lain, pada Kamis (12/11) di Ruang Yudhistira Kompleks Balaikota Yogyakarta.

Dalam laporannya Sesjen Kemenkeu, Hadiyanto menjelaskan bahwa berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan pada tahun 2019 diketahui bahwa penggunaan lulusan PKN STAN diperoleh penilaian atas kinerja langsung sebesar 4,19 persen dari skala 5, dan kepuasan meningkat sebesar 4,23 persen. Hal ini menunjukkan penggunaan lulusan STAN memenuhi ekspektasi kinerja yang diharapkan.

Dari hasil penilaian tersebut, diketahui bahwa lulusan PKN STAN memiliki kompetensi teknis yang baik sesuai kompetensi, menyelesaikan tugas tepat waktu, memiliki etika yang baik, dan memberikan pelayanan yang mengedepankan kepuasan stakeholder.

“Lulusan STAN ini dalah putra-putri terbaik dari seluruh penjuru tanah air yang kami pilih untuk mengikuti pendidikan di PKN STAN. Mereka kami harapkan bisa membantu mengelola keuangan di masih-masing lembaga,” katanya.

Untuk tahun ini ada sebanyak 2447 yang siap berkarir di luar Kemenkeu RI yang terdiri dari sebanyak 156 orang program D1 dan 2091 orang Program D3. Para lulusan tersebut nantinya akan menduduki jabatan di bidang pengelolaan keuangan negara, antara lain sebagai auditor, pengelola keuangan, verifikator keuangan dan pengadministrasian keuangan di masing-masing kementrian/lembaga.

“Namun dari beberapa hal tersebut kami juga mendapatkan beberapa informasi adanya beberapa lulusan PKN STAN yang ditempatkan tidak sesuai bidangnya. Untuk itu kami harapkan kepada bapak ibu ke depannya para lulusan PKN STAN ini ditempatkan sesuai dengan kompetensinya,” kata Hadiyanto.

Hardiyanto menambahkan melalui MOU tersebut, komintmen bersama Kemenku dan kementrian/lembaga lainnya diharapkan bisa terwujud dengan baik dalam rangka memperkuat pengelola keuangan negara. Penyebaran lulusan PKN STAN ini juga diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas dan kualitas pengelola serta pengamanan keuangan negara, baik di tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan pada seluruh instansi pemerintah.

Kawasan Malioboro Jadi Kawasan Tanpa Rokok

Kawasan Malioboro Jadi Kawasan Tanpa Rokok

Suarapemerintah.id – Guna memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus mencanangkan protokol kesehatan 4M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan) + 1TM (tidak merokok).

“Agar upaya promotif dan preventif pencegahan Covid-19 dapat berjalan optimal harus didukung oleh semua pihak,” ujar Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi saat membuka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 56 di hotel Grand Ina Indonesia,  Kamis (12/11/2020)

Ia mengungkapkan jika protokol kesehatan 4M+1TM tersebut dimaksudkan sebagai upaya pencegahan terhadap kasus Covid-19.

Menurutnya Covid-19 dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko salah satunya adalah adanya penyakit penyerta seperti diabetes mellitus, hipertensi, penyakit jantung, dan lain-lain.

“Faktor risiko lainnya adalah kebiasaan merokok. Asap rokok tidak hanya menyebabkan timbulnya penyakit penyerta tetapi juga berpotensi langsung pada penularan Covid-19,” katanya.

Wawali membeberkan bahwa merokok meningkatkan reseptor sel virus yang juga menjadi reseptor virus Covid-19, merokok dapat menularkan virus dari tangan ke mulut dan sebaliknya.

“Sebaran yang cukup berbahaya adalah puntung rokok. Puntung rokok itu kan selalu masuk di mulut perokok. Kalau mulut perokoknya mengandung Covid-19 otomatiskan tersebar dimana mana. Maka dari itu kita mencoba menjadikan kawasan Malioboro menjadi tempat yang betul-betul tidak ada sebaran Covid-19 dan juga menjaga kesehatan masyarakat. Pengasomg rokok masih boleh, yang diatur hanya tempat merokoknya,” katanya.

Usai acara tersebut Wawali mengunjungi Tempat Kawasan Merokok (TKM) yang ada di area Malioboro. Ia menjelaskan kawasan tanpa rokok bukan berarti tidak boleh merokok di Malioboro.

“Masih boleh tetapi tidak boleh lagi sembarangan. Di Malioboro hanya boleh merokok di tempat-tempat tertentu yang sudah ditetapkan. Pada saat ini ada empat yang telah ditetapkan,” katanya.

Pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka mengetahui bahwa kawasan Malioboro telah ditetapkan sebagai kawasan tanpa rokok.

“Aman dan nyaman itu tidak hanya dalam mereka bisa menikmati Malioboro, tetapi juga terjaga kesehatannya baik dari prokes Covid-19nya agar terhindar dari sebaran Covid-19. Tetapi juga menciptakan Malioboro sesuai yang diatur dalam Perda yakni kawasan destinasi wisata harus memiliki KTR,” katanya.

Ia berharap bulan November hingga pertengahan Desember sosialisasi tersebut dapat berjalan dengan baik dan akhir Desember melihat kawasan Malioboro menjadi kawasan tanpa rokok.

“Sehingga waktu liburan akhir tahun betul-betul kawasan tanpa rokok. Kita lihat dulu perkembangan agar masyarakat kita yakinkan bahwa ini upaya terbaik untuk menjadikan Malioboro tetap menjadi kawasan yang aman dan nyaman bagi siapa saja,” harapnya.

Yogyakarta Siaga Antisipasi Bencana Alam

Yogyakarta Siaga Antisipasi Bencana Alam

Suarapemerintah.id – Forkopimda Kota Yogyakarta melakukan apel gelar pasukan kesiapsiagaan dalam rangka antisipasi bencana alam yang terjadi di wilayah Kota Yogyakarta, Kamis (12/11/2020).

Digelar di Embung Langensari Klitren, Gondokusuman, apel kesiapsiagaan bencana dan simulasi penanganan bencana sekaligus puncak gerakan Ops Aman Nusa II Progo 2020 dipimpin langsung Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti.

“Untuk menghadapi fenomena terjadinya bencana alam di akhir tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19, tentunya kita harus menyikapi secara sungguh-sungguh dengan siap siaga, waspada dan antisipasi sedini mungkin,” jelasnya.

Dikatakan, Kota Yogyakarta tetap harus siaga karena memang memiliki potensi bencana alam seperti angin puting beliung, tanah longsor dan ancaman bahaya erupsi merapi dengan segala akibat atau dampak yang ditimbulkan.

“Melalui apel ini, diharapkan mampu mempersiapkan diri secara maksimal dengan seluruh sumber daya yang dimiliki baik personel maupun saranan dan prasarana untuk berperan aktif penanggulangan bencana alam,” paparnya.

Pihaknya menyebut, apel serupa sudah dilaksanakan di setiap kecamatan yang berada di Kota Yogyakarta. Haryadi menilai itu sangat penting karena sejatinya masyarakat yang dibutuhkan di wilayahnya masing-masing.

“Sebelum kegiatan apel ini sebelumnya sudah dilaksanakan apel-apel di setiap tingkat kecamatan se-Kota Yogyakarta. Jadi ini adalah puncaknya,” jelasnya.

Di sisi lain, apel siaga itu diakuinya sebagai bentuk komitmen jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta dalam menghadirkan suasana aman dan nyaman serta terkendali khususnya menjelang akhir tahun ini.

“Semoga dengan ini masyarakat Yogyakarta, dan siapa saja yang akan ke Yogyakarta merasa nyaman dan aman serta tenang dengan kondisi yang ada saat ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro, menerangkan pihaknya sudah menyiapkan anggota dan peralatan untuk menghadapi bencana yang bisa terjadi kapan saja.

Selain mengantisipasi bencana yang terjadi pihaknya juga akan mengamankan lokasi yang kemungkinan akan ditinggal oleh warga saat mengungsi.

“Personel Polresta Yogyakarta total ada 1.400, yang akan kita siapkan sekitar 900 orang. Saat ini polsek juga sudah siaga. Pengamanan barang berharga dan evakuasi nanti juga akan dilakukan dibantu dari BPDB dan tim SAR,” imbuhnya.

DWP Diskominfo Kabupaten Bogor Periode 2019-2024 Ikuti Pengukuhan Secara Virtual

DWP Diskominfo Kabupaten Bogor Periode 2019-2024 Ikuti Pengukuhan Secara Virtual

Suarapemerintah.id – Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, ikuti pengukuhan DWP Tingkat Kabupaten Bogor masa bhakti 2019-2024 tingkat Kabupaten Bogor secara online, di Aula Diskominfo Kabupaten Bogor, Kamis (12/11).

Ketua DWP Perangkat Daerah Diskominfo Kabupaten Bogor, Lia Herawati Irwan mengatakan, dengan pengukuhan DWP masa bhakti 2019-2024 dan diaktifkannya kembali DWP Diskominfo Kabupaten Bogor dapat menambah semangat dan kekompakan.
Serta memaksimalkan peran dan fungsi DWP terutama DWP Diskominfo dalam membantu dan mensukseskan berbagai program pembangunan di Kabupaten Bogor.
“Terlebih di kondisi pandemi Covid-19 saat ini, kami akan berupaya menjalankan program-program yang berkaitan dengan keadaan pandemi saat ini. Salah satunya dengan mensosialisasikan dan mengajak masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan misalnya dengan mensosialisasikan pentingnya penggunaan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.” Ungkap Lia
Selanjutnya, Ketua DWP Kabupaten Bogor Nurhayati menjelaskan, pengukuhan ini dilakukan seiring telah dikukuhkannya pengurus DWP Kabupaten Bogor periode 2019-2024 pada 25 Agustus 2020.
Meskipun pengukuhan dilakukan secara virtual dengan memanfaatkan kemajuan teknologi tidak mengurangi semangat untuk terus Bekerja sama dengan baik untuk mengembangkan Dharma Wanita Kabupaten Bogor.
“Saat kita masih berjuang melawan pandemi covid-19 sehingga kita harus berkomitmen dan bekerja keras bersama mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor dalam melawan pendemi Covid-19. Salah satunya dengan aktif melakukan sosialisasi terutama dilingkup keluarga dan masyarakat,” ungkap Nurhayati.
Seketaris Daerah Kabupaten Bogor sekaligus Penasehat Dharma Wanita Kabupaten Bogor, Burhanudin mengatakan, selamat mengemban tugas kepada pengurus yang dikukuhkan, dirinya berharap para pengurus bisa mengemban amanah dengan membina para anggota, memperkukuh kesatuan, menjalin kerjasama dengan berbagai pihak.
“Pengukuhan ini bisa memotivasi para pengurus gar bisa lebih baik lagi dalam konteks kepribadian, kepemimpinan, serta bersinergi dengan organisasi lain. Silahkan buat program kegiatan serta rencana, dan melakukan pertemuan sebulan sekali membahas tentang program kerja Sehingga kedepan DW akan semakin dirasakan langsung oleh masyarakat,” imbuhnya.

Penyertaan Modal Diharapkan Mempercepat Kesejahteraan Masyarakat

Penyertaan Modal Diharapkan Mempercepat Kesejahteraan Masyarakat

Suarapemerintah.idPemerintah Kota Yogyakarta kembali melakukan penyertaan modal ke BPD DIY sebesar Rp20 miliar, sehingga jumlah totalnya menjadi Rp209 miliar.

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menyebut penyertaan modal ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan ke BPD DIY, tapi juga kepercayaan pemerintah daerah ke BPD DIY.

“Dasar penyertaan modal ini adalah kepercayaan, dan yang paling penting bagi kami adalah bagaimana BPD DIY mampu mempercepat kesejahteraan masyarakat melalui mekanisme perbankan,” tuturnya saat penandatanganan penyertaan modal di Balaikota Yogyakarta, Rabu (11/11/2020).

Penyertaan modal tersebut dilakukan sesuai amanat Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 17 Tahun 2018 tentang Penambahan Modal Pemerintah Daerah Kepada Badan Usaha Milik Daerah.

“Total modal hingga 2025 nanti mencapai Rp465 miliar dan akan diberikan secara bertahap setiap tahunya dengan rincian yang berbeda. Namun pada prinsipnya ini semakin sering semakin baik,” ucap Haryadi.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama BPD DIY Santoso Rohmad menjelaskan, dengan modal yang kuat maka sebuah bank akan mampu berkembang dan tumbuh dengan sehat. Fungsi transaksi modal juga menunjukkan kemampuan bank dalam ekspansi pemberian kredit kepada masyarakat.

“Operasional bank akan semakin luas, sehingga dukungan untuk pemberdayaan masyarakat pun bisa dilakukan lebih baik, termasuk untuk kebutuhan ekspansi kredit kepada masyarakat Yogyakarta,” imbuhnya.

Pihaknya mengungkapkan, BPD DIY telah menyalurkan Rp.8,6 triliun, dengan catatan kredit macet 2.33 persen. Dari angka tersebut, Ia menegaskan bahwa sebenarnya pemberian kredit sudah memberikan multiplier effect.

“Tentu dalam pemberdayaan, para pengguna dana memiliki karyawan yang tidak sedikit, sehingga jelas sekali efeknya berlipat di masyarakat,” paparnya.

Balitbang Kota Medan Gelar FGD Strategi Solusi Problematika Guru

Suarapemerintah.idPemko Medan melalui Balitbang Kota Medan menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang strategi dan solusi problematika guru dalam proses belajar dan mengajar melalui daring di era pandemi covid-19, Kamis (12/11).

FGD yang dibuka oleh Plt Kepala Balitbang Kota Medan, Ir. Purnama Dewi, MM bertempat di Kantor Wali Kota Medan di ikuti oleh para guru tingkat SD dan SMP sekota Medan.

Plt Kepala Balitbang Kota Medan dalam sambutan pembukaanya mengatakan FGD ini dibahas mengenai mengenai problematika guru dalam mengajar secara daring di tengah wabah covid-19 dan mencari solusi dari problematika tersebut.

Purnama Dewi berharap dengan adanya solusi ditemukan maka dapat memperlancar proses belajar dan mengajar di Kota Medan.

“Semoga dari FGD ini kita menemukan solusi dari problematika yang dihadapi oleh para guru sehingga proses belajar secara daring dapat berjalan lancar dan materi pelajaran yang disampaikan oleh para guru tersampaikan dengan baik kepada para peserta didik.”harap Purnama Dewi.

Dalam FGD ini juga turut menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan Kota Medan yaitu Kasi Kurikulum dan Penilaian SD, Hamzah Harahap, S.Pd. Dimana dalam paparanya Hamzah mengatakan Disdik Kota Medan telah mengeluarkan kebijakan tentang pembelajaran daring dan luring pada TP. 2020/2021 Berdasarkan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan No 420/10322.SD/2020. Surat ini telah disampaikan ke semua sekolah sebagai kebijakan melakukan pembelajaran dari rumah.

Ada dua kebijakan yang diambil Disdik Kota Medan dalam menerapkan proses belajar mengajar dengan diantaranya dengan cara during dan luring. Dimana during berarti siswa belajar menggunakan android sedangkan luring siswa belajar melalui modul yang telah disiapkan sekolah.

“Kebijakan ini terus di evaluasi dan di awasi agar proses pembelajaran ini berjalan dengan baik”kata Hamzah.

Sementara itu Pembanding dalam FGD ini yang disampaikan oleh Prof. Dr. Rosmala Dewi, M.Pd., Kons, mengatakan orangtua dan peserta didik saat ini menghadapi mental cabinfever akibat kejunahan berada di satu tempat dalam waktu yang lama karena itu orang tua, peserta didik dan guru disarakan untuk hidup yang efektif agar tidak terjadi kejenuhan.

Selain itu guru juga memiliki tantangan dalam menyiapkan generasi muda agar siap bertarung di era industri 4.0. Untuk menghadapi tantangan tersebut guru harus menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan menggunakan TPACK dengan tujuan agar peserta didik dapat mengembangkan daya nalar, memiliki kemampuan berfikir tingkat tinggi, dan memiliki berbagai literasi yang dibutuhkan di era yang semakin kompleks.

Pjs Wali Kota Hadiri Pencanangan Kelurahan Polonia Bersih Narkoba

Pjs Wali Kota Hadiri Pencanangan Kelurahan Polonia Bersih Narkoba

Suarapemerintah.idPenjabat sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M. T. diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Sulaiman Harahap, S. H., M. S. P. menghadiri Pencanangan Kelurahan Polonia Bersih Narkoba (Bersinar), Kamis (12/11) di Jalan Balai Desa, Kecamatan Medan Polonia. Pencanangan ini merupakan salah satu upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kota Medan.

Dalam acara yang dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatra Utara, Brigjen. Pol. Atrial, dan segenap unsur Forkopimda Medan ini, Sulaiman yang mewakili Pjs Wali Kota Medan ini, melantik Satgas Anti Narkoba Kelurahan Polonia.

Pelantikan ini ditandai Sulaiman dengan memakaikan rompi kepada Satgas yang dilantik. Selain itu, dalam naskah pelantikan itu, Sulaiman menyampaikan harapannya agar satgas bisa menjalankan tugas dan memenuhi tanggung jawab yang diemban. Diharapkannya pula, satgas dapat menjadi teladan bagi lingkungannya untuk Hidup 100 persen sadar, sehat, produktif, dan bahagia tanpa narkoba.

Pada kegiatan yang juga ditandai peresmian Posko Anti Narkoba itu, atas nama Pemko Medan, Sulaiman menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan menyambut baik pencanangan Kelurahan Polonia Bersinar. Pencanangan Kelurahan Bersinar ini, lanjutnya, merupakan usaha yang strategis dalam upaya mengurangi dan menghilangkan titik rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Medan.

Sulaiman menyampaikan pencanangan ini tentunya akan ditindaklanjuti dengan berbagai aksi lain sehingga Kelurahan Polonia ini benar bersih dari narkoba.

“Kepala Lurah maupun Camat diharapkan senantiasa berkoordinasi dengan BNN Sumut agar program Bersinar ini dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

Pencanangan Kelurahan Polonia Bersinar ini juga ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatra Utara, Brigjen. Pol. Atrial. Sebelum melakukan pencanangan, Atrial mengemukakan, hasil penelitian terakhir, menyebutkan Sumatra Utara merupakan provinsi dengan prevalensi penyalahgunaan narkoba tertinggi di Indonesia.

Atrial mengemukakan, pencanangan kelurahan bersinar ini dilakukan di kawasan-kawasan yang dinilai rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Disebutkannya, pencanangan ini tentunya akan diikuti dengan berbagai aksi, di antaranya pemberdayaan masyarakat sekitar.

Pegadaian-BNN Bersinergi Bantu Korban Narkoba

Pegadaian-BNN Bersinergi Bantu Korban Narkoba

Suarapemerintah.idPT Pegadaian (Persero) terus menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat, kali ini dengan membantu korban narkoba di Balai Besar Rehabilitasi BNN di Lido, Jawa Barat Rabu, (11/11/2020).

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dalam acara penyerahan bantuan mengatakan bahwa masalah narkoba bukan masalah pemerintah semata sehingga perlu kerja sama banyak pihak.

“Pegadaian sebagai BUMN mempunyai tanggungjawab sosial dalam membangun generasi yang lebih baik. Oleh karena itu dalam kesempatan ini Pegadaian membantu korban narkoba berupa pelatihan  beternak lele dan ikan nila selama 6 (enam) bulan. Selain pelatihan, juga diserahkan bibit ikan lele serta peralatan beternak ikan secara bioflok”.

Dengan kegiatan ini diharapkan korban narkoba yang sedang dalam proses rehabilitasi dapat melakukan kegiatan positif yang dapat dipraktekkan setelah kembali ke tempat asal. Teknologi budidaya ikan sistem bioflok adalah suatu teknik budidaya melalui rekayasa lingkungan yang mengandalkan pasokan oksigen dan pemanfaat mikroorganisme yang secara langsung dapat meningkatkan nilai kecernaan pakan.

Sementara itu Kepala BNN Heru Winarko menyampaikan apresiasi kepada PT Pegadaian (Persero) yang konsisten dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, Badan Narkotika Nasional (BNN) membutuhkan banyak dukungan serta kerja sama dari semua pihak baik dari pemerintah, pihak swasta, aparat keamanan, BUMN serta komponen masyarakat lainnya. Oleh karena itu kami menyambut baik uluran tangan dari Pegadaian untuk men jalin sinergi dan kolaborasi dalam menangani korban narkoba”.

Direktur Utama PT. Pegadaian (Persero) Kuswiyoto beserta jajaran melakukan kunjungan ke Balai Besar Rehabilitasi BNN di Lido, Jawa Barat. Berbagai kegiatan dilaksanakan, diantaranya: meninjau fasilitas di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM), Pusat Pelatihan Satwa K-9, Pusat Laboratorium Narkotika, penanaman pohon dan kegiatan penyerahan bantuan CSR.

Kehadiran Insan Pegadaian diterima oleh Kepala BNN Heru Winarko, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Tinggi Pratama dilingkungan Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Jawa Barat.

Kemenag Review dan Uji Model PPKB Madrasah

Kemenag Review dan Uji Model PPKB Madrasah

Suarapemerintah.id – Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag melakukan review dan uji keterbacaan modul pelaksanaan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Guru Madrasah Aliyah (MA).

Direktur GTK Madrasah, Muhammad Zain menuturkan, bahwa review dan uji keterbacaan PPKB dilakukan untuk memastikan bahwa teori dan buku yang dijadikan referensi dalam penyusunan modul harus berbasis riset dan keilmuan terkini.

“Tidak ada modul yang sempurna, namun ia berharap meskipun modul tersebut tidak sempurna tetap memiliki angka keterbacaan yang tinggi,” ujar Muhammad Zain di Bogor, Selasa (10/11).

“Saya berharap angka keterbacaan modul ini tinggi, sehingga peserta didik dapat memahami setiap bab yang akan disajikan. Jangan sampai modul yang telah disusun kadaluarsa sebelum dipublikasi,” sambungnya.

Zain mengajak seluruh peserta yang hadir untuk sama-sama mereview modul yang telah disusun agar dapat menjadi jawaban dari tantangan guru madrasah. Menurutnya, tantangan guru madrasah sekarang ini sangat berat.

“Secara umum tantangan yang dihadapi guru madrasah ada tiga, yaitu mencetak peserta didik untuk menjadi global citizenship, mengajarkan kepada seluruh peserta didik tentang plan of prosperity dan yang terakhir meningkatkan kemampuan literasi,” tegas Zain.

Plt. Kasubdit Bina GTK MA/MAK, Siti Sakdiyah menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menguji apakah modul yang telah disusun dapat dipahami dan diaplikasikan oleh guru-guru yang tidak terlibat dalam penyusunan modul.

“Review dan uji keterbacaan modul PPKB Madrasah dilakukan oleh tim penyusun modul, yang melibatkan para pakar pendidikan, dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, serta guru-guru madrasah, negeri dan swasta,” jelas Sakdiyah.

Sakdiyah berharap dalam lima hari ke depan modul yang telah disusun dapat disempurnakan sehingga bisa segera dipublikasikan kepada seluruh guru madrasah. “Semoga cepat selesai, dan segera di publikasikan kepada guru-guru madrasah seluruh tanah air,” pungkasnya.